25.5 C
Pare-Pare
Minggu, Juni 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 740

Ketua Dikdasmen Saksikan Penandatangan Pendirian Kelas Unggulan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pengurus Daerah Muhamnaditah (PDM) Parepare Dr. Parman Parid, MM menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama kepala SMA Muhammadiyah dengan rektor UM Parepare, dalam rangka pendirian kelas utama (unggulan) berasrama yg menggunakan semua fasilitas kampus.

Menurut Dr. Parman Akhirnya setelah hampir 3 tahun melakukan survei tentang sekolah utama istilah Muhammadiyah atau istilah umumnya itu istilah sekolah unggulan, majelis Dikdasmen Berkesimpulan Jika Parepare masih membutuhkan sekolah tersebut. Kamis (28/01/21).

“Kami dari majelis pendidikan dasar dan menengah pimpinan daerah Muhammadiyah parepare berkesimpulan bahwa sekolah utama itu masih sangat dibutuhkan di kota Parepare. Terbukti dengan berapa kali kita lakukan survei termasuk di dalamnya adalah SMA Negeri 5 unggulan yang boarding school, sekolah berasrama hampir setiap tahunnya menolak siswa dari kota Parepare bahkan dari sekitar kota Parepare.” Kata Ketua KONI Parepare tersebut.

Lanjut Dr Parman, sebab itu gayung bersambut di samping surveinya memang sangat memungkinkan untuk membuka sekolah unggulan atau kelas utama pendidikan tinggi Muhammadiyah atau dikti majelis Muhammadiyah sudah memberikan kewajiban kepada setiap perguruan tinggi Muhammadiyah untuk bertanggung jawab terhadap adanya sekolah di sekitarnya yang diunggulkan.

“Dan itu dibiayai langsung oleh PT UM tersebut atau perguruan tinggi Muhammadiyah tersebut sehingga inilah juga yang membuat kami dari majelis pendidikan dasar dan menengah pimpinan daerah muhammadiyah kota Parepare bersemangat. dan tadi siang semangat itu memuncak setelah ternyata bahwa bapak rektor yang baru bapak doktor H. Muhammad Nasir MS menyambut baik gagasan dari majelis pendidikan dasar dan menengah pimpinan daerah Muhammadiyah. sehingga pada siang tadi kita melakukan penandatanganan kerjasama hal yang istimewah.” Terang Dr.Parman

Tambah Dr Parman hal yang luar biasa bahwa semua fasilitas yang ada di umpar mulai dari kelas yang luar biasa kelas internasional sampai dengan lab yang tersedia di umpar itu bisa digunakan oleh kelas ini.

“Hanya memang kami mohon maaf kepada masyarakat kalau seandainya memang nanti tidak bisa masuk di kelas ini karena sangat terbatas. kami sudah mendata siswa dari anak dosen saja itu kemungkinan sudah mengisi kuota sekitar 50% lebih. sehingga yang kita sampaikan ke masyarakat umum yang kita buka itu mungkin sekitar tidak sampai 50%. sehingga dari awal kami mohon maaf kalau misalnya sampai tidak bisa masuk di sekolah tersebut.” Harapnya Parman

Hal yang lain juga di sampaikannya bahwa tenaga pengajar yang disiapkan di kelas utama ini hampir semua bertitel S3 sebagai penanggung jawab bidang studi. adapun guru-guru yang langsung nanti mengajar di samping guru yang bergelar S3 tersebut juga akan didampingi oleh guru-guru senior yang di anggap kapabel dan sudah keluar dari lab pendidikan yang dalam waktu dekat akan dilakukan oleh fakultas ilmu pendidikan universitas Muhammadiyah parepare.

“Yang jelas untuk tahun ini insyaallah tahun pelajaran 2020/2021 kami akan buka 1 kelas saja dan itu jumlahnya 20 orang murid dan adapun tempatnya seperti yang saya sampaikan tadi kelas yang kami gunakan di umpar adalah kelas internasional yang mungkin sangat standar kemudian asrama dengan kapasitas 4 murid 1 ruangan Full AC serta WC dalam.” Tutup Dr. Parman

Polres Parepare Gelar Press Liris Awal Tahun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kepolisian Resor (Polres) Parepare melalui Satuan Narkoba menggelar pres release di halaman Mako Polres Parepare, jalan Andi Mappatola, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Kamis (28/01/21).

Di awal tahun 2021 tepat Januari akhir, Satuan Narkoba Polres Parepare mengungkap 3 kasus berbeda terkait tindak pidana narkotika golongan 1 jenis sabu, dan berhasil mengamankan 5 tersangka.

“Bulan ini tidak jauh berbeda dengan bulan lalu ada 3 kasus jadi memang agak berkurang kalau dikatakan tidak ada tidak juga karena temuan-temuan masih ada ini semua berkaitan dengan beberapa hal di lapangan yang diketahui, Jadi kalau dikatakan sudah tidak ada di parepare ini ternyata masih ada. untuk dari tersangka dari hasil penyelidikan sumbernya berbeda-beda namun untuk para bandar diatasnya itu memang berbeda-beda dari informasi yang kita dapat namun itu rata-rata dari Sidrap.” Jelas Welly.

Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, didampingi Kasat Narkoba Polres Parepare, AKP Suardi, dan Kasubag Humas Polres Parepare, IPTU Muh Amin, dan diikuti sejumlah personel Sat Narkoba Polres Parepare.

Dia menjelaskan, tanggal 11 Januari 2021. pukul 18.00 Wita di jalan Jend Ahmad Yani (km 6), Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Kasus kedua Tanggal 24 Januari 2021. Di jalan Andi Makkasau lorong 13, Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, barang bukti 2 sachet plastik berisikan kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,41 gram dan kasus ketiga Tanggal 06 Januari 2021, di jalan Bukit Harapan, Kampung Duri, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare.

Camat Soreang didampingi Lurah Lakessi Pantau Area Parkiran Pasar Lakessi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM -Camat Soreang Dede Harirustaman,S.STP didampingi Lurah Lakessi A. Satria Burhanuddin,S.STP turun langsung memantauan area Pasar Lakessi, terkait protokol kesehatan dan tindaklanjut pengaturan parkir di wilayah pasar Lakessi Kelurahan Lakessi Kecamatan Soreang. Hari Kamis ( 28/01/21)

“Hari Kamis tanggal 28 Januari 2021 pagi ini saya memantau wilayah keadaan pasar lakessi baik diarea tanggul belakang pasar lakessi untuk melihat aktivitas masyarakat yang berada di pasar lakessi.  berdasarkan hasil pemantauan kami alhamdulillah ada sedikit perubahan dari perparkiran yang dibelakang pasar lakessi yang sudah difasilitasi oleh kepala Dinas perhubungan bapak H. Iskandar Nusu yang kemarin sudah memantau langsung dan meminta langsung untuk mengatur secara rapi .” Kata Dede pada tim liputan radiomesra.com.

Lanjut Dede, tetapi dari hasil pemantauannya ada beberapa titik yang memang belum terlalu dirapikan perparkirannya. maka dari itu dirinya akan melakukan komunikasi secara intens bersama kepala dishub serta jajarannya untuk bagaimana lagi untuk mengatur kembali perparkiran yang berada di belakang pasar lakessi itu.

“Saja juga saya coba memantau di area belakang pasar lakessi yang beberapa waktu lalu kami bersama dinas Lingkungan Hidup melakukan pembersihan tanggul area pasar lakessi alhamdulillah hasil pantauan kami kami bersyukur sudah tidak ada lagi sampah yang berserakan di sekitar tanggul pasar lakessi. terima kasih kesadarannya seluruh warga masyarakat pasar lakessi atas menjaga kebersihan lingkungan sekitar pasar lakessi.” Jelas Dede.

Wawali Parepare Resmi Buka Musrenbang RKPD 2022, Melalui virtual

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim atas nama Wali Kota Parepare resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022, melalui virtual, Rabu, (27/01/21).

Wawali Pangerang Rahim yang membacakan sambutan Wali Kota Parepare mengingatkan peran Musrenbang sangat strategis dalam proses penganggaran kegiatan pembangunan.

“Disadari sepenuhnya bahwa kemampuan Pemerintah Kota Parepare baik dari sisi manajerial, aspek sumber daya manusia, maupun kemampuan penganggaran sangatlah terbatas. Sementara kegiatan pembangunan yang harus didanai menggunakan APBD jumlahnya sangat banyak. Oleh karenanya, diperlukan kecermatan untuk menentukan program-program yang menjadi prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan,” pesan Pangerang.

Pangerang juga mengingatkan, Musrenbang merupakan agenda rutin tahunan, namun diharapkan pelaksanaannya bukan sekadar formalitas. Harus benar-benar mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang akomodatif terhadap berbagai permasalahan dan kebutuhan.

“Lebih-lebih mampu mengantisipasi dan menyongsong perkembangan baik regional, nasional maupun internasional,” ingat Pangerang.

Karena itu, Pangerang berharap Musrenbang dapat menggali dan menentukan platform yang jelas dan terarah pada kepentingan masyarakat dan daerah.

Pangerang menekankan, dalam Musrenbang dibutuhkan perencanaan yang lebih sistematis, terstruktur, dan komprehensif. Itu karena tuntutan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan publik secara transparan dan memenuhi prinsip akuntabilitas publik.

“Dengan demikian, proses perencanaan dan penganggaran pembangunan yang berorientasi pada kinerja secara legal telah diupayakan agar minimal melibatkan tiga elemen yaitu masyarakat, DPRD, dan Pemerintah Daerah,” tandas Pangerang.

Musrenbang RKPD 2020 dilaksanakan oleh Pemkot Parepare melalui Bappeda. Hadir dalam pembukaan Musrenbang secara virtual yakni Sekda Kota Parepare H Iwan Asaad, Asisten dan Staf Ahli Pemkot Parepare, para Kepala SKPD, Kabag, Camat, Lurah, Ketua LPMK, serta Ketua RW se-Parepare. (*)

SKPD Driver Gelar Rapat Persiapan APE

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kota Parepare tengah bersiap menghadapi verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang akan dilakukan oleh Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Verifikasi dijadwalkan Februari 2021.

Persiapan menghadapi verifikasi ini dirapatkan bersama SKPD driver di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), BKD, Bappeda, Inspektorat di ruang rapat Bappeda Parepare, Rabu, (27/01/21).

Rapat koordinasi dibuka Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen mewakili Kepala Bappeda.

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang secara teknis menjelaskan, ini merupakan rapat pemantapan dalam menghadapi verifikasi Tim Kementerian P3A. “Dan yang menggembirakan, berdasarkan skoring awal yang telah dilakukan oleh Tim Provinsi, Alhamdulillah Parepare berada dalam kategori Mentor,” ungkap Dede.

Mentor merupakan kategori tertinggi dalam penilaian pengarusutamaan gender (PUG).

Dede mengemukakan, merupakan prestasi yang sangat menggembirakan apabila skoring tersebut dapat dipertahankan sampai dengan tim dari pusat melakukan verifikasi atau penilaian.

Itu berarti Parepare berpeluang naik kelas, karena dalam penilaian sebelumnya Parepare hanya menempati predikat Madya.

Dede mengungkapkan, inovasi terbaru yang ditawarkan oleh Tim Penyusun APE Pemkot Parepare yaitu PPRG (Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender) di tingkat kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan sangat diapresiasi oleh DP3A Provinsi Sulsel. Itu karena menjadi inovasi pertama kali di Sulawesi Selatan. “Tak heran jika Pemerintah Kabupaten Pangkep telah melakukan studi tiru dengan inovasi Parepare,” kata Dede.

Karena itu, Dede mengharapkan SKPD, swasta, maupun stakeholder pendukung lainnya mendukung Tim Penyusun APE dengan memberikan data dan informasi yang sesuai dengan apa yang ada di tempat masing-masing.

“Sehingga diharapkan jawaban-jawaban yang tertuang dalam skoring penilaian sesuai dengan dokumen yang telah diserahkan kepada Tim Penyusun APE,” harap Dede.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender DP3A Parepare, Sriyanti Ambar membenarkan Parepare berpeluang meraih kategori Mentor dalam penghargaan APE nanti.

“Nilai mentor untuk tahun ini hanya Bone, Sidrap, Parepare. Namun menurut provinsi, Parepare bagus skali progresnya,” beber Sriyanti.

Namun kepastian itu, kata Sriyanti, masih menunggu verifikasi dari tim independen. Dan jawaban-jawaban saat verifikasi nanti sangat menentukan.

“Kami berharap Pak Wali Kota atau Pak Sekda yang memaparkan saat verifikasi nanti. Karena itu akan membuat Parepare bisa bertahan di kategori Mentor. Insya Allah Parepare bisa naik kelas dari penilaian sebelumnya,” tandas Sriyanti.

Anugerah Parahita Ekapraya (APE) ini adalah penghargaan terhadap prakarsa dan prestasi yang dicapai dengan menunjukan kondisi kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerah. (*)

Aliansi Pembela UKM dan UMKM Lakukan Aksi Protes Penerapan Jam Malam

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pembela UKM dan UMKM melakukan aksi di depan Patung Cinta Sejati Habibie Ainun, Kota Parepare, Rabu (27/01/21) siang.

Ketua Cabang HMI Parepare, Asdar mangatakan kebijakan yang diterapkan pemerintah kota Parepare sangat memberatkan pedagang kaki lima pedagang kecil yang ada di kota Parepare menderita makanya mereka menuntut pemerintah kota khususnya kepada Wali kota untuk meninjau kembali kebijakannya.

“Kami tergabung dalam aliansi pembela UKM dan UMKM kami melakukan tracking survei dari hari kemarin itu dimulai dari 1 Januari ternyata kebijakan yang diterapkan pemerintah kota Parepare sangat memberatkan pedagang kaki lima pedagang kecil yang ada di kota Parepare menderita. makanya aksi kami hari ini menuntut pemerintah kota khususnya kepada Pak walikota untuk meninjau kembali kebijakannya. bagaimana tidak kebijakan itu itu pertama diperuntukan hanya untuk pengelola cafe resto dan Warkop dan ternyata kebijakan itu melebar ke pedagang kecil yang ada di pinggir jalan.” Kata Asdar.

Ketua Cabang HMI Parepare, Asdar
Ketua Cabang HMI Parepare, Asdar

Lanjut Asdar, kebijakan tersebut berlaku juga bagi toko-toko bagaimana tidak perekonomian itu di kota Parepare lumpuh karena kebijakan itu melebar jauh. Mereka ingin kebijakan itu ditinjau kembali dan melibatkan semua pengusaha yang ada di parepare untuk terlibat adu gagasan dengan wali kota karena sudah berapa kali menyurat ke wali kota untuk audience berdialog untuk mencari solusi namun wali kota menolak sepihak.

“Mereka mengeluarkan kebijakan tanpa melakukan sosialisasi bukankah itu sangat mencederai masyarakat kota Parepare. karena yang pertama banyak kami dapatkan data banyak sekali pengusaha di parepare harus merumahkan karyawannya karena beban operasional semakin tinggi pemasukan tidak ada mereka harus buka pagi sebelum jam 7 malam harus tutup dan delivery order hanya sampai jam 9 malam yang kemarin itu sampai jam 12 itu harus dibatasi bagaimana tidak itu pemasukan terhambat mereka mau belanja tapi tidak bisa karena toko diwajibkan tutup jam 7.” Jelas Asdar.

Tambahnya, mereka meminta untuk kebijakan ini di libatkan kembali melibatkan semua organisasi pemuda serta para pelaku UMKM UKM

Kantor Pertanahan Nasional Parepare Sosialisasi Program PTSL di Kecamatan Ujung

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam melaksanakan program strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia dalam memetakan pensertifikatan tanah, Kantor Pertanahan Kota Parepare melaksanakan kegiatan Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Labukkang, Rabu, (27/01/21), di Aula kantor kelurahan Labukkang.

Kepala kantor pertanahan kota Parepare, Kamaruddin, SH,MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga dalam mensertifikatkan tanahnya sekaligus memetakan data tanah warga yang ada di kota Parepare. Sehingga ke depannya dalam pelaksanaan kegiatan PTSL ini nantinya digunakan dengan sebaik-baiknya oleh warga dengan memberikan data, informasi dan kelengkapan lainnya sehingga kegiatan PTSL ini berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah nantinya.

Camat ujung, Ardiansyah Arifuddin, S.STP, M.Si, dalam arahannya mengajak Lurah dan seluruh warga kelurahan Labukkang bisa memanfaatkan kegiatan ini sesuai Dengan ketentuan yang berlaku agar nantinya tidak ada persoalan hukum yang timbul.

“Rabu 27 Januari 2021 telah dilaksanakan penyuluhan pendaftaran tanah sistematis lengkap di kantor kelurahan labukkang. perlu kita ketahui bahwa tahun anggaran 2021 kantor ATR BPN kota Parepare melaksanakan program PTSL di 4 kelurahan yang ada di kecamatan ujung yang pertama kelurahan labukkang, yang kedua kelurahan Mallusetasi, kelurahan ujung bulu, dan keempat kelurahan ujung Sabbang.” Kata Ardiansyah.

Lanjut mantan Kabid Kebersihan DLH ini Program tersebut bertujuan dilaksanakan PTSL ini ialah untuk melaksanakan pemetaan sertifikat hak milik yang ada di kota Parepare khususnya yang ada dikecamatan ujung. Bagi masyarakat yang belum memiliki sertifikat hak milik dapat mendaftarkan lokasi atau bidang tanahnya di kantor kelurahan yang disebutkan masuk dalam program PTSL tahun 2021.

“Kami berharap juga kepada masyarakat partisipasinya dalam memberikan informasi yang sejujur-jujurnya sekaitan dengan obyek dan subyek tanah yang dimaksud. sehingga pada akhirnya pelaksanaan PTSL di kecamatan ujung tidak menimbulkan persoalan atau permasalahan terkait bidang tanah yang dimaksud. Dan kami berharap juga kepada pemerintah kelurahan dalam hal ini kelurahan labukkang, ujung bulu, Mallusetasi, dan ujung Sabbang tetap melaksanakan koordinasi dengan panitia yang ada di kantor BPN kota Parepare sehingga dalam pelaksanaan PTSL ini tidak terjadi persoalan baik yang dilapangan maupun secara administrasi.” Jelas Ardiansyah

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Parepare, Kepala Kantor Pertanahan, Camat Ujung, yang mewakili Kejaksaan Negeri Parepare, Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Labukkang dan ketua RW Se Kelurahan Labukkang.

Camat Soreang Turun Langsung Pimpin Penyemprotan Di Pasar Lakessi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dengan semakin tidak terkendalinya penyebaran virus covid19, berbagai upaya di lakukan guna untuk menekan laju penyebaran virus tersebut. Seperti yang di lakukan tim gemar kecamatan soreang yang kembali turun melakukan penyemprotan di area pasar lakessi parepare. Hal tersebut diungkapkan camat soreang Dede Harirustaman S.Stp pada tim liputan radiomesra.com selasa (26/01/21).

“Hari Selasa tanggal 26 Januari tepatnya sore hari kami selaku tim gemar kecamatan Soreang melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan keseluruh area pasar lakessi yang dibantu dengan seluruh para Puskesmas menurunkan alat penyemprot nya kami menurunkan alat penyemprot sejumlah 12 dengan ukuran 20 liter masing-masing penyemprot.” Ungkap Dede.

Lanjut Dede, ini memang sesuai jadwal secara rutin setiap minggu. 2 kali seminggu diadakan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi ataupun untuk guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona .

“Insya Allah nanti secara berkala dijadwalkan dua kali seminggu kami akan turun intens untuk penyemprotan desinfektan mudah mudahan kegiatan ini seluruh warga pasar sangat mengerti dengan penanganan yang kami berikan dan mudah-mudahan juga warga pasar juga terus menegakkan protokol kesehatan dalam beraktivitas di wilayah pasar.” Pintanya.

Bupati Enrekang Minta Jajarannya Siap Ikuti Pemeriksaan LKPD

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM  — Pemkab Enrekang bersama 8 daerah lain mengikuti entri meeting pemeriksaan interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2020. Acara diikuti secara daring, di kompleks Kawasan Industri Maiwa (KIWA), Rabu (27/01/21).

Acara itu dihadiri Bupati Enrekang Muslimin Bando dan Wakil Bupati Asman. Turut hadir jajaran terkait seperti Kepala Inspektorat Haidar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Nurjannah, dan pejabat OPD lainnya.

Bupati mengatakan, kegiatan itu adalah rutinitas tahunan namun sangat penting. Sebab menjadi pertanggungjawaban penggunaan anggaran. Sebelumnya, ia telah menyerahkan LKPD TA 2020 sesuai jadwal dan telah melalui tahapan pemeriksaan pendahuluan.

“Seluruh OPD sudah kita minta menyiapkan file, bukti pertanggungjawaban dan semua yang dibutuhkan dalam audit ini. Baik via daring maupun saat field audit. Ini agar laporan keuangan kita benar-benar clear, transparan dan akuntabel,” tegas MB.

Sementara itu Kepala BPKD Enrekang Nurjannah menyatakan kesiapannya menuntaskan pemeriksaan LKPD ini.

“BPK ingin melihat gambaran umum hingga detail pengelolaan keuangan kita.
Mulai dari penganggaran, belanja pegawai, pengadaan barang jasa, persediaan, belanja modal, pengelolaan aset, kas, hibah dan bansos, bantuan tak terduga, pengelolaan pendapatan, piutang, investasi, termasuk refocusing,” urainya.

Penanggungjawab Tim Pemeriksa Interim BPK Wahyu Priyono mengatakan, pemeriksaan akan dilaksanakan dengan 2 tahapan. Pemeriksaan Interim dan Pemeriksaan Terinci.

“Kita juga akan melihat apakah OPD telah menyelesaikan permasalahan-permasalahan pada LHP sebelumnya, yang berdampak pada predikat yang diperoleh,” jelas Wahyu.

Ia dan timnya juga dijadwalkan datang dan wawancara langsung dengan aparatur terkait. Serta jika diperlukan meminta data tambahan.

Pemeriksaan ini akan berlangsung selama 20 hari. Mulai 27 Januari hingga tanggal 6 Maret 202. Selain Pemkab Enrekang, pemeriksaan juga diikuti Pemkab Barru, Sidrap, Pangkep, Torut, Maros, Tator, Pinrang dan Kota Parepare. (humas pemkab enrekang)

Parepare Siap Hadapi verifikasi APE

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kota Parepare tengah bersiap menghadapi verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang akan dilakukan oleh Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Verifikasi dijadwalkan Februari 2021.

Persiapan menghadapi verifikasi ini dirapatkan bersama SKPD driver di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), BKD, Bappeda, Inspektorat di ruang rapat Bappeda Parepare, Rabu, 27 Januari 2021.

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang secara teknis menjelaskan, ini merupakan rapat pemantapan dalam menghadapi verifikasi Tim Kementerian P3A.

“Dan yang menggembirakan, berdasarkan skoring awal yang telah dilakukan oleh Tim Provinsi, Alhamdulillah Parepare berada dalam kategori Mentor,” ungkap Dede.

Dede mengemukakan, merupakan prestasi yang sangat menggembirakan apabila skoring tersebut dapat dipertahankan sampai dengan tim dari pusat melakukan verifikasi atau penilaian.

Dede juga menambahkan, inovasi terbaru yang ditawarkan oleh Tim Penyusun APE Pemkot Parepare yaitu PPRG (Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender) di tingkat kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan sangat diapresiasi oleh DP3A Provinsi Sulsel. Itu karena menjadi inovasi pertama kali di Sulawesi Selatan.

“Tak heran jika Pemerintah Kabupaten Pangkep telah melakukan studi tiru dengan inovasi Parepare,” Ucapnya

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare