24.6 C
Pare-Pare
Sunday, June 16, 2024
spot_img
Home Blog

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Jamin Stok LPG 3 Kg di Sulawesi Selatan Aman Selama Idul Adha 1445 H

0

MAKASSAR, RADIO MESRA. COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui unit bisnisnya Retail Sales Area Sulawesi Selatan dan Barat telah melakukan extra dropping atau penambahan stok LPG 3 Kg dalam rangka mengantisipasi peningkatan konsumsi selama hari raya Idul Adha 1445 Hijriah. Penambahan stok LPG 3 Kg tersebar di 24 Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan.

Sales Area Manager Retail Sulawesi Selatan dan Barat, Henry Eko Purwanto pada tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (14/06/24) mengatakan tambahan ini untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi saat Idul Adha.

“Dalam rangka hari raya idul Adha 1445 Hijriyah dan libur panjang, kami telah melakukan ekstra dropping atau penambahan stok elpiji 3 kg yang tersebar di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Extra dropping kami berikan kurang lebih sebanyak 256.000 tabung, khususnya untuk sektor usaha mikro dan rumah tangga miskin, yang mana memerlukan LPG 3 kilo untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya UMKM dan masyarakat miskin.” ucapnya Eko

Eko menyebutkan Untuk ketersediaan LPG di provinsi Sulawesi Selatan disuplai dari 188 agen Publik Service Obligation (PSO) dan 81 agen non PSO dengan total pangkalan lebih dari 12.000

“Untuk ketersediaan LPG di provinsi Sulawesi Selatan disuplai dari 188 agen Publik Service Obligation (PSO) dan 81 agen non PSO dengan total pangkalan lebih dari 12.000 pangkalan LPG 3 kilo, dan 1700 outlet LPG non PSO, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. LPG 3 kilo adalah barang subsidi yang diperuntukkan bagi pengguna sektor rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran dan nelayan sasaran. Sehingga perlu pengawasan dari banyak pihak dalam pendistribusian selain LPG 3 kg Pertamina juga memiliki produk non subsidi yaitu bright gas 12 kilo untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan.” Ungkap Eko.

Eko juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi.

“Terakhir kami menghimbau konsumen dapat membeli elpiji 3 kilo di pangkalan resmi, karena harga yang dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), kuantitas terjaga, dan masyarakat tidak perlu panic buying atau melakukan pembelian berlebih. Kami memastikan stok aman untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama idul Adha. Informasi lebih jelas mengenai produk Pertamina dapat mengunduh aplikasi My Pertamina, atau untuk layanan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina call center 1 3 5.” Harap Eko

Pasar Pangan Murah, Pemkot Siapkan 2200 Paket untuk 22 Kelurahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Kota Parepare kembali meluncurkan gerakan pangan murah dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Peluncuran ini dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Parepare, Akbar Ali, di acara pasar murah yang diadakan pemerintah setempat, Selasa (11/06/24). Dalam sambutannya, Akbar Ali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pasar murah ini guna membantu memenuhi kebutuhan pangan.

Kepala dinas perdagangan kota Parepare Andi Wisnah mengatakan Untuk dinas perdagangan kota Parepare, dalam rangka menjelang hari raya mengadakan pasar murah yang didanai oleh APBD yaitu terkait ada 2200 paket yang tersebar di 22 kelurahan.

“Untuk dinas perdagangan kota Parepare ini, dalam rangka menjelang hari raya kita adakan pasar murah yang didanai oleh APBD. Yaitu terkait ada 2200 paket yang tersebar di 22 kelurahan. dan itu kemarin pelepasannya oleh bapak penjabat walikota. Selain itu, kita juga mengadakan monitoring di pasar terkait harga, ada beberapa komoditi di pasar yaitu kenaikan tetapi tidak signifikan naikannya. Sampai kemarin, harga untuk ayam Alhamdulillah turun 2000 per kilo, untuk stok banyak.” Kata Andi Wisnah.

Dengan adanya gerakan pangan murah ini, Pemkot Parepare berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung berupa harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, serta mendukung stabilitas ekonomi daerah menjelang hari raya Idul Adha.

Pemkot Parepare Pantau Ketersediaan Pangan Jelang Idul Adha

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Jelang Idhul Adha 1445 Hijriah tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melakukan pemantauan ketersediaan dan harga komoditi pangan di Pasar Lakessi, Jumat (14/06/24).

Pemantauan dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Parepare, Muh. Husni Syam, didampingi jajaran terkait. Husni mengatakan pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan mengantisipasi kenaikan harga jelang lebaran.

“Hari kita melakukan pemantauan harga jelang idul adha. pemerintah daerah teus berupaya dalam pengendalian inflasi parepare” Kata Husni

Sementara perwakilan Bulog Parepare Irianto memastikan Untuk Ketersediaan stok di perum Bulog Parepare itu melebihi dari cukup untuk ketahanan sedangkan khusus beras ada persediaan kurang lebih 50.000 Ton.

“Untuk Ketersediaan stok di perum Bulog Parepare itu melebihi dari cukup untuk ketahanan kita, karena lumayan kita melakukan pengadaan untuk ketersediaan. Saya pikir lebih dari cukup karena kurang lebih 50.000 ton khusus untuk beras kalau kenaikan belum ada untuk saat kalau untuk beras.” Kata Irianto

Kepala Dinas Perdagangan Andi Wisnah merinci harga bahan pokok yang naik, seperti cabe merah besar dari Rp 44.300/kg menjadi Rp 48.000/kg (8,35%), Cabe merah keriting dari Rp 42.700/kg menjadi Rp 47.700/kg (11,71%), daging ayam broiler dari Rp 22.700/kg menjadi Rp 23.800/kg (4,85%), dan bawang merah dari Rp 40.000/kg menjadi Rp 41.700/kg (4,25%). Sementara harga telur ayam ras turun dari Rp 29.200/kg menjadi Rp 28.050/kg (3,94%)

Pj Wali Kota Parepare Apresiasi Sulsel Menari yang Digelar Serentak Pemprov SulSel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ribuan pelajar dari tingkat SMA/SMK, dan SMP se-Kota Parepare turut menyukseskan festival Sulsel Menari. Kegiatan itu digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, di Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare, Rabu (12/06/24).

Dalam kesempatan itu, Akbar Ali mengapresiasi suksesnya pelaksanaan kegiatan Sulsel menari ini, khususnya di Kota Parepare. Menurutnya, kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulsel.

Akbar Ali menjelaskan, hal ini merupakan kebanggan tersendiri di mana sebuah tradisi lokal dilestarikan kembali, dan menjadi bagian dari kegiatan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam memecahkan rekor muri.

“Merupakan kebanggaan tersendiri bahwa sebuah tradisi lokal kita akan kembali, dan bagian dari pelestarian tradisi tersebut. Kita laksanakan pada hari ini. Berharap kegiatan-kegiatan ini yang di programkan oleh pemerintah provinsi dalam hal ini Sulsel menari. Dan di kota Parepare kita lestarikan mungkin setiap kegiatan-kegiatan adat yang dilakukan oleh kelompok organisasi, pemerintahan, maupun rumah tangga atau apapun kegiatan-kegiatan tradisi adat di laksanakan masyarakat. Dimulai dengan tari paduppa yang sarat dengan arti memberikan penyambutan dan penghargaan kepada siapapun yang datang,” jelas Akbar.

Akbar mengungkapkan, kegiatan Sulsel Menari di Kota Parepare sangat antusias dilakukan oleh para pelajar dengan menggunakan Baju Bodo Khas Sulsel secara seragam dan serentak. Tercatat sekitar 1.155 pelajar ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Sehingga, kegiatan ini juga untuk mencatatkan rekor Muri sebagai peserta ‘Penari Tari Padduppa’ terbanyak se- Sulsel.

Pemkot Parepare Pusatkan Pelaksanaan Idul Adha 1445 Hijriyah di lapangan Andi Makkasau

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare telah memutuskan untuk memusatkan pelaksanaan hari raya idul Adha 1445 Hijriyah di alun-alun kota lapangan Andi makasau. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jumat (14/06/24).

“Selain itu, pemerintah juga membuka lapangan di masing-masing kecamatan, diantaranya lapangan sumpang minangai, lapangan lompoe, dan lapangan brigif 11 badik sakti.” ungkap sekretaris daerah kota Parepare Muhammad Husni Syam

Namun Husni menambahkan, bahwa jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, untuk pelaksanaan di lapangan seluruh masjid kota Parepare akan dibuka untuk pelaksanaan salat idul Adha.

“Selain itu, kegiatan takbir keliling untuk sementara ditiadakan. Di samping hal tersebut, diimbau kepada seluruh pengurus masjid kota Parepare untuk melaksanakan takbiran di masjid masing-masing.” Terang Husni

BPJS Parepare Gelar Diskusi dengan sejumlah jurnalis terkait Program JKN dan gratifikasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Parepare menggelar diskusi dengan sejumlah jurnalis terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan gratifikasi.

Diskusi itu, dikemas melalui media gathering dengan tujuan untuk memperkuat peran media dalam menyosialisasikan program JKN yang berlangsung di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan, Lantai II, Selasa, (11/06/24).

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Parepare, Andi Rismaniswati Syaiful, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan.

“Program JKN berkesinambungan, ini peran media massa itu, seharusnya menjadi corong untuk menyampaikan kepada masyarakat, bagaimana program JKN. Karena program ini bukan milik BPJS saja, tetapi sudah menjadi program strategi nasional, sudah 10 tahun, dan luar biasa saat ini peserta 270 juta yang terbanyak pastinya di dunia. Media massa, tentunya BPJS tidak bisa sendiri. Saya sampaikan program ini adalah strategi nasional, kami juga punya tanggung jawab untuk sosialisasi, dan tentunya peranan media sangat penting sekali untuk membantu membuat pemahaman bagaimana kerja.” Kata Risma

Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Cabang Parepare, Hartati, memaparkan gambaran umum terkait Program JKN-KIS. Dia menjelaskan bahwa dasar hukum Program JKN meliputi UUD 1945 Pasal 28H ayat 3, UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang SJSN, UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS Kesehatan, serta beberapa Peraturan Presiden dan regulasi lainnya.

Dukungan UMKM, PJ Walikota Borong Berbagai Produk UMKM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pejabat Walikota Parepare Akbar Ali menunjukkan dukungannya terhadap usaha mikro menengah dan kecil (UMKM) dengan memborong berbagai produk UMKM pada acara gerakan pasar. Rangkaian  acara diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Di pelataran Masjid terapung pada senin (12/06/24).

Dalam kesempatan tersebut Akbar Ali menekankan pentingnya pelibatan UMKM dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di parepare. Selain membeli produk UMKM, Akbar juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan masyarakat yang hadir. Hal ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan dan mendengar aspirasi serta kebutuhan warga Parepare, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui dukungan nyata terhadap produk UMKM.

“UMKM ini bagian daripada membangkitkan ekonomi kota Parepare. Setiap kegiatan yang kita laksanakan event event yang kita laksanakan, kita berharap ada tenan-tenan yang bisa menyediakan untuk UMKM, sehingga minimal, memperkenalkan produksi-produksi UMKM menjadi panganan bagi masyarakat kita. Di situ ada ebi, di pasar dijual Rp. 20.000, karena di sini masuk pangan murah dijual 15.000.” ungkap Akbar

Gerakan Pasar Murah ini, menjadi salah satu langkah strategis yang diambil oleh pemerintah kota Parepare untuk memastikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan dan perkembangan UMKM lokal. Dukungan langsung dari pejabat Walikota ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para pelaku UMKM Parepare untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka.

Pj walikota parepare Saksikan Ribuan Penari Parepare Terlibat Pemecahan Rekor MURI Sulsel Menari

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – PJ Walikota parepare Akbar Ali menyaksikan langsung pemecahan Rekor MURI dalam Pagelaran Tari Pa’duppa dengan Pelajar Terbanyak dan Mengenakan Busana Baju Bodo oleh Pelajar Terbanyak tingkat kota parepare, Rabu (12/06/24) di Lapangan Andi Makkasau.

emecahan Rekor MURI ini merupakan bagian dari event Sulsel Menari 2024 Pemprov Sulsel yang dipusatkan di Kawasan Lego-lego Center Point of Indonesia, Kota Makassar dan diikuti 24 Kabupaten/Kota se Sulsel. Di parepare sendiri para penari dari kalangan siswa ini memadati lapangan Andi Makkasau dengan mengenakan baju bodo’ , baju adat khas Bugis Makassar.

PJ Walikota Akbar Ali setelah pemecahan rekor MURI ini menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada siswa dan para guru yang telah berpartisipasi dalam pemecahan rekor MURI ini.

“Kegiatan pelaksanaan tari paduppa yang di lakukan secara kolosal oleh anak-anak kita, baik dari SMP maupun dari SMA/SMK ini berkat dukungan kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota Sulawesi Selatan. Kami di kota Parepare ini 1155 itu real yang hadir. Se Sulawesi Selatan itu 24.900. Ini adalah tarian kolosal yang oleh MURI diberikan penghargaan sebagai penari adat terbanyak di Indonesia. Dan saya sebagai penjabat walikota merasa sangat bangga, terharu bahwa salah satu tradisi kita dalam hal ini menari dan tarian ini adalah merupakan tarian lokal yang bahkan diciptakan oleh masyarakat Sulawesi Selatan khusunya di ciptakan sendiri oleh Andi Nurhani Sapada.” Kata Akbar

Sehubungan dengan itu, PJ Walikota parepare juga berharap kegiatan ini menjadi inspirasi untuk kota parepare terutama bagi pelestarian budaya yang dimiliki kota Parepare Khususnya kota Parepare.

“ini merupakan kebanggaan tersendiri bahwa sebuah tradisional terangkat kembali dan bagian dari pelestarian tradisional itu kita lakukan pada hari ini.” Harap Akbar

Rembuk Stunting, Upaya Masif Pemkot Parepare Turunkan Angka Stunting

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melaksanakan Rembuk Stunting sekaligus Launching Festival Genre tepat pada momentum peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31, Selasa malam (11/06/24).

Kegiatan yang digelar di lapangan mini Rumah Jabatan Wali Kota Parepare itu dikemas santai, namun kental dengan nuansa kekeluargaan dan keakraban.

Hadir dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali, Forkopimda Parepare, Sekda Parepare Muh Husni Syam, Ketua TP PKK Parepare Andi Heriyani Husni, para Staf Ahli, Asisten, Kepala Dinas PPKB bersama para Kepala SKPD lainnya, para Camat dan Lurah, stakeholder hingga Duta Generasi Berencana (Genre) Parepare.

Pj Wali Kota Akbar Ali mengemukakan, Rembuk Stunting merupakan salah satu bagian dari delapan aksi konvergensi stunting di Parepare.

“Rembuk Stunting ini bertujuan untuk memastikan terjadinya konvergensi dan integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan di tingkat kota termasuk Kecamatan dan Kelurahan, sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat,” kata Akbar Ali.

Melalui kolaborasi ini, Akbar Ali berharap dapat mencapai hasil terbaik bagi penurunan prevalensi stunting di Parepare.

Nuansa berbeda dan inovatif dari Rembuk Stunting ini, karena peserta yang hadir disajikan ngopi dan cemilan gratis sambil bersantai duduk melantai di atas karpet dengan bersandarkan bantalan berwarna warni.

“Model kegiatan seperti ini perlu menjadi perhatian. OPD lainnya bisa mencontoh kegiatan seperti ini. Karena ada kalanya memang demi kenyamanan bersama kegiatan diadakan dengan nuansa santai, tidak perlu terlalu formal, yang penting nilai dan kualitas dari acara tersebut. Jadi kegiatan Rembuk Stunting ini lebih nyaman dan fresh kelihatannya,” puji Akbar Ali.(ama).

Gelar Waisak se Sulselbar di Parepare, Kakan Kemenag Harap Perdamaian dan Kerukunan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ratusan Ummat Buddha se Sulawesi Selatan dan Barat (se Sulselbar) memadati Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Parepare untuk menggelar Dharmasanti Waisak ke 17, Ahad (09/06/24).

Dengan mengusung tema Memperkokoh Persatuan dalam Keberagaman, menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Prov. Sulsel, H. Muhammad Tonang, Rektor IAIN Parepare, K. Hannani, Kakan Kemenag Parepare, H. Fitriadi, Wakil Ketua Dewan Sesepuh Sangha Theravada Indonesia, YM. Bhikkhu Saddahaviro Mahathera, serta mewakili Walikota Parepare, Rustan Asta selaku Kepala Kesbangpol.

Ketua Panitia, Peter menyampaikan beberapa angkaian perayaan waisak yang telah diselenggarakan yaitu pertama melakukan pendalaman dharma yang dipimpin oleh para bhikkhu-bhikkhu dari sangga terawada Indonesia.

Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, H. Muhammad Tonang menyampaikan dalam sambutannya, Kementerian Agama yang saat ini lagi mendorong terus terciptanya perdamaian-perdamaian dan kerukunan.

“Waisak yang kami tangkap bahwa, ternyata dharma Santi adalah bagaimana menselaraskan kehidupan kita, yang menselaraskan rohani kita, menselarakan kehidupan kita terhadap kehidupan alam, baik yang hidup, dan yang tidak hidup. Semua harus kita harmoni antara umat, Harmoni antara umat manusia, begitu juga umat alam lainnya. Tentu keharmonisannya ini yang kita jaga, keharmonisan antara sesama ini bagian terpenting untuk menciptakan untuk saling menghormati dan saling menghargai terhadap sesama terhadap umat ini yang harus tetap kita jaga.” Kata H. Tonang.

Lanjut H. Tonang, dharma Santi salah satu pesannya adalah bagaimana menekan hati, dalam diri adanya kecemasan. Kecemasan, rasa was-was, rasa takut yang menghantui dalam diri tentu yang sering membawa pada penyakit yang menggerogoti dalam bentuk fisik. Kecemasan, ketakutan, untuk menghindari dalam diri maka inilah bentuk kedamaian yang ciptakan.

“Teman-teman para umat Buddha, yang saat ini merayakan waisak bersama, tentu pesan-pesan kedamaian dari perayaan waisak ini tentunya kita harus tebarkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Kita tebarkan dalam lingkungan keluarga, kita tebarkan dalam lingkungan umat beragama, kita tebarkan dalam bingkai kebangsaan kita sehingga tercipta kedamaian tercipta kerukunan di antara kita semua.” Terang H. Tonang

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare