31.1 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 9, 2026
spot_img
Beranda blog

Kapolres Parepare Hadiri Penyambutan Kapolda Sulsel Irjen Pol Dr. M. Awal Chairuddin di Mapolda Sulsel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Kapolres Parepare, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, menghadiri secara langsung kegiatan penyambutan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) yang baru, Irjen Pol Dr. M. Awal Chairuddin, di Markas Komando (Mako) Polda Sulsel, Makassar, Jumat (09/10/26).

Rangkaian kegiatan penyambutan pimpinan baru Korps Bhayangkara di Bumi Sulawesi Selatan tersebut berlangsung khidmat dan kental dengan nuansa budaya lokal. Acara diawali dengan laporan resmi memasuki Mako Polda Sulsel, dilanjutkan dengan pengalungan bunga oleh Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Arif Gideon Setiawan, sebagai bentuk penghormatan dan sambutan hangat kepada Kapolda Sulsel.

Suasana semakin semarak dengan persembahan tradisi Angaru sumpah setia yang menjadi bagian dari kearifan lokal Sulawesi Selatan serta sajian Tari Padduppa sebagai simbol penghormatan dan penerimaan tamu agung. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan jajar hormat serta sesi ramah tamah bersalaman bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel dan para kapolres jajaran.

Ditemui usai kegiatan tersebut, Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan menyampaikan ucapan selamat datang serta komitmen penuh jajaran Polres Parepare untuk siap bersinergi dan mengimplementasikan seluruh arah kebijakan pimpinan baru di lingkup Polda Sulsel.

“Kehadiran kami di sini merupakan wujud loyalitas sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat soliditas antarjajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan,”ungkap AKBP Phunky.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kepemimpinan Kapolda Sulsel yang baru, pihaknya berharap sinergi dan koordinasi lintas jajaran semakin kuat dalam mengoptimalkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Kami di Polres Parepare siap mendukung penuh setiap kebijakan pimpinan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, humanis, dan selalu hadir bersama masyarakat,” pungkasnya.

Jumat Curhat Polsek Ujung di Pemukiman Warga M.Kurdi, Dimanfaatkan Sebagai Sarana Silaturahmi Polisi Bersama Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Jumat Curhat, wadah pertemuan Polisi dan Masyarakat, kembali di laksanakan oleh Polsek Ujung Polres Parepare di pemukiman warga yang terletak di jalan M. Kurdi RT 1 RW 3 Kelurahan Ujung Bulu, Kota Parepare. Jumat (09/10/26).

Kegiatan ini di hadiri oleh sejumlah warga setempat, didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Mustaming dan Aiptu Erwin.

Di hadapan warga, Kanit Reskrim Iptu Nurdin, mewakili Kapolsek Ujung, mengawali acara itu dengan menjelaskan secara singkat peran dari RT dan RW ditengah masyarakat sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah setempat serta wadah penyambung dari masyarakat ke pemerintah maupun ke pihak terkait lainnya, termasuk ke aparat kepolisian.

Termasuk peran Bhabinkamtibmas yang bertugas sebagai garda terdepan kepolisian yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat. Kanit Iptu Nurdin menyampaikan agar warga memanfaatkan keberadaan Bhabinkamtibmas jika memerlukan bantuan kepolisian pada kesempatan pertama .

Kepada warga, Iptu Nurdin juga menyampaikan bahwa aparat kepolisian yang melaksanakan Jumat Curhat, selain untuk mendengarkan permasalahan, juga menjadi sarana bagi polisi untuk menyambangi warga.

” Melalui kegiatan ini, kita bisa saling mengenal, menyapa, dan menguatkan silaturahmi, kami dari Polsek Ujung bisa mengetahui kondisi yang ada dengan langsung berada di tengah masyarakat, inilah salah satu maksud dari Jumat Curhat “. Ujar Iptu Nurdin.

Dalam kegiatan ini, warga menyampaikan jika di pemukiman RT 1 RW 3 Kelurahan Ujung Bulu selalu dalam kondisi Kamtibmas yang kondusif. Setiap permasalahan, diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun, terdapat satu kejadian yang kerap dipertanyakan diberbagai tempat Jumat Curhat sebelumnya, yaitu hilangnya besi penutup gorong – gorong atau drainase yang ada di trotoar jalan.

” Kami tidak tahu apa dan siapa yang mengambilnya, tetapi kejadiannya besi penutup gorong – gorong yang di trotoar itu sudah hilang, entah di jual atau di apakan, saya kurang tahu pak “. Ungkap ibu Atika, salah satu warga yang hadir.

Menanggapi hal ini, Kanit Iptu Nurdin memberikan tanggapan akan menjadikan informasi itu sebagai bahan masukan untuk ditelusuri.

Kegiatan Jumat Curhat kali ini, berjalan bagai pertemuan keluarga, warga berinteraksi dengan polisi secara terbuka dan santai, banyak hal tentang keluarga yang dibahas, menjadikan wadah tenu ini lebih berkesan pada penguatan silaturahmi.

Jumat Curhat yang berlangsung di rumah kediaman Abdul Gani Ketua RT 1 RW 3, dihadiri oleh ketua RT 3 RW 3 Bayu, Ketua RT 2 RW 4 Juarti, dan sejumlah warga yang terdiri dari ibu rumah tangga, dimulai pada pukul 09.00 wita dan berakhir pada pukul 09.45 wita, berjalan dengan baik dan penuh rasa kekeluargaan.

Uji Petik di Kelurahan Lumpue, Bawaslu Parepare Petakan Kerawanan Data Pemilih Berkelanjutan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Tim Fasilitasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Bawaslu Kota Parepare melaksanakan uji petik di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Jumat (09/10/26). Kegiatan ini dilakukan untuk menguji kesesuaian data pemilih dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) dengan kondisi faktual di lapangan sebagai bagian dari penyusunan pemetaan kerawanan isu strategis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026.

Uji petik tersebut dilaksanakan atas arahan Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperoleh gambaran mengenai akurasi, keterkinian, dan kelengkapan data pemilih yang telah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 20 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, tim fasilitasi dibagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok bertugas mencari lima responden pada lokasi yang telah ditentukan sebagai sampel uji petik. Tim terdiri atas Koordinator Sekretariat (Korsek), Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Kordiv HPPH), staf sekretariat, serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Kordiv HPPH Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, menjelaskan bahwa uji petik merupakan bagian dari pengawasan PDPB untuk memastikan data pemilih yang tercantum dalam daftar sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Melalui uji petik ini, kami ingin memastikan bahwa data pemilih yang tercantum dalam DPB benar-benar sesuai dengan kondisi faktual. Pemeriksaan ini juga menjadi langkah untuk mengidentifikasi potensi permasalahan, seperti pemilih yang sudah meninggal dunia, perpindahan domisili, perubahan status kependudukan, data ganda, maupun ketidaksesuaian elemen data pemilih,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil uji petik diharapkan dapat menjadi bukti empiris bagi Bawaslu dalam menyusun pemetaan kerawanan serta merumuskan strategi dan rekomendasi pengawasan PDPB, khususnya dalam mempersiapkan pengawasan menuju Pemilu 2029.

Uji Petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (UP-DPB) menggunakan pendekatan pengujian sampel dengan prinsip audit. Metode ini dilakukan melalui dua cara, yakni *People to List* (P2L) dan *List to People* (L2P).

Metode P2L dilakukan dengan memilih dan mendatangi sejumlah orang, kemudian mencocokkan data mereka dengan data dalam DPB. Sementara itu, metode L2P dilakukan dengan memilih sejumlah nama yang tercantum dalam DPB, mendatangi orang yang bersangkutan, lalu memeriksa kesesuaian datanya dengan kondisi faktual.

Melalui kedua metode tersebut, Bawaslu berupaya mengidentifikasi potensi kerawanan dalam pemutakhiran data pemilih, termasuk ketidaktepatan elemen data, pemilih ganda, perubahan status kependudukan, perpindahan domisili, serta pemilih yang meninggal dunia atau mengalami perubahan status sebagai pemilih.

Pelaksanaan uji petik ini diharapkan dapat mendukung pengawasan PDPB yang lebih terukur dan berbasis bukti, sehingga menghasilkan rekomendasi pengawasan yang tepat sasaran demi mendorong tersedianya daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan lengkap menuju Pemilu 2029.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan PKS

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi kelembagaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Kamis (08/10/26).

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, yang mewakili Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, yang mewakili Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi antara Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas masing-masing pihak sekaligus memberikan kontribusi terhadap kelancaran operasional dan pelayanan energi kepada masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa kerja sama dengan aparat penegak hukum merupakan bagian penting dalam membangun hubungan kelembagaan yang baik di wilayah operasional Pertamina.

“Penandatanganan PKS ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing pihak,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, Pertamina terus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kegiatan operasional dan pelayanan energi dapat berjalan dengan baik. Koordinasi yang terjalin dengan baik juga menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam merespons berbagai kebutuhan dan dinamika di wilayah operasional.

“Pertamina tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional sekaligus memberikan pelayanan energi yang optimal kepada masyarakat. Karena itu, hubungan kelembagaan seperti ini akan terus kami jaga dan perkuat,” tambah Lilik.

Melalui penandatanganan PKS ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang konstruktif dengan pemerintah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya koordinasi yang semakin baik serta keberlanjutan pelayanan energi bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Bulog Parepare Kembali Buka Keran Pasokan Beras SPHP ke RPK Setelah Sempat Dibatasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Perum Bulog Kantor Cabang Parepare memastikan pasokan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kini kembali disalurkan secara normal ke mitra Rumah Pangan Kita (RPK). Langkah ini diambil setelah sempat terjadi pembatasan penyaluran selama dua pekan terakhir akibat terpenuhinya kuota awal dari pemerintah pusat.

Pimpinan Cabang Bulog Parepare, Rahmi, menjelaskan bahwa keterbatasan stok SPHP di tingkat RPK luar pasar beberapa waktu lalu terjadi lantaran regulasi pembatasan kuota. Namun, sejak awal pekan ini, pemerintah pusat resmi menambah alokasi kuota penyaluran.

“Dua minggu lalu memang ada pembatasan dari pemerintah pusat karena kuota penyaluran Bulog sudah terpenuhi. Namun mulai minggu lalu hingga Senin ini, tambahan kuota sudah dibuka. Jadi RPK luar pasar yang sempat dibatasi kini sudah bisa memesan kembali ke Bulog,” ujar Rahmi, Kamis (08/10/26).

Rahmi menambahkan, untuk menjaga pemerataan distribusi, setiap RPK di luar pasar diberi alokasi pembelian maksimal 1 ton per pemesanan. Sementara itu, pasokan untuk pedagang atau RPK di dalam pasar tradisional terus dijaga agar selalu tersedia.

“Untuk stok insya Allah aman. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena beras SPHP disiapkan untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran,” pungkasnya.

DP3A Parepare Catat Puluhan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Warga Diimbau Tak Takut Melapor

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berani melaporkan segala bentuk tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Kota Parepare, Hj. Cica Jamaluddin, S.H., saat mewakili Plt. Kepala Dinas DP3A dalam kegiatan Ngopi Berjamaah di Masjid Raya Parepare, Jumat (02/10/26).

Dalam pemaparannya, Cica membeberkan data penanganan kasus yang tercatat oleh dinasnya. Pada tahun 2025, DP3A Parepare mencatat sebanyak 118 kasus kekerasan. Jumlah tersebut terdiri dari 57 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 61 kasus kekerasan terhadap anak.

Sementara itu, untuk periode Januari hingga September 2026, tercatat sebanyak 84 kasus. Rinciannya meliputi 38 kasus kekerasan terhadap anak dan 46 kasus kekerasan terhadap perempuan, termasuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Cica menyebutkan bahwa kasus kekerasan seksual masih menjadi jenis pelanggaran terbesar di Kota Parepare saat ini.

“Jangan kita takut atau ragu-ragu untuk melaporkan segala bentuk kekerasan yang dialami maupun disaksikan. Lindungi anak-anak kita dari rumah hingga ke sekolah, karena peran serta keluarga adalah awal dari pendampingan terbaik,” ujar Cica.

DP3A Kota Parepare juga membuka akses layanan pengaduan bagi masyarakat yang memerlukan bantuan atau melihat indikasi kekerasan melalui nomor layanan telepon di 0811-4003-322. Melalui layanan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif berperan dalam menghentikan angka kekerasan serta memberikan dukungan moral bagi korban.

Isu Dugaan Aliran Uang di DPRD Parepare Merekah, Kamaluddin Kadir sebut Ibarat “Kentut”

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, merespons isu yang berhembus mengenai dugaan aliran atau transaksi uang yang menyeret pihak legislatif.

Politisi dari Partai Gerindra tersebut mengibaratkan isu tersebut seperti “kentut”, di mana baunya tercium namun bentuk fisiknya tidak terlihat secara nyata.

“Rasanya kalau kentut berbau, tapi fisik kentut itu kan tidak kelihatan. Jadi kalau ada isu seperti nilai-nilai uang, ya memang informasinya demikian,” ujar Kamaluddin saat diwawancarai pada Selasa (06/10/26).

Meskipun membenarkan adanya kabar yang diisukan oleh pihak tertentu, Kamaluddin menegaskan secara pribadi tidak pernah melihat keberadaan uang tersebut secara fisik maupun mengetahui besaran nominalnya.

“Apakah faktanya kita lihat atau tidak, saya tidak tahu persis. Saya tidak tahu nilainya berapa,” tegasnya.

Ia juga enggan menunjuk atau mengarahkan dugaan tersebut ke komisi lain. Menurutnya, hal tersebut masih sebatas kabar burung atau isu yang berkembang di luar.

“Jangan sampai dipelintir ya. Itu isu yang kita dengar ada, tapi apakah ada secara fisik yang kita lihat, saya tidak berani menyatakan itu ada. Silakan dikonfirmasi ke pihak-pihak yang menangani,” pungkasnya.

Cegah Perpecahan, Kapolres Parepare Instruksikan Personel Gencar Sosialisasi Anti-Hoaks, Isu SARA, dan Ujaran Kebencian

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Berbagai Cara yang telah dilakukan Polres Parepare Menjaga kondusifitas wilayah tidak hanya dilakukan melalui patroli fisik di lapangan, tetapi juga pencegahan di ruang digital dan sosial masyarakat.

Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K., Menginstruksikan kepada seluruh personel jajaran Polres Parepare untuk aktif mensosialisasikan bahaya berita hoaks, isu SARA, dan ujaran kebencian kepada masyarakat di Kota Parepare.

“Para personel agar turun langsung memberikan pemahaman kepada warga di berbagai ruang publik, termasuk di lingkungan masyarakat hingga tempat-tempat ibadah. Sosialisasi ini penting dilakukan guna membentengi masyarakat dari paparan informasi yang belum tentu kebenarannya, yang berpotensi menjadi berita bohong (hoaks), memicu gesekan sosial, hingga memecah belah keutuhan bangsa.” Tegasnya

Selain itu, Kapolres Parepare juga mengajak seluruh warga Kota Parepare agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi provokatif yang beredar, terutama di media sosial. Ia mengingatkan bahwa aktivitas di ruang digital saat ini telah diatur secara ketat oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Mari sama-sama kita lawan dan jaga keutuhan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, untuk menciptakan suasana Kamtibmas yang aman dan kondusif. Di mana saat ini sudah ada UU ITE yang mengatur dalam bermedia sosial, maka dari itu mari gunakan medsos secara bijak dan mari sama-sama kita hindari berita hoaks, isu SARA, dan ujaran kebencian,” Ujarnya

Polsek Ujung Libatkan Personel Dukung Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi di SPBU

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Polsek Ujung Polres Parepare turut mendukung upaya pengawasan dan pengendalian penyaluran BBM bersubsidi di Kota Parepare dengan melibatkan personel dalam kegiatan pemantauan lapangan di SPBU.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut hasil sosialisasi pengendalian distribusi BBM bersubsidi yang dilaksanakan pada 7 Oktober 2026. Dalam kegiatan itu, disepakati peningkatan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi sekaligus penanganan antrean kendaraan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Satuan Tugas Pemantauan dan Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi Kota Parepare kemudian melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU, termasuk SPBU KM 2 Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kamis (08/10/26).

Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah mengatakan, pihaknya menurunkan personel pengamanan terbuka yang didukung satu kendaraan dinas operasional untuk memaksimalkan kegiatan bersama tersebut.

“Kami dukung upaya bersama ini. Polsek Ujung melibatkan tiga personel dan kendaraan dinas operasional sesuai Surat Perintah Kapolres Parepare untuk melaksanakan tugas mendukung Satgas Pemantauan dan Pengendalian BBM Bersubsidi,” ujar AKP Sukri saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, meskipun di wilayah hukum Polsek Ujung tidak terdapat SPBU, namun keberadaan antrean kendaraan di salah satu SPBU yang terletak di Km 2 Jalan Jend. Ahmad Yani dapat berdampak terhadap perlambatan arus lalu lintas, sehingga kata dia, tetap saja menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian.

Ia menegaskan, dukungan personel Polsek Ujung terhadap kegiatan pengawasan tersebut akan terus diberikan sesuai kebutuhan. “Selama dibutuhkan, personel Polsek Ujung siap mendukung,” tegasnya.

AKP Sukri berharap keterlibatan personel dalam kegiatan tersebut dapat memberikan dukungan maksimal terhadap upaya pihak terkait dalam mengendalikan distribusi BBM bersubsidi.

Ia menyebut, langkah tersebut juga menjadi bentuk respons Polri terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan Jumat Curhat di sejumlah wilayah, termasuk RW 2 dan RW 3 Lapadde, yang mengharapkan adanya pengawasan dan pengendalian penyaluran BBM bersubsidi.

“Kami berharap anggota dapat memberikan dukungan maksimal dan bermanfaat, dan langkah strategis ini juga sangat diharapkan masyarakat, sebagaimana yang kami dengarkan dan serap saat melakukan Jumat Curhat dibeberaa wilayah, antara lain Jumat Curhat di RW 2 dan RW 3 Lapadde, di kantor kelurahan Labukkang, di Samparaja Ujung Bulu dan beberapa tempat lainnya, sehingga dengan ini dapat kami simpulkan bahwa langkah pengendalian penyaluran BBM Bersubsidi itu sudah menjadi harapan masyarakat “ pungkasnya.

Gruduk Blok Hunian Warga Binaan, Klinik Pratama Pengayoman Lapare Laksanakan Cek Kesehatan melalui Program Pa’Burata

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Klinik Pratama Pengayoman Lapare Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui program Pa’Burata, petugas kesehatan mendatangi langsung blok hunian untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan WBP.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh dokter bersama tiga orang perawat, serta mendapat dukungan dari kader kesehatan WBP. Tim kesehatan bergerak langsung ke blok hunian untuk memberikan pelayanan sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan WBP.

Program Pa’Burata menjadi salah satu upaya Klinik Pratama Pengayoman Lapare dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada WBP. Dengan mendatangi blok hunian, pemeriksaan dapat dilakukan secara lebih mudah dan menyentuh langsung WBP yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap WBP serta memberikan pelayanan dan konsultasi kesehatan sesuai dengan kondisi yang ditemukan. Kader kesehatan WBP turut membantu petugas dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di lingkungan blok hunian.

Keterlibatan kader kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan di Lapas. Selain membantu petugas kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan, kader juga diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi serta mengingatkan sesama WBP mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan pola hidup sehat.

Kalapas Kelas IIA Parepare menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak WBP. Menurutnya, layanan kesehatan tidak hanya menunggu WBP datang ke klinik, tetapi juga perlu dilakukan secara aktif dengan mendekatkan pelayanan hingga ke blok hunian.

Melalui program Pa’Burata, Klinik Pratama Pengayoman Lapare berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan yang aktif, responsif, dan berkelanjutan bagi WBP. Langkah ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang sehat sekaligus menunjang proses pembinaan WBP selama menjalani masa pidana.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare