25.4 C
Pare-Pare
Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 732

Respon Keluhan Terkait Sampah di Taman Mattirotasi, Camat Ujung Bergerak Cepat Adakan Pembersihan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Camat Ujung Kota Parepare Ardiansyah Arifuddin langsung melakukan gebrakan di awal-awal kepemimpinannya. Tantangan awal dia dapatkan adalah laporan sampah yang bertebaran di area Taman Mattirotasi wilayah Kecamatan Ujung dan Kecamatan Bacukiki Barat, Ahad (03/01/21).

“Perlu kami sampaikan berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya sampah yang berserakan di taman mattirotasi kami dari kecamatan ujung langsung melakukan pemantauan. setelah melakukan pemantauan kami menemukan beberapa titik sampah yang ada di taman mattirotasi. oleh karena itu kami langsung berkoordinasi dengan sekretaris dinas lingkungan hidup untuk menurunkan tim di taman mattirotasi pada sore hari tanggal 3 Januari 2021.” Kata Camat yang baru saja di dilantik tersebut.

Lanjut Ardiansyah, Kerja sore dari dinas DLH dan kecamatan tersebut dapat mengumpulkan beberapa titik sampah dan besok paginya Senin (04/01/21) untuk diangkut sampah sampah kiriman pada saat terjadinya air pasang.

“Pada kesempatan ini juga kami menyampaikan kepada masyarakat seketika melakukan kunjungan kemattirotasi tetap menjaga kebersihan dilingkungan taman matras dan yang terpenting tidak membuang sampah disembarang tempat. kami atas nama pemerintah kecamatan ujung sangat berharap kelestarian keindahan dan kebersihan ditaman matras dapat tetap terjaga ditengah situasi pandemi covid 19 saat ini.” Harapnya.

PLN Up3 Parepare Segera Tindaklanjuti Kebijakan Perpanjang Pemberian Bantuan Keringanan Biaya Listrik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Manager PLN Up3 Parepare Ambo Tuwo segera Menindaklanjuti kebijakan pemerintah memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN kategori rumah tangga daya 450 VA dan 900VA bersubsidi, serta kategori bisnis dan industri daya 450 VA hingga bulan Maret 2021.

Menurutnya, PLN UP3 Parepare siap untuk melanjutkan dan menyukseskan penyaluran stimulus tersebut. Seluruh pelanggan yang berhak mendapatkan pembebasan tagihan maupun diskon sudah dimasukkan dalam sistem sejak pemberian stimulus Covid-19 sebelumnya.

“PLN UP3 parepare siap melaksanakan pemerintah maupun PLN pusat untuk memperpanjang semua stimulus kelistrikan akibat dampak covid 19 yang telah dijalankan sejak tahun lalu. Untuk mempermudah hal tersebut kami akan menyalurkan token tersebut melalui aparat pemerintah setempat. Seperti yang sudah kita laksanakan selama ini yaitu lewat lurah dan camat yang ada di wilayah kerja PLN UP3 Parepare.” Kata Ambo Tuwo Ahad (03/12/21).

Lanjut Ambo Tuwo, Saat ini ada media yang lebih mudah bagi pelanggan untuk mengakses sendiri token listrik gratis tersebut yang pertama melalui website PLN www.pln.co.id dan yang kedua dengan mengirimkan pesan ke nomor whatsApp yang sudah di sampaikan yang ketiga adalah sekarang ini ada cara yang lebih mudah yaitu dengan cara meng-install PLN mobile di HP masing-masing pelanggan kemudian mengakses sendiri token listrik gratis nya lewat hp masing-masing.

“Oleh karena itu kami menyerankan kepada para pelanggan baik yang menikmati stimulus ini maupun yang tidak untuk meng-install PLN mobile Smartphone masing-masing ini juga dalam rangka untuk mempermudah layanan PLN ke depan. jadi seluruh pelanggan PLN tidak perlu lagi datang ke kantor PLN hanya untuk sekedar mengadukan keluhan mengadukan gangguan maupun melakukan kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan listrik lainnya semua bisa diselesaikan dengan hanya melalui ujung jari di HP anda.” Terang Ambo Tuwo.

Manager PLN UP3 tersebut mengimbau seluruh pelanggan untuk menginstal PLN mobile di HP masing-masing

Wali kota Parepare Kembali Tegaskan Belum Perlu Sekolah Tatap Muka Langsung

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali kota Parepare Dr. HM. Taufan Pawe SH., MH., kembali menegaskan untuk urusan sekolah tatap muka belum ada ijin memulai pada januari ini. Wali kota yang juga ketua Tim Gugas Covid parepare menegaskan keputusannya tersebut saat pelantikan camat ujung beberapa waktu lalu. Menurut Taufan melihat kasus penyebaran covid yang semakin meningkat di penghujung tahun 2020 ini.

“kebijakan terkait dengan proses belajar mengajar secara fisik langsung saya belum melihat bahwa harus saya bijaksana i saya bersikap belum waktunya kita lihat perkembangan selanjutnya alasan utama dengan melihat tren penyebaran virus di kota Parepare ini sudah dalam konteks lintas daerah sekeliling kota Parepare saya melihat pelayanan rumah sakit di Sidrap dibarru daerah tetangga di close maka masyarakatnya berbondong-bondong ke parepare dan saya lihat trend yang terkonfirmasi virus Corona di kota Parepare cukup memprihatinkan saya tidak mau anak-anak kita siswa-siswi kita pada akhirnya jadi korban jadi untuk sementara belum saya izinkan” Terang Ketua DPD I Golkar tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri mengapresiasi langkah Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe yang belum mengizinkan sekolah tatap muka di Parepare pada awal 2021.

Prof Jufri menekankan, di tengah angka kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Sulsel, seseorang kepala daerah sepantasnya mengutamakan keselamatan masyarakat khususnya para pelajar. Apalagi izin sekolah tatap muka memang diserahkan langsung kepada kepala daerah masing-masing.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Parepare per02 Januari 2021 merilis OTG perjalanan 1267, OTG Kontak Erat 397 terkonfirmasi Positif kecamatan bacukiki 99, Soreang 217, Ujung 161, Bacukiki Barat 167 dengan Total 647 orang. Sembuh Bacukiki 86, Soreang 192, Ujung 108, Bacukiki Barat 313 Total 517 orang. Meninggal Bacukiki 2, Soreang 7, Ujung 8, Bacukiki Barat 5 Total 22 Orang.

Gubernur Sulsel Abdullah Rakon Antisipasi Peningkatan Pasien Covid-19

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM– Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, melakukan rapat konsolidasi dengan dinas dan rumah sakit dalam mengantisipasi peningkatan pasien Covid-19. Khususnya soal ketersediaan tempat tidur, ruang isolasi, Duta Covid-19, serta langkah-langkah pencegahan.

“Pemeriksaan spesimen (Covid-19) kita terus naik dua kali lipat. Memang perkembangan kasus juga sangat signifikan kenaikannya. Tentu yang pertama kami ingin mendengar sejauh mana kesiapan kita menghadapi kondisi ini. Terutama urusan rumah sakit yang menjadi penyangga utama maupun rumah sakit penyangga lain,” kata Nurdin Abdullah, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Ahad siang, (03/01/21).

Nurdin menyampaikan strategi di awal saat Covid-19 ada di Sulsel, penanganan pasien dikategorikan antara yang bergejala dan tidak bergejala.

“Oleh karena itu, kami dari awal Covid-19 sudah membagi, yang OTG kita rawat Wisata Covid-19. Yang ada komorbid kita masukkan ke rumah sakit. Namun, saya lihat terakhir ini, segala yang positif semuanya mengarah ke rumah sakit. Makanya perlu edukasi dan sosialisasi kita lebih gencar lagi ditambah strategi kita,” terangnya.

Mengantisipasi lonjakan dan puncak kasus, maka pemerintah akan menambah kapasitas tempat tidur isolasi rumah sakit, penambahan hotel karantina, termasuk di kabupaten kota.

“Sebenarnya hotel-hotel kita sama dengan rumah sakit darurat. Karena sudah ada tenaga medis, obat-obatan yang beragam,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, menyebutkan, penguatan manajemen juga dibahas, termasuk sistem rujukan pasien. Demikian juga memanfaatkan 1.000 tokoh lintas agama mereka didorong untuk mengedukasi masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan.

Demikian juga dengan saat ini, rujukan ke Makassar dalam dua hari terakhir sudah mulai berkurang karena rumah sakit kabupaten/kota diaktifkan untuk penanganan Covid-19. Adapun okupansi rumah sakit sebesar 67-68 persen.

“Penguatan dengan penambahan kapasitas rumah sakit. Ditambahkan tempat tidur dari bantuan Jepang,” ungkapnya.

Hal lain disampaikan, vaksinasi akan dilakukan 14 Januari 2020 di Sulsel. Ini serentak di Indonesia untuk tenaga kesehatan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulsel, Husni Thamrin, menyebutkan, direncanakan bahwa pasien Covid-19 yang sementara dirawat di rumah sakit dan sudah tanpa gejala namun masih berstatus positif Covid-19, untuk dipindahkan ke hotel Duta Wisata Covid-19. Sehingga, mengurangi beban rumah sakit dan betul-betul merawat yang gejala berat dan kritis.

“Pembukaan hotel masih dibutuhkan untuk menampung yang sudah dinyatakan sembuh dari gejala,” jelasnya.

Ketua Tim Konsultan Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin, memaparkan, secara global untuk di kawasan Eropa sudah masuk serangan gelombang kedua dengan varian baru. Di kawasan Asia varian lama telah menurun, tetapi di Indonesia masih mengalami peningkatan.

“Kawasan Asia masuk gelombang pertama menurun, tetapi Indonesia masih mengalami peningkatan,” ujarnya.

Positivity rate Covid-19 Indonesia berada di angka 20 persen. Sementara Sulsel di angka 15-17 persen.

Ia menyebutkan, program Duta Covid-19 memberikan kontribusi dalam mengurangi jumlah orang dirawat di rumah sakit. Ini juga menekan jumlah kematian pasien Covid-19. Adapun angka tertinggi kematian pasien Covid-19 di Sulsel 2,5 persen.

“Pada saat provinsi lain kematiannya 7 persen. Sulsel 1,9 persen. Jadi luar biasa kontribusi Duta Covid-19 terhadap menekan pasien masuk ke rumah sakit. Jadi, yang masuk ke rumah sakit memang adalah yang bergejala berat dan kritis,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa angka testing Covid-19 di Sulsel di atas direkomendasikan WHO. Namun, ia menekankan perlunya tracing contact dilakukan lebih luas dan besar lagi.

“Kita bisa lihat, bagaimana Singapura mengontrol kasus barunya adalah dengan semua tracing contact dan strain baru itu semua orang kontaknya dia tracing. Sehingga tidak terjadi kasus baru dan varian baru tersebut. Ini juga di Sulsel kita membuat terobosan baru di penguatan tracing kita,” imbuhnya. (*)

Musik : RAN perkenalkan single terbaru : ‘Orang Yang Paling Ku Benci’.

0

RADIOMESRA. COM – 2020 mungkin tidak berjalan sesuai harapan dan keinginan banyak orang, tapi selalu ada hal baik yang bisa diambil dari sebuah kejadian. Di penghujung tahun 2020 ini, RAN memutuskan untuk merilis sebuah single yang dikerjakan selama pandemi Covid-19 berjalan. Sedikit kilas balik di tahun 2019, RAN merilis project Omne Trium Perfectum yang menghasilkan 3 lagu yang terasa sangat mewakili 3 personel dari RAN. “Ain’t Gonna Give Up” oleh Rayi yang berkolaborasi dengan RAMENGVRL, “Saling Merindu” oleh Asta, dan “Si Lemah” oleh Nino yang berkolaborasi dengan Hindia. Band yang merayakan 15 tahun kebersamaannya tahun depan ini menandai era barunya di tahun 2020 ini dengan single “Orang yang Paling Kubenci”.

This is another ear catchy and feel-good love song yang bisa jadi soundtrack percintaan banyak orang. Bercerita tentang jatuh cinta kepada orang yang sangat jauh dari bayangan dan ekspektasi, bahkan cenderung kita benci, hal klasik yang sering terjadi karena pada dasarnya kita memang tidak mungkin mengatur semua hal agar sesuai dengan rencana, terutama masalah cinta.

Lagu ini merupakan turning point untuk Rayi, Asta, Nino karena untuk pertama kalinya lagu RAN diproduseri oleh orang di luar ketiga personelnya. Kenny Gabriel menjadi nama yang dipercaya untuk membentuk lagu ini menjadi nada-nada yang bisa meracuni telinga dan pikiran anda semua.“Menciptakan karya di tengan pandemi merupakan hal yang cukup menantang. Untuk proses kreatif saat recording mungkin tidak melibatkan banyak orang, tapi demi menghindari pengumpulan massa, kami memutuskan untuk mengkomunikasikan visual lagu “Orang Yang Paling Kubenci” lewat animasi yang light dan easy to digest” ucap Rayi.

Tepat pada tanggal 18 Desember 2020 lagu “Orang Yang Paling Kubenci” sudah bisa anda dengerkan melalui berbagai platform digital dan video clipnya sendiri akan segera bisa ditonton di kanal youtube RAN —— @RANForYourLife. Stay Safe n Be Healthy.

Kasus Terkonfirmasi positif Covid-19 Parepare Hingga Akhir 2020 Sentuh Angka 644 Kasus

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Parepare hingga penghujung 2020 menyentuh angka 644 kasus.

Itu setelah pada Kamis, 31 Desember 2020, bertambah 11 kasus positif Covid-19. Itu menjadikan 644 kasus positif secara akumulatif sejak pandemi merebak pada Maret 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Parepare, Rachmawaty Natsier membenarkan penambahan 11 kasus baru di akhir 2020, menjadikan secara akumulasi 644 kasus, namun tersisa 114 kasus aktif saat ini.

“Jadi ada tambahan 11 orang kasus baru. Masing-masing 9 orang di Kecamatan Ujung, Soreang 1 orang, dan Bacukiki Barat 1 orang,” ungkap Rachmawaty, Jumat, 1 Januari 2021.

Dari 114 kasus aktif itu, 4 orang dalam rujukan ke Makassar, 13 dirawat di RSUD Andi Makkasau, 22 RS Sumantri, 30 rawat jalan, dan 45 isolasi mandiri.

Meski terjadi penambahan kasus positif, namun kata Rachmawaty, ada juga penambahan pasien positif yang sembuh 8 orang. “Ada 8 yang sembuh hari ini, sehingga secara keseluruhan sudah 509 orang yang sembuh,” terang Rachmawaty yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare.

Sementara pasien Covid-19 yang meninggal di Parepare secara keseluruhan sampai hari ini 21 orang. Pasien terakhir yang meninggal adalah 1 orang atas nama tuan TJJ, 67 tahun, warga Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Parepare pada Rabu, 30 Desember 2020. (*)

Sambut Tahun 2021, Komunitas Pendakwah Keren Parepare Ziarah Ke Makam Tokoh Agama

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komunitas Pendakwah Keren (KPK) merupakan perkumpulan yang dibentuk oleh sejumlah pendakwah milenial yang sebagiannya jebolan Da’i MNC TV dan AKSI Indosiar.

Dalam menyambut Tahun 2021, KPK Parepare meluangkan waktunya berziarah ke makam-makam para pemangku agama atau Ulama Kota Parepare, Kamis sore (31/12/2020)

Adapun jadwal ziarah KPK Parepare yaitu Di Pondok Pesantren Darud Da’wah Wal-Irsyad (Pontren DDI) Lil-Banat Ujung Lare, KH. Yusuf Hamzah, KH. Harun Arrasyid, KH. Iskandar, Puang Hawa Istri dari AG. KH. Abdurrahman Ambo Dalle serta anaknya Dr. KH. Ali Rusdi AD dan KH. Abd. Halim AD.

Selain di Pontren DDI Ujung Lare, KPK Parepare juga berziarah di Kelurahan Kampung Baru makam Syekh Abdurrahman, dan terakhir di Kelurahan Lumpue Syekh Bojo.

Ustadz Zulafar Najib Haddade menyampaikan, jika hal yang dilakukan tujuannya untuk mencintai lebih dalam lagi sosok para waliullah serta ualam.

“Kita mengisi waktu luang kita dengan hal-hal yang positif, seperti berziarah kemakam-makam waluillah dan ulama”, ujar Ustadz Zulafar

Ia menambahkan, selain melakukan berziarah untuk menyambut Tahun baru KPK juga akan menggelar rekruitmen da’i/da’iah agar bisa menjadi penerus KPK Kota Parepar.

Tiga Alet Percasi Dapat Rekomendasi Percasi Wilayah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Tiga atlet Junior Percasi Parepare mendapat kepercayaan dari Pecasi Wilayah Sulawesi Selatan untuk mengikuti pelatihan PB Percasi online. Tiga atlet itu yakni, Naila Farafizah Poga, Bayu Wicaksono Susilo dan Fausan Wicaksono Susilo.

Hal itu ditandai dengan Surat Rekomendasi Percasi Wilayah Sulawesi Selatan bernomor :0127/PENGPROV/XII/2020 tanggal 04 Desember 2020, ditandatangani Ketua Umum Percasi Sulawesi Selatan Prof DR HM Wasir Thalib. MS.

Surat itu menerangkan ketiga nama tersebut direkomendasikan untuk menjadi peserta pelatihan online pecatur junior Indonesia yang dilaksanakan oleh Percasi Pusat.

“Dari 24 Kabupaten dan Kota di wilayah Sulawesi Selatan, hanya atlet Kota Parpare yang mendapat rekomendasi dari wilayah. Ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Percasi Parepare,”ujar Ketua Percasi Parepare Drs Muhlis Salam, M.Si, melalui Pelatih Percasi Parepare Muhsing, Jumat (01/01/21).

Muhlis Salam mengatakan, Tentunya hal ini menjadi motivasi bagi Percasi Parepare untuk persiapan Pra Porda dan Porda Sinjai-Bulukumba 2021-2022 mendatang.

Dia mengaku bangga dengan kepercayaan Percasi Sulawesi Selatan yang telah memberikan ruang kepada atlet-atlet muda Parepare. “Atlet-atlet muda kita ini adalah para atlet-atlet yunior yang berhasil meraih medali emas pada Porda XVI di Kabupaten Pinrang pada 2018 lalu.” katanya

Diharapkan dengan kegiatan pelatihan PB Percasi online ini mampu meningkatkan kemampuan anak-anak. “Ini menjadi modal besar untuk meraih target juara pada Porda mendatanga,”tutupnya.(*)

Ringankan Beban Masyarakat, PLN Jalankan Perpanjangan Stimulus Covid-19 Hingga Maret 2021

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN kategori rumah tangga daya 450 VA dan 900VA bersubsidi, serta kategori bisnis dan industri daya 450 VA hingga bulan Maret 2021. Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu dan rentan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menindaklanjuti kebijakan pemerintah tersebut, PLN siap untuk melanjutkan dan menyukseskan penyaluran stimulus tersebut. Seluruh pelanggan yang berhak mendapatkan pembebasan tagihan maupun diskon sudah dimasukkan dalam sistem sejak pemberian stimulus Covid-19 sebelumnya.

Stimulus covid bagi pelanggan PLN sudah mulai bisa dinikmati pada tanggal 7 Januari 2021.

“Secara sistem kami sudah siap untuk kembali menyalurkan, karena ini sifatnya perpanjangan. Kami optimis penyaluran dapat berjalan dengan baik,” ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril.

Bagi pelanggan rumah tangga, program ini memberikan diskon 100% kepada pelanggan listrik kategori daya 450 VA dan diskon 50% kepada pelanggan kategori daya 900VA bersubsidi yang sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial. Demikian juga untuk pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA akan diberikan 100% tagihan listrik

“Kami pastikan pemberian stimulus ini tepat sasaran, khusus kategori rumah tangga sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial,” ungkap Bob.

Sama seperti sebelumnya, bagi pelanggan pasca bayar, bantuan ini akan langsung masuk dalam tagihan masing-masing pelanggan, sementara untuk pelangan prabayar atau yang menggunakan sistem token, besaran bantuan diberikan sama dengan bantuan di Tahun 2020.

Token listrik stimulus Covid-19 bisa didapatkan melalui website, dengan cara:

1. Buka Alamat www.pln.co.id kemudian pilih menu Stimulus Covid-19 (Token Gratis/Diskon).
2. Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter.
3. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar.
4. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

PLN juga menggunakan layanan WhatsApp untuk mempermudah pelanggan mendapatkan token listrik dengan cara:

1. Buka Aplikasi WhatsApp.
2. Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan.
3. Token gratis akan muncul.
4. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Selain melalui situs web PLN dan layanan WhatsApp token stimulus juga bisa didapatkan melalui aplikasi PLN Mobile dengan cara:

1. Buka Aplikasi PLN Mobile.
2. Klik “PLN Peduli Covid-19” pada bagian Info & Promo.
3. Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter.
4. Token gratis akan muncul.
5. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

“Kami buat banyak pilihan akses, supaya pelanggan makin mudah untuk mengambil token stimulus listrik ini,” ucap Bob.

Untuk menjangkau pelanggan di daerah terpencil, PLN juga akan bekerjasama dengan perangkat pemerintah setingkat Kecamatan/Desa/Kelurahan untuk memastikan bantuan listrik selama pandemi Covid-19 dapat diterima masyarakat.

Dari sisi jumlah penerima stimulus Covid-19, pelanggan Rumah Tangga 450VA adalah sebanyak 24,16 juta pelanggan, sedangkan pelanggan 900VA Bersubsidi sebanyak 7,87 juta pelanggan. Sementara jumlah pelanggan Bisnis Kecil (B1) dan Industri Kecil (I1) sebanyak kurang lebih 459 ribu pelanggan.

*Kontak:*
Agung Murdifi
Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN
Tlp. 021-7261122
Facs. 021-7227059

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare