32.7 C
Pare-Pare
Rabu, Oktober 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 732

Maju di Pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar, Ini Alasan TQ

0

PAREPARR, RADIOMESRA. COM – Program Ini Bincang Heboh (IBH) Selalu Hadir setisp sabtu jam 09.00-11 00 dengan menghadirkan beragam latar belakang. Pada sabtu (27/11/21) IBH Menghadirkan Politisi dan juga pengusaha H. Taqyuddin Djabbar (TQ).

Dalam program IBH Sabtu Lalu Ketua Dewan Pakar ICMI sulsel tersebut mengungkapkan alasannya ikut bergabung mendaftarkan diri dalam suksesi Ketua Golkar DPD II Parepare. Menurut TQ, Golkar merupakan partai terbesar di sulsel khususnya Parepare sehingga segala keputusan kepartaian Golkar akan berdampak signifikan pada masyarakat Parepare.

“Kita tahu bahwa Golkar di parepare itu penting, Kenapa penting karena merepresentasikan sebagian besar masyarakat Parepare jadi keputusan partai Golkar itu merepresentasikan sebagian besar masyarakat Parepare karena dia sekarang menduduki 5 kursi berarti 20% dari total pemilih memilih Golkar itu artinya apa yang menjadi jeritan rakyat apa yang menjadi harapan rakyat di pundak Golkar yang terbanyak.” Kata Tq

Lanjut mantan Kepala cabang Toyota Kalla Parepare ini, walau dirinya tidak masuk struktur partai Golkar, namun dirinya masih marupakan kader dari tahun 2004 hingga sekarang.

“Bukan berarti orang kalau sudah kader itu tidak masuk infrastruktur tidak soal. Sekarang ada penjaringan kemarin saya masukkan karena saya mencoba memahami seperti apa rencana niat seorang bapak Dr H Taufan pawe SH MH ini sebagai ketua DPD 1. Saya tahu persis dari ucapan ketika baru terpilih mengatakan bahwa Golkar ini akan saya bawa sebagai partai modern partai profesional. Kita tahu golkar ini sudah menjalani perubahan dari era orde baru sampai sekarang. Dari Mashaf tradisional ke Mashaf  modern. Mashaf  modern Itu demokratisasi demokratisasi itu itu adalah membuka ruang partisipasi publik yang lebih besar.” Kata Tq

Tambah mantan kandidat calon wali kota parepare ini, ketika kemarin dirinya mendengar opini bahwa hanya 1 calon dari partai Golkar maka publik akan kecewa karena partai ini kan partai kader. Dirinya sebagai kader tentu merasa terpanggil untuk menghapus opini tersebut.

“Bahwa partai itu partai kader persoalan menang kalah itu persoalan kedua. Yang penting kita menunjukkan bahwa partai ini punya kader yang banyak sehingga masuklah menjadi dua calon berkompetisi. memang di media mengatakan TQ menantang bu Erna. Kami ingin berjuang untuk membesarkan partai Golkar. Kita juga tahu Pak Topan calon gubernur dari partai Golkar ini soal sinergitas saya merasa dengan masuknya saya mendaftar di DPD 2 Saya merasakan memberikan kerjasama yang komplementer saling melengkapi . ” Terang Tq.

Sebagai kader tambah Tq, ini wujud tanggung jawab bersama untuk membesarkan Golkar. Mereka akan bawa Golkar ke partai modern harus demokrasi dan demokratis.

“Beberapa kali opini yang berkembang itu mengatakan Ibu Erna Rasyid belum memutuskan untuk bersedia bahkan dibentuk tim untuk kemudian Ibu Erna bersedia menjadi ketua Golkar. Artinya di awal tidak sepenuhnya untuk siap tapi karena desakan dari DPD 2 dan restu dari DPD 1 kita tidak salahkan pak wali tentu tidak tentu beliau menginginkan demokrasi buktinya ketika pengambilan formuli selaku dewan pengara menelpon pak tapi dan mengatakan beliau sangat senang bahwa ada kandidat lain masuk.” Jelas Tq

Jaga Sumber Air, Momen HMP BLH PP Tanam Ribuan Pohon Di Sepanjan DAS Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Memperingati Hari Menanam Pohon Tahun ini, BLH Pemuda Pancasila Di dukung Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare menggelar kegiatan di kawasan Wisata Agro Ladoma bacukiki kota Parepare Ahad (28/11/21). Ketua BLH Pp Amri Kalbu di temui usai kegiatan pada tim liputan Radiomesra.com mengatakan pihaknya bersama beberapa komunitas berkomitmen untuk berkolaborasi menjaga lingkungan tujuannya adalah agar melakukan perubahan untuk menghadapi yang namanya krisis iklim

“Badan Lingkungan Hidup Pemuda Pancasila melakukan kegiatan peringatan Hari menanam pohon Indonesia tepatnya hari ini tanggal 28 November 2021. Kami pusatkan di daerah Ladoma di daerah aliran sungai. Dan kami berkolaborasi beberapa penggiat lingkungan baik dari mahasiswa baik dari badan dan lembaga Pemuda Pancasila ikut serta dalam kegiatan ini dan didukung oleh pemerintah kota melalui Dinas Lingkungan Hidup kota Parepare. Dan bertujuan supaya kita berkomitmen untuk berkolaborasi menjaga lingkungan tujuannya adalah agar kita melakukan perubahan untuk menghadapi yang namanya krisis iklim.” Kata Aktivis Mata Ait ini.

Lanjut Kalebbu, karena ini musim tanam dan hari penanaman jadi yang mereka megambil tema adalah tanam tumbuh, rimbun, dan petik artinya Tanam Pohon tumbuh serimbun 1000 buah kehidupan Jangan sampai cuman menanam saja baru Tidak ada hasil. Tujuannya agar bukan cuman hari ini tapi berkesinambungan.

“Kami fokus di daerah aliran sungai karena kenapa karena setiap tahunnya kita sudah dihiasi bencana di setiap tahunnya semua bersumber dari air. Makanya kami fokus di daerah aliran sungai tema yang kami ambil Tanam, Tumbuh, Rinda Petik dengan pohon produktif . Dan pohon yang ada spesifik makanya tema yang kami ambil adalah tanam tumbuh rimbun. Latief ini pohon-pohon bibit-bibit yang produktif supaya bisa dinikmati masyarakat ada jenis itu ada sukun alpukat ada juga dari jeruk manggis ada beberapa jumlah pohon.” Terang Kaleb

Kalebe menambahkan, target untuk ditanam 4 hari berarti sampai 1000 pohon. Sepanjang aliran sungai sampai di daerah di daerah pinggang hilir sesuai observasi sudah melakukan kemarin susur Sungai untuk memerdekakan daerah aliran sungai.

DLH Apresiasi BLH Libatkan Berbagai Pihak Di HMP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – MPC Pemuda Pancasila kota Parepare melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) PP memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia di kawasan wisata Agro Ladoma Ahad (28/11/21). Kegiatan yang di hadiri dan di buka kepala Dinas Lingkungan Hidup Budi Rusdi dan Didampangi Camat Bacukiki Saharuddin serta Ketua MPC Pemuda Pancasila Fadly Agus Mante dan ketua BLH PP Kaleb R Basae.

Kepala DHL Budi Rusdi di temui usai tim liputan radiomesra.com mengatakan kegiatan menanam pohon melibatkan beberapa ormas dan masyarakat serta mahasiswa di parepare berharap dari kegiatan ini ada kepedulian pada semua bagaimana menyelamatkan wilayah aliran sungai dan wilayah hutan yang ada di kota Parepare

“Hari ini kita lakukan kegiatan menanam pohon Indonesia tahun 2021 yang dilakukan tanggal 28 November tahun ini. Kegiatan yang kita lakukan menanam pohon melibatkan beberapa ormas dan masyarakat serta adik-adik mahasiswa di parepare . Kita berharap dari kegiatan ini ada kepedulian pada kita semua bagaimana menyelamatkan wilayah aliran air sungai dan wilayah hutan yang ada di kota Parepare.” Kata Budi

Kedepannya lanjut Budi, ini dapat menjadi daerah penyerapan air sekaligus untuk menghindari longsor yang dapat terjadi dengan adanya lahan kritis di wilayah tersebut.

“Ladoma ini merupakan satu kawasan aliran sungai yang memang patut kita perhatikan untuk kita lestarikan. Dengan adanya penanaman pohon seperti ini kita bisa menjamin kesinambungan sumber mata air yang ada di sekitar Ladoma ini. Kita melakukan kegiatan penanaman pohon di wilayah bantaran sungai dan wilayah sumber mata air yang ada di kota Parepare.” Jelas Budi.

Ia menambahkan, kegiatan hari ini bukan cuman di Parepare tapi seluruh indonesia. Dirinya juga memberi Apresiai PP dan semua yang terlibat. Budi Rusdi menekankan Tanaman harus di lestarikan karena tanaman Adalah penyerapan air patut di jaga di lestarikan.

Senada Camat bacukiki Saharuddin mengapresiasi gerakan yang di lakukan Pemuda Pancasila, bagaimana PP lewat BLHnya menjaga kelestarian lingkungan.

Erna Rasyid Taufan Disebut Sosok Inspirasi Mahasiswa Turki

0

TURKI, RADIOMESRA. COM –  Sejumlah Mahasiwa Turki mengisahkan pertemuan “hebat” bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan di sela kegiatan sebagai delegasi Indonesia di Turki.

Meskipun aktivitas padat dalam kegiatan 7th World Halal Summit yang digelar 25 hingga 28 November 2021 di Istanbul Conggres Center di Turki, namun Erna Rasyid Taufan dikisahkan tetap meluangkan waktu memenuhi undangan para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Turki. Bahkan dengan waktu yang bersamaan di tempat yang berbeda.

Dzaatul Iffah, Anggota PCIM misalnya, ia mengaku jika semangat bertemu Istri Wali Kota Parepare itu lantaran penasaran dengan sosok Erna Rasyid Taufan yang dikenal agamis dan bersahaja. Menurut dia, dari ceramah yang disampaikan ERAT, akronim Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Provinsi Sulawesi Selatan ini, mampu membakar semangat mereka sebagai mahasiswa dirantau orang.

“Semua exited mendengar pemaparan dari Ibu Erna. Bahasanya singkat, santai tapi bermakna dan membakar semangat saya secara khusus. Selain Mahasiswa, saya seorang Ibu rumah tangga dengan 3 anak (1 umur 3 tahun, ke-2 umur 22 bulan, dan ke3 umur 6 bulan). Semuanya saya bawa ke acara beliau juga dengan adik saya yang ikut jaga anak-anak, ipar saya dengan anaknya yang 7 bulan dan tante saya dengan bayinya yang baru lahir kurang sari 2 bulan,” ujar Dzaatul Iffah, mengisahkan.

“Awalnya kami mau naik taksi biar perjalanannya lancar dan tidak rempong karena kebetulan lagi gerimis juga tapi karena waktu itu agak macet jadi beberapa taksi yang saya tahan itu tidak bersedia mengantar, jadi kami memutuskan untuk naik bus meski jalannya jadi lebih jauh,” ungkap dia, Ahad, (28/11/21).

Ceramah singkat Erna Rasyid Taufan bertema “Kepemimpinan dan Kewajiban Menuntut Ilmu” mampu membuat mereka tersadar arti penting belajar dengan sungguh-sungguh meski tanpa penjagaan dan pengawasan orangtua.

“Sebenarnya saya tidak kenal beliau (Erna Rasyid Taufan), saya tahunya Ibu Wali Kota Parepare. Saya diberi tahu mertua saya kalau Ibu Wali orang hebat, agamis dan pasti banyak inspirasi yang bisa didapat kalau ketemu. Itulah yang menyemangati kami untuk berangkat meskipun hujan dan berangin di tengah cuaca dingin, dan benar beliau sosok yang hangat, sosialnya berasa sekali, cerdas dan inspiring women menurut saya,” ungkap Mahasiswa tiga orang anak yang dikenal berasal dari Kabupaten Maros ini.

Kisah dan pernyataan yang sama juga dikatakan Syamsul Hidayat Daud, ST MT. Mahasiswa yang tengah menempuh program Doktoral di Universitas Eskisehir Osmangazi, Turki ini juga mengaku terkesan setelah bertemu dan mendengarkan ceramah Erna Rasyid Taufan secara langsung. “Alhamdulillah bisa bersilaturrahim dengan İbu Erna Rasyid Taufan. Nasehat-nasehat dan cerita-cerita beliau tentang kepempinan dan pengalaman hidup beliau sangat bermanfaat dan sangat relevan dengan kondisi kami mahasiswa di Turki. Tambah berkesan, karena beliau juga menyampaikan dalam suasana kekeluargaan, santai, dan penuh makna,” detail pria yang merupakan Ketua PCIM Turki ini.

Syamsul Hidayat Daud yang diketahui merupakan Dosen Universitas Muhammadiyah Mataram, Nusa Tenggara Barat ini menyebutkan, selain Mahasiswa Turki asal Sulawesi Selatan, ceramah Erna Rasyid Taufan juga dihadiri mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang sedang menempuh kuliah di Turki.

Mahasiswa lain, Ecky juga mengisahkan jadwal ceramah kepada mahasiswa yang berbenturan waktu (waktu yang sama di tempat yang berbeda) namun mampu diakomodir dengan baik oleh Erna Rasyid Taufan yang diketahui ketika itu kondisi ia dalam keadaan kurang fit. “Awalnya kami khawatir karena selain memang peserta yang sudah hadir secara daring dan luring di cafe dan ada kesalahan lokasi karena khawatir terkena macet, kami mengira Ibu Wali tidak jadi hadir. Alhamdulillah beliau hadir menepati janji dan semua teman-teman mahasiswa senang. Ini menambah kesan teman-teman, selain hebat, agamis, sederhana dan ramah, juga menepati janji sehingga menjadi sosok yang pantas jadi inspirator,” paparnya.

“Kami juga berterima kasih Ibu Wali dan rombongan rela meninggalkan lokasi sebelumnya dan mengejar jadwal yang sudah ditentukan mengurus taksi dan kebutuhannya sendiri menuju lokasi yang benar. Itu tentunya hal yang sangat kami apresiasi, keridoan dan kerendahan hati beliau untuk tetap bisa menyempatkan bersilaturahi dengan kami secara langsung dan zoom,” urai dia.

Muh Aunul Muwaffaq, Anggota PCIM lainnya juga tidak ingin ketinggalan. Ia mengaku sosok Erna Rasyid Taufan merupakan inspirasitor mahasiswa. “Inspirasi tokoh wanita yang mau berbaur dengan mahasiswa itu sangat terkesan dari kami. Beliau tidak melihat kami saat ini hanya sebagai mahasiswa, melainkan melihat kami yang sedang bersiap untuk berkontribusi di masyarakat melalui keahliannya masing masing 10-15 tahun ke depan dalam jangka yang panjang. Sesungguhnya pengalaman hidup yang sangat berharga kami dapatkan dari ceramah Ibu Erna Rasyid Taufan,” timpal dia.

“Untuk acara tausiyahnya sendiri, beliau memberi banyak sekali ilmu baru dan di antara ilmu itu kami kamudian mengingat kembali tujuan awal kita kre Turki yaitu menuntut ilmu. Di luar dari tausiyah utama, selama perjalanan Ibu juga banyak cerita mengenai hikmah-hikmah kehidupan sehingga kita sebagai pelajar banyak sekali mengambil pelajaran dari perlajanan hidup beliau dan memotivasi kita untuk terus berkarya dan berbuat baik. Beliau adalah sosok yang sangat menginspirasi bagi kami seorang pelajar ini,” tandas dia.

Pada kesempatan itu, Erna juga memberikan cendera mata berupa buku karyanya berjudul Alquran dan Rahasia Usia 40 tahun kepada mahasiswa yang tergabung dalam kelompok PCIM Turki. (*)

Berlangsung Objektif dan Tidak Diintervensi H. Surianto Berharap Konfercab PWI Parepare-Barru Hasilkan Figur Yang Jelas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Jelang pelaksanaan Konferensi Kabupaten/Kota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare Barru, berbagai harapan disampaikan sejumlah tokoh masyarakat di daerah tersebut. Salah satunya dari Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Parepare, H. Surianto yang berharap dalam Konferkab Parepare-Barru dimana untuk memilih ketua, agar seluruh peserta atau pemilik hak suara agar dapat memberikan pilihan secara objektif dan tidak diintervensi.

Hal itu, kata H Surianto, tujuannya agar ketua yang terpilih nantinya adalah yang terbaik dan mampu membawa kemajuan organisasi, bukan sebaliknya. PWI ini adalah wadahnya wartawan, dan yang paling tahu itu adalah anggotanya yang menurut mereka cocok untuk memimpin. Sehingga tidak ada intervensi apapun bentuknya.

“Kemajuan organisasi PWI, diyakini akan mampu ikut mendorong kemajuan daerah demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat. Carilah figur yang jelas bukan karbitan atau dipaksakan. Maka pilih secara objektif dan bisa bekerja sama,” ungkapnya, Jumat, (26/11/21) di Warkop 588.

Dari data yang dihimpun, hingga saat ini baru tiga figur yang telah menyatakan siap untuk berkompetisi dalam konferkab Parepare-Barru. Ketiganya yakni Pemred Harian Parepos, Ade Cahyadi, Devisi Event dan Promosi Harian Parepos yang kini menjabat Plt Ketua Parepare-Barru Andi Mulyadi dan Plt Sekretaris PWI Parepare-Barru, Abdul Razak Arsyad.(*)

Mengerti Kebutuhan Fashion Kamu, 3 Second Family Terus Hadir Upgrade Produk

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Head Promotion 3 second Family Store Muh. Dadan Sofyan mengungkap jika 3 second merupakan brand lokal yang sudah eksis bertahan selama lebih dari 20.

“Kita itu brand lokal umur 3 second sendiri sudah lebih 20 tahun sampai sekarang kemarin ada badai pandemi Alhamdulillah kita masih survive dan kita masih bisa buka toko-toko mudah-mudahan di parepare ini sekitarnya kita brand lokal memang kalau ada brand lokal yang kualitasnya bagus kenapa kita beli yang lain, yang kedua sampai helm Bos boxer jam tangan.” Kata Dadan.

Lanjut Dadan, memang untuk secara produk inovasi produk itu 3 second terus-menerus melakukan apalagi grading grading produk karena memang itulah yang bisa membuat customer loyal karena kalau ke toko produknya itu-itu saja orang lama-lama bosan makanya fi3 second Family ada inovasi terus-menerus.

“Di dunia marketing filosofinya 3 detik itu kita punya kewajiban bagaimana caranya customer yang masuk ke toko kita 3 detik itu sudah bisa jatuh cinta sama produk yang kita buat untuk 3 detik itu kita sangat menghargai menjaga waktu selanjutnya untuk bapak-bapak kita ada brand apa bedanya untuk produk gaya kamu ini masuk ke yang dewasa muda kenapa karena secara desain segmentasi kita untuk ke sana kenapa itu buat dibuat karena memang untuk family teriakan ini khusus di parepare itu memang semua keluarga bisa kita fasilitasi untuk berbelanja di toko untuk kebutuhannya untuk masalah harga memang lebih terjangkau untuk sekelas brand yang sudah lama istilahnya ada yang mewakili brand lokal yang sudah menasional mudah-mudahan nanti bisa lebih maju lagi.” Terang Dadan.

Selama Pandemi Pendapatan Perparkiran Menurun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan kota Parepare Aryun Handayana mengungkapkan Terkait target pendapatan yang lebih tujuh ratus ini tahun lalu 2020 dishub kehilangan 2 pendapatan, 2 titik kantong parkir pertama rumah sakit andi makkasau yang sebelum pandemi kurang lebih 900 rbu sampai 1 juta perharinya

“jadi Mulai april 2020 kami di sektor perparkiran ini kehilangan 2 pendapatan, 2 titik kantong parkir pertama rumah sakit andi makkasau yang sebelum pandemi kurang lebih 900 rbu sampai 1 juta perharinya yang semenjak pandemi hilang dan Sekitaran lapangan andi makkasau dan sekitarnya tutup. Jadi, kurang lebih kehilangan potensi 1.500.000 perhari dan sampai sekarang ini Sudah 1.300.000 pemasukan dari Rumah sakit andi makkasau 200-300 perhari sudah ada pemasukan jadi sampai saat ini kehilangan kurang lebih 1.500.” Kata Aryun.

Lanjut Aryun, Seandainya tidak pandemi lebih 1 miliar yang didapatkan Dan tentang pihak ketiga ia menegaskan jika mereka mampu melakukan pengelolan secara profesional hal tersebut tidak menutup kemungkinan tergantung dari pimpinan

“Seandainya tidak pandemi lebih 1 miliar yang didapatkan tapi pihak ketiga secara propesional mampu melakukan mengelolaan parkiran kenapa tidak, cuman di uptd parkiran Teknis adapun dipihak ketiga cuma urusan pimpinan di atas di uptd. Kami terkenal di SDM dan jukir harus ada pelatihan dulu cara mengoperasikan alat elektonik, jadi insya allah kedepan jukir kami garda terdepan dalam melakukan pendapatan dan kedepan akan memberi reward kepada jukir yang betul betul melaksanakan pelayanan Good servis.” Ungkapnya.

Jika APBD Terlambat atau Tidak Di Sahkan, Ini Sanksi Yang Di Peroleh Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Ketua DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsul Alam mengungkapkan lewat Program obras Radio Mesra Jumat (25/11/21) Pentingnya penetapan APBD tepat waktu. Jika tidak maka yang rugi bukan hanya pemerintah tapi juga masyarakat.

“Oleh karna itu begitu pentingnya,maka ada sanksi dan juga tidak boleh buntu atau tidak boleh tidak ada jalan keluar karna ini menyentuh hak Hajat hidup orang, harus ada solusi yang di berikan undang undang namun demikian apabila tidak tepat waktu kalau bayaran rugi maka berarti masyarakat juga rugi, biasanya penetapan APBD tepat waktu itu akan mempengaruhi opini penilaian oleh BPK itu salah satu, kedua, biasanya kita mendapat dana insentif daerah tahun lalu mendapat 55 miliar lebih itu kemungkinan tidak kita dapat itu kelebihan nah.” Jelas Rahmat.

Ketua Hikma Parepare ini juga menjelaskan kalau kita tidak dapat bukan pemerintah yang rugi masyarakat yang rugi karena uang dari pusat tidak turut karena tidak melaksanakan penetapan APBD tepat waktu. Itu yang menjadi kerugian.

“nah bagaimana dengan sanksi disitu juga dijelaskan di undang undang 23, PP 12, kemendakri 77 dan seterusnya bahwa mengatakan apabila penetapan APBD tidak tepat waktu maka dikenakan sanksi bagi DPRD dan kepala daerah dan ini juga ada kelanjutan pasalnya apabila penetapan persetujuan APBD tidak di sahkan dan dikarenakan oleh kepala daerah maka kepala daerah kena sanksi selama 6 bulan tidak terima gaji dan apabila ditetapkan anggota dewan dan anggota dewan dikenakan sanksi.” Terang Rahmat

Unik, Etnik, dan Estetik, Busana Rancangan Erna Rasyid Taufan Di minati Istri Konjen RI

0

TURKI, RADIOMESRA. COM – Istri Konsulat Jenderal (Konjen) RI, Novianti As’ari mengaku tertarik dengan desain baju hasil rancangan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Parepare, Erna Rasyid Taufan.

Selain karena produk asli Indonesia, ia juga melihat desain rancangan Erna Rasyid Taufan terbilang unik, etnik, dan estetik. Baju etnik Islami yang dibalut limbah-limbah kerang-kerangan menjadikan baju karya Erna Rasyid Taufan menjadi menarik dan unik.

Informasi ini disampaikan oleh Koordinator Delegasi Indonesia, Irfan melalui pesan WhatsApp, Jumat, (26/11/2021).

“Pihak Konsulat Jenderal RI menghubungi kami dan mengatakan bahwa Ibu Konjen tertarik untuk mengenakan desain buatan Indonesia khususnya bercorak karya Ibu Erna,” ujar Irfan.

Bahkan kata dia, Istri Konjen RI juga meminta rombongan Erna Rasyid Taufan mengantar langsung.

“Kami diminta mengantarkan sendiri dan beliau akan mengenakan pakaian rancangan (Erna Rasyid Taufan) kepada Ibu Konjen,” paparnya.

Salah satu baju rancangan terbaru Erna Rasyid Taufan adalah busana bertema batik khas Parepare.

“Bahan selain batik motif khas Parepare juga dicampur dengan bahan tenun Tana Toraja,” timpal Erna Rasyid Taufan yang diketahui Desainer kondang nasional ini.

Balutan batik itu yang dirancangnya dikombinasi dengan ciri khas masyarakat pesisir, yakni limbah kerang-kerangan. (*)

Lewat Penelitian, LPPM Unhas dan Pemkot Parepare Sinergi Kembangkan Pariwisata

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare mengadakan pertemuan dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar membahas rencana pelaksanaan penelitian dan hilirisasi hasil penelitian di Parepare.

Pertemuan berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu, (24/11/21).

Pemkot Parepare diwakili oleh Sekda Parepare H Iwan Asaad dan Asisten II Suriani. Sementara tim peneliti dipimpin oleh Ketua LPPM Unhas Prof Dr Andi Alimuddin Unde.

Pertemuan itu mengerucut membahas sektor pariwisata Parepare. Melalui kerja sama ini, diharapkan pariwisata Parepare juga maju, sama dengan sektor pendidikan dan kesehatan.

“Dengan diskusi bersama Tim LPPM dari Unhas ini, kita akan menjadikan sebagaimana keinginan Wali Kota Parepare dan Wakil Wali Kota Parepare yakni branding di bidang kepariwisataan menghadirkan wisata halal di Parepare,” ungkap Sekda Iwan Asaad.

Iwan berharap, SKPD terkait dapat bersinergi untuk menyambut dukungan dari LPPM Unhas.

“Banyak daerah lain menginginkan program yang dibawa oleh Unhas ini. Tetapi kita mau bahwa mungkin matahari itu akan hadir di Kota Parepare untuk menerangi Sulawesi Selatan,” kata Iwan.

Sementara Ketua LPPM Unhas Prof Alimuddin Unde mengatakan, tujuan kunjungan di Parepare adalah untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui hasil riset yang telah dilakukan Unhas.

Sehingga dengan demikian, kata dia, Unhas tidak hanya memberi kontribusi dalam hal peningkatan sumber daya manusia tetapi membantu ekonomi masyarakat melalui upaya riset yang telah dilakukan.

“Kami di sini bagaimana riset-riset itu bisa diterapkan di masyarakat sehingga mendorong ekonomi masyarakat dari hasil riset itu,” harap Prof Alimuddin.

Dia mengemukakan, semua daerah diberi kesempatan dan peluang dalam hal mengimplementasikan hasil riset di Unhas. Unhas menunggu respons dari daerah.

“Kota Parepare ini sangat merespons kami. Pemda Parepare ini dan jajarannya datang di Unhas beberapa waktu lalu melakukan diskusi terkait program-program yang akan dijalankan. Makanya kita juga merespons Pemda Parepare,” terang Alimuddin.

Alimuddin mendorong pengolahan lahan di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, karena Parepare tidak punya lahan untuk pengembangan budidaya.

“Tapi kami mencoba mendorong bagaimana pengolahan dari semua sektor itu. Jadi Parepare menjadi pusat pengolahan dari berbagai sektor dari hasil riset kami,” tandasnya. (*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare