25.4 C
Pare-Pare
Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 730

Warga Soreang Apresiasi Komisi II Perjuangkan Bansos Bagi Warga Disabilitas Kusta

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Masyarakat Lauleng Soreang mengapresiasi perjuangan komisi II DPRD parepare yang telah memperjuangkan bantuan sosial bagi warga di stabilitas kusta. Hal tersebut di ungkapkan umar mewakili kerukunan warga pada program obras jumat (08/01/21).

“Apa yang diperjuangkan oleh komisi II dengan warga di stabilitas kusta ini sudah diterima di anggaran perubahan kemarin terkait bantuan sosial bentuk sembako khusus kepada warga di stabilitas kusta itu sudah diperjuangkan komisi II Alhamdulillah masyarakat sudah menikmati yang mana kemarin itu melalui SKPD dinas kesehatan.” Kata Umar.

Meski penyaluran seharusnya lewat dinas kesehatan tambah umar tapi karena mungkin pendistribusiannya berubah lagi akhirnya dipindahkan ke dinas sosial.

“Ini sudah difasilitasi dan sudah terealisasi dengan baik walaupun saya dengar dari ketua kerukunan mengatakan belum 100% dan usulannya di proposal yang masuk terealisasi tapi mereka sudah sangat memahami terkait yang sudah direalisasikan dinas sosial kota Parepare mudah mudahan harapannya tahap berikutnya bisa 100% terealisasi.” Terang umar

PJU Harap Masyarakat Aktif Manfaatkan Nomor Aduan Pada Tiang Lampu Jalan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Salah satu cara yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare melalui Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, yakni dengan cara menyiapkan nomor aduan yang dipasang di setiap tiang lampu jalan.

Kepala UPT PJU Kota Parepare, Burhanuddin mengatakan, masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan layanan ini, sehingga ia mengimbau masyarakat agar langsung menghubungi nomor maintenance centre yang disediakan jika ada gangguan lampu jalan di wilayahnya.

“Kita berharap masyarakat punya kepedulian untuk melaporkan lampu jalan yang mengalami gangguan atau kerusakan karena kami sadar meskipun kami ada tim pemantau yang bekerja siang malam keliling Parepare menelusuri jalan-jalan lorong tapi juga kami akui bahwa tidak semua bisa kami jangkau. kami di PJU juga berharap kepada masyarakat untuk proaktif melapor langsung ke layanan pengaduan yang telah disiapkan.” kata Burhanuddin.

Lanjutnya Tim dari PJU ini terkadang harus konfirmasi terkait titik Lampu yang dilaporkan karena informasi saat pengaduan itu tidak jelas sehingga harus menghubungi langsung.

“Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa prosedur yang kami jalankan selama ini untuk mengefisienkan waktu tenaga maka ketika masyarakat mengadu ke layanan pengaduan PJU maka yang kami harus lakukan secepatnya adalah mensurvei atau mengecek langsung aduan masyarakat. untuk memastikan seperti apa masalah yang ada di lapangan. sehingga ketika tim pemeliharaan yang akan turun untuk memperbaiki itu sudah punya persiapan perencanaan baik itu material maupun kesiapan teknisi untuk mempercepat layanan.” Jelas Bur Panggilan Akrab Burhanuddin.

Ia menambah prosedur itulah yang PJU lakukan jika ada keterlambatan itu hanya terkait dengan kebetulan banyak pengaduan masuk yang harus di layani. “Jadi itu yang kami runut yang harus kami yang mana duluan ya itulah yang kita dahulukan seperti itu dari kami di PJU.” Terang Bur.

PJU lanjut Bur menyiapkan nomor aduan, masyarakat tinggal menghubungi nomor 0811417345 dan itu tertera di setiap lampu jalan yang terpasang.

Legislatif Demokrat Bagikan APD Puskesmas Di wilayah Soreang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Legislatif Partai Demokrat H. Yansmid Rahman Bergerak membagikan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) Pada sejumlah Puskesmas Di wilayah kecamatan soreang Jumat (08/01/21)

“Betul saya memberikan bantuan APD ke beberapa puskesmas yang ada di wilayah Soreang yaitu Puskesmas lakessi, Puskesmas cempae, Puskesmas lauleng, adapun tiap Puskesmas mendapatkan 10 APD. yang mana saat ini corona di wilayah Soreang meningkat dan merupakan yang tertinggi diantara kecamatan yang ada di kota Parepare.” Kata Haji Kiki Panggilan Akrab Yangsmid Rahman.

H. Kiki melanjutkan, oleh sebab itu dirinya tergerak sebagai wakil rakyat yang berada di wilayah Soreang untuk memberi perhatian kepada beberapa puskesmas ini yang ada di wilayah Soreang.

“Sebagai bentuk peduli dan ikut memberi perlindungan APD kepada tenaga kesehatan kita yang ada dipuskesmas puskesmas tersebut. saya berharap covid ini cepat teratasi dan kita secepatnya hidup normal lagi seperti dulu dimana silaturahim silaturahim kita bisa terjalin lagi tanpa ada waswas.” Harap Anggota DPRD 3 periode itu

Secara akumulasi, dari 714 kasus terkonfirmasi hingga kamis,  (07/01/21) sebaran tertinggi di Kecamatan Soreang 242 kasus, Bacukiki Barat 190 kasus, Ujung 176 kasus, dan Bacukiki 106 kasus.

Namun kasus yang aktif tersisa 116 orang. Kasus aktif ini masing-masing dirujuk ke Makassar 5 orang, dirawat di RSUD Andi Makkasau 30 orang, RS Sumantri 26 orang, rawat jalan 29 orang, dan isolasi mandiri 26 orang,

Sementara sampai hari jumat (08/01/21) sudah 576 pasien Covid-19 yang sembuh, menyusul ada penambahan 7 pasien sembuh per 7 Januari 2021.

Mentan Jamin Pasokan dan Stabilkan Harga Kedelai

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengunjungi pengrajin tahu tempe dan sekaligus melakukan gerakan stabilisasi pasokan dan harga pasar kedelai di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (07/01/21). Gerakan stabilisasi ini dengan menggandeng Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) serta Asosiasi Importir Kedelai Indonesia (Akindo), dengan harga kedelai Rp 8.500 per kg di tingkat pengrajin sehingga kebutuhan kedelai terpenuhi.

Mentan SYL mengatakan konsumsi kedelai impor cukup tinggi karna harganya jauh lebih murah dibandingkan kedelai lokal. Saat ini kenaikan harga terjadi secara global sehingga menimbulkan kendala di pasar lokal.

“Konstraksi pada kedelai terjadi secara global. Selama ini tempe tahu yang kita konsumsi banyak menggunakan kedelai impor karna harganya lebih murah. Pasokan kita aman, namun memang harga naik karna negara produsen mengalami kendala,” ucap SYL.

SYL menegaskan Kementan bersama dengan stakeholder saat ini bersama dalam menjaga stabilitas harga kedelai di tengah polemik kenaikan harga yang terjadi saat ini. Ada 3 agenda yang akan dilakukan Kementan untuk terus memantau pasokan dan harga kedelai dalam negri.

“Pertama agenda SOS yakni stabilisasi harga, pasokan tidak boleh ada yang terganggu sehingga ketersedian harus dipastikan aman. Harga tidak boleh terlalu turun dan tidak boleh terlalu naik, khawatirnya konstraksi ini hanya sementara,” ujarnya.

Mentan menambahkan agenda SOS menjadi agenda 100 hari. Kedua, agenda temporary yakni dalam 200 hari kedepan produktivitas lokal harus ditingkatkan. Ketiga, agenda panjang Indonesia bisa suplay kebutuhan kedelai secara mandiri sehingga saat negara lain mengalami kendala tidak berimbas didalam negeri.

“Masyarakat kita rata-rata pemakan tahu tempe jadi kedelai ini tidak boleh bersoal. Kita segera lakukan langkah konkret dilapangan sebagai upaya menstabilkan harga dulu. Mudah mudahan harga stabil bukan hanya di Jakarta namun di Jawa, serta daerah lain juga,” terangnya.

Selain itu, SYL pun mendorong pengrajin tahu tempe untuk menggunakan kedelai lokal pasalnya kualitas lebih bagus dibanding kedelai impor. Oleh karenanya, ia memfokuskan program tahun 2021 ini termasuk dalam peningkatan produksi kedelai.

“Kami siapkan pasokan kedelai kokal, produksi kita genjot. Kedelai kita pendek-pendek, manis dan disukai masyarakat sehingga ke depan dorong budidayanya. Sesuai arahan Presiden Jokowi, hal ini untuk penuhi kebutuhan pengrajin tahu tempe. Kita carikan jalan keluarnya agar harga tahu tempe dengan kedelai lokal harganya terjangkau,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Agung Hendriadi mengatakan lauching operasi pasar tersebut merupakan lanjutan dari upaya pengendalian harga dan pasokan yang dilakukan Kementan menggandeng Gapoktindo dan Asosiasi Importir Kedelai Indonesia (Akindo) yang sudah dilakukan pada 5 Januari lalu.

“Pertemuan antara Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia dan Asosiasi Importir Kedelai Indonesia kemaren sudah dilakukan untuk menyepakati langkah langkah yang bisa dilakukan dalam menstabilkan harga,” ucap Agung.

Agung mengatakan berdasarkan kesepakatan tersebut maka dalam 100 hari pasokan dan harga kedelai bisa stabil khususnya pulau jawa, berdasarka surat edaran harga di pengrajin Rp.8.500 per kg.

“Mekanisme distribusi dipotong untuk menekan harga distribusi sehingga nanti importir langsung ke pengrajin. Acara launching ini juga menjadi bukti dimulainya kesepakatan ini,” kata Agung

Ketua Umum Gapoktindo, Aip Syarifuddin mengapresiasi upaya pemerintah dalam menstabilkan harga di kalangan pengrajin. Dirinya mengaku saat ini produksi sudah kembali berjalan lancar dan pengrajin tahu tempe saat ini sudah bisa merasa aman dengan harga yang sudah disepati.

” Terima kasih Menteri Pertanian, Pangdam untuk langkah konkret nya. Ini benar benar sangat membantu. Kini harga dari Akindo sudah Rp 8.500 perkilogram dan kami tidak menaikkan sepeser pun di pengrajin,” tukas Aip.

HAB Ke-75, Kemenag Beri Apresiasi 20 Pegawainya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) merupakan Hari Lahirnya Kementerian Agama (Kemenag) yang digelar setiap Tahun, dari kegiatan upacara, lomba-lomba, pengadaan doorprize, hingga pemberian penghargaan bagi pegawai lingkup Kemenag.

HAB Ke-75 yang biasanya digelar diluar lapangan kali ini digelar di dalam ruangan, baru ini Kemenag Parepare menggelar rangkaian HAB Ke-75 di Aula Kemenag, Selasa (5/1/2021).

Rangkaian HAB Ke-75 dilakukan dengan tetap menaati protokol kesehatan, menghadirkan hanya beberapa pegawai lingkup Kemenag Parepare, diantaranya para Kepala Seksi, Kepala Madrasah serta para penerima penghargaan.

Kakan Kemenag Parepare, H. Abdul Gaffar saat memberikan sambutan mengatakan senantiasa memberikan perhatian khusus bagi yang punya kualitas dan profesionalitas dalam menjalankan aktifitas.

“Seluruh jajaran kementerian agama baik yang PNS atau punya non PNS atas dedikasi dan kerjasama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing selama menjalankan tugas di tahun 2020 ini. kami kepala kantor kementerian agama senantiasa memberikan perhatian khusus bagi teman-teman yang punya kualitas punya profesionalitas dalam menjalankan aktivitas sebaliknya teman-teman yang kurang dalam melaksanakan tugas insyaallah kami akan tetap mengadakan pembinaan terkait dengan peningkatan sumber daya manusia yang ada di kota Parepare. sekali lagi selamat saya ucapkan kepada teman-teman baik yang honorer itu membuktikan bahwa bukan saja ASN yang kami perhatikan non asn pun tak luput dari perhatian kami.” Kata H. Gaffar.

Sebanyak 20 pegawai lingkup Kemenag Parepare menerima penghargaan pada HAB Ke-75, nama-namanya sebagai berikut:

1. Muhammad Ridwan AR, S.Ag.,M.A, Guru MAN 2 kategori Guru PNS Teladan.
2. Nurul Amaliah, S.Pd.I, Guru MI DDI Ujung Lare kategori Guru Non PNS Teladan.
3. Haedil, S.Pd, Guru pada MAS Al Badar Bilalang kategori Guru Berprestasi.
4. Nur Aisyah Syam, S.Ag, Guru MTs DDI Taqwa kategori Guru PNS Kreatif.
5. Saharia, S.Pd.I, Guru RA UMDI Ittihad La Batu kategori Guru Non PNS Kreatif.
6. Nurhayati Wangka, S.Pd, Guru MTsN Parepare kategori Guru PNS Inovatif.
7. Said Jusman, S.Pd.I, Guru MIS DDI Kampung Baru kategori Guru Non PNS Inovatif.
8. Syaiful Mahsan, S.Pt.,M.Si, Kepala Madrasah MAN 1 kategori Kepala Madrasah Isnpiratif/Inovatif.
9. Dr. H. Faisal, S.Pd.I., M.Pd.I, Guru PAI UPTD SDN 3 kategori Guru PAI Teladan.
10. H. Muh. Dahlan, S.Pd.I., M.Pd.I, Kepala Sekolah/Guru PAI UPTD SDN 24 kategori Guru PAI Berprestasi
11. Mukarramah Mahbub, SH.I, Guru PAI UPTD SDN 30 kategori Guru PAI Kreatif.
12. H. Muhammad Nasir, S.Ag., M.A, Guru UPT SMAN 1 kategori Guru PAI Inovatif.
13. Amir Said, S.Ag.,M.A, Kepala KUA Bacukiki Barat kategori KUA Teladan.
14. Asman, S.Ag., M.Pd.I, Penyuluh Agama PNS KUA Soreang kategori Penyuluh Agama PNS Inovatif.
15. Zulfajar Najib, S.Kom.I, Penyuluh Agama Non PNS kategori Penyuluh Agama Non PNS Inovatif.
16. Abul Khaer, S.Pd, Staf pada Seksi Pendidikan Madrasah kategori Pegawai Non PNS Kreatif.
17. Indah Sari, S.E, Staf pada Sub Bagian Tata Usaha kategori Pegawai Non PNS Inovatif.
18. Mursalim, Pegawai Non PNS Paling Rajin.
19. Dr. Muhammad Idris Usman, S.Ag., M.A, Kepala seksi Pendidikan Madrasah kategori Kontributor Berita Humas Terbanyak.
20. Nurhasman, S.Pd.I, Bendahara MAN 2 kategori Pengelola Laporan Keuangan Kreatif/Inovatif.

Taekwondo Parepare berjaya di Ajang The Best Of Indonesia International Chang Moo Kwan E Poomsae Championship

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kembali atlet olahraga Kota Parepare mengukir prestasi di kejuaraan internasional. Kali ini, atlet taekwondo Parepare berjaya di ajang The Best Of Indonesia International Chang Moo Kwan E Poomsae Championship di Yogyakarta, 27-29 November 2020. Di ajang ini, atlet Parepare mendulang medali perak dan perunggu.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parepare, Dr Parman Parid menyerahkan Medali perak dan perunggu itu bersama sertifikat secara simbolis dalam seremoni di Aula Paputo Beach Parepare, Rabu, (06/01/21).

“Saya diminta oleh ketua Taekwondo untuk pengalungan medali ini ada kejuaraan yang diikuti di luar negeri yang sertifikatnya dikeluarkan oleh Taekwondo provensi jogyakarta pertandingannya itu melalui virtual Alhamdulillah ada 10 atlit Yang mendapatkan medali walaupun tidak ada medali emas tapi saya pikir ini sudah pencapaian yg sangat luar biasa.” kata Dr. Parman.

Lanjut Dr. Parman Kejuaraan ini diikuti 20 negara dan ada beberapa atlet yang mendapatkan juara 2 ada 5 orang dan 5 mendapatkan medali perunggu ini pencapaian luar biasa bagi pembinaan Taekwondo Di parepare.

“Kejuaraan ini diikuti 20 negara dan ada beberapa atlet yang mendapatkan juara 2 ada 5 orang dan 5 mendapatkan medali perunggu saya pikir ini pencapaian luar biasa kami dari koni mengapresiasi dengan meluangkan waktu untuk mengadakan pengalungan medali yang dikirin langsung dari jogyakarta sebagai perwakilan untuk indonesia dalam hal kejuaraan internasional yang diikuti oleh 20 negara.” urai Dr. Parman

Atlet Parepare yang meraih medali perak itu adalah Muhammad Suryadi, Muhammad Arief, Rayhan Alfandy, Yunita Ahmad, Sadira Naiya Zafitri. Kemudian peraih medali perunggu masing-masing, Faisal Tangkaba, Summy Tammu, Adelia Qur’aniah, Athaya Apta

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid, RSUD AM Tambah 60 Tempat Tidur

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – RSUD Andi Makkasau Kota Parepare melakulan penambahan kamar dan tempat tidur yang diperuntuhkan sebagai ruang isolasi pasien covid-19. Awalnya berjumlah 36 tempat tidur, kini bertambah hingga 96 tempar tidur. Hal tersebut di ungkapkan Walikota Parepare Dr. HM., Taufan Pawe SH., MH lewat Akun Media Sosialnya, Kamis (07/01/21).

Lanjut wali kota dengan ratusan penghargaan ini, Hal ini dikarenakan RSUD Andi Makassau, tidak hanya merawat warga Parepare, melainkan telah menjadi rujukan dari Kabupaten di Sekitar Kota Parepare seperti Sidrap, Pinrang, Barru, bahkan Mamuju, Sulawesi Barat.

Ia menambahkan, Selain itu kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Parepare juga terus meningkat, per tanggal 6 Januari 2021, kasus positif telah mencapai 696 kasus, dimana 104 kasus masih berstatus aktif.

“Kedepan, kami berharap agar angka terkonfirmasi positif covid-19 tidak bertambah lagi. Hal ini membutuhkan kerjasamata semua untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dalam setiap aktivitasnya.” Tulis Wali kota dua periode tersebut.

Gubernur Sulsel Apresiasi Aparat Kepolisian Tangkap Terduga Teroris Makassar

0

BANTAENG, RADIOMESRA. COM  – Densus 88 menembak mati dua terduga teroris bernisial MR dan SA, di Perumahan Villa Mutiara Cluster Biru, Jalan Boulevard, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu, (06/01/21).

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, angkat bicara soal peristiwa ini. Ia mengapresiasi aparat kepolisian sebagai bentuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya kira masyarakat Sulsel untuk tenang. Karena aparat kepolisian sudah bekerja dengan baik mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi,” kata Nurdin Abdullah, Rabu malam, di Bantaeng.

Ia menegaskan, pemerintah saat ini gencar untuk mengamankan NKRI dari serangan-serangan paham teroris.

“Kita tunggu saja, biar aparat kepolisian bekerja dengan baik. Dan saya yakin ini sesuatu yang baik, yang dilakukan oleh aparat kepolisian,” pungkasnya. Humas Pemprov

BPJS Kesehatan Tegaskan 2021 Iuran BPJS Kesehatan Tetap Mengacu Perpres 64/2020.

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala kantor BPJS Kesehatan Muh. Aras menegaskan untuk tahun 2021 Iuran BPJS kesehatan tetap mengacu pada peraturan presiden nomor 64 tahun 2020. Tapi yang berubah adalah subsidi pemerintah di kurangi dari 16.500 Menjadi 7000.

“Sebenarnya perubahan tarif ini sesuai amanat Perpres nomor 64 tahun 2020 perubahan Perpres itu dikatakan bahwa peserta BPJS mandiri kelas I 150 ribu kelas II 100 ribu dan kelas III 42 Ribu itu dinyatakan per bulan Juli 2020 peserta mandiri kelas 3 Ro. 42.000 tapi yang dibayarkan peserta hanya 25.500 sisanya 16.500 disubsidi pemerintah di Perpres itu juga dinyatakan bahwa per 1 Januari 2021 iuran PBPU adalah 42.000 tapi yang dibayarkan oleh peserta itu menjadi 30.500 sisanya disubsidi pemerintah kalau besar iurannya sebenarnya kelas III itu 42.000 yang berbeda adalah subsidi pemerintah di tahun 2021 per 1 januari 20121 ini subsidi dikurangi dari 16.500 menjadi 7.000.” Kata Aras beberapa waktu lalu.

Lanjut Aras, sehingga yang dibayarkan peserta menjadi 35.000 kalau dilihat dari yang dibayarkan peserta memang ada peningkatan dari sebelumnya yaitu 22.500 menjadi 35.000 dan itu sudah diatur di bulan Juli dengan terbitnya Perpres nomor 64 di situ dinyatakan bahwa jadi hanya kelas 3 yang berubah.

“tentunya pemerintah ada pertimbangan-pertimbangan sebenarnya kalau kita lihat lahirnya Perpres nomor 64 2020 dilatarbelakangi adanya perubahan yang pertama Perpres 82 tahun 2018 kemudian terbit Perpres 75 tahun 2019 setelah Perpres 75 2019 ada yang menggugat yang digugat itu khususnya terkait iuran peserta Mandiri yang sebelumnya Perpres 75 iuran kelas I 160 kelas II 110 dan 42.000 untuk kelas III karena gugatan dikabulkan tidak ada dasar hukumnya lagi maka terbitlah Perpres nomor 64 untuk mendasari iuran peserta mandiri ini jadi ini aturan baru dibuat tapi memang sudah lama dicantumkan Perpres nomor 64 tahun 2020 perJuli.” Jelas Aras.

Aras menambahkan Pihaknya dan pemerintah juga memahami di situasi seperti ini. Yang penting prinsipnya adalah bahwa masyarakat itu betul-betul terdampak covid dan tidak mampu itu bisa melapor ke dinas sosial atau dinas kesehatan nanti diproses dan dapatkan apakah itu dibiayai dari pusat atau PBI atau dibiayai oleh Pemda.

Komisi III Sidak Proyek yang Menyebrang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi III DPRD Kota Parepare Rudy Najamuddin bersama sejumlah anggota lainnya melakukan sidak pada sejumlah proyek proyek yang di laksanakan menyebrang di tahun 2021 Selasa (05/01/21). Rudy mengatakan saat di konfirmasi tim liputan radiomesra.com pihaknya menemukan ada kurang lebih 10 proyek yang terlambat diselesaikan.

“Komisi III mulai hari senin kemarin kita turun memantau mengawasi dan menindak semua proyek-proyek yang mengalami keterlambatan di sini kami menemukan ada beberapa proyek kurang lebih 10 proyek yang terlambat sehingga mereka didenda 1 per 1000 yang kami sayangkan disini adalah ada proyek yang APBD pokok ikut juga didenda ini yang tidak dapat kami terima secara logika kenapa bisa APBD pokok ini ikut didenda.” Kata Pa’Le sapaan Akrab Rudy.

Anggota DPRD Dapil Bacukiki Asal PPP ini lanjut mengatakan, kalau dalam APBD perubahan mungkin masih bisa toleransi karena waktunya yang mepet kalau tapi ini APBD pokok.

“Inikan di lucu ada APBD pokok yang dikerjakan ditri wulan ke 4 harusnya tri wulan ke4 itu yang dikerjakan ya proyek-proyek yang masuk dalam perubahan kenapa ada lagi APBD pokok inilah semua mekanisme-mekanisme ini yang kami memberikan masukan ke wali kota pada saat rapat monitoring evaluasi nantinya agar tidak ada lagi keterlambatan pekerjaan seperti ini khususnya untuk APBD pokok.” Jelas Rudy.

Ia menambahkan kemudian mereka di komisi tiga ini turun dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan itu yang pertama fungsi pengawasan kemudian yang kedua adalah fungsi dewan sebagai anggaran karena mereka di komisi III hampir semua adalah banggar tentu akan membahas anggarannya di DPR. tentu mereka harus turun melihat apakah anggaran ini sudah sesuai dibelanjakan atau bagaimana dilapangan banyak temuan-temuan yang di dapatkan sehingga ini menjadi catatan tersendiri buatkan komisi III yang membidangi ekonomi keuangan dan pembangunan.

“Jadi masih lanjut terus kami lanjutkan nanti semua proyek yang terlambat ini kami minta kepada dinas dinas untuk memberikan RABnya dan gambarnya dan kontraknya. kami minta semua kami pelajari kalau perlu kami akan menurunkan tim audit independen untuk mengaudit semua ini pekerjaan terlambat ya. kemudian kami akan menganalisa nanti apa penyebabnya terlambat adakah apakah ada permainan permainan atau bagaimana ya nanti kita nanti kita pelajari lebih lanjut.” Terang Rudy.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare