32.7 C
Pare-Pare
Rabu, Oktober 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 729

PDAM Kaji Rasionalisasi Tarif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM. – Direktur PDAM Kota Parepare Andi Firdaus Djollong pada program Dialog Khusus Radio Mesra Rabu (15/12/21) memaparkan Jika PDAM Parepare pernah mencoba merasionalkan tarif
tapi menjadi temuan oleh BPK karena posisi laba PDAM masih dianggap rugi.

“Karena tingginya biaya penyusutan dan biaya cadangan sebenarnya tidak ada FCR (full cost recovery) itu tidak. Tarif yang pernah naik 8 tahun lalu itu belum pernah ada penyesuaian sampai sekarang. Tarif 2013 dari tarif terendah PDAM 1000 rupiah per kubik dan itu nanti berlaku tahun 2014.” Kata Andi Firdaus.

Lanjut mantan Anggota DPRD kota Parepare ini, berdasarkan temuan BPKP dan terakhir BPK hampir dua bulan ini diperiksa baru tanggal 5 Desember selesai meninggalkan PDAM 1 permintaannya PDAM itu mesti Full Cost Recovery caranya adalah melakukan penyesuaian tarif.

“Selama 8 tahun ini tidak dilakukan. Tarif dasar kami 3.900 per kubik tarif rendah 1.000 per kubik memang sangat rendah sehingga dari 2 lembaga ini menganjurkan untuk menyesuaikan nanti kita diskusikan dengan DPRD dan Pemkot karena ada perubahan regulasi karena dalam kenaikan tarif itu mesti mulai melalui pintu DPRD tapi di aturan baru ini tidak ada lagi tapi kita tetap diskusikan karena beliau adalah wakil rakyat bagaimana melihat kondisi PDAM dalam rangka penyesuaian tarif sekarang PDAM mengalami kerugian 2,7 M tahun 2021.” Jelas Andi Firdaus.

Tambah Andi Firdaus, karena tingginya biaya dan lain-lain sehingga dengan kerugian Ini mesti melakukan penyesuaian apalagi pertumbuhan pelanggan dalam 1 bulan 84 atau sekitar 1.000 per tahun dan itu sifatnya reguler.

“Sebenarnya kalau bertambah pelanggan itu bagus karena ada biaya lain-lain bisa didapatkan pendapatan non air namanya target kami 25.000 sampai 30.000 Untuk Full Cost Recovery kita berharap di bulan ini kita mengkaji bagaimana proses penyesuaian tarif sebagaimana yang disampaikan lembaga resmi BPKP dan BPK,” Tutup Firdaus.

Pemkot Gelar Orientasi Penyusunan RKPD dan Renja Perangkat Daerah 2023

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Orientasi Penyusunan RKPD dan Renja Perangkat Daerah 2023.

Kegiatan berlangsung di ruang rapat Bappeda Parepare, Selasa, (14/12/21), yang dihadiri semua Kasubag Program SKPD Pemkot Parepare, secara bergilir karena harus mematuhi protokol kesehatan.

Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun yang mewakili Kepala Bappeda Samsuddin Taha membuka kegiatan mengatakan, orientasi ini merupakan kegiatan awal proses perencanaan untuk 2023.

“kami telah melaksanakan orientasi rencana penyusunan kerja pemerintah daerah dan rencana kerja perangkat daerah dengan mengundang semua kasub program disetiap SKPD. Hal ini untuk memberikan informasi lebih awal bahwa rangkaian perencanaan pembangunan kota Parepare untuk tahun 2023 sudah siap dimulai. Kami sampaikan kepada para ketua program bahwa orientasi yang kami laksanakan ini adalah untuk menyamakan persepsi dan memberikan pemahaman terhadap berbagai peraturan perundangan undangan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah.” Kata Zulkarnaen.

Lanjut Zulkarnaen, pihaknya juga memberikan penjelasan terkait keterkaitannya dengan semua dokumen perencanaan sehingga dokumen perencanaan bisa singkron bisa saling mengisi dan bisa saling mendukung dalam pencapaian rencana program daerah dan juga di sampaikan urutan secara tekhnis pengisian dokumen mulai dari isi, bab dokumen perencanaan, dan batas waktu penyelesaian dari dokumen tersebut.

“Dan yang paling inti adalah menganalisis dan mengimplementasikan data daerah dan informasi pembanguna daerah yang diperlukan dalam menyusun dokumen perencanaan daerah. Tapi dari semua hal tersebut yang paling inti disini tahun 2023 adalah tahun terakhir pencapaian RPJMD kota Parepare 2018-2023 maka kami targetkan kepada semua SKPD bahwa semua target di RPJMD dan Rentra di SKPD sudah harus terbaca, tertulis direnja semua SKPD utamanya terkait target capaian SPM dari kementrian.” Terang Zulkarnaen

Zulkarnaen menambahkan ada dibeberapa SKPD ini wajib dan target capaian dan visi misi walikota dan wakilnya parepare 2018-2023 karena RKPD ini adalah merupakan RKPD penutup dalam priode RPJMD walikota dan wakil, semua target yang belum tercapai sasaran yang belum tersentuh sudah harus terbaca didokumen ini.

“Terkait dengan penganggaran kalau masih ada itu nanti dibahas lebih lanjut pada jenjang selanjutnya yaitu dipembahasan kebijakan umum anggaran dan PPAS untuk 2023. Yang jelas proses perencanaan pembangunan Insya Allah sudah mulai berjalan Januari semoga semua stakeholder bisa berfartisipasi memberikan input agar apa yang dilakukan kedepannya bisa berjalan lebih baik masyarakat dapat menikmati dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.” Tutup Zulkarnaen.

Nasdem Parepare Targetkan Walikota dan 7 Kursi di DPRD

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Sepak terjang Partai Nasdem di Kota Parepare menuai hasil menggembirakan. Persepsi publik yang semakin positif, membuat Nasdem Parepare berani menargetkan kemenangan pada Pileg dan
Pilwalkot 2024 mendatang.

Ketua DPD Nasdem Parepare Faisal Andi Sapada memaparkan, sudah 500 lebih warga yang bergabung menjadi kader. Padahal pada Pilkada 2018 lalu, Nasdem Parepare hanya berkekuatan 80 kader.

“Dengan hanya 80 kader bisa mendudukkan empat diantaranya di DPRD Parepare. Maka target 7 kursi nanti sangat realistis,” tegas FAS, yang kini juga menjabat Addatuang Sidenreng.

Keempat legislator Nasdem saat ini, juga dikenal aktif mengawasi kinerja Pemkot. Sekaligus mengawal aspirasi masyarakat. Sehingga masyarakat makin familiar dengan mereka.

“Legislator kita sangat aktif menerima aspirasi masyarakat. Dan menjadi tempat orang-orang kecil mengadukan permasalahannya. Ini penting agar Nasdem bisa memberi manfaat sebesar-besarnya. Dengan sendirinya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” urai FAS.

Begitu pula pada Pilwalkot 2024 mendatang, Nasdem menetapkan target maksimal. Kursi Walikota harus dimenangkan, setelah lepas pada periode lalu.

Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif menyampaikan dukungan penuh dari Nasdem dan Rusdi Masse (RMS), atas perjuangan Nasdem Parepare. Menurutnya, sudah saatnya Nasdem menang di setiap kontestasi.

Maka pada Pilwalkot dan Pileg, Nasdem sudah mempersiapkan figur. “Kita persiapkan kader untuk maju. FAS dan teman-teman yang lain kita harap siap saat partai meminta untuk bertarung, ” tegasnya.

Saat ini, Partai Nasdem Parepare menguasai 4 kursi DPRD. Meningkat pesat dari periode sebelumnya yang hanya 2 kursi. Nasdem sukses mendudukkan Tasming Hamid sebagai Wakil Ketua DPRD.

Sementara pada Pilwalkot, Nasdem sebagai pengusung utama Faisal Andi Sapada meraih 38.108 suara (48,8 persen). Hanya selisih 1.858 suara (2,38 persen) dari Taufan Pawe. Menarik ditunggu upaya Nasdem memenangkan Pileg dan Pilwalkot 2024. (*)

Komitmen Dalam Penerapan Transaksi Digital, Wali Kota Parepare Terima Penghargaan dari Bank Indonesia

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menerima piagam penghargaan sebagai pemerintah kota dengan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam rangka mendukung ekosistem transaksi digital.

Piagma penghargaan ini diserahkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Causa Imana Carana pada Focus Group Discussion Outlook Ekonomi Sulsel 2022, di Four Points by Sheraton Makassar, Kamis, (16/12/21).

Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengaku bangga atas penghargaan yang diberikan Bank Indonesia kepada Pemkot Parepare. Dirinya juga mengapresiasi Bank Indonesia atas hadirnya QRIS. QRIS saat ini menjadi salah satu solusi dalam percepatan ekonomi pada masa pendemi Covid-19.

“QRIS ini hadir sebagai bentuk tanggung jawab Bank Indonesia untuk memotong rantai penyebaran virus. Karena QRIS itu sendiri adalah suatu bentuk transaksi tanpa menggunakan tunai. Karena fisik uang itu diindikasikan sebagai faktor yang cukup dominan dalam penyebaran virus,” katanya.

Wali Kota Parepare dua periode ini menjelaskan, Kota Parepare tak asing lagi dalam transaksi digital melalui QRIS. Jajaran SKPD Parepare dan berbagai mitra bersinergi menerapkannya. Bahkan pasar tradisional Pasar Sumpang Minangae turut menerapkan QRIS.

“Parepare pada masa pandemi Pasar Sumpang Minangae sudah menerapkan QRIS. Alhamdulilah dengan berbagai fasilitas, pasar rakyat itu telah bersertifikat SNI karena telah menjadi pasar terbaik di Indonesia terkait Pasar Pangan Aman,” katanya.

Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Causa Iman Karana mengatakan, penghargaan ini sebagai apresiasi dari Bank Indonesia kepada kepala daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dangan capaian penggunaan QRIS.

“Ini berhubungan dengan capaian Sulawesi Selatan untuk QRIS yang mana baru-baru ini, capaian QRIS di Sulawesi Selatan mendapatkan pengalaman sebagai pencapaian terbaik di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua,” ungkapnya.

Dirinya juga mengapresiasi sosok Taufan Pawe yang telah menyumbangkan ide dan pemikiran saat diskusi outlook ekonomi Sulawesi Selatan di tahun 2022 mendatang.

“Mudah-mudahan kegiatan outlook ekonomi bisa menjadikan arah untuk bagaimana mengambil kebijakan di bidang ekonomi di tahun depan. Semoga tahun depan semakin memberikan harapan perbaikan bagi kita semua,” harapnya.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi menyampaikan selamat kepada para Kepala Daerah yang mempu mempercepat proses digitalisasi transaksi ekonomi dengan pemanfaatan QRIS.

Ia menyampaikan terimakasih kepada kepada seluruh pihak atas dukungan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel yang terus tumbuh positif.

“Menyongsong tahun 2022 kita tetap ingin perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan tetap tumbuh positif. Kita membutuhkan analisis penentuan strategis yang harus kita jalankan sehingga berkesinambungan. Oleh karena itu, outlook ini menjadi sangat strategis,” pungkasnya.

Tugas Pers Kontrol Pemerintahan dan Beri Peluang Masyarakat Bicara

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mantan Kepala Stasiun TVRI sekaligus pelatih jurnalistik online dan televisi H. Ismail Asnawi mengatakan tugas pers mengontrol pemerintahan dan memberi peluang masyarakat berbicara tentang kebenaran dan apa yang dialami. Hal tersebut di kemukakan H. Ismail pada program bincang khusus di radio Mesra Parepare Ahad (12/12/21)

“Kita harus pandai membenahi teknologi sudah ada kita harus manfaatkan untuk kebaikan. pemerintah ini akan berjalan dengan baik kalau ada kontrolnya. Jadi itulah tugas pers mengontrol pemerintahan dan memberi peluang masyarakat berbicara tentang kebenaran dan apa yang dialami. perlu kita lakukan mari kita benahi, pers memberi sosial kontrol agar pemerintah berhati-hati.” Kata H. Ismail.

Lanjut pelatih jurnalitik online dan televisi, semakin banyak kontrol dari pers, pemerintah pasti berhati-hati. Wartawan melakukan kontrol terhadap pemerintahan berdasarkan aturan aturan yang sudah diatur dalam kode etik.

“Dan kode perilaku kita tidak boleh keluar dari situ idealisme jalan kontrol jalan agar pemerintahan ini bisa bergerak melaksanakan tugas dengan baik. kalau ada masalah sana-sini wajar saja namanya berproses. kita boleh tidak boleh begitu cepat maupun sesuatu keadaan kalau tidak melalui prosesnya. Republik ini dalam proses dimana-mana ada masalah konflik dan lain-lain pendewasaan dalam wartawan dan pemerintah ini juga harus tetap dijaga supaya mereka eksis pada prosesnya harus saling mengerti posisinya laksanakan tugas masing-masing makanya wartawan juga harus berhati-hati dalam berkomentar.” Jelas H. Ismail

Bincang Khusus Bersama PDAM Ulas Kondisi Terkini PDAM

0

PAREPARR, RADIOMESRA. COM – PDAM Kota Parepare hingga saat ini masih mengalami kerugian sekitar 2,7 M lebih. Data tersebut di katakan Direktur PDAM kota Parepare Andi Firdaus Djollong saat hadir sebagai Narasumber di dialog Khusus di radio mesra rabu (15/12/21)

“Dari 45 juta kubik yang kita jual per tahun itu ada 9 M, kerugian tadi 2,7 tertutuppi, Jadi kalau ada laba separuhnya itu kita dijadikan pendapatan asli daerah selebihnya menjadi biaya investasi bagi kelanjutan PDAM sementara kita hitung, butuh koordinasi dengan PDAM dan Pemda karena nanti ujung-ujungnya perwali bukan lagi Perda yang keluar tapi DPRD mesti tahu karena beliau beliau yang menjadi garda terdepan sebagai perwakilan rakyat.” Jelas Firdaus.

Sementara terkait perubahan status dari perusahaan daerah menjadi perumda, mantan politisi PAN ini menegaskan legitimasinya owner atau kuasa pemilik modal itu semakin kuat walikota sebagai KPM semakin dikuatkan dengan Perda.

“Usaha lain masih dalam tahap kajian apakah mau bisnis air minum curah atau melakukan air mineral kemasan itupun mesti sepengetahuan owner salah satu roh daripada perumda ini legitimasinya owner atau kuasa pemilik modal itu semakin kuat walikota sebagai KPM semakin dikuatkan dengan Perda di samping bisa membuat usaha-usaha lainnya meski tidak sejenis.” Urai Mantan Anggota Legislatif tersebut.

Andi Firdaus juga membuka 24 Jam bagi Pelanggan Jika ada keluhan silakan disampaikan ke nomor pelayanan 081 1421 6500

Pemkot Launching Puluhan Inovasi Pendidikan Guru SMP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemkot Parepare melalui Bappeda melaunching puluhan inovasi pendidikan yang lahir dari ide kreatif guru-guru SMP se kota Parepare Hal tersebut di sampaikan sekertaris Bappeda Zulkarnaen Nasrun Mewakili Kepala Bappeda Pada tim liputan Jelajah Kota Rabu (15/12/21).

“hal ini merupakan salah satu tindak lanjut dari arahan bapak walikota Parepare yang sejak tahun 2016 menetapkan kota Parepare merupakan kota yang penuh inovatif sehingga bukan hanya para pelaku kegiatan atau di SKPD tapi sekarang sudah masuk ke pada jenjang guru-guru.” Kata Zulkarbaen.

Lanjut Zulkarnaen, yang ada tahap ini sudah memasuki guru guru untuk jenjang SMP kegiatan ini atas kerjasama dengan lembaga administrasi negara Lan RI

“Dan alhamdulillah telah dilahirkan 33 buah inovasi guru SMP yang telah mengikuti workshop Champion inovation yang judul bukunya bunga Rampe launching 33 inovasi SMP se kota Parepare. Dibuka oleh bapak walikota yang diwakili oleh bpk wakil walikota Pangeran Rahim didampingi oleh Bappeda dan kadis pendidikan worshop yang sudah dilakukan dengan dua metode yaitu daring dan luring.” Urai Zulkarnaen.

Zulkarnaen menambahkan, saat ini telah menghasilkan 10 inovasi sehingga ini yang bisa ditindaklanjuti. dan inovasi yang lain tetap ditindaklanjuti dengan ada kelengkapan-kelengkapan yang lainnya dinas pendidikan akan mengevaluasi memonitoring progresnya sehingga diharapkan nanti inovasi-inovasi yang sudah ada ini tetap dilaksanakan dan tetap dilanjutkan di sekolah masing-masing atau bisa di contoh sekolah-sekolah yang lainnya.

“Dari kepala pusat informasi negara ibu Isty haerani yang kemarin menghadiri juga secara virtual menyatakan bahwa 33 inovasi yang sudah dihasilkan ini merupakan suatu hal yang cukup diapresiasi oleh LAN RI karena hanya waktu singkat dan sampai 1 bulan sudah melahirkan 33 inovasi yang sudah dinilai oleh LAN.” Jelas Zulkarnaen

Dari 10 terbaik sudah sudah ada nilai tersendiri ini diharapkan ini Pemda melalui dinas pendidikan dan penekanan wakil walikota agar dinas pendidikan tetap membimbing, membina dan guru-guru yang telah menjadi inovator dan masing-masing sehingga akan muncul konsep perkembangan pendidikan dan sesuai dengan kondisi kekinian siswa dan konsep belajar yang nyaman aman dan bisa tumbuh kreatif

Rakorda Nasdem Parepare, Panaskan Mesin Menuju Pileg dan Pilkada 2024

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — DPD Nasdem Parepare memanaskan mesin partai lewat rapat koordinasi daerah (Rakorda) di Restoran Dinasti, Selasa (14/12/21).

Rakorda itu dihadiri ratusan pengurus dan kader partai besutan Surya Paloh. Hadir pula empat Legislator Nasdem Parepare, masing-masing Yasser Latief, Tasming Hamid, Suyuti dan Asmawati Zainuddin.

Ketua DPD Nasdem Parepare Faisal Andi Sapada menjelaskan rakorda itu merupakan konsolidasi dan penguatan struktur partai. Pengkaderan terus dilakukan. Struktur partai juga makin kokoh.

“Kita sudah rampungkan struktur mulai dari tingkat DPD, DPC dan DPRD. Nasdem terus menggalang potensi masyarakat untuk bergabung,” ujar mantan Sekda Parepare ini.

Songko Cella’E -ciri khas FAS- menetapkan target maksimal. Nasdem ingin menjadi partai pemenang. Baik di Pileg maupun di Pilkada 2024.

Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif mengatakan tujuan dari rakorda itu mempersiapkan semangat menjemput kemenangan di Parepare. Kemenangan di Pileg dan Pilwali

“Kita harapkan kader Nasdem semakin militan. Makin tinggi loyalitasnya untuk sama-sama kompak berjuang. Terutama harus selalu hadir di saat rakyat membutuhkan. Bukan hanya saat pemilu,” ungkapnya.

Syahar mengakui terus memantau kinerja Nasdem Parepare. Harapan dan target DPW Nasdem Sulsel yang ia disampaikan, nampaknya direalisasikan secara konsisten oleh Nasdem Parepare.

Dipimpin FAS, Nasdem tidak hanya menuntaskan agenda rutin kepartaian. Tetapi juga secara terjadwal turun langsung ke masyarakat dalam pelbagai bentuk kegiatan sosial.

“Kita juga selalu memonitor kinerja keempat legislator Nasdem. Semuanya aktif mengawal dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Ini yang harus dipertahankan dan terus ditingkatkan,” tutup Syahar -yang juga disebut bakal turun bertarung di Pilkada Sidrap

Wali Kota Parepare Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Kategori Tertinggi

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menerima penghargaan Keterbukaan Informasi dengan kategori tertinggi yakni Informatif dari Komisi Informasi Sulsel.

Penghargaan ini diserahkan Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021, di The Rinra Hotel Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Rabu (15/12/21).

Penghargaan yang diraih Pemkot Parepare patut dibanggakan. Pasalnya, hanya tiga daerah yang berhasil meraih kategori tertinggi yaitu Informatif. Diantaranya Pemkot Parepare, Pemkab Luwu Utara, dan Pemkab Sinjai.

Sementara pemda yang meraih kategori Menuju Informatif diantaranya Luwu Timur, Pinrang, dan Bone.

Untuk kategori Cukup Informatif diantaranya Bantaeng, Bulukumba, Maros, Pangkep, Jeneponto, Gowa, Palopo, Luwu, dan Wajo.

Sementara pemerintah daerah lainnya masuk kategori Kurang Informatif dan Tidak Informatif. Pemda yang masuk dua katergori tersebut tidak diumumkan Komisi Informasi Sulsel.

“Alhamdulillah, Parepare mendapatkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik kategori Informatif. Ini menunjukkan transparansi, komitmen, dan keseriusan Pemerintah Kota Parepare dalam melaksanakan amanah UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata Taufan Pawe.

Swmentara Plt Kepala Dinas Kominfo Parepare, Amarun Agung Hamka mengungkapkan, Parepare pada anugerah tahun ini naik satu tingkat dari tahun sebelumnya dari Menuju Informatif menjadi Informatif.

“Jadi ada tiga tingkatan kategori pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik ini pertama Informatif, kedua Menuju Informatif, dan ketiga Cukup informatif. Parepare berada pada kategori Informatif,” ungkap Hamka, sapaannya.

Pakar komunikasi publik asal Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Dr Muh Iqbal Sultan mengakui Pemerintah Kota Parepare adalah daerah terbaik di Sulsel dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik.

Iqbal Sultan menilai Parepare melakukan loncatan lebih awal dibanding daerah lain khususnya di Sulsel dalam melaksanakan amanah UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Salah satunya, Parepare daerah sangat aktif di Sulsel yang melakukan Uji Konsekuensi Informasi dan Dokumentasi Badan Publik.

Bahkan Parepare sudah lebih maju lagi, karena sudah memiliki Perda Keterbukaan Informasi Publik, dan sudah ada Perwali tentang proses permohonan untuk mendapatkan informasi tujuan tertentu.

“Jadi saya melihat keseriusan Pemda Parepare terhadap keterbukaan informasi publik. Loncatan lebih awal sudah siapkan dirinya jika ada pemohon yang menginginkan informasi tertentu kepada Badan Publik, dan kemudian, Lembaga Publik itu sudah siap. Menyatakan oke informasi ini terbuka, ini sudah dilakukan Uji Konsekuensi. Dan oh ini tertutup, sudah dilakukan Uji Konsekuensi,” tegas dosen Ilmu Komunikasi Unhas ini.

Dengan Pola ABCDE, Pemerhati AIDS Sosialisasi Bahaya HIV Lewat Radio

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam Rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, Radio Mesra Menghadirkan 2 Pemerhati HIV/AIDS. Sebagai Narasumber Dialog Khusus selasa (13/12/21) tersebut masing masing Surianti Akkas dari YPKDS Parepare Mastika Mardjaeni, Poli Cst Andi Makkasau

Surianti Akkas dari YPKDS Parepare mengatakan saat ini dirinya bersama para relawan pemerhati AIDS terus bergerak membetikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya penyakit HIV dengan metode ABCD.

“ABCDE, abstinace selalu kita tekankan dari awal jangan mendekat zina, yang selama Ini masyarakat awam itu tahu pencegahan cuma Kondom, itu adalah bagian salah satu strategi pencegahan, jauhi zina dibawa umur jangan melakukan. Kami hanya memberikan edukasi bagi brosur bagaimana pencegahannya, apa yang dilakukan setelah terinfeksi, untuk faktor C kita tidak masuk karena dia memang dipakai khusus layanan pengobatan, ada A (abstinace), B (be faithful) setia kalau sudah berkeluarga C (condom), D (Drugs) untuk jarum suntik E edukasi. ” Kata Surianti

Tambah Surianti, untuk proses pencegahan dari segi pengamanan itu pihaknya tidak publis. Itu yang selama ini di lakukan di pelayanan kesehatan.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare