25.4 C
Pare-Pare
Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 728

Dukung Gerakan Vaksinasi, HSL Minta LMP Bersedia Di Vaksin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua ormas Laskar Merah Putih (LMP) Parepare H. Syamsul Latanro (HSL) meminta agar seluruh jajaran pengurus dan anggota LMP Parepare bersedia di vaksin.

Permintaan tersebut disampaikan H. Syamsul Latanro Pada tim liputan radiomesra.com. kamis (24/01/21) sebagai bentuk dan dukungan nyata LMP Parepare terkait dimulainya pelaksanaan vaksin yang dinilai negatif sejumlah kalangan.

ā€œiya, saya sampaikan kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota laskar merah putih parepare untuk menjadi contoh dan garda terdepan jika diminta untuk di vaksin, inilah bentuk dan dukungan nyata kami sebagai pribadi dan sebuah ormas mensukseskan gerakan vaksinasi ini.ā€ ujar HSL.

Keraguan beberapa kalangan terkait dengan pelaksanaan vaksin ini menurut HSL adalah hal yang wajar, olehnya itu pihaknya meminta kepada pemerintah kota parepare agar intens melakukan sosialisasi tentang manfaat vaksin ini.

ā€œBagi saya, itu adalah hal wajar jika masyarakat tidak yakin dengan vaksin ini, nah disinilah peran pemerintah agar hadir meyakinkan masyarakat terus menerus, lakukan sosialiasi dalam bentuk apapun, kalo perlu kasi penghargaan kepada masyarakat yang aktif dan mau di vaksinā€. ujar HSL yang digadang gadang maju di pilwakot parepare (Lap. Alogho)

DLH Keruk Drainase Jalan Manunggal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Permasalah Di daeah lembah harapan terkhusus jl Manunggal bukan hanya sekedar kondisi jalan yang tidak rata atau berlubang tapi juga persoalan dranase yang perlu pengerukan. Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Budi Rusdi., S.Pi., MM pada tim liputan radiomesra.com mengatakan untuk menindak lanjuti aspirasi masyarakat yang berada di jalan manunggal kami dari dinas lingkungan hidup kota parepare segera memberikan respon untuk melaksanakan pengerukan drainase. Kamis (14/01/21).

“Untuk menindak lanjuti aspirasi masyarakat yang berada di jalan manunggal kami dari dinas lingkungan hidup kota parepare segera memberikan respon untuk melaksanakan pengerukan drainase yang ada disekitar jalan manunggal dan kami dari dinas lingkungan hidup telah menurunkan 3 regu personil.” Kata Budi

Lanjut Budi kurang lebih 30 orang dan dibantu dari dinas pemadam kebakaran kota parepare di gerakkan.

“sekedar untuk kami menyampaikan bahwa drainase ini dikeluhkan oleh masyarakat karena pada saat hujan atau run off itu air masuk tidak melalui drainase namun air naik dibadan jalan sehingga jalan tersebut menjadi rusak untuk mengantisipasi hal ini maka kami segera melakukan pengerukan Dan mudah-mudahan dari hasil pengerukan yang kami lakukan hari ini air pada saat musim penghujan air bisa mengalir dengan baik.” Jelas Budi.

Dirinya berharap permasalahan air yang masuk dibadan jalan sudah tidak ada lagi dan berharap mudah mudahsn apa yang dikeluhkan masyarakat ini bisa teratasi dengan baik

Tim IV Soreang Pantau Warung Remang Remang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Tim IV wilayah Kecamatan Soreang melaksanakan pemantauan khususnya warung dan tempat-tempat yang dijadikan tempat berkumpulnya untuk minum minuman keras jenis Ballo (Tuak) yang dapat menimbulkan terjadinya dampak negatif di masyarakat sekitar.

Camat Soreang Dede Harirustaman,S.STP bersama Tim IV mendapati tempat menjual minuman yang dapat memabukkan (Tuak) di mana Tempat tersebut menyediakan meja dan tempat duduk di wilayah Kelurahan Bukit Harapan Kecamatan Soreang.

“Malam ini tgl 12 januari mulai jam 20 sampai jam 22 kami melakukan pemantauan di beberapa titik sekaitan dengan surat edaran bersama Forkopimda serta peraturan walikota nomor 31 tahun 2020. untuk ini malam kami agak fokus di tempat tempat pemukiman maupun tempat tempat warung remang-remang yang di mana disinyalir disini menjual berupa minuman ballo dan menyajikan kepada para pengunjungnya jadi kami bersama tim saat ini sudah membubarkan tempat-tempat tersebut dan membuang semuanya minuman-minuman ballo.” Kata Dede.

Camat Soreang menyampaikan kepada pemilik Warung untuk tidak menjual minuman yang dapat memabukkan (Tuak) dan akan memberikan sangsi kepada pemilik Warung apabila menjual minuman yang dapat memabukkan (Tuak)

“Kami tidak fokus kami juga tidak terlalu fokus untuk masalah pelaku usaha yang kami anggap halal sedangkan kenapa tempat haram yang selama ini kita tidak intens untuk menindakinya dan untuk ini malam kami laksanakan tugas tersebut di tim 4 dalam wilayah kecamatan soreang.” Terang Dede.

Gubernur dan Wagub Launching Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Sulsel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman, melaunching pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sulsel, di Rumah Sakit Dadi, Kamis, (14/01/21). Launching ini merupakan bentuk progran percepatan vaksinasi di Sulsel.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian vaksin. Termasuk apakah penerima pernah terkonfirmasi positif atau penyintas, wanita hamil, mengalami penyakit saluran pernapasan selama tujuh hari terakhir. Ataupun ada keluarga serumah yang kontak erat atau positif ataupun dalam perawatan Covid-19, ada penyakit kelainan darah, jantung, ginjal dan pencernaan.

Gubernur Nurdin Abdullah sendiri tidak memenuhi salah satu kondisi, walaupun dalam keadaan sehat. Sehingga untuk tahap pertama ini, belum dilakukan vaksinasi. Ini setelah dilakukan screening dan pengkajian. Demikian juga dengan beberapa pejabat lainnya yang tidak memenuhi kriteria seperti pernah positif atau tekanan darah tinggi.

Wagub Sulsel menjadi pejabat pertama yang lolos dalam proses screening dan menjadi yang pertama di Sulsel untuk menerima vaksin Sinovac. Sebelum disuntikkan, tim dokter menunjukkan kotak vaksin bertulis Sinovac, dan mengeluarkan botol kecil yang masih tersegel. Andi Sudirman tampak menerima suntikan vaksin Sinovac dengan tenang.

Diketahui, Sulsel menerima 66.640 vaksin Covid-19, yang akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. (Humas Sulsel)

MB Teken Kerjasama 4 Pihak, Libatkan Kampus asal Belanda

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM. — Bupati Enrekang menandatangani MoU dan launching pusat studi kerjasama Digital Farmer Field School (DFFS) antara Pemerintah Belanda dengan Pemerintah Kabupaten Enrekang di Aula Kampus I UNIMEN, Enrekang, Rabu (13/1/21).

Kerjasama Digital Farmer Field School (DFFS) atau Sekolah Lapangan Digital ini tak lepas dari empat pihak yang terlibat di dalamnya antara lain, Pemerintah Belanda, Pemerintah Kabupaten Enrekang, Kampus Van Hall Lerenstein dan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN).

Bupati Enrekang, MB dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Belanda atas kerjasama yang terlaksana ini.

“Apresiasi kepada Pemerintah Belanda yang telah memilih Kabupaten Enrekang dan Universitas Muhammadiyah Enrekang sebagai tempat kerjasama dalam program ini,” ujar bupati.

MB berharap, kepada semua peserta yang ikut dalam DFFS ini mampu mengambil ilmu sebanyak mungkin terlebih rujukannya adalah kampus ternama dunia.

“Harapannya kita kepada penyuluh pertanian, mampu menerapkan sistem pertanian digital di Enrekang, apalagi kita bekerjasama dengan salah satu kampus ternama di dunia dari Belanda,” harapnya.

Bupati menambahkan bahwa kegiatan ini masuk dalam program jangka panjang yang hasilnya juga akan dinikmati oleh generasi berikutnya.

Sementara Rektor UNIMEN, Drs. Yunus Busa, M. Si., tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Belanda sehingga UNIMEN ikut terlibat.

“Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi Unimen, karena terlibat dalam program dunia segi empat emas, (Pemerintah Belanda, Pemerintah Kabupaten Enrekang, Kampus Van Hall Lerenstein dan Universitas Muhammadiyah Enrekang) dalam membentuk Riset Center,” ungkap Rektor UNIMEN.

Menurut Rektor, keterlibatan UNIMEN dalam kegiatan DFFS ini adalah bagian dari implementasi catur darma perguruan tinggi, sebagai satu-satunya Universitas di Enrekang dan akan bersungguh-sungguh dalam program DFFS ini.

“Untuk proses pelatihannya akan berlangsung selama enam bulan kedepan melalui virtual dan pelaksanaannya sekali pertemuan dalam satu pekan, kita tentu berharap para peserta memperoleh ilmu baru untuk kita terapkan dalam perguruan tinggi UNIMEN,” tambahnya.

Adapun peserta yang ikut MoU secara Online dan Ofline antara lain, Mr. Peter van Tuijl, Direktur NESO Indonesia, Ms. Saskia Heins, Research Director, Mr. Jan Fliervoet, Project Manager, Ms Loes Witteveen, International DFFS coordinator/Ketua Tim Pelatih DFFS, Ms. Pleun van Arensbergen, Tim pelatih DFFS dari VHL, Dr. Rico Lie, Wageningen University. Advisory team, Wageningen University. OPD Pemkab Enrekang, Civitas Academi UNIMEN, dan perwakilan Kelompok Tani. (humas Pemkab Enrekang)

Komunitas Vtube Dukung MB Kembangkan Wisata di EnrekangĀ 

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM – Komunitas Vtube Maspul Enrekang menggelar Kegiatan Silaturahmi Antara sesama Member Vtube. Acara berlangsung sederhana di Anjungan Sungai Mata Allo Enrekang pada Selasa Sore, (12/01/20).

Menariknya, Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd sempat bergabung bersama komunitas Vtube. MB kebetulan sedang meninjau progres kawasan wisata tersebut.

MB menyampaikan terimakasih dan apresiasinya atas antusiasme masyarakat mengunjungi anjungan itu.

“Luar biasa ada komunitas yang juga hadir meramaikan tempat ini, belum diresmikan saja sudah banyak yang berkunjung dan memanfaatkan fasilitasnya. Dan memang ini kita peruntukan bagi masyarakat,” kata MB.

Sementara itu Koordinator Vtube Maspul-Enrekang Ahmad Muhtar, S.Sos mengatakan bahwa mereka bangga dan bersyukur Bupati menyempatkan hadir pada acara silatrahmi Komunitas Vtube-Maspul Enrekang.

“Insya Allah Kami siap mendukung Bapak Bupati untuk mengembangkan Wisata yang ada di Bumi Masenrenpulu.” katanya.

Anjungan Sungai Mata Allo menggunakan anggaran sebesar Rp13, 8 miliar. Wisata baru ini akan diresmikan pada HUT ke-61 Kabupaten Enrekang bulan depan.

Anjungan wisata itu terdiri dari beberapa spot di antaranya ada 12 ruang baca, satu ruang pameran, satu surau, taman film, 12 spot foto, anjungan utama, serta taman bermain anak. (Humas Pemkab Enrekang)

H. Guntur Nilai Penerapan Jam Malam Di Parepare Perlu di Longgarkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Penerapan Jam malam dianggap tidak sejalan dengan perwujudan wali kota yang mencanangkan 2021 Sebagai tahun pemulihan ekonomi. Menurut Advokat dan penggiat Sosial H. Guntur Paroki, Parepare sebagai kota jasa banyak UMKM dan pedagang kecil dimana penetapan jam malam tidaklah sesuai. Hal tersebut diungkapkan pada program obras Selasa (12/01/21).

“Saya ingin mengkritik sedikit pemerintah saya sempat membaca di harian pagi pemerintah bersama anggota dewan itu mengatakan bahwa ini adalah perintah dari pusat untuk memberlakukan jam malam kalau bisa pemerintah tidak usahlah diberlakukan jam malam itu atau jam malam di buka dengan fungsi terbatas maksudnya kalau memang jam malam itu tidak terbuka maka bebaskanlah mereka lakukan transaksi jual beli umumnya warung makan restoran.”Kata H. Guntur.

Lanjutnya dirinya mengamati di Makassar sampai jam 9 malam warung masih tetap buka. Dirinya punya usul bisa dibuka dengan fungsi terbatas contohnya buka sampai jam 10 malam buka dengan fungsi terbatas. Ia juga mengusulkan daripada anggaran banyak terbuang penguatan pada personil yang di tingkatkan.

“Bagaimana penambahan petugas satpol PP itu kenapa harus ditambah supaya bisa membantu warung-warung yang ada di parepare untuk dipantau di samping itu kalau mau serius lakukan pembatasan di setiap mulut ujung daerah kota Parepare misalnya di bojo lakukan sweeping tiap hari di sana kalau tugasnya di parepare kalau perlu kasih anggaran di sana kasih full anggarannya kalau mau ke parepare apakah orang yang dalam mobil aman dari covid atau tidak petugas yang ditambah bisa melakukan operasi setiap malam.” Jelas H.Guntur.

H. Guntur menambah tujuannya di dalam warung itu harus jaga jarak dan juga kewajiban para pengusaha kuliner dalam menerima tamu itu sebaiknya meminta jaga jarak kalau kedapatan akan denda. walau sebenarnya menurutnys denda itu tidak perlu karena tidak diatur dalam undang-undang.

“Jadi kalau ingin usaha mereka terbuka ekonomi tetap berjalan petugas harus sweeping tiap malam jangan batasi petugasnya mangkanya kalau keluar anggarannya sisihkan ke sana ke bantuan penambahan personel untuk satpol PP biar jumlahnya semakin banyak tapi saya rasa itu jalan keluar terbaik daripada kita tidak tahu berapa anggaran ini gugus covid untuk satu kali putar di kota Parepare pemerintah coba dipikirkan model seperti ini. pemerintah butuh masukan masyarakat.” Terang Guntur.

Penerapan Jam Malam Sudah Keputusan Tim Gugas Pusat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait penerapan jam malam, Kemarin waktu rapat paripurna ada beberapa anggota DPR menanyakan pada wali kota bahwa agar supaya jam malam itu di tiadakan lagi karena persoalan UMKM sulit untuk mendapatkan penghasilan. Hal tersebut diungkapkan Anggota Legislatif PKB asal Soreang Dapil Soreang Andi Muh. Fudhail menjawab pertanyaan pendengar mesra di program obras Selasa (12/01/21).

“Jadi direspon langsung oleh pak wali kota bahwa sebenarnya pemerintah itu sendiri juga sangat tersiksa dengan kondisi ini karena otomatis mempengaruhi PAD kota parepare tapi ini sebuah kebijakan yang harus dilakukan karena satu sisi adalah intruksi dari pusat satu sisi juga memang Parepare ini adalah kota transit yang di mana bisa saja orang yang melintas dan mampir ke parepare itu bisa membawa virus sehingga dikhawatirkan apabila orang parepare yang mungkin dikatakan negatif dalam hal virus Corona itu bisa mendapatkan positif virus Corona.” Kata Andi Fudhail.

Lanjut Politis Hobby Touring tersebut, wali kota menyanggupi tapi harus ada syarat yang harus dikemukakan. karena pemerintah dipantau terus oleh tim covid nasional akan intruksi yang dikeluarkan boleh jam malam itu dibuka sampai jam 10 tapi tentunya pengurangan pengunjung itu dibatasi hingga 25 sampai 30% kalau itu memang para pengusaha sepakat dengan itu maka pemerintah akan melakukan itu.

“Tapi tentunya dengan syarat konsekuensinya juga adalah apabila para pengusaha ini melanggar aturan ini maka mereka siap untuk dicabut izinnya secara permanen inilah yang sementara dikaji kembali oleh pemerintah jadi memang pemerintah dan masyarakat itu sendiri dilema dengan kondisi ini disatu sisi PAD Kita pendapatan kita berkurang disisi lain virus Corona ini sangat merajalela kita ketahui beberapa hari yang lalu ada berapa pamong birokrat ulung meninggal gara-gara covid bahkan sekda sekeluarga itu terpapar.” Jelas Fudhail.

Tambahnya, hampir tiap hari di rumah sakit type B itu masuk pasien yang terkomfirmasi covid. Untuk itu dirinya mengajak bersama-sama menjaga diri masing masing, jaga keluarga dan lingkungan agar covid tidak bersarang ditubuh,untuk itu apa kata pemerintah selalu menjaga protocol kesehatan kesehatan itu yang utama.

LMP Ucapkan Belasungkawa Atas Meninggalnya Kajari Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Duka mendalam disampaikan ketua ormas Laskar Merah Putih (LMP) parepare H. Syamsul Latanro (HSL) atas berpulangnya kerahmatullah kepala kejaksaan negeri parepare Amir Syarifuddin beberapa saat yang lalu.

Dihubungi radiomesra.com, H. Syamsul latanro mengatakan sosok kepala kejaksaan negeri parepare baginya adalah pribadi yang sangat menarik dan mudah bergaul.

“Turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya beliau, bagi saya sosok beliau adalah pribadi yang sangat baik, pak kejari ini adalah sahabat bagi semua kalangan, saya pribadi dan atas nama laskar merah putih berbelasungkawa yang sangat dalam.” ungkap HSL.

kepala kejaksaan Negeri Parepare
kepala kejaksaan Negeri Parepare Amir Syarifuddin

-H. Syamsul Latanro berharap agar masyarakat mengambil pelajaran besar dari meninggalnya kepala kejaksaan Negeri Parepare yang terkonfirmasi meninggal karena covid-19

“Dikesempatan ini tentunya ada pelajaran besar yang bisa kita ambil bahwa siapapun bisa terkena wabah ini, olehnya itu saya mengajak masyarakat agar tetap.mematuhi protokoler kesehatan” harap HSL yang digadang gadang juga maju pada pilwakot parepare. (Lap. Agung Alogho)

Gelar Baksos, Himaprodi PBSI Apresiasi Kepedulian Bupati Enrekang

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Mahasiswa yang tergabung dalam Himaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UNM, berkunjung ke Kawasan Industri Maiwa (KIWA), Selasa (12/01/21). Mereka disambut langsung oleh Bupati Enrekang Drs.H. Muslimin Bando, M.Pd.

Sekretaris Himaprodi PBSI FBS Aulia Zalsabila S mengatakan kehadiran mereka di KIWA untuk meminta bimbingan bupati. Mereka ingin menggelar rangkaian bakti sosial di Enrekang, pada 31 Januari sampai 5 Februari 2021.

“Alhamdulillah bupati langsung menyambut, dan menyampaikan dukungan serta apresiasinya. Namun juga mengoreksi beberapa rancangan kegiatan, terutama yang berpotensi melanggar protokol kesehatan. Ini menunjukkan bahwa beliau peduli,” jelas Aulia.

Ada 12 kegiatan baksos yang direncanakan. Diantaranya kegiatan literasi, pelatihan guru, lomba puisi, hingga seminar beasiswa. Kegiatan literasi rencananya menghadirkan Ketua IPI Enrekang Irsan, dan seminar beasiswa dijadwalkan dihadiri oleh Anggota DPR RI Mitra Fakhruddin MB.

Bupati menegaskan dukungannya untuk kegiatan kemahasiswaan yang positif. Dia hanya berpesan agar kegiatan itu dikoordinasikan dengan pihak terkait dan mematuhi protokol kesehatan.

“Laksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Gelar ditempat terbuka, dan jangan sampai menimbulkan kerumunan,” kata MB.

Pada kesempatan itu, MB sempat menantang mahasiswa berpuisi, sebab mereka dari Fakultas Bahasa dan Sastra. Salahsatu mahasiswi, Andi Umrah membacakan puisi dengan penuh penghayatan berjudul ‘Hanya Selebar Daun’. (humas pemkab enrekang)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare