24.9 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 3

Antisipasi Penyebaran ISPA, Lapas Parepare Bagikan Masker kepada WBP dengan Prioritas Lansia

0

PAREPARE. RADIOMESRA. COM – Menyikapi kondisi Kota Parepare yang diselimuti asap, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare mengambil langkah preventif untuk melindungi kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan membagikan masker. Dalam kegiatan ini, WBP lanjut usia menjadi prioritas sebagai kelompok yang memerlukan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatan.

Pembagian masker dilaksanakan langsung oleh dokter dan perawat dari Klinik Pratama Pengayoman Lapare. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Pelaksana Harian (PLH) Kepala Lapas Parepare, Arman, yang juga menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha. Kehadiran jajaran klinik bersama pimpinan menunjukkan perhatian Lapas terhadap upaya pencegahan gangguan kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Masker dibagikan kepada WBP sebagai langkah perlindungan untuk mengurangi paparan partikel di udara akibat kondisi berasap. Perhatian khusus diberikan kepada WBP lanjut usia, dengan tetap memperhatikan kebutuhan kesehatan WBP lainnya. Upaya ini menjadi bagian dari pelayanan kesehatan yang responsif terhadap kondisi lingkungan dan kebutuhan warga binaan.

Selain pembagian masker, kehadiran dokter dan perawat Klinik Pratama Pengayoman Lapare juga menjadi bentuk dukungan pelayanan kesehatan bagi WBP. Langkah pencegahan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan, terutama ketika kondisi udara berpotensi memengaruhi kenyamanan dan kesehatan pernapasan.

Salah seorang WBP berinisial DS menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Lapas Parepare. Ia mengapresiasi kepedulian jajaran Lapas terhadap kesehatan warga binaan, khususnya melalui pembagian masker di tengah kondisi Kota Parepare yang diselimuti asap.

PLH Kalapas Parepare, Arman, melalui kegiatan ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesehatan WBP sebagai bagian dari pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan. Upaya pencegahan perlu dilakukan secara cepat dan tepat, terutama bagi warga binaan lanjut usia yang menjadi prioritas dalam kegiatan tersebut.

Melalui pembagian masker ini, Lapas Kelas IIA Parepare terus berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada pemenuhan hak kesehatan WBP. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu melindungi warga binaan serta memperkuat komitmen Lapas Parepare dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.

Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

0

Sisa alokasi buyback yang telah disetujui masih lebih dari Rp3 triliun, dengan pelaksanaan yang mengedepankan disiplin alokasi modal dan fleksibilitas keuangan.

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyiapkan langkah untuk mempercepat pelaksanaan program pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp4 triliun yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 8 Juni 2026. Program tersebut masih berjalan dalam periode 12 bulan yang telah disetujui, yakni sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027. Per 19 Oktober 2026, sisa alokasi buyback yang telah disetujui masih lebih dari Rp3 triliun.

Percepatan pelaksanaan yang direncanakan ini merupakan bagian dari strategi alokasi modal Telkom untuk mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Penentuan waktu dan besaran pembelian mempertimbangkan kondisi pasar, posisi kas Perseroan, serta kebutuhan operasional dan investasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa evaluasi pelaksanaan buyback dilakukan dengan tetap mengedepankan disiplin alokasi modal, sejalan dengan keyakinan manajemen terhadap fundamental bisnis yang solid dan prospek jangka panjang Perseroan.

“Kami meyakini Telkom memiliki fundamental bisnis yang kuat dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Pelaksanaan buyback merupakan salah satu wujud keyakinan kami terhadap nilai Perseroan, seiring transformasi TelkomGroup melalui strategi TLKM 30 yang diarahkan untuk mengoptimalkan potensi bisnis dan meningkatkan nilai perusahaan,” ujar Nanang.

Sejalan, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Angelo menjelaskan bahwa, pelaksanaan buyback tetap mempertimbangkan prioritas alokasi modal dan kemampuan arus kas Perseroan yang solid. Program buyback didanai dari kas internal Perseroan. Pelaksanaannya memperhatikan kebutuhan likuiditas serta prioritas alokasi modal guna menjaga fleksibilitas keuangan.

“Pelaksanaan buyback merupakan bagian dari keputusan alokasi modal yang kami pertimbangkan secara disiplin, dengan melihat fundamental Perseroan dan prospek bisnis ke depan. Kami memastikan setiap keputusan penggunaan modal tetap sejalan dengan prioritas strategis TelkomGroup, sekaligus menjaga kesehatan keuangan Perseroan agar mampu mendukung pertumbuhan secara berkelanjutan,” pungkas Angelo.

Sejalan dengan transisi Telkom menuju Strategic Holding dengan model Holding Company–Operating Company (HoldCo–OpCo), Telkom terus mengakselerasi penataan portofolio dan efisiensi untuk memperkuat kinerja operasional. Inisiatif ini juga diarahkan untuk memperkuat margin EBITDA dan mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sebagai fondasi penciptaan nilai bagi pemegang saham.

*#ElevatingYourFuture*

Polda Sulsel Supervisi Klinik Polres Parepare, Apa yang Dievaluasi?

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COMM— Kualitas pelayanan kesehatan di lingkungan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan rutin, tetapi juga kesiapan personel dalam menjalankan tugas. Karena itu, hasil evaluasi dan tindak lanjut menjadi bagian penting dari pengawasan fasilitas kesehatan Polri.

Tim Supervisi Terpadu Bidang Kesehatan Polda Sulawesi Selatan mengunjungi Klinik Polres Parepare, Senin (19/10/26). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari Supervisi Terpadu Bidang Kesehatan Tahap IV Tahun Anggaran 2026.

Tim dipimpin Kaurmin Subbagrenmin Biddokkes Polda Sulsel, AKP Muyassir Munir. Kedatangannya diterima Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasidokkes) Polres Parepare, Ipda Besse Fatmawati, di Klinik Polres Parepare.

Supervisi menjadi bagian dari pengawasan pelaksanaan fungsi kedokteran dan kesehatan di lingkungan Polri. Melalui koordinasi antara Polda Sulsel dan Polres Parepare, pelaksanaan layanan kesehatan diharapkan berjalan sesuai ketentuan.

Bagi institusi kepolisian, layanan kesehatan berperan dalam mendukung kondisi fisik personel saat menjalankan tugas. Karena itu, evaluasi idealnya tidak berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi juga menghasilkan rekomendasi dan langkah perbaikan yang terukur.

Meski demikian, rincian aspek yang diperiksa dalam supervisi di Klinik Polres Parepare belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia. Belum ada pula keterangan mengenai temuan lapangan, rekomendasi khusus, maupun tenggat tindak lanjut hasil evaluasi.

Keterbukaan mengenai hasil supervisi dapat membantu publik memahami aspek pelayanan yang dinilai dan perbaikan yang direncanakan. Informasi tersebut juga memberi gambaran apakah pengawasan berjalan berkelanjutan atau sebatas agenda rutin.

Dengan demikian, hasil evaluasi dan tindak lanjut menjadi tolok ukur penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepolisian. Penjelasan mengenai rekomendasi yang dihasilkan akan membuat tujuan supervisi lebih terukur.

Ke depan, koordinasi Polda Sulsel dan Polres Parepare diharapkan mendukung pelayanan kesehatan yang sesuai ketentuan serta kebutuhan personel. Namun, dampak nyata supervisi baru dapat dinilai apabila hasil evaluasi dan langkah perbaikannya dijelaskan secara transparan.

Taufan Pawe Dorong Prioritas P3K dan Penguatan Fiskal Daerah untuk Kesejahteraan Sektor Dasar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Anggota Komisi II DPR RI, Dr. H. M. Taufan Pawe, S.H., M.H., menyoroti pentingnya penataan kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) agar sejalan dengan kemampuan keuangan di daerah. Menurutnya, idealnya beban P3K ditanggung oleh negara secara terpusat, namun seiring perjalanan waktu, disepakati adanya penyeimbangan beban tubuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Taufan Pawe menegaskan bahwa prioritas utama dalam penempatan P3K harus diarahkan pada sektor pelayanan dasar, yaitu pendidikan dan kesehatan. Langkah ini dinilai krusial mengingat kondisi fiskal di berbagai daerah saat ini sedang tidak baik-baik saja.

“Kasihan daerah itu. Daerah-daerah juga sekarang ini kan kondisi fiskalnya ya tidak baik-baik amat, kita harus suport itu,” ujar Taufan Pawe dalam keterangannya.

Ia juga mendorong agar dana alokasi khusus, Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD), serta Dana Alokasi Umum (DAU) dapat ditingkatkan guna membantu meringankan beban fiskal daerah. Meskipun target penuntasan beban tubuh APBN terkait P3K diproyeksikan pada tahun 2027, Taufan berharap pemerintah pusat dapat melakukan intervensi secepatnya agar daerah tidak semakin terbebani.

“Di mana-mana saya berada, semua mengeluh. Fiskal daerah terbebani karena kondisi itu, tetapi dengan catatan, jangan sampai ada daerah lagi yang menerima tenaga honorer,” tegasnya.

Peringati Dies Natalis ke-5, ITH Berkomitmen Menjadi Mercusuar Pendidikan dan Pertanian Modern

0

PAREPARE, RADIOMESRA . COM — Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) memperingati Dies Natalis ke-5 pada Sabtu (17/10/2026). Momentum peringatan 5 tahun kampus ini menegaskan komitmen ITH untuk terus berkembang menjadi mercusuar pendidikan serta mendorong inovasi di bidang teknologi pertanian.

Anggota DPR RI Komisi 2 sekaligus pendiri ITH, Dr. HM Taufan Pawe, menggarisbawahi pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat peradaban. Beliau mengungkapkan ingatan atas pesan mendiang BJ Habibie terkait konsep pertanian modern.

“Teknologi itu bukan hanya di depan komputer, dirgantara, atau mesin. Teknologi juga harus dihadirkan di sawah. Kita tidak mau orang melihat sawah identik dengan otot atau cangkul, tetapi dengan otak melalui pendekatan teknologi seperti digitalisasi dan modernisasi. Dengan begitu, generasi muda tertarik kembali ke desa,” ujar Taufan Pawe.

Sementara itu, Rektor ITH, Prof. Ansar Sayuti, menyampaikan visi pengembangan program studi baru yang memadukan teknologi pertanian dengan kecerdasan buatan (AI) dan robotika. Langkah ini diambil guna memperkuat sektor pangan regional maupun nasional.

“Kami berencana mengembangkan keilmuan teknologi pertanian yang digabungkan dengan robotika dan AI. Targetnya, proses pertanian dapat berjalan lebih efisien dan modern, sehingga dapat menarik minat anak muda untuk mengelola pertanian,” jelas Prof. Ansar Sayuti.

Prof. Ansar menambahkan bahwa ITH saat ini telah memiliki 19 program studi dan telah meluluskan mahasiswa dengan masa studi rata-rata 3,5 tahun. Pihaknya juga tengah menyiapkan proposal pengajuan program studi baru di bidang teknologi pertanian untuk merealisasikan visi tersebut.

Soroti Keterlambatan PAD dan Proyek Fisik, Fraksi Gemoi Beri Catatan Kritis pada Rancangan APBD Parepare 2027

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare melalui Fraksi Gemoi (Gelombang Amanat Demokrasi) menyampaikan sejumlah pandangan, masukan, dan rekomendasi strategis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Juru bicara Fraksi Gemoi, Ahmad Zulfikar Zuhdy, S.T., menegaskan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp961,57 miliar merupakan batas awal yang disepakati bersama. Kendati demikian, angka tersebut harus dibuktikan melalui kerja nyata dan integritas pelaksanaan di lapangan.

“Target ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanat yang wajib dijabarkan dalam rencana kerja, target bulanan, serta indikator kinerja yang terukur,” ujar Ahmad Zulfikar Zuhdy.

Fraksi Gemoi juga menyoroti kebiasaan lama berupa lambatnya pencapaian target riil pada sektor pajak dan retribusi daerah. Pihaknya mendorong percepatan pembenahan melalui audit kinerja pemungutan, pemetaan potensi pajak, penguatan basis data wajib pajak, serta penegakan sanksi administratif yang berkeadilan.

Menanggapi pandangan kritis tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, yang mewakili Wali Kota Parepare, menyatakan apresiasi dan komitmen penuh pemerintah kota. Pemerintah Kota Parepare menyambut baik setiap masukan konstruktif dari Fraksi Gemoi demi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Pemerintah kota berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi, memperketat pengawasan PAD, serta memperbaiki tata kelola lelang proyek agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran,” ungkap Amarun Agung Hamka mewakili pihak eksekutif

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Buka Peluang Pasar Global bagi Kandora Coffee Pascapartisipasi di TEI 2026

0

TANGGERANG, RADIOMESRA. COM – Keikutsertaan Kandora Coffee, UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 menghasilkan sejumlah peluang kerja sama bisnis untuk pengembangan pasar kopi Toraja. Setelah mengikuti pameran perdagangan internasional yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Kandora Coffee menjajaki peluang pasokan kopi dalam skala besar, kerja sama pasokan rutin, hingga pengembangan produk bersama mitra bisnis.

Selama pameran, Kandora Coffee memperkenalkan kopi Arabika dan Robusta premium asal Toraja kepada pengunjung, calon pembeli, roastery, serta pelaku usaha dari berbagai sektor. Kehadiran di TEI menjadi kesempatan bagi Kandora Coffee untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan karakter kopi Toraja kepada pasar yang lebih luas, termasuk calon mitra yang memiliki kebutuhan pasokan untuk pengembangan bisnis.

Salah satu peluang yang dijajaki adalah rencana pasokan sebanyak 500 kilogram Arabica Green Bean Grade 1 kepada sebuah roastery di Jakarta, yang direncanakan terealisasi pada Juli 2027. Kandora Coffee juga membuka peluang pasokan rutin sebanyak 10 kilogram Arabica Green Bean per bulan kepada Anjiru Coffee di Yogyakarta. Selain itu, terdapat penjajakan kerja sama pengembangan produk drip coffee bersama eksportir dan agregator Elang Bumi Nusantara.

Rangkaian peluang tersebut menunjukkan potensi pengembangan bisnis Kandora Coffee setelah bertemu langsung dengan calon mitra selama pameran. Proses penjajakan juga memberikan kesempatan bagi usaha kopi asal Toraja ini untuk memahami kebutuhan pembeli, menjaga konsistensi kualitas produk, dan mempersiapkan kapasitas pasokan sesuai peluang kerja sama yang berkembang.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM binaan dalam pameran perdagangan internasional merupakan bagian dari upaya membuka akses pasar dan mempertemukan produk unggulan daerah dengan calon mitra bisnis yang relevan.

“Bagi UMKM, kesempatan bertemu langsung dengan calon pembeli dan pelaku industri menjadi langkah penting untuk mengembangkan usaha. Kami berharap peluang yang diperoleh Kandora Coffee selama TEI 2026 dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama yang berkelanjutan, sehingga kopi Toraja semakin dikenal dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Pertamina terus mendorong UMKM binaan untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat kapasitas usaha, dan memanfaatkan peluang pasar secara optimal,” ujar Lilik.

Owner Kandora Coffee, Arni Pabunga, juga melihat partisipasi dalam TEI 2026 sebagai kesempatan untuk mengenalkan produk kopi Toraja sekaligus membangun hubungan bisnis yang dapat dikembangkan setelah pameran berakhir.

“Melalui TEI 2026, kami mendapat kesempatan untuk memperkenalkan kopi Toraja kepada lebih banyak calon mitra dan memahami kebutuhan pasar secara langsung. Beberapa peluang kerja sama yang muncul menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas produk dan mempersiapkan usaha agar mampu memenuhi kebutuhan pembeli. Kami berharap penjajakan ini dapat berlanjut menjadi kerja sama yang memberi manfaat bagi perkembangan Kandora Coffee dan kopi Toraja,” ungkap Arni.

Selama penyelenggaraan TEI 2026, Kandora Coffee juga membukukan penjualan ritel sebesar Rp7,945 juta. Capaian ini melengkapi hasil partisipasi yang berfokus pada perluasan jejaring bisnis dan penjajakan kerja sama jangka menengah maupun panjang.

Pendampingan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terhadap Kandora Coffee mencakup peningkatan kapasitas produksi, fasilitasi sertifikasi, kurasi produk, dukungan keikutsertaan dalam pameran, serta akses pertemuan bisnis dengan calon pembeli. Pendampingan tersebut ditujukan untuk membantu UMKM mempersiapkan produk dan usahanya agar semakin kompetitif dalam menjangkau pasar nasional maupun internasional.

Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan usaha UMKM; SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui peningkatan kapasitas serta daya saing produk; dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembukaan jejaring bisnis dan penjajakan kerja sama dengan pelaku industri.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap peluang yang diperoleh Kandora Coffee pascapameran dapat berkembang menjadi kemitraan bisnis yang konkret. Dengan menjaga kualitas, memperkuat kesiapan produksi, dan membangun hubungan jangka panjang dengan pembeli, Kandora Coffee diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus membawa kopi Toraja semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional.

Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui situs resmi MyPertamina, media sosial @pertaminasulawesi, serta Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Implementasikan Program “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolres Parepare Jadi Pembina Upacara di SMAN 1

0

PAREPARE – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres), Ajun Komisaris besar Polisi (AKBP) Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K. bertindak selaku Pembina Upacara pada kegiatan Upacara Bendera Merah Putih yang digelar di UPT SMA Negeri 1 Parepare, Jalan Matahari, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Senin (19/10/26)

Kehadiran Kapolres Parepare di lingkungan sekolah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Prioritas Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” Kegiatan ini bertujuan untuk membina karakter, mencegah kenakalan remaja, serta memberikan edukasi hukum dan kesadaran masyarakat sejak dini kepada para siswa-siswi.

Turut hadir mendampingi Kapolres Parepare dalam kegiatan tersebut antara lain Kasat Lantas Polres Parepare AKP Rusdi Yunus, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar, S.H., Kasi Propam Polres Parepare Iptu M. Tajrid. Y, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Mallusetasi Aipda Muh. Nasir Cunnu. disambut langsung oleh Plt. Kepala UPT SMAN 1 Parepare, Hariati, beserta para guru, wali kelas, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa-siswi UPT SMAN 1 Parepare.

Dalam amanatnya AKBP Phunky Mahendra Borniawan menyoroti ancaman nyata yang sedang mengintai generasi muda, yakni penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).

“Jangan pernah berpikir bahwa narkoba itu jauh dari kita. Saat ini peredarannya sudah menyusup ke berbagai kalangan, termasuk lingkungan sekolah. Sasarannya adalah kalian, para pelajar yang sedang mencari jati diri dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,” tegas Kapolres Parepare.

Ia memaparkan dampak merusak narkoba, baik secara fisik maupun mental. Secara fisik, narkoba merusak organ tubuh, jaringan otak, hingga berisiko menyebabkan kematian. Sementara secara mental, kecanduan narkoba merusak karakter, menghilangkan konsentrasi belajar, serta memicu perilaku devian seperti berbohong dan mencuri.

“kami mengingatkan agar para pelajar tidak membiarkan cita-cita dan harapan orang tua hancur hanya karena godaan coba-coba yang sering kali berawal dari bujukan teman, rasa takut dianggap tidak gaul, atau manipulasi lingkungan,”ucapnya

Untuk membentengi para siswa dari bahaya pergaulan negatif dan narkoba, Kapolres Parepare menekankan beberapa pesan

Berani Bilang “TIDAK”. Siswa diminta tidak takut dijauhi atau dianggap tidak gaul karena menolak rokok, miras, atau narkoba. Remaja gaul yang sesungguhnya adalah mereka yang berprinsip, berprestasi, dan menjaga diri.

Pintar Memilih Teman, Pergaulan sangat menentukan masa depan. Pelajar diimbau memilih lingkungan pergaulan yang positif dan mendukung perkembangan diri. Dan Mengisi Waktu Luang dengan Kegiatan Bermanfaat., Menyalurkan energi muda ke kegiatan ekstrakurikuler, olahraga, seni, maupun pendalaman agama agar terhindar dari pemikiran negatif.

Serta Terbuka kepada Keluarga dan Guru,
Apabila menghadapi masalah atau tekanan, siswa diharapkan tidak lari ke zat berbahaya, melainkan berkonsultasi dengan orang tua, wali kelas, atau guru Bimbingan Konseling (BK).

“saya tegaskan kembali bahwa masa depan bangsa berada di tangan para pelajar, seraya mengajak seluruh warga sekolah untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba.

“Jadilah generasi penerus yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia. Mari kita jaga sekolah kita ini agar selalu bersih dari pengaruh narkoba. Prestasi YES, Narkoba NO!” Pungkasnya

Warga Cempae Diberi Pemahaman KUHP dan KUHAP Baru, Seksi Hukum Polres Parepare Turun Langsung ke Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemahaman terhadap aturan hukum menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Untuk meningkatkan kesadaran tersebut, Seksi Hukum (Sikum) Polres Parepare turun langsung menemui warga Kelurahan Cempae, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, melalui kegiatan penyuluhan hukum dan sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru serta Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Baru.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pembaruan hukum pidana di Indonesia, termasuk perubahan aturan dan mekanisme penanganan perkara yang perlu diketahui oleh warga.

Penyuluhan tersebut dipimpin Kepala Seksi Hukum Polres Parepare, AKP Said Abdullah, S.H., bersama Kasubsi Penyuluhan Hukum, Aiptu Salma. Keduanya memberikan penjelasan mengenai sejumlah materi hukum yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat serta pentingnya memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.

AKP Said Abdullah menegaskan, sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya mengetahui adanya perubahan aturan hukum, tetapi juga memahami bagaimana aturan tersebut berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

“Tujuan kami datang ke sini adalah agar warga Cempae paham betul tentang KUHP Baru dan KUHAP Baru. Jangan sampai masyarakat tidak tahu hak dan kewajibannya di mata hukum. Dengan paham hukum, masyarakat akan lebih taat hukum dan terhindar dari pelanggaran hukum,” jelas AKP Said Abdullah.

Bahas Perubahan Hukum hingga Penanganan Perkara

Dalam kegiatan tersebut, materi penyuluhan mencakup perubahan sejumlah ketentuan penting dalam KUHP Baru, mekanisme penanganan perkara berdasarkan KUHAP Baru, serta peran masyarakat dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pembahasan ini diharapkan dapat membantu warga mengenali aturan hukum yang berlaku sekaligus memahami pentingnya mengikuti prosedur hukum ketika menghadapi persoalan di lingkungan sekitar.

Antusiasme warga terlihat melalui sesi tanya jawab. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan mengenai persoalan hukum yang mereka temui dalam kehidupan bermasyarakat.

Interaksi itu juga membuka ruang komunikasi antara kepolisian dan warga, sehingga persoalan hukum dapat dibicarakan melalui pendekatan edukatif dan dialogis.

Bagi masyarakat, pemahaman hukum tidak hanya berkaitan dengan upaya menghindari pelanggaran. Pengetahuan tersebut juga penting agar warga mengetahui haknya, memahami prosedur yang berlaku, dan dapat mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan hukum.

  • Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat

Penyuluhan hukum di Kelurahan Cempae ini merupakan bagian dari implementasi program Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat.

Melalui program tersebut, Polres Parepare mendorong terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat menjadi ruang edukasi sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.

Kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat menjadi dua hal yang saling berkaitan dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan aman. Karena itu, kegiatan penyuluhan seperti ini menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan informasi hukum kepada masyarakat secara langsung.

Dengan sosialisasi KUHP Baru dan KUHAP Baru tersebut, Seksi Hukum Polres Parepare berharap warga Kelurahan Cempae semakin memahami aturan hukum serta mampu berperan aktif dalam menjaga kamtibmas.

Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa membangun masyarakat yang sadar hukum membutuhkan komunikasi, edukasi, dan kerja sama berkelanjutan antara Polri dan warga.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi BBM di Sulawesi Utara melalui Penambahan Armada dan Mobil Tangki Perbantuan*

0

MANADO, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat upaya penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Utara melalui penambahan armada distribusi dan pemanfaatan Mobil Tangki (MT) Perbantuan dengan kapasitas setara 200.000 liter. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pengiriman BBM ke SPBU, seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.

Penguatan armada menjadi bagian dari penyesuaian operasional Pertamina dalam menjaga kesinambungan distribusi dari terminal BBM menuju lembaga penyalur. Melalui dukungan armada tambahan dan penggunaan skema perbantuan, kapasitas angkut dapat dimanfaatkan secara lebih fleksibel guna menunjang kebutuhan pasokan di wilayah yang memerlukan perhatian khusus.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memantau perkembangan kebutuhan BBM, kondisi stok, serta realisasi penyaluran di lapangan. Pengaturan pengiriman dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing wilayah dan kesiapan operasional, sehingga pasokan dapat disalurkan secara lebih efektif ke SPBU.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa penguatan armada merupakan salah satu langkah operasional untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan mendukung pelayanan kepada masyarakat.

“Penyaluran BBM membutuhkan dukungan armada dan pengaturan pengiriman yang responsif terhadap kondisi di lapangan. Melalui penambahan armada serta pemanfaatan Mobil Tangki Perbantuan dengan kapasitas setara 200.000 liter, kami berupaya memperkuat fleksibilitas distribusi agar kebutuhan BBM di Sulawesi Utara dapat dilayani dengan lebih optimal,” ujar Lilik.

Selain optimalisasi armada, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga terus berkoordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Bitung, Lembaga Penyalur, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan penyaluran serta menentukan langkah yang diperlukan sesuai kondisi operasional.

Pertamina mengapresiasi kesabaran masyarakat selama dinamika pengisian BBM berlangsung. Masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian sesuai kebutuhan, mengikuti arahan petugas di SPBU, dan bersama-sama menjaga ketertiban selama proses pengisian. Dukungan konsumen diharapkan dapat membantu kelancaran pelayanan bagi seluruh pengguna BBM.

Untuk pertanyaan, informasi, maupun keluhan terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 melalui saluran resmi yang tersedia.

Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare