25.5 C
Pare-Pare
Minggu, Juni 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 741

Camat Soreang Target Tiap Kelurahan Miliki RTH

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Hari Senin ini sore (25/01/21) Camat Soreang Dede Harirutaman S.Stp melakukan pertemuan singkat bersama seluruh ketua LPMK sekecamatan Soreang serta seluruh Lurah sekecamatan Soreang. bersilaturahmi dengan para ketua LPMK sekaitan dengan pelaksanaan pelayanan masyarakat yang berada di kecamatan Soreang ini.

“yang paling intinya dalam pertemuan kami ingin terus bersilaturahmi dengan para ketua LPMK. Kami ingin bersinergi dengan ketua LPMK saling mendukung dalam program program pemerintah kota Parepare dan juga program-program yang direncanakan oleh seluruh para ketua LPMK selanjutnya juga kami membahas sedikit sekaitan dengan penanganan covid 19 yang berada di wilayah kecamatan Soreang.” Kata Dede.

Lanjut Dede, dirinya berharap dari pemerintah kecamatan Soreang kepada seluruh ketua LPMK yang berada di wilayah kecamatan Soreang bersama-sama saling membantu saling mengingatkan dan mengedukasi secara terus-menerus kepada masyarakat kaitan dengan penyebaran virus Corona. ini dan selanjutnya juga sedikit membahas tentang lingkungan wilayah khususnya wilayah kecamatan Soreang.

“Insya Allah kami selaku pemerintah kecamatan Soreang sangat mendukung dengan keinginan dari bapak wali kota menjadikan kota Parepare ini bersih dan asri. Insya Allah kami akan mencoba program peduli lingkungan ini untuk mengasrikan budaya kecamatan Soreang dengan target minimal 1 kelurahan memiliki jalur hijau ataupun ruang terbuka hijau dijadikan sebagai ikon masing-masing kelurahan sebagai kelurahan asri.” Jelas Dede.

Plt Kadishub Tinjau Persiapan Lahan Parkir

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Persoalan sembrawut perparkiran di area belakang pasar lakessi menjadi salah satu topik hangat yang sering diungkapkan pendengar obras di radio mesra 102’8 Fm.

Menindak lanjuti hal tersebut terutama sempitnya akses jalan baru di belakang Pasar Lakessi, Kepala UPTD Parkir Dishub Kota Parepare, Aryun Handayana Kepada tim liputan radiomesra.com mengatakan Plt Kadis Perhubungan bersama tim dari Dinas Perhubungan Selasa (26/01/21) meninjau langsung persiapan lahan tersebut.

“Menindaki laporan masyarakat terkait sempitnya akses jalan baru di belakang pasar lakessi sebelumnya kami meminta maaf kepada masyarakat mungkin agak sedikit terganggu. karena lahan parkir yang ada di area belakang pasar lakessi ini belum siap atau belum memadai untuk kita fungsikan sebagai lahan parkir. dan tadi pagi kami beserta tim dari dinas perhubungan yang dipimpin oleh bapak kepala dinas perhubungan, kabid dan kasi lalin bapak kanit dikyasa sat lantas polres Parepare dan kepala UPTD pasar mengambil langkah alternatif terkait permasalahan yang ada.”  Jelas Aryun

Tambah Aryun setelah peninjauan tersebut besok (rabu 27/01/21 red. ) dinas perhubungan akan memulai pengalihan arus lalulintas dan pengaturan lahan parkirnya sambil menunggu kesiapan lahan parkir yang di siapkan.

“Jadi insya Allah besok kami akan memulai pengalihan arus lalulintas dan pengaturan lahan parkirnya sambil menunggu kesiapan lahan parkir yang sudah disiapkan oleh pemerintah untuk pengguna jasa atau pembeli.” Ungkapnya.

Andi Fudhail Minta Surat Edaran Pembatasan Aktivitas Malam Di Tinjau Ulang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemberlakuan pembatasan aktivitas pada malam hari atau pembatasan jam malam bukan hanya di keluhkan pelaku usaha di Parepare. Anggota DPRD partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Soreang yang di kenal penyuka touring Andi Muh. Fudhail juga ikut merasa surat edaran tersebut perlu dikaji kembali. Hal tersebut di sampaikannya pada tim liputan radiomesra.com Senin (25/01/21).

“Saya miris membaca mendengar akan kebijakan perpanjangan waktu mengenai jam malam yang dikeluarkan oleh pemerintah seharusnya pemerintah mengkaji ulang secara proporsional dengan melibatkan para pengusaha pengusaha khususnya pengusaha kafe restoran warkop agar supaya bisa didengar dan bisa mendapatkan masukan-masukan agar supaya aturan itu betul-betul bisa menjadikan sesuatu hal yang positif baik dari segi kondisi pendapatan para pengusaha sendiri termasuk juga kondisi tentunya PAD yang sangat berpengaruh dengan perpanjangan waktu yang dikeluarkan oleh pemerintah itu sampai tanggal 08.” Kata Aleg yang aktif mendengar keluhan warga tersebut.

Menurutnya, Surat Edaran itu sangat menyusahkan pengusaha-pengusaha. Harusnya, Tambah fudhail ada kelonggaran waktu yang diberikan oleh pemerintah buat para pengusaha karena melihat dan menganalisa yang sekarang terjadi yang terdampak covid yang positif itu hampir dikatakan bukan penikmat kopi tapi kebanyakan adalah orang-orang yang dari luar masuk ke parepare ini.

“kebanyakan juga dari ASN itu sendiri atau pejabat-pejabat. ini harus dianalisa kembali mengenai kebijakan itu bahwa kalaupun kita harus melonggarkan waktu dari jam 7 ke jam 10 maka harus ada komitmen yang dikeluarkan oleh kedua belah pihak khususnya kepada pengusaha agar supaya bisa membuat komitmen yang apabila melanggar komitmen tersebut maka dia siap untuk diberikan sanksi. pemberian toleransi 20 sampai 30% pengunjung itu sangat bijaksana dan saya yakin dan percaya bahwa pengusaha itu juga pasti mentaati aturan-aturan yang dikeluarkan pemerintah apalagi mereka akan diberikan sanksi.” Jelas Fudhail.

Lanjutnya, apalagi mereka akan diberikan sanksi bahkan sanksi sangat berat apabila melanggar berturut-turut itu kan pencabutan izin Dan dirinya yakin pengusaha itu tidak akan mau usahanya dicabut untuk itu aturan ini sudah dikeluarkan sejujurnya dirinya sangat menyesali dengan hal itu untuk kedepannya ia berharap kepada pemerintah agar supaya ini menganalisa kembali dari claster mana ini yang positif agar supaya kelihatan bahwa di mana titik-titik di mana kebijakan itu harus diturunkan.

“kalau persoalan cafe yang sekarang sampai jam 7 malam itu saya berharap agar supaya kedepannya ini kalau bisa ada kelonggaran sampai jam 10 malam. dan buatlah komitmen buatlah pertemuan sebelumnya dan buatlah komitmen dengan para pengusaha agar supaya mereka bisa membuka dengan toleransi 20 sampai 30% pengunjung dan apabila itu tidak dilakuka, apabila itu dilanggar oleh para pengusaha maka akan diberikan sanksi saya rasa itu akan menjadi solusi yang lebih baik buat kita semua. agar supaya para UKM ini bangkit kembali bangkit dengan kepercayaan diri, bangkit dengan pendapatannya dan tentunya pemerintah dapat PAD yang lebih baik lagi.” Terang Fudhail.

Pemkab Enrekang Gelar Mutasi, Bupati Ingin Regenerasi dan Peningkatan Kinerja

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Bupati Enrekang Muslimin Bando menginginkan ada regenerasi dan peningkatan kinerja para pejabat. Olehnya itu, gerbong mutasi kembali bergerak.

MB mengatakan hal tersebut, disela acara pengambilan sumpah/janji jabatan atas pelantikan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala UPT Puskesmas. Acara berlangsung di ruang pola Kantor Bupati, Selasa (26/01/21).

Turut hadir Wakil Bupati Asman yang sudah pulih dari Covid-19, Sekda H. Baba, Kepala BKDD drh Junwar, dan jajaran pejabat OPD.

“Kita ingin ada regenerasi di lingkungan kerja, agar memicu produktivitas dan akselerasi pelayanan. Maka dari itu, pejabat yang bergeser mesti secepatnya beradaptasi,” tegas MB.

Bupati juga mengakui menggeser pejabat bukan keputusan yang mudah. Karena itu ia maklum jika ada yang merasa tidak cocok dengan posisinya.

“Namun posisi itu dinamis. Keputusan ini juga diambil lewat pertimbangan matang. Maka jangan lagi ada opini negatif yang membuat pemerintahan tidak produktif,” tandas Bupati. (*)

MFO Sambangi Korban Gempa Mamuju di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mesra Fans Organisation (MFO) merupakan wadah berkumpul pendengar Radio Mesra 102’8 Mhz, selain rutin mengelar pengajian setiap bulannya, MFO juga bergerak dalam kegiatan sosial.

Anggota MFO yang juga bertindak selaku kordinator pengumpulan dana pada tim liputan radiomesra.com senin (25/01/21) Jhy Atik mengatakan MFO juga merasa berempati terhadap derita para pengungsi dari korban Gempa sulbar, maka dirinya dan beberapa pengurus MFO segera mengumpulkan dana membantu korban yang tertimpa bencana.

“saya selaku koordinator pengumpulan dana sumbangan teman teman fans pendengar radio mesra untuk korban bencana gempa yang ada di Mamuju dan Majene dan alhamdulillah selama 2 hari berturut-turut kami mengumpulkan dana dan sudah terkumpul sekitar 2 juta lebih dana ini murni dari fans mesra baik yang ada dikota parepare maupun dari luar kota seperti dari malaysia pasang kayu dan Barru.” Terang Jhy Atik

Tambah Jhy Atik, adapun dana tersebut langsung mereka belanjakan untuk keperluan para pengungsi di antaranya ada beras mie instan, telur dan minyak goreng serta obat-obatan juga. Selain itu juga memberikan beberapa kelambu, Pampers orang tua dan pampers anak anak dan masih banyak lagi kebutuhan lainnya

“juga kita mengirimkan 20 dos makanan siap saji ke para pengungsi perlu juga kami sampaikan bahwa pengungsi yang kami kunjungi disini bukan kami langsung ke daerah Mamuju atau Majene tapi kami mengunjungi pengungsi yang datang dari Majene dan Mamuju ke parepare yang mana lokasi yang kami tuju tempat pengungsian mereka itu ada di sebuah kos-kosan yang ada di jalan Laupe Soreang Parepare di sini Kami mendapati 4 KK dan 1 orang diantaranya dibawa kerumah sakit ” Jelasnya.

Pengusaha Parepare Minta Jam Malam di Atur Ulang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kebijakan Pemerintah Daerah atau Wali kota Parepare terhadap perlakuan jam malam dalam berusaha di nilai oleh kalangan pelaku usaha di parepare cukup memberatkan. Hal tersebut di sampaikan pelaku usaha rumah makan patato sappe pada program obras radio mesra. Senin (25/01/21).

“kalau menurut saya pemikiran saya covid ini tidak mempunyai waktu dia aktif selama 24 jam. ketika memberlakukan jam malam saya yakin ada solusi terbaik tetapi ada juga ada yang lebih baik mungkin. karena memberlakukan jam malam masyarakat berpikir bahwa itu malam baru berjalan sementara di siang hari banyak yang berkumpul seharusnya pemerintah ini dari pemikiran saya dengan bekerja keras dengan melakukan pengawasan super ketat dan menerapkan sanksi yang super berat ini yang harus dilakukan ini bukannya memberlakukan jam malam.” Kata Owner Patato ini.

Lanjutnya, pemerintah seharusnya memberlakukan kapasitas tempat yang di perketat. Selain berdampak para pelaku musik, Warkop dan warung makan dan sebagainya ini dampaknya luar biasa.

“Masyarakat mempunyai pertimbangan tentunya melihat dari daerah tetangga seperti kota Makassar yang jumlah penduduknya belum yang datang menimbah ilmu super padat tapi disana merubah posisi jam malam dari jam 7 sampai jam 10 apakah ini mengurangi covid tentu tergantung dari masyarakatnya kalau kita mau terapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat Maka insya Allah ini bisa diatasi jangan sampai kita atasi penyebaran pandemi covid kemudian pertumbuhan ekonomi kita mau ditingkatkan tapi pola penerapan aturan itu tidak seimbang maka tidak bisa terjadi .” Jelas Sappe.

Sappe menambahkan pemerintah mempunyai aparat kerjasama dengan TNI, Polri bukan dari aparat sipil saja yang turun menjangkau lokasi dengan tim gabungan untuk pendekatan persuasif karena yang mau dijaga di sini adalah bagaimana menjaga jarak harus yang utamakan keselamatan bersama.

Anggota DPRD Partai Nasdem Fasilitasi 14 Pengungsi Gempa Sulbar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sebanyak 14 orang korban gempa bumi di Sulawesi Barat beberapa hari lalu mendapatkan fasilitas khusus dari anggota DPRD Parepare asal partai Nasdem saat akan berlayar ke nunukan kalimantan utara, sabtu, (23/01/21).

Fasilitas berlayar ke nunukan terhadap 14 orang tersebut menurut anggota DPRD Parepare asal partai Nasdem Suyuti SE., diberikan terhadap korban bencana gempa setelah pihaknya berkordinasi dengan pihak Dinas Sosial parepare, Pihak Kesehatan Pelabuhan dan PT. Pelindo Parepare, Suyuti SE juga berterima kasih kepada pihak yang telah membantu para korban untuk diberangkatkan secara gratis ke nunukan.

“Awalnya saya didatangi oleh warga bahwa ada pengungsi 14 orang di kelurahan Tiro sompe dan saya langsung mengecek dan saya mendapatkan berita itu betul dan ternyata mereka mengeluh bahwa ingin ke Nunukan. Tapi tidak mempunyai biaya sama sekali karena mau pulang di Mamuju tepatnya di Malunda rumahnya hancur kena gempa. dari saya mengambil inisiatif untuk berkoordinasi dengan dinas sosial terus sama dinas kesehatan pelabuhan sama PT Pelindo IV Parepare dan alhamdulillah berkat bantuan mereka 14 orang ini kita bisa berangkat kan secara gratis ke Nunukan Kalimantan Utara.” Jelas Anggota Komisi II DPRD Parepare ini

Lanjut Anggota Legislatif Dapil Bacukiki dan Bacukiki barat ini, karena mereka juga resah tinggal di rumah keluarganya. Dikarenakan mereka ada 14 orang sementara rumah yang ditempati itu sempit dan tidak memungkinkan untuk berlama-lama apalagi di saat pandemi ini tetap jaga protocol kesehatan agar semua terhindar dari covid19.

“Nah kalau tidak segera difasilitasi maka mereka akan tinggal satu rumah 14 orang. Coba Bayangkan ditambah dengan orang yang ada di rumah di situ pasti banyak lagi ini berkerumun takutnya akan menimbulkan atau apa namanya bisa terjadi kerumunan dan akan ada kena Corona.” Terang Owner Alya Sweetnes ini.

Ia menambahkan secara pribadi dan tentu juga secara kepartaian di Nasdem sebagaimana disampaikan oleh ketua DPW Nasdem sulsel RMS bahwa setiap ada musibah maka wajib bagi kader dan pengurus partai untuk membantu para korban yang terkena bencana.

Wali kota Parepare Konfirmasi Dirinya Terjangkit Covid Lewat Medsosnya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali. Kota Parepare Dr. HM. Taufan Pawe SH., MH. Mengkonfirmasi dirinya terjangkit Virus19. Hal tersebut di tulisnya lewat akun media sosialnya Senin (25/01/21).

“Kepada sahabat-sahabatku sekalian, setelah melewati berbagai aktifitas beberapa hari ini yang begitu padat, tadi pagi saya menjalani Swab test PCR rutin. Qadarullah hasilnya saya terkonfirmasi Positif Covid-19.” Tulis Ketua DPD I Partai Golkar tersebut.

Lanjut Taufan menulis Untuk sementara dirinya sedang melakukan isolasi mandiri. Ia bersyukur, menurut Tim Dokter kondisinya stabil dan terkendali. Serta memohon doa dari sahabat-sahabat sekalian agar bisa sehat dan pulih kembali.

“Saya memohon maaf dan mengimbau kepada sahabat-sahabat yang telah berkontak dengan saya agar segera memeriksakan diri ke Dokter. Terima kasih, semoga Allah Azza Wa Jalla memberikan kesehatan dan perlindungan-Nya bagi kita semua.” Terang Taufan

Ketua Remahid Parepare Turun Langsung Serahkan Bantuan Korban Bencana Alam

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Gempa bermagnitudo 6,2 yang berpusat di Kabupaten Majene dan berdampak di wilayah lainnya seperti Kabupaten Mamuju dan Polman Provinsi Sulawesi Barat, Jum’at (15/01/21) dampaknya masih terasa oleh para pengungsi, baik traumatik hingga kehilangan finansial.

Informasi sampai saat ini, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Korban Meninggal akibat Gempa Sulbar Bertambah Jadi 91 Jiwa.

Melihat informasi tersebut, Ketua Remaja Masjid Al-Hidayah (Remahid) turun langsung memberikan bantuan di wilayah yang kurang tersentuh penyaluran bantuan, Kamis (21/01/21)

Ketua Remaja Masjid Al-Hidayah (Remahid) Fajrin melalui audio whatsapp yang berada di Desa Kayuwangi Kecamatan Malunda Kabupaten Majene mengatakan jika daerah tersebut sangat berdampak dari gempa M6,2.

“Masih ada 3 desa yang masih masuk ke dalam selain Desa Kayuwangi, karena 3 desa tersebut susah dijangkau seperti Salutahongan, Lombong, dan Lombang dengan kendaraan roda 2, apalagi 4 roda,di situ daerah tempat yang paling terdampak mi karena setelahnya itu kampung masih ada 3 kampung yang tidak bisa dijangkau hanya di Helikopter saja yang bisa jangkau itu pun baru satu kali datang terbawa air 20 dus”, ucap Fajrin

Selain ketua Ramahid Kota Parepare, ia juga tergabung di dalamnya Solidaritas Ajatappareng Comunity (Sodaracu).

10 hari Pasca Gempa, Posko Medis Lapangan Blue Helmet terus Berikan Layanan Medis

0

MAMUJU, RADIOMESRA. COM – Posko Medis Lapangan Blue Helmet Hingga saat ini hampir 10 hari pasca gempa masih terus memberikan layanan medis kepada para korban terdampak gempa di wilayah mamuju dan majene. Hal tersebut di ungkapkan komandan penanggung jawab lapangan klinik blue helmet Zulfiadi saat menerima rombongan DPD Partai Gelora Parepare yang membawa bantuan tahap kedua dari para donatur yang masuk dan rombongan tiba pukul 4.42 pagi. Sabtu (23/01/21).

“Alhamdulillah blue helmet bisa berkontribusi untuk bencana yang ada di Sulawesi barat ini pemberangkatan kami kemarin dari Makassar itu 3 hari pasca gempa dan sampai disini kami melihat masyarakat sangat membutuhkan bantuan kita mengingat kondisi ekonomi totalitas lumpuh masyarakat pada mengungsi beberapa bangunan rusak dan fungsi pelayanan rumah sakit secara umum itu tidak berjalan.” Kata Zulfiadi.

Lanjutnya, apalagi di puskesmas itu sama sekali tidak berjalan semua tenaga medis bahkan rumah sakit cukup hancur untuk itu blue helemate kedatangannya disini langsung melakukan pelayanan mobile klinik dan mempersiapkan klinik lapangan.

“Yang kami pilih daerah yaitu didesa pattidi karena aksesnya untuk daerah pusat gempa dekat kemudian akses kekota Mamuju dekat. kami menempatkan pos sekaligus sebagai posko induk pelayanan masyarakat yang ada di sini yaitu posko klinik lapangan kemudian pos logistik. sebelum dan saat pelaksanaan klinik lapangan itu masyarakat berbondong-bondong mendatangi tempat ini mendapatkan pelayanan dari tim relawan medis tim relawanan dokter dan juga bantuan berupa logistik bagi pelayanan pangan kepada masyarakat yang ada di sekitar sini.”Jelas Zulfiadi.

Ia menambahkan pelayanan blue Helmet Partai gelora menjangkau beberapa titik-titik yang belum tersentuh dan terselip ada beberapa tempat kemarin di Malunda kemudian ulu Manda kemarin menggunakan helikopter kemudian menuju desa mallo yang terpencil yang kemudian diakses menggunakan kendaraan-kendaraan tertentu

“Sampai saat ini program itu tetap kami jalankan hingga masa tanggap darurat ini selesai pelayanan medis dan penyaluran logistik dan terima kasih kepada khususnya masyarakat parepare yang telah memberikan bantuan logistik ya membantu kegiatan operasional penyaluran logistik yang ada di sini bantuan masyarakat sangat berharga dan sangat bermanfaat. terima kasih dari kami blue helmet” Terangnya.

Klinik lapangan posko tanggap bencana partai gelora Sulawesi barat sudah menjangkau medis dan logistik daerah terisolir dengan helikopter kerjasama dengan sama dengan TNI AU.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare