25.5 C
Pare-Pare
Minggu, Juni 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 742

Pemerintah Putuskan Tidak Mengalokasikan Dana Kelurahan secara khusus dalam APBN 2021

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait dana kelurahan berdasarkan informasi dan pertemuan DPRD parepare dengan Bappeda Parepare, bahwa untuk dana kelurahan tahun 2021 kemungkinan besar akan ditiadakan. Hal tersebut dikatakan ketua Komisi II DPRD kota Parepare Kamaluddin Kadir pada program obras Jumat (22/01/21).

“Berdasarkan penelusuran yang kami lakukan oleh kementerian keuangan RI sudah menetapkan bahwa dana kelurahan tahun 2021 akan ditiadakan mengingat yang pertama penerimaan negara yang sampai hari ini semakin sedikit dan berkurang kemudian adapun anggaran APBN 2021 akan diproyeksikan sebesar besarnya dalam rangka penangan covid 19.” Kata Kamaluddin.

Lanjut Anggota DPRD dapil Ujung tersebut, ia berharap dengan ditiadakannya dana kelurahan tahun 2021 kembali dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pembangunan disetiap kelurahan kecamatan maka kembali berdasarkan perda 01 tahun 2010.

“Jadi pemerintah parepare beserta DPRD telah menetapkan pagu indikatif wilayah untuk tahun 2022 besar harapan kami kiranya pelaksanaan pagu indikatif kedepan atau pelaksanaan pagu indikatif yang dilaksanakan pada tahun ini kita harapkan kiranya sebaiknya dipergunakan dalam rangka kemaslahatan dan dampaknya dirasakan oleh masyarakat.” Tutup Politisi Gerindra tersebut.

Di lansir dari DDTCNews edisi Ahad (24/01/21) Pemerintah memutuskan untuk tidak lagi mengalokasikan dana kelurahan secara khusus dalam APBN 2021, seperti yang dialokasikan melalui APBN 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pada tahun ini kebutuhan dana kelurahan kembali dimasukkan dalam dana alokasi umum (DAU) pada kota masing-masing.

Bupati Enrekang Optimis Sulbar Segera Bangkit dan Pulih Pasca Bencana

0

MAMUJU, RADIOMESRA. COM — Bupati Enrekang Muslimin Bando optimis Sulbar segera bangkit dan pulih pasca bencana. Hal itu ia sampaikan kepada Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Sabtu malam (23/01/21).

“Warga Sulbar itu kuat dan tangguh dalam situasi apapun. Apalagi dipimpin pak ABM. Saya yakin perekonomian dan infrastruktur segera pulih dan tertata kembali,” kata MB.

MB sendiri telah berkeliling memantau dampak gempa di Majene dan Kota Mamuju.

ABM mengungkapkan rasa haru saat menerima bantuan dari pemerintah dan warga massenrempulu Enrekang. “Bantuan memang sangat dibutuhkan korban gempa, terima kasih pak Bupati dan warga enrekang. Semoga berberkah, “kata Ali.

Sebelum ke rujab, bantuan telah disalurkan pada beberapa titik, diantaranya posko Induk Majene, posko Ulumanda, Malunda dan Tapalang serta posko induk provinsi di Rujab Gubernur SulBar dan terakhir di posko induk Hikma.

Rombongan dari Enrekang terdiri dsri 100 kendaraan. Termasuk didalamnya 30 truk mengangkut makanan berupa, beras, sayur mayur, ikan kaleng, biskuit, dan mi instan. Juga ada kebutuhan bayi, obat-obatan.

Bantuan dikumpulkan dari seluruh OPD, TP-PKK, unsur forkopimda, camat, lurah dan kades, Aliansi Massenrempulu Peduli, PMI, penyuluh, pendamping keluarga harapan (PKH), petani sayur dari pelbagai desa, IWAPI, Ikatan Bidan Indonesia, IDE Institute, KPM PKH, Gamer Online, SMC, Purna Paskibraka, BAZNAS, PPNI, Unimen, komunitas Hore-hore Gowes, komunitas Trail, sekolah tingkat SD-SMA/sederajat dan santri pondok pesantren, dan masih banyak lagi. (Humas Enrekang)

Musik : Gya Ajak Bayu Risa di Lagu Penuh Nuansa Romantis, ‘Jantung Hati’

0

RADIOMESRA. COM – Setelah merilis single ‘comeback’ berjudul ‘Kau Cinta Matiku’, Gya menunjukkan keseriusannya kembali ke dunia musik Indonesia dengan kembali merilis lagu terbarunya. Kali ini, Gya ikut mengajak Bayu Risa sebagai rekan duet di lagu yang berjudul ‘Jantung Hati’. Lagu ‘Jantung Hati’ sendiri merupakan versi baru dan versi bahasa Indonesia dari lagu berjudul ‘Katong Dua’ yang sempat juga dinyanyikan oleh Bayu Risa. Lagu yang diciptakan oleh Yochen Amos, Dennis Nussy, dan Bayu Risa ini bercerita tentang dua sejoli yang saling terbuka menyatakan isi hatinya dan berniat untuk mengikat janji selamanya. Bayu Risa dirasa Gya merupakan sosok yang tepat untuk kembali menyanyikan lagu ini karena memiliki warna vokal yang khas dan unik. Gya sendiri mengaku sangat menyukai suara dari Bayu Risa.

Dengan nuansa Pop R&B, lagu ini berawal dari sang produser, Dennis Nussy yang mengawali kolaborasinya bersama Gya melalui cover lagu ‘Semoga Kau Mengerti’ yang diunggah di Instagram pribadi miliknya. Dari hal itu, terbentuklah kolaborasi yang kemudian menginisasi dirilisnya lagu ‘Jantung Hati’ ini. Selain menjadi featuring artist di lagu ini, Bayu Risa juga terlibat langsung sebagai produser. Selain itu, ada pula Rozi Fathoni yang menjadi Executive Producer, Agi Anggadarma sebagai Mixing Engineer, serta Steve Corrao di Mastering Engineer.

Direkam selama masa PSBB jilid 2 tentu memberikan tantangan tersendiri baik dari Gya maupun Bayu Risa. Segala protokol kesehatan diberlakukan selama proses rekaman hingga lagu ini selesai dibuat. Bahkan, seluruh pihak yang terlibat di dalam pembuatan lagu ini wajib melakukan rapid test sebelum memulai pertemuan mereka di hari tersebut. Tentu hal ini semakin membuat Gya dan team di belakang lagu ini semakin semangat untuk memberikan hasil yang terbaik.

Gya berharap, dengan dirilisnya lagu ‘Jantung Hati’ ini, dapat mengembalikan senyum ke pasangan-pasangan yang dilanda asmara. Selain itu, Gya juga percaya bahwa Cinta merupakan penyemangat hidup, tugas kita adalah selalu mencari sisi baik dan positif dari cinta orang-orang di sekitar kita. Tentunya, karena lagu ‘Jantung Hati’ ini merupakan sebuah kolaborasi, Gya dan Bayu Risa berharap pula suara keduanya dapat saling melengkapi serta memberikan warna tersendiri di dunia musik Indonesia. Lagu ini rencananya akan menjadi salah satu track di album terbaru Gya yang akan segera dirilis. Dalam waktu dekat, Gya dan Bayu Risa juga segera akan merilis video musik dari lagu ‘Jantung Hati’.

Musik : Bella Fawzi dan Asteriska ‘Barasuara’ Ungkap Sisi Melankolis Rahwana dalam ‘Ratapan Rahwana’

0

RADIOMESRA. COM – Setelah merilis EP pertamanya yang berjudul “Kembali Ke Akar” beberapa waktu lalu, Bella Fawzi nyatanya tidak mau berhenti sampai disitu saja. Kini, dirinya merilis lagu yang merupakan hasil kolaborasinya bersama Asteriska dari Barasuara dengan judul ‘Ratapan Rahwana’. Lagu ini memang merupakan salah satu lagu yang juga terdapat dalam EP “Kembali Ke Akar”. Ini bukan kali pertama Bella bekerjasama dengan Asteriska karena dia juga yang ikut membantu Bella untuk membuat lagu pertamanya ‘Rama Shinta’ yang dirilis tahun 2018 silam.

Ide berkolaborasi inipun muncul saat Bella merekam lagu ‘Ratapan Rahwana’ ini. Bella merasa karakter vokal Asteriska atau yang biasa dia panggil Icil unik dan berkarakter sehingga dirinya mencoba untuk meminta Icil untuk berduet dengannya. Ternyata, permintaan tersebut disambut dengan baik oleh Icil yang akhirnya membuat lagu ini menjadi lagu duet dari Bella Fawzi dan Asteriska. Menurut Bella, Icil atau Asteriska mampu memberikan nyawa dilagu ‘Ratapan Rahwana’ ini.

Mengangkat sosok antagonis dalam tokoh pewayangan Ramayana, ternyata ada maksud tersendiri dari Bella untuk mengangkat Rahwana dalam lagu ini. “Lagu ini menceritakan sisi melankolis dari Rahwana. Di cerita ‘Ramayana’ kita selalu lihat Rahwana sebagai sosok antagonis, padahal mungkin di balik itu dia punya sisi lain. Dapat mencintai, dan tersakiti karena Cinta. Sebagai contoh, saat dia mencintai Shinta, Rahwana tahu cintanya bertepuk sebelah tangan, karena Shinta hanya untuk Rama,” jelas Bella. Sebagai penulis lagu dan juga Executive Produser, Bella ikut dibantu oleh Tiyo Alibasjah sebagai Produser lagu ini. Mixing dan Mastering dari lagu ini dilakukan oleh Sum’it Studio.

Lagu ‘Ratapan Rahwana’ dihadirkan Bella dan Asteriska juga dalam video musik. Tidak tanggung-tanggung, Bella mempersiapkan semuanya kurang lebih 1 bulan lamanya. Ini karena dia ingin menggabungkan konsep etnik budaya Indonesia dan India. Itulah kenapa, dalam video musik dihadirkan sosok Rahwana yang menarikan tari Bharatanatyam dari India Selatan, sementara Shinta menarikan tari Kathak dari India Utara. Kostum yang digunakan Bella dan Asteriska dalam video musik inipun merupakan gabungan dari konsep tersebut. Bella mengenakan kebaya dengan headdress Bali, sementara Asteriska menggunakan Batik dan atasan hitam. Video musik lagu ‘Ratapan Rahwana’ ini digarap secara apik di Omah Wulangreh oleh Putu Sutha.

Setelah merilis EP pertamanya yang berjudul “Kembali Ke Akar” beberapa waktu lalu, Bella Fawzi nyatanya tidak mau berhenti sampai disitu saja. Kini, dirinya merilis lagu yang merupakan hasil kolaborasinya bersama Asteriska dari Barasuara dengan judul ‘Ratapan Rahwana’. Lagu ini memang merupakan salah satu lagu yang juga terdapat dalam EP “Kembali Ke Akar”. Ini bukan kali pertama Bella bekerjasama dengan Asteriska karena dia juga yang ikut membantu Bella untuk membuat lagu pertamanya ‘Rama Shinta’ yang dirilis tahun 2018 silam.

Ide berkolaborasi inipun muncul saat Bella merekam lagu ‘Ratapan Rahwana’ ini. Bella merasa karakter vokal Asteriska atau yang biasa dia panggil Icil unik dan berkarakter sehingga dirinya mencoba untuk meminta Icil untuk berduet dengannya. Ternyata, permintaan tersebut disambut dengan baik oleh Icil yang akhirnya membuat lagu ini menjadi lagu duet dari Bella Fawzi dan Asteriska. Menurut Bella, Icil atau Asteriska mampu memberikan nyawa dilagu ‘Ratapan Rahwana’ ini.

Mengangkat sosok antagonis dalam tokoh pewayangan Ramayana, ternyata ada maksud tersendiri dari Bella untuk mengangkat Rahwana dalam lagu ini. “Lagu ini menceritakan sisi melankolis dari Rahwana. Di cerita ‘Ramayana’ kita selalu lihat Rahwana sebagai sosok antagonis, padahal mungkin di balik itu dia punya sisi lain. Dapat mencintai, dan tersakiti karena Cinta. Sebagai contoh, saat dia mencintai Shinta, Rahwana tahu cintanya bertepuk sebelah tangan, karena Shinta hanya untuk Rama,” jelas Bella. Sebagai penulis lagu dan juga Executive Produser, Bella ikut dibantu oleh Tiyo Alibasjah sebagai Produser lagu ini. Mixing dan Mastering dari lagu ini dilakukan oleh Sum’it Studio.

Lagu ‘Ratapan Rahwana’ dihadirkan Bella dan Asteriska juga dalam video musik. Tidak tanggung-tanggung, Bella mempersiapkan semuanya kurang lebih 1 bulan lamanya. Ini karena dia ingin menggabungkan konsep etnik budaya Indonesia dan India. Itulah kenapa, dalam video musik dihadirkan sosok Rahwana yang menarikan tari Bharatanatyam dari India Selatan, sementara Shinta menarikan tari Kathak dari India Utara. Kostum yang digunakan Bella dan Asteriska dalam video musik inipun merupakan gabungan dari konsep tersebut. Bella mengenakan kebaya dengan headdress Bali, sementara Asteriska menggunakan Batik dan atasan hitam. Video musik lagu ‘Ratapan Rahwana’ ini digarap secara apik di Omah Wulangreh oleh Putu Sutha.

Musik : Gangga Tenggelam di Memori Bersama Lagu “Blue Jeans”

0

RADIOMESRA. COM – Terjun ke dunia solo karir pada akhir tahun 2019 dengan single pertamanya “Don’t”, Gangga Kusuma atau yang akrab disapa Gangga, seorang penyanyi yang mengusung genre pop-soul merilis single keduanya yang berjudul “Blue Jeans” pada 5 Juni 2020.

Masih bertemakan cinta seperti single sebelumnya, lagu “Blue Jeans” merupakan cerita tentang seorang lelaki yang mengenang cinta masa lalunya sewaktu masa sekolah, terdengar dari nada dering awal 2000-an yang diputar di awal lagu. Lagu ini kembali ke kenangan di bangku SMA, dimana sepasang kekasih tidak dapat selalu bertemu (karena di bangku sekolah kebanyakan orang belum mengendarai kendaraan pribadi, masih tinggal dengan orang tua dan terikat dengan jam malam mereka), dan cara mereka “bertemu” adalah lewat panggilan telepon.

“Blue Jeans” dalam lagu ini adalah simbol atau metafora cinta, bahwa objek atau momen sehari-hari yang sederhana dapat menjadi sesuatu yang lebih bermakna karena cinta. Seperti contohnya mengenang kemeja yang sering dipakai saat pergi bersama dengan kekasih atau pergi ke kafe yang dulu dikunjungi bersama, khususnya yang berkaitan dengan perpisahan yang menyakitkan.

“Gue memilih judul “Blue Jeans” karena gue ingin orang-orang terfokus pada metafora “Blue Jeans” ini.” ujar Gangga. “Tapi gak berarti lagu ini cuma buat pacar loh. Lagu ini mengingatkan gue tentang barang-barang yang menjadi berharga karena ada memori yang kuat didalamnya, dan mengingatkan gue tentang almarhum kakek gue.” tambahnya.

Lagu yang akan dirilis di berbagai stasiun radio, platform music streaming dan YouTube pada Jumat, 5 Juni 2020 ini ditulis oleh Gangga dan Will Mara yang juga bertindak sebagai produser. Artwork single “Blue Jeans” ini didesain oleh Kelsey Kiano dengan foto karya Joab Nehemiah.

Musik : Vega Jely Rilis “ Terlalu Lama Kau Membiarkanku”

0

RADIOMESRA. COM – Vega Jely penyanyi solois Nagaswara bergenre Dancedhut ini kembali merilis sebuah single baru berjudul “ Terlalu Lama Kau Membiarkanku” ciptaan Reza Gumilar, setelah sebelumnya sukses dengan single “Kamera Jahat” yang dirilis pada bulan Januari 2020.

Lagu “Terlalu Lama Kau Membiarkanku”, bercerita tentang kisah pasangan suami istri atau pacaran , namun si prianya selalu menyia-nyiakan wanitanya, sehingga si wanita ini merasa sudah terlalu lelah, dengan kepastian cinta yang selalu dianggap tak berarti, si wanita ini memutuskan untuk pergi selamanya, dan tidak akan pernah mau untuk kembali lagi.

Menurut Vega Jely lagu ini merupakan kisah nyata yang terjadi dalam perjalanan cintanya. Lagu ini mengekpresikan kekecewaan dan kesedihan yang dialami oleh wanita yang cintanya disia–siakan oleh kekasihnya.

“ Lagu ini sangat mewakili persaan aku dan kisah nyata yang terjadi dalam perjalanan cintaku, sehingga lagu ini liriknya mengekpresikan kekecewan dan kesedihan. “ ujar Vega dengan mimik wajah seperti menahan sedih.

Untuk Konsep musik yang digarap apik oleh Reza Gumilar terasa cocok dengan karakter vokal Vega Jely serta penghayatan rasa yang sangat menjiwai dari Vega membuat musik dan lagu ini terasa mengena dihati para pecinta musik Indonesia.

Selain itu, dilagu terbaru ini “ Terlalu Lama kau Membiarkanku” Vega sangat totalitas memberikan yang terbaik baik dari sisi kostum dan juga performen panggungnya yang selalu berjoget dance dan centil. Begitupun dalam konsep video klipnya ia sangat mendalami karakter perannya dengan ekspresi sedih dan kecewa, yang tentunya berbeda dari syuting –syuting video klip sebelumnya. Dan ini adalah tantangan terbaru baginya.

Harapannya semoga lagu ini tersampaikan pesannya ke masyarakat atau para pecinta musik Indonesia di manapun berada, bahwa jangan pernah menyia-nyiakan pasangan kita yang tulus mencintai kita apa adanya. Karena pada akhirnya orang yang kita sia–siakan akan merasa lelah dan memilih untuk pergi.

Dialog TDA Awal Tahun Ungkap Cara Pengembangan Bisnis di Tahun 2021

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wabah Pandemi Covid19 Memasuki tahun 2021 Bukannya berkurang malah semakin bertambah. Wabah yang sangat berdampak pada berbagai sektor termasuk ekonomi. Mengambil tema Pengembangan Bisnis Di tahun 2021 menghadirkan 2 member TDA yakni Supriyadi Owner Lokata.co.id dan Senior Kurir dan Firman Owner Arkarna Konveksi dan Sablon pada dialog Wirausaha Selasa (19/01/21).

Menurut Firman mesti agak sulit memasuki tahun 2021 tapi sebagai pengusaha harus tetap optimis dengan melihat segala kemungkinan yang ada. Namun yang mesti di tekankan bagaimana semangat yang harus di jaga.

“Tips itu tiap orang berbeda-beda kalau saya intinya semangat saja semangat untuk melanjutkan apa yang kita mulai, ada faktor orang memulai bisnis, contoh kenapa saya memulai kenapa terjun ke bisnis itu ada faktur itu yang direspec kembali kesitu dan yang kedua lebih bergaul keteman teman yang seprofesi atau yang sepikiran dengan kita, misalnya nongkrong dengan teman-teman TDA supaya lebih semangat.” Jelas Firman.

Senada Supriyadi yang akrab di sapa beth menjelaskan kemampuan pengusaha aris jeli dan mampu beradaptasi dengan kondisi pandemi tersebut.

“Apa yang bisa diawali itu harus kita pertahankan kalau dipandemi ini kita beradaptasi dengan kondisi seperti ini karena pasti akan berlalu tinggal bagaimana kita pertahankan usaha kita satu contoh seperti produk apa yang bisa kita ciptakan yang bagus untuk imun apalagi dimusim hujan disamping itu kita perbanyak relasi perbanyak teman dan bagaimana kita bisa bergabung dengan teman teman TDA berdiskusi bersama teman teman TDA Dan tetap semangat insya Allah badai pasti berlalu.” Terang Beth.

Terkumpul 47 Juta Lebih, PGRI Parepare Salurkan Donasi Korban Gempa Sulbar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Solidaritas dan empati terhadap korban gempa sulawesi barat juga di tunjukkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Parepare. Ketua PGRI Kota Parepare H. Makmur, S.Pd.,M.M. Pada tim liputan radiomesra.com, mengatakan PGRI pengurus kota menyerahkan sumbangan untuk donasi korban gempa di Sulawesi barat melalui posko bencana BPBD kota parepare di Jl. Jend. Ahmad yani kota Parepare. Jumat (22/01/21).

“Jumat 22 Januari 2021 jam 15 lewat kami bersama dengan teman-teman PGRI pengurus kota menyerahkan sumbangan teman-teman untuk donasi korban gempa di Sulawesi barat itu sebesar kalau donasi dana sebesar 47.115.000 dan bukan hanya dana tetapi ada juga yang berbentuk barang Indomie 67 dos, air mineral 16 dos, pop mie 1 dos, kopi kap 1dos, biskuit 4 dos, obat-obatan 1 dos, pampers 6 dos, beras 172 kilo, ikan sarden 7 dos, selimut ada sarung juga sebanyak 19 dos, dan masih banyak barang lainnya masih ada 16 dos.” Jelas Kepala UPT SMPN 4 Parepare.

Dirinya lanjut Bendahara KONI berterima Kasih pada para guru yang telah mempercayakan sbangannya kepada PGRI parepare.

“Terima kasih kepada teman-teman guru yang telah mempercayakan sumbangannya kepada PGRI kota Parepare semoga sumbangan dari teman-teman bapak ibu guru bermanfaat bagi teman-teman kita saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa di Majene dan Mamuju Sulawesi barat.” Terang Makmur.

Penetapan Kebijakan Umum Pagu Indikatif 2022 Pemda bersama DPRD Parepare Harus Buat Nota Kesepahaman

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait dengan penetapan kebijakan umum pagu indikatif tahun 2022 pemerintah daerah bersama dengan dengan DPRD parepare harus duduk bersama untuk membuat nota kesepahaman atau mou. Hal tersebut di ungkapkan Ketua Komisi II DPRD kota Parepare Kamaluddin Kadir M.Si Pada program Obras Radio Mesra Jumat (22/01/21).

“Jadi penetapan pagu indikatif ini ditetapkan sebelum pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan. jadi berdasarkan nota kesepahaman antara Pemkot Parepare dengan DPRD tentang kebijakan umum pagu indikatif wilayah 2022 telah disepakati tepatnya pada hari Senin tanggal 11 Januari 2021. jadi pagu Indikatif terdiri dari 2 yaitu pagu indikatif sektoral dan pagu indikatif wilayah. pagu indikatif sektoral adalah sejumlah patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada perangkat daerah yang alokasi belanjanya ditentukan oleh mekanisme teknokratik perangkat daerah berdasarkan pada kebutuhan dan prioritas program dan pagu indikatif sektoral ini diperuntukkan bagi visi misi pemerintah daerah rencana kerja perangkat daerah dan hasil reses atau pokok pokok pemikiran DPRD beserta kebijakan bersifat regional dan nasional.” Kata Kamaluddin.

Lanjut Politisi Gerindra Dapil Ujung ini, sedangkan pagu indikatif wilayah adalah sejumlah patokan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada masyarakat yang alokasi belanjanya ditentukan oleh mekanisme Musrenbang kecamatan melalui perangkat daerah mekanisme berdasarkan kebutuhan masyarakat.

“Jadi pagu indikatif wilayah ini diperuntukan bagi usulan usulan prioritas melalui Musrenbang musyawarah perencanaan pembangunan yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kecamatan. jadi penetapan pagu indikatif itu dihitung berdasarkan pada celah viskal daerah. cela piskal daerah adalah merupakan selisih antara antara proyeksi penerimaan umum daerah dan proyeksi belanja wajib  daerah kota Parepare tahun 2022. jadi celah piskal daerah terdiri dari proyeksi penerimaan umum daerah sebesar 605 miliar kemudian adapun proyeksi belanja wajib daerah sebesar 355 miliar jadi terdapat selisih celah piskal sebesar 249 miliar jadi besaran pagu indikatif sektoral ditetapkan sebesar 97% dari celah piskal tersebut yaitu sebesar 241 miliar kemudian besaran pagu indikatif wilayah ditetapkan sebesar 3% dari celah piskal daerah sebesar 7.495.000.000. “Jelas Kamaluddin

Ia menambahkan, untuk besaran pagu indikatif wilayah yang didistribusikan nanti ke masing-masing kecamatan itu didasarkan pada variabel atau indikator penilaian yang pertama jumlah penduduk sebesar 25% kemudian luas wilayah sebesar 15% kemudian jumlah usaha mikro dan kecil sebesar 20% jumlah masyarakat miskin 15% jumlah kelompok tani dan nelayan sebesar 20% dan capaian penerimaan pajak dan pajak bumi dan bangunan sebesar 5%

“Jadi pendistribusian alokasi pagu indikatif wilayah yang diperuntukkan nanti untuk kecamatan yang sebesar 3% dari celah piskal tadi yaitu sebesar 7.495.000.000. yang pengalokasiannya nanti untuk kecamatan akan ditetapkan lebih lanjut melalui peraturan wali kota. jadi adapun besaran pagu indikatif wilayah kecamatan dibagi dalam 4 kecamatan yang pertama kecamatan Soreang dengan 7 kelurahan sebesar 1.981.000.000 kemudian kecamatan ujung dengan 5 kelurahan sebesar 1.380.000.000 kemudian kecamatan bacukiki dengan 4 kelurahan sebesar 1.920.000.000 dan kecamatan bacukiki barat 6 kelurahan sebesar 2.214.000.000.” Urai Kamaluddin.

Nurdin Abdullah Target Seluruh Tenaga Kesehatan Selesai Divaksin Bulan Maret

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah, menargetkan Bulan Maret 2021 ini, semua Tenaga Kesehatan (Nakes) sudah selesai divaksin. Pemprov Sulsel sendiri menargetkan, 300 orang divaksin perharinya supaya bisa selesai di Bulan Maret.

“Mudah-mudahan akhir Maret seluruh Nakes Sulawesi Selatan udah selesai. Jadi kita sudah menghitung kira-kira sekitar 300 perhari, supaya kita bisa mencapai target itu,” ungkapnya.

Upaya Dinas Kesehatan Sulsel saat ini terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan mengenai beberapa hambatan di lapangan.

“Kita upayakan supaya sesuai dengan rencana itu. Oleh karena itu, kita intens komunikasi dengan Kementerian Kesehatan, terutama soal aplikasi, mudah-mudahan bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sulsel, di lapangan memang ada kendala mengenai aplikasi. Olehnya itu, Dinkes Sulsel terus berupaya menyelesaikan hambatan-hambatan di lapangan.

“Memang soal aplikasi yang menjadi hambatan kita, tapi kita sudah komunikasikan dengan Kementerian Kesehatan dan juga ada diskresi dari Pak Kadis Kesehatan Provinsi agar bisa selesai tepat waktu,” urainya.

Sementara untuk efektivitas dari vaksin Sinovac sendiri, kata Nurdin, akan berjalan dengan baik karena sejauh ini hampir semua sudah disiapkan data klinisnya, khusus untuk Nakes.

“Aman, Insyaallah kita sudah mempersiapkan dengan baik semunya, termasuk data kilinis nakes kita,” tutupnya. (*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare