25.5 C
Pare-Pare
Minggu, Juni 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 739

Mengintip Asiknya Belajar Literasi, Desain dan Fotografi di Kebun Raya Massenrempulu

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Gerakan Jiwa bersama Desa Batu Mila mengadakan kegiatan Kemah #KITADISINI di Kebun Raya Massenrempulu, Desa Batu Mila-Karrang, Sabtu-Minggu 30-31 Januari 2021.

Kegiatan ini mengangkat topik Literasi, Desain dan Fotografi. Hadir dalam acara tersebut sebagai pemantik Irsan (pustakawan), Muh Naim (pegiat Galeri Macca), Masri (Fotografer) dan Ithinks Kara (Desainer).

Acara ini diikuti oleh dari unsur Bumdes Batu Mila, Karang Taruna dan Arenpala Desa Batu Mila. Hadir juga Kabid Promosi Wisata Dispopar Enrekang Andi Zulkarnaen, dan perwakilan duta Wisata beserta beberapa pemuda desa sekitar yang ikut mendukung berlangsungnya acara tersebut.

Sekitar 20-an pemuda-pemudi Batu Mila ini mendapatkan pengetahuan tentang literasi, desain, fotografi.

G. Junior GHT selaku Founder Gerakan Jiwa mengatakan bahwa tujuan kegiatan kemah #KITADISINI untuk meningkatkan kapasitas pemuda desa di bidang literasi, desain dan fotografi, sekaligus saling berjejaring antara pemuda desa dengan komunitas yang ada di Enrekang.

“Kita harapkan kegiatan ini bisa menjadi trigger (pemicu) untuk pergerakan pemberdayaan pemuda di Kab. Enrekang, dan kita mulai dari desa Batu Mila” jelasnya.

Irsan, salah satu pemateri, dalam kesempatan itu mengapresiasi Gerakan Jiwa yang menginisiasi pendampingan kepada pemuda di desa Batu Mila melalui kegiatan Kemah #KITADISINI. Ia pun menganggap kegiatan ini diperlukan untuk membekali pengetahuan tentang pentingnya literasi sebagai kecapakan di abad 21.

Selain itu menurutnya literasi bisa menjadi spirit dan berpengaruh positif pada sektor ekonomi kreatif dan kewirausahaan sosial.

“Saya optimis, bekal literasi dengan penguatan keterampilan, narasi dan imajinasi, bisa berpengaruh positif bagi pengembangan usaha kreatif baik melalui Bumdes maupun lembaga kepemudaan Batu Mila” ujarnya dalam sesi materi Literasi dan Kewirausahaan Sosial.

Pada acara penutupan (31/1/2021), hadir Bustamin Kepala Kebun Raya Massenrempulu dan Hj. Racmawathy Kepala Desa Batu Mila yang memberikan support kegiatan tersebut.

“Kita buka ruang selebar-lebarnya untuk pemuda dan Bumdes desa Batu Mila untuk berkegiatan di kebun raya, termasuk bila Bumdes ingin bekerjasama membuka usaha jualan makanan atau souvenir yang dapat memanjakan pengunjung kebun raya” ujar Bustam.

Sementara itu, Kades Batu Mila juga menyambut baik apa yang disampaikan oleh Kepala Kebun Raya. Baginya, ia selalu mendorong pemuda di desanya untuk berkembang, termasuk Bumdes bila ingin berkreasi.

“Kita selalu dorong adik-adik melakukan sesuatu, tapi kadang tidak ada pembimbing, dan kita bersyukur karena Gerakan Jiwa berinisiasi mendampingi pemuda kami, termasuk pengembangan kapasitas Bumdes Batu Mila ini” tuturnya. (Humas Pemkab Enrekang)

Kembangkan Pariwisata, Bupati Enrekang Teken Kerjasama dengan Poltekpar

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Pemkab Enrekang dan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri Makassar resmi menjalin kerjasama pengembangan kepariwisataan.

Untuk itu, Bupati Enrekang Muslimin Bando, Kadispopar Dadang Sumarna dan Direktur Poltekpar Dr Muhammad Arifin meneken Memorandum of Understanding (MoU), di Kawasan Industri Maiwa (KIWA), Sabtu 30 Januari 2021.

Diantara poin kerjasama tersebut, Poltekpar bakal membantu Enrekang mengembangkan sektor pariwisata lewat pelbagai program. Semisal memberi diklat keterampilan kepariwisataan untuk SDM pariwisata di Enrekang.

Selain itu Poltekpar juga menyiapkan jalur khusus bagi PNS Enrekang yang hendak melanjutkan kuliahnya. Kedepan, beberapa event yang digawangi Poltekpar juga akan digelar di Bumi Massenrempulu.

“Enrekang sangat terbuka dalam kerjasama seperti ini. Kita optimis, Poltekpar dapat membantu menggenjot Pariwisata kita, dan mendongkrak PAD dari sektor ini,” kata MB didampingi Dadang.

Dadang menambahkan, pengembangan kepariwisataan Enrekang terus dilakukan. Pemerintah, kata Dadang, telah menuntaskan sejumlah infrastruktur pendukung sementara memprogramkan infrastruktur lainnya.

Beberapa destinasi wisata seperti Permandian Lewaja, Villa Bambapuang, dan jalur pendakian telah dibenahi. Anjungan Sungai Mata Allo dan kawasan Swiss pun telah dipercantik.

“Sehingga saat ini kita ingin fokus pada pengembangan SDM. Kompetensi dan keterampilan SDM pariwisata juga harus profesional dan memuaskan,” ungkapnya.

Direktur Poltekpar Dr Muhammad Arifin mengapresiasi komitmen Pemda Enrekang terus mengembangkan dunia pariwisata. Ia meyakini, potensi ekonomi dari sektor ini tidak terbatas.

“Keluarga besar Poltekpar siap bekerjasama. Apalagi Enrekang sudah punya modal luar biasa. Potensi pariwisata disini sangat bisa bersaing,” tandas Arifin. (Humas Pemkab Enrekang)

Musik : Young Lex & Widi ‘Vierratale’ Sajikan Nuansa RnB HipHop 90’s dalam Single ‘Coba Bicara Empat Mata’

0

RADIOMESRA. COM – Young Lex masih menunjukkan ke-eksis-an di industry musik Indonesia dengan kembali merilis single terbaru. Berjudul ‘Coba Bicara Empat Mata’, di single terbarunya ini Young Lex ikut mengajak musisi wanita yang sudah diidolakannya sejak di bangku sekolah, Widikidiw atau yang lebih dikenal dengan Widi ‘Vierratale’. “Idola penyanyi cewek gue cuma dua, salah satunya dia. Dan sekarang bisa bikin karya bareng, bisa satu lagu, satu tongkrongan , satu group whatsapp, dan satu video klip bareng,” cerita Young Lex. “Waktu SMA sering dengar lagu dia sama bandnya, banyak lagu hits-nya yang kalau kita nongkrong bareng pasti nyanyi kalau gue putar lagunya,” lanjutnya saat ditanya alasan mengapa Widi yang dipilih sebagai rekan duet di single ‘Coba Bicara Empat Mata’ ini. Lagu ini, dikatakan oleh Young Lex menjadi Kado Tahun Baru 2021 darinya.

‘Coba Bicara Empat Mata’ bercerita tentang penilaian diri kita kepada seseorang. Young Lex seakan ingin mengatakan jika kita tidak boleh menghakimi seseorang dari apa yang kita lihat dari luarnya saja. “Jadi, cari tahu dulu dengan cara bicara bersama dan jangan dengar kata orang lain,” ungkapnya. “Karena yang tahu dirinya ya orang itu sendiri, dan yang tahu kita hanya diri kita sendiri,” tambahnya.

Young Lex juga merilis video musik untuk single terbarunya ini. Cukup special karena video musik dari single ini dibuat oleh Young Lex di Pulau Seribu, lebih tepatnya di Pulau Payung dan Pulau Untung Jawa. Alasan dipilihnya tempat ini sendiri merupakan ide dari Young Lex karena dia mengaku sangat menyukai suasana alam, terutama kekayaan laut Indonesia. Dia ingin menampilkan sisi lain dari Pulau Seribu yang menurutnya juga tidak kalah bagusnya dibanding Bali, Lombok, dan Papua. “Pada video kali ini, saya mau nunjukin bahwa lautan sekitaran Ibu Kota yaitu Pulau Seribu juga ada kekayaan alam yang mirip seperti di daerah-daerah tersebut,” jelasnya. Video yang dirilis 30 Desember 2020 ini, kini telah berhasil ditonton lebih dari 200.000 views.

Musik : Dinda Permata Kembali Hadir Rilis Single Terbarunya

0

RADIOMESRA. COM – Adinda Permata Suci Nababan atau bisa dipanggil Dinda Permata kembali hadir dengan merilis single terbarunya berjudul Mengalah Untuk Menang ciptaan Ato Angkasa.

Lagu ini menjadi luapan hati Dinda yang sesungguhnya, dan secara tidak senganja di lagu ini proses penggarapannya sampai 2 kali Dinda take vokal dan harus beberapa kali direvisi karena pergantian aransemen.

Mengalah Untuk Menang menceritakan kisah perempuan yang berusaha menutupi keburukan mantan pasangannya.meski faktanya mantannya sudah menjelek-jelekannya.. Si Perempuan ini berprinsip lebih baik diam, karena diamnya adalah cara mengalah untuk menang.

Untuk konsep musiknya biasanya berirama Dancedhut namun dilagu ini ada sentuhan klasiknya, dan digarap oleh Daniel Thamrin.Karena memang lagu dan musiknya sangat mengena dengan karakter Dinda yang melankolis dan selalu berpenampilan girly.

Karena memang untuk lagu ini Dinda berharap nyawa sedihnya dapat dan tersampaikan dengan baik, ujar gadis cantik kelahiran Medan, Sumatera Utara ini.

Dinda Permata, adalah satu-satunya wakil Indonesia dalam ajang nyanyi BIG STAGE 2019 (musim kedua) di Malaysia. Selama 8 minggu pertandingan, Dinda berhasil masuk final bersama 4 peserta lainnya dari Malaysia dan Korea Selatan.

Dalam konser malam final yang berlangsung di Auditorium Majlis Bandaraya Shah Alam, Malaysia, Ahad (6/10/2019) itu, Dinda tampil membawakan dua lagu yakni Simalakama (dipopulerkan oleh Yopie Latul) dan lagu terbaru miliknya, Ku Tak Bisa. Namun, pada akhirnya, Dinda hanya duduk di peringkat 5 sebagai penutup. Sementara, Han Byul peserta asal Korea Selatan, dipilih juri sebagai juara utama.

Musik : Raja Panci Bercerita Orang-orang yang Lagi Galau,

0

RADIOMESRA. COM – Berawal dari satu tim dalam kerjasama bisnis digital antara Tegar CS sebagai pencipta lagu dan Raja Panci sebagai penyanyi yang sangat familiar di dunia digital khususnya di aplikasi TikTok dan Youtube. Maka terciptalah lagu, Yang Merasa Ditinggal Pacarnya Tangannya Diatas, yang ditulis oleh Tegar CS dan dinyanyikan oleh Raja Panci.

Lagu, Yang Merasa Ditinggal Pacarnya Tangannya Diatas, diakui Tegar CS tercipta dari sepenggal intro yang ramai di sosial media, khususnya di aplikasi Tiktok. Lagu yang ditulis Tegar CS ini liriknya memang sangatlah simple dan berkonsep nuansa komedi. Adapun aransemen musiknya digarap oleh Fuad Semar Pro dan di mixing mastering oleh Rully Akhmadi. Genre musiknya lebih ke house remix komedi.

Single ini bercerita tentang orang-orang yang lagi galau, niat hati mau curhat, mau memberi solusi tapi faktanya malah dirinya lebih galau dari yang galau. Ucap Tegar, selaku pencipta lagunya.

Raja Panci atau nama aslinya adalah Heppy Ela Prengky memang sebelumnya berfokus di konten-konten vlog komedi, tapi kemudian dia bersama Mala Agatha merilis single pertamanya berjudul Mingger Awas Pliket Hooh Iyo (Wes Turu Jeru) ciptaan Tegar dan Pup pup Whelly di channel Raja Panci Official dan sekarang sudah bekerjasama dengan NAGASWARA. Dalam waktu 3 bulan ditonton 6,9 juta viewers, 99 ribu like, dan 19 ribu coment, dan trending di Tiktok dalam beberapa pekan.

Raja Panci, bergabung dengan NAGASWARA pada awal Januari 2021 yaitu saat Raja Panci dikenalkan langsung ke CEO NAGASWARA, Rahayu Kertawiguna oleh Tegar dan gayungpun bersambut. Raja Panci langsung kontrak, dan sangat disupport untuk membawakan lagu–lagu bernuansa komedi.

Semoga lagu persembahan Raja Panci Yang Merasa Ditinggal Pacarnya Tangannya Diatas dapat menghibur semua lapisan masyarakat di manapun berada di tengah badai pandemi Corona ini. Semua suka, semua terhibur, sehingga lagunya bisa booming. Aamiin.

Musik : Tak Ingin Buang Waktu, Haviz Rilis Single Pertamanya “Hampir Gila”

0

RADIOMESRA. COM – bangga Swara Bintang Records mempersembahkan Haviz, seorang penyayi dangdut jebolan sebuah ajang pencarian bakat bergensi di tanah air.

Tak ingin membuang waktu, Haviz melalui single pertamanya yang berjudul Hampir Gila, mengaku telah siap terjun ke industri musik dangdut tanah air, lagu yang di ciptakan oleh Dodhy Kangen ini memiliki aliran Pop Melayu.

Di arransement oleh Shoga, lagu ini sengaja diberikan nuansa syahdu mendayu khas patah hati, “jadi lagu ini bercerita tentang ketegaran seseorang yang hatinya hancur menghadapi keegoisan pasangannya, dan yang lebih menyakitkan lagi akhirnya diapun harus menerima kenyataan bahwa kekasih hatinya pergi meninggalkannya, hingga rasanya “Hampir Gila”. Tegasnya.

Senada dengan arti dari lagu tersebut, konsep visual yang di tampilkan pada video clip lagu ini pun digambar dengan jalan cerita berlatar belakang kehidupan seorang olah ragawan dari cabang Kick Boxing, dimana ia adalah seorang juara bertahan yang pada suatu ketika dipaksa menelan pil pahit kekalahan, dan tak hanya itu, seperti peribahasa “Sudah Jatuh Tertimpa Tangga” pada akhirnya dia harus menghadapi kenyataan bahwa kekasih yang ia cintai selama ini, ternyata telah berpaling dan bersanding dengan rivalnya, cukup tragis yah.

Dari sisi Penggarapan lagu beserta video clip “Hampir Gila” ini terbilang cukup singkat, Juara 2(dua) Kontes Dangdut Indonesia 2020 (KDI 2020) ini mengaku sangat menikmati setiap jengkal prosesnya. Dibantu oleh Rizki Amalia sebagai Vocal Director, Haviz mengaku sangat tidak sabar menunggu waktu perilisan single perdananya ini.

Bagaimana sobat dangdut tanah air??, penasaran dengan single perdana Haviz – Hampir Gila ?, yuk tonton musik videonya dengan cara mengunjungi youtube channel Swara Bintang Records, dan dengerin terus di digital musik platform kesayangan kalian, dan satu lagi,, jangan lupa siapkan hati kalian untuk bergalau ria bersama.

1.744 Nakes Kelompok Pertama yang akan Divaksin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ribuan Vaksin Sinovac tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kota Parepare. Jumlahnya mencapai 4.040 Vaksin Corona Vac, beserta 4.242 ADS 0,5 (alat suntik) yanh diserahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat, (29/01/2021).

Vaksin Corona ini dijemput sekira pukul 12.00 wita di batas kota dan dikawal ketat oleh TNI dan Polri sebelum dipindahkan ke wadah vaksin yang telah disediakan Dinas Kesehatan Parepare.

Terpisah, Plt Kadis Kesehatan Kota Parepare, Rahmawaty mengatakan setelah perenerimaan vaksin, pihaknya akan melakukan rapat internal. Tenaga kesehatan berjumlah 1.744 di Parepare tambah Rahma, 1.744 kelompok pertama yang akan divaksin pada 1 Februari mendatang.

“Pada hari ini vaksin covid 19 sinovac sudah kami terima di dinas kesehatan dengan jumlah vaksin 4040 adapun sasaran pertama ditujukan untuk tenaga kesehatan namun belum ada jadwal kapan vaksinasi dilakukan adapun jumlah nakes yg terdaftar untuk vaksin sejumlah 1744 orang.” Kata Plt Kadis Kesehatan.

Menurutnya Pelaksanaan direncanakan hari Senin atau Selasa tanggal 1 atau 2 Februari 2021.

Pagu Indikatif di Parepare Kurangi Kesenjangan Antar Wilayah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kebijakan Umum Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2022 di Kota Parepare telah disepakati. Karena itu menjadi patokan pada Musrenbang tingkat kelurahan maupun kecamatan.

Hal ini diingatkan Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim saat membuka Musrenbang RKPD 2022 atas nama Wali Kota Parepare secara virtual, Rabu, (27/01/21).

Pangerang Rahim menekankan, dengan nota kesepahaman Pagu Indikatif Wilayah akan menjamin terealisasinya usulan program kegiatan prioritas pada proses Musrenbang ke dalam APBD, serta mengurangi kesenjangan antar wilayah, dan penerapan pendekatan pembangunan berbasis kewilayahan.

“Karena itu, saya mengharapkan kepada para Camat dan Lurah agar pada saat Musrenbang tingkat Kelurahan menerima semua usulan masyarakat dan disusun berdasarkan prioritas dan disesuaikan dengan pagu indikatif wilayah kecamatan dan kelurahan,” ingat Pangerang yang membacakan sambutan Wali Kota.

Pangerang juga berpesan kepada Camat dan Lurah untuk mengkoordinasikan dengan Kepala SKPD terkait usulan masyarakat sehingga dapat menyiapkan program dan kegiatan yang disesuaikan RPJMD dan akan direkam pada RKPD tahun anggaran 2022.

“Dan yang perlu diperhatikan dalam menyusun usulan Musrenbang adalah program atau kegiatan yang mendukung terwujudnya visi dan misi Kota Parepare. Dan merupakan kebutuhan prioritas wilayah berdasarkan analisis obyektif data-data yang jelas,” imbuh Pangerang.

Adapun jumlah Pagu Indikatif Wilayah yang akan diditribusikan ke masing-masing kecamatan di Parepare berdasarkan variabel atau indikator penilaian adalah untuk Kecamatan Soreang senilai Rp1,98 miliar, Kecamatan Ujung Rp1,38 miliar, Kecamatan Bacukiki Rp1,92 miliar, dan Kecamatan Bacukiki Barat Rp2,21 miliar.

Penentuan jumlah itu berdasarkan indikator atau variabel penilaian yang terdiri dari jumlah penduduk 25 persen, luas wilayah 15 persen, jumlah usaha mikro dan kecil 20 persen, dan jumlah masyarakat miskin 15 persen. Menyusul jumlah kelompok tani dan nelayan 20 persen, serta capaian penerimaan pajak bumi dan bangunan 5 persen. (*)

Parepare Siap Hadapi Verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kota Parepare tengah bersiap menghadapi verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang akan dilakukan oleh Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Verifikasi dijadwalkan Februari 2021.

Persiapan menghadapi verifikasi ini dirapatkan bersama SKPD driver di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), BKD, Bappeda, Inspektorat di ruang rapat Bappeda Parepare, Rabu, (27/01/21).

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang Menjelaskan Rapat pada siang hari tersebut tentunya merupakan rapat pemantapan tim penyusun APE penilaian APE atau Anugerah Parahita Ekapraya yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Februari mendatang sesuai dengan scoring awal yang telah dilakukan oleh pihak provinsi.

“Alhamdulillah Parepare pada saat ini, itu berada pada level mentor. Di mana sebelumnya seperti yang kita ketahui bahwa parepare untuk penilaian APE itu berada di level madya. Alhamdulillah berdasarkan informasi dari teman-teman provinsi parepare sampai dengan saat ini itu berada di level mentor. Kenapa bisa seperti itu karena inovasi yang diajukan oleh parepare terkait PPRG (Penganggaran perencanaan dan responsif gender) yang berada di 4 kelurahan di tiap kecamatan itu sangat mendongkrat nilai dalam penilaian tersebut.” Kata Dede.

Lanjut Dede, Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi inovasi ini makanya beberapa pemerintah kabupaten kota itu telah berguru di parepare diantaranya adalah pemerintah kabupaten Pangkep

“Provinsi sangat mengapresiasi inovasi ini makanya beberapa pemerintah kabupaten kota itu telah berguru di parepare diantaranya adalah pemerintah kabupaten Pangkep beberapa waktu lalu telah datang ke parepare untuk melihat bagaimana PPRG kelurahan yang menjadi inovasi andalan kota Parepare dalam penilaian APE pada kali ini.” Ungkap dede.

Alami, Enak dan Bebas MSG, Abon Ikan Gabus Produksi Desa Malalin Enrekang

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Potensi ekonomi dari kuliner Kabupaten Enrekang tidak kalah dengan daerah lainnya. Salah satu yang patut dicicipi adalah abon ikan gabus.

Abon ini diproduksi oleh ibu-ibu rumah tangga di Desa Malalin, Kecamatan Cendana. Dengan pendampingan dari perangkat desa dan Universitas Muhammadiyah Enrekang (Unimen).

Sekretaris Desa Malalin yang juga Dosen Unimen, Saleha S.Pd., M.Pd memaparkan abon ikan gabus produksi mereka kini telah mulai dipasarkan.

“Diolah secara alami 100 persen. Bahannya dari ikan gabus segar dari empang yang memang cukup banyak di Malalin. Ditambah gula merah, garam dan rempah-rempah pilihan,” jelas mahasiswa doktoral UNM ini.

Yang istimewa, abon ini tidak mengandung penyedap MSG dan pengawet. Sehingga sehat dan lebih bergizi. Meski begitu rasa dan aromanya enak dan tak kalah dengan abon pabrikan.

Membeli abon ikan gabus Malalin, juga berarti membantu memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa . Kelompok usaha abon memanfaatkan tenaga kerja dari ibu-ibu dan pemuda di desa di seberang Sungai Saddang ini.

Mereka telah dilatih untuk mengolah dan mengemas secara higienis dan memenuhi standar kesehatan. Serta mempromosikan abon ini secara massif memanfaatkan website dan media sosial.

Untuk memesan abon ikan gabus khas Malalin, bisa menghubungi telepon atau WhatsApp 082271361645 atau 0853409863636. (Humas Pemkab Enrekang)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare