25.5 C
Pare-Pare
Minggu, Juni 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 735

DPRD Rekomendasikan Kepada Pemda Jam Malam itu Dilonggarkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Ketua DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam pada program obras radio mesra rabu (10/02/21) mengungkapkan masalah pembatasan jam malam baik pribadi maupun kepartaian ini pihaknya sudah melakukan kajian-kajian baik dari aspek ekonomi sosial maupun aspek regulasi.

“saya melihatnya memang pedomannya sekarang mengacu kepada instruksi Mendagri. Memang instruksi Mendagri ini sudah masuk ke tahap ke-3 jadi hari Minggu itu intruksi Mendagri nomor 3 keluar. memang kelihatannya instruksi Mendagri ini itu berlaku selama 22 minggu jadi yang baru ini dari tanggal 9 sampai tanggal 22 Februari Jadi saya lihat cukup hati-hati Mendagri mengeluarkan instruksi karena tentu aspek ekonomi juga perlu dipertimbangkan dalam rangka tahun ini tahun pemulihan ekonomi sehingga mereka itu dia aturannya hanya 2 minggu.: Kata Rahmat

Lanjut Rahmat, langsung di kaji kalau ada penurunan sejak penyebaran kemudian meningkat itu langsung dikaji aturannya isi aturan mulai dari instruksi Mendagri nomor 1 dan 3 ditujukan kepada seluruh walikota Bupati ini secara umum ini nomor 3 yang terakhir kemudian dikhususkan pada daerah-daerah tertentu di Bali dan Jawa sudah disebut kabupaten kotanya itu untuk melaksanakan PPKM mikro.

“PPKM Mikro itu dimana pembatasan penegakan hukum sudah berlaku di tingkat kelurahan RT RW. tetapi untuk parepare tidak masuk dalam PPKM mikro yang disebut dalam instruksi Mendagri nomor 3 tahun 2021. tetapi secara umum ada yang menyebutkan bagi daerah provinsi kabupaten kota yang memenuhi unsur angka kematian jauh lebih tinggi angka kematian nasional, angka kesembuhan jauh di bawah nasional, kemudian angka penyebaran jauh lebih besar daripada nasional dan terakhir jumlah ketersediaan tempat rawat 70 di atas 70% apabila memenuhi syarat ini maka memang kepala daerah baik walikota Bupati gubernur untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan ini aspek hukumnya.” Jelas Rahmat

Tambahnya, dirinya melihat di intruksi yang menyebutkan untuk restoran dan rumah makan dan sebagainya itu hanya 50% kemudian antar jemput makan batas hanya sampai jam operasional Jadi sebetulnya tidak ada tekanan di sini jadi untuk jam makan minum di restoran cafe dan sebagainya itu tidak ada batasannya cuma yang dibatasi itu 50% dari ketersediaan.

“Kemudian untuk antar jemput sampai jam operasional jadi boleh sampai jam 12 malam. selanjutnya untuk mall sampai jam 21 di situ saja yang dibatasi yang lainnya tidak ada pembatasan mudah-mudahan pemerintah daerah juga bisa melihat bahwa penekanan aturan itu tidak harus membatasi sampai jam berapa oleh karena itu kami dari DPR kemarin bersama dengan tim covid kami dari DPRD bapak Rudi Najamuddin, Andi Fudhail, Kamaluddin Kadir, yang begitu intens berdiskus dan sudah merekomendasikan kepada Pemda untuk jam malam itu dilonggarkan kalaupun ada pilihan maksimal jam 10 malam untuk take away antar jemput makanan sesuai jam operasional. Tidak di batasi.”Terang Poltisi Demokrat tersebut.

kemudian semacam Alfamart atau yang lainnya kalau di daerah lain jakarta-makassar tidak dibatasi karena itu bukan tempat berkumpul tapi tempat belanja orang keluar masuk aktivitas ekonomi tetap jalan.

“untuk acara pernikahan kita minta dibolehkan di gedung pertimbangannya tetap mematuhi protokol kesehatan maksimal 25% persen ketersediaan itu harus ketat sebetulnya pernyataan presiden jokowi dan mendagri  meminta penanganan-penanganan ketat penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan.”Tutup Rahmat

LMP Sebar Baliho Ingatkan Pentingnya 5M

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepedulian terhadap penyebaran virus-19 kembali ditunjukkan oleh ketua ormas Laskar Merah Putih (LMP) Parepare H. Syamsul Latanro (HSL) dengan menyebar puluhan baliho berukuran besar disejumlah titik di parepare.

H. Syamsul Latanro mengatakan intensitas Imbauan pencegahan terus dilakukan pihaknya untuk membantu pemerintah memutus mata rantai virus tersebut.

“ini adalah bagian dari bermasyarakat dan tentunya kita semua punya tanggung jawab sekecil apapun, nah yang saya lakukan ini adalah minimal membantu pemkot parepare untuk tetap mengingatkan masyarakat akan pentingnya 5 M itu.” harap HSL

Hal sama dikemukakan penanggung jawab program yang juga panglima densus Laskar Merah Putih (LMP) Parepare Sappe, menurut Sappe, HSL sudah beberapa kali menyebarkan baliho untuk mengingatkan masyarakat agar tetap patuhi protokoler kesehatan.

“Ini yang kita pasang baliho sekarang melengkapi baliho baliho sebelumnya yang telah terpasang, pak HSL inginkan agar kami di laskar merah putih tetap intens melakukan sosialisasi kesehatan ditengah pandemi ini.” ungkap pemilik warung makan Patato (Lip. Alogho)

Praktisi Kesehatan dr. H. Nurdin Imbau Insan Mesra Jangan Takut di Vaksin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Praktisi Kesehatan dr. H. Nurdin Samad Manan, Sp.PD mengimbau masyarakat khususnya insan mesra (Panggilan pendengar radio mesra) untuk jangan takut di vaksin. Hal tersebut di katakan dr Nurdin yang juga Dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Daerah Andi Makkasau Parepare tersebut saat bergabung pada program obrass selasa (09/02/21).

Menjawab pertanyaan salah seorang penelpon, dr Nurdin menjelaskan prosedur penyuntikan vaksin tenaga kesehatan yang di tugaskan terlebih dahulu terkait rekam medik calon penerima vaksin.

“Nanti kalau mau divaksin ditanya dulu segala sesuatu. jadi yang mau divaksin itu harus jujur bahwa saya ada penyakit karena kalau tidak jujur berbahaya contoh misalnya penyakit kencing manis, tekanan darah tinggi, dan lain-lain nanti akan ditanya jadi harus jujur menjawab jangan sampai ada penyakit yang disembunyikan.” Kata dr. Nurdin

Lanjut dr. Nurdin, yang sudah rapid test positif itu tidak boleh mesti harus di tahu bahwa pernah positif pernah isolasi dan sebagainya kalau ada riwayat hipertensi, kencing manis, penyakit jantung itu tidak boleh divaksin.

“setelah vaksin maka di tunggu sampai 30 menit tidak boleh langsung pulang kalau ada sesuatu lapor kembali ke rumah sakit atau puskesmas setelah vaksin biasanya ada sedikit keluhan-keluhan ringan seperti panas pegal-pegal tapi itu tidak apa-apa yang penting ditekankan kepada masyarakat yang mau divaksin nanti harus jujur tentang kesehatan karena kalau tidak jujur sekali lagi itu berbahaya.” Terang dr. Nurdin

SMSI Parepare Gelar Nonton Bareng Peringatan HPN 2021

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021 Sejumlah Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kota Parepare mengikuti rangkaian HPN 2021 Secara Daring Di Aula Dinas Kominfo Pemkot Parepare, Selasa (09/02/21). Pengurus telah hadir dilokasi yang disiapkan oleh Diskominfo sejak pukul 09.30 Wita. Selain dihadiri perwakilan media siber yang tergabung dalam SMSI Kota Parepare, hadir pula dalam kegiatan, Kabid IKP Diskominfo, Laode Arwah Rahman bersama Syahrir Sandi.

Ketua SMSI Kita Parepare mengatakan selain pengurus SMSI kota Parepare juga hadir tersambung dengan pengurus PWI se Indonesia dan sejumlah organisasi yang telah diakui oleh dewan pers dalam apel tahun 2021.

“Hari ini sms i kota pare-pare ikut Berpartisipasi bersama para jajaran pengurus smsi kota Parepare dalam puncak resepsi peringatan Hari pers nasional tahun 2021 di aula dinas Kominfo kota Parepare. resepsi peringatan hari pers nasional yangg digelar secara virtual Dan serentak ini. selain diikuti oleh serikat media cyber Indonesia pare pare juga tersambung dengan sejumlah pengurus PWI se Indonesia dan sejumlah organisasi yang telah diakui oleh dewan pers dalam apel tahun 2021.” Kata Pimred Parepos.co.id ini

Lanjut ade, Resepsi peringatan HPN secara virtual dan serentak ini, tersambung dengan PWI se-Indonesia dan dihadiri Presiden Joko Widodo. Salah satu isu paling kental pada perayaan HPN tahun ini, soal kesehatan dan pemulihan ekonomi. Maka dari itu, SMSI siap ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan (prokes).

“kali ini salah satu issu paling kental pada perayaan ini adalah soal kesehatan dan pemulihan ekonomi. menyikapi hal itu maka smsi kota Parepare siap untuk ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan. kami siap menjadi media teladan dan menjadi garda terdepan dalam penerapan protokol kesehatan khususnya di kota Parepare. pada kesempatan ini kami juga bersama jajaran pengurus mengucapkan selamat hari pers Nasional mari terus berkarya bangkit dimasa pandemi.” Jelasnya.

Camat Soreang Keliling Pantau Gerobak Sampah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Camat Soreang Dede Harirustaman S. Stp memantau dan mengecek langsung tempat sampah ataupun gerobak Sampah yang berasal dari dana kelurahan tahun anggaran 2020. Selasa (09/02/21).

“Di beberapa tempat saya sudah mengecek inilah yang perlu kami membangun kesadaran kepada masyarakat. kami dari pemerintah kecamatan dan bersama pihak kelurahan telah memfasilitasi berupa gerobak sampah yang memang ditujukan untuk di tempat-tempat tertentu daerah pemukiman dalam wilayah kecamatan Soreang yang mungkin tidak bisa terjangkau oleh mobil pengangkut sampah.” Kata Dede

Lanjut Dede, gerobak sampah tersebut didesain untuk bisa didorong dan bisa masuk dalam wilayah pemukiman yang jalanannya agak sempit ataupun lorong. disinilah ia juga memberikan edukasi khususnya para ketua RW RT bersama warga sekitar bahwa manfaatkanlah gerobak sampah ini dengan baik.

“kami dari pemerintah akan terus mengingatkan bahwa pemanfaatan gerobak sampah ini hanya untuk masyarakat bukan untuk hal-hal yang lain. Jadi kami berharap dari pemerintah kecamatan bikinlah metode dan teknik karena pengadaan gerobak sampah ini merupakan swadaya masyarakat yang didanai dari dana kelurahan dan pemanfaatannya pula untuk digunakan masyarakat dan paling khusus kepada masyarakat wilayah kecamatan Soreang. Terang Dede.

Dede berharap semoga apa yang difasilitasi oleh pemerintah kecamatan Soreang bersama pihak kelurahan masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik dan mengerti serta akan sadar akan kebersihan lingkungan masing-masing

Wali kota Parepare Raih Anugerah Kebudayaan dari PWI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe terpilih menjadi salah satu penerima Penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. Penghargaan ini menambah koleksi Pemkot Parepare yang kini berjumlah 184 penghargaan selama Taufan Pawe menjabat. Tak hanya itu, perhargaan ini yang diraih Taufan Pawe merupakan satu-satunya penghargaan yang diterima Wali Kota di Sulsel bahkan di Indonesia Timur.

Penyerahan penghargaan diberikan pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2021, bersama Presiden Joko Widodo, secara daring maupun luring, Selasa (09/02/21). Taufan Pawe terpilih meraih penghargaan bersama 9 bupati/wali kota lainnya.

Ketua Umum PWI, Atal S mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi insan pers terhadap para bupati/wali kota yang peduli kebudayaan dan literasi media yang dipilih oleh tim juri yang terdiri dari para wartawan senior, penulis, budayawan dan akademisi, serta pekerja seni-budaya.

Berikut 10 Kepala Daerah di Indonesia yang Menerima Penghargaan Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI:

1. Wali Kota Parepare Taufan Pawe
2. Wali Kota Denpasar IB Dharmawijaya Mantra
3. Bupati Majalengka Karna Sobahi
4. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari
5. Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono
6. Wali Kota Singkawang Tjahi Chui Mie
7. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir
8. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi
9. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto
10. Bupati Banggai Herwin Yatim

Wali kota Parepare Lewat Akun media sosialnya menulis, PWI memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Kota Parepare sebagai Kota kelahiran Presiden RI ke-3, yang senantiasa mengingat dan menjadikan Bapak B.J. Habibie sebagai sumber inspirasi dalam pembangunan Kota.

“Pada puncak Hari Pers Nasional 2021, alhamdulillah kami menerima Penghargaan Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Kami ucapkan Selamat Hari Pers Nasional, terima kasih kepada seluruh insan Pers yang senantiasa menjadi garda terdepan dalam pemenuhan informasi.” Tulis Taufan.

Fokus Berharap Surat Edaran Jam Malam Tidak Di Perpanjang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemberlakuan batasan jam beraktivitas atau jam malam dalam surat edaran walikota hingga 08 Februari 2021 di harapkan tidak diperpanjang lagi.

Hal tersebut di ungkapkan Juru bicara LSM Fokus Mulyadi menurutnya pembatasan tersebut membuat para pelaku UKM merugi, bahkan membuat parepare seperti kota mati.

“Pembatasan jam malam utamanya kepada pengusaha UKM termasuk kita yang mau beli makanan kalau malam, masyarakat melihat Parepare seperti kota mati pada malam hari kita berharap semoga pembatasan jam malam di pare-pare berakhir hari ini.” Kata Mulyadi.

Mulyadi menambahkan dirinya juga mengapresiasi kapolres Parepare dan dandim yang bersedia bernegosiasi dengan wali kota agar perpanjangan edaran tersebut tidak dilaksanakan

“kami cukup salut dan mengapresiasi bapak Kapolres Pak Dandim bisa melakukan komunikasi dengan Pak wali kota sehingga bagaimana nantinya masyarakat kita ini  mendapatkan informasi, sekiranya hari ini rencana aksi demo tapi kami menunggu dulu hasil dari pemerintah kota supaya ada revisi atau bagaimana surat edaran ini tidak diperpanjang lagi sehingga Parepare kembali pulih kondisinya seperti dulu lagi.” Jelas Adi

KPID Minta Radio Bantu Pemerintah Sosialisasikan Protokol Kesehatan

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Sulawesi Selatan meminta media khususnya radio untuk terus membantu pemerintah dalam memutus mata rantai menularan virus corona.

Hal tersebut diungkapkan ketua KPID sulawesi selatan M. Hasrul Hasan, SE. MM saat menerima perwakilan Radio Mesra yang berkunjung kekantor KPID sulsel di Jalan Botolempangan No.48 Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Senin (08/02/21)

Hasrul meminta radio sebagai media terus memberikan informasi informasi terkait bahaya covid-19. Ia menambahkan, peran radio juga harusnya menjadi sarana informasi yang dapat menangkal banyaknya informasi yang tidak jelas bahkan menjadi hoax yang banyak berseliweran di internet dengan tetap berpedoman pada perilaku penyiaran sehat.

“Mari kita tetap jaga dan kita berharap teman teman dari mesra terus berpedoman pada P3 SPS dalam menjalankan aktivitas nya dan selama masa pandemi ini terus membantu pemerintah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat soal protokol kesehatan di masa pandemi” kata Hasrul.

Kunjungan perwakilan radio mesra parepare ke KPID sulsel tersebut terkait perpanjangan izin penyiaran yang sudah hampir berakhir. Perwakilan radio mesra terdiri dari Direktur Harian Radio Mesra Muh. Shabir Umar, Direktur Teknik dan programer Agussalim, penanggung jawab pemberitaan M. Akbar dan Reporter radio mesra Muh. Agung Shabir

KPID Sulsel Apresiasi Program Obrass Radio Mesra

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Program unggulan radio mesra Obrolan Sana sini (Obrass) diapresiasi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) sulawesi selatan. Ketua KPID sulsel M. Hasrul Hasan, SE. MM mengatakan program obras sudah pas namun pengemasan program yang harus di landasi pada pedoman perilaku penyiaran dengan tetap menjaga etika berdasarkan UU pers.

“Terkait obras memang sejak ada Obras makin seru sejak ada ini Obras mungkin banyak polemik yang terjadi di masyarakat parepare kami pun sempat menerima terkait  beberapa aduan terkait program tersebut untuk gaya nya sudah pas sisa kita bagaimana mengemas program ini selain idealismenya dapat kita juga tetap menjaga etika baik itu dalam regulasi yang di P3 SPS maupun di undang undang Perss ini yang tetap kita jaga bagaimana kita tetap memberikan jangan ada orang yang di rugikan apalagi dihakimi melalui ruang ruang publik kita itu harapan kami itu yang harus kita jaga.” kata Hasrul.

Program obras adalah salah satu program unggulan radio mesra yang di siarkan dari senin sampai sabtu dari pukul 08.30-10.00 dengan di pandu oleh 2 penyiar obras saat ini yakni ambologo dan janggoe. Program dengan tagline “apa yang di lihat, dengar dan rasakan.

Program obras radio mesra memberi kesempatan para pendengar untuk bisa melaporkan terkait pelayanan publik. Pendengar bisa berinteraktif lewat telpon di 23556 atau 0852 9952 0104 serta bisa juga melalui no Wa serta melalui akun fb mesradio Parepare.

Wali kota Parepare Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kabar Gembira di kabarkan wali kota parepare HM. Taufan Pawe SH., MH., Lewat Akun media Sosialnya setelah dinyatakan terinfeksi Virus corona pada pada 25 Januari 2021, wali kota parepare mengabarkan hari senin (08/02/21) sudah sembuh dari covid19.

“Alhamdulillah, hari ini saya dinyatakan sembuh dari Covid-19. Terima kasih kepada sahabat-sahabat sekalian yang telah mendoakan dan memberikan dukungan morilnya. 14 hari menjalani perawatan, sudah saatnya kembali bekerja.” Tulis Taufan

Selama masa isolasi wali kota berkomunikasi dengan jajaran forkopinda melalui aplikasi dalam jaringan atau daring seperti pada pembukaan vaksinasi covid 19 di kota parepare pada 02 februari 2021. Ketua DPD I Golkar tersebut juga mengingatkan warga parepare untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna mengurangi menyebarnya virus corona

“Jaga ki diri dan keluarga ta’ dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, seperti cuci tangan, gunakan masker, dan menghindari kerumunan. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala menjaga kita semua. Salamakki’.” Tulisnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare