25.5 C
Pare-Pare
Minggu, Juni 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 734

Taufan Pawe Diberi Kepercayaan Sebagai Anggota Dewas APEKSI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe diberi kepercayaan sebagai Anggota Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) periode 2021-2024.

Amanah itu diberikan kepada Taufan Pawe sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi pada periode 2016-2020, lalu.

Kepercayaan itu disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus APEKSI terpilih, Bima Arya yang juga Wali Kota Bogor dalam pelaksanaan musyawarah nasional (Munas) VI APEKSI yang digelar di pelataran hutan kota Senayan, Jakarta, Kamis, (11/02/21).

“Komwil merekomendasikan dan disepakati Ibu Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangerang Selatan sebagai Ketua Dewan Pengawas didampingi Bapak Syarif Fasha, Wali Kota Jambi, dan Bapak Taufan Pawe, Wali Kota Parepare,” ujar Bima Arya.

Wali kota berlatar belakang praktisi hukum tersebut juga Terimakasih kepada Airin Rachmi Diany yang merupakan Wali Kota Tangerang Selatan atas dedikasi dan sumbangsihnya selama memimpin Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (APEKSI).

“Selamat kepada bapak Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Bogor yang terpilih sebagai Ketua APEKSI Periode 2021-2024, pada pelaksanaan Munas ke-VI di Jakarta beberapa Waktu lalu.” Jelas Taufan

Ketua DPD I Golkar Tersebut bersyukur pada pelaksanaan Munas tersebut, dirinya diberikan amanah sebagai Dewan Pengawas APEKSI periode 2021-2024.

“Insha Allah amanah ini merupakan jalan bagi kami untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara yang lebih luas.” Terang Taufan.

Kemenag Pastikan Ujian Akhir UAMBN tahun 2021 Ditiadakan

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meniadakan Ujian Nasional 2021, kini Kementerian Agama (Kemenag) juga memastikan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tahun 2021 ditiadakan.

Melansir laman Kemenag, Keputusan ini diambil dalam rangka ikut mencegah potensi penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 dan berlaku baik Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah (MA).

Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, keputusan ini selaras dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang telah membatalkan UN dan Ujian Kesetaraan pada tahun 2021.

“UN di MTs dan MA ditiadakan. Kementerian Agama juga tidak melaksanakan UAMBN,” tegas Muhammad Ali Ramdhani di Jakarta, Kamis (11/02/21).

Syarat Kelulusan

Terkait kelulusan siswa, Dhani menjelaskan telah mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Pendis No B.-298/DJ.I/ PP.00/02/2021 tentang Penyelenggaraan Kelulusan dan Kenaikan Kelas Siswa madrasah. Siswa madrasah dinyatakan lulus setelah memenuhi tiga syarat.

Pertama, menyelesaikan program pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester. Kedua, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal ‘Baik’. Ketiga, mengikuti Ujian Madrasah (UM) yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan (madrasah).

“Ujian Madrasah merupakan ujian akhir program yang dilaksanakan pada siswa kelas akhir pada setiap jenjang madrasah dari tingkat MI, MTs, dan MA,” kata mantan Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dhani menegaskan, UM pada masa pandemi Covid-19 harus tetap menerapkan protokol kesehatan serta menjaga keselamatan, kesehatan, dan keamanan warga madrasah.

“Artinya ujian tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan di setiap wilayah madrasah itu berada,” tukasnya.

Dirjen Pendis juga telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 752 Tahun 2021 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Madrasah. SK ini mengatur, bahwa Ujian Madrasah dapat diselenggarakan dalam bentuk tes tulis, ujian praktik, penugasan, portofolio nilai rapor semester sebelumnya dan tugas harian yang ada, atau bentuk lain yang memungkinkan dapat dilakukan oleh madrasah di masa pandemi.

Terkait penentuan kenaikan kelas pada pembelajaran di Masa Darurat Pencegahan Penyebaran Covid-19, Ditjen Pendidikan Islam telah menerbitkan ketentuan sebagai berikut:

Pertama, ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofolio dari nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring atau luring dan/ atau bentuk kegiatan penilaian lainnya yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.

Kedua, ujian akhir semester untuk kenaikan kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh.

Ketiga, rumus perhitungan nilai kenaikan kelas pada semua tingkatan madrasah (MI, MTs, MA) dapat ditentukan oleh madrasah.

Asesmen Siswa

Kemenag juga akan melakukan diagnosis terhadap kompetensi dan prestasi siswa madrasah dengan melakukan Asesmen Kompetensi Minimal atau Asesmen Kompetisi Siswa Indonesia (AKSI).

“Jika Ujian Madrasah diselenggarakan untuk menentukan prestasi siswa di akhir program belajarnya, maka AKSI diselenggaran sebagai upaya mendiagnosis kondisi kompetensi siswa untuk tujuan perbaikan mutu pembelajaran siswa,” papar Dhani.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah A. Umar menambahkan, AKSI akan mengukur aspek pengetahuan dan keterampilan.

“Asesmen ini sebagai alat ukur untuk mendeteksi kemampuan peserta didik pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, serta literasi sosial budaya,” tutupnya

DPK BKPRMI Bacukiki Barat dan Komunitas Spirit Parepare Bagikan Sandal Wudhu Ke Masjid

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – DPK BKPRMI Bacukiki Barat serta Komunitas Spirit Parepare punya program berbagi kalender islami dan sandal wudhu di tiap masjid Kota Parepare, langkah awal penyaluran di Masjid Nurussamawati Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Rabu (10/02/21).

Ketua BKPRMI Bacukiki Barat pada tim liputan radiomesra.com Sutrisna mengatakan kegiatan yang mereka lakukan kali ini yaitu menyalurkan sandal wudhu di tiap-tiap masjid yang di fokuskan terlebih dahulu di kecamatan bacukiki barat.

“Kegiatan yang kami lakukan kali ini yaitu menyalurkan sandal wudhu di tiap-tiap masjid yang kita fokuskan terlebih dahulu di kecamatan bacukiki barat. dan alhamdulillah juga kita berkolaborasi dengan teman-teman dari komunitas spirit Parepare di mana mereka juga punya program untuk penyaluran kalender Islam dan ada beberapa Alquran Al hadis. ” Kata Sutrisna

Lanjut Humas Kemenag ini, untuk langkah awal mereka sudah berkoordinasi dengan salah satu pembina masjid Nurussamawati yaitu ustadzah Syarifah Salma tujuan dari pada kegiatan mereka ini semata-mata hanya untuk bersilaturahmi berbagi kebaikan kepada pengurus masjid yaitu salah satunya memberikan sendal masjid.

“Insya Allah kami lakukan setiap minggu 1 kali seminggu harapan kami ya itu kami mengajak kepada seluruh teman-teman orang-orang baik untuk melakukan satu hal kecil seperti ini karena kita tidak tahu perbuatan baik apa yang memasukkan kita ke surga dan kami tidak ingin kebaikan ini hanya kami yang lakukan Jadi melalui kesempatan ini kami mengajak orang-orang baik untuk bergerak bersama kita berkolaborasi bersama untuk berbuat kebaikan.” Jelasnya.

Polres Parepare Gelar Rilis Pembunuhan di Cafe Soreang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Polres Parepare kembali menggelar press rilis terkait pengungkapan kasus di polresta parepare. Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah mengatakan rilis tersebut sekaitan dengan kasus pembunuhan yang terjadi beberapa waktu lalu di soreang dirilis tersebut dilaksanakan Kamis (11/02/21) Di Mapolres Parepare jalan andi mappatola parepare.

“untuk kasus pertama terkait kasus pembunuhan terjadi pada hari Jumat tanggal 20 Januari 2021 pukul 00.30 wita ini terjadi di sebuah kafe di daerah Soreang kecamatan Soreang kota Parepare di mana korban ada dua yang pertama meninggal dunia dan satunya lagi korban luka berat.” Kata Kapolres.

Lanjut welly, pelaku adalah orang luwu berinisial E setelah beberapa waktu menyerahkan diri kepada petugas polres Parepare.

“Terkait perkara pembunuhan dimana pelaku atau tersangka kita duga melanggar pasal 338 subsider 351 ayat 3 dan 2 dengan ancaman hukuman kurang lebih 15 tahun penjara adapun motifnya adalah ketersinggungan antara korban dan pelaku korban atas nama Zainal yang meninggal dunia dan Akbar yang luka-luka dan satu lagi Hasbullah juga luka-luka.”  Jelas Mantan Kapolres Barru Tersebut.

Pemprov Sulsel Siapkan 200 M Lanjutan Proyek Kereta Api Makassar-Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kabar terkait pembangunan proyek kereta api yang menjadi pertanyaan terkait kelanjutan oleh pendengar obras di jawab wakil ketua DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam. Menurut Politisi Senior Demokrat tersebut dirinya mendapatkan informasi dari Anggota DPRD sulsel ada dana kurang lebih 200 Milyar di siapkan untuk kelanjutan pembangunan proyek tersebut Rabu (10/02/21).

“Tentang rel kereta api dalam perubahan RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan itu sudah ada anggaran kurang lebih 200 miliar memang untuk persiapan kelanjutan jalur kereta api barru pare sekitar 20 kilo. ini terus berlanjut karena sudah ada perubahan di RPJMD sulsel berdasarkan hasil. Pertemuan anggota DPRD sulsel sekedar ini tapi berlanjut secara bertahap.” kata Rahmat.

Dilansir dari laman industry.co.id (14/01/21) menjelaskan Pembangunan jalur KA Makassar-Parepare ini di klaim memiliki peran penting bagi perekonomian nasional. Hal ini didasari oleh beberapa faktor. Pertama, proyek ini mampu memberikan peningkatan produk domestik bruto (PDB) sebesar Rp2,51 triliun, dengan internal rate of return (IRR) sebesar 22,98% bagi perekonomian di Sulawesi Selatan.

Kedua, proyek ini diperkirakan akan memberdayakan 6.164 tenaga kerja. Ketiga, dengan dibangunnya jalur kereta api Makassar-Parepare, maka waktu tempuh antarkedua kota dapat dipersingkat hingga dua kali lipat, dari 3 jam menjadi hanya 1,5 jam.

Keempat, kereta api ini memiliki potensi angkutan yang besar, baik angkutan penumpang maupun barang. Kelima, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di sejumlah stasiun yang diharapkan dapat memperoleh dampak positif.

Tamsil Linrung Silaturahmi Bersama Partai Gelora Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Anggota DPD RI, Tamsil Linrung ajak para Kader DPD Gelora Parepare obrol santai di sela – sela kesibukannya sebagai Anggota DPD RI, Kamis (11/02/21).

Dalam pertemuan ini dihadiri oleh Ketua Bidang Pengembangan Wilayah V DPW GELORA Sulawesi Selatan, Iqbal Chalik, Ketua DPD Gelora Parepare, Hamka, Wakil Ketua DPD Gelora Parepare, Akil Rifai, serta ketua ketua bidang DPD Gelora Parepare.

Ketua Bidang Pengembangan Wilayah V DPW Sulawesi Selatan, Iqbal Chalik mengatakan bahwa pertemuan ini dilaksanakan di sela sela kesibukan Anggota DPD RI, Tamsil Linrung.

“Pertemuan ini tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, menjadi kehormatan bagi kami karena bapak Tamsil Linrung mau meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi dengan kader Partai Gelora.” Ucapnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPD Gelora Parepare, Akil Rifai. Merasa senang bisa secara langsung sharing session bersama Anggota DPD RI yang juga tokoh nasional, Tamsil Linrung

“Alhamdulillah beliau menyempatkan waktunya untuk sharing bersama kita semua, meskipun didalam pertemuan ini bukan hanya politik namun segala hal juga kita perbincangkan.”  Tandasnya.

582 Nakes Ikut Vaksin Tahap I

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk tenaga kesehatan di RSUD Andi Makkasau Parepare tuntas. Sebanyak 582 tenaga kesehatan yang divaksin pada tahap pertama.

“Dosis tahap pertama selesai. 582 orang sudah divaksin. Tanggal 16 Februari mulai tahap kedua,” ungkap Koordinator Vaksinasi Covid-19 RSAM Parepare Nurliati, Kamis (11/02/21).

Nurliati mengatakan vaksinasi tahap pertama berjalan lancar. Tenaga kesehatan antusias mengikuti vaksinasi Covid-19. Ia juga mengungkapkan tahap kedua vaksinasi kembali akan diawali dengan 43 tenaga kesehatan.

Lalu bagaimana efeknya?. Nurliati menyebutkan rata-rata yang divaksin mengaku tak merasakan efek serius. “Alhamdulillah berjalan lancar. Tidak ada yang merasakan efek,” ungkapnya.

Dari hasil vaksinasi tahap pertama, pihak RSUD Andi Makkasau Parepare mengajak warga agar tidak takut divaksin. Tahap vaksinasi merupakan upaya pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19.

0

PAREPARE — Vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk tenaga kesehatan di RSUD Andi Makkasau Parepare tuntas. Sebanyak 582 tenaga kesehatan yang divaksin pada tahap pertama.

“Dosis tahap pertama selesai. 582 orang sudah divaksin. Tanggal 16 Februari mulai tahap kedua,” ungkap Koordinator Vaksinasi Covid-19 RSAM Parepare Nurliati, Kamis (11/02/21).

Nurliati mengatakan vaksinasi tahap pertama berjalan lancar. Tenaga kesehatan antusias mengikuti vaksinasi Covid-19. Ia juga mengungkapkan tahap kedua vaksinasi kembali akan diawali dengan 43 tenaga kesehatan.

Lalu bagaimana efeknya?. Nurliati menyebutkan rata-rata yang divaksin mengaku tak merasakan efek serius. “Alhamdulillah berjalan lancar. Tidak ada yang merasakan efek,” ungkapnya.

Dari hasil vaksinasi tahap pertama, pihak RSUD Andi Makkasau Parepare mengajak warga agar tidak takut divaksin. Tahap vaksinasi merupakan upaya pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19. (rdi)

Raih Penghargaan Dari PWI Pusat, Jubir LSM Fokus Apresiasi TP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Keberhasilan Wali kota Parepare mendapatkan Penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mendapat apresiasi dari juru bicara LSM Fokus Mulyadi. Dalam program obras Rabu (10/02/21) Dirinya merasa bersyukur wali kota kebanggaan warga parepare tersebut menjadi satu satunya kepala daerah dari indonesia timur yang berhasil mendapatkan anugrah tersebut.

“Alhamdulillah kami mengapresiasi bapak walikota dapat lagi penghargaan ini adalah salah satu kebanggaan kita harapkannya karena bapak presiden kita akan mengadakan perombakan kabinet mudah mudahan walikota kita ditarik jadi menteri karena melihat penghargaan beliau, cocok menteri hukum dan HAM.” Kata Ady.

Penyerahan penghargaan diberikan pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2021, bersama Presiden Joko Widodo, secara daring maupun luring, Selasa (09/02/21). Taufan Pawe terpilih meraih penghargaan bersama 9 bupati/wali kota lainnya.

Berikut 10 Kepala Daerah di Indonesia yang Menerima Penghargaan Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI:

1. Wali Kota BogorJawa Barat Bima Arya Sugiarto
2. Wali Kota Denpasar Bali IB Dharmawijaya Mantra
3. Bupati MajalengkaJawa Barat Karna Sobahi
4. Wali Kota Mojokerto Jawa Timur Ika Puspitasari
5. Wali Kota Parepare Sulsel Taufan Pawe
5. Wali Kota Tegal Jawa Barat Dedy Yons Supriyono
6. Wali Kota Singkawang Tjahi Chui Mie
7. Bupati Sumedang Jawa Barat Dony Ahmad Munir
8. Wali Kota Semarang Jawa Tengah Hendrar Prihadi
10. Bupati Banggai Herwin Yatim

 

DPRD Minta Pemkot Kebijakan Terkait Covid Di ikuti Kebijakan Keuangan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – DPRD parepare meminta kepada pemerintah kota setiap kebijakan terkait covid dalam surat edaran dan semacamnya dibarengi dengan kebijakan keuangan. Hal tersebut diungkapkan wakil ketua DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsul Alam pada program obras radio mesra Rabu (10/02/21).

“Terakhir dalam rekomendasi itu adalah meminta kepada pemerintah kota setiap kebijakan penanganan covid surat edaran dan semacamnya itu dibarengi dengan kebijakan keuangan. maksudnya kita kan ada dana 15 miliar dari APBD khusus untuk penanganan covid 19 Jadi kalau ada kebijakan yang dirugikan contohnya Warkop yang ditutup maka ada bantuan kepada karyawan Warkop dalam bentuk keuangan. ” Kata Anggota DPRD asal Partai Demokrat dapil ujung tersebut.

Lanjut Rahmat, karena ada dana 15 Milyar untuk penanganan covid. Karena setiap ada kebijakan ada kebijakan keuangan contohnya juga tukang becak sampai jam 7 malam karena dia akan berdampak maka pemerintah juga akan mengeluarkan uang subsidi diberikan.

“Kajian saya ya ingatkan kepada pemerintah daerah bahwa Parepare ini bukan seperti daerah tetangga barru Pinrang Sidrap mereka itu roda ekonominya diputar oleh pertanian jadi di tutup sampai jam berapa perputaran uang mereka tetap ada dari hasil pertanian. sedangkan Parepare ini kota jasa berdasarkan data BPS kontribusi ekonomi Parepare itu dua sektor yang menunjang terbesar. daripada kontruksi kontribusi perekonomian yang ada di parepare. sekarang jasa konstruksi yang 15% sumbangsinya terhadap perekonomian kita ini belum berjalan makanya perlu kita hati-hati karena dari hasil kajian itu angka pengangguran semakin naik 1% angka kemiskinan juga naik 1% kalau tahun ini ekonomi tidak dipulihkan berarti hati-hati bisa-bisa angka kemiskinan dan pengangguran naik beberapa digit dan daya beli masyarakat turun ini menimbulkan gejolak sosial juga keselamatan jiwa warga.”  Jelas Wakil rakyat yang di kenal mudah di temui tersebut.

Rahmat berharap mudah-mudahan kalaupun ada surat edaran diperpanjang ini betul-betul lebih bijaksana di semua aspek baik ekonomi sosial dan aturan itu sendiri

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare