31.9 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 786

Dubes Arab Saudi Bantah Kisruh Hubungan Diplomatik Dengan Indonesia Terkait Haji

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Pembatalan pemberangkatan ibadah haji sama sekali tidak berkaitan dengan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi. Hal tersebut ditegaskan Dutabesar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia, Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi saat bersilaturahmi ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Jakarta, Selasa (08/06/21).

“Masalah pembatalan keberangkatan jemaah tidak ada kaitannya dengan hubungan baik antara Saudi dan Indonesia. Tidak berhubungan pula dengan penggunaan merek vaksin tertentu dan produsen tertentu seperti yang selama ini berkembang di media,” kata Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi.

Sampai hari ini, Kerajaan Arab Saudi juga belum mengirimkan undangan haji ke negara lain, termasuk Indonesia karena alasan pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Dutabesar Saudi juga membahas rencana kerja sama antara MUI dengan Arab Saudi, meliputi bidang ukhuwah, dakwah, dan sebagainya yang berorientasi pada penguatan Islam wasathiyah di kawasan Arab Saudi, Indonesia, maupun dunia internasional.

Kedatangan Dubes Kerajaan Arab Saudi disambut Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar; Waketum MUI, KH Marsudi Syuhud; Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan; Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis; Ketua MUI Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, KH Abdullah Jaidi, dan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim.

Pemerintah Kota Parepare siap membayarkan gaji ke-13

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare siap membayarkan gaji ke-13 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Pejabat Negara, dan Anggota DPRD Parepare. Pembayaran gaji ke-13 ini direncanakan pada 15 Juni 2021. Hal ini diungkap Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare, H Jamaluddin Achmad, Senin,  (07/06/21).

“Saya perlu jelaskan terkait dengan rencana pemerintah kota Parepare untuk merealisasikan gaji ke-13 2021. Insya Allah paling lambat nanti tanggal 15 akan kami transfer ke masing-masing rekening ASN. karena hari ini saya baru perintahkan staf untuk koordinasi dengan pihak Taspen terkait dengan sistem yang ada untuk memastikan bahwa daftar gaji yang akan kami kirim ke masing-masing SKPD tidak masalah.” Kata Jamaluddin

BKD Lanjut H. Jamaluddin berusaha meiminimalisir selisih selisih yang mungkin terjadi sehingga Senin (07/06/21) memerintahkan staf ke Taspen untuk melakukan itu. Dasar pembayaran gaji 13 ini adalah gaji bulan Juni 2021.

“Anggaran yang kami siapkan terkait dengan itu sekitar 17 miliar lebih dengan penerima sekitar 3700 lebih ASN pejabat negara termasuk anggota DPRD kota Parepare. dan paling lambat nanti hari Selasa tanggal 15 Juni akan kami transfer ke masing-masing rekening. jadi mudah-mudahan setelah nanti konsultasi teman-teman dari Taspen ini setelah itu kami akan melakukan pencetakan daftar gaji untuk diserahkan ke semua SKPD untuk dibuatkan SP. ” Jelas H. Jamaluddin

Khusus gaji ke-13, itu diatur dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 63 Tahun 2021, dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42/PMK.05/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Gaji ke-13 kepada ASN, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan yang Bersumber dari APBN. (*)

85 % Sekolah Di Parepare Sudah Siap PTM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare Arifuddin Idris kemvali menegaskan untuk sekolah tatap muka yang menjadi dasar merupakan SKB 4 Menteri walau pun demikian keputusan akhir masih berada pada kepala daerah dalam hal ini wali kota parepare. Hal tersebut di sampaikannya pada tim liputan radiomesra.com Senin (07/06/21).

“Dan ini juga tentu sangat perlu diteruskan ke masyarakat sebagai pencerahan atau informasi supaya jangan ada yang bias. jadi terkait tetap muka ini sebenarnya sudah ada dasarnya. itu dari keputusan bersama menteri dalam negeri, menteri kesehatan, menteri agama dan menteri pendidikan dan kebudayaan. Namun bahwa dalam surat keputusan tersebut diberikan kewenangan setiap daerah artinya kondisikan.” kata Arifuddin saat di temui di kantornya jl. Pettana Rajeng.

Lanjut Arifuddin, meski kini berada dalam zona hijau, walikota sudah berapa kali menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat karena tingkat kepatuhan yang tinggi sehingga berada di zona hijau, tapi wali kota tetap berhati-hati mempertahankan zona hijau ini, salah satu yang perlu dicermati adalah tatap muka,

“Kalau kami sebenarnya pada prinsipnya kalau orang mau lakukan sesuatu ada kata  siap , nah kalau di liat tatap muka ini ada 2 unsur yang siap, pihak sekolah dan pihak orang tua, ini keduanya harus siap. jadi kesiapan sekolah itu juga ada lagi 2, yaitu fisik dan non fisik, fisiknya adalah semua sekolah harus melengkapi sarana prasarana yang bisa mendukung protokol kesehatan, seperti harus punya cairan disinfektan, alat penyemprot, kran air tiap depan kelas, masker, dan sebagainya.” Jelas Arifuddin

Tambahnya untuk non fisik seperti harus ada SOP yang berlaku seperti peraturan soal jadwal anak yang masuk sekolah, tatanan bangku, tidak ada jam istirahat supaya tidak ada interaksi kemudian kantin tidak ada. jadi anak-anak masuknya tidak terlalu pagi seperti jam 8 dan pelajaran tidak terlalu lama.

“Jadi kalau dilihat dari data yang kemarin itu kan kesiapan sarana dari awal Ramadhan sudah 85 persen sekolah sudah siap dan saya berharap di sini sudah siap, kemudian SOP draff juga sudah siap, dan juga untuk kesiapan orang tua yang ikut memantau perjalanan anaknya dari rumah ke sekolah dan begitupun dari sekolah ke rumah.” Terang Arifuddin.

Komisi II Minta Dinas Mengusulkan Tambahan Kuota P3K

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi II DPRD kota Parepare Kamaluddin Kadir lewat program Obras radio mesra selasa (08/06/21) mengungkapkan Terkait kuota P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) terus kepada guru-guru sesuai dengan Imbauan pemerintah sudah diputuskan bahwa akan dibuka kuota untuk penerimaan guru satu juta lebih.

“Beberapa waktu lalu kami dari komisi 2 bersama dengan dinas terkait kami berkunjung ke kementerian pendidikan dan kementrian PAN RB kami mempertanyakan berita tersebut. dan dibenarkan oleh kedua kementerian bahwa memang akan dibuka formasi guru tapi dengan P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dan kami juga mempertanyakan bahwa pengangkatan ini apakah dibebani melalui APBD atau APBN.” Kata Kamaluddin.

Tambah legislator gerindra tersebut, berdasarkan dan informasi dari dua kementerian bahwa P3K nantinya akan APBN yang membiayai jadi dengan dasar itu DPRD mengorek terus informasi terkait sistem penerimaan P3K nantinya.

“Jadi penerimaan P3K itu akan disebar di seluruh Indonesia. kemudian penerimaan seleksi nya itu pada guru P3K itu diseleksi sesuai dengan bidang studi. ini agak mudah ini karena banyak jumlah guru guru honorer yang menyampaikan yang telah menyampaikan aspirasinya ke Jakarta. mungkin dari pemerintah menanggapi sehingga keluarlah formasi seperti ini. seperti tahun lalu juga bidang kesehatan terutama perawat dan lainnya. pernah juga dibuka formasi jadi informasi yang kami terima di 2 kementerian setelah kembali ke parepare kami juga langsung mengadakan koordinasi dengan lembaga teknis yang terkait dengan formasi nanti ini yaitu dinas pendidikan dan BKPSDM terkait juga dengan organisasi guru honorer yang ada di kota Parepare.” Jelas Kamaluddin

Lanjut Aleg dapil ujung tersebut dirinya mengharapkan dari informasi yang akan buka satu juta harapan komisi II DPRD mengimbau kepada dinas supaya diusulkan memperbanyak. tapi informasi yang terima dari BKPSDM bahwa formasi untuk kota Parepare cuma adanya 135.

“29 diantaranya itu adalah P3K khusus untuk guru. kita belum pasti karena informasi belum jelas berapa nantinya guru TK, SD, SMP tapi jumlah kuota sudah ada 29. kita merasa kenapa hanya 29 sementara kuota banyak sekali. dibanding daerah lain yang ada di Sulsel menerima kota itu rata-rata kurang lebih 500. kita prihatin dengan kondisi ini. kita tidak tahu apa dasarnya sehingga penetapan di parepare dapat 29.”Terang Kamaluddin.

Setelah memanggil Dinas Pendidikan, BKPSDM diperoleh alasan bahwa memang Parepare awalnya itu menyampaikan laporan 136 tapi pada akhirnya datang imbauan kembali bahwa diteliti akhirnya diperiksa dan dikirim lagi 39 setelah dari pusat akhirnya turun 29.

“Alasan yang disampaikan kepada kami kemarin melalui rapat dengar pendapat beserta anggota anggota komisi 2 lainnya, alasan pertama bahwa kondisi wilayah. Wilayah kita kecil dibanding daerah lain di Sulawesi Selatan seperti Bone, Gowa dan barru itu banyak hampir 500. yang kedua jumlah sarana sekolah yang kita juga sedikit dibanding dengan Bone, Wajo, barru dan gowa begitu juga dengan jumlah guru guru-guru kita di parepare itu kurang lebih 2300-an sekolah TK, SD, dan SMP karena kondisi itulah dihitung berdasarkan kebutuhannya untuk setiap sekolah.” Terang Kamaluddin

Plt Gubernur Sulsel Tetapkan Tuan Rumah STQH ke-33 Melalui Hafizah Tunanetra Peraih Juara Hifdzil Qur’an 30 Juz

0

SIDRAP, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengumumkan tuan rumah STQH ke-33 tingkat provinsi yang akan berlangsung pada tahun 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan pada pelaksanaan penutupan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ke XXXII Tahun 2021, di Pelataran Masjid Agung Kabupaten Sidrap, Senin malam, (07/06/21).

Terdapat dua nominasi dari permintaan kepala daerah di wilayah itu, yakni Kabupaten Kepulauan Selayar dan Luwu Utara.

Untuk menentukan itu, Andi Sudirman memanggil salah satu Hafizah yang seorang tunanetra perwakilan LPTQ. Perempuan yang bernama Masyita Putri Nashira pun diarahkan memilih kertas tergulung yang berisi nama calon tuan rumah.

Alhasil, dari kertas yang dipilih oleh Juara 1 Hifdzil Qur’an 30 Juz Kategori Putri, maka terpilihlah Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah, sudah ditetapkan Pelaksanaan STQH tingkat Provinsi ke XXXIII Tahun 2023 akan berlangsung di Kabupaten Kepulauan Selayar,” katanya. Sementara untuk tuan rumah Musaba

qah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 tahun 2022 akan berlangsung di Kabupaten Bone.
Pelaksanaan STQH ini, kata Andi Sudirman, sebagai momentum terbaik untuk menghadirkan syiar Islam dan juga pembentukan karakter akhlak serta bagaimana menuju masyarakat madani.

Ia pun berharap, capaian ini terus mendorong para penghafal Al-Qur’an dan Hadits untuk terus belajar lebih baik lagi. Serta mendorong generasi yang memiliki moral kepemimpinan yang baik.

“Tunjukkan bahwa kami adalah orang-orang yang teladan, kita adalah generasi terbaik yang berakhlak,” tegasnya.

Terpisah, salah satu peserta yang juga sebagai Juara 1 Hifdzil Qur’an 30 Juz Kategori Putri, Masyita Putri Nashira, mengaku bersyukur menjadi yang terbaik dan mempersiapkan diri dengan baik untuk mewakili Sulsel di ajang STQH tingkat nasional.

“Alhamdulillah bersyukur menjadi juara. Dan akan mempersiapkan diri dengan baik,” sebut siswi SLB Negeri 1 Makassar ini. (*)

Ketua Askot PSSI Parepare Rahmat Sjamsu Alam Puji Langkah Menpora Sosialisasikan Inpres 2019

0

PAREPARE,. RADIOMESRA. COM – Langkah kementerian olahraga melakukan sosialisasi terkait Intsruksi Presiden Inpres 2019 tentang percepatan persepakbolaan nasional direspon positif ketua askot PSSI Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam

Dihubungi beberapa saat lalu wakil ketua DPRD Parepare asal Partai Demokrat ini menilai langkah Kemenpora melakukan sosialisasi itu sangat baik karena belum semua kepala daerah memahami Inpres tersebut.

“Kemarin bapak Menpora zainudin Amalia melakukan sosialisasi Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang percepatan sepakbola nasional di hadapan gubernur Jawa timur beserta beberapa Bupati walikota seJawa timur berhubung masih banyak kepala daerah tidak melaksanakan instruksi presiden nomor 3 tahun 2019 inpres nomor 3 tahun 2019 ini itu ditujukan kepada 13 kementerian kepala kepolisian republik Indonesia seluruh gunernur dan seluruh Bupati walikota se-indonesia.” Kata Rahmat.

Lanjut Rahmat adapun poin-poin yang penting untuk diketahui khusus untuk gubernur bupati walikota memang intruksikan untuk penyediaan dana alokasi anggaran APBD untuk cabang olahraga sepak bola meliputi sarana dan prasarana dan training center bertahap internasional kemudian untuk sarana prasarana kegiatan sepak bola kemudian pembinaan sepakbola kompetisi amatir dan kelompok umur.

“Mudah-mudahan sosialisasi ini bisa di dilaksanakan oleh setiap kepala daerah di Indonesia sehingga tujuan dari pada inpres ini dalam angka percepatan sepak bola nasional ini bisa dicapai mudah mudahan diparepare bisa dilaksanakan dan instruksi ini bisa dijalankan dengan baik.” Jelas Rahmat

Muhammadiyah Siap Buka Sekolah Offline

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmes) Pimpinan daerah Muhammadiyah Dr. Parman Parid mengatakan Pihaknya sudah melakukan survei kesiapan sekolah terkaiy pembelajaran offline di masa pandemi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Parman saat di mintai tanggapannya olrh tim liputan radiomesra.com Ahad (05/06/21).

“Tntang kesiapan sekolah sekolah Muhammadiyah di bawah asuhan majelis pendidikan dasar dan menengah pimpinan daerah Muhammadiyah kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan survei di sekolah dan membagikan kuesioner ke orang tua kami simpulkan bahwa pembelajaran offline di era pandem ini sudah bisa dilakukan pertanyaan yang kami sampaikan bahwa apakah orang tua bersedia kalau anaknya sekolah di era pandemi ini hampir 100% orang tua menyatakan siap untuk menyekolahkan anaknya.” Kata Dr. Parman.

Lanjut ketua Koni Parepare menjelaskan kemudian kedua tentang sarana dan prasarana sudah siapkan jadi semua sekolah di bawah asuhan majelis pendidikan dasar dan menengah pimpinan daerah Muhammadiyah sudah siapkan seperti misalnya tempat cuci tangan kemudian alat pengukur suhu kemudian masker dan yang tidak kalah pentingnya adalah ruangan disiapkan dengan jarak bangku dengan bangku lainnya itu minimal satu setengah meter.

“Sehingga yang tadinya mungkin ruangan bisa menampung 32 sampai 40 murid mungkin nanti mungkin nanti kami hanya sampai 20 paling banyak itu jadi salah majelis pendidikan dasar dan menengah pimpinan daerah muhammadiyah kota Parepare siap menyongsong pembelajaran off line dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, ” terang Dr. Parman

Pemkot Segera Fungsikan Pasar wekke’e

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare segera memungsikan kembali Pasar Wekke’e yang terletak di Perumnas, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

Hal itu merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam mendorong perekonomian masyarakat Bacukiki. Kepastian bakal difungsikannya pasar rakyat tersebut terlihat saat Dinas Perdagangan Parepare melakukan pembenahan dan aksi bersih-bersih, Sabtu, (05/0/21).

Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Parepare, Prasetyo Catur mengatakan, sebagai tupoksi dan leading sektor dalam memanfaatkan aset Pemerintah Daerah, Dinas Perdagangan dan UPTD Pasar turun membenahi dan membersihkan pasar Wekke’e untuk difungsikan dan diaktifkan kembali.

“Jadi perlu saya jelaskan sedikit terkait dengan rencana pemerintah kota Parepare untuk kembali mengaktifkan operasional pasar wekkee Jadi kami melihat pertumbuhan masyarakat jumlah penduduk yang ada di kecamatan bacukiki ini utamanya kelurahan Galung maloang dan kelurahan lompoe yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun yang lalu.” Kata Prasetyo.

Mantan Sekertaris Satpol PP ini, memang ke pasar pernah beroperasi tetapi memang tahun yang lalu itu memang jumlah penduduk masih kurang banyak. saat ini memang jumlah penduduk yang sangat cepat peningkatannya Jadi pihaknya berpikir akan menciptakan ekonomi baru yang ada di kelurahan bacukiki ini salah satunya adalah dengan memfungsikan pasar wekkee.

“Pasar wekkee ini sendiri kami sudah benahi kami sudah perbaiki sarana prasarananya itu adalah tanggung jawab dari dinas perdagangan untuk membenahi seluruh prasarana yang mendukung terjadinya transaksi jual-beli yang ada di pasar wekkee ini jadi saat ini juga kami meminta dukungan dari pak camat bacukiki Pak lurah Galung maloang dan Pak lurah lompoe untuk mengajak atau mensosialisasikan ke masyarakatnya yang saat ini sedang berdagang atau berjualan di pinggir-pinggir jalan untuk bisa sama-sama masuk ke dalam pasar kenapa saya katakan karena nantinya putaran ekonomi ini akan akan berada di pasar wekkee ini.” Jelas Prasetyo.

Lanjutnya, para pedagang dinpasar tersebut berasal dari dari 2 kelurahan orang ini galung maloang dan lompoe dan nanti pembelinya akan muncul dari kecamatan bacukiki ini yang jumlah penduduknya sudah cukup padat .

“kami juga memecah pasar lakessi dan pasar sumpang nantinya tidak masyarakat dari kecamatan bacukiki ini tak perlu jauh-jauh ke pasar tersebut tapi cukup nantinya di pasar wakkee dan masyarakat di kecamatan bacukiki akan merasakan manfaat dari ekonomi baru yang akan tumbuh di pasar wekkee ini itu tujuan kami supaya ekonomi ini kecamatan bacukiki ini dapat dikatakan kota atas Jadi kalau sudah dikatakan kota atas salah satu faktor yang mendukung terciptanya kota atas itu adalah pasar wekkee.” Terang Prasetyo.

Dirinya berharap semoga apa yang rencanakan mendapat dukungan dari masyarakat dan seluruh stakeholder serta untuk bersama-sama mendukung terciptanya ekonomi baru yang ada di kecamatan bacukiki.

Tutup STQH XXXII Tingkat Provinsi, Plt Gubernur Sulsel : Penghafal Al-Qur’an Kebanggaan Orangtua dan Modal Dunia Akhirat

0

SIDRAP, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menutup secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Sulsel XXXII Tahun 2021, yang dilaksanakan di Kabupaten Sidrap, Senin, (07/06/21).

Adapun hasil perolehan juara, dimana Dewan Hakim menetapkan juara umum diraih oleh Kota Makassar dengan nilai 26; disusul Kabupaten Sidrap dengan nilai 26; dilanjutkan Kabupaten Bone dengan nilai 22.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan, STQH XXXII Tingkat Provinsi Sulsel menjadi momentum terbaik, sebagai salah satu instrumen menjadikan syariat Islam menuju masyarakat madani. Kegiatan ini juga sebagai bentuk ikhtiar di tengah kondisi pandemi Covid-19. Dimana tetap memperhatikan protokol kesehatan, serta terus berusaha untuk berjalan menggerakkan roda Islam dalam menciptakan generasi yang lebih baik ke depan.

“Jangan malu memperlihatkan kita sebagai muslim yang baik. Tunjukkan bahwa kita adalah orang-orang yang teladan, kita adalah generasi terbaik yang berakhlak,” ujarnya.

Andi Sudirman menegaskan, agama Islam tidak memperlihatkan adanya peperangan dan kekerasan yang mengatasnamakan jihad, bahkan tidak mengikuti perintah pimpinan. “Tunjukkan karakter sebagai muslim yang baik, dengan menghormati NKRI. Karena lahirnya NKRI tidak terlepas dari perjuangan para ulama-ulama,” tegasnya.

Ia mendorong agar terbentuknya generasi yang lebih kuat dan memiliki akhlak moral kepemimpinan. Ketua Umum LPTQ Sulsel ini berpesan agar para peraih juara pertama untuk terus meningkatkan ilmu dalam persiapan STQH tingkat Nasional.

“Insya Allah, pada bulan Oktober akan berlangsung STQH tingkat Nasional, kita minta agar para juara mempersiapkan diri,” pesannya.

Ia berharap, Provinsi Sulsel bisa merebut kembali juara pada STQH dan MTQ kedepan. “Ini menunjukkan karakter kita. Tunjukkan bahwa kita memiliki semangat syiar yang baik, Sami’na Wa Atho’na,” tambahnya.

Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an dan Hadits ini menjadi investasi, khususnya bagi orangtua. “Mendekatkan Al-Qur’an dan Hadits kepada anak-anak, maka akan memberikan vaksin agar imunnya kuat. Kuat mental, agama dan spiritual. Dan terhindar dari paham-paham yang tidak sesuai ajaran Islam. Maka berbanggalah pada orangtua yang memiliki anak-anak sebagai penghafal Al-Qur’an dan Hadits, ini adalah modal dunia dan akhirat,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Khaeroni, berharap, para kafilah terus mengukir prestasi.

“Kami menginstruksikan kepada Kemenag Kabupaten/Kota agar kiranya dapat terus mengasah kemampuan bagi para juara untuk ditingkatkan menjadi juara di tingkat Nasional. Serta diharapkan para juara yang disandang bermanfaat bagi Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap, Dollah Mando, menyampaikan, para kafilah dapat mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap, hasil dari STQH dapat menambah wawasan dan cinta kepada Al-Qur’an.

“Selamat bagi para pemenang dan bagi yang belum mendapat juara, agar terus berlatih memacu diri untuk dikesempatan lain,” ucapnya.

Adapun tema STQH kali ini, “Dengan STQH XXXII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Kita Wujudkan Generasi Qur’an yang Sehat, Inklusif dan Berkarakter di Masa Pandemi”. STQH Tingkat Provinsi Sulsel telah berlangsung selama lima hari, sejak tanggal 3-7 Juni 2021, di pelataran Masjid Agung Kabupaten Sidrap.

Ajang tersebut diikuti sebanyak 25 Kafilah se Sulsel. Terdiri dari perwakilan 24 kabupaten/kota di Sulsel, beserta peserta dari tim LPTQ Sulsel.

Adapun cabang lomba dalam STQH tingkat Provinsi Sulsel, diantaranya Tilawah Anak, Tilawah Dewasa, Hafalan 1 Juz + Tilawah, Hafalan 5 Juz + Tilawah, Hafalan 10 Juz, Hafalan 20 Juz, Hafalan 30 Juz, Hafalan 100 Hadits, Hafalan 500 Hadits, dan Tafisr Al-Qur’an Berbahasa Arab. (*)

DPRD Pangkep Kunjungi Parepare Pelajari Proses Inovasi SKPD Pemkot Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kota Parepare kembali menjadi sasaran studi banding daerah lain. Kali ini DPRD Pangkep yang berkunjung ke Parepare, untuk mempelajari tentang proses inovasi yang dilakukan SKPD-SKPD lingkup Pemkot Parepare. Inovasi menonjol di tingkat nasional bahkan akan berkompetisi di tingkat internasional menjadi alasan DPRD Pangkep menimbah ilmu di Parepare.

Hal ini terungkap saat penerimaan Komisi III DPRD Pangkep oleh Pemkot Parepare dalam hal ini Bappeda Parepare, Jumat, (04/06/21).

Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha yang menerima rombongan DPRD Pangkep di ruang rapat Bappeda, menghadirkan langsung beberapa inovator dari SKPD yang mewakili Parepare untuk menjelaskan proses inovasinya

“Bapak Wali Kota Parepare telah memberikan penguatan terhadap inovasi-inovasi SKPD dalam peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kami para aparat dituntut untuk lebih berpikir kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara dalam melayani dan mengayomi masyarakat Kota Parepare,” ungkap Samsuddin Taha di hadapan rombongan DPRD Pangkep.

Samsuddin mengemukakan, pada 2016 Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe telah memprakarsai pencanangan Tahun Inovasi, dan tahun itu juga telah dilakukan Lomba Inovasi untuk pertama kalinya.

Kemudian tahun 2017 dicanangkan sebagai Tahun Kompetisi, dan pelaksanaan Lomba Inovasi dilakukan melalui proses Laboratorium Inovasi kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI yang didampingi oleh Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Managemen Pemeritahan (P3KMP) LAN.

“Tahun 2018 kegiatan Lomba Inovasi dilaksanakan dengan pendampingan P3KMP LAN RI dan juga dilakukan bimbingan penyusunan proposal sebagai pendukung dalam mengikuti kompetisi tingkat provinsi maupun nasional,” ulas Samsuddin.

Tahun 2019, kata dia, Lomba Inovasi tetap dilaksanakan yang didampingi oleh P3KMP LAN RI, dan untuk lebih mengakselerasi inovasi di lingkungan kerja Perangkat Daerah lingkup Pemkot Parepare, maka dilakukan juga peningkatan kapasitas sumber daya aparatur melalui kegiatan Workshop Champion Innovation bersama Pusat Inovasi Tata Pemerintahan LAN RI. Workshop ini bertujuan untuk memunculkan lebih banyak inovator-inovator di Perangkat Daerah yang dapat membuat dan mengimplementasikan kegiatan inovasi berkelanjutan.

“Berbagai kebijakan Pemerintah Kota Parepare dalam Penguatan Inovasi Daerah telah terukur dengan pencapaian Indeks Inovasi Pemerintah Kota Parepare Tahun 2018, Tahun 2019, dan Tahun 2020 berpredikat Sangat Inovatif,” terang Samsuddin.

Hasilnya, tahun 2018 Pemkot Parepare meraih penghargaan Top 40 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang dilaksanakan oleh Kemenpan-RB melalui Inovasi Call Center 112.

Menyusul 2019, Parepare mendapatkan penghargaan Top 80 KIPP melalui Inovasi Call Nak Center. Berlanjut pada 2020, Top 45 KIPP melalui Inovasi Berdaya Srikandi oleh Srikandi.

“Bahkan Inovasi Berdaya Srikandi Oleh Srikandi menjadi Top 12 Inovasi, yang akan mewakili Indonesia pada kompetisi inovasi tingkat international, United Nations Public Service Awards atau UNPSA, tahun 2021,” tegas Samsuddin.

Nah, pada 2020, Samsuddin mengungkapkan bahwa, penguatan inovasi Parepare dilaksanakan dengan beberapa kegiatan di antaranya Workshop Champion of Innovation untuk 35 guru, pembuatan Direktori Inovasi yang terintegrasi di website Bappeda Kota Parepare yang akan menjadi galeri inovasi Kota Parepare. “Ini berfungsi sebagai data base dan bahan informasi yang dapat memudahkan dalam pengambilan kebijakan. Serta rencana penyusunan draf Peraturan Wali Kota Parepare tentang Inovasi Daerah,” tandas Samsuddin. (*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare