31.8 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 787

Pemkot Bahas Solusi percepatan Optimalisasi PIB Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pasar Induk Beras (PIB) Parepare harus memiliki daya tarik untuk dihidupkan. Perlu dikaji, kenapa pedagang atau produsen beras enggan memasukkan berasnya di PIB, padahal kawasan pergudangan terbesar di Indonesia timur ini sudah dibangun sejak 2018. Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pasar Induk Beras Lapadde Parepare di Perum Bulog Parepare, Rabu, (02/06/21).

Rapat dihadiri Pemprov Sulsel, Pemkot Parepare, Bulog, dan Pelindo untuk membahas solusi percepatan optimalisasi PIB Parepare. Rapat mengerucut pada butuh kajian regulasi untuk mengoptimalkan PIB Parepare. Namun Pemkot Parepare tidak hanya sekadar menunggu regulasi itu, tapi juga bergerak dengan aksi untuk secepatnya menghidupkan PIB.

“Parepare siap action. Saya minta Dinas Perdagangan Parepare datangi langsung semua pedagang beras di daerah hinterland Parepare. Tanya apa kesulitan dan kendalanya sehingga tidak memasukkan beras di PIB. Kemudian dikomunikasikan dengan Bulog, apakah Bulog bisa siapkan yang diinginkan pedagang,” ungkap Sekda Kota Parepare H Iwan Asaad dalam rapat.

Penekanan Iwan Asaad beralasan. Karena keberadaan PIB di Parepare adalah atas kajian langsung tim dari pusat yang merekomendasikan harus ada Pasar Induk Beras di Indonesia timur, dan Parepare yang ditunjuk menjadi lokasinya. Karena itu, PIB Parepare memang harus dihidupkan.

Kepala Bulog Subdivre Parepare, Asrul Talamma beralasan, PIB Parepare sebenarnya sudah memiliki 51 mitra kerja, namun lamban laun mereka mundur dengan berbagai alasan seperti lokasinya terlalu jauh dan lain-lain. “Kalau ingin mencontoh Pasar Induk Beras Cipinang di Jakarta, memang harus ada penekanan melalui regulasi,” kata Asrul.

Diakui Asrul, PIB Parepare sebenarnya sudah representatif. Memiliki 78 kios, dilengkapi kantor dan musala. Hanya memang dibutuhkan support stakeholder untuk menghidupkan.

Saat ini menurut Asrul, Bulog Parepare surplus beras. Target serapan beras 300 ribu ton, saat ini sudah mencapai 76 persen. Bahkan gudang-gudang beras di Bulog Parepare saat ini semuanya penuh. Stok beras tersedia saat ini 270 ribu ton atau cukup untuk 48 bulan ke depan.

“Hanya saja kami terkendala pada penyaluran beras. Beras yang kami serap ini tidak ada bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk penyalurannya,” terang Asrul.

Perwakilan Pelindo IV Cabang Parepare yang hadir dalam rapat menyatakan siap mensupport PIB Parepare. Bahkan Pelindo Parepare sudah membuka trayek Surabaya, Jakarta, dan Papua untuk mendukung itu. Meski diakui Pelindo Parepare, bahwa pengiriman beras antar pulau dari Pelabuhan Parepare dalam tiga tahun terakhir menurun. Pengiriman beras ke luar Provinsi Sulsel lebih banyak melalui Pelabuhan Makassar dibanding Parepare. (*)

Pemkot Parepare Finalisasi RPJMD Kota Parepare 2018-2023

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melakukan finalisasi rancangan akhir Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Parepare tahun 2018-2023. Selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat, 2-4 Juni 2021, 33 SKPD lingkup Pemkot Parepare secara bergilir melakukan finalisasi atau sinkronisasi rancangan akhir Perubahan RPJMD di Bappeda Parepare.

Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha melalui Sekretaris Bappeda Zulkarnaen Nasrun mengatakan, hari pertama dan hari kedua sudah selesai. Dalam finalisasi ini, kata Zulkarnaen, ada beberapa hal yang perlu dilengkapi oleh SKPD baik itu data capaian 2015-2019 maupun penjelasan teknis atas beberapa data dan target pada perubahan RPJMD Parepare.

“Setelah kegiatan ini, maka diharapkan semua SKPD melaksanakan sinkronisasi program dan kegiatan pada rancangan akhir rencana strategis (Renstra) SKPD,” ungkap Zulkarnaen, Kamis, 3 Juni 2021. Zulkarnaen mengemukakan, rancangan akhir Renstra SKPD ini menjadi pedoman dalam penyusunan rencana kerja atau Renja SKPD tahun 2022.

Zulkarnaen menekankan, finalisasi atau penyempurnaan akhir Perubahan RPJMD ini merupakan tahapan sesuai ketentuan yang diatur dalam Pasal 70 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Pasal itu menyebutkan bahwa, Bupati/Wali Kota menetapkan Ranperda RPJMD setelah dievaluasi oleh Gubernur, maka Bappeda atau Bappelitbangda Provinsi telah melakukan evaluasi terhadap rancangan akhir Perubahan RPJMD. “Rekomendasi dari hasil evaluasi tersebut ditindak lanjuti dengan melakukan penyempurnaan akhir Perubahan RPJMD,” tandas Zulkarnaen. (*)

Buka STQH XXXII Secara Virtual, Plt Gubernur Harap Jadi Momentum Bagi Generasi Muda Bangun Karakter Akhlak

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, membuka secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Sulsel XXXII Tahun 2021, Kamis malam, 3 Juni 2021. STQH Tingkat Provinsi Sulsel yang akan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 3-7 Juni 2021 ini, berlangsung di Kabupaten Sidrap.

Diikuti oleh 24 kabupaten/kota di Sulsel pun membawa perwakilan kafilah yang akan berlomba pada STQH ini. Adapun cabang lomba dalam STQH tingkat Provinsi Sulsel, diantaranya Tilawah : golongan anak-anak putra putri dan golongan dewasa putra putri; hifdzil golongan 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz bagi putra putri; tafsir Bahasa Arab bagi putra putri; hadits : golongan 100 hadits dengan sanad dan golongan 500 hadits tanpa sanad.

Dari Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Andi Sudirman mengikuti pembukaan STQH ke XXXII ini secara virtual melalui zoom. Adapun tema STQH kali ini yakni “Dengan STQH XXXII Provinsi Sulsel Kita Wujudkan Generasi Qur’an yang Sehat, Inklusif dan Berkarakter di Masa Pandemi”.

Andi Sudirman mendorong agar pelaksanaan STQH kali ini bisa menghasilkan peserta terbaik yang akan menjadi perwakilan/kafilah Sulsel di tingkat Nasional. Serta menyiapkan hadiah yang fantastis bagi juara pertama, senilai Rp 30 juta.

“Kita perlu apresiasi bagi anak-anak kita yang berprestasi,” tuturnya.

Bahkan LPTQ Sulsel membuka peluang bagi anak-anak yang mempunyai talenta, tapi tidak sempat mengikuti ajang STQH tingkat kabupaten. Kesempatan ini termasuk dalam kafilah ke-25 yang turut menjadi peserta dalam ajang ini.

“Kita memberi akses seluas-luasnya untuk memberi peluang agar bisa berkontribusi untuk Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Ia mengaku, saat ini dibutuhkan moral kepemimpinan bagi generasi kini. Hal itu untuk menjauhkan dari paham-paham radikal.

“Berharap momentum ini bisa memberikan imun kepada adik-adik. Semakin dekat dengan agama, Al-Qur’an, hadits, Insya Allah tidak akan mudah pikiran direcoki oleh virus-virus paham radikalisme,” jelasnya.

Andi Sudirman tak lupa memberi semangat kepada peserta untuk berlomba secara baik, bersih dan adil dalam menunjukkan bakat maupun talenta terbaik.

“Tunjukkan, bahwa ini generasi Qur’an yang memiliki karakter akhlak yang baik, serta mampu membentengi diri dari paham-paham negatif, serta melahirkan masyarakat madani dan tauladan,” pungkasnya.

Ia menambahkan, sesuai target dalam RPJMD melalui program satu Hafiz, satu Desa, diharapkan bisa melahirkan generasi yang memiliki talenta dan menjadi generasi terbaik. (*)

Asal Sesuai Prosedur, Parkir Silahkan Di Kelola Pihak Ketiga

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Salah sektor pendapatan Daerah (PAD) yang Nilai belum maksimal adalah sektor perparkiran. Juru bicara LSM Fokus Adi Mulyadi pada program obras beberapa waktu mengungkapkan jika PAD dari Parkir masih bisa ditingkatkan dari sekitar 800 juta hingga 1 milyar lebih.

Menurut peningkatan PAD tersebut bisa di maksimalksn jika pengelolaan parkir bisa di pihak ketigakan sehingga selain meningkatkan pendapatan daerah juga bisa memaksimalkan penyerapan tenaga kerja.

“Saya curiga karena beberapa kali kita minta untuk di pihak ketigakan karena ada yang meminta dan bisa meningkatkan hingga 1,2 M.” Kata Adi

Kepala UPTD Parkir Aryun Handayana mengatakan jika dinas perhubungan khususnya pihak. UPTD Parkir tidak pernah sama sekali menolak jika sesuai prosedur.

“Untuk pihak ketiga kami dari Dinas Perhubungan tidak pernah sama sekali mengalami selama memenuhi prosedur dan kami dari Dinas Perhubungan utamanya UPTD pengelolaan parkir kalau memang pihak ketiga mampu Kenapa tidak, kan tujuannya sama saja untuk pendapatan. dan untuk target bukan 1,2 kurang lebih 1,8 sampai 1,9 Jadi kalau ada pihak ketiga mampu di saat-saat seperti sekarang ini kenapa Tidak kenapa tidak di pihak ketiga seperti itu.” Terang Aryun.

Utus 15 Peserta, Wawali Lepas Peserta STQ Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Untuk menumbuh kembangkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai isi kandungan AL Quran, serta meningkatkan motivasi masyarakat khususnya bagi generasi muda dalam mengikuti kegiatan syiar islam, Wakil Walikota H Pangerang Rahim melepas kafilah Kota Parepare yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) dan Hadits ke-32 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap.

Pelaksanaan pelepasan Kafilah STQ Kota Parepare ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Walikota Parepare, Rabu (02/06/21).

Wakil Walikota Parepare dalam arahannya menyampaikan, pelaksanaan STQ dan Hadits ke-32 ini adalah menjadi barometer pembinaan dan pengembangan pendidikan Al Quran dan Hadits melalui lembaga-lembaga formal dan Non Formal yang konsen terhadap pendidikan Al Quran dan Hadits di Kota Parepare.

”Pemerintah Kota Parepare sangat mengapresiasi dan memberi ruang tumbuhnya pembinaan Al Quran dan Hadits sebagai bagian dan pembentukan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia yang ada di Kota Parepare. Hal ini tentu menjadi bagian penting dan memberikan sumbangsih positif dalam rangka membantu pembangunan di kota yang kita cintai,”Tutur Pangerang.

PGRI Tegaskan Sekolah Tatap Muka Tunggu Petunjuk Wali kota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua PGRI Kota Parepare H. Makmur Husain menegaskan bahwa untuk pembukaan sekolah tatap muka sekolah masih menunggu arahan dari Wali kota parepare Dr. HM Taufan Pawe SH., MH., yang sekaligus ketua Tim Gugus Pengendalian Penyebaran Covid19. Hal tersebut di sampaikan Makmur saat di mintai tanggapan terkait desakan pembukaan sekolah tatap muka oleh tim liputan radiomesra.com Jumat (04/06/21).

“Kita menunggu arahan dari pak wali untuk tatap muka terbatas. begitu pak wali sudah ada lampu hijau untuk kita tatap muka terbatas apa yang harus kita lakukan ? apa yang harus sekolah siapkan ? disinilah PGRI hadir menjembatani dan sekaligus membantu teman-teman seperti misalnya ketika tatap muka sudah diizinkan berjalan.” kata H. Makmur.

Lanjut bendahara Koni Kota Parepare, maka programnya PGRI bagaimana bisa membantu teman-teman melakukan penyemprotan massal di semua sekolah dan itu dilakukan oleh cabang bekerjasama dengan ranting.

“Kita banyak orangnya dan kalau saya kemarin sudah bincang-bincang dengan dinas kesehatan dan mereka setuju dan apresiasi kegiatan kita ini. kenapa kita butuh dinas kesehatan ini yang kita butuhkan takarannya itu campuran supaya betul betul bagus. disitulah kehadiran dinas kesehatan. termasuk sudah ada SK 4 menteri. menteri dalam negeri menteri, kesehatan menteri pendidikan, dengan menteri Agama sudah ada juknis juklak.” Terang Makmur.

Ia menambahkan, terkai tentang pelaksanaan tatap muka terbatas inilah yang nanti sosialisasikan kepada para guru sekadar mengingatkan. adapun misalnya mau dikembangkan ada inovasi-inovasi tetapi secara garis besar sudah ada di SK 4 menteri itu.

TP PKK Parepare Akan Inisiasi Terbentuknya PKK Remaja

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK tingkat Sulawesi Selatan merumuskan delapan program kerja (proker) yang akan diaplikasikan oleh semua PKK kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Dari delapan poin rumusan rakerda yang dihasilkan, satu di antaranya yakni menginisiasi terbentuknya PKK Remaja.

Menindaklanjuti rumusan hasil rakerda tingkat Provinsi Sulsel itu, Ketua PKK Parepare, Erna Rasyid Taufan melalui Wakil Sekretaris Andi Wisna yang diamanahkan mengikuti Rakerda itu mengatakan, hasil dari Rakerda nantinya akan dibawa ke tingkat Kabupaten Kota, untuk disosialisasikan.

“Usai dari sini, akan diadakan juga sosialisasi. Rumusan hasil Rakerda akan disampaikan ke tingkat kota dan tingkat kecamatan,” ujar Andi Wisna, Jumat, (4/6/2021).

Regenerasi Pengurus, Forum Genre Gelar Pemilihan Duta Genre 2021

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Forum Generasi Berencana Kota Parepare mengadakan pemilihan duta genre tahun 2021 yang dimulai pada kamis, 3 Juni 2021 hingga Jum’at, 11 Juni 2021

Winner Duta Genre 2020, Tzaza Aulia Syafira mengatakan pada tim liputan radiomesra.com Kamis (03/06/21) jika kegiatan tersebut dilaksanakan forum generasi berencana kota Parepare dan juga dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana

“Jadi kegiatan ini dinamakan dengan pemilihan duta genre kota Parepare tahun 2021. adapun pelaksanaannya yakni forum generasi berencana kota Parepare dan juga dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana. tujuan pelaksanaannya tentunya untuk memilih sebuah roh model dan juga representative dari remaja-remaja yang ada di kota Parepare untuk memotivasi dan juga menghindarkan remaja remaja kota Parepare dari permasalahan-permasalahan remaja.” Kata Chaca sapaan akrabnya.

Mahasiswa perguruan IAIN parepare ini lanjut memaparkan, 3 resiko yang biasa dihadapi oleh remaja yaitu seksualitas, HIV Aids dan Napsa.

“Pelaksanaan dan kegiatan ini semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membawa harum nama kota Parepare karena setelah kegiatan ini akan berlaga lagi di tingkat provinsi maupun nasional semoga remaja-remaja yang terpilih nantinya menjadi pemenang dapat membawa nama harum kota Parepare di tingkat provinsi dan nasional. dan juga semoga dapat menginspirasi semua remaja-remaja yang ada di kota Parepare terima kasih.” Harap Chaca.

Pemilihan duta genre 2021 tanda bahwa kepengurusan duta genre 2020 telah usai dan perlu ada regenerasi. Pemilihan Duta Genre Kota Parepare tersebut telah diadakan sejak tahun 2017 hingga tahun 2020, dengan menghasilkan puluhan duta yang berbakat dan berprestasi baik di skala kota maupun provinsi bahkan hingga nasional.

Pemerhati Pendidikan Minta Pemerintah Segera Buka Sekolah Tatap Muka

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Desakan Kepada Pemerintah kota dalam hal ini dinas pendidikan untuk pembukaan sekolah tatap muka semakin mengemuka. Pemerthati obras yang juga dewan penasehat LSM Fokus H. A. Abd. Rahman Saleh SE pada tim liputan radiomesra.com kamis (03/06/21) mengungkapkan sekolah tatap muka langsung untuk bulan juli benar benar diterapkan nantinya.

“Terkait dengan rencana pembelajaran tatap muka yang insya Allah akan segera dimulai pada bulan Juli nanti. kami dari salah seorang warga masyarakat pemerhati pendidikan Mengharapkan hal itu betul-betul dapat diwujudkan. karena setelah melihat pembelajaran selama ini melalui online atau dari daring itu ternyata menimbulkan dampak yang luar biasa bagi anak-anak peserta didik.” Kata Arsal panggilan akrab Rahman Saleh.

Lanjut Politisi PBB ini Anak anak pesrta didik sekarang ini mereka sudah mengalami kejenuhan. tidak sedikit diantara mereka justru malas belajar belum lagi orang tua mereka yang sibuk itu juga merasakan stres depresi karena mereka umumnya tidak terbiasa mendidik anak-anak mereka seperti halnya para guru di sekolah.

“Oleh karena itu kami minta pada pemerintah kota melakukan sebuah inovasi kebijakan untuk memperlakukan pembelajaran dengan sistem tatap muka. bahkan kalau kita melihat daerah-daerah lain bahkan di sekitar daerah Bogor, Batam dan beberapa kota-kota besar itu sesungguhnya sudah ada sekolah yang melakukan pembelajaran dengan sistem tatap muka. dengan protokol kesehatan yang ketat. kenapa kita di parepare tidak mencoba untuk melakukan inovasi seperti itu.” terang mantan Anggota Legislatif Parepare ini.

Tambah Rahman Saleh, dirinya khawatir anak anak semakin bodoh serta tidak bisa lagi punya semangat belajar dan bahkan mereka hanya sibuk bermain game. Gadgetnya disalahgunakan ini dampak yang harus dipikirkan oleh kebijakan pemerintah.

“Oleh karena itu kami berharap kalau rencana bulan Juli ini itu bisa dapat diterapkan jika setuju ada kehati-hatian tapi jangan sampai kehati-hatian kita mengorbankan anak didik kita saatnya kita mencoba mengatasi covid dengan akal sehat belajar dari pengalaman dan saya pikir ia juga kan kita harus semua berkeyakinan bahwa semua itu tidak ada yang terjadi kecuali karena izin Allah subhanahu wa ta’ala terima kasih banyak ya hanya sekedar usulan pemerintah kota dapat menyikapi.” Tutupnya.

Wakil Ketua DPRD Harap Pengusaha Burung Walet Jujur Dalam Transaksi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Ketua DPRD Kota Parepare M. Rahmat Sjamsul Alam lewat program obras kamis (03/06/21) menilai maraknya pendirian sarang burung walet di kota parepare menjadi hal yang dilematis. Menurutnya memang ada beberapa kendala termasuk karena perdanya yang agak terlambat.

“Ini masalah burung walet memang sedikit agak dilematis. memang ada beberapa kendala yang pertama karena perdanya agak terlambat, sudah banyak warga membangun sarang burung walet baru ada yang kedua memang dilematis biasanya warga ini punya rumah tiba-tiba di pikir susah dibersihkan di lantai dua atau tiga lebih baik kita buatkan sarang burung walet.” Kata Ketua Hikma periode 2021-2026.

Tambah ketua Pengda PSSI Parepare ini, hal tersebut bisa di maklumi kenapa karena sumber daya alam sangat minim dan potensi di burung walet itu sangat besar itulah yang dimanfaatkan oleh warga.

“Cuma memang harus ada etika-etika. seperti kalau waktu magrib otomatis mati bunyi-bunyian nya. jangan terlalu kencang suaranya. mudah-mudahan karena ini ada perkembangan ke depan, seandainya banyak yang melakukan usaha burung walet karena potensi sumber daya alam kita ini cukup menguntungkan ke depan kita melakukan revisi Perda untuk bagaimana mengakomodir ini semua tidak ada yang dirugikan cuman.” tutup RSA.

Lanjut sosok mudah di temui ini, dirinya berharap pemilik sarang burung walet jujur saat melakukan transaksi bahwa setiap penghasilan sekian pajak yang diserahkan ke kas daerah supaya saling menguntungkan.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare