31.9 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 785

Sudah Saatnya Parepare Bentuk Perusda Pasar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Banyaknya keluhan terkait pengelolaan pasar di parepare direspon pemerhati Sosial Kemasyarakatan yang juga Mantan ketua umum pengurus pusat PP Hipmi Parepare Erwin Wijaya. Di mintai tanggapannya terkait persoalan tersebut Erwin pada tim liputan radiomesra.com mengatakan memang sudah waktunya kota Parepare memiliki perusahaan daerah. Jumat (11/06/21)

“Jika dimintai mengenai pengelolaan pasar khususnya di kota Parepare. melihat beberapa tahun terakhir ini sering sekali kita melihat banyak problem perihal pengelolaan pasar yang mohon maaf masih model kurang profesional. kalau dimintai saran mungkin memang sudah waktunya kota Parepare memiliki perusahaan daerah khususnya di bidang pengelolaan pasar kenapa demikian karena kota Parepare sebagai epicentrum ajatappareng memiliki potensi di bidang niaga yang begitu besar. ” Urai Erwin.

Lanjut Ketua Umum SEMMI Barru, Dirinya menilai sebab di pasar-pasar yang ada di Parepare sering melihat banyak pedagang dari luar kota Parepare ikut menjadi pedagang juga banyak juga yang jadi pembeli. maksud adalah sudah waktunya pasar di kota Parepare ini dibuatkan perusahaan daerah tentu dewan dan pemerintah bisa lebih memikirkan ini sebab dampaknya dampak baiknya banyak.

“Termasuk manajerialnya akan dikelola secara profesional, kemudian tentu akan menjadi pemasukan daerah yang riil. kemudian lapangan kerja tentunya terbuka. kemudian perusahaan daerah ini tentu akan terfokus bagaimana pengembangan pengembangan pasar di era modern ini. supaya selain sebagai perusahaan pelat merah yang ada di kota Parepare nantinya tentu ini juga bisa jadi akan menjadi objek wisata baru khususnya di sektor ekonomi.” Ungkap Erwin.

Alumni Pascasarjana Universitas Hasanuddin ini menambahkan sebab di beberapa daerah di Jawa khususnya, umumnya banyak pasar malah dijadikan sebagai objek objek wisata contohnya di Jogja ada pasar Bringharjo. pasar Bringharjo ini menjadi pasar tempat wisatawan ketika berkunjung ke Jogja untuk membeli oleh-oleh khas Jogja sendiri. artinya ketika ke Jogja ke Malioboro tak lupa pasti singgah ke pasar Bringharjo itu memang sudah waktunya dibuatkan perusahaan daerah mengingat untuk mengurusi pasar memang nampaknya agak berat kalau hanya OPD yang mengurusi sementara banyak item-item secara teknis yang butuh perhatian butuh aturan-aturan lebih tekhnis yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah.

“Termasuk yang sering kita lihat masalahnya adalah pembagian kios, terus adanya pungutan liar. dan berbagai macam yang hal yang kemudian muncul dari pengelolaan pasar yang nampaknya memang kurang profesional makanya melalui ini sebagai warga biasa yang tentu memperhatikan dinamika yang ada sudah waktunya kota Parepare membuat aturan pembuatan perusahaan daerah untuk dikelola secara baik dan profesional karena dampaknya akan lebih nyata di untuk pembangunan di kota Parepare.” Tutup Erwin

Kepala PPKB Harapkan Duta Genre Bantu Pemerintah Turunkan Angka Stunting

0

PAREPARE, RADIOMESRA.COM – Forum Generasi Berencana (Genre) Kota Parepare adakan pemilihan Duta Genre Tahun 2021 yang dilaksanakan di Hotel Bukit Kenari, Jum’at (11/06/21). Pemilihan Duta Genre Kota Parepare Tahun 2021 tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas PPKB Kota Parepare, Dr. Hj. Halwatiah, S.Kep.Ns., M.Kes,. MM.

Ia mengatakan bahwa hadirnya Forum Genre dan Duta Genre di Parepare merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap sebayanya. Dengan Duta Genre dapat membantu pemerintah kota Parepare untuk melakukan terutama itu hal yang pertama adalah menurunkan angka stunting.

“Dengan adanya duta genre yang kami pilihkan tentunya kami berharap dapat membantu pemerintah kota Parepare untuk melakukan terutama itu hal yang pertama adalah menurunkan angka stunting kemudian tidak terlepas karena sekarang ini adalah masih masa pandemi tentunya kami berharap dia juga bisa mengedukasi masyarakat dengan tetap melakukan protokol kesehatan.” Jelas Mantan Plt Kadis Kesehatan Kota Parepare.

Kepala DPPKB Tersebut sangat berterima kasih kepada Forum Genre Serta Duta Genre telah menjadi mitra Bkkbn untuk menjalankan programnya.

Setelah pemilihan Duta Genre Kota Parepare, nantinya Duta Genre yang terpilih mewakili Kota Parepare untuk mengikuti kegiatan Pemilihan Duta Genre Provinsi Sulawesi Selatan

Kecamatan Bacukiki Sosialisasikan Pasar Waekke’e

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kecamatan Bacukiki merespon keinginan Dinas Perdangangan mengaktifkan kembali pasar Wekke’e. Camat Bacukiki Saharuddin mengatakan pihaknya bersama perindag terus melakukan sosialisasi pada warga di baruga Bacukiki Peduli untuk warga jalan garuda perumnas untuk pindah dan mengisi pasar wekke’e.

“Pada siang hari ini pemerintah kecamatan bacukiki bekerjasama dengan dinas perindag kota Parepare melakukan sosialisasi kepada warga yang khususnya berjualan di sepanjang bahu jalan garuda perumnas disosialisasikan ke mereka untuk dipindahkan Dan difungsikannya pasar weke’e yang mungkin sekian tahun tidak berfungsi.” Kata Saharuddin

Lanjut mantan sekertaris camat bacukiki ini, Keinginan wali kota parepare Dr. HM. Taufan Pawe SH., MH., tahun 2021 ini untuk menjadikan tahun pemulihan ekonomi salah satunya dengan mengaktifkan pusat ekonomi seperti pasar wekke’e.

“tentu Kami sebagai aparat terdepan akan menindaklanjuti sehingga pasar wekke’e kita fungsikan kembali cukup KK dan KTP dan mendaftar ke kami di kelurahan dalam hal ini kita prioritaskan masyarakat di situ yang berjualan di bahu jalan karena kita mau masyarakat yang ada di situ masuk ke dalam pasar untuk berjualan untuk menghilangkan kesan semrawutnya transportasi dan lain-lain warga luar bisa tapi diprioritaskan masyarakat yang berjualan di bahu jalan Garuda.” Terang Saharuddin.

Saharuddin menambahkan, namun setelah itu jika masih ada los kosong juga masyarakat luar bisa masuk.

“Sampai saat ini sudah ada sekitar 40 sampai 50-an mendaftar dalam wilayah kelurahan itu dan dari kelurahan lain juga sudah ada yang mendaftar belum ada batasan kita mau koordinasi dengan perindag berapa kapasitas los setelah itu mungkin mungkin kita batasi.” Tutup Saharuddin

Plt Gubernur Sulsel Launching SPKLU

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melakukan launching Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di PLN ULP Mattoanging Jalan Mongisidi, Kota Makassar, Kamis (10/6/2021).

Peresmian ini ditandai dengan Andi Sudirman mengisi daya pada mobil listrik, yang terlebih dahulu melakukan scan QR Code di SPKLU melalui aplikasi Charge.IN untuk mengisi nominal kWh listrik yang diinginkan beserta pembayaran secara digital.

Seusai melaunching, Andi Sudirman melihat langsung spesifikasi pada kendaraan roda empat listrik itu.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mendukung upaya KLBB (kendaraan listrik berbasis baterai). Apalagi hal ini sebagai wujud mendukung terobosan Presiden Joko Widodo dalam peralihan dari BBM menjadi kendaraan listrik.

“Kita memiliki energi listrik yang besar. Ini yang harus kita jual. Bagaimana mengkonversi green energy, tidak bising, lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.

Ia mendorong hadirnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di titik lainnya. “Dengan kehadiran kendaraan listrik dengan power yang kuat, safe value bagus, ini jauh lebih hemat dan ramah lingkungan, namun memang investasi awal masih mahal. Namun kami harap, ada penyesuaian harga, sehingga masyarakat bisa menjangkau dan tertarik memiliki kendaraan listrik.

Ia berharap adanya tempat khusus untuk tempat perbaikan kendaraan listrik. Sehingga, proteksi safety dan jaminan maintenance dalam mensupportnya.

“Saya yakin, semakin canggih teknologi, maka akan semakin mudah,” pungkasnya.

General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid, menyampaikan, hadirnya SPKLU ini terintegrasi dengan aplikasi Charge.IN. Dimana aplikasi ini untuk mempermudah pengguna kendaraan listrik mengisi ulang baterainya.

“Alhamdulillah, sekarang sudah hadir SPKLU yang menjadi pertama di Makassar, bahkan di Indonesia Timur,” ujarnya.

PT PLN (Persero) terus berkomitmen untuk mendukung terwujudnya era KLBB (kendaraan listrik berbasis baterai) di Indonesia. Bahkan data dari Samsat, tahun 2020 sudah ada 43 kendaraan listrik di Sulsel.

“Kita berharap ini menjadi lifestyle baru yang lebih ramah lingkungan. Serta mendorong tambahan titik SPKLU, seperti di area publik lainnya. Diharapkan ekosistem kendaraan listrik dapat berkembang dan menjadi kebutuhan baru bagi masyarakat yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda, menambahkan, ini sebagai bagian program pemerintah pusat dalam terwujudnya kendaraan listrik berbasis baterai. Serta mendorong untuk pemanfaatan listrik, mengingat Sulsel over supply listrik. (*)

Share on Facebook

Camat Ujung Terima Kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Posko Bola Ewako

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Camat Ujung Ardiansyah Arifuddin memimpin langsung Penerimaan kunjungan tim verifikasi dan asistensi lapangan dalam rangka penilaian posko penanganan covid 19 di Bola Ewako Kelurahan Malusettasi. Kamis (10/06/21).

Menurut Camat ujung pada tim liputan radiomesra.com, Tim yangg dipimpin oleh AKBP. Muh. Haris Welong, S.Pd (Kasubbid. Bhabinkamtibmas Polda Sulsel) Diterima oleh Lurah Malusettasi bersama.

“Penerimaan kunjungan tim verifikasi dan asistensi lapangan dalam rangka pendirian posko penanganan covid 19 di bola ewako kelurahan mallusetasi. bahwa kelurahan mallusetasi mewakili kota parepare dalam rangka penilaian bola ewako. tim yang dipimpin oleh AKBP Muhammad Haris welo S.Pd kasubdit babinkantibmas Polda Sulsel diterima oleh lurah mallusetasi bersama camat ujung. turut hadir pada penerimaan tim penilai ini bapak Kapolsek KPN kota Parepare. kami berharap dengan adanya bola ewako dikelurahan mallusetasi ini mampu memutus mata rantai penyebaran covid 19 khususnya di kelurahan mallusetasi.” Jelas Mantan lurah lapadde tersebut.

Turut hadir pula pada acara penerimaan Kapolsek KPN kota Parepare, Babinsa dan Bhabinkamtibmas kelurahan Malusettasi.

Sekda Apresiasi Kerja Tim Gugas Covid Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kerja-kerja Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Parepare hingga ke jajaran kecamatan dan kelurahan, terus berhasil menekan penyebaran Covid-19 di Parepare.

Buktinya, Parepare terus mempertahankan status Zona Hijau atau terkendali dalam penyebaran Covid-19. Data per 7 Juni 2021, Parepare nol kasus aktif Covid-19, dan angka Reproduksi Efektif (Rt) sangat rendah yakni 0,02.

Kerja-kerja Tim Satgas bersama kecamatan dan kelurahan diapresiasi Sekda Kota Parepare H Iwan Asaad.

“Kerja-kerja Tim Satgas sudah baik, humanis, dan edukatif dalam upaya penegakan protokol kesehatan. Tapi jangan kendor, karena kalau lengah situasi dan kondisi bisa saja berubah. Karena itu penting para pejabat dan aparatur jadi teladan ke masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan,” ungkap Iwan Asaad, Selasa, (08/06/21).

Ini Alasan Dinas Pendidikan Parepare Belum Memulai Sekolah Tatap Muka

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan Drs. Arifuddin Idris pada tim liputan radiomesra.com yang menemuinya pada senin (07/06/21) mengungkapkan alasan sehingga dinas belum membuka pertemuan tatap muka di sekolah. Menurutnya di karenakan saat ini sekolah berada di penghujung tahun ajaran, dimana untuk saat ini materi hanya tinggal pemantapan saja dan siswa kelas 6 dan 9 sudah ujian.

“Oleh sebab itu kenapa sebenarnya sudah pernah mengajukan sekolah, sebenarnya kemarin saya sudah pengajuan tapi ada beberapa pertimbangan guru dan kepala sekolah pertama waktu awal Ramadhan otomatis disitu waktu libur sampai akhir Ramadan dan setelah Ramadhan ini dilihat pembelajarannya sudah tidak efektif lagi di mana anak kelas 6 sudah ujian dan anak kelas 9 juga sudah ujian, sehingga sekarang ini hanya tinggal pematangan pematangan materi yang semacam materi-materi yang tidak terlalu urgent untuk harus di tatap muka kan, sehingga kami berpikir kemarin kepada pak wali bahwa kami izin saran diperkenankan di bulan Juli, awal tahun pelajaran.” Kata Arifuddin.

Lanjut Arifuddin, selain itu Wali kota juga ingin memastikan agar semua 90% guru sudah tervaksin. ternyata dari 2300 guru dan non guru artinya warga sekolah mulai dari TK sampai SMP kurang lebih 2000 sudah tervaksin.

“Dan sisanya itu masih dalam tahap proses karena ada beberapa kendala seperti penyakit yang tidak memungkinkan untuk divaksin. dan mengenai masalah guru yang hamil, dan untuk sarana dan prasarana sendiri sudah 90% sekolah yang belum melakukan dan menyiapkan sarana dan prasarananya tapi kami selalu menyampaikan dan mengingatkan akan hal itu, ” Terang Arifuddin.

Arifuddin menambahkan, Karena masih adanya pembelajaran daring dirinya berharap agar orang tua siswa membangun komunikasi terhadap pihak sekolah terutama guru yang bersangkutan, kenapa ? Yang sering terjadi miss komunikasi karena tugas yang tidak masuk, semua tugas pasti masuk dengan catatan ada komunikasi.

Pisah Sambut Kepala BPK Sulsel, Plt Gubernur Harap Terjalin Koordinasi dan Sinergitas dalam Tatakelola Keuangan yang Akuntabel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengucapkan terima kasih atas pengabdian serta bantuannya dalam membimbing Pemprov Sulsel selama Wahyu Priyono menjabat sebagai Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulsel.

Hal ini diungkapkan saat menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel dari pejabat yang lama, Wahyu Priyono, kepada pejabat yang baru, Paula Henry Simatupang, di Auditorium BPK Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis, 10 Juni 2021.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan selamat datang dan bekerja kepada Bapak Kepala Perwakilan yang baru, Bapak Paula Henry Simatupang beserta ibu. Hari ini menjadi momentum yang baik menyambut ke depan untuk bisa menjadi mitra dan terjalin sinergitas yang baik. Serta ucapan sukses bagi Bapak Wahyu Priyono untuk bertugas di tempat yang baru,” ujar Andi Sudirman.

Ia mengaku merasa kehilangan sosok Kepala Perwakilan BPK yang lama, Wahyu Priyono, yang pindah tugas menjadi Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali. “Beliau sangat responsif dalam berkoordinasi dengan kami untuk membahas perbaikan Sulsel lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap, BPK tetap membantu Pemerintah Provinsi Sulsel dan akan mengawal laporan keuangan agar menciptakan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Serta melakukan pendampingan dalam upaya perbaikan untuk penilaian laporan keuangan tahun 2021 ini pada 2022 mendatang.

“Catatan dan rekomendasi dari BPK selalu kami jadikan untuk introspeksi kami yang lebih matang dan perbaikan-perbaikan yang lebih baik ke depan, untuk menghadirkan tindakan yang terukur, recovery dan proyeksi kedepan,” jelasnya.

Andi Sudirman menegaskan, pihaknya memiliki tujuan yang sama dengan BPK. “Bagaimana tatakelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Sehingga menimbulkan rasa trust (kepercayaan) di masyarakat dan kita bisa bangkit dalam upaya pemulihan ekonomi,” terangnya.

Pemprov Sulsel, kata dia, terus menggenjot perbaikan sistem perekonomian dan upaya penanganan pandemi Covid-19. Dimana angka kesembuhan tertinggi dan kematian terendah secara nasional. Hal ini bukti kerjasama yang baik serta saling berjibaku untuk kemaslahatan orang banyak.

“Intinya kita bekerja untuk orang banyak. Sistem pemerintahan tetap kembali sesuai visi misi kami untuk Sulawesi Selatan bersih melayani. Kami berharap dengan adanya pendampingan dari BPK Provinsi dan BPK Pusat untuk memberikan masukan yang menjadi stimulan atau vaksin bagi kami untuk meningkatkan imun dalam bekerja lebih baik kedepan,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis, berharap dukungan para kepala daerah dan pimpinan DPRD Sulsel serta instansi lainnya melalui koordinasi dan komunikasi yang baik. Sehingga, kehadiran BPK Perwakilan Provinsi Sulsel di tengah masyarakat dapat dirasakan secara optimal dan dapat mendorong terwujudnya transparansi serta akuntabilitas keuangan negara, serta terwujudnya tujuan bernegara.

“Setiap rupiah (yang dibelanjakan) harus bisa mendatangkan kemakmuran untuk rakyat Sulawesi Selatan,” pesan Harry. (*)

Dinas Pendidikan Minta Orang Tua Aktif Kontrol Anak Didik Berangkat Dan Pulang Sekolah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan Drs. Arifuddin Idris mengungkapkan persoalan sekolah tatap muka bukan hanya pada saat proses jam pelajaran saja tapi bagaimana sekolah dan orang tua juga ikut serta pengaturan kedatangan dan kepulangan anak didik. Hal tersebut disampaikan Arifuddin saat di temui di kantornya Senin (07/06/21).

“Semua itu harus diatur, yang menjadi persoalan dalam pelaksanaan SOP ini nantinya adalah bagaimana mengatur kedatangan anak-anak mungkin kalau di SD yang jumlah siswanya seratusan mungkin bisa diatur, tapi coba yang SMP yang siswanya lebih banyak, nah seperti ini semua yang harus di atur.” kata Arifuddin

Lanjut kadis pendidikan ini, Sebenarnya guru itu lebih senang tatap muka karena konsep layanan pendidikan ini semakin ribet ketika ada kondisi daring di mana sarana pendukung terhadap anak ini kurang termasuk nanti kesiapan orang tua sehingga ada nanti guru yang melayani siang dan juga ada yang melayani malam.

“Karena ada kendala siang misalnya orang tuanya pekerja bahkan yang parah kalau diberi modul, karena sarana seperti HP yang layak tidak ada dimiliki. jadi terpaksa manual, Sekarang mengenai kesiapan orang tua, 80 % siap mengisinkan anaknya, tapi bukan persoalan kesiapan. seperti bagaimana dia mengontrol anaknya sampai sekolah, dan yang paling penting bagaimana mengontrol anaknya ketika pulang sekolah, apakah tidak singgah di tempat lain ataukah berkeluyuran karena takutnya terkena kontaminasi dari luar.” Terang Arifuddin

Arifuddiin menambahkan, Ada hal yang perlu siap yang harus dipahami orang tua dan harus garis bawahi bahwa jangan berpikir bersekolah takut anak kita terkontaminasi atau terkena covid fakta membuktikan anak-anak kuat imunnya, tapi yang harus dilihat adalah bagaimana perlakuan anak ketika pulang sekolah seperti pakaian yang dikenakan di sekolah sesampainya di rumah harus disimpan di tempat khusus, itu yang harus diperhatikan orang tua karena kalau orang tua tidak memperhatikan hal-hal seperti itu maka ada kemungkinan anak adalah salah satu rantai penghubung penyebaran covid yang baru.

“Sekarang bisa kita lihat banyak orang yang tidak menggunakan masker maka bisa dikatakan ini kan sebenarnya sudah kendor, makanya kemarin kita imbauan kepada kepala sekolah untuk bantu menginfokan kepada masyarakat tetap menggunakan masker dan bagikan masker,” Harap Kadis Pendidikan.

Komisi II Prihatin Terkait Terbatasnya Kuota Penerimaan P3K

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi II DPRD kota Parepare Kamaluddin Kadir merasa prihatin terkait terbatasnya kuota yang di tetapkan pemerintah terkait penerimaan Pegawai P3K untuk kota parepare. Hal tersebut di ungkapnya pada program obras Senin (07/06/21).

“Ini berdasarkan kebutuhan sebenarnya kita juga cukup prihatin karena sudah saatnya kita mengangkat guru honorer karena jumlah guru honorer di parepare itu kurang lebih 600an. Harus ada perhatian terutama guru honorer yang sudah mengabdi dan sudah berumur diatas 35 tahun yang tidak mungkin akan terangkat lagi jadi PNS (pegawai negeri sipil). begitupun dengan guru yang di bawah 35 tahun ke bawah tapi mempunyai masa kerja yang banyak seperti 10 tahun.” Kata Kamaluddin Kadir.

Lanjut Anggota Fraksi Gerindra tersebut, Komisi II yang mengiimbau kepada BKPSDM dan dinas pendidikan mudah-mudahan tahun depan ditingkatkan sehingga jumlah guru honorer yang ada sudah terakomodir dan jumlah berkurang.

“Kami harapan kami kepada seluruh guru-guru inilah yang kami perjuangkan mudah-mudahan dalam proses penerimaan dan seleksi berikutnya akan dibuka lagi untuk seleksi ke-29 ini akan ada petunjuk langsung supaya berkoordinasi lagi dengan BKPSDM dan dinas pendidikan untuk guru honorer yang memenuhi syarat. kita harap untuk segenap guru guru honorer yang memenuhi syarat.” Tutup Kamaruddin

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare