25.6 C
Pare-Pare
Minggu, Oktober 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 770

Plt Gubernur Dan Wali kota Bahas Progres Vaksin Di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) menemui Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Pertemuan tersebut membahas penanganan covid-19 dan progres vaksinasi di Kota Parepare, Selasa (10/08/21).

Taufan Pawe juga menjelaskan antusiasme masyarakat Kota Parepare untuk mengikuti program vaksinasi sangat tinggi. Sayangnya ketersediaan vaksin terbatas, stok lebih banyak tahap kedua dibanding tahap pertama.

“Droping vaksin dari Kemenkes untuk dosis 1 belum masuk ke Sulsel, yang tersedia saat ini dosis 2. Kami berharap segera droping vaksin dosis 1 lagi agar masyarakat bisa dengan mudah mengikuti program vaksin,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Pemkot Parepare melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menargetkan vaksinasi kepada 119.206 orang. Dimana per tanggal 06 Agustus 2021, terdapat 34.460 orang atau 29% dari target telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama, dan 21.991 orang untuk vaksinasi tahap kedua atau 19% dari target.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemkot Parepare dalam rangka menekan kasus covid-19. Ia menyebut, masukan Taufan Pawe akan segera dirapatkan dengan tim gugus covid-19. (Humas Setdako)

Bupati MB Saksikan Penyerahan Bantuan Alat Pembelajaran untuk Petani

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batang Kaluku Gowa menyerahkan bantuan fasilitas pembelajaran, untuk Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Laskar Pelangi.

Penyerahan bantuan merupakan rangkaian acara Pelatihan Petani Penyuluh Gelombang 8, yang diadakan BBPP, Selasa (10/08/21). Acara itu diikuti oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando, Kadis Pertanian, perwakilan petani dan kelompok wanita tani binaan P4S. Via Zoom dari Mitra Farm Maiwa.

Bantuan diserahkan perwakilan BBPP Sabaruddin, S. PT kepada Ketua P4S Benny Arman, dan disaksikan Bupati dan Kadis Pertanian. Bantuan yang diterima yakni laptop, infocus, printer, papan tulis, soundsystem, kursi dan meja belajar.

Benny Arman menyampaikan apresiasinya atas bantuan Kementan itu. “Kami sangat berterimakasih dan sangat terbantu dengan fasilitas ini. Tentunya siap kita manfaatkan semaksimal mungkin, untuk menunjang pelatihan pertanian di Enrekang,” kata Benny.

Ia menjelaskan, P4S memang lembaga dibawah bimbingan BBPP Batang Kaluku Kementan, yang membina petani dan kelompok tani di desa.

Bupati MB mengharapkan alat pembelajaran itu memudahkan P4S, dalam meningkatkan pemahaman petani Enrekang. Utamanya mengenai metode pertanian modern dari hulu ke hilir. (ris)

Pastikan Warga Terapkan Prokes Ketat, Tim Gugus Sasar Perbatasan Kota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Tim Gabungan Gugus tugas Penegakan perwali no 31 tahun 2020 terus bergerak aktif mengimbau masyarakat untuk menegakkan protokes kesehatan ketat. Tim terus bergerak bukan hanya pada warga dalam kota parepare tapi juga menggelar operasi yustisi di daerah perbatasan kota Parepare.

Sekertaris satpol PP Ulfa Lanto turun memimpin langsung pada operasi yang di gelar pada perbatasan Parepare-Barru Senin (09/08/21) Pada tim liputan radiomesra.com mengatakan Kegiatan penegakan hukum protokol kesehatan kota Parepare sedang melaksanakan opearsi yustisi masker penggunaan masker terutama kedisiplinan masyarakat saat melintas di wilayah kota Parepare.

“Kegiatan hari ini tim penegakan hukum protokol kesehatan kota Parepare sedang melaksanakan yustisi masker penggunaan masker terutama kedisiplinan masyarakat saat melintas di wilayah kota Parepare dari luar kota Parepare agar menggunakan masker dengan baik dan benar.” Kata Ulfa

Lanjut Mantan Camat ujung ini, pihaknya memberikan sanksi sosial berupa duta masker bagi tidak memakai masker. Dimana berikan tugas membantu tim gakung kota Parepare untuk mengajak masyarakat menggunakan masker dan sekaligus bertujuan bagi yang masih sering melanggar tidak menggunakan masker merasakan suka duka tim penegakan hukum saat bertugas di lapangan

“Kami memilih perbatasan karena kami melihat dan mengevaluasi selama ini bahwa kebanyakan di spot-spot ataupun di lokasi-lokasi tempat nongkrong itu kebanyakan dari luar daerah. oleh karena itu kami berinisiatif untuk melaksanakan yustisi masker di perbatasan.” Tutup Ulfa.

BKD Target Penerimaan PBB 2021 Meningkat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) H. Jamaludin Achmad pada tim liputan radiomesra.com senin (09/08/21) mengatakan jika untuk tahun 2021 terkait penerimaan Pajak Bumi dan Banguna (PBB) Pemkot menargetkan ada peningkatan dari 5 M menjadi 6 M.

“Target PBB kota Parepare tahun pajak 2021 memang ada peningkatan dari tahun pajak 2020. Jadi untuk tahun pajak 2020 itu target kita sebesar 5 milyar tahun pajak 2021 ini kita naikkan menjadi 6 miliar. ini disebabkan karena adanya SPPT dari tahun sebelumnya itu 2020 itu SPPT yang kita cetak itu sekitar 44.000 untuk tahun pajak 2021 ini kita cetak SPPT sebesar 46.000 sekian jadi ada kenaikan dari tahun sebelumnya.” Kata H. Jamaluddin.

Lanjut H. Jamaluddin, kenaikannya itu karena ada obyek pajak baru yang di masukan sudah termasuk perumahan-perumahan yang ada. perumahan tersebut dipecah menjadi objek pajak SPPT baru tahun pajak 2021. Terkait dengan peraturan perubahan peraturan daerah untuk pengisian tarif PBB itu sementara di bahas di DPRD Jadi nanti setelah disetujui oleh DPRD perubahan itu maka pengisian tarifnya baru Laksanakan.

“Jadi kemungkinan untuk pajak PBB yang baru itu nanti berlaku tahun pajak 2022. karena tahun 2021 ini kita masih pakai perhitungan tahun sebelumnya. karena ini sementara dibahas di DPRD tidak bisa berlaku mundur. itu kalau misalnya disetujui September nanti tidak bisa berlaku untuk juli. ini juga sebenarnya kita terlambat menyerahkan SPPT ini kepada semua wajib pajak karena biasanya kita dibagikan paling lambat bulan juni kami sudah bagikan SPPT ini semua kelurahan untuk diteruskan kepada kolektor untuk dibagikan kepada masing-masing wajib pajak. Tahun ini kita agak lambat karena kami baru serahkan pada bulan Agustus tanggal 3 Agustus kemarin baru diserahkan secara simbolis kepada semua wajib pajak melalui kecamatan dan kelurahan. Hari ini kami bayar pembayaran perdananya itu di kecamatan Soreang. Besok itu di kecamatan bacukiki barat,  selanjutnya di kecamatan ujung jadi selama 4 hari ini itu diserahkan di masing-masing kecamatan kecamatan menyerahkan kelurahan dan diserahkan ke kolektor untuk dibagi kepada wajib pajak.” Urainya.

Dirinya berharap capaian target tersebut dapat tercapai jika wajib pajak warga parepare dapat mendukung dengan membayar pbbnya sebelum 31 desember.

“Mudah-mudahan untuk target penerimaan pajak 2021 ini kita bisa capai kita targetnya sebesar 6 miliar jadi itu mari kita bayar pajak tepat waktu karena batas akhirnya itu kita sampai 31 Desember jadi masyarakat Parepare kita mendukung pemerintah kota Parepare untuk membayar pajak tepat waktu.” Tutup H. Jamaluddin.

Sekda Minta Bersama Memperbaiki Kondisi Dari Pandemi Covid

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merespon keluhan masyarakat terkait pembatasan Aktivitas Hanya sampai jam 9 Malam khususnya warga penjual di pare beach, Sekertaris Daerah (Sekda) H. Iwan Asaad meminta para penjual untuk memaklumi. Menurut Sekda pada tim liputan radiomesra.com belum lama ini, dirnya meminta bersama-sama untuk melihat bagaimana memutus mata rantai covid 19 di kota Parepare.

“Hal yang diketat oleh satgas mohon di maklumi Dalam kaitan saudara-saudara kita yang berjualan pedagang kaki lima itu nanti bisa sampai 12.00 seperti sebelumnya. tapi tolong dalam waktu dekat ini bisa bersama-sama untuk melihat bagaimana kita memutus mata rantai covid 19 di kota Parepare. saya tidak bisa bayangkan kalau yang menyerah ini tenaga kesehatan kita karena tenaga kesehatan Parepare mungkin sudah lama sudah lelah.” Jelas mantan Kabag Humas sekdako tersebut.

Mudah-mudahan lanjut iwan, tidak ada yang bosan dengan kondisi kondisi seperti ini. Dirinya berharap semua masyarakat kemudian satuan tugas covid 19 memberikan dorongan kepada tenaga tenaga kesehatan untuk bekerja secara mulia sebagai garda terdepan yang ada.

“Kita berharap bahwa mari kita bahu-membahu memperbaiki kondisi ini sehingga kalau kondisinya agar reda mungkin kita bisa agak longgar kan sedikit terkait dengan jadwal waktu untuk beraktivitas dan berjualan. bahkan saya dapat informasi teman-teman pedagang kaki lima yang ada di Parebeach sampai dengan baru buka jualannya 06.00 sore kemudian jam 8 sudah harus tutup yah mungkin alternatifnya salah satu solusinya adalah tidak apa-apa dibuka pagi mungkin jam 9 sampai jam 10 pagi kemudian nanti ditutup kembali jam 8 malam kemudian take away sampai jam 9 malam. mungkin solusi di awalnya dipercepat bukan solusi di akhirnya akan pembatasan akhir itu sampai jam 8 jam 9 malam tertuang dalam surat edaran dan telah menjadi rujukan intruksi mente ri dalam negeri sebgai daerah dalam kondisi Asessment level 3.” Tutup mantan Kadis kominfo tersebut

Plt Gubernur Apresiasi Pekan Vaksinasi Kemenag Susel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Pekan Vaksinasi yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulsel, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Makassar, Selasa, 10 Agustus 2021.

Plt Gubernur mengapresiasi kegiatan tersebut dan akan memberikan dukungan vaksin kepada Kanwil Kemenag Sulsel untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi yang dikelola Kanwil Kemenag Sulsel.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Kemenag yang telah melaksanakan launching Pekan Vaksinasi. Permintaan enam ribu vaksin tinggal diambil stoknya. Kita ada stok vaksin, tinggal koordinasi dengan Dinas Kesehatan,” kata Andi Sudirman.

Ia berharap, bantuan vaksin yang diberikan harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan, agar penggunaan vaksin bisa lebih efektif. Untuk vaksinasi di Sulsel, Andi Sudirman mengaku menjadi fokus pemerintah provinsi dalam program Kebut Vaksinasi untuk membentuk herd immunity masyarakat. Bahkan, rencananya Pemprov Sulsel akan melaunching Mobile Vaksinator yang akan menyasar wilayah penyebaran.

“Kita akan launching Mobile Vaksinator dengan menyasar semua area penyebaran di wilayah aglomerasi. Jadi ada bus lengkap (peralatan) seragam (untuk tenaga medis). Semua kita akan bantu supaya cepat, Makassar, Maros juga Gowa. Kita mau bentuk herd immunity di wilayah aglomerasi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kementerian Agama yang telah meminjamkan Asrama Haji Sudiang sebagai lokasi isolasi untuk yang terpapar Covid-19 di Sulsel.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, KH Khaeroni, dalam sambutannya menyampaikan, Pekan Vaksinasi ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Sulsel, khususnya di jajaran Kanwil Kemenag.

“Pekan Vaksinasi ini sebagai upaya preventif yang jauh lebih baik dari pada untuk tetap mengobati penyakit. Dalam konteks ini, vaksinasi untuk menahan tubuh dari virus Corona adalah langkah yang tepat,” ucapnya.

Dalam Pekan Vaksinasi ini, sebanyak 2.650 orang dari jajaran Kemenag, ASN, non ASN dan peserta didik Kemenag, tenaga pendidik dan kependidikan, penyuluh dan non penyuluh, akan menjalani vaksinasi dan dilakukan serentak di 24 kabupaten kota di Sulsel.

Untuk kebutuhan vaksin secara keseluruhan, dibutuhkan sebanyak 360 ribu dosis lebih. Sehingga, pihaknya harus meminta bantuan dari pemerintah pusat, termasuk kepada pemerintah provinsi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Ketua DPRD Makassar, Wakapolda Sulsel, jajaran Kementerian Agama Provinsi Sulsel, dan secara virtual dihadiri seluruh Kanwil Kemenag se Sulsel, dan juga Staf Khusus Menteri Agama M Nuruzzaman yang turut memberikan sambutan dari Menteri Agama. (*)

Ingatkan Warga Terapkan Prokes Ketat, Satpol PP Masifkan Operasi Yustisi Penerapan Perwali 30/ 2020

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Demi penegakan Perda No 30 tahun 2020 dan mencegah penularan Virus Covid19, tim gugus tugas penangan dan pencegahan penyebaran terus bergerak setiap hari mengingatkan pentingnya penegakan protokol kesehatan ketat. Hal tersebut di sampaikan Kepala Satpol PP Kota Parepare H. Muh. Anshar Pada tim liputan radiomesra.com Sabtu (07/08/21)

“Kami pengamanan tim gugus setiap malam melakukan kegiatan penegakan protokol kesehatan. kita berharap bahwa masyarakat sadar dengan penggunaan masker, kemudian jaga jarak, dan yang paling penting hindari kerumunan. kami setiap malam melakukan edukasi terhadap masyarakat kita. dalam hal ini mengingatkan mempertegas surat edaran mohon dipatuhi karena bagaimanapun juga kita tidak ingin covid-19 di kota Parepare ini bertambah.” Kata Anshar.

Lanjut mantan Plt sekwan kota parepare ini, untuk itu pihaknya dari pengaman tim gugus setiap malam melakukan edukasi terhadap masyarakat dan pengguna jalan agar supaya mereka tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Malam ini setelah melakukan operasidi jalan kami akan melakukan pemantauan kembali terhadap para pelaku usaha apabila ada kami dapatkan tidak mematuhi protokol kesehatan kami melakukan tindakan tegas kami akan tutup. kalau misalnya ada warkop atau cafe yang tidak patuh pada jam-jam malam kami akan melakukan tindakan kami akan tutup yang tidak pakai masker kita akan denda berdasarkan surat edaran perwali kota Parepare.” Terang Anshar

Polsek KPN Amankan Penumpang Pembawa Sertifikat Vaksin Palsu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) mengamankan sebanyak 6 calon penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare. Sejumlah calon penumpang hendak melakukan perjalanan ke Kalimantan ini, terpaksa diamankan di Polsek KPN saat ditemukan membawa kartu vaksin diduga palsu.

Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah mengungkapkan, pihaknya menemukan sejumlah calon penumpang membawa kartu vaksin diduga palsu itu saat melakukan pemeriksaan. Senin (09/08/21)

“Kali ini dari personil Polsek pelabuhan Parepare dalam pemeriksaan penumpang yang akan berangkat di pelabuhan Parepare ditemukan adanya dugaan penggunaan kartu vaksin yang dipalsukan. pada saat pemeriksaan menemukan kurang lebih 6 kartu yang diduga palsu.” ungkapnya kepada awak media di Polsek KPN.

Lebih lanjut, mantan Kapolres Barru ini menjelaskan awal mula pengungkapan kartu vaksin diduga palsu ini.

“Memang rutin anggota ini mendampingi pihak pelabuhan untuk memeriksa penumpang yang akan naik ke kapal. Dan ada informasi makanya harus ditindaklanjuti dengan memeriksa dan didapatkan 6 kartu pasien diduga palsu untuk asal, penumpang diduga dari Wajo. sekarang ini kita dalami dulu dari beberapa orang yang sudah diamankan pihak Polsek nanti kita telusuri apakah benar memang ini dibuatkan dari wajo.” pungkas Welly Abdillah.

Sekda Respon Protes Penjual Senggol

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait dengan aksi protes pedagang kaki lima yang ada di sekitar Pare beach sekitar senggol, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Parepare H. Iwan Asaad mengungkapkan memahami bagaimana sulitnya kondisi perekonomian yang ada sekarang. Hal tersebut di sampaikannya saat di hubungi tim liputan radiomeara.com Senin (09/08/21) terkait protes yang di sampaikan pedagang pada tim penegakan perda no 30 tahun 2020.

Menurut mantan Kadis Kominfo tersebut keadaan tersebut bukan hanya di parepare tapi di seluruh Indonesia. tetapi perlu di sampaikan beberapa hal terkait dengan persoalan ini yang pertama surat edaran itu bukan surat edaran pemerintah daerah kota Parepare surat edaran itu adalah surat edaran Satgas penanganan covid 19 di kota Parepare.

“Surat edaran itu adalah surat edaran Satgas penanganan covid 19 di kota Parepare. kalau berbicara Satgas covid 19 di kota Parepare bahwa di surat edaran itu bertanda tangan walikota, ketua DPRD, kepala kejaksaan negeri, Dandim, dan Kapolres jadi itu adalah surat edaran bersama dari instansi-instansi yang saya maksud tadi yang terangkum dalam satuan tugas penanganan covid 19. yang kedua kalau terkait dengan pedagang kaki lima yang ada dipare beach daerah senggol sana. perlu kami sampaikan bahwa aktivitasnya itu sampai dengan jam 8 malam kemudian boleh sampai jam 9 malam dalam kaitan dengan take away. jadi makan di tempat sampai jam 8 malam kemudian makan di tempatnya selesai di sana sampai dengan jam 9 malam itu boleh dengan sistem diantar pesan.” Kata Sekertaris Tim Gugus tugas Covid Parepare tersebut.

Lanjut Jelas Iwan, yang kedua yang perlu disampaikan juga sangat dimaklumi memprihatinkan kondisi parepare saat ini di mana berada di level 3. Di level 3 artinya surat edaran yang dikeluarkan oleh Satgas itu adalah tindak lanjut dari instruksi menteri dalam negeri yang memang diperuntukkan bagi daerah kabupaten kota termasuk provinsi yang berada di level 3.

“Level 3 kita berdoa semoga bisa mereda covidnya. tidak semakin parah seperti Makassar yang berada di level 4. ada beberapa pembatasan-pembatasan nanti kalau sampai dengan level 4. yang ketiga perlu saya ditanggapi juga adalah contoh kondisi kemarin sampai dengan hari sabtu tanggal 7 Agustus 2021 tambahan positif itu 81 orang yang sembuh 34 artinya kondisi saat ini sangat memprihatinkan. bahkan dua minggu terakhir setiap hari itu pasti ada 1 sampai 2 yang wafat. pernah ada kejadian itu dalam satu hari itu ada sampai 4 yang wafat. ini sangat memprihatinkan sekali kondisi kita saat ini jadi kalau ini menjadi hal yang ditetapkan oleh Satgas mohon dimaklumi dan mohon dukungannya atas semua agar kondisi parepare ini bisa normal kembali.” Terang iwan.

Wali kota Imbau Masyarakat Datangi Faskel Terdekat Untuk Vaksinasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan telah menargetkan vaksinasi kepada 119.206 orang. Dimana per tanggal 06 Agustus 2021, terdapat 34.460 orang atau 29% dari target telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama, dan 21.991 orang untuk vaksinasi tahap kedua atau 19% dari target. Hal tersebut diungkapkan Wali kota Parepare Dr. HM., Taufan Pawe SH., MH., lewat Akun Media Sosial Fbnya Senin (09/08/21).

Lanjut Wali kota 2 Periode ini, Angka realisasi vaksinasi masihlah rendah, sehingga dirinya mengimbau agar masyarakat dapat mendatangi faskes-faskes terdekat untuk melakukan vaksinasi. Cukup dengan membawa identitas diri akan dilayani.

“Kami juga mengharapkan agar masyarakat tidak mudah percaya akan informasi-informasi mengenai dampak vaksin, seperti memperpendek usia, dan berbagai informasi tidak benar lainnya. Kami menegaskan bahwa vaksin ini aman dan InshaAllah akan menjadi solusi dari pandemi covid-19..” Tulis Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel tersebut.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare