25.6 C
Pare-Pare
Minggu, Oktober 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 769

Notaris Dalwiah Pida, SH dilaporkan ke Polisi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. – Akhirnya Notaris Dalwiah Pida, SH dilaporkan ke polisi oleh kliennya Muhammad Ardi, pada hari Kamis, (12/08/21) berdasarkan laporan polisi Nomor : STTLP/B/334/ VIll/2021/SPKTI RES. PAREPARE/ POLDA SULSEL. Notaris ini di lapor karena sudah hampir lebih 4 tahun pengurusan sertifikat atas nama Muhammad Ardi belum selesai sampai sekarang padahal sudah dibayar uang sebesar Rp. 7.000.000 (tujuh juta rupiah).

Kuasa Hukum Muhammad Ardi Samiruddin SH pada tim liputan radiomesra.com Jumat (13/08/21) menjelaskan bahwa sudah dua kali di somasi namun tidak ada respon secara tertulis dari pihak Notaris Dalwiah. Walaupun melalui telpon tapi hanya berjanji saja namun setelah tiba hari yang dijanjikan justru tidak ada, sehingga kuasa hukum menyerahkan kepada Muhammad Ardi untuk mengambil sikap

“Kami resmi melaporkan atas nama dalawiyah di polres kamis kemarin alasan kami melaporkan karena sesuai permintaan dalawiah sendiri bahwa apabila tidak menyelesaikan tanggung jawabnya atau tanggungannya uang yang diambil maka silakan melapor atas dasar itu membuat kami melakukan pelaporan.” terang Samiruddin.

Jadi, kata Samir, sapaannya Samiruddin, bahwa tujuannya ini awalnya baik selalu meminta kepada Notaris Dalwiah agar menyelesaikan masalahnya ini tapi responnya tidak ada hasil. Bahkan menantang mereka bahwa lapor saja polisi jika tidak memenuhi keinginan kliennya sesuai hari ditentukan.

“Apalagi kami melapor itu karena juga karena tidak menanggapi surat kami secara tertulis. padahal kami sudah memberikan waktu beberapa bulan setelah saya selaku kuasa hukum Muh. Ardi mengambil alih masalah ini. padahal klien sudah dijanji kurang lebih 4 tahun lalu masalah ini sudah lama. jadi kami serahkan kepada klien kami M ardi untuk mengambil sikap dan hasilnya resmi kemarin dilaporkan.” Jelas Samir

Sementara pihak Ipda Ahmad Rohim yang menerima laporan polisi belum bisa berkomentar namun secara tertulis telah dituangkan bahwa Notaris Dalwiah Pida Resmi dilaporkan berdasarkan tersebut (*)

PertaShop Lembaga Penyalur Resmi Pertamina Berskala Kecil

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Senior Supervisor Communication & Relation PT Pertamina Regional Sulawesi, Taufik Kurniawan Menungkapkan Pertashop merupakan Lembaga penyalur Pertamina skala terkecil saat ini dia melayani penjualan bisnis BBM maupun elpiji. Hal tersebut di katakan Taufik di hadapan sejumlah awak media saat sosialusasi Program Anugrah Jurnalis Pertamina (AJP) 2021 di teras Empang Kafe dan resto kamis (12/08/21).

“Pertashop merupakan Lembaga penyalur Pertamina skala terkecil. saat ini dia melayani penjualan bisnis BBM maupun elpiji tidak seperti SPBU yang mengharuskan mempunyai lahan luas dan persyaratan yang agak susah pertashop syaratnya sangat mudah minimal areanya 250 meter persegi.” Kata taufik.

Lanjutnya, Tahun 2019 pertamina kerja sama dengan kementrian dalam negeri. Pertamina ingin memberikan pelayanan energi agar bisa merata kepelosok negeri ibaratnya daerah terjauh dari SPBU biasanya harga bahan pokoknya mahal karena harga BBM nya mahal untuk memperluas akses terhadap energi kepada masyarakat di hadirkan pertashop.

“Kita hadirkan pertashop Awalnya tahun 2019 kerjasama dengan Kemendagri kemarin tahun 2020 dilirik oleh kementrian kementerian desa PDT dan dan juga transmigrasi dan kementerian koperasi dan UMKM.  sehingga ini menjadi pilot project 3 kementerian untuk menggarap pemerataan energi untuk mendukung bisa menekan stabilitas harga di daerah yang tidak terjangkau kemudian misalnya di daerah yang belum ada SPBU biasanya ada petromini ini bukan resmi dari Pertamina.” JelasTaufik.

Lanjut Taufik, lewat Petrashop pertamina memberikan BBM yang berkualitas yang bisa terjamin untuk masyarakat yang jauh dari SPBU untuk mendirikan pertashop ini minimal 10 km dari SPBU. siapapun bisa memiliki pertashop tujuannya agar bisa memperluas akses pemerataan energi.

“Kita ada tiga tipe Pertashop yang yakni biaya investasi untuk modal yang tidak sebesar SPBU hanya perlu 250 Juta saja bisa langsung punya pertashop. tapi syaratnya harus punya lahan yang dikuasai sendiri minimal 250 m2. dan yang lain itu perbedaan antara gold, platinum dan lain-lain itu hanya dari sistem bahan bakar yang dijual. kalau gold itu pertamax, kalau platinum pertalite, kalau diamond itu ada Pertamax, pertalite dan Pertamina dexlite. biasanya ada di daerah-daerah yang sering dilalui truk itu bahan bakarnya lebih banyak diesel jadi ini bisa jadi salah satu skema bisnis yang menguntungkan. Kalau margin  itu kalau tipe gold Rp 850 per liter. kalau di sini mungkin rata-rata 700 sampai 1000 liter per hari transaksinya sehingga di kalikan saja dengan titik-titik yang 450 dengan modal 250 juta itu mungkin balik modal nya bisa diperkirakan 2 tahun.” Terang Taufik.

Tambahnya, apalagi kalau giat mempromosikan usaha ke masyarakat. Di Sulawesi sendiri menurut laporan sudah ada 144 pertshop yang tersebar di daerah.

“Kepada teman-teman media bisa memperluas terkait informasi pertashop agar semakin banyak masyarakat yang yang menikmati energi lebih dekat. dan melihat skema kami yang tidak terlalu sulit kalau punya lahan yang memenuhi syarat bisa dibangun pertashop. Supplier resmi dari dari depot ke terminal Pertamina Parepare. usahakan jalan yang dilalui bisa dilewati mobil tangki supaya mempermudah kita membongkar BBM juga kita jual gas dan pelumas 2020 sudah dilirik oleh Himbara, kita kerjasama dengan BRI Bank mandiri dan BNI itu untuk memperluas akses agen keliling rencananya mau diikutkan juga jadi mitra.” Tutup Taufik

Sekda Minta aparat Pemrintah Tidak Main Main Dengan Kartu Vaksin Palsu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait dengan ditemukannya beberapa calon penumpang kapal laut di pelabuhan Nusantara Parepare menggunakan kartu vaksin yang diduga palsu pemkot melalui Sekda H. Iwaan Asaad mengimbau kepada seluruh aparat pemerintah sampai dengan level Puskesmas untuk tidak mengeluarkan kartu vaksin yang sifatnya bukan pada peruntukannya.

Hal tersebut di katakan Iwan saat di konfirmasi tim liputan radiomesra.com jumat (13/08/21) terkait adanya calon penumpang yang membawa kartu vaksin di pelabuhan nusantara.

“Kami dari pemerintah kota Parepare menghimbau kepada seluruh aparat pemerintah sampai dengan level Puskesmas untuk tidak mengeluarkan kartu vaksin yang sifatnya bukan pada peruntukannya karena setiap yang diberikan kartu vaksin adalah orang yang betul-betul memang telah melaksanakan vaksinasi dan ini juga bisa dicek sebenarnya dengan basis nomor induk kependudukan. Siapa sesungguhnya yang pemilik vaksin yang memiliki nomor induk kependudukan yang dimaksud.” Kata Iwan

Lanjut mantan kabag humas setdako ini, walaupun ini terjadi bukan di parepare terkait kartu vaksinnya dibuat dan diterbitkan oleh daerah lain tetapi pemkot di parepare mewanti-wanti kepada seluruh aparatnya untuk tidak mengeluarkan kartu vaksin palsu.

“Terkait aparat pemerintah terutama yang aparatur sipil negara ataupun yang non ASN untuk tidak mengeluarkan kartu vaksin yang sifatnya diduga palsu. Kalau itu terjadi maka sanksi kepegawaian dan saksi secara pidana menunggu untuk hal dimaksud.” tegas Iwan

Monev Triwulan II, Kinerja Pembangunan Fisik Parepare 58,48%, Serapan Anggaran 33,53%

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melakukan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Kota Parepare Triwulan II, Kamis, 12 Agustus 2021. Rakor Monev berlangsung secara Luring di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, dan Daring diikuti oleh sejumlah SKPD. Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe membuka rapat secara virtual atau Daring.

Kepala Bappeda Kota Parepare Samsuddin Taha dalam laporannya secara garis besar merincikan, belanja dalam APBD Parepare tahun anggaran 2021 pada triwulan II sampai tanggal 8 Agustus 2021 sebesar Rp952.985.308.591. Itu untuk membiayai 177 program, 472 kegiatan, dan 1.532 sub kegiatan pembangunan Parepare, yang tersebar di 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Parepare.

“Penyerapan anggaran pada triwulan II sampai dengan tanggal 8 Agustus tahun anggaran 2021 sebesar Rp319.532.552.899, atau sama dengan 33,53 persen dari APBD Kota Parepare. Kemudian realisasi capaian kinerja kegiatan pembangunan tingkat kota pada triwulan II sampai dengan tanggal 8 Agustus 2021 adalah sebesar 58,48 Persen,” ulas Samsuddin dalam laporannya.

Dalam laporan, Samsuddin menyebutkan, realisasi capaian kinerja kegiatan yang dibiayai melalui DAK Non Fisik pada triwulan II per 8 Agustus 2021 adalah sebesar 32,13 persen. Realisasi penyerapan keuangan DAK Non Fisik pada triwulan II per 8 Agustus 2021 adalah sebesar 44,86 persen.

Realisasi capaian kinerja kegiatan yang dibiayai melalui DAK Fisik pada triwulan II per 8 Agustus 2021 sebesar 13,23 Persen. Realisasi penyerapan keuangan DAK Fisik pada triwulan II sampai dengan 8 Agustus 2021 sebesar 3,05 persen.

Sementara realisasi capaian kinerja DID pada triwulan II sampai dengan 8 Agustus 2021 sebesar 33,16 persen. Sedangkan realisasi penyerapan keuangan DID pada triwulan II sampai dengan 8 Agustus 2021 sebesar 3,32 persen.

Samsuddin juga melaporkan bahwa rekapitulasi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Januari-Juli 2021, jumlah paket pekerjaan yang telah selesai diproses melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa sebanyak 350 paket dengan nilai pagu Rp107.900.817.896. Dengan rincian, pekerjaan kontruksi 53 paket senilai Rp100.240.932.804, pengadaan barang 206 paket senilai Rp8.449.475.981, jasa konsultansi 134 paket senilai Rp8.917.120.116, dan jasa lainnya 5 paket senilai Rp886.378.000.

“Jadi berdasarkan uraian tersebut, maka dari 33 OPD yang ada, rata-rata persentase capaian kinerja untuk triwulan II per 8 Agustus 2021 sebesar 58,48 persen dan penyerapan anggaran 33,53 persen,” tandas Samsuddin. (*)

Pencapaian Kinerja SKPD Triwulan II per Juni 2021:
1. Dinas Pendidikan dengan capaian kinerja pembangunan 53,12 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 38,50 persen;
2. Dinas Kesehatan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 50,66 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 27,14 persen;
3. Rumah Sakit Umum Andi Makkasau dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 48,54 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 41,01 persen,
4. Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang dengan capaian kinerja pembangunan hanya 54,56 persen dan realisasi penyerapan anggaran hanya 13,43 persen;
5. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 54,76 persen dan realisasi penyerapan anggaran hanya 11,70 persen;
6. Satuan Polisi Pamong Praja dengan capaian kinerja pembangunan 63,67 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 50,58 persen;
7. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 63,93 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 58,84 persen;
8. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan capaian kinerja pembangunan 71,68 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 59,29 persen;
9. Dinas Sosial dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 47,89 persen dan realisasi penyerapan anggaran hanya 22,87 persen;
10. Dinas Tenaga Kerja dengan capaian kinerja pembangunan 57,94 persen dan realisasi penyerapan anggaran hanya 37,01 persen;
11. Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 50,45 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 31,24 persen;
12. Dinas Ketahanan Pangan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 57,07 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 48,01 persen;
13. Dinas Lingkungan Hidup dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 53,70 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 35,58 persen;
14. Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil dengan capaian kinerja pembangunan 51,24 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 31,43 persen;
15. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 56,92 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 41,82 persen;
16. Dinas Perhubungan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 59,14 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 55,55 persen;
17. Dinas Komunikasi Dan Informatika dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 57,76 persen, dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 34,55 persen;
18. Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 61,46 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 54,89 persen;
19. Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 53,73 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 28,72 persen;
20. Dinas Perpustakaan dengan capaian kinerja pembangunan 68,40 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 58,92 persen;
21. Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan dengan capaian kinerja pembangunan hanya 59,95 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 35,95 persen,
22. Dinas Perdagangan dengan capaian kinerja pembangunan 52,72 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 26,91 persen;
23. Sekretariat Daerah Kota dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 50,21 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 38,54 persen;
24. Sekretariat DPRD dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 59,30 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 45,83 persen;
25. Inspektorat dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 65,29 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 55,39 persen;
26. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dengan capaian kinerja pembangunan 60,67 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 34,71 persen;
27. Badan Keuangan Daerah dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 61,05 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 30,02 persen;
28. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 60,19 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 24,96 persen;
29. Kecamatan Bacukiki dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 62,97 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 56,70 persen;
30. Kecamatan Bacukiki Barat dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 68,50 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 52,02 persen;
31. Kecamatan Soreang dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 61,33 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 55,87 persen;
32. Kecamatan Ujung dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 61,25 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 52,35 persen;
33. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 64,37 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 26,25 persen.
SKPD dengan Progres Kinerja Tertinggi:
1. BPBD dengan progres 71,68%
2. Kecamatan Bacukiki Barat dengan progres 68,50%
3. Dinas Perpustakaan dengan progres 68,40%
SKPD dengan Progres Kinerja Terendah:
1. Dinas Sosial dengan progres 47,89%
2. RSUD Andi Makkasau dengan progres 48,54
3. Sekretariat Daerah dengan progres 50,21%
SKPD dengan Progres Realisasi Keuangan Tertinggi:
1. BPBD dengan progres 59,29%
2. Dinas Perpustakaan dengan progres 58,92%
3. Dinas Damkar dengan progres 58,84%
SKPD dengan Progres Realisasi Keuangan Terendah:
1. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dengan progres 11,70%
2. Dinas PUPR dengan progres 13,43%
3. Dinas Sosial dengan progres 22,87%

Polsek KPN Parepare Kembali Temukan Calon Penumpang Mengantongi Kartu Vaksin Diduga Palsu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) kembali menemukan penumpang yang membawa kartu Vaksin Palsu. Setelah sebelumnya mendapatkan 6 Calon penumpang dari kabupaten wajo, kali ini 3 orang dari bone di duga juga membawa kartu vaksin palsu. Hal tersebut di ungkapkan Kapolsek KPN Akp Jusuf Badu rabu (11/08/21)

“Tadi siang kami dari polsek pelabuhan Parepare kembali menemukan kartu vaksin yang diduga palsu yg berasal dari kab. Bone kec puskesmas Lamuru. menurut pengakuan ketiga orang tersebut berasal dari puskesmas yang dibuatkan 1 orang dari puskesmas Lamuru. Jadi kartu vaksin ini dibuat untuk digunakan naik kapal penumpang menuju ke Kalimantan. ketiga orang tersebut sementara dalam pemeriksaan dipolsek pelabuhan Parepare jenis kelamin 2 laki2 dan 1 perempuan satu yang sudah berkeluarga yaitu yang perempuan.” Jelas Kapolsek KPN Akp Jusuf Badu

Sekedar Di Ketahui Sebelumnya Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) mengamankan sebanyak 6 calon penumpang di Pelabuhan Nusantara Parepare. Sejumlah calon penumpang hendak melakukan perjalanan ke Kalimantan, terpaksa diamankan di Polsek KPN saat ditemukan membawa kartu vaksin diduga palsu. Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah mengungkapkan, pihaknya menemukan sejumlah calon penumpang membawa kartu vaksin diduga palsu itu saat melakukan pemeriksaan. Senin (09/08/21)

Kapolres Parepare Akbp Welly Abdillah juga menjelaskan Memang rutin anggotanya mendampingi pihak pelabuhan untuk memeriksa penumpang yang akan naik ke kapal.

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Askot PSSI Parepare Gelar Piala Kemerdekaan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Asosiasi Sepakbola Kota (Askot) PSSI  Parepare M. Rahmat Sjamsul Alam mengungkap rangka memperingati HUT proklamasi kemerdekaan RI ke 76 melaksanakan kegiatan piala kemerdekaan 2021. Rahmat pada tim liputan radiomesra.com mengatakan piala kemerdekaan ini hanya untuk mengenang sekaligus memotivasi terhadap perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

“Kami bersama teman pencinta bola dalam rangka memperingati HUT proklamasi kemerdekaan RI ke 76. melaksanakan kegiatan piala kemerdekaan 2021. sebetulnya piala kemerdekaan ini hanya untuk mengenang sekaligus memotivasi kita terhadap perjuangan para pahlawan kemerdekaan dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia mengingat situasi sekarang ini di masa pandemi.” Terang Rahmat.

Lanjut pemain persipare allstar ini menambahkan banyak aktivitas aktivitas olahraga di lapangan Andi Makkasau yang hanya sekedar hiburan rekreasi dan tidak bermakna. sehingga ajang olahraga yang dilaksanakan masyarakat dilapangan punya makna tidak hanya rekreasi hiburan, maka momentum momentum proklamasi di manfaatkan mengadakan kegiatan piala kemerdekaan agar masyarakat yang berolahraga di lapangan A. Makkasau itu juga bisa mengenang perjuangan dan memotivasi untuk mengisi kemerdekaan.

“Untuk mewujudkan hal tersebut maka piala kemerdekaan ini nama nama grupnya itu di isi dengan nama-nama pahlawan kemerdekaan. seperti grup a adalah group bung Karno-Hatta kemudian group B adalah jenderal Sudirman, group C Ahmad Yani dan seterusnya. sehingga memang tujuan daripada piala kemerdekaan ini betul-betul bernuansa perjuangan mengenang dan memotivasi mungkin itu tujuan.” Tutup Rahmat

Disnaker Gelar Diklat Peningkatan Produktivitas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, La Ode Arwah Rahman, membuka pendidikan dan pelatihan Diklat peningkatan produktivitas yang merupakan kegiatan dari dinas tenaga kerja dan transmigrasi provinsi Sulawesi Selatan yang di selenggarakan dikota Parepare. Rabu (11/08/21).

“Alhamdulillah telah dilaksanakan pembukaan pendidikan dan pelatihan Diklat peningkatan produktivitas yang merupakan kegiatan dari dinas tenaga kerja dan transmigrasi provinsi Sulawesi Selatan. dimana dikota Parepare dikerjasamakan dengan yayasan lembaga pelatihan kerja LPK satria. peserta kegiatan ini rata-rata ibu rumah tangga yang jumlahnya sekita 25 orang dan mereka ini rata rata-rata telah memiliki usaha baik usaha yang sifatnya home industri maupun juga usaha usaha yang sifatnya skala sedikit agak besar.” KataLa Ode saat di konfirmasi tim liputan radiomesra.com.

Lanjut La Ode, Tujuan dari pelatihan ini tentu bagaimana memberikan keterampilan tehnik teknik baru kepada peserta sehingga kemudian mereka ini bisa lebih survive dan lebih meningkatkan produktivitas usaha mereka utamanya diera masa pandemi ini.

“Kita harus menyesuaikan dengan kemajuan dan perkembangan zaman utama nya sekarang dimana era seperti saat ini era serba digital. kita harapkan juga masyarakat memanfaatkan dunia digital ini untuk lebih mengembangkan usaha kegiatan mereka. Dalam pertemuan itu saya menyampaikan bahwa dalam situasi seperti saat seperti ini dimana kemajuan teknologi dan informasi tekhnologi komunikasi begitu pesat dan dan masyarakat kita lebih banyak kemudian memanfaatkan dunia online. kita berharap juga peluang didunia Maya ini bisa dimanfaatkan oleh para pengusaha yang ada di kota Parepare baik pelaku UMKM maupun mereka yang bergerak di sektor usaha yang berskala besar.” Jelas La Ode.

Tambahnya, dirinya menyampaikan kepada peserta bahwa era yang serba digital dimana kemudian terjadi distripsi dalam hal perubahan pemanfaatan teknologi termasuk juga dalam kegiatan usaha yang saat ini serba maya.

“Kita harapkan pelaku usaha yang ada di kota Parepare bisa memanfaatkan situasi ini. tentu harus diberikan keterampilan baru bagaimana kemudian memasarkan secara online. bagaimana membuat produk produk yang lebih baik yang bisa menjadi kebutuhan masyarakat kota Parepare.” Terang La Ode.

Kinerja Pembangunan Parepare Semakin Baik, Wali Kota Terus Dorong Proses Percepatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Kinerja pembangunan di Kota Parepare, terus menunjukkan progres yang semakin baik. Terbukti capaian kinerja fisik dan keuangan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu.

Hal ini terungkap dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Triwulan II 2021 di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Kamis, (12/08/21). Rapat berlangsung Luring dan Daring (online).

Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe yang membuka Rapat Monev secara Daring menekankan, meski capaian kinerja fisik dan keuangan lebih bagus dibanding dengan tahun lalu, tetapi masih dibutuhkan percepatan proses pembangunan yang dilakukan oleh SKPD.

“Diharapkan Pak Sekda, BKD, dan Bappeda mencermati dan mengkaji secara komprehensif, karena persoalan terkait lambatnya capaian sama dengan beberapa tahun lalu,” pinta Taufan Pawe.

Taufan Pawe mengingatkan terkait DID (Dana Insentif Daerah) walaupun kinerja fisik cukup bagus tapi realisasi keuangan masih sangat rendah. Padahal ketersediaan anggaran sudah ada, dan ada di Kasda sebesar 50 persen dari total anggaran DID. “Diharapkan BKD dapat mencermati hal ini,” imbuh Taufan.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Parepare Guruh Wahyu menilai secara umum sektor ekonomi di Parepare masih dalam tahap perkembangan wajar. Namun perlu dukungan agar lebih menggeliat lagi dengan salah satu cara yaitu sektor belanja pemerintahan harus dipercepat. “Karena sektor belanja pemerintahan anggarannya tersedia,” pesan Guruh.

Dia mengemukakan, dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pasti mempengaruhi sektor primer dan sekunder sehingga harus dicarikan solusi yang tepat. “Karena faktor kesehatan juga sangat diprioritaskan dalam masa pandemi ini,” ingat Guruh.

Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha dalam laporannya mengungkapkan, dari 33 OPD di Parepare, rata-rata persentase capaian kinerja untuk triwulan II per 8 Agustus 2021 sebesar 58,48 persen dan penyerapan anggaran 33,53 persen. Lebih tinggi dibanding periode sama tahun lalu yakni kinerja fisik hanya 44,48 persen, dan serapan anggaran 22,82 persen.

“Permasalahan umum yang menjadi permasalahan OPD dalam pencapaian penyerapan anggaran kurang dari 50 persen yakni kegiatan yang mengalami recofusing harus menyelesaikan terlebih dahulu prosedur perubahan keuangannya, dan kegiatan kegiatan yang sifatnya sosialisasi ke masyarakat ditunda sementara sambil menunggu situasi kondusif,” ungkap Samsuddin.

Karena itu, dalam Rapat Monev, Kepala Bappeda meminta kepada para Kepala SKPD selaku Pengguna Anggaran untuk senantiasa melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan pembangunan dalam rangka penyelesaian pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan pada kontrak masing-masing pekerjaan dengan aktif melakukan pemantauan dan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan pada masing-masing SKPD yang dipimpinnya.

Sekda Kota Parepare H Iwan Asaad, Inspektur Kota H Muh Husni Syam, Kepala Bappeda, Asisten, Staf Ahli, dan para Kepala SKPD mengikuti Rapat Monev secara Luring di Ruang Pola, dengan protokol kesehatan ketat. Sementara jajaran SKPD lainnya dan para PPK mengikuti rapat secara Daring dari kantor masing-masing. (*)

IKA SMP 5 Parepare Siap Bagikan Ratusan Paket Sembako

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ikatan alumni IKA SMP Negeri 5 Parepare akan membagikan ratusan paket sembako bagi warga masyarakat yang terpapar covid-19 di Parepare. Rencana pembagian paket sembako bagi warga yang terdampak covid-19 tersebut disampaikan langsung ketua alumni SMP Negeri 5 Parepare H. Muhammad Hatta dihubungi beberapa saat lalu di jakarta, menurut Hatta, dirinya dan sejumlah pengurus merasa terpanggil membantu bagi warga yang terdampak langsung covid-19 ini.

“Saya bersama teman-teman pengurus IKA Alumni SMP 5 Parepare merasa terpanggil untuk membantu saudara kita yang terpapar covid, Insyaa Allah kita dari alumni akan siapkan sekitar 500 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng,gula, mie instan, abon/ikan kaleng dan vitamin.” kata Hatta.

Ketua alumni IKA SMP negeri 5 Parepare Muhammad Hatta yang juga Direktur Pupuk dan Pestisida kementerian Pertanian republik indonesia ini berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban bagi yang terdampak virus tersebut. Pihaknya juga sudah menunjuk ketua tim yakni Abdul Wahid, sekertaris tim Erwin Wijaya dan kordinator distribusi yakni Sappe yang juga pemilik warung makan Patato

“Bantuan ini mungkin memang tdk seberapa nilainya, tapi inilah wujud kepeduliaan kami dari SMP Negeri 5 Parepare, harapan kami tentunya bantuan ini dapat meringankan bebann saudara kami yang terdampak langsung covid-19, pak abdul wahid sebagai ketua, pak erwin wijaya sebagai sekertaris dan kordinator distribusi yakni pak Sappe.” ungkap Hatta (Lip. Alogho)

Moment Tahun Baru Wali kota Minta Masyarakat Bersama Hadapi Gelombang Covid19

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Memperingati 1 Muharram 1443 H, Pemkot Parepare mengadakan zikir yang diikuti oleh seluruh elemen kemasyarakatan.

Tahun baru hijriah merupakan momentum bagi kita untuk terus melakukan introspeksi diri, memperbaiki diri, serta berserah kepada Allah SWT. Hal tersebut Di Tuliskan Wali kota Parepare lewat akun Media Sosialnat Selasa (10/08/21)

“Semalam, Kami kembali mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir untuk senantiasa mengedepankan kesetiakawanan sosial dalam menghadapi gelombang pandemi Covid-19.” Ungkap Ketua DPD i Partai Golkar Sulsel

Lanjut Wali kota 2 Periode In, Komitmen secara bersama-sama oleh seluruh elemen dari Forkopimda, OPD, Organisasi-Organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat sangat dibutuhkan untuk terbebas dari pandemi covid-19.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare