24.7 C
Pare-Pare
Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 641

Akibat Cuaca Buruk Pasokan BBM Di Parepare Sempat Terganggu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjawab Keluhan pendengar lewat program obras Radio Mesra Parepare Senior Supervisor Communication and Relation Pertamina Regional Sulawesi Taufik Kurniawan Pada tim liputan radiomesra.com mengatakan untuk suplay Parepare tanggal 9-11 Oktober Kondisi SPBU Di Parepare dalam keadaan yang sangat full.

“Menanggapi atas keluhan pendengar Radio mesra Parepare yang dapat kami sampaikan kalau untuk parepare sendiri sebetulnya tanggal 9, 10, 11 itu untuk SPBU Patung Pemuda, kemudian kilo 2, kilo 3 SPBU Soreang SPBU lumpue SPBU H. Mistang SPBU lemoe itu dalam keadaan yang sangat full karena kita setiap hari ada pengiriman sebesar minimal 6 kl dan maksimal 16 itu terus untuk setiap hari selama 3 hari terakhir selalu masih rutin pengisian.” kata Taufik.

Lanjut Taufik, kemarin memang dari hari Senin sampai Minggu lalu sempat ada keterlambatan supply kapal Pertamax dari Pil terminal atau dari Tuban karena ada kendala cuaca di perairan Selatan selat Makassar sehingga mengakibatkan keterlambatan supply.

“Tetap hal itu kita antisipasi otomatis dengan SPBU melakukan penghematan stok agar terjaga setiap hari dapat melayani konsumen. cuman jamnya antara hari Senin sampai dengan Kamis kemarin memang jamnya berkurang karena pembatasan penyaluran yang kita kirim dari semula normal 16 KL ini hanya 8 kiloliter per hari kita kirimnya sehingga SPBU pun melakukan penghematan.” Jelas Taufik

Tambah Taufik, Jadi mungkin pada saat ditemui oleh pendengar itu tutup atau tidak menjual pada saat sudah stok awas atau sudah habis karena dihemat durasinya dari yang biasanya satu harian full penjual cuman tinggal setengah hari. aksi ini di lakukan sebetulnya karena kita menjaga distribusi agar terus ada setiap hari.

“Tapi kita sejak hari Jumat itu sudah mulai normalisasi karena Kamis kapalnya sudah berhasil sandar. per hari Jumat, Sabtu, Minggu sampai Senin itu stok kita pantau aman sampai dengan sekarang pengiriman dilakukan sesuai rencana dan realisasinya pertalite masih ada baik pertalite reguler maupun pertalite yang promo.” Tutup Taufik

Edukasi Anak Terkait Lingkungan, Duta Lingkungan Hidup Buka Kelas Lingkungan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Duta Lingkungan Hidup Kota Parepare, Muhammad Fajhriyadi Hastira dan Arianti membuka Kelas Lingkungan. Kelas Lingkungan ini merupakan program kerja dari Duta Lingkungan Hidup untuk mengedukasi anak usia dini hingga remaja mencintai lingkungan.

“Namanya Kelas Lingkungan. Jadi Kelas Lingkungan ini merupakan program kerja dari Duta Lingkungan Hidup Kota Parepare. Kegiatannya menyasar anak usia dini hingga remaja untuk sama-sama menjaga alam dan mencintai lingkungan,” ungkap Fajhriyadi, Sabtu, (09/10/21).

Fajhriyadi mengemukakan, kelas ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak-anak dan remaja dalam mengelola sampah yang dihasilkan melalui kegiatan yang disebut ECOBRIK.

Kegiatannya sudah berlangsung 2 kali. Pertama pada 24 September 2021 di Baruga Masjid Al-Ihsan, dengan pesertanya adalah remaja masjid dan pengurus Forum Genre Kota Parepare. Serta pada 27 September 2021 di Istana Tahfidz Kota Parepare dengan peserta santri dan santriwati di Istana Tahfidz tersebut.

Kegiatan ini juga mengajak Badan Lingkungan Hidup Pemuda Pancasila Parepare, untuk memberikan capasity building atau materi terkait dengan cara membuat Ecobrik.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal untuk menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan dan tanggung jawab atas sampah yang dihasilkan sedari dini. Dan juga untuk dapat mengatasi permasalahan sampah yang notabenenya penghasil sampah terbesar adalah dari kalangan rumah tangga,” harap Fajhriyadi.

Ke depannya, kata Fajhriyadi, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah bentuk karya dari hasil Ecobrik yang telah dilakukan di Kelas Lingkungan. “Sehingga, Kota Parepare dapat menjadi kota yang lestari dan terbebas dari sampah plastik,” tegas Fajhriyadi.

Fajhriyadi dan Arianti nantinya akan mewakili Parepare di Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Provinsi Sulsel akhir bulan ini. (Hms/Propim)

Gali Potensi Pendapatan, PDAM Berubah Status Menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Parepare menggelar Rapat Pembahasan Ranperda di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kota Parepare, Senin (11/10). Dalam rapat tersebut, pansus mulai merampungkan rancangan perda perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum.

Ketua Pansus Ranperda, DR. Kamaluddin Kadir, S.Sos.,MM menjelaskan bahwa perubahan status ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah. “Perubahan status ini menjadi momentum bagi PDAM Kota Parepare memperbaiki kinerja. Baik dalam hal pelayanan kepada masyarakat maupun dalam manajemen pengelolaan sebagai perusahaan milik daerah,” ulasnya.

Menurutnya, peluang peningkatan pendapatan makin besar dengan berubahnya status PDAM ke Perumda. Pasalnya, PDAM sudah bisa membuka cabang perusahaan.

“Perumda Air Minum nantinya bisa membuka anak perusahaan. Seperti usaha penyediaan air minum dalam kemasan (AMDK) dan laboratorium air,” tambahnya.

Olehnya itu, ia menginginkan PDAM bisa lebih banyak menghasilkan pendapatan bagi daerah. Perubahan status ke Perumda, kata dia, juga membuka peluang bagi PDAM untuk mandiri mengelola beban operasional dan manajemen.

“Kita harap perubahan status ini dapat meningkatan pelayanan, SDM, operasional, dan keuangan. Supaya nanti bisa mandiri mengelola manajemen dan operasional. Lebih bagus lagi berlaba atau menghasilkan deviden. Tentu ini bisa berpengaruh mendongkrak PAD kita,” terangnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Parepare Andi Firdaus Djollong mengatakan perubahan status hanya sekadar penguatan posisi kuasa pemilik modal (KPM). Ia menekankan perubahan status menjadi Perumda tak berpengaruh dengan pendapatan. Meski ada peluang membuka anak perusahaan.

“Memang bisa ada anak perusahaan. Tapi itu tidak berhubungan secara langsung. Usahanya mesti dikaji. Kalau usahanya untung atau tidak kan jadi soal juga,” ujar Firdaus.

“Tapi bisa membuat bisnis baru. Misalnya air minum dalam kemasan. Kalau itu untung, ya itu menambah pendapatan. Tapi semuanya soal tarif,” pungkas Mantan Anggota DPRD Parepare itu.

Sebagai informasi, ranperda perumda air minum itu berisikan 82 pasal dan 20 Bab. Ranperda tersebut ditarget selesai pada November mendatang.

DPRD Bahas KUA PPAS Tahun Anggaran 2022

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Parepare mulai membahas kembali Nota Keuangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Parepare Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat Banggar, Senin (11/10/21). Dimana sebelumnya rapat diskorsing untuk fokus menyelesaikan pembahasan Rancangan Perubahan APBD Kota Parepare Tahun Anggaran 2021 .

Pada rapat pembahasan tersebut, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Banggar membahas secara umum proyeksi pendapatan daerah, belanja daerah, pembiayaan daerah serta strategi pencapaiannya di tahun 2022.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Parepare, Hj. Andi Nurhatina Tipu, S.Sos dan dihadiri oleh 8 anggota Banggar lainnya, yakni Rudy Najamuddin, Ir. H. Kaharuddin kadir, M.Si, Musdalifah Pawe, SH, Ir. H. Yasser latief, MM, Suyuti, SE, H. Muliadi, S.Sos, Ir. H. Andi Amir Machmud, dan Andi Muh. Fudail, SE Hadir pula, Sekretaris DPRD Kota Parepare, Jumadi M, SE, MM selaku Sekretaris Bukan Anggota.

Dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah, dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare, H Iwan Asaad, Asisten I Aminah Amin, Asisten II, Suriani, SH Plt. Asisten III, E.W.Ariadi Kepala Badan Keuangan Daerah, Jamaluddin Ahmad, Kepala Bappeda, Samsuddin Taha dan anggota TAPD lainnya.

PK IMDI STAI DDI Mangkoso Gelar Harlah Ke-52 Dengan Dialog Ke-IMDI-an

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ikatan Mahasiswa Darud Da’wah Wal-Irsyad (IMDI) merupakan wadah kaderisasi yang dikembangkan oleh Mahasiswa DDI pada tanggal 10 Oktober 1969.

Pengurus Komisariat (PK) IMDI Sekolah Tinggi DDI (STAI DDI) Mangkoso menggelar Hari Ulang Tahun (Harlah) IMDI yang Ke-52 dirangkai dengan Dialog Ke-IMDI-an mengangkat tema “Refleksi Kader IMDI” di Aula Pondok Pesantren DDI Mangkoso Kab. Barru, Ahad (10/10/21).

Menurut Silmi Kaffa yang Ketua PK IMDI STAI DDI Mangkoso, jika IMDI merupakan Badan Otonom (Banom) DDI yang bergerak di bidang kemahasiswaan yang sebagai wadah untuk mengabdi di DDI.

“IMDI adalah salah satu badan otonom DDI yang bergerak di bidang kemahasiswaan. dimana imdi merupakan wadah yang membina dan menghimpun mahasiswa DDI untuk kembali mengabdi di Daru da’wah wairsyad dan pada hari ini tgl 10 Oktober 2021 kami pengurus IMDI komesariat STAI DDI mangkoso mengadakan kegiatan dialog keIMDIan dengan tema refleks kader IMDI” kata Silmi Kaffa

Silmi mengungkapkan Tujuan dari kegiatan ini memberikan refleksi kepada seluruh kader-kader IMDI terhadap nilai-nilai pengabdian yang telah tertanam dibenak agar lebih melekat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan refleksi kepada setiap kader IMDI terhadap nilai-nilai pengabdian yang telah tertanamkan didalam setiap dalam benak setiap kader-kader agar menjadi lebih melekat. kami berharap setelah dialog ini dapat menambah nilai-nilai pengabdian dan semangat untuk melanjutkan perjuangan dan cita-cita KH. Abdurrahman Ambo Dalle karena kerja keras IMDI hari ini merupakan kekayaan DDI dihari esok.” Jelas Silmi.

Diketahui, Dialog Ke-IMDI-an yang di moderatori oleh Ahmad Putra dengan mengundang narasumber Dewan Senior IMDI yaitu Kegiatan Milad Ke-52 makin hikmat saat DR. H. Maqbul Arib, M.Ag, Drs. HM. Ibrahim Abu Bakar, M.Ag, Nur Khaliq,S.Kep. M.Sn yang juga selaku Ketua Pengurus Pusat IMDI.

Kegiatan Dialog makin hikmat saat diantar dengan Puisi yang dibawakan oleh Alya Ghazali berjudul Ode Buat Gurutta’.

LAPEKOM Energi Baru Lahir Kembali

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – LSM Lembaga Pengkajian Edukasi Komunikas dan Masyarakat (LAPEKOM) Kembali hadir di tengah masyarakat. Hal Tersebut di tegaskan Ketua Umum LAPEKOM Zaid Zainal, S.Pd.,M.Pd.,Ph.D dan Pembina LAPEKOM sekaligus merupakan Eks Ketua LAPEKOM Dr. Parman Parid, MM. Saat mengikuti Bincang Heboh di Radio Suara Mesra Kota Parepare. Sabtu (09/20/21).

“Dua minggu lalu kami melakukan rapat kerja dan tema yang kami usung pertama Dan itu harapan kami ke depan adalah “energi baru mengawal pendidikan berkualitas di parepare”. energi baru maksudnya pengurus baru sendiri di samping pembina seperti Dr. Parman Parid profesor Siri Dangga dan lain-lain mereka punya komitmen rekor yang sampai sekarang masih bisa di banggakan.” Kata Dr. Zaid Zainal.

Lanjut Dr. Zaid, Mereka terpilih beberapa pengurus mereka dari nama energi baru karena disana bergabung orang-orang muda yang diambil di situ ada akademisi dan praktisi ada Doctor dari umpar dari IAIN dan lain-lain. Energi baru memberi warna baru dengan warna yang kekinian artinya mengikuti kondisi sekarang yang serba digital.

“Yang kedua mengenai pendidikan yang berkualitas kami pakai istilah mengawal karena disitu kita hanya mau mengkritisi kebijakan pemerintah dan kami berusaha mendampingi pemerintah untuk pendidikan yang berkualitas kami juga berusaha membuat action sendiri dalam rangka kualitas pendidikan. yang kami istilahkan mengkritisi apabila ada kebijakan kebijakan dari pemerintah atau stakeholder yang lain yang tidak mengarah ke peningkatan berkualitas pendidikan maka kami akan diskusikan dan akan merekomendasikan kepada yang berwenang. kalau masih belum lagi maka kami akan menuntut jalur lain.” Urai Dr. Zaid

Tambah Dr. Zaid, dari dulu LSM lapekom tidak pernah seperti LSM lain makanya mereka tidak memakai istilah lapekom saja karena mereka adalah LSM tidak pernah ada minta proyek atau semacamnya. kedepan Lapekom akan mencari Founding kegiatan pendampingan pendidikan kalau kebijakan pemerintah itu dalam bidang pendidikan berjalan lurus maka lapekom akan terus berjalan beriringan.

“Yang ketiga action artinya kami akan membuat kegiatan kegiatan yang bisa mendukung kualitas pendidikan. dan insya Allah dananya kita tidak ke pemerintah. implementasi tadi mengkritisi kami akan berdiskusi setiap ada masalah Kami punya halaman media sosial untuk masyarakat dan para guru siapapun boleh menyampaikan keluhannya. Hasil keluhan akan kami diskusikan. yang kedua Kami mau melaksanakan bimbingan kepada guru kepala sekolah tentu kami akan berusaha dari founding founding luar negeri supaya untuk melakukan pendamping pelatihan sendiri untuk peningkatan SDM guru.” Dr. Zaid

Tim Monitoring Bappeda Propinsi Ke kota Parepare Monitoring Evaluasi Kegiatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Tim monitoring Bappeda propinsi Sulawesi Selatan turun ke kota Parepare dalam rangka monitoring evaluasi kegiatan-kegiatan yang didanai oleh APBN, DAK dan bantuan provinsi. Hal tersebut di katakan Kepala BKD H. Jamaluddin Achmad pada tim liputan radiomesra.com Jumat (08/10/21).

Lanjut H. Jamaluddin, Beberapa hal yang muncul bahwa ada beberapa yang ditanyakan oleh Bappeda provinsi terkait dengan dana DAK yang turun ke SMA, pihak SMA sampai sekarang ini belum ada konfirmasi dari provinsi terkait DAK yang dikelola oleh masing-masing SMA

“Saya berkesimpulan kalau sampai saat ini belum ada konfirmasi dari provinsi terkait DAK yang diterima oleh masing-masing SMA berarti menurut saya agak Sulit lagi bisa dikatakan bahwa DAK untuk pendidikan menengah itu bisa turun ke parepare. karena sampai triwulan keempat sedangkan kalau ada dialokasikan untuk kota Parepare pasti butuh proses harus ada kontrak dan sebagainya.” Kata H. Jamaluddin.

Kepala BKD Parepare ini menambahkan sedangkan untuk pengelolaan DAK dari pusat tanggal 21 Oktober harus masuk semua ke kas umum dan daerah atau masing-masing kesekolah, selanjutnya ada juga bantuan untuk mesjid ada beberapa mesjid yang ditanyakan, tetapi yang pasti mesjid attawaun yang ditonrangan itu kalau tidak salah dapat bantuan untuk tahun 2022 sekitar 150 juta karena tahun 2021 mereka mendapat bantuan 100 juta tetapi tidak diambil oleh pengurus masjid karena merasa anggaran yang di siapkan itu belum cukup untuk mendanai anggaran yang diperlukan.

“Untuk tahun 2021 ini sudah ada konfirmasi dari pengurus masjid bahwa untuk 2022 masjid attawaun dapat 150 juta. yang dievaluasi oleh tim provinsi adalah bantuan keuangan provinsi untuk kota Parepare. kami jelaskan bahwa untuk bantuan keuangan itu ada 10 M. yang terdiri dari dua kegiatan, yang pertama 9,850 M adalah pembangunan jalan suaka alam lestari sedangkan yang 150 jt adalah untuk stunting. kami Minggu lalu sudah mengirim surat pernyataan dan kwitansi untuk pencarian anggaran dimaksud.” Jelas H.Jamaluddin.

Mulai Senin 11 Oktober, SMP 2 Parepare Sudah PTM terbatas Dengan Prokes Ketat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Beberapa sekolah SD dan SMP di Kota Parepare akan memulai pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas, Senin, 11 Oktober 2021.

Di antaranya UPTD SMPN 2 Parepare, SMPN 4 Parepare. Serta ada empat SD, di antaranya SDN 3 Parepare dan SDN 5 Parepare.

SMPN 2 Parepare yang menjadi pilot project atau percontohan PTM terbatas menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) ketat, mulai dari siswa masuk sekolah hingga pulang sekolah.

Kepala SMPN 2 Parepare, Dra Hj Sri Enyludfiah MPd mengatakan, berdasarkan hasil rapat pada 8 Oktober 2021 yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare, PTM terbatas di SMPN 2 dimulai 11 Oktober 2021.

“Dalam PTM terbatas ini kapasita siswa yang masuk belajar tatap muka di kelas hanya 30 persen. Kami sudah siapkan SOP, yang menjadi panduan secara ketat. Kami persilakan siswa dan orang tua siswa melihat panduan itu di web resmi sekolah, klik link https: //sirekap.smpn2-parepare.sch.id/ptmt,” ungkap Sri Enyludfiah, Ahad, (10/10/21).

Berikut SOP PTM Terbatas di SMPN 2 Parepare:

SOP KEDATANGAN
Sebelum ke sekolah, peserta didik wajib sarapan di rumah masing-masing
Peserta didik datang diantar langsung oleh orang tua / wali masing-masing
Di pintu gerbang peserta didik diukur suhu tubuhnya.
Peserta didik mengucapkan salam dan menghormati guru yang menyambutnya dengan tangan bersedekap bukan dengan berjabat tangan.
Peserta didik diarahkan oleh guru piket ke kelas masing-masing.
Peserta didik menuju ke ruang kelas masing-masing, sebelum masuk siswa wajib mencuci tangan pada wastafel kelas yang sudah disediakan, setelah mencuci tangan siswa mengeringkan tangannya dengan menggunakan sapu tangan yang dibawa dari rumah
Peserta didik diarahkan untuk memasuki kelas oleh guru mata pelajaran yang mengajar di kelas tersebut.

Catatan:
Sebelum memulai pembelajaran guru Mapel masing-masing menyemprot ruangan dengan cairan disinfektan.

SOP PROSES PEMBELAJARAN
Peserta didik duduk pada kursi yang mejanya telah disekat
Pembelajaran dimulai pukul 08.00 Wita
Pembelajaran dilaksanakan selama 3 jam
a. Mata pelajaran I selama 2 x 45 menit
b. Mata pelajaran II selama 2 x 45 menit
Tidak dibolehkan melaksanakan pembelajaran berkelompok
Peserta didik tidak diperkenankan bertukar meja, tempat duduk dan meminjamkan alat tulis sesama teman di kelas.
Peserta didik yang izin ke toilet harus mencuci tangan di depan kelas setelah kembali ke kelas
Proses pembelajaran berakhir pukul 11.00 Wita
Selama berada di sekitar lingkungan Sekolah, Peserta didik dilarang jajan.
Peserta didik harus selalu memakai masker dan menjaga jarak.

Catatan:
Setelah selesai melakukan pembelajaran ruangan disemprot kembali dengan desinfektan

SOP KEPULANGAN
Peserta didik dipulangkan dengan cara bergilir.
Peserta didik dijemput oleh orang tua masing-masing di pintu kepulangan.

Pemkot-BPJS Ketenagakerjaan Parepare Kembali Berikan Santunan Jaminan Kematian kepada Pesertanya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Parepare kembali memberikan santunan jaminan kematian kepada pesertanya.

Pemberian santunan ini diserahkan langsung Walikota Parepare HM Taufan Pawe yang didampingi Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan, Arfiany dan Wakil Walikota Parepare H Pangerang Rahim, saat penyaluran Bantuan Perahu di Cempae Kecamatan Soreang, Jumat (08/10/21).

Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan Parepare, Arfiany mengatakan pemberian santunan ini diberikan kepada ahli waris Hartono Dahlan Kelompok masyarakat pesisir Lumpue.

“Ini diserahkan santunan kematian kepada ahli waris Almarhum Bapak Hartono sebesar Rp 42 juta karena Almarhum telah terdaftar Menjadi peserta BPJS Ketenaga kerjaan dan telah terlindungi program masyarakat pesisir Kota Parepare,”Jelas Arfiany.

Kepesertaan ini lanjutnya telah dibiayai oleh APBD Kota Parepare, dan telah terdaftar sejak bulan Juli lalu.

Sementara Walikota Parepare HM Taufan Pawe mengatakan, bahwa asuransi bagi Tani dan Nelayan suatu pertanggungan dari Pemerintah Kota Parepare untuk melindungi peserta BPJS yang meninggal karen sakit. Lain juga apabila ada nelayan yang meninggal di laut atau kecelakaan di laut tetap disantuni oleh BPJS Ketenaga kerjaan,”tandas Walikota bergelar Doktor Hukum ini.

Sementara ahli Waris Istri Almarhum Hartono, Hasnadia mengucapkan terimakasih Kepada Pemerintah Kota yang telah mendaftarkan masyarakat pesisir untuk menjadi peserta BPJS Ketenaga Kerjaan.

“Terimakasih Pemerintah Kota Parepare dan BPJS Ketenaga Kerjaan. Santunan ini akan saya gunakan untuk Biaya Sekolah 3 anak saya. Saya sisihkan juga untuk usaha modal,”ucapnya.

140 Siswa MA Pontren DDI Ikut PEMIRA OSIM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sebanyak 140 Siswi Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Darus Da’wah Wal-Irsyad (Pontren DDI) Ikut Pemilihan Raya Organisasi Siswa Intra Madrasah (PEMIRA OSIM) di Aula Pontren, Kamis (07/10/21).

PEMIRA OSIM tersebut layaknya pemilihan umum (Pemilu) yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) seperti memakai bilik suara serta memperlihatkan jumlah suara secara transparansi.

Selain itu, PEMIRA OSIM ini digelar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti yang dikatakan oleh Kepala MA, Herfina, menyampaikan sebelum memasuki gedung Aula terlebih dahulu mengecek suhu tubuh, lalu cuci tangan, memakai masker serta jaga jarak.

“Kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS pada madrasah Aliyah DDI lilbanat ini dipondok pasantren DDI ujung lare dilaksanakan sekali setahun dalam 1 periode anak-anak kita masa jabatannya dalam tenggang waktu 1 Tahun setiap selesai periodenya masa ada pergantian OSIS untuk selanjutnya seperti yang dilaksanakan hari ini adalah pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS masa bakti 2021-2022 kegiatan ini kita laksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sebelum masuk ruangan ada pengatur suhu vuci tangan memakai masker dan jaga jarak.” Kata Herfina.

Pada pemilihan tersebut terdapat 3 pasang calon dan yang berhasil terpilih yaitu pasangan Andi Fatimah Azzahra dan Kirei Nur Anisa.

Pasangan Andi Fatimah Azzahra dan Kirei Nur Anisa berharap dengan terpilihnya sebagai Pengurus OSIM akan menjadi teladan bagi Madrasah khususnya di MA DDI Lil Banat Kota Parepare.

“Insya Allah pada kesempatan ini saya menyampaikan apa harapan kami sebagai ketua OSIS 2021-2022 untuk OSIS dan anggota OSIS bahwa kita akan menjadi kan OSIS sebagai teladan untuk para senior dan yunior bukan hanya osis kita akan menjadikan.. kita sebagai teladan kita menunjukkan kita bisa diteladani sebagai senior atau seleting kita yang bangga akan sopan santun sebagi visi kita yaitu menerapkan budaya 5 S, senyum sapa sopan santun dan dan salam.” Jelas Andi Fatimah

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare