31.8 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 789

BKD Siap Tuntas Polemik Kelebihan Potong Dana Sertifikasi Guru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) kota Parepare Jamaluddin Achmad mengungkatkan terkait polemik pemotongan sertifikasi guru akibat salah menafsirkan dalam membaca. Jamaluddin pada tim liputan radiomesra.com mengatakan ada kelebihan pemotongan sekitar 6 ratus juta lebih. Senin (31/05/21).

“Terkait dengan polemik pemotongan sertifikasi guru sekitar 670 juta Sekian dari jumlah guru 900 sekian. jadi itu memang ada kesalahan teknis dari dinas pendidikan dalam rangka pemotongannya. mestinya yang dipotong itu Satu triwulan berarti 3 bulan 1 bulan itu 1% jadi 3% dipotong mestinya tetapi dalam kenyataannya yang dipotong itu 9 bulan dan 6 bulan yang dibayar yang dipotong itu 300 jutaan 3 bulan nah dipotong itu sekitar 1 miliar 7 jutaan Kalau tidak salah kelebihan-kelebihan 6 ratus juta.” Kata Jamaluddin.

Lanjut Jamaluddin, terkait soal pengembalian kelebihan pemotongan, jamaluddin yakin persoalannya bukan lambat. Tapi karena memang untuk pembayaran pengembalian sertifikasi itu kan program kegiatan yang tidak ada.

“Jadi kita akan mengambil di belanja tak terduga karena uangnya sudah masuk sekitar 670 kita harus verefikasi ulang Apa benar 70 itu ? masukkan yang harus diterima sekitar 970 juta itu perlu kehati-hatian. jadi kita harus verevikasi dengan ratus tujuh puluh juta itu dengan penerima 900 dan itu di telusuri satu persatu bener nah ini orangnya.” jelas jamaluddin.

Jamaluddin menambahkan, tetapi seandainya hari Selasa (01/06/21) tidak libur dipastikan akan di bayarkan. Namun karena bertepatan hari selasa libur, dirinya memastikan rabu sudah masuk ke rekening masing-masing penerima .

“Jadi keterlambatan selanjutnya bahwa Peraturan Wali kota terkait dengan belanja tak terduga itu baru ditandatangan baru selesai difasilitasi di provinsi tanggal 5 April Kalau tidak salah. kita untuk membayar karena ada perubahan peraturan wali kota terkait dengan dengan belanja hibah. ini tahun 2001 itu kami sesuaikan dengan aturan-aturan yang baru jadi Insya Allah hari Rabu bisa di cek di masing-masing rekening guru yang sudah terpotong sertifikasinya selama 6 bulan.” Terang Jamaluddin.

Jamaluddin juga menyampaikan permohonan maaf atas segala ketidak sengajaan yang akhirnya menimbulka polemik ditengah masyarakat tersebut.

“Jadi mohon maaf ini bukan kesengajaan ya kesengajaan untuk kita potongan dan sebagainya yang untuk memperlambat bukan ini katanya mau prosesnya kami akan hati-hati terkait dengan itu sehingga apa yang kami lakukan itu sudah benar sesuai dengan aturan yang ada.” Tutup Jamaluddin.

Adakan Muslub DPD Mapancas Kota Parepare, Sepakatkan Ketua Baru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Pengurus Daerah Mahasiswa Pancasila Kota Parepare adakan musyawarah luar biasa di Ruang Seduh Cafe, Ahad (30/05/21). Dalam muslub tersebut disepakati untuk memilih ketua definitif yakni Imran Y.Said

Ketua DPD Mapancas Sulsel Dr.A.Hidayat SE.MM turut hadir bersama jajaran, Ia mengatakan bahwa Mapancas Parepare dibawah ketua baru mampu eksis dan bersinergi bersama semua elemen dalam mengawal ideologi Pancasila.

“Dengan dipilihnya ketua baru, saya rasa Mapancas Parepare mampu bersinergi dengan elemen – elemen untuk menguatkan eksistensi Organisasi kita di Kota Parepare” Ucapnya

Dalam Muslub tersebut turut hadir Ketua Komisi 2 DPRD Kota Parepare yang juga Pembina Mapancas Kota Parepare, Kamaluddin Kadir, Demisioner Ketua Mapancas Parepare, Andi Surya Cipta.

Demisioner Ketua, Andi Surya Cipta mengungkapkan kesyukurannya atas terlaksananya muslub sesuai tidak lanjut Rapat pleno pengurus Mapancas beberapa lalu.

“Saya berpesan kepaa ketua baru melanjutkan program yang belum tuntas, saya meyakini bung Imran bersama jajaran komitmen akan terus mengawal ideologi Pancasila di Parepare” Harapnya.

Hari Lahir Pancasila menjadi momentum baik untuk mengingatkan masyarakat khususnya Pemuda bahwa sampe hari ini Pancasila adalah ideologi tunggal di NKRI dan tidak ada tawar menawar untuk itu.

A. Aco sapaan akrabnya mengucapkan terima kasih pada semua pihak, senior dan teman pengurus yang sudah banyak membantu Mapancas selama dibawah kepemimpinannya. “”Pengabdian Diruang” sosial kemasyarakatan akan selalu ada, dimana dan apapun posisi kita”ujarnya

Terpilih Pimpin HIKMA Parepare, RSA Akan Validkan Data Anggota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – M Rahmat Sjamsu Alam, putra mantan Wali Kota Parepare H Sjamsu Alam, resmi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Keluarga Massenrempulu (DPC HIKMA) Kota Parepare periode 2021-2026. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang HIKMA Parepare yang digelar di Gazzaz Cafe and Resto, Parepare, Ahad, (30/05/21).

Lewat program obras radio mesra Senin (31/05/21) Rahmat menyatakan siap langsung bekerja untuk menjalankan program-program yang diamanahkan organisasi sesuai rekomendasi hasil Muscab termasuk mengaktifkan kembali pendataan warga HIKMA di Parepare.

“kami untuk kedepan prioritas utama adalah aktifkan kembali pendataan. sehingga data-data Warga Hikma ini bisa valid. Dalam bentuk semuaa Hikma kita upayakan sudah punya KTP. Hikma bisa terdata jumlahnya berapa sesungguhnya karena selama ini ini data data ini sulit untuk di validkan sehingga penyebutannya selalu bilang kira kira, berandai andai saja sehingg nanti mudah mudahan nanti bisa valid di tahun 2022.” Jelas Rahmat

Anggota DPRD yang mudah di temui ini juga berharap dukungan dari segenap warga parepare dan menjadikan keterpilihannya sebagai sebuah amanah.

“Ini sebuah amanah dan tantangan kedepannya juga semoga dengan doa, dukungan dan nasehat kita semua saya bisa di jalankan dengan baik. ” Tutup Rahmat

Muscab kali ini dihadiri oleh para tokoh sesepuh HIKMA termasuk dari Sulsel, dan beberapa anggota DPRD Parepare dari HIKMA di antaranya RSA, Ibrahim Suanda, Kamaluddin Kadir, Rudy Najamuddin, serta tokoh HIKMA lainnya. Muscab tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. (*)

Pendaftaran CPNS 2021 Batal, Ungkap BKN Lewat Twitter

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan mengundur jadwal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang semula akan dibuka pada 31 Mei 2021. Hal tersebut karena masih ada revisi kebutuhan dan terdapat sejumlah aturan pengadaan CPNS, PPPK non-Guru dan PPPK Guru 2021 yang belum ditetapkan pemerintah.

“Sobat BKN banyak sekali yang bertanya apakah pada 31 Mei 2021 akan ada pembukaan rekrutmen CPNS dan PPPK 2021. Ditegaskan pada tanggal itu rekrutmen belum dibuka,” tulis BKN pada akun Twitter resminya, Jumat malam, 28 Mei 2021.

BKN lewat akun yang sama kemudian merilis surat resmi yang ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Daerah. Surat dengan nomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 itu berisikan perihal Pengadaan CPNS dan PPPK non-Guru 2021.

Surat bertanggal 28 Mei 2021 itu mengatur sejumlah hal terkait pengadaan CPNS yang dilakukan dengan protokol kesehatan ketat lantaran pandemi Covid-19. Di dalam surat itu, BKN meminta Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk menyiapkan rencana kegiatan dan anggaran seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS serta PPPK non-Guru 2021 sesuai dengan penetapan dan formasi yang tersedia.

“Seleksi Kompetensi PPPK Guru 2021 dibebankan pada anggaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” tulis BKN.

BKN juga meminta instansi pusat dan daerah untuk membentuk panitia seleksi pengadaan instansi hingga helpdesk. Khusus untuk pencegahan penyebaran Covid-19, BKN meminta instansi daerah menyiapkan lokasi seleksi yang sesuai dengan standar protokol kesehatan untuk penyelenggaraan seleksi dengan metode CAT.

Dalam Surat yang ditandatangani Kepala BKN, Bima Haria Wibisana ini juga menegaskan mengingat masih banyak peraturan pengadaan CPNS, PPPK non-Guru dan PPPK Guru yang belum ditetapkan pemerintah dan masih ada revisi usulan penetapan formasi, maka penjadwalan seleksi akan diinformasikan lebih lanjut.

Target Pencapaian PAD, Dinas PUPR Tingkatkan Pengawasan IMB

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas PUPR terus meningkat pengawasan terhadap sejumlah bangunan yang berada di kota parepare yang tidak memiliki IMB, Kepala bidang tata ruang PUPR kota parepare Ashari Yunus mengatakan pengawasan tersebut terus di galakkan guna memaksimalkan target pencapaian PAD Dinas PUPR untuk tahun 2021 sebesar 1,3 Milyar.

“Target pada tahun lalu itu 1,3 miliar presentasi yang kami capai di dinas PUPR yaitu satu miliar 1.420.527.000 kalau target kita sudah target perbulan cuman target tersebut cuma biasa di bulan 1,2 dan 3 itu biasa agak kurang karena mungkin pengaruh cuaca.” Kata Ashari.

Lanjut Ashari, dikarena kondisi cuaca tidak menentu yang biasa itu banyak di bulan bulan September sampai Desember terjadi peningkatan PAD di dinas PUPR bidang tata ruang.

“Bulan bulan September sampai Desember terjadi peningkatan PAD di dinas PUPR bidang tata ruang. kami didinas PUPR bidang tata ruang tetap menjalankan pengawasan dan pengendalian di kota Parepare. Kami tetap jalan tiap hari kami turun ke lapangan mencari bangunan-bangunan yang melanggar yang bisa berpotensi ada PAD.” Jelas Ashari

Dewan Apresiasi Dinas Pendidikan Surati Para Guru Terkait Kelebihan Potong Iuran Sertifikasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kejelasan pembayaran sisa potong iuran sertifikasi guru untuk pembayaran ke BPJS menemui titik terang. Ketua Komisi II DPRD kota Parepare lewat Program obras radio mesra sabtu (29/05/21) menyampaikan ada beberapa guru yang menyampaikan kepadanya sudah menerima surat yang isinya diminta kehadirannya dari sabtu hingga senin dalam rangka penanda tanganan untuk persiapan penerimaan di kantor dinas pendidikan kota parepare.

“Ada beberapa rekan guru menyampaikan ke saya. sudah menerima surat yang isinya suratnya disuruh hadir sampai hari Senin. dalam rangka penandatanganan untuk persiapan penerimaan kalau saya tidak seperti itu modelnya tapi kita sudah bersyukur karena ini sudah ada harapan.” Terang Anggota Fraksi geribdra tersebut.

Lanjut aleg dapil ujung kota parepare itu, untuk kemudahan nanti proses pencarian nya langsung masuk ke rekening masing masing di serahkan dari dinas ataupun badan keuangan yang mengelola ini.

“tapi kita harapkan supaya penanda tanganan ini ditindak lanjuti segera karena dananya ini sudah masuk untuk menghindari semua prasangka-prasangka harus ada keterbukaan dan transparansi itu yang kita harapkan. supaya apalagi rekan-rekan guru kita, ini bisa menerima dengan baik. tapi kita sudah bersyukur sudah ada titik terang setelah ini ada proses pencairan cepat dan kami tetap kawal mulai dari guru TK, SD, SMP dengan total 939 orang. tetap kita pantau secara bersama-sama supaya penyalurannya betul-betul terlaksana.” Jelas Kamaluddin.

Pemprov Sulsel Beri Catatan dan Koreksi di Evaluasi Perubahan RPJMD Parepare

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberi beberapa catatan dan koreksi dalam evaluasi Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Parepare tahun 2018-2023.

Itu terungkap saat Tim Pemkot Parepare mengajukan evaluasi Perubahan RPJMD ke Pemprov Sulsel melalui Bappelitbangda Sulsel di Makassar, Sabtu, 29 Mei 2021. Tim Parepare terdiri dari Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha, Inspektur HM Husni Syam, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) H Jamaluddin Achmad, Plt Kabag Hukum Setdako Parepare Hj Nurwana, Tim Penyusun Perubahan RPJMD Parepare, dan Tim Review Perubahan RPJMD Parepare.

Sementara Tim Provinsi di antaranya Kepala Bappelitbangda Sulsel diwakili oleh Kabid Evaluasi, Perencanaan dan Penganggaran Bappelitbangda, Biro Hukum Pemprov Sulsel, dan anggota tim lainnya. Juga ikut hadir Tim Evaluasi Perubahan RPJMD Kabupaten Kota se-Sulsel.

Sekretaris Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun yang ikut dalam tim mengatakan, Tim Provinsi membahas secara detail dokumen Perubahan RPJMD Parepare. “Dibahas bab per bab. Mulai bab I sampai bab IX,” kata Zulkarnaen.

Zulkarnaen mengungkapkan, masukan dari Tim Provinsi disampaikan pada saat pembahasan evaluasi. Beberapa saran dan koreksi dicatat dan didiskusikan. Selanjutnya beberapa saran dan koreksi akan ditindak lanjuti untuk diperbaiki oleh Tim Parepare.

“Terkait hasil KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) Perubahan RPJMD Parepare, ada beberapa saran agar memasukkan regulasi yang terkait lingkungan hidup dan menyesuaikan dengan hasil validasi KLHS yang sudah dilaksanakan,” ungkap Zulkarnaen.

Dalam evaluasi itu, Tim Provinsi mengharapkan data dan informasi segera disesuaikan agar semua tabel dalam dokumen dapat terisi. “Selanjutnya semua hasil koreksi dan validasi segera disesuaikan. Dan rancangan dokumen juga diperbaiki dan disesuaikan,” kata Zulkarnaen. (*)

Kepala BPS Berganti, Plt Gubernur Sulsel Harap Terbangunnya Sinergitas dan Komunikasi

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, berharap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel yang baru bisa berkolaborasi dan sinergi dengan Pemprov Sulsel.

Hal itu disampaikan Andi Sudirman saat menerima jajaran BPS, yang dihadiri oleh Inspektur Utama BPS Akhmad Jaelani, Kepala BPS Sulsel yang baru Suntono, dan Kepala BPS Sulsel yang lama, Yos Rusdiansyah. Pertemuan yang dibalut dalam suasana silaturahim ini berlangsung di Rujab Wagub Sulsel, Jum’at, (28/05/21).

Bagi Andi Sudirman, dirinya pun sudah dekat dengan Yos Rusdiansyah selama sekitar dua tahun sembilan bulan menjabat sebagai Kepala BPS Sulsel. Ia pun berharap bisa terbangunnya komunikasi dan sinergitas dengan Kepala BPS yang baru.

“Kami mengucapkan selamat datang di Sulawesi Selatan. Kami menunggu presentasi dan pemaparan BPS bersama OPD kami. Dengan harapan dari data bisa menghasilkan sebuah kebijakan,” jelasnya.

Dirinya pun bercerita perkembangan kondisi Sulsel. Dimana kondisi ekonomi diangka -0,21% pada kuartal pertama tahun 2021. Serta nilai ekspor yang meningkat. “Baru-baru kami melakukan ekspor perdana rempah-rempah ke beberapa negara pada April 2021. Banyak potensi lainnya di Sulsel,” tuturnya.

Inspektur Utama BPS, Akhmad Jaelani, menyampaikan titipan salam dari Kepala BPS. Serta memperkenalkan Kepala BPS Sulsel yang baru. “Kehadiran kami untuk silaturahmi bersama Bapak Plt Gubernur dan sehubungan dengan pergantian Kepala BPS Sulsel,” ujarnya.

Dimana pejabat lama Yos Rusdiansyah pindah tugas sebagai Kepala BPS Kalimantan Selatan. Sementara pejabat baru, Suntono, sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPS Nusa Tenggara Barat.

“Kami berharap terbangunnya komunikasi yang baik antara BPS dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Serta mohon dukungan kepada Kepala BPS yang baru, dan berupaya memberikan yang terbaik,” jelasnya. (*)

Parepare Kembali Zero Kasus Covid-19

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Satu pasien positif Corona (Covid-19) aktif di Kota Parepare sembuh pada Jumat 28 Mei 2021. Dengan sembuhnya pasien Covid-19 tersebut, kini Parepare kembali zero kasus Covid-19. Saat ini tidak ada lagi pasien Covid-19 aktif di Kota Parepare.

Hingga saat ini, akumulasi pasien yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 di Parepare yaitu tercatat 1.444. Akumulasi kasus tersebut tersebar di 4 kecamatan yang ada di Parepare, diantaranya yaitu di Kecamatan Bacukiki tercatat 222 kasus, Soreang 429 kasus, Ujung 362 kasus, dan Bacukiki Barat tercatat 431 kasus.

Dari akumulasi 1.444 kasus tersebut, 1.396 pasien telah dinyatakan sembuh atau pulih dari virus Corona. Kasus sembuh tersebut terdapat di Kecamatan Bacukiki 215 pasien, Soreang 414, Ujung 354 pasien, dan Bacukiki Barat 413 pasien.

Sementara kasus Covid-19 yang meninggal di Kota Parepare yaitu tercatat 48 pasien.Dari akumulasi tersebut, tersebar di 4 kecamatan di Kota Parepare, diantaranya yaitu Kecamatan Bacukiki 6 orang, Soreang 15 orang, Ujung 12 orang, dan Bacukiki Barat 15 orang meninggal dunia.

Data tersebut dipaparkan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Parepare, Rachmawaty Natsier kepada awak media, Sabtu (29/5/2021).Pihaknya mengatakan, Parepare pada saat ini kembali zero kasus Covid-19. “Kini Parepare kembali zero kasus Covid-19 aktif,” ujarnya.

Rachmawaty Natsier memaparkan bahwa Parepare saat ini berada pada zona hijau penyebaran virus Covid-19.“Parepare saat ini berada pada zona hijau penyebaran virus Covid-19, Semua kecamatan yang ada di Kota Parepare pun kini telah zona hijau, Nilai Reproduksi Efektif (Rt) kita rendah di bawah 1 yakni 0,13,” ungkap Rachmawaty.

Zona hijau ini merupakan kategori nihil penyebaran virus Covid-19. (*)

Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare Terbakar.

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, yang beralamat Jl. Nursamawati, kelurahan Bumi Harapan, kecamatan Bacukiki Barat, terbakar. Pada saat kebakaran ruang Detensi itu, terisi satu orang tahanan warga asing asal Iran yang telah di amankan di ruangan tersebut dan melarikan diri saat kejadian kebakaran, jumat (28/05/21).

Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare,. Andi Brian Hermawan mengatakan pihaknya berkordinasi dengan pihak kepolisian dan melakukan pelaporan ke Makassar.

“Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian kemudian kita melakukan pelaporan ke Makassar bahwa ada kemungkinan yang bersangkutan kembali ke penanggung jawabnya dari imigrasi Makassar langkah berikutnya kemungkinan kita lakukan adalah melakukan pelaporan dengan apa yang terjadi kepada pihak kepolisian kemudian melakukan pelaporan pencarian orang pada kepolisian adapun statusnya pengungsi kebetulan yang bersangkutan ketangkap informasi keluarganya istrinya yang ada di Parepare informasi terakhir kembali ke Makassar.” Kata Andi

Karena kebakaran itu, tujuh armada yang terdiri dari tiga mobil penembak dan empat mobil tangki pemadam kebakaran terlihat di lokasi.

Kabid Damkar, Syafruddin Sjam mengatakan, informasi kebakaran berawal dari laporan masyarakat. Tiba di lokasi, tim damkar langsung melakukan pemadaman dan evakuasi. Ditanya penyebab kebakaran, Syafruddin mengaku, kebakaran dipicu dari meja yang diduga sengaja dibakar oleh tahanan.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare