27.4 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 30, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 668

Aksa Mahmud dan Taufan Pawe Saling Puji di Pantai Indah Bosowa

0

MAKASAAR, RADIOMESRA. COM – Tokoh masyarakat Sulsel, Aksa Mahmud dan Wali Kota Parepare saling lempar pujian di Pantai Indah Bosowa, Ahad, (29/05/22).

Silaturahmi keduanya berlangsung pada Halal Bi Halal Ikatan Keluarga Masyarakat (IKM) Parepare.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum IKM Pare Irjen Pol. Mas Guntur Laupe, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, dan Wakil Wali Kota Parepare Andi Pangerang Rahim.

Dewan Kehormantan IKM Pare, Aksa Mahmud menilai, Taufan Pawe merupakan sosok pemimpin visioner. Pendiri Bosowa Corp ini hanya mengakui dua wali kota yang berjasa atas kemajuan Kota Parepare. Diantaranya Andi Mallarangeng dan Taufan Pawe.

Ditinya besryukur Taufan Pawe pimpin Kota Parepare karena jiwa pembangunannya tinggi.

“Saya bicara begini bukan karena ada pak wali (Taufan Pawe) disini. Tapi beberapa wali kota yang Parepare miliki, yang hanya bisa betul-betul ada perubahan hanya dua. Pertama Andi Mallarangeng dan Taufan Pawe. Selain itu hanya mengarungi umur Kota Parepare,” kata Aksa Mahmud.

Ayah dari politukus Golkar Erwin Aksa ini mengungkapkan, untuk memajukan sebuah daerah ditentukan dua aspek. Diantaranya peningkatan pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu pendidikan. Hal inilah yang dilakukan Taufan Pawe di Kota Parepare.

Diketahui, Kota Parepare kini pelayanan kesehatan salah satu terbaik di Sulsel. Hal itu ditandai hadirnya Rumah Sakit Regional dr. Hasri Ainun Habibie. Begitupun di bidang pendidikan, Taufan Pawe berhasil menghadirkan Institut Teknologi BJ Habibie. ITH merupakan perguruan tinggi ke lima di Indonesia berlabel institut.

“Memajuka kota itu ada dua, pertama pelayanan kesehatan dan kedua pendidikan. Contohnya Singapura. Saya melihat pak wali (Taufan Pawe) sangat mendorong itu. Kita melihat Ruma Sakit Asri Ainun kini menjadi sentral sehingga semua orang ke Parepare,” jelasnya.

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) mengakui sosok Aksa Mahmud sebagai tokoh pembangunan di Sulsel. Sehingga dirinya menjadikan Aksa Mahmud salah satu tokoh Sulsel inspirasinya.

“Ayahanda kami Aksa Mahmud sosok pribadi kebanggaan orang Sulsel. Kebanggaan kami kembali bertambah karena beliau mengenang Kota Parepare sebagai kota tempat pendidikan dimana beliau mengaku keberhasilannya dimulai dari sana,” kata TP

TP menambahkan Aksa adalah entrepreneur yang telah berhasil dan hasilnya bisa menikmati semua. Terima kasih Aksa Mahmud.

Ketua Golkar Sulsel ini menjelaskan, sebagai Wali Kota Parepare, dirinya membawa amanah besar masyarakat Kota Parepare. Sebagai orang Parepare pertama yang menjabat Wali Kota Parepare, dirinya tidak ingin memalukan apalagi menjadi hina.

“Saat saya menjabat pertama kali, saya diwarisi PAD kurang lebih Rp 30 miliar dengan kondisi disclaimer dan defisit. Dan kini, Alhamdulilah PAD Kota Parepare sudah mencapai Rp 167 miliar. Itu bisa kita raih karena Parepare kami bangun dengan komitmen dan integritas tinggi,” pungkasnya.

Puluhan Tokoh Masyarakat Bantaeng ‘Pengikut’ Prof NA Nyatakan Dukungan ke Taufan Pawe

0

BANTAENG, RADIOMESRA. COM – Sekira 40-an tokoh mayarakat berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantaeng berkumpul di Restoran Aroma Laut, Kabupaten Bantaeng, Kamis, (26/05/22).

Mereka berkumpul untuk menyatakan dukungan dan mendorong Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) bertarung pada Pilgub 2024 mendatang.

Dalam kesempatan itu, TP juga mengenakan jaket Golkar kepada mantan sekda Bantaeng, Abdul Gani sebagai tanda dirinya bergabung ke Partai Golkar.

Ketua DPD II Golkar Bantaeng, Meyrza Farid Arman mengungkapkan, puluhan tokoh masyarakat ini merupakan pendukung Prof Nurdin Abdullah sewaktu menjabat bupati Bantaeng selama dua periode.

“Tokoh masyarakat yang berasal dari masing-masing kacematan di Bantaeng ini merupakan pejuang Bapak Prof Nurdin Abdullah. Hari ini kita menggelar silaturahmi sekaligus menyatakan dukungan ke bapak TP,” kata Meyrza.

Anak mantu mantan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah ini menjelaskan, dukungan tokoh masyarakat ini karena Taufan Pawe dinilai bisa memberikan perubahan yang lebih untuk Sulsel. Hal itu bisa dilihat dari Kota Parepare selama TP menjabat dua periode.

“Kami yakin bapak Taufan Pawe bisa memajukan Sulsel lebih baik. Kita bisa lihat sendiri Kota Parepare sangat maju. Masyarakat disana sudah merasakan manfaatnya disana,” katanya.

Sementara Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe mengapresiasi dukungan tokoh masyarakat Kabupaten Bantaeng. Dirinya mengakui, kepemimpinan Nurdin Abdullah menjabat bupati dua periode berhasil memajukan Bantaeng dari daerah tertinggal hinga menjadi daerah maju hingga saat ini.

“Saya tahu bertul bagaimana Banteng sebagai daerah tertinggal sebelum dipimpin Prof Nurdin. Mari kita doakan semoga beliau bisa melewati ujian dan cobaan yang dihadapinya dan kembali kita dipertemukan,” katanya.

Wali Kota Parepare dua periode ini mengungkapkan, masyarakat Sulsel sedari dulu dekat dengan Partai Golkar. Karena Golkar telah melewati beberapa rezim. Diantaraya orde lama, orde baru dan reformasi.

TP melanjutkan, di Era Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto, partai pohon beringin akan kembali dekat dengan masyarakat. Untuk itu dirinya mengajak kader dan simpatisan memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

“Dibawah kepemimpinan bapak Airlangga, Golkar saat ini dekat dan harus membantu dan mengetahui kebutuhan masyarakat. Untuk itu, saya mohon dukungannya agar kita menangkan Bapak Airlangga sebagai presiden. Dan juga menangkan pileg dan pilkada 2024 mendatang,” pungkasnya.

Mendagri Tetap Penulisan Nama Tidak Di Perkenankan Satu Kata Di KTP Harus

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meneken aturan baru mengenai pencatatan nama pada dokumen kependudukan. Aturan itu melarang nama disingkat pada dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) hingga e-KTP.

Aturan itu tercantum pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama Pada Dokumen Kependudukan. Aturan yang terdiri dari 9 pasal ini ditetapkan pada 11 April 2022 dan telah diundangkan pada 21 April 2022 oleh Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Benny Riyanto.

Menyikapi Hal tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Adi Hidayat Saputra S. Stp mengatakan setelah di berlakukan pencatatan untuk nama yang satu kata itu sudah tidak diperkenankan Paling sedikitnya katanya ada dua kata.

“Paling sedikit dua kata untuk nama yang satu kata itu sudah tidak diperkenankan sejak aturan ini diundangkan tanggal 21 April 2022 harus minimal dua kata. Untuk dinas kependudukan dan catatan sipil pemberlakuan Permendagri ini berlaku sejak diundangkan. Oleh karenanya pada saat awal-awal penerapan aturan ini banyak pertanyaan dari warga, kenapa pemberian nama itu harus diatur. Contoh mereka hanya memberikan satu kata untuk satu nama kami, sarankan berdasarkan peraturan ini maka pencantuman nama minimal 2 kata untuk pencatatan biodata sejak aturan ini berlaku diundangkan 21 April 2022.” Jelas Adi.

Lanjut Adi, untuk pencantuman nama yang 3 sampai 4 kata itu diperkenangkan sepanjang karakternya tidak melebihi 60 karakter termasuk spasi.

“Dan aturan ini tidak berlaku surut bagi warga yang sudah terlanjur menggunakan satu nama, menggunakan nama yang disingkat itu tidak berpengaruh masih tetap dengan nama itu hanya berlaku bagi pencatatan biodata yang baru dilakukan.” Terang Adi

Penggunaan Plat Kendaraan Modifikasi Melanggar UU

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menanggapi Pertanyaan pendengar radio mesra lewat program obras jumat (27/05/22) terkait penggunaan plat nomor kendaraan modifikasi, Kasatlantas Polres Parepare AKP Muh. Yusuf S. Sos pada tim liputan Jelajah Kota Radio mesra mengatakan penggunaan tanda kendaraan bermotor atau plat yang tidak sesuai dengan septek atau tidak sesuai dengan yang ditetapkan polri itu melanggar.

“Sebagaimana yang diamanatkan dalam UU no 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan bahwa penggunaan tanda kendaraan bermotor atau plat yang tidak sesuai dengan speck septek atau tidak sesuai dengan yang ditetapkan polri itu melanggar pasal 280 UU no 22 tahun 2009.” Kata Yusuf.

Lanjut Yusuf, karena Pihaknya selaku kasatlantas meminta masyarakat untuk tetap menggunakan Plat Nomor kendaraan sesuai yang di keluarkan oleh kantor Samsat.

“Oleh karena itu kalau tidak sesuai speckptek atau yang dibuat atau yang dikeluarkan oleh Samsat baik itu yang saat ini plat dasar putih tulisan hitam apalagi plat yang ditulis kan berbagai model merk, bentuk besar, dan kecil nya itu juga sama melanggar pasal 21 tidak sesuai spektek atau plat yang ditetapkan polri oleh karena itu semua pelanggaran tersebut dapat dilakukan tindakan tilang dalam pasal 280 itu bisa melanggar denda tilang 500 ribu atau pidana kurungan 2 bulan penjara.” Terang Yusuf.

DLH bersama PT Pertamina TBBM Parepare Gelar Bimtek Website dan Aplikasi di KRJ

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama PT Pertamina TBBM Parepare, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Website dan Aplikasi di Kebun Raya Jompie (KRJ) Parepare. Rabu, (22/05/22)

Kepala DLH Parepare, Budi Rusdi mengatakan, aplikasi KRJ Parepare yang kini tersedia di android playstore, bertujuan untuk memperkenalkan dan mengajak pengelola Kebun Raya lainnya di Indonesia, bisa bergabung dengan link itu.

“Kami disupport sepenuhnya dari Pertamina Parepare dalam rangka pembuatan website dan aplikasinya. Nanti website ini akan digunakan di kebun Raya jompie untuk menyebarluaskan informasi terkait kebun Raya jompie sekaligus sebagai alat untuk mempromosikan kebun Raya jompie ke khalayak ramai atau ke masyarakat luas. Ada beberapa aplikasi yang sangat penting bagi kami yang juga disupport Pertamina yaitu aplikasi barcode. Jadi semua tanaman atau tanaman yang merupakan tanaman endemik atau tanaman koleksi dijompie ini itu tidak perlu lagi penjelasan oleh petugas, cukup dengan menggunakan barcode yang ada itu kita sudah bisa tahu bahwa ini jenis tanaman apa dan dari mana sumbernya itu sudah ketahuan dari barcode.” Kata Budi Rusdi.

Sementara, Manajer Fuel PT Pertamina TBBM Parepare, Tony Kurniawan menerangkan, kegiatan Bimtek ini adalah bentuk sinergitas antara Pemerintah dan Pertamina, yang sejalan dengan road map Pertamina terkait digitalisasi.

“Yang pertama, Kenapa kita memilih ini itu sejalan dengan apa yang menjadi perhatian pertamina itu dalam hal digitalisasi maupun digitasi. Yang kedua kita berusaha untuk selalu membina hubungan baik dengan stakeholder dalam hal ini Pemerintah daerah. Dijompie ini kita dapat informasi bahwa banyak tanaman endemik asli Sulawesi Selatan dan kita tahu dijompie kebun kota merupakan salah satu kebun kota yang ada di SulSel hanya ada yang sedikit terawat dengan baik. Itu menjadi alasan kami untuk bekerjasama dengan pemerintah kota Parepare untuk mengembangkan jompie untuk lebih baik.” Ungkap Tony

Ketua Umum APTISI Apresiasi Sosok Taufan Pawe Sebagai Alumni UMI Berprestasi

0

MAKASSAR – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX-A Sulsel, di Hotel Claro, Jumat, (27/05/22).

Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), Budi Djatmiko dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP). Dirinya mendapatkan informasi jika TP merupakan salah satu alumni terbaik Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Diketahui, Taufan Pawe merupakan alumni Fakultas Hukum UMI yang saat ini menjabat Wali Kota Parepare dua periode dan Ketua DPD I Golkar Sulsel.

“Terima kasih atas kehadiran bapak Taufan Pawe. Saya dengar salah satu alumni terbaik UMI,” kata Budi disela-sela sambutannya.

Dalam materinya, Budi menjelaskan, seluruh perguruan tinggi swasta yang berada di Sulsel dapat memanfaatkan teknologi blockchain metaverse melihat era teknologi yang semakin meningkat pesat saat ini.

“Hari yang tentu menjadi harapan APTISI pusat agar kelak perguruan tinggi harus lebih baik daripada tahun sebelumnya. Tentu tidak mudah mengurus organisasi yang besar, tentu ini menjadi tantangan bagi pengurus terkhusus di wilayah Sulawesi Selatan ini,” tandasnya.

Sementara Wali Kota Parepare Taufan Pawe menilai, Sosok Rektor UMI Makassar, Prof Basri Modding sosok yang tepat menjabat Ketua Umum APTISI Wilayah IX-A Sulsel.

“Selamat buat Prof Basri. Semoga perguruan tinggi di Sulsel dibawah naungan APTISI bisa menghasilkan sumber daya manusia yang berguna bagi peningkatan derajat hidup kemanusiaan,” kata Taufan Pawe.

Ketua Umum APTISI Wilayah IX-A Sulsel, Prof Basri berkomitmen dalam kepengurusannya. Ia mengatakan akan melakukam sejumlah ketegasan-ketegasan demi tetap membuat roda organisasi tampil secara maksimal dalam memberikan kemanfaatan bagi perguruan swasta di bawah naungan APTISI IX-A.

“Jadi struktur ini bisa saja berubah. Teman-teman pengurus yang tidak serius yah kita akan tegas terhadap itu. Intinya APTISI IX ini menjadi rumah bersama demi kemajuan pendidikan nasional,” tegas Prof Basri Modding.

Pemkot Uji Coba Aplikasi E-Kinerja

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mulai menguji coba aplikasi e-kinerja dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang jadi dasar pencairan tambahan penghasilan pegawai (TPP). Jika dalam penerapannya aplikasi itu sesuai, pembayaran TPP ASN segera diproses.

“Jadi kami sementara menggunakan aplikasi e-kinerja dari BKN. Sedang dipelajari kesesuaiannya dengan regulasi untuk perhitungan TPP,” ungkap Plt Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Parepare, Eko Ariyadi S kepada detikSulsel, Rabu (25/5/2022).

Eko menjelaskan, proses uji coba aplikasi e-kinerja milik BKN tersebut dilakukan di dua instansi, yakni BKPSDM dan bagian keuangan Setdako Parepare. Penerapan aplikasi perhitungan kinerja pegawai tersebut sudah berjalan dua pekan.

“Prosesnya sekarang untuk mengetahui berapa perhitungan TPP yang bisa diterima melalui e-kinerja ini. Jadi kita sedang simulasikan,” paparnya.

Simulasi penerapan aplikasi e-kinerja ditarget berjalan sebulan. Jika berjalan lancar dan sesuai dengan regulasi, aplikasi e-kinerja dari BKN dapat segera digunakan secara penuh.

“Target kami sebulan (uji coba simulasi e-kinerja). Jika menurut tim IT sudah dapat digunakan, maka aplikasi e-kinerja dari BKN ini yang digunakan,” tegas Eko.
Kendati begitu, pihaknya tetap menyiapkan rencana cadangan untuk aplikasi penghitung kinerja. Jika aplikasi e-kinerja dari BKN tidak sesuai, Pemkot Parepare akan diusulkan untuk membuat aplikasi sejenis.

“Apabila aplikasi e-kinerja belum mengakomodir kebutuhan, kami akan mengajukan usulan ke Pemda untuk mereplikasi aplikasi yang sejenis,” Urai Eko

Masa KKN-L Di Mallawa Usai Dosen Institu Andi Sapada : Terima Kasih Kerjasamanya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada telah melaksanakan Kerja Kuliah Nyata – Lapangan yang dilaksanakan di Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Barru.

Setelah melaksanakan KKN-L, Institut Andi Sapada menggelar kegiatan penarikan mahasiswa, Jumat (20/05/22) Lalu

Dosen Pembimbing KKN-Lapangan Dr. Muhammad Sabir Rahman , SH., MH. Saat di hubungi tim liputan jelajah kota radio mesra Kamis (26/05/22) mengatakan ada 2 program yang pertama program kerja unggulan dan program kerja penunjang

“Tak terasa dalam pelaksanaan Kuliah kerja lapangan dari Institut ilmu sosial dan bisnis Andi Sapada yang berlokasi di kelurahan malawa, kecamatan Mallusetasi, kab barru yang berjalan selama 2 bulan sejak bulan Maret hingga mei 2022. Bahwa dalam kegiatan kuliah kerja lapangan ada 2 program. Yang pertama program kerja unggulan dan program kerja penunjang. Program kerja unggulan dalam bentuk melakukan sosialisasi, melakukan penyuluhan hukum, melakukan keterampilan pelatihan dan tatkala di dalam bulan suci Ramadan ini mahasiswa kami telah melakukan lomba adzan, dan pembagian takjil menjelang buka puasa.” Kata Dr. Shabir.

Lanjut Dr. Shabir untuk program penunjang adalah terkait dengan rehabilitasi batas-batas kelurahan, membuat peta penduduk yang lain sebagainya. oleh karena itu lanjutnya atas nama civitas akademika Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada sangat mengharapkan kepada masyarakat terutama kepada pemerintah agar dapat memelihara apa yang ditorehkan Mahasiswa IAS selama pelaksanaan kegiatan kuliah kerja lapangan.

“Kami juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat pelayanan yang diberikan kepada anak anak kami selama kegiatan KKN mohon maaf jika selama pelaksanaan kegiatan KKN ada kesalahan.” Ungkap Dr. Shabir Rahman.

Sementara itu, Lurah Mallawa, Muhammad Yunus, S.Sos. Sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas adanya peserta KKN- Lapangan dari Institut Andi Sapada di Kelurahan Mallawa.

Kasatlantas Polres Parepare Tegaskan Penggunaan Plat Putih Belum Resmi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemberlakuan penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor kendaraan berwarna putih beberapa waktu lalu telah direncanakan Kepolisian Republik Indonesia.

Kendati demikian, penerapan plat dasar putih dengan tulisan hitam tersebut belum diresmikan oleh pihak kepolisian saat ini. Hal ini ditegaskan Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muh Yusuf pada tim liputan jelajah kota kamis (26/05/22).

Kasatlantas Polres Parepare, Muh Yusuf menyampaikan pemberlakuan TNKB yang biasa digunakan para pengendara roda dua ataupun roda empat, masih mengacu pada Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

“Di Informasikan bahwa, pemberlakuan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang berdasar warna putih tulisan hitam itu sudah di atur dalam peraturan polri no 07/2021 tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Namun untuk pemberlakuan TNKB tersebut menunggu sosialisasi resmi untuk diberlakukan di Sulsel. Sedangkan saat ini sudah ada yang beredar tentang plat kendaraan (TNKB) yang dasar putih bertuliskan hitam  Namun tersebut belum sesuai septek karena tidak dikeluarkan oleh Samsat masih dibuat sendiri ” Jelas Yusuf

Lebih lanjut ia mengatakan, penggunaan plat dasar putih tersebut akan disosialisasikan apabila sudah dapat digunakan. Sedangkan yang saat ini banyak terpasang di jalan, terkait dengan plat putih tersebut, itu tidak sesudah spesifikasi tekhnis (spekte) karena tidak dikeluarkan oleh pihak Samsat.

“Oleh karena itu kami imbau kepada seluruh masyarakat agar TKB atau plat putih tersebut tidak digunakan terlebih dahulu. Menunggu sosialisasi resmi dari pihak lalu lintas untuk pemberlakuannya. Mari kita sama-sama tertib dalam berlalu lintas Semoga selamat sampai tujuan.” Kata AKP Muh Yusuf.

Terkait Cacar Monyet, Ini Penjelasan Direktur RSUD Andi Makkasau

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merespon Keinginan Wali kota Parepare Dr. HM. Taufan Pawe SH., MH. Direktur RSUD Andi Makkasau kota Parepare dr. Renny Angreini Sary pada tim liputan Jelajah kota Radio Mesra mengatakan untuk sementara Penyakit Cacar monyet ini belum ada yang di laporkan ke Rumah Sakit Daerah Andi Makkasau, Namunpun demikian pada tim liputan jelajah kota Kamis (26/05/22) dr Renny menjelaskan jika Cacar monyet disebabkan Oleh virus monkey pox yaitu virus yang termasuk dalam kelompok orthopost virus

“Awalnya virus ini menular dari hewan ke manusia melalui cakaran atau gigitan hewan seperti monyet dan tikus. Penularan virus monkey pox dapat terjadi lewat kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi. Cacar monyet menyebar antar manusia melalui percikan liur yang masuk lewat mata, hidung, mulut, ataupun luka di kulit. Penularan juga bisa terjadi melalui benda yang terkontaminasi seperti pakaian penderita, Namun penularan antar manusia membutuhkan waktu kontak yang cukup lama.” Kata dr. Renny.

Lanjut dr. Ranny, gejalanya demam, lemas, letih, menggigil, sakit kepala nyeri otot dan pembengkakan kelenjar getah bening yaitu ditandai dengan benjolan di leher ketiak atau selangkangan. Gejalanya tidak begitu khas gejala awal cacar monyet dapat berlangsung selama 1 sampai 3 hari setelah itu muncul ruam di kulit wajah dan dapat menyebar kebagian tubuh lainnya.

“Ruam yang muncul ini akan berkembang menjadi bintik berisi cairan dan nanah lalu pecah dan berkerak menyebabkan borok pada permukaan kulit. Untuk diagnosanya apabila kita menemukan gejala seperti di atas kita dapat memeriksakan diri ke pusat layanan kesehatan, nanti dokter akan menanyakan riwayat bepergian dari daerah yang banyak memiliki kasus cacar monyet. Kemudian pemeriksaan penunjangnya berupa tes darah maupun usap tenggorok. Pengobatannya untuk cacar monyet sampai saat ini belum ada pengobatan khusus
biasanya gejala yang timbul ringan dan akan sembuh dalam waktu 2 sampai 4 Minggu.” terang dr Renny

Tambah dr. Ranny, biasanya penderita harus diisolasi untuk mencegah penyebaran yang luas. Komplikasinya bisa menyerang dan menyebabkan infeksi paru-paru radang otak infeksi mata atau kornea.

“Untuk pencegahan cacar monyet ada beberapa langkah bisa kita lakukan  seperti rajin mencuci tangan atau hand sanitizer. terutama sebelum memasak atau mengolah makanan, sebelum makan, sebelum menyentuh hidung, mata, dan sebelum membersihkan luka. Menghindari berbagi penggunaan alat makan dengan orang lain juga tidak menggunakan barang yang sama dengan penderita yang sementara sakit. Menghindari kontak dengan hewan liar atau mengkonsumsi dagingnya. Memasak bahan makanan terutama daging sebaiknya dimasak sampai matang. Karena perawatan cacar monyet ini harus dilakukan diruang isolasi maka rumah sakit umum daerah A. Makkasau menyiapkan ruang perawatan infeksi apabila nantinya ada kasus cacar monyet diparepare.” Terangnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare