Kamis, Desember 1, 2022

Terkait Cacar Monyet, Ini Penjelasan Direktur RSUD Andi Makkasau

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merespon Keinginan Wali kota Parepare Dr. HM. Taufan Pawe SH., MH. Direktur RSUD Andi Makkasau kota Parepare dr. Renny Angreini Sary pada tim liputan Jelajah kota Radio Mesra mengatakan untuk sementara Penyakit Cacar monyet ini belum ada yang di laporkan ke Rumah Sakit Daerah Andi Makkasau, Namunpun demikian pada tim liputan jelajah kota Kamis (26/05/22) dr Renny menjelaskan jika Cacar monyet disebabkan Oleh virus monkey pox yaitu virus yang termasuk dalam kelompok orthopost virus

“Awalnya virus ini menular dari hewan ke manusia melalui cakaran atau gigitan hewan seperti monyet dan tikus. Penularan virus monkey pox dapat terjadi lewat kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi. Cacar monyet menyebar antar manusia melalui percikan liur yang masuk lewat mata, hidung, mulut, ataupun luka di kulit. Penularan juga bisa terjadi melalui benda yang terkontaminasi seperti pakaian penderita, Namun penularan antar manusia membutuhkan waktu kontak yang cukup lama.” Kata dr. Renny.

Lanjut dr. Ranny, gejalanya demam, lemas, letih, menggigil, sakit kepala nyeri otot dan pembengkakan kelenjar getah bening yaitu ditandai dengan benjolan di leher ketiak atau selangkangan. Gejalanya tidak begitu khas gejala awal cacar monyet dapat berlangsung selama 1 sampai 3 hari setelah itu muncul ruam di kulit wajah dan dapat menyebar kebagian tubuh lainnya.

“Ruam yang muncul ini akan berkembang menjadi bintik berisi cairan dan nanah lalu pecah dan berkerak menyebabkan borok pada permukaan kulit. Untuk diagnosanya apabila kita menemukan gejala seperti di atas kita dapat memeriksakan diri ke pusat layanan kesehatan, nanti dokter akan menanyakan riwayat bepergian dari daerah yang banyak memiliki kasus cacar monyet. Kemudian pemeriksaan penunjangnya berupa tes darah maupun usap tenggorok. Pengobatannya untuk cacar monyet sampai saat ini belum ada pengobatan khusus
biasanya gejala yang timbul ringan dan akan sembuh dalam waktu 2 sampai 4 Minggu.” terang dr Renny

Tambah dr. Ranny, biasanya penderita harus diisolasi untuk mencegah penyebaran yang luas. Komplikasinya bisa menyerang dan menyebabkan infeksi paru-paru radang otak infeksi mata atau kornea.

“Untuk pencegahan cacar monyet ada beberapa langkah bisa kita lakukan  seperti rajin mencuci tangan atau hand sanitizer. terutama sebelum memasak atau mengolah makanan, sebelum makan, sebelum menyentuh hidung, mata, dan sebelum membersihkan luka. Menghindari berbagi penggunaan alat makan dengan orang lain juga tidak menggunakan barang yang sama dengan penderita yang sementara sakit. Menghindari kontak dengan hewan liar atau mengkonsumsi dagingnya. Memasak bahan makanan terutama daging sebaiknya dimasak sampai matang. Karena perawatan cacar monyet ini harus dilakukan diruang isolasi maka rumah sakit umum daerah A. Makkasau menyiapkan ruang perawatan infeksi apabila nantinya ada kasus cacar monyet diparepare.” Terangnya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,590PengikutMengikuti
20,300PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

  • https://radiomesra.com:8183/mesra
  • Radio Mesra Parepare