24.5 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 833

Gubernur dan Wagub Launching Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Sulsel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman, melaunching pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sulsel, di Rumah Sakit Dadi, Kamis, (14/01/21). Launching ini merupakan bentuk progran percepatan vaksinasi di Sulsel.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian vaksin. Termasuk apakah penerima pernah terkonfirmasi positif atau penyintas, wanita hamil, mengalami penyakit saluran pernapasan selama tujuh hari terakhir. Ataupun ada keluarga serumah yang kontak erat atau positif ataupun dalam perawatan Covid-19, ada penyakit kelainan darah, jantung, ginjal dan pencernaan.

Gubernur Nurdin Abdullah sendiri tidak memenuhi salah satu kondisi, walaupun dalam keadaan sehat. Sehingga untuk tahap pertama ini, belum dilakukan vaksinasi. Ini setelah dilakukan screening dan pengkajian. Demikian juga dengan beberapa pejabat lainnya yang tidak memenuhi kriteria seperti pernah positif atau tekanan darah tinggi.

Wagub Sulsel menjadi pejabat pertama yang lolos dalam proses screening dan menjadi yang pertama di Sulsel untuk menerima vaksin Sinovac. Sebelum disuntikkan, tim dokter menunjukkan kotak vaksin bertulis Sinovac, dan mengeluarkan botol kecil yang masih tersegel. Andi Sudirman tampak menerima suntikan vaksin Sinovac dengan tenang.

Diketahui, Sulsel menerima 66.640 vaksin Covid-19, yang akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. (Humas Sulsel)

MB Teken Kerjasama 4 Pihak, Libatkan Kampus asal Belanda

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM. — Bupati Enrekang menandatangani MoU dan launching pusat studi kerjasama Digital Farmer Field School (DFFS) antara Pemerintah Belanda dengan Pemerintah Kabupaten Enrekang di Aula Kampus I UNIMEN, Enrekang, Rabu (13/1/21).

Kerjasama Digital Farmer Field School (DFFS) atau Sekolah Lapangan Digital ini tak lepas dari empat pihak yang terlibat di dalamnya antara lain, Pemerintah Belanda, Pemerintah Kabupaten Enrekang, Kampus Van Hall Lerenstein dan Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN).

Bupati Enrekang, MB dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Belanda atas kerjasama yang terlaksana ini.

“Apresiasi kepada Pemerintah Belanda yang telah memilih Kabupaten Enrekang dan Universitas Muhammadiyah Enrekang sebagai tempat kerjasama dalam program ini,” ujar bupati.

MB berharap, kepada semua peserta yang ikut dalam DFFS ini mampu mengambil ilmu sebanyak mungkin terlebih rujukannya adalah kampus ternama dunia.

“Harapannya kita kepada penyuluh pertanian, mampu menerapkan sistem pertanian digital di Enrekang, apalagi kita bekerjasama dengan salah satu kampus ternama di dunia dari Belanda,” harapnya.

Bupati menambahkan bahwa kegiatan ini masuk dalam program jangka panjang yang hasilnya juga akan dinikmati oleh generasi berikutnya.

Sementara Rektor UNIMEN, Drs. Yunus Busa, M. Si., tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Belanda sehingga UNIMEN ikut terlibat.

“Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi Unimen, karena terlibat dalam program dunia segi empat emas, (Pemerintah Belanda, Pemerintah Kabupaten Enrekang, Kampus Van Hall Lerenstein dan Universitas Muhammadiyah Enrekang) dalam membentuk Riset Center,” ungkap Rektor UNIMEN.

Menurut Rektor, keterlibatan UNIMEN dalam kegiatan DFFS ini adalah bagian dari implementasi catur darma perguruan tinggi, sebagai satu-satunya Universitas di Enrekang dan akan bersungguh-sungguh dalam program DFFS ini.

“Untuk proses pelatihannya akan berlangsung selama enam bulan kedepan melalui virtual dan pelaksanaannya sekali pertemuan dalam satu pekan, kita tentu berharap para peserta memperoleh ilmu baru untuk kita terapkan dalam perguruan tinggi UNIMEN,” tambahnya.

Adapun peserta yang ikut MoU secara Online dan Ofline antara lain, Mr. Peter van Tuijl, Direktur NESO Indonesia, Ms. Saskia Heins, Research Director, Mr. Jan Fliervoet, Project Manager, Ms Loes Witteveen, International DFFS coordinator/Ketua Tim Pelatih DFFS, Ms. Pleun van Arensbergen, Tim pelatih DFFS dari VHL, Dr. Rico Lie, Wageningen University. Advisory team, Wageningen University. OPD Pemkab Enrekang, Civitas Academi UNIMEN, dan perwakilan Kelompok Tani. (humas Pemkab Enrekang)

Komunitas Vtube Dukung MB Kembangkan Wisata di EnrekangĀ 

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM – Komunitas Vtube Maspul Enrekang menggelar Kegiatan Silaturahmi Antara sesama Member Vtube. Acara berlangsung sederhana di Anjungan Sungai Mata Allo Enrekang pada Selasa Sore, (12/01/20).

Menariknya, Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd sempat bergabung bersama komunitas Vtube. MB kebetulan sedang meninjau progres kawasan wisata tersebut.

MB menyampaikan terimakasih dan apresiasinya atas antusiasme masyarakat mengunjungi anjungan itu.

“Luar biasa ada komunitas yang juga hadir meramaikan tempat ini, belum diresmikan saja sudah banyak yang berkunjung dan memanfaatkan fasilitasnya. Dan memang ini kita peruntukan bagi masyarakat,” kata MB.

Sementara itu Koordinator Vtube Maspul-Enrekang Ahmad Muhtar, S.Sos mengatakan bahwa mereka bangga dan bersyukur Bupati menyempatkan hadir pada acara silatrahmi Komunitas Vtube-Maspul Enrekang.

“Insya Allah Kami siap mendukung Bapak Bupati untuk mengembangkan Wisata yang ada di Bumi Masenrenpulu.” katanya.

Anjungan Sungai Mata Allo menggunakan anggaran sebesar Rp13, 8 miliar. Wisata baru ini akan diresmikan pada HUT ke-61 Kabupaten Enrekang bulan depan.

Anjungan wisata itu terdiri dari beberapa spot di antaranya ada 12 ruang baca, satu ruang pameran, satu surau, taman film, 12 spot foto, anjungan utama, serta taman bermain anak. (Humas Pemkab Enrekang)

H. Guntur Nilai Penerapan Jam Malam Di Parepare Perlu di Longgarkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Penerapan Jam malam dianggap tidak sejalan dengan perwujudan wali kota yang mencanangkan 2021 Sebagai tahun pemulihan ekonomi. Menurut Advokat dan penggiat Sosial H. Guntur Paroki, Parepare sebagai kota jasa banyak UMKM dan pedagang kecil dimana penetapan jam malam tidaklah sesuai. Hal tersebut diungkapkan pada program obras Selasa (12/01/21).

“Saya ingin mengkritik sedikit pemerintah saya sempat membaca di harian pagi pemerintah bersama anggota dewan itu mengatakan bahwa ini adalah perintah dari pusat untuk memberlakukan jam malam kalau bisa pemerintah tidak usahlah diberlakukan jam malam itu atau jam malam di buka dengan fungsi terbatas maksudnya kalau memang jam malam itu tidak terbuka maka bebaskanlah mereka lakukan transaksi jual beli umumnya warung makan restoran.”Kata H. Guntur.

Lanjutnya dirinya mengamati di Makassar sampai jam 9 malam warung masih tetap buka. Dirinya punya usul bisa dibuka dengan fungsi terbatas contohnya buka sampai jam 10 malam buka dengan fungsi terbatas. Ia juga mengusulkan daripada anggaran banyak terbuang penguatan pada personil yang di tingkatkan.

“Bagaimana penambahan petugas satpol PP itu kenapa harus ditambah supaya bisa membantu warung-warung yang ada di parepare untuk dipantau di samping itu kalau mau serius lakukan pembatasan di setiap mulut ujung daerah kota Parepare misalnya di bojo lakukan sweeping tiap hari di sana kalau tugasnya di parepare kalau perlu kasih anggaran di sana kasih full anggarannya kalau mau ke parepare apakah orang yang dalam mobil aman dari covid atau tidak petugas yang ditambah bisa melakukan operasi setiap malam.” Jelas H.Guntur.

H. Guntur menambah tujuannya di dalam warung itu harus jaga jarak dan juga kewajiban para pengusaha kuliner dalam menerima tamu itu sebaiknya meminta jaga jarak kalau kedapatan akan denda. walau sebenarnya menurutnys denda itu tidak perlu karena tidak diatur dalam undang-undang.

“Jadi kalau ingin usaha mereka terbuka ekonomi tetap berjalan petugas harus sweeping tiap malam jangan batasi petugasnya mangkanya kalau keluar anggarannya sisihkan ke sana ke bantuan penambahan personel untuk satpol PP biar jumlahnya semakin banyak tapi saya rasa itu jalan keluar terbaik daripada kita tidak tahu berapa anggaran ini gugus covid untuk satu kali putar di kota Parepare pemerintah coba dipikirkan model seperti ini. pemerintah butuh masukan masyarakat.” Terang Guntur.

Penerapan Jam Malam Sudah Keputusan Tim Gugas Pusat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait penerapan jam malam, Kemarin waktu rapat paripurna ada beberapa anggota DPR menanyakan pada wali kota bahwa agar supaya jam malam itu di tiadakan lagi karena persoalan UMKM sulit untuk mendapatkan penghasilan. Hal tersebut diungkapkan Anggota Legislatif PKB asal Soreang Dapil Soreang Andi Muh. Fudhail menjawab pertanyaan pendengar mesra di program obras Selasa (12/01/21).

“Jadi direspon langsung oleh pak wali kota bahwa sebenarnya pemerintah itu sendiri juga sangat tersiksa dengan kondisi ini karena otomatis mempengaruhi PAD kota parepare tapi ini sebuah kebijakan yang harus dilakukan karena satu sisi adalah intruksi dari pusat satu sisi juga memang Parepare ini adalah kota transit yang di mana bisa saja orang yang melintas dan mampir ke parepare itu bisa membawa virus sehingga dikhawatirkan apabila orang parepare yang mungkin dikatakan negatif dalam hal virus Corona itu bisa mendapatkan positif virus Corona.” Kata Andi Fudhail.

Lanjut Politis Hobby Touring tersebut, wali kota menyanggupi tapi harus ada syarat yang harus dikemukakan. karena pemerintah dipantau terus oleh tim covid nasional akan intruksi yang dikeluarkan boleh jam malam itu dibuka sampai jam 10 tapi tentunya pengurangan pengunjung itu dibatasi hingga 25 sampai 30% kalau itu memang para pengusaha sepakat dengan itu maka pemerintah akan melakukan itu.

“Tapi tentunya dengan syarat konsekuensinya juga adalah apabila para pengusaha ini melanggar aturan ini maka mereka siap untuk dicabut izinnya secara permanen inilah yang sementara dikaji kembali oleh pemerintah jadi memang pemerintah dan masyarakat itu sendiri dilema dengan kondisi ini disatu sisi PAD Kita pendapatan kita berkurang disisi lain virus Corona ini sangat merajalela kita ketahui beberapa hari yang lalu ada berapa pamong birokrat ulung meninggal gara-gara covid bahkan sekda sekeluarga itu terpapar.” Jelas Fudhail.

Tambahnya, hampir tiap hari di rumah sakit type B itu masuk pasien yang terkomfirmasi covid. Untuk itu dirinya mengajak bersama-sama menjaga diri masing masing, jaga keluarga dan lingkungan agar covid tidak bersarang ditubuh,untuk itu apa kata pemerintah selalu menjaga protocol kesehatan kesehatan itu yang utama.

LMP Ucapkan Belasungkawa Atas Meninggalnya Kajari Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Duka mendalam disampaikan ketua ormas Laskar Merah Putih (LMP) parepare H. Syamsul Latanro (HSL) atas berpulangnya kerahmatullah kepala kejaksaan negeri parepare Amir Syarifuddin beberapa saat yang lalu.

Dihubungi radiomesra.com, H. Syamsul latanro mengatakan sosok kepala kejaksaan negeri parepare baginya adalah pribadi yang sangat menarik dan mudah bergaul.

“Turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas meninggalnya beliau, bagi saya sosok beliau adalah pribadi yang sangat baik, pak kejari ini adalah sahabat bagi semua kalangan, saya pribadi dan atas nama laskar merah putih berbelasungkawa yang sangat dalam.” ungkap HSL.

kepala kejaksaan Negeri Parepare
kepala kejaksaan Negeri Parepare Amir Syarifuddin

-H. Syamsul Latanro berharap agar masyarakat mengambil pelajaran besar dari meninggalnya kepala kejaksaan Negeri Parepare yang terkonfirmasi meninggal karena covid-19

“Dikesempatan ini tentunya ada pelajaran besar yang bisa kita ambil bahwa siapapun bisa terkena wabah ini, olehnya itu saya mengajak masyarakat agar tetap.mematuhi protokoler kesehatan” harap HSL yang digadang gadang juga maju pada pilwakot parepare. (Lap. Agung Alogho)

Gelar Baksos, Himaprodi PBSI Apresiasi Kepedulian Bupati Enrekang

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Mahasiswa yang tergabung dalam Himaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UNM, berkunjung ke Kawasan Industri Maiwa (KIWA), Selasa (12/01/21). Mereka disambut langsung oleh Bupati Enrekang Drs.H. Muslimin Bando, M.Pd.

Sekretaris Himaprodi PBSI FBS Aulia Zalsabila S mengatakan kehadiran mereka di KIWA untuk meminta bimbingan bupati. Mereka ingin menggelar rangkaian bakti sosial di Enrekang, pada 31 Januari sampai 5 Februari 2021.

“Alhamdulillah bupati langsung menyambut, dan menyampaikan dukungan serta apresiasinya. Namun juga mengoreksi beberapa rancangan kegiatan, terutama yang berpotensi melanggar protokol kesehatan. Ini menunjukkan bahwa beliau peduli,” jelas Aulia.

Ada 12 kegiatan baksos yang direncanakan. Diantaranya kegiatan literasi, pelatihan guru, lomba puisi, hingga seminar beasiswa. Kegiatan literasi rencananya menghadirkan Ketua IPI Enrekang Irsan, dan seminar beasiswa dijadwalkan dihadiri oleh Anggota DPR RI Mitra Fakhruddin MB.

Bupati menegaskan dukungannya untuk kegiatan kemahasiswaan yang positif. Dia hanya berpesan agar kegiatan itu dikoordinasikan dengan pihak terkait dan mematuhi protokol kesehatan.

“Laksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Gelar ditempat terbuka, dan jangan sampai menimbulkan kerumunan,” kata MB.

Pada kesempatan itu, MB sempat menantang mahasiswa berpuisi, sebab mereka dari Fakultas Bahasa dan Sastra. Salahsatu mahasiswi, Andi Umrah membacakan puisi dengan penuh penghayatan berjudul ‘Hanya Selebar Daun’. (humas pemkab enrekang)

SMSI Parepare Serahkan Berkas SMSI kota Parepare ke Kesbangpol

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menindak lanjuti akan arahan Pembina agar taat administrasi SMSI kota Parepare Penyerahan berkas serikat media cyber indonesia kota Parepare ke Dinas Kesbangpol Parepare. Hal tersebut di ungkapkan ketua SMSI kota Parepare Ade Cahyadi saat dihubungi tim liputan radiomesra.com. Penyerahan tersebut di laksanakan Senin (11/01/21)

“Penyerahan berkas Serikat Media Syber Indonesia kota Parepare ke dinas Kesbangpol Parepare ini menindak lanjuti akan arahan pembina agar kami taat administrasi dimana SMSI kota Parepare keberadaannya adalah untuk membantu pemerintah khususnya dinas kominfo dalam mendata media online yang ada di parepare.” Kata Ade.

Lanjut Pimred Parepos.co.id ini, selain mendata media siber di daerah, SMSI juga melakukan verifikasi terhadap media siber yang telah bergabung dengan SMSI.

“Jadi pada intinya ada tiga tugas utama SMSI di kota Parepare yakni mendata perusahaan media yang ada di wilayahnya membuka pendaftaran untuk perusahaan media siber yang ingin bergabung dengan SMSI dan membantu perusahaan media syber anggota SMSI agar memenuhi syarat perusahaan media terverifikasi sebagaimana diminta oleh dewan pers olehnya itu kami mendaftarkan diri di dinas Kesbangpol Parepare.” Terang Ade

Ade menambahkan tujuan penyerahan berkas tersebut agar keberadaan SMSI dan untuk bersinergi dengan instansi dan dinas terkait sebagai organisasi bisa betul-betul memberikan kontribusi pemikiran dan konsep yang cerdas untuk bersama-sama membangun di kota Parepare

Kamaluddin Kadir Harap Aparat Pemerintah Termasuk penerima Vaksin Pertama

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait dengan vaksin di masyarakat memang penuh kekhawatiran dan itu dibenarkan mungkin MUI sudah keluarkan fatwa dan izin dari BPOM belum keluar kemarin Komisi II sudah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas kesehatan terkait penanganan covid 19 di rumah sakit dan dinas kesehatan. Demikian di ungkapkan Ketua Komisi II DPRD Parepare Kamaluddin Kadir pada Obras Senin (11/01/21)

“Sesuai informasi dari dinas kesehatan khusus untuk Parepare pencanangan pelaksanaan vaksin tanggal 14 Januari 2021 vaksin di parepare sudah tiba sesuai dengan jadwal yang sudah disampaikan sebanyak 2079 dos. 1 dos 10 orang sebelum dilaksanakan vaksin sesuai dengan jadwal. kami sudah ingatkan ke dinas bahwa sebelum ada kehalalan dari MUI dan surat izin edaran dari BPOM salah satunya itu kami harapkan kepada pemerintah supaya jangan dulu dilakukan ini untuk mengantisipasi kekhawatiran masyarakat.” Kata Aleg Dapil Ujung Tersebut.

Lanjut Politisi Gerindra tersebut, tapi kalau ini pun sudah keluar dan menurut edaran pemerintah melalui menteri kesehatan silakan vaksin itu dilakukan tapi DPRD juga mengharapkan ke dinas supaya kegiatan ini sebelumnya disosialisasikan Bahwa vaksin ini aman suci dan halal.

Kemudian yang bersedia melakukan vaksin disampaikan supaya kepercayaan masyarakat ada karena kalau di lihat dari kriteria penerima vaksin ini pertama-tama dikhususkan untuk tenaga kesehatan untuk lebih meyakinkan kepada masyarakat.

“Kami imbau kepada dinas supaya ada keterlibatan pemerintah ini ada pejabat pemerintah didalamnya jadi pemerintah lah dulu yang di bersedia untuk divaksin presiden gubernur, Kapolda, kalau di daerah ya pimpinan daerahlah selanjutnya pejabat publik yang lain supaya ya ini untuk meyakinkan masyarakat karena saat ini uji vaksin masih dalam tahap uji klinis kami juga sudah menanyakan ke dinas supaya disampaikan juga tempat tempat pelaksanaan pencanangan tempat tanggal 14 diĀ  Ainun kemudian ada 14 paskes sudah bersedia untuk pelaksanaan vaksin ini dan dinas juga kalau boleh menginformasikan siapa-siapa saja yang tidak berhak menerima vaksin.” Jelas Kamaluddin.

Lanjut Kamal, ada beberapa kriteria ada yang alergi vaksin penyakit gangguan kronis dan sebagainya karena ini terkait kesehatan masyarakat di parepare.

Aleg PKB Kunjungi Warga Kurang Mampu Di Ujung Lare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD Dari Partai Kebangkitan Bangsa Kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga. Seperti yang di lakukan Senin (11/01/21). Dirinya setelah mendapat laporan menyangkut adanya masyarakat orang bayi yang mengalami gizi buruk kedua ada juga warga yang pra sejahtera seorang diri yang mengalami penyakit TB dan asma.

“Jadi kunjungan saya yang pertama itu anak yang menderita gizi buruk ini. dimana sudah 3 bulan mengalami kondisi gizi buruk ini tapi anak tersebut sudah ditangani oleh pihak kesehatan dalam hal ini pusekemas lakessiĀ  dan memberikan makanan minuman yang bergizi dan menurut informasi dari neneknya karena yang memelihara sekarang ini adalah neneknya karena ibunya bekerja sebagai pembantu di penjual sayur di pasar lakessi dan bapaknya sendiri pergi merantau.” Kata Aleg Dapil Soreang ini.

Hal lain yang di dapatkan lanjut Andi Fudhail, anak tersebut dan keluarganya sudah 11 bulan tidak menerima beras raskin yang sebelumnya menerima dan Inilah yang akan telusuri di mana persoalan sehingga keluarga ini tidak mendapatkan lagi beras raskin.

“Dan juga pada kesempatan itu pula hadir RW, 2 RW dan juga Pak lurah dalam hal ini lurah ujung lare dari situ di sebelah rumah penderita gizi buruk ini ada seorang bapak yang menderita TB dan asma umurnya sekitar 50-an keatas badannya sangat kurus dan dia tinggal di bawah rumah. saya melakukan sedikit komunikasi komunikasi dengan beliau mengenai apakah bantuan dari pemerintah sudah ada sudah ada BPJSnya juga masih aktif cuman persoalan untuk mobilisasi yang rutin setiap minggunya ke Puskesmas itu yang ada sulit untuk dilakukan karena jarak 5 meter begitu dia berjalan maka nafasnya tersengal sengal tapi semangat hidupnya tetap optimis.” Terang Penggemar Touring ini.

Dalam kunjungan tersebut tambah Andi Fudhail, ia juga memberikan motivasi agar dia tetap optimis untuk melakukan pengobatan karena TB karena apabila rutin minum obat maka insya Allah bisa sembuh.

“Kunjungan 3 kesalahsatu rumah yang dimana dia juga tinggal dibawa rumah. kurang lebih setahunan dia juga menderita stroke lebih parahnya lagi dia komplikasi dengan penyakit gula basah sehingga sempat kakinya diamputasi sekarang ini sulit melakukan aktifitas karena kondisi stroke dan juga sebelum covid rajin kerumah sakit untuk melakukan terapi tapi dimasa covid ini keluarganya tidak berani mengantar bapak tersebut Karena mereka juga takut terjangkit virus covid.” urainya.

Padahal sebenarnya jika melakukan kunjungan dan dengan standar kesehatan tidak jadi masalah.

“Jadi inilah kunjungan hari ini saya lakukan mudah-mudahan ini bisa menjadikan perhatian kita semua bahwa masih ada masyarakat kita yang masih membutuhkan uluran tangan kita. dan pemerintah agar supaya bisa mendata semua warganya yang perlu diberikan bantuan dan apabila tidak mendapat bantuan maka diupayakan agar segera mereka dapat bantuan.” Tutup Fudhail.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare