24.5 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 828

Pemkab Enrekang Gelar Mutasi, Bupati Ingin Regenerasi dan Peningkatan Kinerja

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Bupati Enrekang Muslimin Bando menginginkan ada regenerasi dan peningkatan kinerja para pejabat. Olehnya itu, gerbong mutasi kembali bergerak.

MB mengatakan hal tersebut, disela acara pengambilan sumpah/janji jabatan atas pelantikan Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala UPT Puskesmas. Acara berlangsung di ruang pola Kantor Bupati, Selasa (26/01/21).

Turut hadir Wakil Bupati Asman yang sudah pulih dari Covid-19, Sekda H. Baba, Kepala BKDD drh Junwar, dan jajaran pejabat OPD.

“Kita ingin ada regenerasi di lingkungan kerja, agar memicu produktivitas dan akselerasi pelayanan. Maka dari itu, pejabat yang bergeser mesti secepatnya beradaptasi,” tegas MB.

Bupati juga mengakui menggeser pejabat bukan keputusan yang mudah. Karena itu ia maklum jika ada yang merasa tidak cocok dengan posisinya.

“Namun posisi itu dinamis. Keputusan ini juga diambil lewat pertimbangan matang. Maka jangan lagi ada opini negatif yang membuat pemerintahan tidak produktif,” tandas Bupati. (*)

MFO Sambangi Korban Gempa Mamuju di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mesra Fans Organisation (MFO) merupakan wadah berkumpul pendengar Radio Mesra 102’8 Mhz, selain rutin mengelar pengajian setiap bulannya, MFO juga bergerak dalam kegiatan sosial.

Anggota MFO yang juga bertindak selaku kordinator pengumpulan dana pada tim liputan radiomesra.com senin (25/01/21) Jhy Atik mengatakan MFO juga merasa berempati terhadap derita para pengungsi dari korban Gempa sulbar, maka dirinya dan beberapa pengurus MFO segera mengumpulkan dana membantu korban yang tertimpa bencana.

“saya selaku koordinator pengumpulan dana sumbangan teman teman fans pendengar radio mesra untuk korban bencana gempa yang ada di Mamuju dan Majene dan alhamdulillah selama 2 hari berturut-turut kami mengumpulkan dana dan sudah terkumpul sekitar 2 juta lebih dana ini murni dari fans mesra baik yang ada dikota parepare maupun dari luar kota seperti dari malaysia pasang kayu dan Barru.” Terang Jhy Atik

Tambah Jhy Atik, adapun dana tersebut langsung mereka belanjakan untuk keperluan para pengungsi di antaranya ada beras mie instan, telur dan minyak goreng serta obat-obatan juga. Selain itu juga memberikan beberapa kelambu, Pampers orang tua dan pampers anak anak dan masih banyak lagi kebutuhan lainnya

“juga kita mengirimkan 20 dos makanan siap saji ke para pengungsi perlu juga kami sampaikan bahwa pengungsi yang kami kunjungi disini bukan kami langsung ke daerah Mamuju atau Majene tapi kami mengunjungi pengungsi yang datang dari Majene dan Mamuju ke parepare yang mana lokasi yang kami tuju tempat pengungsian mereka itu ada di sebuah kos-kosan yang ada di jalan Laupe Soreang Parepare di sini Kami mendapati 4 KK dan 1 orang diantaranya dibawa kerumah sakit ” Jelasnya.

Pengusaha Parepare Minta Jam Malam di Atur Ulang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kebijakan Pemerintah Daerah atau Wali kota Parepare terhadap perlakuan jam malam dalam berusaha di nilai oleh kalangan pelaku usaha di parepare cukup memberatkan. Hal tersebut di sampaikan pelaku usaha rumah makan patato sappe pada program obras radio mesra. Senin (25/01/21).

“kalau menurut saya pemikiran saya covid ini tidak mempunyai waktu dia aktif selama 24 jam. ketika memberlakukan jam malam saya yakin ada solusi terbaik tetapi ada juga ada yang lebih baik mungkin. karena memberlakukan jam malam masyarakat berpikir bahwa itu malam baru berjalan sementara di siang hari banyak yang berkumpul seharusnya pemerintah ini dari pemikiran saya dengan bekerja keras dengan melakukan pengawasan super ketat dan menerapkan sanksi yang super berat ini yang harus dilakukan ini bukannya memberlakukan jam malam.” Kata Owner Patato ini.

Lanjutnya, pemerintah seharusnya memberlakukan kapasitas tempat yang di perketat. Selain berdampak para pelaku musik, Warkop dan warung makan dan sebagainya ini dampaknya luar biasa.

“Masyarakat mempunyai pertimbangan tentunya melihat dari daerah tetangga seperti kota Makassar yang jumlah penduduknya belum yang datang menimbah ilmu super padat tapi disana merubah posisi jam malam dari jam 7 sampai jam 10 apakah ini mengurangi covid tentu tergantung dari masyarakatnya kalau kita mau terapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat Maka insya Allah ini bisa diatasi jangan sampai kita atasi penyebaran pandemi covid kemudian pertumbuhan ekonomi kita mau ditingkatkan tapi pola penerapan aturan itu tidak seimbang maka tidak bisa terjadi .” Jelas Sappe.

Sappe menambahkan pemerintah mempunyai aparat kerjasama dengan TNI, Polri bukan dari aparat sipil saja yang turun menjangkau lokasi dengan tim gabungan untuk pendekatan persuasif karena yang mau dijaga di sini adalah bagaimana menjaga jarak harus yang utamakan keselamatan bersama.

Anggota DPRD Partai Nasdem Fasilitasi 14 Pengungsi Gempa Sulbar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sebanyak 14 orang korban gempa bumi di Sulawesi Barat beberapa hari lalu mendapatkan fasilitas khusus dari anggota DPRD Parepare asal partai Nasdem saat akan berlayar ke nunukan kalimantan utara, sabtu, (23/01/21).

Fasilitas berlayar ke nunukan terhadap 14 orang tersebut menurut anggota DPRD Parepare asal partai Nasdem Suyuti SE., diberikan terhadap korban bencana gempa setelah pihaknya berkordinasi dengan pihak Dinas Sosial parepare, Pihak Kesehatan Pelabuhan dan PT. Pelindo Parepare, Suyuti SE juga berterima kasih kepada pihak yang telah membantu para korban untuk diberangkatkan secara gratis ke nunukan.

“Awalnya saya didatangi oleh warga bahwa ada pengungsi 14 orang di kelurahan Tiro sompe dan saya langsung mengecek dan saya mendapatkan berita itu betul dan ternyata mereka mengeluh bahwa ingin ke Nunukan. Tapi tidak mempunyai biaya sama sekali karena mau pulang di Mamuju tepatnya di Malunda rumahnya hancur kena gempa. dari saya mengambil inisiatif untuk berkoordinasi dengan dinas sosial terus sama dinas kesehatan pelabuhan sama PT Pelindo IV Parepare dan alhamdulillah berkat bantuan mereka 14 orang ini kita bisa berangkat kan secara gratis ke Nunukan Kalimantan Utara.” Jelas Anggota Komisi II DPRD Parepare ini

Lanjut Anggota Legislatif Dapil Bacukiki dan Bacukiki barat ini, karena mereka juga resah tinggal di rumah keluarganya. Dikarenakan mereka ada 14 orang sementara rumah yang ditempati itu sempit dan tidak memungkinkan untuk berlama-lama apalagi di saat pandemi ini tetap jaga protocol kesehatan agar semua terhindar dari covid19.

“Nah kalau tidak segera difasilitasi maka mereka akan tinggal satu rumah 14 orang. Coba Bayangkan ditambah dengan orang yang ada di rumah di situ pasti banyak lagi ini berkerumun takutnya akan menimbulkan atau apa namanya bisa terjadi kerumunan dan akan ada kena Corona.” Terang Owner Alya Sweetnes ini.

Ia menambahkan secara pribadi dan tentu juga secara kepartaian di Nasdem sebagaimana disampaikan oleh ketua DPW Nasdem sulsel RMS bahwa setiap ada musibah maka wajib bagi kader dan pengurus partai untuk membantu para korban yang terkena bencana.

Wali kota Parepare Konfirmasi Dirinya Terjangkit Covid Lewat Medsosnya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali. Kota Parepare Dr. HM. Taufan Pawe SH., MH. Mengkonfirmasi dirinya terjangkit Virus19. Hal tersebut di tulisnya lewat akun media sosialnya Senin (25/01/21).

“Kepada sahabat-sahabatku sekalian, setelah melewati berbagai aktifitas beberapa hari ini yang begitu padat, tadi pagi saya menjalani Swab test PCR rutin. Qadarullah hasilnya saya terkonfirmasi Positif Covid-19.” Tulis Ketua DPD I Partai Golkar tersebut.

Lanjut Taufan menulis Untuk sementara dirinya sedang melakukan isolasi mandiri. Ia bersyukur, menurut Tim Dokter kondisinya stabil dan terkendali. Serta memohon doa dari sahabat-sahabat sekalian agar bisa sehat dan pulih kembali.

“Saya memohon maaf dan mengimbau kepada sahabat-sahabat yang telah berkontak dengan saya agar segera memeriksakan diri ke Dokter. Terima kasih, semoga Allah Azza Wa Jalla memberikan kesehatan dan perlindungan-Nya bagi kita semua.” Terang Taufan

Ketua Remahid Parepare Turun Langsung Serahkan Bantuan Korban Bencana Alam

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Gempa bermagnitudo 6,2 yang berpusat di Kabupaten Majene dan berdampak di wilayah lainnya seperti Kabupaten Mamuju dan Polman Provinsi Sulawesi Barat, Jum’at (15/01/21) dampaknya masih terasa oleh para pengungsi, baik traumatik hingga kehilangan finansial.

Informasi sampai saat ini, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Korban Meninggal akibat Gempa Sulbar Bertambah Jadi 91 Jiwa.

Melihat informasi tersebut, Ketua Remaja Masjid Al-Hidayah (Remahid) turun langsung memberikan bantuan di wilayah yang kurang tersentuh penyaluran bantuan, Kamis (21/01/21)

Ketua Remaja Masjid Al-Hidayah (Remahid) Fajrin melalui audio whatsapp yang berada di Desa Kayuwangi Kecamatan Malunda Kabupaten Majene mengatakan jika daerah tersebut sangat berdampak dari gempa M6,2.

“Masih ada 3 desa yang masih masuk ke dalam selain Desa Kayuwangi, karena 3 desa tersebut susah dijangkau seperti Salutahongan, Lombong, dan Lombang dengan kendaraan roda 2, apalagi 4 roda,di situ daerah tempat yang paling terdampak mi karena setelahnya itu kampung masih ada 3 kampung yang tidak bisa dijangkau hanya di Helikopter saja yang bisa jangkau itu pun baru satu kali datang terbawa air 20 dus”, ucap Fajrin

Selain ketua Ramahid Kota Parepare, ia juga tergabung di dalamnya Solidaritas Ajatappareng Comunity (Sodaracu).

10 hari Pasca Gempa, Posko Medis Lapangan Blue Helmet terus Berikan Layanan Medis

0

MAMUJU, RADIOMESRA. COM – Posko Medis Lapangan Blue Helmet Hingga saat ini hampir 10 hari pasca gempa masih terus memberikan layanan medis kepada para korban terdampak gempa di wilayah mamuju dan majene. Hal tersebut di ungkapkan komandan penanggung jawab lapangan klinik blue helmet Zulfiadi saat menerima rombongan DPD Partai Gelora Parepare yang membawa bantuan tahap kedua dari para donatur yang masuk dan rombongan tiba pukul 4.42 pagi. Sabtu (23/01/21).

“Alhamdulillah blue helmet bisa berkontribusi untuk bencana yang ada di Sulawesi barat ini pemberangkatan kami kemarin dari Makassar itu 3 hari pasca gempa dan sampai disini kami melihat masyarakat sangat membutuhkan bantuan kita mengingat kondisi ekonomi totalitas lumpuh masyarakat pada mengungsi beberapa bangunan rusak dan fungsi pelayanan rumah sakit secara umum itu tidak berjalan.” Kata Zulfiadi.

Lanjutnya, apalagi di puskesmas itu sama sekali tidak berjalan semua tenaga medis bahkan rumah sakit cukup hancur untuk itu blue helemate kedatangannya disini langsung melakukan pelayanan mobile klinik dan mempersiapkan klinik lapangan.

“Yang kami pilih daerah yaitu didesa pattidi karena aksesnya untuk daerah pusat gempa dekat kemudian akses kekota Mamuju dekat. kami menempatkan pos sekaligus sebagai posko induk pelayanan masyarakat yang ada di sini yaitu posko klinik lapangan kemudian pos logistik. sebelum dan saat pelaksanaan klinik lapangan itu masyarakat berbondong-bondong mendatangi tempat ini mendapatkan pelayanan dari tim relawan medis tim relawanan dokter dan juga bantuan berupa logistik bagi pelayanan pangan kepada masyarakat yang ada di sekitar sini.”Jelas Zulfiadi.

Ia menambahkan pelayanan blue Helmet Partai gelora menjangkau beberapa titik-titik yang belum tersentuh dan terselip ada beberapa tempat kemarin di Malunda kemudian ulu Manda kemarin menggunakan helikopter kemudian menuju desa mallo yang terpencil yang kemudian diakses menggunakan kendaraan-kendaraan tertentu

“Sampai saat ini program itu tetap kami jalankan hingga masa tanggap darurat ini selesai pelayanan medis dan penyaluran logistik dan terima kasih kepada khususnya masyarakat parepare yang telah memberikan bantuan logistik ya membantu kegiatan operasional penyaluran logistik yang ada di sini bantuan masyarakat sangat berharga dan sangat bermanfaat. terima kasih dari kami blue helmet” Terangnya.

Klinik lapangan posko tanggap bencana partai gelora Sulawesi barat sudah menjangkau medis dan logistik daerah terisolir dengan helikopter kerjasama dengan sama dengan TNI AU.

Pemerintah Putuskan Tidak Mengalokasikan Dana Kelurahan secara khusus dalam APBN 2021

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait dana kelurahan berdasarkan informasi dan pertemuan DPRD parepare dengan Bappeda Parepare, bahwa untuk dana kelurahan tahun 2021 kemungkinan besar akan ditiadakan. Hal tersebut dikatakan ketua Komisi II DPRD kota Parepare Kamaluddin Kadir pada program obras Jumat (22/01/21).

“Berdasarkan penelusuran yang kami lakukan oleh kementerian keuangan RI sudah menetapkan bahwa dana kelurahan tahun 2021 akan ditiadakan mengingat yang pertama penerimaan negara yang sampai hari ini semakin sedikit dan berkurang kemudian adapun anggaran APBN 2021 akan diproyeksikan sebesar besarnya dalam rangka penangan covid 19.” Kata Kamaluddin.

Lanjut Anggota DPRD dapil Ujung tersebut, ia berharap dengan ditiadakannya dana kelurahan tahun 2021 kembali dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pembangunan disetiap kelurahan kecamatan maka kembali berdasarkan perda 01 tahun 2010.

“Jadi pemerintah parepare beserta DPRD telah menetapkan pagu indikatif wilayah untuk tahun 2022 besar harapan kami kiranya pelaksanaan pagu indikatif kedepan atau pelaksanaan pagu indikatif yang dilaksanakan pada tahun ini kita harapkan kiranya sebaiknya dipergunakan dalam rangka kemaslahatan dan dampaknya dirasakan oleh masyarakat.” Tutup Politisi Gerindra tersebut.

Di lansir dari DDTCNews edisi Ahad (24/01/21) Pemerintah memutuskan untuk tidak lagi mengalokasikan dana kelurahan secara khusus dalam APBN 2021, seperti yang dialokasikan melalui APBN 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pada tahun ini kebutuhan dana kelurahan kembali dimasukkan dalam dana alokasi umum (DAU) pada kota masing-masing.

Bupati Enrekang Optimis Sulbar Segera Bangkit dan Pulih Pasca Bencana

0

MAMUJU, RADIOMESRA. COM — Bupati Enrekang Muslimin Bando optimis Sulbar segera bangkit dan pulih pasca bencana. Hal itu ia sampaikan kepada Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Sabtu malam (23/01/21).

“Warga Sulbar itu kuat dan tangguh dalam situasi apapun. Apalagi dipimpin pak ABM. Saya yakin perekonomian dan infrastruktur segera pulih dan tertata kembali,” kata MB.

MB sendiri telah berkeliling memantau dampak gempa di Majene dan Kota Mamuju.

ABM mengungkapkan rasa haru saat menerima bantuan dari pemerintah dan warga massenrempulu Enrekang. “Bantuan memang sangat dibutuhkan korban gempa, terima kasih pak Bupati dan warga enrekang. Semoga berberkah, “kata Ali.

Sebelum ke rujab, bantuan telah disalurkan pada beberapa titik, diantaranya posko Induk Majene, posko Ulumanda, Malunda dan Tapalang serta posko induk provinsi di Rujab Gubernur SulBar dan terakhir di posko induk Hikma.

Rombongan dari Enrekang terdiri dsri 100 kendaraan. Termasuk didalamnya 30 truk mengangkut makanan berupa, beras, sayur mayur, ikan kaleng, biskuit, dan mi instan. Juga ada kebutuhan bayi, obat-obatan.

Bantuan dikumpulkan dari seluruh OPD, TP-PKK, unsur forkopimda, camat, lurah dan kades, Aliansi Massenrempulu Peduli, PMI, penyuluh, pendamping keluarga harapan (PKH), petani sayur dari pelbagai desa, IWAPI, Ikatan Bidan Indonesia, IDE Institute, KPM PKH, Gamer Online, SMC, Purna Paskibraka, BAZNAS, PPNI, Unimen, komunitas Hore-hore Gowes, komunitas Trail, sekolah tingkat SD-SMA/sederajat dan santri pondok pesantren, dan masih banyak lagi. (Humas Enrekang)

Musik : Gya Ajak Bayu Risa di Lagu Penuh Nuansa Romantis, ‘Jantung Hati’

0

RADIOMESRA. COM – Setelah merilis single ‘comeback’ berjudul ‘Kau Cinta Matiku’, Gya menunjukkan keseriusannya kembali ke dunia musik Indonesia dengan kembali merilis lagu terbarunya. Kali ini, Gya ikut mengajak Bayu Risa sebagai rekan duet di lagu yang berjudul ‘Jantung Hati’. Lagu ‘Jantung Hati’ sendiri merupakan versi baru dan versi bahasa Indonesia dari lagu berjudul ‘Katong Dua’ yang sempat juga dinyanyikan oleh Bayu Risa. Lagu yang diciptakan oleh Yochen Amos, Dennis Nussy, dan Bayu Risa ini bercerita tentang dua sejoli yang saling terbuka menyatakan isi hatinya dan berniat untuk mengikat janji selamanya. Bayu Risa dirasa Gya merupakan sosok yang tepat untuk kembali menyanyikan lagu ini karena memiliki warna vokal yang khas dan unik. Gya sendiri mengaku sangat menyukai suara dari Bayu Risa.

Dengan nuansa Pop R&B, lagu ini berawal dari sang produser, Dennis Nussy yang mengawali kolaborasinya bersama Gya melalui cover lagu ‘Semoga Kau Mengerti’ yang diunggah di Instagram pribadi miliknya. Dari hal itu, terbentuklah kolaborasi yang kemudian menginisasi dirilisnya lagu ‘Jantung Hati’ ini. Selain menjadi featuring artist di lagu ini, Bayu Risa juga terlibat langsung sebagai produser. Selain itu, ada pula Rozi Fathoni yang menjadi Executive Producer, Agi Anggadarma sebagai Mixing Engineer, serta Steve Corrao di Mastering Engineer.

Direkam selama masa PSBB jilid 2 tentu memberikan tantangan tersendiri baik dari Gya maupun Bayu Risa. Segala protokol kesehatan diberlakukan selama proses rekaman hingga lagu ini selesai dibuat. Bahkan, seluruh pihak yang terlibat di dalam pembuatan lagu ini wajib melakukan rapid test sebelum memulai pertemuan mereka di hari tersebut. Tentu hal ini semakin membuat Gya dan team di belakang lagu ini semakin semangat untuk memberikan hasil yang terbaik.

Gya berharap, dengan dirilisnya lagu ‘Jantung Hati’ ini, dapat mengembalikan senyum ke pasangan-pasangan yang dilanda asmara. Selain itu, Gya juga percaya bahwa Cinta merupakan penyemangat hidup, tugas kita adalah selalu mencari sisi baik dan positif dari cinta orang-orang di sekitar kita. Tentunya, karena lagu ‘Jantung Hati’ ini merupakan sebuah kolaborasi, Gya dan Bayu Risa berharap pula suara keduanya dapat saling melengkapi serta memberikan warna tersendiri di dunia musik Indonesia. Lagu ini rencananya akan menjadi salah satu track di album terbaru Gya yang akan segera dirilis. Dalam waktu dekat, Gya dan Bayu Risa juga segera akan merilis video musik dari lagu ‘Jantung Hati’.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare