24.9 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 824

Umpar Gelar Promosi Doktor Kemenag Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Promosi Doktor yang digelar oleh Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), di Aula Kampus UMPAR, Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 6 Kelurahan Bukit Harapan Kecamatan Soreang Kota Parepare dihadiri segenap Kekuarga Besar Kementerian Agama Kota Parepare, Selasa (02/02/21).

Hal tersebut dikarenakan promovendus pada kegiatan promosi doktor UMPAR yaitu Kepala Kemenag Kota Parepare, H. Abdul Gaffar dan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) H. Hasan Basri.

Pada sesi pertama, penampilan promovendus H. Abdul Gaffar yang membawakan judul disertasi “Efektivitas Metode dan Media Pembelajaran Manasik Haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Di Sulawesi Selatan”.

H. Abdul Gaffar mengatakan kesyukuran baginya atas hasil ini sudah mencapai puncak keberhasilan di bidang pendidikan S3 dalam bidang pendidikan agama Islam.

“sesuai apa yang kita dengar bersama tadi bahwa kelulusan kami memuaskan sampai 3.94 dan ini sungguh luar biasa apresiasi bagi kita semua terutama dukungan dari teman-teman yang ada di kantor, keluarga dan terutama civitas akademika yang ada di Umpar yang sangat sangat membantu terkait dengan proses pelaksanaan mulai dari kami pendidikan Kami sampai saat terakhir.” kata H. Gaffar

Lanjut Kemanag parepare tersebut, sesuai dengan rekomendasi hasil ini sangat berimplementasi pada kementerian agama terutama pengembangan peningkatan peningkatan kualitas yang ada di kantor khususnya masalah pendidikan masalah haji.

“karena ini antara pendidikan dan haji satu keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan karena di haji ada namanya pembelajaran manasik haji yang notabene itu juga adalah bagian pendidikan kepada masyarakat umum dan insya Allah kami akan maksimalkan nanti bagaimana hasil disertasi kami dan mengimplementasikan di tengah masyarakat.” Jelas H. Gaffar.
.
Selain dihadiri oleh Rektor UMPAR, juga sebagai promotor Prof Dr H Muh Siri Dangnga, Ko-Promotor 1, Dr H Mahsyar Idris, Ko-Promotor 2, Dr Abdul Halik, Penguji I, Prof Dr H Abd Rahman Getteng, Penguji II, Dr St Wardah Hanafie Das, dan Penguji III, Dr H Abd Hakim Jurumiyah, Lc.

FPU Parepare Sikapi Surat Edaran Wali kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sikapi Adanya gejolak yang terjadi sehingga Forum Peduli Umat (FPU) kota Parepare beserta FPI Rabu malam (03/02/21) melakukan rapat konsolidasi menindak lanjuti persoalan yang terjadi mengenai persoalan ciutan Abu janda yang sangat menyinggung umat Islam. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara FPU pada program obras Kamis (04/02/21) Ady Mulyadi.

“Sehingga FPU dan KNPI kita sudah berkomunikasi bergerak hari ini untuk melaporkan kepolresta ba’da dhuhur karena umat islam marasa di ganggu ini bersoalan Nasional Mengenai Surat Edaran FPU juga merespon mengenai surat edaran wali kota kita dapat informasi sejauh mana wali kota menindak lanjuti keinginan pedagang UMKM apakah direspon atau tidak sehingga agenda kedua FPU beserta FPI termasuk 2 lowyer kita di FPU yaitu H. Makmur Raona dan H. Gusti Firmansyah mengkaji surat edaran walikota tersebut.” Kata Ady.

Lanjut Ady, sehingga hasilnya dapatkan surat edaran ternyata cacat hukum tidak berdasar ini yang di sesalkan kenapa DPRD tidak mempelajari ini surat edaran sehingga melakukan memback up surat edaran.

“Kita di FPU sudah mengkaji dan melihat dasar dasarnya, mungkin walikota sewaktu membuat surat edaran tersebut berdasarkan permendagri setelah kita kaji Permendagri itu juga salah karena dipermendagri itu jam malam PPKM yang diberlakukan pemerintah melalui menteri itu hanya berlaku didaerah Jawa dan Bali tidak ada disulawasi selatan begitupun parepare jadi kalau wali kota membuat surat edaran berdasarkan permendagri kita dari FPU bahwa surat edaran itu cacat hukum.” Terang Ady.

Ia menambahkan berharap DPRD ada jaminan kepada UMKM ketika melakukan aksi mesti nya ada jaminan, mungkin DPRD tidak mencermati sehingga tidak bisa mengambil langkah tegas semestinya permintaan pedagang diparepare sampai jam 12 mestinya ada jaminan dari DPRD sampai jam 10 sehingga meminta kepada tim gugus yang turun.

“Sekiranya pemkot parepare dalam hal ini wali kota belum menindak lanjuti keinginan pendemo maka kita dari FPU, FPI LSM Fokus dan elemen masyarakat mengajak untuk melakukan aksi lebih besar kita akan duduki kantor wali kota DPR dan kita pasang tenda disitu penjual penjual kuliner kalau bisa bermalam disana macetkan jalan itu dikantor DPR Kita pasang tenda.” Ungkapnya.

Di Musrenbang Kelurahan Parepare Terungkap Tidak Ada Lagi Dana Kelurahan, Manfaatkan Baik Pagu Wilayah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Musrenbang tingkat kelurahan di Kota Parepare, berlanjut pada hari ketiga, Kamis, (04/02/21). Musrenbang berlangsung serentak di empat kelurahan pada empat kecamatan yakni Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, dan Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki.

Beragam aspirasi kembali mencuat pada Musrenbang hari ketiga ini. Di Kelurahan Ujung Bulu, Camat Ujung Ardiansyah Arifuddin yang hadir mengatakan, pada 2022 tidak ada lagi dana kelurahan. Sehingga pagu indikatif wilayah harus betul-betul dimanfaatkan dengan baik.

Pada 2022, Kecamatan Ujung mendapatkan pagu indikatif wilayah senilai Rp1,38 miliar. Jika diratakan setiap kelurahan mendapatkan Rp276 juta untuk lima kelurahan.

“Kami pihak kecamatan sangat berhadap dukungan usulan yang tidak terakomodir tahun sebelumnya, diusulkan lagi tahun ini. Jangan lagi ada usulan baru, dan kemudian jadi prioritas menggantikan usulan prioritas tidak terakomodir tahun sebelumnya. Bahkan pengalaman ada usulan yang sampai 5 tahun tidak terakomodir. Seharusnya usulan tidak terakomodir tahun sebelumnya, tetap diusulkan untuk menjadi prioritas tahun ini,” imbuh Ardiansyah.

Ardiansyah juga mengingatkan terkait penerima bantuan untuk diverifikasi dengan baik, dan asas manfaatnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat. “Jadi verifikasi yang tidak masuk basis data terpadu. Karena nanti yang tidak masuk basis data terpadu ini harus dibuatkan berita acara pergantian nama penerima manfaat. Dan biasanya Ketua RT, RW lagi yang jadi sasaran kalau ada yang permasalahkan,” ingat mantan Lurah Lapadde ini.

Harapan sama diungkap Lurah Ujung Bulu, Rahmat K. Dia meminta agar Ketua RT, Ketua RW, dan LPMK aktif dalam Musrenbang Kelurahan. Sehingga menghasilkan usulan-usulan bermanfaat bagi masyarakat yang dibawa ke Musrenbang Kecamatan.

“Tapi jangan selalu usulkan bantuanlah. Usulkan juga soal pemberdayaan masyarakat, pemuda, infrastruktur, dan program-program bersentuhan langsung masyarakat. Seperti perbaikan lorong, pembenahan wilayah, pemberdayaan pemuda, dan lainnya,” harap Rahmat.

Anggota Tim III Bappeda Parepare, Abd Muis Baharuddin memaparkan singkat tujuan Musrenbang, prioritas pembangunan 2022, pagu indikatif wilayah, delegasi Musrenbang Kelurahan ke Musrenbang Kecamatan, hingga usulan-usulan diinput masuk dalam e-planning, Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

“Musrenbang Kelurahan ini akan mengutus 2 delegasi, namun hanya 1 orang yang mengikuti Musrenbang Kecamatan. Dan usulan Musrenbang Kelurahan akan diinput oleh operator kelurahan dalam aplikasi e-planning yaitu SIPD. Untuk itu, diharapkan setiap kelurahan menetapkan 1 orang operator kelurahan yang akan mengikuti pelatihan penginputan usulan melalui SIPD yang akan dilaksanakan oleh Bappeda,” kata Muis yang juga Kasubid Infrastruktur Kota Bappeda Parepare.

Musrenbang di Kelurahan Ujung Bulu diikuti peserta dengan jumlah sangat terbatas mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya Babinsa, Bhabinkantibmas, Ketua LPMK, dan Ketua RW.

Dalam Musrenbang juga mencuat usulan warga agar kaum disabilitas, wanita rawan sosial, dan lanjut usia terakomodir dalam pembangunan.

Musrenbang aspiratif dan kreatif juga berlangsung di Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki. Musrenbang berlangsung di bawah kolong rumah panggung warga di Jalan Lappa Anging. (*)

PIK-M GENETIK UM Parepare Gelar Webinar Bencana Pernikahan Dini

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Unit Kegiatan Mahasiswa Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa Generasi Terdidik Universitas Muhammadiyah ( PIK-M GENETIK UM) Parepare  mengadakan acara webinar. Acara tersebut dilaksanakan via google meet, pada Rabu (03/02/21) sebagai rangkaian milad PIK-M GENETIK yang ke-3 dengan tema “Rencana atau Bencana Pernikahan Dini”.

Ketua Bidang Pendidik dan Konselor Sebaya UKM PIK-M GENETIK sekaligus moderator, Amalia mengatakan UKM PIK-M Genetik UM Parepare sebagai layanan informasi dan konseling bagi teman sebayanya mengadakan webinar ini dengan tujuan Memberi edukasi kepada khalayak ramai khususnya remaja akan pentingnya perencanaan sebelum menikah dan bagaimana bahaya pernikahan dini dimasa pandemi covid-19 atau diluar dari itu.

“Tujuan dari webinar ini adalah untuk memberikan edukasi baik kepada anak-anak remaja baik yang ingin menikah misalkan nya dan juga untuk khalayak luas atau masyarakat tentang pentingnya edukasi pernikahan dini tentang bagaimana sih masalah-masalah yang bisa timbul dari pernikahan dini juga mencari solusi penanganan dan penanggulangan dari pernikahan dini.” Kata Amalia

Lanjut Amalia, karena ketika membahas tentang pernikahan dini yang di sebenarnya sudah ada beberapa daerah memang termasuk Bugis yang sudah menjadikan ini sebagai budaya tersendiri.

“Adapun juga dari beberapa daerah di luar sana sebenarnya ketika membahas pernikahan itu sebenarnya bukan masalah biasa bukan masalah yang perlu diabaikan masalah genting sayangnya jarang sekali diliput dan mungkin di masa pandemi ini banyak banyaknya dari data statistik yang saya lihat sendiri bahwa banyak kiranya anak-anak ataupun remaja-remaja yang memutuskan untuk menikah baik karena keinginannya sendiri ataupun karena desakan orang tua yang pastinya juga tidak terlepas dari faktor mereka juga tidak sekolah lagi sekolah ditutup.” Jelasnya.

Tambah Amalia, Hal yang yang menjadi penyebabnya orang tuanya juga tidak bisa lagi menafkahi mereka karena pasti ketika membahas tentang masalah covid bukan cuma masalah kesehatan masalah ekonomi bahwa banyak kiranya yang orang tuanya tidak lagi bekerja jadi ini yang menimbulkan pernikahan dini bisa terjadi dimasa pandemi.

“kami prihatin dengan apa yang terjadi maka nya kami ambil tema ini sekaligus untuk mengedukasi teman tentang bagaimana sebenarnya pernikahan dini ini. kebetulan pada webinar ini kami menghadirkan 2 pemateri yaitu ibu ayu Dwi Rusman SKM, MPH merupakan ketua program studi kesehatan masyarakat fakultas ilmu kesehatan Umpar yang membawakan materi kesehatan reproduksi selama pandemi covid 19 yang kedua pak Andi Ari Sulharidi SE., Msi merupakan kepala bidang keluarga berencana ketahanan dan kesejahteraan keluarga diPPKB kota Parepare membawa kan materi solusi pencegahan dan penanggulangan pernikahan dini di masa pandemi yang menjadi peserta pada kegiatan webinar ini BPH dari UKM PIK Genetik umpar dari mahasiswa umpar dari fakultas kesehatan, dari tehnik yang dominan dari SMP 5 pancarijang dan masih banyak lagi.” Tutup Amalia

Warga Resah Gas 3 Kilo Kembali mengalami Kelangkaan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Persoalan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilo kembali mengemuka di program obras radio mesra rabu (03/02/21). Ibu Murni pendengar radio mesra di daerah perumnas mengatakan dirinya akhir akhir ini kembali susah mendapatkan tabung gas 3 kilo.

Senada warga kampung pisang rahman juga mengalami kesulitan yang sama ketika hendak membeli tabung gas 3 kilo, dirinya kesulitan karena melihat meski ada pemasokan dari mobil penyuplai namun peruntukannya bukan pada warga sekitar tapi oleh sebagian pangkalan di bawa ke tempat lain.

Juru Bicara LSM Fokus yang juga pemerhati obras Mulyadi mengatakan dari pengamatannya terkait penyaluran gas 3 Kilo di masyarakat memang melihat ada pangkalan yang memang bermain main dirinya meminta dinas perdagangan untuk menindak pangkalan pangkalan nakal tersebut.

“Bayangkan kalau sudah di tambah 3 agen masih saja langka Pengamatan kami mudahan Pertamina dengan disprindag dengar ada saja tingkah pangkalan jika gas sudah datang ada yang memindahkan sebagian sehingga jika ada masyarakat yang mau beli langsung bilang habis ini yang mau kita tertibkan lagi malu kita ini kalau gas langka mudah mudahan Pertamina mendengar agar memberi sanksi ini pangkalan didaerah kampung pisang.” Jelas Adi.

Mengatasi masalah kelangkaan tersebut kata ady, dirinya susah beberapa kali mengajukan permohonan penambahan pangkalan baru namun belum pernah di respon.

“kami sudah berapa kali bermohon di Pertamina bahkan di makassar supaya ada masyarakat yang mau minta pangkalan saya sudah daftar teman titik titik tertentu Tapi kenapa itu pangkalan baru hanya keluarga yang dikasi mestinya untuk membuat pangkalan perlu survei. DPR juga perlu turun tangan mengawal izin pemberian pangkalan ke pertamina supaya titik titik yang diberikan pangkalan selalu ribut contoh dilauleng dibacukiki disumpang jarak 100 sampai 200 meter ada lagi jadi yang perlu kita cermati ada titik rawan dimasyarakat yang butuh gas 3 kg.” Terang Ady

Vaksinasi Kecamatan Bacukiki Barat Di Bagi Beberapa Gelombang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Vaksinasi tahap pertama untuk kota parepare berlangsung selasa (02/02/21) Setelah di buka secara virtual oleh wali kota parepare. Menurut Wali kota HM Taufan Pawe SH., MH., untuk Tahapan pertama diberikan kepada pejabat publik, tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan dengan tujuan agar masyarakat bisa melihat, jika vaksin ini aman serta tidak memiliki efek samping yang membahayakan.

Camat Bacukiki Fitriyani S. Stp Mengatakan untuk pelaksanaan vaksin wilayahnya juga melaksanakan vaksin secara serentak untuk 3 hari berturut turut dengan mengutamakan pada petugas kesehatan lebih dulu dibeberapa puskesmas dan juga pada rumah sakit type B andi makkasau.

“Untuk yang di kecamatan bacukiki barat kemarin itu pencanangan oleh bapak wali kota Parepare untuk 3 hari kedepan itu sesuai dengan informasi dari ibu kapuk kepala Puskesmas lumpue nakes terlebih dahulu. jadi yang diadakan untuk bacukiki barat itu yang ada di Puskesmas dan di rumah sakit seperti itu untuk ini untuk yang lainnya yang tim gugus lainnya menunggu petunjuk dari dinas kesehatan untuk jadwalnya.” Jelas Fitry.

Lanjut sedangkan Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau Kota Parepare melaksanaan vaksinasi covid 19 hari pertama selasa, (02/02/2021). Targetnya 643 orang akan mendapatkan vaksin Sinovac yang dikembangkan perusahan Biotech.Ltd asal china yang telah lulus uji klinis fase I dan II, serta diakui Majelis ulama indonesia.

Hari pertama 60 orang tenaga kesehatan dijadwalkan akan menerima vaksin yang dibagi dalam 2 gelombang. Gelombang pertama pukul 09.00-10.00, gelombang kedua pukul 11.00 sampai 12.00 wita.

Untuk calon peserta penerima vaksin harus lulus screening tidak dalam masa perawatan penyakit, seperti hipertensi berat dan hamil.

Setelah Sempat Tertunda, Bupati Pinrang Akhirnya Di Vaksin

0

PINRANG, RADIOMESRA. COM – Setelah dinyatakan memenuhi syarat dalam proses pemeriksaan skrining anamnesa, Bupati Pinrang Irwan Hamid hari ini, Rabu (03/02/21) menerima Vaksin Covid-19 Sinovac di Ruang Rapat Bupati Pinrang.

Pemberian vaksin Covid-19 untuk Bupati Pinrang setelah tertunda yang dulunya direncanakan menerima Vaksin saat pencanangan vaksinasi Covid-19, Senin lalu (01/02/21) di Puskesmas Salo.

Irwan Hamid menerima Vaksin bersama Ketua DPRD Pinrang H Muhtadin, Ketua Pengadilan Negeri Pinrang, Teguh Arifiano, Sekretaris MUI Pinrang, H. Moenta, yang mewakili pemuda yang juga putra Bupati Pinrang, Andi Ikhsan Irwan beserta beberapa pejabat dan tokoh agama dari BSKG Kabupaten Pinrang.

Pemberian vaksin untuk Bupati Pinrang dilakukan oleh dr. Indra, ahli interna dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lasinrang Pinrang. Tampak dalam proses vaksinasi Kadis Kesehatan Pinrang dr Dyah Puspita Dewi dan Direktur RSUD Lasinrang Pinrang dr Moh Inwan Ahsan.

“Alhamdulillah, pemberian vaksin Covid-19 berjalan dengan lancar, walaupun vaksinasi telah dimulai, tapi penerapan protokol kesehatan tetap harus dilakukan”, ujar Irwan Hamid.

Ia berharap, masyarakat Kabupaten Pinrang turut serta dalam program vaksinasi Covid-19 kedepan. “Hal ini merupakan upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19”, tutup Bupati Pinrang

Permudah Pelanggan Di Masa Pandemi, PLN Hadirkan Layanan “PLN Mobile”

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sejumlah perusahaan mengembangkan aplikasi-aplikasi yang menawarkan kemudahan informasi bagi pelanggannya, termasuk PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Salah satu yang baru diluncurkan adalah aplikasi layanan pelanggan New PLN Mobile. Aplikasi terbaru ini menghadirkan fitur dan tampilan baru.

Menurut Manager PLN UP3 Parepare Ambo Tuwo SE,.,Ak., Mba layanan ini akan jauh lebih efektif dan efesien. Cara mendowload Aplikasinya pun tidak terlalu ribet. Hal tersebut di katanya pada dialog khusus bersama PLN Selasa (02/02/21).

“Harapan kami sudah tentu  agar masyarakat mengetahui layanan ini jauh lebih mudah jauh lebih praktis dan jauh lebih murah dibanding layanan kami sebelumnya. oleh karena itu silahkan mendownload aplikasi ini diplay store atau apstore  dan itu tidak Sulit silahkan ikuti langkah-langkah yang nanti akan kami sosialisasikan kami akan bagi Famletnya dan juga kami sudah share kontak jika ada kesulitan silahkan manfaatkan layanan ini saya yakin kalau ini dimanfaatkan betul ini akan jauh menghemat tenaga biaya dan insyaallah jauh lebih memuaskan dibandingkan waktu lalu.” Jelas Ambo Tuwo

Adapun Fitur yang tersedia adalah “Pembelian token bagi pelanggan pra bayar, Pembayaran tagihan listrik bagi pelanggan pasca bayar, Monitor penggunaan listrik dan pembelian token, Mengajukan layanan pengubahan daya, Swadaya catat angka meter (Swacam), Layanan pengaduan pelanggan.

Camat Soreang Pantau Pelaksanaan Vaksin di 3 Puskesmas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Selasa (02/02/21) Camat Soreang Dede Harirustaman S.Stp melakukan kegiatan pemantauan pelaksanaan vaksinasi di 3 Puskesmas dalam wilayah kecamatan Soreang.

“Setelah pelaksanaan kegiatan pencanangan oleh bapak wali kota melalui virtual. bapak wali kota telah menyampaikan bahwa vaksin ini jangan ditakuti. masyarakat tidak perlu takut dalam pelaksanaan vaksin ini. tiga titik lokasi dalam wilayah kecamatan Soreang yaitu di Puskesmas Bukit Harapan atau Lauleng ada 30 yang akan menerima vaksinasi khususnya tenaga kesehatan. di Puskesmas Cempae begitu juga ada karena tenaga kesehatan berjumlah 30, dan juga di Puskesmas Lakessi akan diberikan kepada tenaga kesehatan sebanyak 30 juga. jadi ini adalah gelombang pertama yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Parepare.” Kata Dede pada tim liputanradiomesra.com.

Lanjut Dede, pemantauan di 3 titik ini dalam pelaksanaannya dan mudah-mudahan membuahkan hasil dalam rangka untuk penanganan penyebaran virus covid19 ini.

“kami imi mendapatkan informasi untuk gelombang selanjutnya akan diberikan kepada tenaga tenaga pelayanan masyarakat apakah dari unsur-unsur ASN maupun masyarakat yang akan dikonfirmasikan lagi oleh dinas kesehatan.” Tambah dede.

Secara Virtual, Wali kota Buka Pencanangan Vaksin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare menggelar Pencanangan Vaksinasi Covid-19, di Lapangan Tenis, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Selasa, (02/02/21).

Vaksinasi perdana ini dibuka resmi oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe secara virtual. Sebanyak 13 pimpinan forkopimda dan pelayan kesehatan Kota Parapare dipilih menjadi orang pertama penerima Vaksin Sinovac sebagai pertanda dimulainya proses vaksinasi Covid-19 di Kota Parepare. Dalam sambutannya wali kota mengajak masyarakat untuk jangan takut di vaksin.

“untuk tidak takut di vaksin karena vaksin ini sudah melalui uji klinis dan telah mendapat sertifikasi halal dari majelis ulama Indonesia oleh karena itu saya minta kepada aparat pemerintah mulai dari camat dan lurah dan dukungan segenap pejabat TNI polri semua tingkatan agar bisa mensosialisasikan program vaksin ini ke tengah masyarakat agar bisa diterima dengan baik.” Kata Wali kota.

Meski demikian, sebanyak empat orang tidak lolos vaksinasi setelah melalui screening. Sembilan orang pimpinan forkopimda yang lolos vaksinasi diantaranya Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah, Dandim 1405 Parepare Letkol Czi Arianto Wibowo, dan Asisten I Pemkot Parepare Sitti Aminah Amin.

Kepala Bidang Pelayanan, Promosi dan SDK Dinas Kesehatan Kota Parepare, Kasna, mangatakan Dari 13 orang yang mendapat vaksin perdana empat diantaranya tidak lolos screening. Rata-rata hipertensi mereka tiba-tiba naik.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare