29.4 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 807

Musik : Raisa Mulai Karya 2021 Dengan “Ragu”

0

RADIOMESRA. COM – Raisa memulai awal tahun ini dengan merilis single berjudul Ragu. Lagu tersebut dibuat oleh dirinya bersama Ari Renaldi dan diproduseri oleh Camden Bench, yang juga memproduseri Teristimewa.

Ragu mengusung tema keseharian. Bagaimana kadang kita dihadapi keadaan untuk memilih. “Lewat lagu ini aku nggak ingin impress ke siapa-siapa atau gimana, tapi lebih kepada ingin bercerita aja. Pas dengerin lagu yang punya chill vibe ini mungkin bisa mengembalikan kenangan-kenangan baik ketika itu sehingga jadi feel good,” cerita Raisa.

Ragu ditulis oleh Raisa di tahun 2014 silam dan belum pernah dirilis sebagai single. Di masa pandemi, Raisa berusaha tetap aktif berkarya. Salah satunya memperbaharui rasa dari Ragu dengan kembali mengajak Camden Bench untuk memperkaya Ragu dari sisi isian dan mood musik. Ditambah dengan lirik lagu yang simpel dan relatable, Raisa yakin kalau Ragu dapat mudah diterima oleh masyarakat karena easy listening.

“Ragu mengingatkan kita dengan nuansa Raisa di antara album ke-2 (Heart to Heart) dan album ke-3 (Handmade). Namun dengan musik jauh lebih masa kini. Dengan banyak elemen gitar saya rasa ini bisa jadi sesuatu yang segar buat Raisa mengawali 2021,” ungkap Adryanto Pratono, CEO JUNI Records.

Ragu sudah bisa didengarkan hari ini di layanan digital streaming platforms seperti Spotify, Apple Music, JOOX, Deezer, YouTube Music, Langitmusik, Tiktok, Resso dan lain-lain.

Music Video Ragu

Music video Ragu disutradarai oleh Prialangga. Sebelumnya Raisa bekerjasama dengan Prialangga di klip Bahasa Kalbu. Music video Ragu mengajak aktor Adipati Dolken dan Deva Mahendra sebagai 2 karakter lelaki yang ada dalam kehidupan seorang perempuan, Raisa. Video klip ini bisa ditonton mulai 17 Maret 2021 pukul 15.00 WIB di kanal YouTube raisa6690. Tonton klipnya di sini.

Bercerita tentang seorang perempuan yang dihadapkan oleh dua pilihan. Deva, sosok pria sempurna yang merupakan idaman para perempuan. Satu lagi adalah Adipati, sosok yang merupakan sahabat, sosok yang tidak sesempurna Deva, tapi mampu membuat nyaman dan sulit dilupakan. Cerita ini dibuat untuk menggambarkan salah satu keraguan yang sering kali dialami oleh banyak orang ketika dihadapkan dengan pilihan.

Musik : Duo Biduan Hadirkan Hal Berbeda dari Singel Sebelumnya

0

RADIOMESRA. COM – Judulnya saja sudah Goyang Sexy. Sudah pasti lagu ini enak buat bergoyang. Single terbaru milik Duo Biduan ini memang cukup berbeda dengan single-single mereka sebelumnya.

Kali ini, Kiki Syarah dan Elsatya Marcelina ingin menampilkan sesuatu yang sedikit ceria. Dengan aransemen musik yang kekinian, lagu ini memang terdengar lebih ceria. Dan sesuai dengan judulnya Goyang Sexy, lagu ini juga menonjolkan keseksian Duo Biduan yang selama ini memang menjadi ciri khas mereka.

Untuk yang satu ini, tentunya Duo Biduan tak merasa kesulitan. Selama ini Duo Biduan memang cukup dikenal karena keseksian mereka.

“Lebih ke goyangannya sih karena judul lagunya aja Goyang Sexy, jadi kita mau nunjukin sisi lain “keseksian” nya Duo Biduan,” ujar Kiki.

Namun bukan berarti lagu ini hanya mengandalkan keseksian semata. Justru sebaliknya, lagu ini memiliki kualitas yang tak dapat dipandang sebelah mata.

Irama-irama musik yang sedang digandrungi di aplikasi Tik-tok pun disematkan dalam lagu ini. Dan secara keseluruhan, lagu ini memang cocok didengarkan oleh kaum milenial.

“Liriknya juga super simple dibanding single-single sebelumnya. Lebih ke ajakan buat goyang bareng aja,” jelas Kiki.

Jika dicermati lebih mendalam, lagu ini memang memiliki nuansa yang cukup berbeda dengan lagu-lagu Duo Biduan sebelumnya. Lebih ceria, lebih goyang dan auranya lebih happy.

Duo Biduan pun sepakat jika lagu ini cukup istimewa dengan lirik yang simple dan musiknya yang terdengar lebih ramai. Namun dibalik itu semua, ternyata tak mudah untuk menyanyikan lagu ini.

“Kesulitannya lebih ke cara nyanyi. Kan bukan 100% bernyanyi, tapi lebih kayak ngomong, ngajak buat bergoyang tapi bernada. Jadi biar ajakannya lebih dapat karena lagunya super happy. Harus dapet auranya,” beber Kiki.

So, tunggu apalagi? Buat kalian penggemar Duo Biduan sudah pasti wajib untuk mendengarkan single terbaru ini.

Salam Musik Indonesia!!!

Musik : Kisah Hubungan Rumit ala Brian J. Lovell di Single Debut ‘Last Chance’

0

RADIOMESRA. COM – Karya-karya terbaru dari Musisi Indonesia terus membanjiri industri musik dan semakin memanjakan penikmat musik yang selalu haus dengan karya terbaru. Kini, Brian J. Lovell, musisi asal Surabaya menyapa dengan debut single berjudul ‘Last Chance’. Lagu ballad nan ear-catchy ini sudah siap membuat siapapun yang mendengarkan terhanyut dengan suara dari penyanyi dan penulis lagu yang sempat menempuh pendidikan di Singapura ini.

Lagu ini diciptakan oleh Brian di tahun 2019 yang terinspirasi kisah cinta dari temannya. Dikisahkan oleh Brian, temannya tersebut mempunyai hubungan yang penuh dengan drama dan pertengkaran di dalamnya. Brianmerasa, tidak jarang pula orang-orang dihadapkan dengan masa hubungan seperti itu. Untuk itulah, Brian menulis lagu ini untuk membuat orang-orang melihat bahwa tiap orang pernah merasakan ada di posisi tersebut dan tidak merasa sendiri. “It’s Normal to have a hearbreak. Normal juga untuk meminta kesempatan kedua pada orang yang kita sayang. Terutama untuk para cowo yang tidak mau memperlihatkan emosinya. Showing your emotion is not a sign of weakness but is a sign of strength. Aku ingin lagu ini membuat orang merasa bahwa dia tidak sendiri. Karena tiap orang juga merasakan apa yang dia rasakan,” ungkapnya.

Dibuat di tahun 2019, lagu ini sempat dirilis juga oleh Brian yang saat itu memproduserinya sendiri dengan hanya menggunakan laptopnya. Kini, dirilis sebagai single debutnya di industri musik Indonesia, Brian juga ikut dibantu oleh Aldhan Prasatya sebagai Produser. Brian-pun menceritakan perjuangannya hingga akhirnya dapat merilis single ini. “Aku memutuskan untuk pindah dari Surabaya ke Jakarta di bulan Februari 2020 dengan maksud ingin memulai karierku di dunia musik. 10 hari lepas pindah ke Jakarta, Indonesia dilanda Corona yang mengharuskan adanya lockdown,” kisahnya. “Kemudian, aku bertemu dengan Aldhan Prasatya yang membantuku menjadi produser. Selama pembuatan lagu ini, kita bertemu hanya secara virtual saja. Kita baru benar-benar bertemu, ketika proses rekaman terjadi,” lanjutnya. Selain itu, Brian juga ikut dibantu oleh Reza Hamid sebagai Vocal Director, Mixing dan Mastering oleh Ivan Gojaya di RoemahIponk Studio Tangerang. Sementara untuk seluruh instrument direkam di Aldhan Prasatya Studio di Bogor, dan seluruh vokal direkam di Sum It! Studio di Jakarta. Artwork lagu ini digarap oleh Meilissa Johana.

Banyak hal yang telah disiapkan oleh Brian lepas dirilisnya single debut ‘Last Chance’ ini. Behind The Scene video yang menampilkan proses pembuatan lagu ini yang akan diberi judul “Behind: Last Chance”, hingga karya terbaru Brian yang menceritakan kisah cinta dari perspektif dirinya juga telah disiapkan. “Kalau single Last Chance adalah lagu yang sangat sedih, untuk karyaku selanjutnya, kalian akan mendengarkan lagu cinta paling bahagia menurutku,” pungkasnya.

Dukung Upaya Kesehatan Lingkungan, SMSI dan DLH Lakukan Aksi Tanam Pohon

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Parepare bersama Dinas Lingkungan Hidup, Sabtu 20 Maret, akan melakukan aksi tanam pohon sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan lingkungan. Ketua Panitia Kegiatan, Anju Mandji mengatakan, penanaman pohon untuk penghijauan itu masih merupakan rangkaian dari aksi bersih pantai yang dilakukan SMSI dalam memperingati HUT SMSI Ke 4 dan HUT Kota Parepare.

SMSI bersinergi dengan pemerintah kota untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan sekitar.

“Aksi tanam yang akan dilakukan besok, tentu kita berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih baik untuk masyarakat dan generasi yang akan mendatang,” ujarnya.

Adapun dalam aksi tanam pohon tersebut secara simbolis, SMSI akan menanam 50 pohon jenis Ketapang sebagai komitmen SMSI dan DLH Kota Parepare untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik untuk masyarakat dan generasi mendatang.

“Kegiatan ini juga melibatkan pemerhati lingkungan dan organisasi kemasyarakatan lainnya,”tutupnya.

Sebelumnya, Kepala DLH Kota Parepare, Budi Rusdi menambahkan pengendalian lingkungan atau kualitas lingkungan memang tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dukungan dan bentuk kepedulian SMSI merupakan contoh yang patut diapresiasi untuk mewujudkan lingkungan hidup.

“Kerjasama dengan SMSI ini adalah keran pembuka untuk kegiatan lingkungan di Kota Parepare, terlebih dalam mendukung visi bapak Wali Kota Parepare sebagai kota industri tanpa cerobong asap karena berorientasi kepada sektor pelayanan jasa, meliputi jasa pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kepariwisataan,”tutupnya.(*)

Penghargaan Pembangunan Daerah, Tim Bappeda Parepare Presentasi Virtual di Depan Penilai Pusat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare melakukan presentasi dan wawancara secara virtual (daring) di hadapan tim penilai pusat, Jumat, (19/03/2021).

Presentasi dan wawancara ini merupakan penilaian tahap II setelah Parepare dinyatakan lolos masuk nominasi 17 besar kategori Kota se-Indonesia ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2021 yang diadakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Kepala Bappeda Parepare, Samsuddin Taha yang memimpim Tim Bappeda presentasi di hadapan tim penilai pusat. Tim penilai ini terdiri dari 4 orang tim penilai independen dan 2 orang tim penilai utama.

Sementara Kepala Bappeda didampingi Sekretaris Bappeda Zulkarnaen Nasrun, Kabid Litbang Andi Pangurisan Walinono, dan Tim Bappeda lainnya presentasi dan wawancara dari ruang rapat Bappeda Parepare.

Penilaian tahap II yakni presentasi dan wawancara ini dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom meeting berlangsung selama 100 menit.

Samsuddin Taha mengatakan, penilaian PPD ini dilakukan secara kreatif dan komprehensif melalui tiga tahap utama yaitu penilaian dokumen, presentasi dan wawancara, serta verifikasi. “Jadi setelah presentasi dan wawancara ini selanjutnya verifikasi,” kata Samsuddin.

Di ajang ini, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang mempunyai perencanaan dan pencapaian pembangunan dengan baik.

Apresiasi Kementerian PPN/Bappenas kepada Pemerintah Daerah terbaik melalui pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) ini.

Penghargaan kepada Pemerintah Daerah terbaik dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan diberikan dalam bentuk piala dan piagam, pemberian insentif baik dalam bentuk fiskal maupun peningkatan kapasitas, dan pemberian dalam bentuk lain guna meningkatkan kapasitas perencanaan pembangunan di daerah.

Pemberian penghargaan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pembangunan dan terjadinya keserasian pembangunan di pusat dan daerah. Sehingga dapat terwujudkan sasaran pembangunan nasional. (*)

Wali Kota Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Parepare Pada BPK

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota menyerahkan laporan keuangan Pemerintah Kota Parepare kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sulawesi Selatan. Jumat (19/03/21).

Penyerahan laporan keuangan tersebut merupakan kewajiban Pemerintah Daerah yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengapresiasi BPK yang terus menjalankan perannya agar pengelolaan keuangan daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Tujuan pemeriksaan atas laporan keuangan adalah untuk memberikan pendapat/opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan.

“LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) merupakan suatu bentuk bagian dari proses tata kelola pemerintahan. Yang dimana pemerintahan daerah berkewajiban untuk menyerahkan laporan keuangan itu dalam bentuk penyajian informasi terkait penggunaan dana-dana yang ada. Begitupun penerimaan-penerimaan keuangan daerah yang ada,” kata Taufan Pawe.

Atas penyerahan LKPD 2020 tersebut, Taufan Pawe optimis Pemkot Parepare dapat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Mengingat sejauh ini, pihaknya dalam mengelola aset-aset daerah terus berupaya secara profesional dan akuntabel.

“Semoga Pemerintah Kota Parepare kembali mendapatkan predikat laporan keuangan, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).” Terang Taufan.

Hingga saat ini, tercatat baru 7 daerah di Sulsel yang menyerahkan LKPD, yaitu Parepare, Palopo, Bone, Pinrang, Selayar, Makassar, dan Barru.

Respon Keluhan Masyarakat, PU Tambal Jalan Mattirotasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merespon laporan masyarakat terhadap jalan berlubang di Mattirotasi, Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas PU telah melakukan penambalan sebagai langkah awal sebelum dilakukan pengerjaan jalan secara menyeluruh.

Wali kota Parepare Dr. HM., Taufan Pawe SH., MH., dalam akun media sosialnya Jumat (19/03/21) Menuliskan Pemkot langsung berkoordinasi dengan Dinas PU untuk segera melakukan penambalan titik berlubang sebagai langkah awal.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Dinas PU untuk segera melakukan penambalan titik berlubang sebagai langkah awal sebelum dilakukan pengerjaan penguatan dasar jalan dan pengaspalan secara menyeluruh.” Tulis Ketua DPD I Partai Golkar Tersebut.

Selanjutnya, tulis tokoh peraih penghargaan Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan tengah mengkaji pengalihan kendaraan berat agar tidak melewati jalur Mattirotasi.

“Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan agar kendaraan berat dapat dialihkan jalurnya utk tidak melewati Mattirotasi. Terima kasih atas laporan yang masuk, mohon maaf atas ketidaknyamanannya.” jelas Anggota Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) periode 2021-2024.

Bupati Enrekang Beri Pengarahan untuk 35 Penyuluh Pertanian Baru

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Bupati Enrekang Muslimin Bando memberikan pengarahan kepada 35 Penyuluh Pertanian yang bertugas di Enrekang. Kegiatan itu berlangsung di Mitra Farm KIWA, Jumat (19/03/21).

Bupati yang gemar bertani ini, mengharapkan para penyuluh dapat segera melaksanakan tupoksi sebaik baiknya.

Mereka diminta segera mengidentifikasi potensi wilayahnya, menyusun program, mengembangkan kelompok tani, mengevaluasi dan melaporkan hasil penyuluhan, dan mengkaji kebijakan yang tepat di wilayah tersebut.

“Mengabdi sebagai penyuluh adalah kesempatan yang baik. Kedepan kita juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan penyuluh lewat pelbagai regulasi,” tegas MB.

Saat ini, ke-35 penyuluh pertanian tersebut berstatus sebagai Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian.

Kadis Pertanian Enrekang Addi menambahkan, kehadiran penyuluh harus jadi semangat baru para petani. Utamanya dalam upaya peningkatan produksi lewat inovasi-inovasinya.

Salahsatu penyuluh, Mursalim, menyampaikan apresiasinya atas sambutan Bupati Enrekang yang sangat antusias.

“Dukungan bupati membuat kami semakin bersemangat berperan dalam memajukan sektor pertanian Enrekang,” kata Mursalim. (Humas Pemkab Enrekang)

Ketua Tim Wasev Besar TNI AD Tinjau Posko dan Lokasi TMMD ke-110

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi Markas (Wasev) Besar TNI Angkatan Darat (AD), Furdiyantoso melakukan peninjauan posko dan lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 yang berada di Kelurahan Lemoe.

Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Walikota Parepare H. Pangerang Rahim, Komandan Kodim 1405/mallusetasi Letkol Czi Arianto Wibowo, Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah, Asisten 1 Pemerintah Kota Parepare, Kepala Bappeda Samsuddin Taha, dan Camat Bacukiki Saharuddin, di Baruga Peduli, Kamis (18/03/21).

Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi Markas Besar TNI Angkatan Darat, Furdiyantoso juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Parepare karena dalam suasana pandemi ini kita masih bisa melaksanakan program TMMD.

“Terima kasih Pemerintah Kota Parepare atas sinergitas yang terjalin sehingga TMMD masih bisa kita laksanakan meski dalam suasana pandemi” ujar Furdiyantoso.

Sementara, Wakil Walikota juga mengucapkan terimakasih, kepada pihak TNI atas terlaksananya program TMMD ke-110 ini dengan bersinergi dengan Polri dan masyarakat.

“Pemerintah kota mengucapkan terimakasih, karena ini menjadi hal yang penting dan merupakan bagian integral untuk pembangunan bangsa kita. Kegiatan ini betul-betul bersinergi yang melibatkan, baik Pemerintah Daerah, TNI/Polri dan masyarakat, sehingga dengan demikian, kegiatan ini betul-betul mendorong untuk lebih mengakselerasi pembangunan yang ada di Kota Parepare. Tidak lain dan tidak bukan dalam rangka upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat kita di kota parepare,”ujar Pangerang.

Kegiatan ini lanjut dia, merupakan kegiatan yang komprehensif, bukan cuma kegiatan fisik tapi juga kegiatan non fisik. “Dengan demikian dari Pemkot mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dandim dan seluruh jajarannya serta Polri dan masyarakat yang selalu bersinergi untuk Kota Parepare,” kata Pangerang mewakili Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. (*)

Wali Kota Parepare Hadiri Puncak Dies Natalis ke-69 FH Unhas

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menghadiri puncak Dies Natalis ke-69 Fakultas Hukum (FH) Universitas Hasanuddin (Unhas). Acara tersebut digelar secara luring di Baruga Prof Baharuddin Lopa FH Unhas, Rabu, (17/03/21).

Turut hadir Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Dalam orasi ilmiahnya mengatakan bahwa hukum adalah hal yang mendasar. Lanjut, bicara pangan kata Syahrul bagian-bagian yang menyangkut hal yang sangat besar, strategis, dan dalam bagi sebuah bangsa.

Taufan Pawe yang juga alumni Pacsa Serjana Fakultas Hukum Unhas ini mengapresiasi orasi ilmiah SYL. Menurutnya, apa yang dikemukan SYL merupakan kemampuan akademisi dan profesionalnya yang ia dapatkan salah satunya di Fakultas Hukum Unhas.

“Karena tidak bisa dipungkiri Bapak Mentan (SYL) itu alumni Fakultas Hukum Unhas yang telah mampu memberikan nuansa wawasan dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Pertanian. Jadi saya bisa katakan orasi ilmiah Pak Mentan sangat memukau kita,” kata Taufan Pawe.

Fakultas ini menawarkan banyak keunggulan salah satunya memiliki sumber daya terbaik di Indonesia. Tak jarang, tokoh-tokoh hebat Indonesia dilahirkan di Fakultas Hukum Unhas.

Ia pun bangga menjadi bagian dari FH Unhas. Untuk itu, sangat wajar jika FH Unhas saat ini menjadi target generasi muda untuk menimba ilmu.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare