29.4 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 806

Pemkab Enrekang Ikuti Penilaian APE, Penuhi 7 Komponen Kunci

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kabupaten Enrekang mengikuti verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Acara diikuti secara daring, dari Rujab Bupati Enrekang, Selasa (23/03/21). Hadir pada acara itu, Bupati Enrekang Muslimin Bando dan Wakil Bupati Asman, serta jajaran OPD terkait.

Bupati menyampaikan komitmen kuat Pemkab Enrekang dalam mendukung pengarusutamaan gender. Diantaranya tertuang pada RPJMD 2018 – 2023 dengan sasaran terwujudnya Kesetaraan dan Keadilan Gender di berbagai Aspek Pembangunan.

Selain itu, Pemkab Enrekang juga telah menelurkan sejumlah regulasi berkaitan dengan gender. Diantaranya Perda No. 07 Tahun 2018, Perda Nomor 08 Tahun 2018 dan Perda Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender. “Kita juga telah membentuk Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) serta tim teknis Anggaran Responsif Gender (ARG) ” Imbuhnya.

Enrekang bahkan menyiapkan anggaran sejak 2019 lalu, dengan presentasi mencapai 22 persen untuk program terkait pembangunan gender. Tak lupa, peran serta masyarakat dalam pengarusutamaan gender juga terasa, lewat organisasi Gugah Nurani Indonesia (GNI), Wahana Visi Indonesia (WVI) dan PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat).

Penghargaan APE sendiri sebagai penghargaan tertinggi dari Pemerintah RI yang diberikan kepada Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota yang berhasil melaksanakan integrasi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam seluruh aspek pembangunan di daerah

Enrekang sendiri optimis telah memenuhi 7 (tujuh) Komponen kunci verifikasi APE. Yaknii: Komitmen, Kebijakan, Kelembagaan, Sumber Daya Manusia dan Anggaran, Alat Analisis Gender, Data Gender dan Partisipasi Masyarakat.

Harapannya, dengan prakarsa dan prestasi kita dalam pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Bumi Massenrempulu, dapat berbuahpengakuan dari pemerintah pusat lewat penghargaan APE ini. (Humas Pemkab Enrekang)

Musrenbang Anak Bawa Aspirasi 46 Ribu Jiwa Anak di Kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Musrenbang Anak yang digelar Pemkot Parepare membawakan aspirasi sekitar 46.840 jiwa anak di Kota Parepare. Itu berarti 30,93 persen dari jumlah seluruh penduduk di Parepare yang mencapai 151.454 jiwa.

Hal ini diungkap Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha melalui Sekretaris Bappeda Zulkarnaen Nasrun dalam sambutan di Musrenbang Anak tingkat Kota Parepare di Hotel Bukit Kenari, Ahad (21/03/21).

“Jumlah ini besar sehingga menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam setiap pengambilan keputusan yang berhubungan dengan kepentingan anak,” ungkap Zulkarnaen.

Bahkan, kata Zulkarnaen, diproyeksikan bahwa Indonesia akan mengalami bonus demografi pada sekitar tahun 2030. Di mana jumlah penduduk produktif akan jauh lebih tinggi dibanding penduduk non produktif.

Sehingga, kata Zulkarnaen, pemerintah berkepentingan untuk memberikan perhatian yang sangat besar bagi tumbuh kembang anak mulai dari sekarang. Agar generasi Muda Indonesia merupakan generasi yang berkualitas yang dapat bersaing secara global.

“Karena itu Pemerintah Kota Parepare membuka ruang bagi anak-anak di Kota Parepare untuk berpartisipasi aktif dalam perumusan rencana pembangunan daerah. Dengan Keterlibatan anak dalam perumusan rencana pembangunan daerah, maka pemerintah yakin bahwa pembangunan yang dilaksanakan akan responsif terhadap kebutuhan anak di Kota Parepare,” harap Zulkarnaen.

Melalui Musrenbang Anak ini, Zulkarnaen berharap dapat diperoleh hasil yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak di Parepare.

Selain tema umum Musrenbang Parepare, dalam Musrenbang Anak ini, anak-anak Parepare mengusung Imunitas 21 atau Implementasi Suara Anak Kota Parepare di Tengah Pandemi Covid-19. (*)

Kunjungi Panti Asuhan Abadi, Panitia Ujian Akhir Sekolah Beri Motivasi Siswa SMK Muhammadiyah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kunjungan panitia Ujian Akhir Sekolah yang dilakukan oleh panitia SMK Muhammadiyah Parepare ditengah pandemi Covid-19 ini kembali dilakukan agar membantu peserta didik dalam mengerjakan soal-soal dan memotivasi peserta agar giat belajar ditengah pandemi. Senin (23/03/21)

Ketua panitia Andi Rifaldy Wijaya mengutarakan dalam kunjungannya, Ujian Akhir Sekolah ini dilaksanakan selama 5 hari secara online sebagai salah satu penilaian kelulusan peserta didik SMK Muhammadiyah Parepare, Mereka juga melakukan kunjungan yang di laksanakan di Panti asuhan Abadi guna memberikan motivasi dan membantu peserta didik dalam menyelesaikan ujian secara online.

“Semenjak setahun masa pandemi ini atau pembatasan Pembelajaran di sekolah , kami selaku tenaga pengajar agak kesulitan dalam memberikan Motivasi dan disiplin belajar. Yah kalau materi secara online InsyaAllah bisa kami terapkan tapi untuk memberikan motivasi dan disiplin belajar kami cukup kesulitan dengan adanya pembatasan ini.” Jelas Andi Rifaldy Wijaya

Tambah Andi Rifaldy, Salah satu peserta didik bernama jumaria yang pada saat itu dikunjungi juga mengungkapkan dirinya agak kesulitan dengan belajar online ini mulai dari akses kuota dan hp untuk belajar. Ia berharap semoga nanti adik-adik kelasnya tidak belajar di rumah lagi.

Kepala SMK Muhammadiyah Parepare Muh. Rusdi Asli berharap Semoga semua peserta ujian terlibat atau ikut dalam ujian sekolah secara online ini, dengan harapan nilainya mencapai KKM.

Layanan Mobile Dinas Dukcapil berhasil Rekam 182 orang wajib KTP-el dan KIA di Kelurahan Tiro Sompe

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Parepare melakukan perekaman dan pencetakan KTP-el dan KIA di Kelurahan Tiro Sompe sehari penuh, Sabtu (20/03/21) Selama perekaman yang berlangsung di Kantor Kelurahan Tiro Sompe itu, petugas layanan mobile Dinas Dukcapil berhasil merekam 182 orang wajib KTP-el dan KIA.

‘’Ada 182 orang yang kami rekam hari ini, rinciannya 64 orang perekaman KTP-el dan 118 orang perekaman KIA, kami harap kegiatan ini bisa meningkatkan persentase kepemilikan dokumen Adminduk di Kota Parepare, khususnya KIA,’’ kata Andi Madeali, Kepala Seksi Identitas Penduduk.

Andi Madeali yang bertindak sebagai kordinator pada kegiatan ini mengungkapkan, dari 64 penduduk yang melakukan perekaman KTP-el, baru 23 penduduk yang langsung diterbitkan KTP-elnya saat itu juga.

‘’Sedangkan sisanya otomatis akan diterbitkan saat mereka berusia 17 tahun, Tahun ini Dirjen Dukcapil Kemendagri memang membuka akses semua penduduk kelahiran 2004 untuk melakukan perekaman KTP-el, sehingga mereka bisa ikut direkam, tapi dengan catatan, KTP-el mereka baru bisa terbit saat berusia 17 tahun, sedangkan KIA, semuanya dicetak saat itu juga,’’ tambah Andi Madeali.

Tahun ini, Dinas Dukcapil pelan-pelan mulai turun jemput bola perekaman KTP-el dan KIA, perekaman ini terutama untuk meningkatkan kepemilikan KIA yang baru sekitar 60 persen. Dibandingkan dokumena lainnya, kepemilikan KIA di Kota Parepare memang tergolong rendah, sehingga dengan turun langsung jemput bola ini, diharapkan persentase KIA bisa naik signifikan tahun ini.

‘’Kami harap tahun ini kepemilikan KIA bisa mencapai 90 persen. Kami turun dengan memperhatikan protokol kesehatan,’’ ujar Adi Hidayah Saputra, S.STP, Kepala Dinas Dukcapil Kota Parepare.

Lurah Tiro Sompe, Andi Muliadi, SH mengaku senang dikunjungi Dinas Dukcapil hari ini dan dia berharap bisa dikunjungi Tim Pelayanan Mobile Dinas Dukcapil lagi dalam waktu dekat ini.

‘’Ini baru dari RW 5 yang kami jadwalkan perekamannya hari ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa dikunjungi lagi untuk perekaman dari RW lainnya,’’ ujar Andi Muliadi.

Layanan mobile yang dilakukan Dinas Dukcapil di hari Sabtu di kelurahan ini, salah satunya menyasar penduduk yang tidak memiliki kesempatan mengurus penerbitan dokumennya di hari kerja.

‘’Sehingga mereka bisa mengurus dokumennya saat hari libur, terima kasih Dukcapil, kami sangat terbantu dengan pelayanan mobile ini,’’ ungkap Andi Muliadi.

Guru Besar FH Unhas Nilai Wali Kota Parepare Sosok Terbuka dan Hati-hati Dalam Jalankan Tata Kelola Pemerintahan

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM. – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Farida Patittingi menilai, Wali Kota Parepare Taufan Pawe merupakan sosok yang terbuka dan hati-hati dalam menjalankan tata kelola pemerintahan. Hal itu dibuktikan dengan terbentuknya konsultan hukum dan penasihat ahli pemerintahan sejak periode awal Taufan Pawe.

Pernyataan itu ia lontarkan pada Dialog Pemerintah Kota Parepare dalam rangka Pemulihan Ekonomi 2021, di Hotel Novotel, Makassar, Sabtu malam, (20/03/21).

“Patut diapresiasi. Mungkin hanya Pak TP yang luar biasa mengumpulkan pakar dan konsultan serta mengumpulkan seluruh gurunya. Ini adalah bentuk keterbukaan dan kehatian-hatian seorang wali kota Parepare. Sangat memahami pentingnya arti sebuah kolaborasi. Ini esensi pemimpin sebenarnya,” kata Prof Farida.

Dekan Fakultas Hukum Unhas ini mengapresiasi 184 penghargaan yang diraih Pemkkot Parepare sejak tujuh tahun kepemimpinan Taufan Pawe. Dirinya optimis, penghargaan tersebut terus bertambah disisa masa jabatannya. Mengingat, Taufan Pawe merupakan sosok yang terus melahirkan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Satu kata untuk menilai sosok Pak TP yakni amazing. Luar baisa. Saya kira ini objektif jika kita menyatakan ini. Karena capaian yang diperoleh oleh pemerintah Kota Parepare dibawah kepeminpinan TP sangat luar biasa,” katanya.

Dirinya juga mengapresiasi kebijakan dan program Pemkot Parepare dalam pemulihan ekonomi di tengah pendemi Covid-19. Menurutnya, apa yang dilakukan Wali Kota Parepare Taufan Pawe bisa menjadi inspirasi seluruh pihak, terutama kepala daerah.

“Dengan kehadiran kita semua dapat memberikan kontribusi yang positif dan memajukan Pemerintahan Kota Parepare sesuai keilmuan kita masing-masing,” pungkasnya.

Berikut Konsultan Hukum dan Penasihat ahli Pemerintahan Pemkot Parepare yang hadir diantaranya:

Konsultan Hukum: Prof Farida, Prof Abrar Saleng, Prof Ma’ruf Hafidz, Prof Hambali Thalib, Prof Muin Fahmal, Prof Said Karim, Prof Muzakkir, Prof Laudin Marzuni, Prof Aminunddin Ilmar, Dr Hasrul, Dr Kahar Lahae.

Tenaga Ahli Bidang Ekonomi: Prof Dr Marzuki DEA, Prof Arifuddin Mannan, Drs Andi K. Lologau

Penasihat Hukum: Anwar, Yusnani Machmud, Migdal Eder, Suardi, Muhammad Iqbal

Tenaga Ahli Bidang Pendidikan: Dr Nasir, Drs Abdul Muin Syam, Drs M. Nur Azis, Muschlis Abdullah.

Tenaga Ahli Bidang Keuangan: Nasarong

Tenaga Ahli Bidang Perencanaan Pembangunan Daerah: Ir Zahrial Djafar.

SMSI, DLH dan Sejumlah Komunitas Pencinta Lingkungan Gelar Aksi Tanam Pohon Di Belakang Pasar Lakessi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – SMSI Kota Parepare, Sabtu (20/03/21), melakukan kegiatan penanaman bibit pohon jenis Katapang Kencana. Kegiatan penghijauan di area Pasar Sentral Lakessi, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang dihadiri dua Dewan Penasehat SMSI Kota Parepare, H Mappiar HS dan Ibrahim Manisi. Hadir pula Kadis DLH yang diwakili Hj Ramlah Rahim sebagai Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan, Direktur IRG Foundation, M Iqbal Rahim Gani dan H Bahtiar Syarifuddin selaku Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Parepare. Nampak pula, Kepala UPTD Pasar Lakessi, Rahim serta Ketua SMSI Kota Parepare, Ade Cahyadi.

Anggota Dewan Penasehat SMSI Kota Parepare, H Mappiar HS mengapresiasi bentuk kepedulian dari perusahaan media siber yang tergabung di SMSI dengan terjun ketengah masyarakat.

” Jadi bukan hanya berbicara melalui tulisan, akan tetapi ikut terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan. Kolaborasi bersama dengan DLH, IRG Foundation dan Forum Komunitas Hijau adalah sebuah langkah yang patut diapresiasi dan berkelanjutan kedepannya,”ujar H Mappiar HS yang juga Direktur PAREPOS didampingi Ibrahim Manisi.

Sebelumnya, Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare, Hj Ramlah Rahim mengapresiasi atas bentuk kepedulian SMSI.

“Generasi muda perlu diberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya melestarikan dan memelihara lingkungan agar tetap sehat dan lestari. Dan kami lihat telah dilakukan SMSI dengan berita yang beredukasi,”jelasnya.

Direktur IRG Foundation, M Iqbal Rahim Gani mengakui, aksi penanaman yang diinisiasi SMSI di belakang Pasar Sentral Lakessi merupakan salah satu wujud dari menghijaukan negeri.

“Ini merupakan program IRG Foundation ke 49 dengan SMSI, dalam pelaksanaan penghijauan. Sebagai mitra SMSI, IRG Foundation kini masih memiliki 1000 bibit pohon yang nantinya akan kita sebar di Hari Bumi dan Hari Lingkungan Hidup pada bulan April dan Juni mendatang,” singkatnya.

Senada diungkapkan, H Bahtiar Syarifuddin selaku Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Parepare mengaku, pagi ini dapat melihat beberapa komunitas dan DLH yang diinisiasi SMSI dengan menyempatkan diri untuk melakukan penanaman bibit pohon.

” Forum Komunitas Hijau berharap kepada masyarakat khususnya warga pasar yang tiap harinya beraktifitas disini agar ikut serta memperhatikan dan menjaga apa yang telah dilaksanakan saat ini,”singkatnya.

Panitia Kegiatan, Anju Mandji menambahkan, aksi menghijaukan pasar Lakessi merupakan bukti SMSI mampu bersinergi baik dengan pemerintah kota maupun komunitas untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan sekitar.

Seperti diketahui, sebelum kegiatan penanaman bibit pohon dimulai. SMSI telah melaksanakan aksi serupa dengan bersih-bersih pantai, dimana merupakan bagian dari memperingati HUT SMSI dan HUT Kota Parepare.(*)

Musrenbang Anak, Pemkot Parepare Responsif Terhadap Kebutuhan Anak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musrenbang Anak tingkat Kota Parepare, di Hotel Bukit Kenari, Parepare, Ahad (21/03/21).

Musrenbang Anak merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kota Parepare membuka ruang bagi anak-anak di Parepare untuk berpartisipasi aktif dalam perumusan rencana pembangunan daerah.

Hal ini diungkap Kepala Bappeda Parepare Samsuddin Taha melalui Sekretaris Bappeda Zulkarnaen Nasrun dalam sambutan di Musrenbang Anak.

“Dengan keterlibatan anak dalam perumusan rencana pembangunan daerah, maka pemerintah yakin bahwa pembangunan yang dilaksanakan akan responsif terhadap kebutuhan anak di Parepare,” ungkap Zulkarnaen.

Karena itu, kata Zulkarnaen, dengan selesainya penyelenggaraan Musrenbang Anak Kecamatan, maka setiap Forum Anak Kecamatan telah memiliki daftar prioritas kebutuhan anak di kecamatannya. Daftar prioritas itu yang ditetapkan menjadi daftar kebutuhan anak di Parepare dalam Musrenbang Anak tingkat Kota.

Zulkarnaen juga mengingatkan kondisi pandemi Covid-19 masih memprihatinkan sehingga Musrenbang Anak digelar secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Zulkarnaen mengemukakan, pelaksanaan Musrenbang Anak merupakan bagian integral dari tahapan penyusunan RKPD Kota Parepare Tahun 2022. Sehingga semua usulan prioritas dari Musrenbang Anak yang sesuai dengan kebijakan pembangunan daerah tahun 2022 akan dituangkan dalam RKPD Kota Parepare Tahun 2022.

“Untuk itu, perlu juga saya sampaikan bahwa Tema Pembangunan Kota Parepare Tahun 2022 adalah Penguatan Sosial Ekonomi Masyarakat, Pengembangan Infrastruktur dan Peningkatan SDM Dalam Upaya Peningkatan Daya Saing Daerah,” terang Zulkarnaen.

Zulkarnaen mengharapkan agar Fasilitator Musrenbang Anak dapat memfasilitasi peserta Musrenbang dengan sebaik-baiknya sehinga para peserta dapat menyampaikan pendapatnya secara bebas dan daftar usulan prioritas yang dihasilkan merupakan buah pemikiran dari seluruh peserta Musrenbang Anak. Di samping itu, fasilitator perlu memastikan bahwa usulan-usulan prioritas yang dihasilkan dalam Musrenbang kali ini dapat sesuai dengan tema pembangunan Parepare. “Sehingga anak-anak Parepare dapat berkontribusi langsung dalam pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Parepare Tahun 2022,” harap Zulkarnaen.

Dalam Musrenbang Anak memilih 3-5 orang peserta untuk menjadi Tim Musrenbang Anak yang akan mewakili ke Musrenbang RKPD Kota Parepare Tahun 2022 yang rencananya digelar Rabu, 24 Maret 2021.

Tim Musrenbang Anak inilah yang akan berdiskusi dengan SKPD teknis dan memperjuangkan agar daftar usulan prioritas yang diperoleh pada Musrenbang Anak dapat menjadi usulan prioritas dalam Renja SKPD sehingga dapat terakomodir dalam RKPD dan selanjutnya APBD Kota Parepare Tahun 2022.

Dalam kesempatan itu, Andi Febyana Andi Aziz dari Bappeda memberikan arahan dan tindak lanjut dari hasil Musrenbang Anak. Sementara Nilawaty Andi Ridha, Koordinator Fasilitator Musrenbang Anak terus mendampingi dalam Musrenbang Anak.

Musrenbang Anak sebelumnya sudah dibuka oleh Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe diwakili Wakil Wali Kota H Pangerang Rahim pada pembukaan umum Musrenbang 2021.(*)

Prof Marzuki DEA Nilai Sosok TP Melampaui Cara Berpikir Out of The Box

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  – Guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin, Prof Dr Marzuki DEA menilai, Wali Kota Parepare Taufan Pawe merupakan sosok yang terus memberikan inovasi dengan melampaui cara beripikir out of the box.

Hal itu ia sampaikan pada Dialog Pemerintah Kota Parepare dalam rangka Pemulihan Ekonomi 2021, di Hotel Novotel, Makassar, Sabtu malam, 20 Maret 2021.

Prof Marzuki menjelaskan, di tengah kondisi pendemi, Pemerintah Kota Parepare saat ini mengikuti pola nasional dan internasional dalam pemulihan ekonomi. Sementara masih ada negara dan daerah lain di Indonesia masih stagnan dalam menangani persoalan kesehatan dan ekonomi akibat Covid-19.

“Dari segi kebijakan Pemerintah Parepare itu tidak ketinggalan dalam upaya pemulihan ekonomi. Artinya ada kecerdasan pemerintahan di Parepare. Dan kuncinya semua itu ada di leadership atau wali kotanya (Taufan Pawe),” kata Prof Marzuki.

Ia mengatakan, contoh kecerdasaan Pemkot Parepare terlihat pada pertumbuhan ekonominya. Uniknya, Kota Parepare sebagai kota jasa namun pertumbuhan ekonomi pertaniannya positif. Bahkan mengalahkan pertumbuhan pertanian Sulsel.

“Parapare ini bukan daerah pertanian. Tetapi pertumbuhan pertaniannya positif. Ini agak unik. Pertanian apa ini. Perlu kita kaji lagi. Namun Ini menandakan unsur-unsur pimpinan di Pemkot Parepare kreatif mencipatakan kreasi-kreasi ekonomi kreatif untuk masyarakat. Apalagi digitalisasi ekonomi kreatif di Parepare mulai tumbuh,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan suatu wilayah saat ini dituntut dengan nilai-nilai yang bisa menopang. Tak hanya itu, pemerintah harus bermanfaat bagi kedidupan masyarakat dan tidak boleh melupakan nilai-nilai kelangsungan hidup.

“Jika saya menghubungkan inovasi arah kebijakan pak wali yang disebut dengan kota indsutri tanpa cerobong asap, bapak (TP) sudah melampaui cara berpikir out of the box. Dan ini sangat positif,” jelasnya.

Prof Marzuki mengungkapkan, di tengah negara dan daerah mengalami krisis ekonomi karena Covid-19, kreatifitas merupakan satu-satunya cara untuk bangkit. Kreatif itu bukan ada uang baru ada gerak ekonomi. Tetapi keratif dalam menciptakan peluang. Sehingga rayatknya bisa mencipatkan peluang-peluang usaha sesuai potensi yang ada.

“Itu hanya tergantung dengan kemampuan unsur pimpinan pada suatu pamerintahan. Dan ini terlihat berjalan di Kota Parepare. Bagaimana inovasi Pak Wali sejalan dengan kratifitas para kepala dinas yang rupanya selalu dimonitoring,” pungkasnya.

Manjakan Pendaki, Dispopar Enrekang Siapkan Villa Emas di Desa Latimojong

0

ENREKANG, RADIOMESRA. COM — Untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pendaki, khususnya melalui jalur Dusun Karangan Desa Latimojong, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Enrekang menyiapkan sarana berupa Villa Emas Latimojong, yang lokasinya di Dusun Karangan.

Kepala Seksi Bina Usaha dan Daya Tarik Wisata Dispopar Enrekang, Eka Pebryanzah mengatakan, Villa Emas Latimojong baru dioperasikan tahun ini dan dimanfaatkan sebagai tempat istrahat bagi para pendaki.

“Villa Emas Latimojong dimanfaatkan sebagai tempat istrahat bagi para pendaki. Tapi, mereka harus membayar sewa sesuai Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2020, tentang penetapan tarif retribusi tempat penginapan/pesanggarahan/villa. Perorang harus membayar 250 ribu rupiah,” jelas Eka Pebryanzah.

Villa Emas Latimojong tidak dibatasi pemanfaatannya hanya untuk para pendaki, tapi bisa digunakan acara lain seperti acara rapat atau hanya sekedar rekreasi.

Saat ini, Villa Emas Latimojong sudah siap difungsikan seiring dibukanya kembali obyek wisata jalur pendakian Gunung Latimojong. Meski demikian, peresmian villa tersebut baru dilaksanakan pada bulan Mei nanti.

Saat ini, Dispopar tengah fokus untuk mensosialisasikan wisata ditengah Covid-19, dengan penerapan protokol kesehatan. (Humas Pemkab Enrekang)

Musik : Diam Diam Suka ala Kiki Kemas di single Terbaru berjudul ‘Mencintai Dalam Diam’

0

RADIOMESRA. COM – Kiki Kemas, pria kelahiran Pangkalan Brandan ( Sumatera Utara ) yang kini menetap di Bandung ini sebelumnya telah merilis single pertamanya yang berjudul “Tak Memilikimu” pada tanggal 20 November 2020 yang lalu, kini ia mengeluarkan single keduanya yang berjudul “Mencintai Dalam Diam” pada tanggal 19 Februari 2021. Sebuah karya yang diproduksi CLM Music Production dan diproduseri oleh Billy Ramdhani dan Wahyu Adrian.

Mengusung tema musik yang masih “garis lurus” dengan Single pertamanya yaitu pop dengan komoposisi musik sederhana. “Mencintai Dalam Diam” merupakan sebuah kisah sesorang dengan segala insecurity yang ada dibenaknya untuk merasakan rasa kasih sayang dari seseorang. Ketidakpercayaan terhadap diri sendiri mengakibatkan ia hanya bisa menyimpan rasa yang dimiliki karena takutnya kekecewaan yang akan dia rasakan. Lagu ini mungkin bisa mewakili sedikit banyaknya milenial saat ini.

Akhir kata saya ucapkan terimakasih atas perhatianya dan dukungannya selama ini, Besar harapan semoga single ke-2 ini bisa diterima oleh penikmat Musik, tentunya itu tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dari Rekan Rekan Media yang kami hormati. Semoga rekan rekan media tetap menjaga Kesehatan, Stay Safe, Positive, dan Happy. Semoga situasi saat ini lekas pulih sehingga kita bisa berakivitas seperti biasa, Amin. Salam Musik Indonesia.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare