29.4 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 805

Polres Parepare Amankan Penipu Modus Hipnotis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Satuan Reskrim Polres Parepare berhasil mengamankan Suriadi alias Abbas (41) yang diduga telah melakukan tindak pidana penipuan modus hipnotis. Kamis (24/03/21).

Kasat Reskrim Polres Parepare, Iptu Asian Sihombing dalam press Rilis mengungkapkan kronologi penangkapan, bahwa telah terjadi dugaan penipuan dimana pihaknya menerima laporan polisi dari korban pada tanggal 9 Desember tahun 2020.

“Desember 2020 dari laporan tersebut anggota kami melakukan penyelidikan sehingga pada hari Senin tanggal 22 maret 2021 kami dapat informasi tersangka berada di kabupaten Sidrap di mana tersangka untuk sementara menghadiri undangan keluarga modus tersangka ini ke-4 di mana tersangka kami amankan atas nama Abbas dan yang lainnya sementara dalam pencarian.” Jelas Asian

Lanjut Asian, modus tersangka ini sebagai memiliki mustika dan menemui korban untuk dicarikan tempat penyaluran sumbangan masjid atau panti asuhan dan korban bersedia mendatangi tempat tersangka ini dimana pengakuan korban di tempat tersangka ingin menyalurkan uang pada saat bersama tersangka dalam mobil mengaku sebagai orang pintar di mana menjanjikan kepada korban rezeki bertambah dengan cara memberikan melalui mustika yang diakui tersangka.

“itu modus yang dilakukan tersangka di mana tersangka meminjam uang atau emas perhiasan kepada korban barang tersebut dimasukkan dalam tas ketika dimasukkan tersangka membaca doa ritual yang mana bisa dipercaya menurut tersangka akan membawa berkah  akan membawa berkah ketika dimasukkan dalam tas sendiri dalam bentuk tas yang sama namun permintaan tersangka barang tersebut atau perhiasan tersebut boleh dibuka setelah sampai di rumah korban sendiri setelah sampai di rumah membuka tas tersebut dan isinya gulungan kertas pasal yang dikenakan kami tersangka kan dengan pasal 378 KUHP di mana ancaman maksimal 4 tahun.” terang Asian.

Meski Parepare Sudah Zona Hijau, Wali kota Minta Masyarakat Tetap Waspada

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM. – Wali kota Parepare Dr. HM., Taufan Pawe SH., MH., mengapresiasi Tim Gugas Covid 19 dan Tingkat kesadaran masyarakat parepare sehingga parepare kini berada pada zoba hijau setelah sebelumnya berada zona kuning. Hal itu di sampaikannya pada tim liputan radiomesra.com kamis (24/03/21).

“Saya wali kota Parepare Pada kesempatan ini ingin sekali menyampaikan beberapa hal kepada masyarakat kepada rakyat saya bahwa kondisi penanganan covid 19 di kota Parepare Alhamdulillah telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan yaitu dari 4 kecamatan yang ada dan dari 22 kelurahan yang terdiri dari 423 RT itu tinggal 3 RT di kota Parepare ini yang zona kuning sehingga kota yang kita cintai ini sudah berada pada zona hijau.” Jelas Wali kota2 periode tersebut.

Lanjut Anggota Dewan penasehat APEKSI ini , zona hijau status zona hijau yang didapatkan bukanlah hal yang mudah kondisi ini membuktikan bahwa kerjasama antara pemerintah atau tim gugus dengan masyarakat Parepare itu betul-betul terjalin dengan baik.

“Saya ingin menyampaikan pula situasi kondisi status zona hijau kita ini jangan serta merta kita eforia karena setiap saat status zona ini bisa berubah. jika masyarakat atau rakyat Saya tidak berpegang teguh pada proses penegakan protokol kesehatan. olehnya itu Pada kesempatan awal ini saya memberikan informasi kepada masyarakat percayalah kami akan secara bertahap untuk melonggarkan kegiatan perekonomian di kota Parepare.” Terang Ketua DPD I Golkar Sulsel tersebut.

Tambah Politisi Berlatar Hukum tersebut, pihaknya sudah mengkaji dengan tim porkopimda tim gugus, Kapolres, Dandim, Kajari, ketua DPRD kemarin sudah rapatkan bahwa surat edaran yang akan jumat ini sudah ada perubahan yang cukup drastis. namun dirinya meminta dunia usaha sektor dunia usaha supaya tetap menjadi mitra dengan pemerintah kota.

“Kami tidak akan pernah berpikir untuk mematikan dunia usaha bahkan kami ingin berpikir sebaliknya karena tahun ini saya sudah canangkan sebagai tahun pemulihan ekonomi tentu ini tanggung jawab yang tidak sedikit tanggung jawab yang tidak kecil untuk memulihkan ekonomi di kota Parepare. sekali lagi saya minta kepada masyarakat agar supaya tetap menegakkan protokol kesehatan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan untuk sementara seperti itulah saya berikan informasi dan edukasi kepada kita semua mudah mudahan masyarakat parepare bisa memahami bahwa sesungguhnya penanganan covid 19 ini adalah menjadi tanggung jawab kita semua.” Tutup Taufan

Kepala Daerah Hingga Stafsus Wapres Bakal Terima Award 2021 dari SMSI Sulsel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Jika tak ada aral melintang, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulsel menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus dirangkaikan pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh di Sulsel, Jumat, (26/3/2021).

Rakerda SMSI Sulsel yang digelar di Hotel Claro ini menggelar pula dialog bertemakan ‘Membangun Optimisme Indonesia dari Daerah’. Penyerahan penghargaan kepada tokoh, kepala daerah, dan akademisi ini juga akan disaksikan oleh Ketua umum SMSI Pusat, Firdaus.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dijadwalkan membuka acara dan diisi pembicara lainnya yakni mantan Menteri Pertanian yang saat ini pengusaha sukses asal Sulsel, Andi Amran Sulaiman sebagai keynotespeaker, serta Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Ketua SMSI Sulsel, Rasyid Al Farisi mengatakan agenda ini merupakan program SMSI untuk lebih mendekatkan dengan masyarakat hingga tokoh- tokoh berpengaruh di Sulsel.

Menurutnya SMSI adalah organisasi perusahaan pers yang erat kaitannya dengan masyarakat maupun pemangku kepentingan dalam rangka sebagai mitra dalam membangun bangsa khususnya di daerah.

“Kita berharap dialog ini akan memberikan semangat dan optimisme melalui daerah membangun negeri. Sosok Pak Amran menjadi salah satu bagian representasi tokoh di Sulsel yang memiliki komitmen besar membangun bangsa ini menjadi lebih kuat,” kata Achi sapaannya.

Ketua SMSI Sulsel juga memberikan bocoran untuk pemberian penghargaan di acara nanti diantaranya beberapa kepala daerah, akademisi serta pengusaha, legislator, hingga organisasi profesi wartawan.

“Menurut penilaian objektif kami di SMSI penerima penghargaan dianggap peduli dan mendukung kerja-kerja profesional pers sebagai upaya berkontribusi untuk daerah,” lanjut Achi.

Achi yang juga Pemred Fajar.co.id menambahkan undangan sudah tersebar, mulai ke organisasi profesi lainnya seperti, PWI, AJI, IJTI, PFI, AMSI serta lain lain. Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

SMSI adalah organisasi media siber atau online yang telah menjadi konstituen di dewan pers. SMSI Sulsel saat ini sudah bergabung media online sebanyak 32 media.

Pemberian penghargaan kepala daerah, yaitu Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Bantaeng Ilham Azikin, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Walikota Makassar Ramdhan Danny Pomanto, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, Bupati Soppeng Kaswadi Razak, Bupati Luwu Basmin Mattayang, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Selain itu, penghargaan juga diberikan ke Stafsus Wapres RI Sukriansyah S Latief, Pengusaha Nasional Andi Amran Sulaiman, Rektor UNM Prof Husain Syam, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, Mantan Ketua PWI Sulsel Zulkifli Gani Ottoh, Legilator DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif dan Selle Ks Dalle, Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi, Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga, Praktisi Ekonomi Andi Hudli Huduri dan Dirut PDAM Makassar Hamzah Ahmad.

Kordinator Steering Committe, Sabri mengatakan SMSI adalah organisasi perusahaan pers akan memberikan penghargaan kepada kepala daerah dianggap peduli dan mendukung kerja kerja profesional.

“SMSI Award 2021 kita akan memberikan kepada kepala daerah yang peduli dengan media dan pers yang dirangkaikan dialog dialog optimisme daerah membangun negeri,” katanya.

“Kegiatan kami akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dengan menyediakan rapid antigen untuk setiap undangan yang hadir,” ungkapnya.

Selayang Pandang SMSI

Serikat Media Siber Indonesia disingkat SMSI, didirikan di Banten pada tanggal 7 Maret 2017.

Inisiator sekaligus pendiri SMSI adalah Bapak Firdaus, yang saat ini menjabat Ketua Umum SMSI Pusat. Selain itu juga ada Bapak Atal S. Depari yang saat ini menjabat Ketua PWI Pusat.

Sebagai organisasi perusahaan pers terbesar di Indonesia, SMSI diketahui telah mengalami 3 kali pergantian kepemimpinan sejak pertama kali didirikan, hingga digelarnya Kongres Pertama SMSI secara resmi pada Desember 2019.

Diketahui, kepemimpinan awal organisasi SMSI ini dilakukan dengan sistem penunjukkan oleh para dewan pendiri secara bergiliran.

Pada tahun pertama SMSI diketuai oleh Bapak Teguh Santosa, sedangkan pada tahun kedua SMSI dipimpin oleh Auri Jaya.

Sedangkan berdasarkan hasil kongres pertama yang digelar secara demokratis di Jakarta, diketahui SMSI berhasil mengangkat Pak Firdaus sebagai Ketua Umum Pusat periode 2019-2024.

Diketahui, SMSI berhasil didirikan berkat dukungan semua komponen masyarakat pers seluruh Indonesia, khususnya PWI seluruh Indonesia.
Setelah memiliki struktur organisasi lengkap di 34 provinsi dan hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia, saat ini SMSI telah resmi menjadi anggota konstituen Dewan Pers, tertanggal 29 Mei 2020.

SMSI telah mendapatkan Surat Keputusan Dewan Pers tentang hasil verifikasi yang dinilai memenuhi ketentuan Standar Organisasi Perusahaan Pers. (“)

PDAM Minta Pelanggan Bayar Air Tepat Waktu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perusahaan Daerah Air Minum. (PDAM) Kota Parepare kembali mengingatkan pelanggan untuk membayar tagihan Airnya sebelum tanggal 20 bulan berjalan. Hal tersebut di sampaikan Direktur PDAM Lewat Plt Humas PDAM Rahman Ngara pada sejumlah awak media Rabu (24/03/21).

Menurut Rahman, dengan disiplin membayar tagihan air pada bulan berjalan, ada nilai positinya termasuk dapat mengontrol tagihan jika ada pemakaian tidak wajar.

“Semua pelanggan disiplin dalam hal membayar air sebelum tanggal 20 tujuan dari pada ini ada nilai positifnya juga tidak menjamin karena ini ada beberapa pelanggan yang kami hadapi itu tiba-tiba lonjakan nya naik setelah kita mempelajari dan kunjungan ke lapangan ini disebabkan adanya kebocoran instalasi-instalasi dalam rumah kebocoran instalasi sesudah meter ketika pelanggan tidak disiplin dalam membayar bayangkan kalau 4_6 bulan bocor tapi kalau cuma 1 bulan ketika dia disiplin membayar langsung ketahuan.” Jelas Rahman.

Lanjut Rahman, Dengan di siplin membayar tiap bulannya dapat dengan mudah terditeksi oleh petugas juga ada kebocoran. sehingga petugas PDAM akan segera berkunjung kelapangan.

“Namun pun sebenarnya teman teman tidak berkunjung ke lapangan karena setiap bulan ada petugas kami dalam hal ini pembaca meteran ketika dia melakukan pembacaan otomatis makanya dibagian pembaca meteran itu melakukan verifikasi ini juga yang tadinya kadang petugas kami langsung berkunjung kelapangan.” erangnya.

PDAM Bagi Tips Gampang Kurangi Kebocoran Air

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Plt Humas PDAM Rahman Ngara Pada pada tim liputan radiomesra.com Rabu (24/03/21) berbagi tips gampang untuk mengetahui jika instalasi air dalam rumah mengalami kebocoran. Menurutnya pelanggan cukup penutup semua kran air yang ada kemudian melihat meteran apakah ada pergerakan meteran atau tidak.

“Caranya untuk mendeteksi ketika terjadi bocor instalasi dalam rumah semua kran ditutup dalam rumah baru liat meteran kalau meterannya bergerak berarti ada bocor didalam diimbau kepada masyarakat khususnya kepada pelanggan PDAM sekali melakukan pengecekkan seperti itu, menutup semua kran kapan meteran berputar sementara kran tertutup semua segera melaporkan kepada kami dan petugas kami akan segera kelapangan menindak lanjuti.”Jelas Rahman.

Lanjut Rahman, pengecekan tersebut penting, karena ada beberapa pelanggan yang mengalami kebocoran sehingga mempengaruhi tagihan namun tidak di sadari. Selain itu dirinya juga meminta ketika terjadi renovasi rumah agar menginformasikan kepada PDAM sehingga petugas dapat memberikan masukan guna mempermudah pencatatan.

“Kami sangat mengharapkan masyarakat kota Parepare khususnya pelanggan PDAM ini ketika mau melakukan perubahan atau renovasi rumah supaya petugas Kami bisa membaca meteran dengan bagus kadang meteran itu ditimbun pelanggang atau kah meteran itu sudah tidak berada lagi posisinya ditempat yang seperti semula karna disebabkan adanya perluasan rumah. ini semua ada dikontak jadi pelanggan harus melaporkan ke PDAM untuk pemindahan meteran tidak dipungut biaya karena ini salah satu mempermudah petugas kami untuk melakukan pembacaan meteran.” Terangnya.

Wali kota Parepare Akan Canangkan Gerakan Tiada Hari Tanpa Masker

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Parepare, menggelar rapat bersama terkait perpanjangan pembatasan kegiatan masyarakat untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Rapat Forkopimda itu dilaksanakan di Ruang Rapat Walikota, Selasa (23/03/21).

Setelah sebelumnya lewat berbagai media online pemkot telah mengumumkan parepare kini berada pada zona hijau. Wali kota Parepare yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid19 berharap kondisi ini terus terjaga. Dalam kesempatan tersebut Ketua DPD I Golkar Sulsel tersebut akan mencanangkan gerakan Tiada Hari tanpa masker.

“Hasil kerja-kerja kita ini kita coba canangkan tiada hari tanpa pembagian masker supaya sejalan ini adalah suatu bentuk komitmen awal untuk menjaga status penurunan covid kita yang masuk zona hijau. percayalah bapak ibu sekarang ini ada juga dampak kalau kita lakukan sebagai hasil kerja nyata kita bahwa kita sudah di zona hijau jangan sampai kita sudah di zona hijau kemudian kita tidak pakai masker lagi jadi harus betul-betul ada nilai edukasi ada informasi yang tetap kita laksanakan.” Jelas Anggota Dewan Penasehat APEKSI tersebut.

Selain Turut hadir Wali kota Parepare HM Taufan Pawe, juga di hadiri Wakil Walikota Pangerang Rahim, Ketua DPRD Nurhatina Tipu, Kapolres AKBP Willy Abdillah, Dandim 1405/mlts Letkol Czi Aryanto Wibowo, Kejari dan beberapa Kepala SKPD lingkup Kota Parepare.

SMSI Gelar Rakerda Rirangkai Pemberian Penghargaan Pada Sejumlah Tokoh di Sulsel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulsel tengah menyiapkan kegiatan besar tahun ini, dengan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan dirangkaikan pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh di Sulsel.

Dalam kegiatan yang direncanakan Jumat 26 Maret 2021, di Hotel Claro, SMSI Sulsel juga menggelar dialog bertemakan ‘membangun optimisme Indonesia dari daerah’.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dijadwalkan membuka acara dan diisi pembicara lainnya yakni mantan Menteri Pertanian yang saat ini pengusaha sukses asal Sulsel, Andi Amran Sulaiman sebagai keynotespeaker, serta Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Ketua SMSI Sulsel, Rasyid Al Farisi mengatakan agenda ini merupakan program SMSI untuk lebih mendekatkan dengan masyarakat hingga tokoh tokoh berpengaruh di Sulsel.

Menurutnya SMSI adalah organisasi perusahaan pers yang erat kaitannya dengan masyarakat maupun pemangku kepentingan dalam rangka sebagai mitra dalam membangun bangsa khususnya di daerah.

“Kita berharap dialog ini akan memberikan semangat dan optimisme melalui daerah membangun negeri. Sosok Pak Amran menjadi salahsatu bagian representasi tokoh di Sulsel yang memiliki komitmen besar membangun bangsa ini menjadi lebih kuat,” kata Achi sapaannya.

Ketua SMSI Sulsel juga memberikan bocoran untuk pemberian penghargaan di acara nanti diantaranya beberapa kepala daerah, akademisi serta pengusaha.

“Menurut penilaian objektif kami di SMSI penerima penghargaan dianggap peduli dan mendukung kerja kerja profesional pers sebagai upaya berkontribusi untuk daerah,” lanjut Achi.

Achi yang juga Pemred Fajar.co.id menambahkan undangan sudah tersebar, mulai ke organisasi profesi lainnya seperti, PWI, AJI, IJTI, PFI, AMSI serta lain lain. Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

“Kita tetap mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku karena masih dalam situasi pandemi. Tentu dengan komitmen bersama semoga pandemi berakhir dan kehidupan normal dan perekonomian makin baik,” tuturnya.

SMSI adalah organisasi media siber atau online yang telah menjadi konstituen di dewan pers. SMSI Sulsel saat ini sudah bergabung media online sebanyak 32 media.

SMSI berupaya mendorong perusahaan media di Sulsel untuk menjadi perusahan profesional serta terdaftar sebagai media terverifikasi. (*)

Bactiar Wakkang Tepis Dirinya Maju Di Pilkada Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pilkada tahun 2024 masih menunggu beberapa tahun lagi. Namun nama nama yang muncul sebagai calon wali kota sudah banyak bermuncullan mulai dari pengusaha hingga politisi baik yang berkiprah di Panggung Politik Sulsel atau warga parepare yang yang berdomisili di luar parepare.

Salah satu nama santer disebut untuk maju pada pilkada wali kota Bachtiar Wakkang lewat akun media sosialnya Selasa (23/03/21) menulis jika dirinya belum berpikir untuk maju pada konstestasi wali kota parepare tersebut walaupun secara undang undang dirinya juga punya hak untuk maju.

“Sebagai warga negara Indonesia yg mempunyai hak dan tanggung jawab yg sama memilih dan dipilih, setiap warga negara punya kedudukan dan hak yg sama dengan warga yg lainnya yg tertuang dalam konstitusi UUD 1945. Dalam konteks Pilkada di Kota Parepare, serta munculnya isu bahwa saya punya agenda politik tentang Parepare…perlu saya klarifikasi dan luruskan bahwa saya TIDAK ADA KEINGINAN untuk maju sebagai Calon Walikota maupun Calon Wakil Walikota pada kontestasi Pilkada mendatang.” Jelas Alumni SMP 2 Parepare Tersebut.

Lanjut Anggota DPRD Bontang Asal Partai Nasdem tersebut Tetapi sebagai putra daerah, dirinya punya hak untuk memberi edukasi kepada sahabat, keluarga dan handai taulan tentang pentingnya Memilih seorang pemimpin yang amanah

“Memilih seorang pemimpin yang amanah dan punya tanggung jawab dalam melaksanakan seluruh agenda kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan rakyat utamanya masyarakat Kota Parepare.” Terangnya.

Peringatan Hari Air Sedunia, BLH PP Dan DLH Parepare Lakukan Giat Rehabilitasi DAS

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemuda Pancasila Parepare bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare kembali melakukan giat rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Salo Karajae di daerah hulu Salo Karajae. Kali ini BLH-PP melakukan rehabilitasi dengan melakukan Penanaman Pohon Bantaran sungai yang berada di Lemoe, kegiatan ini sudah berlangsung selama setahun. Hal tersebut Dikatakan Ketua BLH-PP Amri Kalbu. Senin (22/03/21).

“Sebagai momentum peringatan Hari air sedunia ini perlu kita menyadari tentang pentingnya sumber air terutama daerah aliran Sungai sebagai sumber kehidupan dan sungai salo karajae sebagai eduwisata kota Parepare. Ungkap Amri

Amri Kalbu juga menyampaikan Mereka memilih lokasi di Lemoe ini karena merupakan hasil pembukaan lahan yang pernah dilakukan oleh masyarakat disana, sehingga BLH PP mengajak masyarakat untuk berperan dalam melakukan rehabilitasi dengan melakukan penanaman pohon sekitar 200 bibit. Sebagai bentuk upaya penyelamatan bantaran sungai.

Sementara Kabid Penataan & Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH kota Parepare Jenemar Aslan mengatakan, Proteksi/Perlindungan sumber air harus berkelanjutan terutama dalam menjaga daerah resapan air agar keberlangsungan kebutuhan akan air mampu menyelamatkan generasi selanjutnya.

“Selain itu Kami juga mendorong pengupayaan, pencegahan pencemaran kerusakan terhadap kualitas air permukaan (Salo Karajae).” Ungkap Jenemar Aslan

Pada saat kegiatan tersebut masyarakat Lemoe keluarga pemilik lahan atas nama Ririn juga ikut serta bersama warga lainnya. “Dengan adanya program ini kami ikut mengerti tentang penjagaan bantaran sungai , sehingga kami merasa memiliki tanggung jawab lebih untuk menjaga daerah aliran sungai apa lagi dekat dengan lahan kebun kami”.tutup Ririn

Wali Kota Parepare Paparkan Rencana Pembangunan Akses Jalan dan Jembatan Kembar Kantor Bappelitbangda Sulsel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe memaparkan rencana Pembangunan Akses Jalan dan Jembatan Kembar, di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin, (22/03/21).

Pemaparan Taufan Pawe ini dilakukan dalam rangka sinergitas Pemkot Parepare dan Pemprov Sulsel, dalam membangun akses jalan dengan panjang 3.525 meter dan panjang jembatan 125 meter sebagai jalan alternatif selain Jembatan Sumpang Minangae.

Taufan Pawe menjelaskan, salah satu akses utama jalur Trans Sulawesi di Parepare Jalan Bau Massepe, tepatnya di Jembatan Sumpang Minangae sudah sangat tidak memadai. Hal itu menimbulkan kemacetan dan berdampak pada ketidaknyamanan pengguna infrastruktur jalan dan jembatan pada umumnya.

“Jembatan Sumpang Minangae kini berumur 43 tahun. Sudah sangat sempit dengan lebar hanya 7 meter sehingga sering macet. Tentu ini sangat mengganggu kita. Terutama mengganggu perekonomian Sulsel pada umumnya,” kata Taufan Pawe.

Waki Kota Parepare dua periode ini mengatakan, jika pembangunan akses jalan dan jembatan kembar ini merupakan program yang sejalan dengan keinginan Gubernur Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang ingin memajukan Sulsel. Bagaimana tidak, jika jembatan ini terealisasi, pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulsel secara menyeluruh akan meningkat.

“Berbagai kesempatan saya menyampaikan ke Pak Gubernur (Nurdin Abdullah dan wakil gubernur (Andi Sudirman). Saya berkeinginan sekali, Kota parepare itu menjadi bagian wajah terdepan Sulsel. Bukan hanya Kota Makassar,” ungkap Taufan.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Parepare, Syamsuddin Taha menambahkan, pembangunan akses jalan dan jembatan tersebut salah satu proyek strategis Wali Kota Parepare Taufan Pawe sejak tahun 2015.

Jembatan yang direncanakan dibangun tahun 2021 ini juga diproyeksi mampu menunjang keberadaan dan operasional stasiun besar kereta api di Lumpue.

“Akses jalan dan jembatan ini juga menunjang keberadaan salah satu terminal rel kereta api yang juga direncanakan. Jadi pembangunan ini sangat strategis bagi Sulsel,” pungkasnya.

Pemaparan ini turut dihadiri Kepala Bappelitbangda Sulsel Andi Darmawan Bintang, Kepala BKAD Sulsel, pejabat teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel, dan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) serta sejumlah pejabat Pemkot Parepare.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare