30.6 C
Pare-Pare
Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 645

KPU Gelar Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan September

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – KPU kota Parepare melaksanakan kegiatan rapat pleno terkait dengan penetapan hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan untuk periode bulan September tahun 2021. Hal tersebut di tegaskan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Mursalin Muslimin Saat di hubungi tim liputan radiomesra.com Jumat (01/10/21)

“Selanjutnya kami akan menyampaikan yang telah dicapai dari kegiatan pemutaran tersebut sampai dengan priode bulan September 2021 terdata sebanyak 98.672 pemilih dengan rincian yang terdiri dari laki-laki sebanyak 47.534 dan pemilih perempuan sebanyak 51.138 ke semua pemilih ini tersebar di 4 kecamatan pada 22 kelurahan dalam wilayah kota Parepare kami sampaikan bahwa pemilih baru yang terdata itu sebanyak 24 pemilih serta pemilih yang tidak memenuhi syarat lain sebanyak 8 pemilih dan tidak ada pemilih melakukan ubah data sampai dengan periode bulan September 2021 ini data tersebut bersumber dari hasil pengawasan Bawaslu kota Parepare tanggapan dan masukan masyarakat serta temuan KPU kota Parepare yang sebelumnya telah dikoordinasikan dengan pihak terkait.” Kata Mursalim

Lanjut Mursalim, saat ini di jadwalkan untuk mengkoordinasikan berbagai hal terkait dengan berbagai potensi yang bisa berpengaruh terhadap data pemilih berkelanjutan diantaranya akan berkoordinasi dengan Madrasah Aliyah baik negeri maupun swasta se kota Parepare.

“Sebelumnya pada tanggal 23 September kemaren atas Fasilitasi kepala kantor kementerian agama kita dipertemukan dengan para kepala madrasah Aliyah negeri swasta se kota Parepare untuk membicarakan teknis bagaimana kita akan melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan untuk siswa madrasah tersebut yang telah cukup umur 17 tahun dan tentunya telah melakukan perekaman KTP untuk selanjutnya kita daftar sebagai pemilih pemula selanjutnya kita juga akan berkoordinasi dengan polres Parepare dan kodim 1405 Mallusetasi ini terkait dengan potensi pemilih pemula yang dalam hal ini baru akan menggunakan hak konstitusi nya karena yang bersangkutan anggota TNI polri ini telah memasuki masa pensiun.” Terang Mursalin.

Tambah Mursalin KPU akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan beberapa kelurahan tentunya di kota Parepare yang koordinasikan dengan kedua institusi ini dinas kesehatan dan kelurahan ini adalah terkait dengan pemilih yang tidak memenuhi syarat lagi itu disebabkan karena yang bersangkutan meninggal dunia dan pindah domisili keluar dari kota Parepare.

Rapat pleno terkait dengan penetapan hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan untuk periode bulan September tahun 2021 disaksikan dan diikuti lengkap oleh seluruh komisioner KPU Parepare termasuk Ketua dan Anggota KPU kota Parepare serta dihadiri juga oleh para kepala sub bagian dalam lingkup KPU kota Parepare dan operator Datin KPU kota Parepare

PJU Rampungkan Penggantian Puluhan Lampu Aksesoris Kota

0

PAREPARE RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melalui unit pelayanan terpadu daerah (UPTD) Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas PUPR telah merampungkan penggantian puluhan lampu aksesoris kota yang berlokasi di jalan Mattirotasi, Kota Parepare.

Kepala UPTD PJU Dinas PUPR, Burhanuddin pada tim liputan radiomesra.com (01/10/21) menyebutkan, sejumlah alasan yang menjadi pertimbangan dilakukannya penggantian puluhan lampu aksesoris kota tersebut.

Di antaranya kondisi lampu aksesoris kota yang sudah tidak layak pakai dan sebagai salah satu upaya menambah nilai estetika kota.

“Kami dari UPTD penerangan jalan umum terus berupaya mengadakan pembenahan dan penggantian aksesoris kota dalam hal ini lampu-lampu yang merupakan lampu hias dan lampu taman ini sebagai upaya untuk memastikan agar semua aksesoris kota ini berfungsi normal pergantian bentuk atau model juga kita lakukan untuk menciptakan perubahan-perubahan supaya kota Parepare yang kita banggakan ini terlihat lebih indah sebagai kota tujuan.” ujar Burhanuddin. (1/10/2021)

Burhanuddin juga menjelaskan, meski desain, bahan, serta percahayaan yang jauh lebih baik dari lampu aksesoris kota sebelumnya, namun daya listrik yang digunakan tetap sama dan hemat.

Dalam kesempatan itu, Burhanuddin juga mengimbau masyarakat agar turut serta menjaga dan memelihara lampu aksesoris kota karena aksesoris kota ini merupakan salah satu penunjang dalam mewujudkan teori telapak kaki yang digaungkan wali kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe.

Proses penggantian lampu aksesoris kota sejumlah 66 titik ini berhasil dirampungkan tim UPTD PJU kota Parepare dalam jangka waktu tiga bulan. (*)

Prodi Departemen Patologi Anatomi FK Unhas bersinergi dengan Pemkot Parepare melalui kegiatan bakti sosial vaksinasi dan penyuluhan Covid-19

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ibarat gayung bersambut. Pemerintah Kota Parepare yang tengah giatnya mengoptimalisasikan vaksinasi Covid-19, terbantu dengan hadirnya vaksinasi gratis oleh Prodi Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Prodi Departemen Patologi Anatomi FK Unhas bersinergi dengan Pemkot Parepare melalui kegiatan bakti sosial vaksinasi dan penyuluhan Covid-19 di Rumah Sakit dr Hasri Ainun Habibie Parepare, Jumat, (01/10/21).

Dewan Penasihat Kawasan Karantina Covid-19 Sulawesi Selatan, Prof Dr dr Andi Asadul Islam dan dr Andi Ihwan bersama para relawan yang turun langsung memimpin vaksinasi menyasar 400 orang. Namun karena tingginya antusias masyarakat untuk divaksin, relawan pun meminta tambahan 200 dosis vaksin ke Dinas Kesehatan Sulsel. Sehingga keseluruhan menjadi 600 dosis vaksin

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mengemukakan, hadirnya bakti sosial vaksinasi ini betul-betul gayung bersambut. Karena Pemkot Parepare lagi giat-giatnya mengoptimalisasikan agar seluruh masyarakat Parepare dapat divaksin.

“Cuma kendalanya kita terbatas vaksin. Alhamdulillah, dengan kehadiran Prof Asadul dan rombongan sebagai relawan ini berikan bantuan vaksin 400, dan kenyataannya masyarakat sangat responsif menjadi 600, sehingga In Syaa Allah beliau bisa memenuhi,” ungkap Taufan Pawe (TP) di sela kegiatan vaksinasi di RS dr Hasri Ainun Habibie.

Wali Kota Parepare dua periode ini mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh relawan Covid-19 Sulsel khususnya FK Unhas melalui program percepatan vaksinasi ini.

“Ini sebuah langkah maju dalam mengatasi pandemi Covid-19,” puji Taufan Pawe.

Taufan Pawe menekankan, dalam upaya mensukseskan program vaksinasi pemerintah membutuhkan dukungan dari seluruh pihak.

“Kami berharap seluruh stakeholder mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi. Hari ini relawan Covid-19 Sulsel telah menjadi contoh yang baik bagi kelompok lainnya dalam upaya percepatan vaksinasi. Kami bangga,” tegas Dewan Pengawas APEKSI ini.

Selain program percepatan vaksinasi, kata Taufan, pemulihan ekonomi juga harus mendapat dukungan terutama dukungan dari sektor swasta dan pemangku kepentingan.

Karena menurut Taufan, sektor swasta memiliki peran sangat penting dalam mensukseskan dan memperkuat kemitraan dengan pemerintah.

“Oleh karena itulah, kami berharap kegiatan vaksinasi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Saya melihat masyarakat Parepare memiliki antusiasme yang tinggi dalam pelaksanaan vaksinasi. Kita juga harap program vaksinasi ini tuntas dalam waktu tidak terlalu lama,” harap Wali Kota peraih 198 penghargaan ini.

Prof Asadul Islam menambahkan jenis vaksin adalah Sinovac, dan menyasar dosis pertama dan dosis kedua untuk 600 orang. “Sasarannya adalah masyarakat umum termasuk mahasiswa dan siswa SMP,” kata Prof Asadul.

Selain vaksinasi dan penyuluhan, kegiatan bakti sosial juga menjadi kreatif dan menarik karena adanya games. Wali Kota Taufan Pawe yang memandu langsung games memberikan pertanyaan tentang apa tujuan dan manfaat dari vaksinasi. Yang menjawab benar mendapatkan hadiah bingkisan.

“Vaksinasi bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh,” jawab Melinda, seorang peserta vaksinasi, mahasiswa IAIN Parepare, yang tinggal di Jalan Agussalim, Parepare. Dia pun mendapatkan hadiah.

Beberapa remaja juga menjawab pertanyaan Taufan Pawe. Dan mendapatkan hadiah bingkisan.

Plt Direktur RS Hasri Ainun Habibie, dr Mahyuddin, Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Hj Renny Anggraeny Sari, Wakil Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Ibrahim Kasim, dan jajaran pejabat Pemkot Parepare ikut mendampingi selama kegiatan para relawan yang merupakan dokter ahli beda saraf FK Unhas ini. (Hms/Propim)

Terima Tim Verifikasi Nasional, Pemkot Parepare Terus Lakukan Terobosan Pertahankan Kota Sehat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare resmi menerima Tim Verifikasi Nasional Penyelenggaraan Kota Sehat 2021. Tim diterima oleh Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim atas nama Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Kamis, 30 September 2021.

Bersama Wakil Wali Kota, turut menerima, Sekda Parepare H Iwan Asaad, para Kepala SKPD, Camat, dan Lurah lingkup Pemkot Parepare.

Tim Verifikasi Nasional yang turun ke Parepare adalah Nevy Rinda Nugraini dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selaku Ketua Tim, Carolina Rusdi Akib dan Rahmat Wibisono dari Kementerian Kesehatan, anggota tim.

“Selamat datang Tim Verifikasi Nasional Penyelenggaraan Kota Sehat di Kota Parepare. Kota tempat kelahiran Presiden ke-3 RI BJ Habibie, yang menjadi sumber inspirasi pembangunan di Parepare,” kata Wawali Pangerang Rahim di awal sambutannya.

Di hadapan Tim Verifikasi Nasional, Pangerang mengemukakan, Parepare yang sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Kota Sehat kategori tertinggi, Swasti Saba Wistara, siap terus melakukan terobosan untuk mempertahankan predikat Kota Sehat tertinggi itu.

“Kami berkomitmen untuk mempertahankan Kota Sehat Swasti Saba Wistara. Berbagai upaya kami lakukan untuk tingkatkan derajat kualitas hidup masyarakat kami,” ungkap Pangerang.

Di antara upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di Parepare adalah pembangunan bidang kesehatan melalui penataan sarana dan prasarana permukiman sehat.
Penataan kawasan transportasi dan tertib lalu lintas, kawasan industri dan perkantoran sehat, penataan kawasan pariwisata sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan sehat mandiri dan kehidupan sosial sehat.

“Penataan sarana dan prasarana permukiman melalui program Peduli Lorong dan Peduli Lingkungan. Penataan kawasan industri dan perkantoran dilakukan dengan pendekatan ramah lingkungan dan menggunakan teknologi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Tidak ada pembangunan di Kota Parepare yang tidak ramah lingkungan,” terang Pangerang.

Penataan kawasan pariwisata sehat, kata Pangerang, yakni tempat-tempat wisata harus bersih dan indah karena hal itu menjadi daya tarik kunjungan.

“Kami tidak berhenti berpikir agar pembangunan yang dilakukan tetap pada konsep kota sehat dengan pendekatan empiris serta pelibatan masyarakat,” tegas Pangerang.

Pemkot Parepare, kata Pangerang, juga terus mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Tujuannya mengajak serta memotivasi agar masyarakat terlibat aktif sehingga memiliki kebiasaan dan perilaku hidup yang sehat.

“Hal ini diharapkan mampu mewujudkan budaya hidup sehat secara konsisten dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan. Kami juga mengharapkan kepada Tim Verifikasi Penilaian Kota Sehat untuk dapat memberikan bimbingan dan arahan serta pembinaan kepada Kota Parepare, agar kekurangan-kekurangan yang ada dapat diperbaiki demi peningkatan kualitas penyelenggaraan kota sehat tersebut,” harap Pangerang.

Pangerang berharap dengan verifikasi ini, Parepare meraih nilai maksimal, sehingga kembali mendapatkan penghargaan Kota Sehat tertinggi untuk keempat kalinya berturut-turut. Parepare mendapatkan penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Wistara masing-masing pada 2015, 2017, 2019.

Ketua Tim Verifikasi Nasional Penyelenggaraan Kota/Kabupaten Sehat, Nevy Rinda Nugraini menjelaskan, penyelenggaraan kota sehat bertujuan untuk menciptakan daerah yang bersih, nyaman, aman, dan layak huni bagi masyarakat.

“Ini sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dengan terciptanya kualitas lingkungan, fisik, dan sosial sesuai dengan kebutuhan wilayah. Program Kabupaten Kota Sehat (KKS) ini dilaksanakan setiap dua tahun sekali,” ujar Nevy.

Nevy mengingatkan, penyelenggaraan kota sehat memiliki peran dalam pembangunan daerah, dengan melihat potensi dan permasalahan agar dapat ditemukan arah, sasaran, tujuan, dan hal lainnya.

“Untuk tahun ini ada tujuh tatanan yang jadi indikator penilaian, termasuk penanganan Covid-19. Di Parepare, Lokus verifikasi di antaranya Hutan Kota, SMPN 2, SDN 28, TK Kartika. Kita juga akan lakukan pengecekan di beberapa tempat, termasuk tempat wisata, apakah kunjungan ada peningkatan atau tidak,” tandas Nevy. (*)

Fokus Apresiasi Fraksi yang Tolak Bahas Ranperda APBD Perubahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – DPRD Kota Parepare bersama Pemerintah Kota Parepare menyepakati bersama Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 untuk ditetapkan menjadi Perda. Kesepakatan itu terungkap dalam rapat paripurna di DPRD Parepare, Selasa, (28/09/21)

Dalam rapat paripurna terungkap, empat Fraksi menyetujui penetapan Ranperda APBD Perubahan. Dan dua Fraksi menolak.

Dewan Pembina LSM Fokus di program obras radio mesra kamis (30/0921) H. Andi Abd. Rahman Saleh mengatakan LSM Fokus memberi dukungan terhadap 2 fraksi Di DPRD kota Parepare karena sudah mengambil tindakan tegas dengan menolak Ranperda APBD perubahan dan dirinya berharap LSM Fokus Perlu mendorong kedua partai tersebut untuk membantu menjadi kontrol DPRD agar anggaran sesuai sasaran bukan bancakan oligarki

“Kenapa kita kemarin Dan juga ini kita melihat ada sesuatu yang baik dari DPRD seperti dari partai Nasdem diikuti Gerindra menggunakan fungsi pengawasannya. tidak mau ikut. pihak LSM fokus kemarin rapat berupaya untuk membangun komunikasi dengan Nasdem dan Gerindra untuk bagaimana agar pembahasan APBD itu lebih efektif dan efisien tidak sama lagi tahun lalu hanya formalitas untuk palu dan dengan tempo pembahasan yang singkat sekira itu bentuk apresiasi kita .”Terang Arsal

Berikut hasil pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD 2021 yang telah disepakati menjadi Peraturan Daerah Kota Parepare.

Pertama, pada sisi pendapatan daerah yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer dan Lain-lain Pendapatan yang sah yang mana direncanakan pada Perubahan APBD tahun anggaran 2021 menjadi sebesar Rp 976,03 miliar lebih atau bertambah sebesar Rp50,24 miliar lebih atau 5,43% bila dibandingkan dengan anggaran pokok 2021.

Kedua, untuk anggaran belanja daerah yang terdiri atas belanja operasi, belanja modal dan belanja tidak terduga yang mana direncanakan dalam Perubahan APBD tahun anggaran 2021 ini adalah sebesar Rp 1,00 triliun lebih atau bertambah sebesar Rp 57,42 miliar lebih atau sebesar 6,03% bila dibandingkan dengan anggaran pokok tahun anggaran 2021.

Dan ketiga, anggaran penerimaan pembiayaan adalah Rp 41,18 miliar lebih atau bertambah sebesar Rp 7,18 miliar lebih atau 21,14% dibandingkan anggaran pokok tahun anggaran 2021. Sedangkan anggaran pengeluaran pembiayaan adalah sebesar Rp8,01 miliar lebih, tidak mengalami perubahan

Tim Assessment Tinjau Kesiapan Sekolah Laksanakan PTM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Tim Assessment yang terdiri dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare, Dinas Kesehatan Parepare, Dinas Perhubungan Parepare, Satpol PP Parepare, Dinas Kominfo Parepare ditambah Dewan Pendidikan Kota Parepare dan Tenaga Ahli Pendidikan Parepare, turun meninjau kesiapan sekolah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Selasa, (28/09/21).

Tim turun atas perintah langsung Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe untuk melakukan assessment memastikan sekolah-sekolah khususnya pilot project benar-benar siap melaksanakan PTM terbatas. Itu karena direncanakan awal Oktober 2021 atau tepatnya Senin, 4 Oktober 2021, sekolah pilot project sudah mulai PTM terbatas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare, Arifuddin Idris mengatakan, Tim Assessment tidak hanya meninjau kesiapan fisik sekolah untuk PTM terbatas, tapi lebih teknis dan mendetail hingga standar operasional prosedur (SOP) yang spesifik di sekolah.

Arifuddin mengungkapkan, ada 60 SD dan SMP di Parepare yang memasukkan permohonan untuk melaksanakan PTM terbatas. Inilah yang ditinjau kesiapannya dalam beberapa hari ini.

Bukan sekadar melaksanakan PTM harus siap tapi setelah ini dinas dan dewan pendidikan hasilnya nanti akan sodorkan ke pimpinan melalui sekda bahwa ada sekolah yang usulkan menjadi pilot project, pilot project ini akan berjalan apakah 1 minggu atau 2 minggu atau 1 bulan terserah nanti hasilnya pantau.

Lanjut Arifuddin, tidak terlalu banyak pilot project dulu dipantau setiap hari apa yang terjadi apa saja kekurangannya diperbaiki selama masih bisa diperbaiki.

“kalau memang bahkan bisa saja tapi mudah-mudahan tidak terjadi mungkin sekolah setelah kita secara acak lalu ada temuan pasti kita tuntut. Makanya saya imbau kepada sekolah jangan sekedar mau tapi betul betul karena terkadang konsep bagus tapi aplikasi penerapannya ada kendala-kendala yang tidak sesuai dengan konsep. fakta ini yang perlu dan mudah-mudahan berjalan dengan lancar semuanya kan kita minta dukungan masyarakat terutama orang tua siswa.” Terang Arifuddin

Ada tujuh sekolah yang ditinjau pada Selasa, 28 September 2021. Masing-masing SDN 1, SDN 3, SDN 5, SDN 55, dan SDN 71 Parepare untuk jenjang sekolah dasar. Serta SMPN 1 dan SMPN 2 Parepare untuk sekolah menengah pertama.

Disdukcapil Kota Parepare Terus Berupaya Hadirkan Layanan yang Membahagiakan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka pelaksanaan evaluasi unit pelayanan publik tahun 2021 dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota terus berupaya menghadirkan layanan yang membahagiakan masyarakat. Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Parepare, Adi Hidayah Saputra, S.STP pada tim liputan radiomesra.com Kamis (30/09/21).

“Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota terus berupaya menghadirkan layanan yang membahagiakan masyarakat dan terus meningkatkan pemenuhan aspek penilaian yang meliputi kebijakan pelayanan. profesionalisme SDM. sarana dan prasarana sistem informasi pelayanan publik konsultasi dan pengaduan serta inovasi.” Kata Adi.

Lanjut adi, keikutsertaan Dinas kependudukan dan catatan sipil di tahun 2021 yang ke 4 kalinya setelah tahun 2018 meraih predikat baik kemudian di 2019 dan 2020 meraih predikat sangat baik.

“Di 2021 ini kami berkomitmen agar indeks pelayanan publik dinas kependudukan dan pencatatan sipil dapat meningkat sehingga menjadi roh model pelayanan dengan peringkat pelayanan prima. Segala upaya yang dilakukan oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil dalam meningkatkan kwalitas pelayanan tidak tetlepas dari peran serta seluruh masyarakat yang peduli terhadap layanan yang kami berikan dengan senantiasa memberikan kritik saran dan ide cemerlang untuk peningkatan kwalitas didinas kependudukan dan pencatatan sipil.” Jelas Adi.

TP PKK 24 Kabupaten Kota Sulsel Lakukan Vaksinasi Covid-19 massal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) 24 Kabupaten Kota se-Sulawesi Selatan bergerak melakukan vaksinasi Covid-19 massal serentak, Rabu, (29/09/21).

Di Parepare, TP PKK Parepare bekerja sama dengan Pemkot Parepare menggelar vaksinasi dosis pertama di tujuh titik, masing-masing enam Kelurahan, dan Rumah Sakit dr Hasri Ainun Habibie sebagai pusat kegiatan.

Vaksinasi menyasar semua kalangan, mulai usia 12 tahun, dewasa, ibu hamil hingga lanjut usia (Lansia). Dengan target 1.547 orang.

Vaksinasi bertajuk “Gerakan Percepatan Vaksinasi Massal untuk Masyarakat Bersama Tim Penggerak PKK Kota Parepare” ini dibuka resmi secara virtual oleh Ketua TP PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan.

Erna Rasyid Taufan (Erat) dalam sambutannya mengemukakan pentingnya vaksinasi Covid-19. Dia juga mengingatkan pentingnya peran PKK mensosialisasikan vaksinasi secara masif untuk menangkal informasi hoaks di masyarakat.

“PKK harus tampil mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak percaya dengan hoaks, seperti setelah vaksin ada yang meninggal dunia. Seandainya yang meninggal dunia itu 50 persen baru bisa kita percaya. Dan ini juga perlu kita sampaikan kepada masyarakat agar pada saat screening jujur dengan penyakitnya,” pesan Erna Rasyid Taufan.

Istri Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe ini mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19 massal serentak yang diprogramkan PKK Sulsel ini.

“Mari masyarakat Parepare kita vaksin. Semoga kita semua bisa terbebas dari pandemi Covid-19,” pinta Erat.

Ketua Pokja IV TP PKK Parepare, dr Hj Renny Anggraeny Sari bersama Dr Hj Halwatia dan jajaran Pokja IV lainnya mengungkapkan, gerakan vaksinasi massal ini untuk mendukung Pemerintah Kota Parepare dalam mempercepat terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity.

“TP PKK Parepare hadir dan berperan dalam membantu percepatan vaksinasi agar tercipta herd immunity,” kata dr Renny yang juga Direktur RSUD Andi Makkasau.

dr Renny menambahkan, vaksinasi massal oleh PKK di Parepare telah berlangsung sejak Senin, 27 September 2021, di empat Kecamatan.

“Sudah dimulai sejak Senin di empat Kecamatan bersamaan. Total capaian target sasaran sampai hari ini sebanyak 3.720 orang,” tandas Renny.

Kunjungi Rumah Mappamacca, Srikandi PP Belajar Kepemimpinan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kaum perempuan harus mempersiapkan diri dengan terus menerus meningkatkan kualitas individu dalam ilmu pengetahuan, kemampuan berorganisasi dan memimpin, sehingga memberi keyakinan kepada masyarakat bahwa yang bersangkutan memiliki kapasitas (kecakapan), dan kapabilitas (kemampuan) untuk menjadi pemimpin. Hal ini disampaikan oleh Kordiv Sosdiklih KPU Kota Parepare Firman Mustafa dalam kegiatan kunjungan Srikandi Pemuda Pancasila ke Rumah Pintar Pemilu Mappamacca dan acara ini di pandu oleh Kasubbag Teknis dan Hupmas KPU Kota Kota Parepare Muhammad Asrul sebagai Moderator , Selasa (28/09/21) .

Lanjut Firman menjelaskan apa yang harus dilakukan untuk medorong peningkatan partisipasi politik perempuan Pertama, harus dimulai pendidikan dari keluarga, bahwa berkiprah serta berpartisipasi di dunia politik adalah salah satu bagian yang penting untuk membagun masyarakat, bangsa dan negara. Kedua, anak perempuan yang mengikuti pendidikan sejak disekolah menengah, sebaiknya didorong untuk mengikuti organisasi intra dan ekstra sekolah .

“Ketiga, memberikan advokasi terhadap kaum perempuan supaya terpanggil untuk berpartisipasi dalam politik. Keempat, mempersiapkan generasi perempuan sejak dini untuk terpanggil dan tertantang memasuki dunia politik. Dengan cara ini , maka masa depan akan semakin banyak perempuan yang berkiprah dalam dunia politik. Kelima, memberi pencerahan , penyadaran dan dorongan kepada kaum perempuan supaya berpartisipasi dalam kegiatan politik .ujarnya

Safriani Sudirman Kordiv Teknis dan Penyelenggara KPU Kota parepare menjadi Narasumber kedua mengatakan Untuk bisa menjadi pemimpin yang berhasil, maka kaum perempuan harus melakukan.

“Pertama, harus dipersiapkan dan mempersiapkan diri sejak dini, mengikuti pendidikan dari sekolah dasar sampai univestas (S1, S2 dan S3) pada sekolah-sekolah yang bekualitas baik dan sudah mempunyai nama. Kedua, berlatih menjadi pemimpin organisasi pelajar, mahasiwa, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat , karena politik merupakan instrumen dalam negara demokrasi, . Keempat, memperkuat iman dan ketaqwaan kepada Allah, dengan melatih diri menjalankan perbutaan yag baik untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara. Kelima, menjadi pemimpin yang selalu membela, melindung dan membantu rakyat.’.tandasnya.

Melalui perwakilan srikandi Pemuda Pancasila Dina Amalia berterima kasih dengan adanya kegiatan di rumah Pintar Pemilu Mappamacca dalam menambah wawasan mengenai Perempuan dan Demokrasi yang di pandu oleh kedua Narasumber dari KPU Kota Parepare.

Kegiatan ini di hadiri oleh Kordiv Sosdiklih dan Kordiv Teknis dan Penyelenggaraan KPU Kota Parepare beserta staf dan Anggota Srikandi Pemuda Pancasila Kota Parepare kegiatan bertempat di Rumah Pintar Pemilu Mappmacca.

TDA Yakin Ekonomi Parepare Akan Melejit Kembali

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ini Bincang Heboh (IBH) Edisi Sabtu (25/09/21) Selain diisi Afif ketua Pelayan TDA 7.0 juga menghadirkan Ketua Umum BPC HIPMI parepare Sjamsul Rijal Madani, Kabag Ekonomi Setdako Basuki Busrah dan Owner Patato Sappe dengan tema Pemulihan Ekonomi.

Ketua TDA 7.0 Afif Achmadi mengungkapkan optimis ekonomi parepare akan kembali melejit dan mampu melewati pandemi ini. Hal Tersebut di ungkapkan pada program Inilah Bincang Heboh (IBH) Sabtu (25/09/21).

“Produk yang bisa keluar itu memang punya pasar yang luas apalagi dengan internet dan tumbuhnya banyak eksebisi juga itu menunjang produk kita bisa keluar. melihat tema hari ini pemulihan ekonomi di parepare. artinya kalau segi kesehatan mungkin sudah dilakukan treatmen. mendengarkan ini saja sudah optimis sekali bahwa parepare akan melenjit keatas dari segi ekonomi. termasuk salah satu Parepare menjadi home base PSM. satu hal yang perlu kami sampaikan ke pemerintah dalam kebijakan untuk menaikkan ekonomi di kota Parepare mendatangkan PSM ke sini, juga berharap ada kebijakan untuk membatasi produksi dari luar untuk datang ke sini supaya terfokus untuk UMKM.” Kata Afif.

Program IBH sendiri Hadir setiap sabtu Pukul 08.45-10.45 di pandu Host Sahran Himamaru di bantu Co. Host Bagus Oramahi dan Dimas Akbar. IBH busa di saksikan lewat Live Streamind web www.radiomesra.com atau live lewat FB Radio Mesra parepare dan Youtube Radio Mesra Parepare juga.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare