24.9 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 207

Pemkot Parepare Hidupkan Semangat Hari Santri 2025, Menebar Kebaikan dan Persatuan dari Kota Cinta

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bersama Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh santri atas dedikasi dan peran penting mereka dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta semangat kebangsaan.

Pemerintah Kota Parepare menilai bahwa santri merupakan penjaga moral dan penerus perjuangan bangsa yang memiliki peran besar dalam membangun masyarakat berperadaban, berilmu, dan berakhlak mulia. Melalui ketulusan dan pengabdian, santri turut menjadi garda terdepan dalam memperkuat karakter bangsa yang berkeimanan dan berkeadaban.

Peringatan Hari Santri menjadi ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman. Nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin diharapkan terus menjadi pedoman dalam menebar kebaikan, memperkokoh persaudaraan, dan menjaga keharmonisan sosial

Dengan semangat Hari Santri Nasional, Pemerintah Kota Parepare mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung peran santri dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, berakhlak mulia dalam membangun peradaban yang berkeadaban dan berkeimanan. (*)

19 Rekanan Antri Untuk Menjadi Dapur Pengolahan MBG di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota Parepare HM. Makmur lewat program Obras Senin (20/10/25) mengatakan ada 19 rekanan antri untuk menjadi dapur pengolahan MBG di kota Parepare.

“Banyak Orang yang mau bermitra dengan MBG. 19 rekanan itu antri diplikasi Kita, sementara di aplikasi BGN itu 19 dapur antri. sementara yang dibutuhkan untuk kota Parepare itu hanya 12 dapur, dan alhamdulillah 12 itu 6 sudah beroperasi, menunggu lagi ini yang dua dalam waktu dekat dan insya Allah akan dicukupi menjadi 12.” Kata Makmur.

Kadis pendidikan ini berharap untuk rekanan dapur MBG yang sudah antri segera melengkapi sarana dan prasarana yang dipersyaratkan agar kekurangan dapur bisa di lengkapi selanjutnya.

“Kita berdoa bersama, rekanan yang antri ini, sesegera mungkin bisa melengkapi melengkapi sarana dan prasarananya, sehingga bisa keluar. Ada dapur yang sudah selesai itu di daerah lapadde, sudah ada satu di sana selesai. Jadi kalau itu sudah beroperasi berarti kita menuju pada 9 dapur dari 12 dapur yang direncanakan.” Ungkap Makmur

Lomba Kreasi Cipta Menu B2SA Ajang Promosi Dinas Ketapang Edukasi PKK Makanan Bergizi Dengan Menu Lokal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Parepare menggelar lomba Kreasi Cipta Menu B2SA  kerjasama di Barugae Rujab Walikota Selasa (21/10/25).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muh. Idris di temui kegiatan mengatakan kegiatan tersebut bukan sekedar lomba kreasi makanan, tapi juga merupakan edukasi kepada masyarakat untuk membiasakan diri menyediakan makanan yang sumbernya dari bahan lokal

“Hari ini kita melaksanakan lomba kreasi cipta menu B2SA. B2SA itu adalah istilah untuk menggantikan apa yang dulu kita kenal dengan 4 sehat 5 sempurna, kemudian berganti menjadi isi piringku, dan sekarang ini kita mensosialisasikan apa yang disebut B2SA (Beragam, Bergizi, Sehat, dan Aman). Kategori yang utama itu adalah berbahan pangan lokal, ini sebetulnya selain lomba, juga merupakan edukasi kepada masyarakat untuk membiasakan diri menyediakan makanan yang sumbernya dari bahan lokal, yaitu untuk mengimbangi semakin maraknya makanan-makanan siap saji yang sekarang ini.” Kata Idris

Lanjut Idris, lomba ini diikuti oleh PKK 22 kelurahan, dengan harapan bahwa ibu-ibu PKK ini dapat menerapkan di rumah tangga masing-masing, sekaligus untuk menyebarluaskan ke masyarakat di kelurahan. Banyak sekali makanan-makanan unik yang disajikan dan ternyata kreasi-kreasi dari makanan lokal ini justru banyak yang sebetulnya lebih bagus, baik dari segi penampilan, rasa maupun dari kandungan gizinya dibanding dengan makanan siap saji yang banyak beredar.

“Salah satu tujuan kita adalah nanti kita akan mendokumentasikan menu-menu ini, kita akan sosialisasikan semua masyarakat, termasuk pengusaha UMKM penyedia makanan. Bisa menjadi referensi makanan khas Parepare. Jadi banyak sekali kreasi menu yang tadi yang kita dapat kan yang sangat unik dan sangat bagus untuk di masyarakatkan di parepare.” Kata Idris.

Ketua Tim Penggerak PKK kota Parepare Hj. Andi Arfiah yang hadir membuka sekaligus ikut mencicipi berbagai kreasi tersebut berharapmkegiatan kegiatan tersebut kontinyu di lakukan.

“Alhamdulillah kegiatan ini, kegiatan lomba kreasi menu B2SA berbasis pangan lokal berjalan dengan lancar, semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dari tahun ke tahun, dan dapat memberikan dampak yang positif untuk masyarakat luas, khususnya masyarakat di kota Parepare. Apalagi sekarang Kita tahu bersama bahwa program prioritas dari bapak presiden Prabowo dan provinsi Sulawesi Selatan adalah penurunan angka stunting di seluruh Indonesia.” Harapan Hj. Andi Arfiah

Dirinya juga yakin kegiatan tersebut dapat berdampak positif untuk penurunan angkatan stunting di Indonesia, dan aneka kreasi tersebut luar biasa enak masakannya

“Jadi kita juga bingung, kalau saya bingung, untungnya bukan saya yang juri. Contohnya yang tadi yang makanan tinggi protein, yang apalagi untuk anak-anak. Anak-anak yang mudah dimakan, anak-anak yang mungkin makanan agak lunak, terus yang tinggi protein. Iya tadi ada beberapa minuman juga ada yang terbuat dari jahe, tapi dia menggunakan gula aren sebagai pemanisnya, Jadi dia tidak pakai pemanis buatan, pakai alami. Jujur enggak pakai santan jadi insyaallah sehat untuk tubuh.” Jelas Andi Arfiah

Ketua DPRD kota Parepare Nilai Kawasan Hastom Cocok Untuk CFN

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharudfin Kadir lewat program Obras Sabtu (18/10/25) mengatakan jika dirinya pernah menyampaikan pada walikota untuk memindahkan Car Free Night (CFN) tidak hanya di kawasan pantaiku saja, karena jalanan di percabangan patung kuda itu pasti macet tapi kawasan senggol bisa juga sebagai pertimbangan.

“Kalau di Hastom, Saya kira tidak terganggu di kota, itu tetap kendaraan yang melalui parepare keluar daerah tetap lancar. Yang kedua efeknya, pasar senggol juga bisa kembali bergeliat, di sinilah peran pemerintah daerah, terutama dinas teknis lebih kreatif menata Car free Night (CFN), jangan di dominasi oleh EO. Karena EO hanya memikirkan dirinya, tidak memikirkan Pemda. Sekarang ini, di lapangan adalah kegiatan, yang kita mau tahu ini kegiatan di lapangan Ini apa ada efeknya ke PAD kita. Jangan cuma hanya menguntungkan orang-orang tertentu tidak ada ke PAD kita, atau lebih banyak diambil pihak ketiga dibandingkan PAD kita.” Ujar H. Kaharuddin.

H. Kaharuddin Kadir juga menyoroti penggunaan lapangan secara sembarang akan berdampak pada, rumput rusak. Agar-agar itu lebih banyak biaya yang di butuhkan untuk memperbaiki, merenovasi, di banding penghasilannya.

“Ini mesti dipikirkan oleh pemerintah daerah, jangan asal ada kegiatan. Itulah sebabnya baru-baru ini, kami konsultasi kementerian Dalam negeri, dirjen otonomi daerah terkait dengan penataan kelembagaan, Kami mau pansus DPRD memisah antara badan keuangan dan badan pendapatan untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah kita yang selama ini satui pintu.  Berdasarkan MCSP KPK, menyarankan untuk dipisah antara badan pendapatan, dengan badan keuangan. Mungkin KPK melihat itu rawan, ada kerawanan kebocoran PAD. Karena kalau kita maksimalkan, dana transfer dari pusat, makin tahun makin berkurang. Jadi memang kita harus banyak-banyak di PAD kita yang harus ini yang perlu dimaksimalkan, ini pekerjaan rumah Bapak Walikota.” Jelas H. Kaharuddin

PLN UP3 Parepare Salurkan Bantuan Sambungan Listrik Gratis Kepada 55 Rumah Tangga

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PLN UP3 Parepare melaksanakan kegiatan penyalaan serentak sambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD) sebagai wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat kurang mampu yang belum menikmati listrik.

Melalui program LUTD tahun ini, PLN UP3 Parepare telah menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis kepada 55 rumah tangga, tersebar di wilayah kerja Parepare dan sekitarnya ditahun 2025. Sebagai bagian dari momentum peringatan HLN ke-80, hari ini dilaksanakan penyalaan simbolis bagi 10 rumah tangga penerima manfaat, yang dipusatkan di rumah Rosmawati, beralamat di Jalan Lambo, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Acara penyalaan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Parepare yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Noldy Yoseph Rengkuan, SE., M.Si, Camat Bacukiki Barat Ardiansyah Arifuddin, S.STP., M.Si, Lurah Cappa Galung Ansar, serta Manager PLN UP3 Parepare Agung Pratomo beserta jajaran.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Noldy Yoseph Rengkuan, SE., M.Si, itu, perwakilan Pemerintah Kota Parepare menyampaikan apresiasi dan dukungan atas konsistensi PLN dalam membantu masyarakat melalui program-program sosial yang berkelanjutan.

“Kami menyambut baik inisiatif PLN yang terus hadir memberikan manfaat langsung bagi warga Parepare. Semoga program ini terus berlanjut dan semakin luas menjangkau masyarakat,” ujar Bapak Noldy Yosep Rengkuan, SE., M.Si.

Manager PLN UP3 Parepare Agung Pratomo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata semangat insan PLN dalam menerangi negeri, sekaligus bagian dari tanggung jawab sosial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Melalui program Light Up The Dream ini, kami berharap kehadiran listrik dapat menjadi penerang harapan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan. Listrik bukan hanya soal penerangan, tapi juga membuka peluang untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Agung Pratomo.

Penerima manfaat, Rosmawati, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada PLN atas bantuan sambungan listrik yang telah diberikan.

“Alhamdulillah, sekarang rumah kami sudah terang. Terima kasih kepada PLN yang telah membantu kami mendapatkan listrik gratis ini,” ucapnya haru.

Melalui momentum HLN ke-80 ini, PLN UP3 Parepare terus berkomitmen untuk menghadirkan terang hingga ke pelosok negeri, sejalan dengan semangat “Terangi Negeri, Wujudkan Harapan”. (*)

Peredaran Rokok Ilegal Kini Marak Melalui Platform Jual Beli Digital

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Peredaran rokok ilegal kIni marak melalui platform jual beli di gital, pengawasan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) di Parepare menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan Ekspedisi Jasa Titipan (EJT) langkah ini merupakan bentuk antisipasi terhadap pola distribusi baru yang digunakan pelaku untuk menyamarkan barang ilegal agar lolos dari pengawasan

Kepala Bea Cukai Parepare Dawny Marbagio mengungkapkan, bahwa modus peredaran rokok ilegal melalui market place bukan hal baru, namun kini semakin dominan, hal ini terjadi setelah intensitas penindakan oleh pihak bea cukai meningkat di berbagai lini.

“Skema, bagaimana seseorang menjual barang tanpa ketahuan, salah satunya yang paling gampang menggunakan skema marketplace. Karena aktivitas penindakan kita meningkat di lapangan, tentunya mereka cari cara agar tidak terdeteksi, maka sekarang lebih dominan. Sebenarnya bukan baru, tapi lebih dominan. Artinya ada peningkatan dari sisi modus pemerintah dengan marketplace ini, menyembunyikan barang yang dijual menkamuflase sehingga kami tidak bisa mendeteksi.” Kata Dawny Marbagio

Lebih lanjut Downy mengungkapkan Sebagai langkah konkret, Bea Cukai Parepare telah menggelar pelatihan dan sosialisasi kepada perusahaan ekspedisi, agar para petugas pengiriman mampu mengenali ciri-ciri paket yang mencurigakan. Edukasi ini meliputi, pola pengemasan, alamat pengirim, dan penerima yang tidak jelas, hingga ciri-ciri fisik rokok ilegal.

“Oleh karena itu, kami kerja sama dengan EJT kita latih, kita sosialisasikan, bagaimana mendeteksi. Jadi tidak semata-mata kami melakukan analisis di internet, dengan mendeteksi, siapa saja yang melakukan penjualan di market place, seperti Tokopedia, shopee, dan lain-lain. Kita juga melatih teman-teman di EJT, itu untuk mendeteksi, sehingga ketika ada potensi bahwa ini barang ilegal, dia akan kontek pada diri, dengan sebenarnya lebih ke arah peningkatan kuantitas meningkat.” ungkap  Downy.

Penyatuan Sekolah Sekompleks Terkendala Masalah Regulasi 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Parepare HM. Makmur Husein Lewat program Obras Senin (20/10/25) mengatakan terkait dengan saran untuk di merger atau disatukan sekolah sekolah yang satu kompleks, sampai saat ini regulasi belum ada untuk menutup satu sekolah. Maka salah satu syaratnya yang memungkin untuk di pakai adalah sekolah tersebut dalam penerimaan siswa baru, 2 tahun berturut-turut tidak mampu menerima atau peminatnya kurang dari 5.

“Sementara, sekolah-sekolah yang kami sebutkan tadi itu, tidak memenuhi itu, sehingga, upaya untuk menyatukan atau merger sekolah ini, belum ada regulasi yang bisa kami dasari untuk bisa menyatukan atau di merger sekolah tersebut. Tentu jika kami mendapatkan regulasi atau dasar hukum, tentu akan kami penuhi, atau Kami coba ini karena, sebenarnya sudah lama, dan sudah banyak yang sarankan itu sekolah-sekolah yang satu kompleks itu disatukan dengan berbagai pertimbangan, salah satunya itu adalah efisiensi, sehingga kepala sekolahnya tinggal satu.” Ucap Makmur.

Lanjut H . Makmur,  kemudian pengelolaannya, tidak lagi ada persaingan di dalam satu kompleks, satu regulasi bisa mereka pakai untuk semua. Yang di lakukan saat ini adalah, kepala sekolah yang berada di sekolah kompleks, sebelum mengeluarkan satu keputusan, atau kegiatan itu, hendaknya selalu berdiskusi, atau bermusyawarah dengan kepala sekolah yang ada di kompleksnya, sehingga langkah-langkah yang diambil, atau kegiatan-kegiatan yang diambil, itu menyerupai, begitu juga kalau ada program baru yang mau diadakan, maka dinas minta supaya kepala sekolah berkomunikasi dengan kepala sekolah lainnya.

“Memberi kesempatan sekolah lainnya untuk mengikuti atau menyempurnakan program yang ada, sehingga sama-sama bentuknya dia jalankan. Terkendala di regulasi, bahkan dewan pendidikan sudah menggagasi itu dari beberapa tahun yang lalu, hanya saja memang itu tadi regulasi yang kami punyai, untuk menutup satu sekolah, karenakan itu ditutup di dulu baru dipindahkan semua siswanya, baru dipindahkan semua gurunya.” Jelas Makmur.

Disdukcapil Imbau Siswa Lakukan Perekaman KTP El di Usia 16 Tahun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – mulai dari 13 Oktober hingga 17 Oktober 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan proses perekaman e-KTP bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun atau akan berusia 17 tahun saat hari pemungutan suara. Hasilnya, sebanyak 201 pelajar dari dua sekolah yaitu SMK Negeri 3 Parepare dan SMA Negeri 1 Parepare yang berhasil melakukan perekaman data kependudukan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Hj. Suryani mengatakan Untuk perekaman data penduduk pemilih pemula, dibagi dua dapodik, dan non dapodik.

“Yang dapodik ini anak-anak yang masih sekolah, yang non dapodik itu, yaitu apakah itu berhenti di sekolah, atau memang dia tidak lanjut sekolah, atau dia sudah selesai, tapi belum melakukan perekaman. Perekaman ini mulai hari Senin kemarin, kita fokus di SMA 1 dan SMK 3. Caranya kita, adalah jemput bola. Jemput Bola ini adalah bentuk kerjasama kami dengan KPU, dan Bawaslu. Bawaslu melakukan sosialisasi di sekolah ini memberikan pemahaman terkait dengan politik.” Kata Hj. Suryani.

Lanjut Hj. Suryani, disdukcapil lakukan perekaman dari sekolah, mereka jemput, dibawa ke kantor dinas dukcapil untuk melakukan perekaman. Disdukcapil lanjut Hj Suryani berupaya untuk menuntaskan perekaman sampai akhir Desember, sehingga semua anak yang lahir 2008 itu sudah direkam dan mempunyai KTP, untuk anak yang lahir di 2009 mereka mewajibkan untuk perekaman KTP-El satu tahun sebelum umur 17 tahun atau umur 16 tahun.

“Jadi pada saat usia 17 tahun, itu langsung kami cetakan, jadi tidak lagi dilakukan perekaman datanya sudah ada di dinas dukcapil. Kami mengimbau kepada kepala sekolah, khususnya guru-guru yang ada di sekolah-sekolah, khusus juga kepada guru yang ada di SMA dan sederajat, untuk mengimbau kepada siswa siswinya, untuk segera melakukan perekaman di usia 16 tahun.” Harap Hj. Suryani.

DPRD Minta Masyarakat Tidak Langsung Percaya Berita di Media Sosial

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra yang juga kini menjabat ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. kamaluddin Kadir meminta masyarakat untuk tidak langsung percaya pada berita berita yang berseleweran di media sosial. Lewat program Obras Jumat (17/10/25) dirinya pun meminta agar setiap informasi informasi tersebut sebaiknya di sharing dulu kebenarannya dan mencari berbagai sumber sebelum di terima apalagi di share atau di bagi lagi.

“Berita-berita itu, supaya disaring baru di shareng, jangan sampai cuma info yang beredar ini menjadi meresahkan, mau dicari dulu kebenarannya, apa betul, siapa tahu ini sebuah konten oleh orang-orang tertentu yang membuat konten ini juga, yang membuat konten yang bagus, yang mendidik, atau mencerdaskan, jangan membuat seperti ketakutan, atau kecemasan sehingga menjadi tontonan yang tidak bagus buat masyarakat.” Kata H. Kamaluddin

H. Kamaluddin meminta masyarakat tetap kewaspadaan dijaga, dirinya juga merespon oleh tindakan Sigap aparat TNI, polri, atau kelembagaan yang ada di bawah baik RT/RW, lurah, ataupun camat beserta seluruh masyarakat ini penting menjaga kewaspadaan.

“Kalaupun seperti kemarin, ada pengaktifan pos ronda, itu bagus juga, supaya ditata dan dikelola dengan bagus. Untuk informasi seperti ini, perlu bijak, untuk menyampaikan. Jangan sampai menjadi pertanyaan besar oleh pihak kepolisian, untuk mencari itu, memunculkan ketakutan di tengah-tengah masyarakat, seperti contoh kemarin yang dianggap kanibal itu ODGJ, orang Palopo mungkin naik mobil, dan diturunkan karena Parepare juga tempat tujuan.” Ungkap Dr. H. Kamaluddin kadir

Pemkot Parepare Lakukan Penyegaran Birokrasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat administrator (Eselon III), pengawas (Eselon IV), dan fungsional. Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, di Auditorium BJ Habibie, Senin (20/10/25).

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasming Hamid menekankan bahwa mutasi dan rotasi adalah dinamika wajar dalam pemerintahan. Ia berpesan agar pejabat yang mengalami demosi (penurunan jabatan) tidak berkecil hati.

“Itu bagian dari dinamika hidup, sehingga teman-teman yang demosi jangan berkecil hati. Namanya kehidupan, tidak ada yang tahu,” ungkap Tasming.

Ia juga meminta seluruh jajaran ASN untuk tetap bekerja optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa terpengaruh posisi jabatan yang diemban.

“Kita diuji oleh kerja-kerja kita. Parepare terang, tidak gelap. Oleh karena itu kami berharap, apapun bentuk yang dialami hari ini, tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Berikut daftar beberapa pejabat yang dilantik:

Pejabat Administrator (Eselon III)

Awaluddin: Irban Wilayah 1

Muh Yusuf Azis: Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga

Munandar Kasim: Inspektur Pembantu (Irban) Wilayah 2 di Inspektorat

Andi Pangurisan Walinono: Kepala Bagian Pemerintahan

Muh Shodiq: Kepala Bagian Kesra

Johansyah: Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Haeruddin: Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD

Wahyufi Bakri: Irban Wilayah 3 di Inspektorat

Dede Alamsyah Wakkang: Sekretaris Satpol PP

Andi Muh Diham: Sekretaris Bappeda

Yulianto: Irban Bidang Pencegahan dan Investigasi Inspektorat

Muh Islah: Kepala Bidang Litbang Bappeda

Mustadirham: Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol

Andi Ferial: Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Kesbangpol

Pejabat Pengawas (Eselon IV)

M Ridwan: Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Korban Disdamkar

Pejabat Fungsional

Mappiare: Analis SDM BKPSDMD.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare