24.9 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 208

Respon Keluhan Pendengar Obras, Satlantas Polres Parepare Bergerak Cepat Imbau Penjual Seputaran Islamic Center Untuk Tertib

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Parepare merespon cepat aduan masyarakat yang mengeluhkan keresahannya terkait mulai maraknya penjual yang menggelar dagangannya di jalan Abdul Kadir depan Islamic center kota Parepare.

Kasatlantas polres Parepare Akp. Muh. Arsyad bersama anggotanya terjun langsung memberikan teguran kepada para pedagang yang berjualan di area te sebut pada Jumat (17/10/25).

“Terkait dengan adanya aduan dari masyarakat, Mobil yang menjual di depan Islamic center, sebelumnya kami sudah memberikan imbauan. kepada yang bersangkutan untuk tidak melakukan kegiatan menjual, khususnya menjual di sekitar lokasi yang mana kendaraannya parkir di badan jalan.” Kata AKP. Arsyad.

Lanjut AKP. Arsyad pihaknya juga sudah menindaklanjuti kemarin mendatangi langsung dan melakukan memberikan surat teguran terkait lokasi yang memang digunakan di jalan.

“Kami juga jelaskan bahwa untuk larangan parkir yang ada di lokasi tersebut, adalah larangan parkir khusus untuk mobil truk. Ke depan, kami akan menyampaikan tentunya berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat, dalam hal ini dinas perhubungan dan satpol PP, untuk bisa bersama-sama menertibkan kendaraan-kendaraan yang digunakan untuk berjualan yang berada di jalan.” Ungkap AKP. Arsyad.

Sebelumnya pendengar mesra warga lumpue atas nama Ahmad Hale me dapatkan teguran dari salah satu penjual yang merasa terganggu karena kendaraannya parkir di area depan islami Center.

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare Resmi Terapkan Penerbitan Paspor Biasa Elektronik (e-paspor) Secara Penuh

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare kini resmi menerapkan penerbitan paspor biasa elektronik (e-paspor) secara penuh. Kebijakan ini mulai berlaku menyusul keputusan Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia Nomor IMI-263.GR.01.02 Tahun 2024 tentang Penerbitan Paspor Biasa Elektronik Secara Penuh.

Kepala Kantor Imigrasi Parepare melalui Kepala Seksi Teknologi, Informasi, dan Komunikasi Keimigrasian, Hijrana Rahim, mengungkapkan bahwa penerapan e-paspor ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional yang mewajibkan seluruh kantor imigrasi di Indonesia untuk menghentikan penerbitan paspor non-elektronik.

“Tentang peraturan terbaru dari dirjen intel imigrasi, tentang penertiban paspor elektronik secara penuh per satu Oktober. Kemarin, di kantor imigrasi Parepare itu, sebelumnya sudah paspor elektronik, ada yang 5 tahun ada yang 10 tahun. Jadi paspor biasa sudah tidak ada lagi. Karena di sini kami sudah ada buatkan rilis untuk masalah paspor elektronik yaitu tentang keunggulannya, biaya tarifnya, dan ada macam macam layanan , digital layanan percepatan itu selesai di hari yang sama. Tapi ada tambahan 1 juta kalau kita misalkan pilih paspor elektronik , 5 tahun kita bayarnya 1.650.000 tapi kita potong  Adminnya Jadi biasanya kalau butuh yang urgent paspor nya  tiba-tiba mau berangkat bisa menggunakan itu.” Kata Hijrana

Dengan kebijakan tersebut, masyarakat Parepare dan sekitarnya kini dapat menikmati kemudahan serta keamanan lebih tinggi dalam pengurusan dokumen perjalanan ke luar negeri melalui sistem e-paspor yang modern dan terintegrasi.

DPRD Akui Sudah Ada Pemberitahuan Terkait Penundaan Pemilihan RT/RW

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait penjadwalan kembali pemilihan RW/RT, Lewat program Obras Jumat (17/10/25). Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir mengakui jika diri sudah mendapatkan informasi lewat Asisten 1 Pemkot Parepare ada keinginan dari pemerintah untuk menunda pelaksanaan pemilihan RW dan RT.

“Beberapa waktu lalu, Bapak asisten 1 sudah menyampaikan informasi ke saya, dan komisi 1, bahwa ada keinginan dari pemerintah untuk menunda pelaksanaan pemilihan RT dan RW, itu dikarenakan karena ada di RW di Galung maloang atau lompoe yang dulu nya ada 5 RW menjadi 4. Oleh pihak kelurahan menjadikan dia 4. Kami menyampaikan, agar supaya pengurangan disertai dengan dokumen administrasi oleh pihak kelurahan, karena di data kita, disana 5 RW, masa oleh kelurahan langsung memutuskan saja 4.” Ujar Dr. H. Kamaluddin.

Lanjut Dr. H. Kamaluddin, Dokumen harus sesuai tidak boleh tidak. Selain itu, ada juga penggabungan beberapa RW menjadi 2, kemudian ada juga pembentukan RT Baru di Galung maloang dan lompoe , itu semua menjadikan alasan oleh pemerintah daerah untuk melakukan penundaan,

“Untuk menertibkan dulu administrasi kelembagaan yang ada di sana.” Terang H. Kamaluddin

Wali Kota Tasming Hamid Dukung Pembangunan Pondok Putri NU, Janjikan Perbaikan Akses Jalan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Momentum bersejarah bagi Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Parepare berlangsung pada Ahad (19/10/25). Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kota Parepare resmi dilantik, yang dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Putri dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara sakral ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid anggota DPRD, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, perwakilan Kementerian Agama, pimpinan pondok pesantren, para ulama, tokoh masyarakat, seluruh pengurus NU Kota Parepare, serta ratusan santri dari berbagai pesantren di daerah ini.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Kiai Hannani, MA selaku Ketua Tanfidziah NU Kota Parepare menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang penuh berkah ini. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada H. Saharuddin, pewakaf tanah dan rumah yang akan dijadikan sebagai Pondok Putri NU.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Saharuddin atas niat mulia mewakafkan tanah dan rumahnya demi kemajuan pendidikan dan dakwah Islam. Semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” ujar Prof Hannani.

Dalam sambutannya, Prof Hannani juga melelang sumbangan pembangunan masjid dan pondok kepada para tamu undangan. Suasana haru bercampur semangat gotong royong menyelimuti acara ketika hampir seluruh tamu yang hadir turut berdonasi dengan penuh keikhlasan. Donasi yang terkumpul bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp5 juta per orang.

“Alhamdulillah, semua tamu yang hadir menyumbang dengan niat ikhlas karena Allah SWT demi membangun generasi yang berakhlak dan berilmu,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan atas semangat kebersamaan warga NU dalam membangun pondok pesantren. Ia menegaskan komitmennya untuk membantu memperbaiki akses jalan menuju lokasi pondok.

“Saya tidak mau berjanji, tetapi insyaallah, jika anggaran memungkinkan, pemerintah (Pemkot Parepare) akan memperbaiki jalan masuk ke pondok ini. Saat ini negara tengah melakukan efisiensi, jadi untuk anggaran fisik agak sulit direalisasikan,” tutur Tasming Hamid dengan jujur dan lugas.

Usai rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Pondok Putri NU Parepare, yang dilakukan oleh Wali Kota Parepare bersama Ketua PD NU, tokoh masyarakat, dan para donatur.

Kegiatan kemudian ditutup dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Lantunan salawat dan tausiah menambah suasana religius, menegaskan komitmen NU dalam meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.

Acara pelantikan MWC NU, peletakan batu pertama, dan peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membangun Parepare sebagai kota religius dan berkarakter.

Berobat Dengan Layanan BPJS Kesehatan Cukup Dengan KTP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Direktur BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengungkapkan untuk saat ini pengguna BPJS kesehatan sudah tidak perlu lagi menggunakan kartu Fisik untuk menggunakan layanan BPJS kesehatan, cukup dengan menggunakan KTP.

“Seluruh Indonesia pakai KTP, tidak perlu pakai kartu BPJS. Coba ini luar biasa banyak yang belum, sudah dua tahun ini tidak mencetak kartu BPJS. Jadi kalau bapak datang ke konstituannya, nanya siapa yang punya kartu BPJS 20% itu kebanyakan dan mungkin karena begitu cintanya sama BPJS.” Kata Ghufron.

Lanjutnya, Sebetulnya sudah tidak  perlu lagi pakai kartu BPJS,  KTP saja bisa. Ini di kerja dengan Kemendagri dengan dukcapil.

“Awal, belum ada institusi atau awal-awal itu kita dengan dukcapil itu, BPJS coba kita lihat mana saja Asean negara yang pakai KTP saja bisa. Malaysia itu kalau ke rumah sakit kerajaan bisa, tapi rumah sakit swasta tidak bisa, enggak nyambung sistem. Di Indonesia swasta, pemerintah, semuanya, asal kontrak BPJS. Dan sekarang, hampir semua sudah kontrak itu pakai KTP bisa, bahkan antri itu dari rumah saja bisa sambil tiduran.” Jelas Ghufron.

Bawaslu Kota Parepare Kawal Perekaman e-KTP Pemilih Pemula: 201 Pelajar dari Dua Sekolah Selesai Rekam Data Sejak 13 Oktober 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Bawaslu Kota Parepare terus menunjukkan komitmen dalam mengawal hak pilih warga negara, khususnya pemilih pemula. Selama lima hari pelaksanaan, mulai dari 13 Oktober hingga 17 Oktober 2025, Bawaslu mengawasi secara langsung proses perekaman e-KTP bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun atau akan berusia 17 tahun saat hari pemungutan suara. Hasilnya, sebanyak 201 pelajar dari dua sekolah yaitu SMK Negeri 3 Parepare dan SMA Negeri 1 Parepare yang berhasil melakukan perekaman data kependudukan.

Pengawasan dilakukan secara langsung oleh Bawaslu Kota Parepare, bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare, guna memastikan proses berjalan lancar, adil, dan menjangkau seluruh pemilih pemula yang memenuhi syarat.

Anggota Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, pada tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (17/10/25) mengatakan 5 hari berturut-turut bawaslu mendampingi peserta Didik SMK dan SMA khususnya SMK negeri 3 dan juga SMA negeri 1 Parepare melakukan perekaman di dinas kependudukan dan catatan sipil kota Parepare.

“5 hari berturut-turut, kami mendampingi adik-adik peserta Didik SMK dan SMA, khususnya SMK negeri 3 dan juga SMA negeri 1 Parepare, melakukan perekaman di dinas kependudukan dan catatan sipil kota Parepare. Tentu saja, kami hadir untuk memastikan proses perekaman berjalan lancar, dan seluruh pemilih pemula, dapat terpenuhi hak pilihnya. Ini adalah bentuk pengawasan partisipatif yang kami bangun bersama adik-adik peserta didik, sekaligus menjadi wadah edukasi demokrasi.” Ujar Dr. Susilawati.

Selain melakukan pengawasan, Bawaslu juga memberikan edukasi terkait pentingnya e-KTP dalam proses pemilu, serta peran strategis generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa.

Susilawati juga menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para pelajar. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala, sehingga tidak ada pemilih pemula yang terlewat dari proses pendataan. Langkah ini dinilai sebagai bagian penting dari penguatan demokrasi dan inklusi elektoral, yang menjadi tanggung jawab bersama antara penyelenggara pemilu, pemerintah, dan masyarakat.

 

Dinas Perpustakaan (Disperpus) Parepare Sukses Gelar Pemilihan Duta Baca Tahun 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Perpustakaan (Disperpus) Kota Parepare sukses menggelar kegiatan Pemilihan Duta Baca Tahun 2025. Kegiatan yang menampilkan 10 finalis tersebut digelar di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Panrita, Jl Pinggir Laut, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (16/10/25).

Kepala Disperpus Parepare, Drs. H. Ahmad, M.Si. melaporkan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mencari sosok yang mampu menjadi teladan, motivator, dan penggerak literasi di tingkat kota. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program pengembangan ekosistem literasi daerah.

“Yang mampu menjadi teladan motivator, dan bergerak literasi di kota Parepare. Kegiatan ini juga, bagian dari upaya untuk mendukung cita-cita pemerintah dalam mewujudkan kota Parepare  terbaik, maju, dan sejahtera. Tujuan kegiatan ini adalah, untuk menumbuhkan minat baca dan semangat literasi di lingkungan masyarakat,” ucapnya.

Ahmad menyebutkan, pendaftaran peserta Duta Baca tersebut dibuka untuk umum, dengan mengikuti seleksi berdasarkan kelengkapan berkas, esai literasi, dan rekam jejak kegiatan. Dari 24 peserta yang lolos wawancara, 10 terbaik ditetapkan melaju ke babak final. Lalu, peserta finalis menampilkan presentasi esai dan program literasi yang ditawarkan, serta menjawab pertanyaan juri.

Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, S.E., M.H. melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Noldy Yoseph Rengkuan, SE, M.Si. hadir membuka secara resmi acara tersebut.

Dalam sambutannya, ia berpesan bahwa pemilihan Duta Baca bukanlah sekadar ajang mencari sosok yang pandai berbicara atau gemar membaca. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk melahirkan figur-figur muda yang mampu menjadi teladan, penggerak, dan inspirator literasi di tengah masyarakat.

Menurut Noldy, di tengah arus deras informasi dan perkembangan teknologi digital, budaya baca sering kali terpinggirkan oleh budaya instan dan visual. Tantangan hari ini bukan lagi sekadar menyediakan buku atau fasilitas, melainkan menumbuhkan kembali semangat membaca, menulis, dan berpikir kritis di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Pemilihan Duta Baca Parepare ini dinilai oleh Dewan Juri yang berkapabel di bidangnya. Mulai dari Ketua DPRD Parepare, Ir. H. Kaharuddin Kadir, M.Si., Sastrawan Tri Astoto Kodarie, hingga Akademisi/Penulis, Dr. Sunardi Purwanda, M.H.

Setelah melalui proses diskusi yang alot, pada akhirnya ditetapkan enam pemenang Duta Baca Kota Parepare Tahun 2025.

Mereka adalah Hamdana Hamsi (Juara 1), Muh. Fiqri Alif Utama (Juara 2), Muhammad Fahrul (Juara 3), Annisa Hanifa (Harapan 1), Dwi Syuhada (Harapan 2), dan Devina Ainun Budiman (Harapan 3).

Hadir dalam kegiatan, Bunda Literasi Kota Parepare dr. Andi Arfiah haj, S.Ked. ditemani jajaran Duta Baca Kecamatan se-Kota Parepare

Amarun Agung Hamka Di Nilai Sudah Cocok Sebagai Sekda Definitif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare H. Tasming hamid melantik Amarun Agung Hamka sebagai Sekretaris Daerah Kota Parepare definisi Senin (13/10/25). Pelantikan berlangsung di Auditorium BJ Habibie, dihadiri Wakil Wali Kota Hermanto, Forkopimda, serta jajaran pejabat Pemkot Parepare.

Anggota Badan Anggaran yang juga ketua komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir mengungkapkan Sosok Amarun Agung Hamka adalah pribadi yang selama menjabat PJ Sekda punya hubungan komunikasi yang baik dengan DPRD sebagai ketua Tim Pengguna Anggaran Daerah (TPAD) kota Parepare.

“Selama beliau menjabat sebagai PJ sekda, hubungan komunikasi kita dengan tim banggar DPRD sangat bagus. Mudah-mudahan ke depan, dengan ditetapkannya beliau, selaku sekda bisa menjadi lebih bagus lagi komunikasi kita ini, dalam rangka pembangunan kota Parepare ke depan.” Harap H. Kamaluddin Kadir.

Penilaian yang senada juga di ungkapkan LSM Fokus lewat juru bicaranya Mulyadi mengatakan Amarun Agung Hamka sebagai Alumni IPDN punya pengalaman mumpuni dan pilihan Walikota Tasming Hamid di nilai pilihan yang cerdas dan Sudah tepat.

“Beliau punya pengalaman, apalagi STPDN. Jadi memang Walikota itu cerdas memilih sekda. Saya rasa teman teman DPR sudah tahu sepak terjang pak Amarun Hamka, pernah menjabat kadis Infokom, dan lain lain. Beliau respon ketika ada masukan-masukan kami. Dari fokus, tetap mengapresiasi kinerja pak sekda, tapi ketika berjalan 3-4 bulan, kalau ada kinerja yang tidak bagus, kita teman-teman fokus kita kritis. Kalau perlu, kita menyurat melakukan audience dengan Bapak Walikota, dan menyampaikan bahwa seperti ini kinerja nya karena Walikota juga terbuka.” Jelas Mulyadi

Perkuat Tata Kelola dan Tingkatkan Kinerja Perusahaan, PAM Tirta Karajae Konsultasi ke BPKP dan Benchmarking ke PAM Tirta Jenneberang 

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  — Asisten II Setdako Parepare A Ardian Asyraq bersama jajaran manajemen Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae melakukan konsultasi ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Makassar, dan benchmarking atau studi banding ke Perumda Air Minum Tirta Jenneberang di Gowa, Rabu (15/10/25). Konsultasi di BPKP difokuskan pada penguatan sistem tata kelola, peningkatan akuntabilitas, serta penyusunan mekanisme hak keuangan internal yang efektif bagi BUMD.

Asisten II bersama Plt Direktur PAM Tirta Karajae Juhanna dan jajaran dalam kesempatan itu, juga membahas beberapa langkah penguatan kelembagaan, termasuk aspek regulasi dan pengelolaan aset daerah, terutama terkait rencana hibah instalasi jaringan air bersih pada kawasan perumahan kepada Perumda Air Minum Tirta Karajae. BPKP memberikan pandangan strategis agar proses hibah dapat dilakukan secara tertib administrasi, transparan, dan selaras dengan prinsip good governance.

Asisten II A Ardian Asyraq mengemukakan, konsultasi dan benchmarking ini sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja perusahaan daerah dalam hal ini PAM Tirta Karajae. “Bersama jajaran manajemen Perumda Air Minum PAM Tirta Karajae, kami melaksanakan benchmarking ke Perumda Air Minum Tirta Jenneberang sebagai agenda untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan air minum daerah,” kata A Ardian.

A Ardian menekankan, dipilihnya PAM Tirta Jenneberang karena merupakan salah satu Perumda yang berhasil menerapkan efisiensi operasional, inovasi pelayanan pelanggan, serta transformasi digital dalam pengelolaan jaringan dan distribusi air bersih. “Melalui diskusi dan pertukaran pengalaman ini, kami memperoleh banyak wawasan yang akan menjadi referensi penting dalam memperkuat sistem manajemen dan pelayanan di Perumda Air Minum Tirta Karajae,” tegas A Ardian.

A Ardian berharap, sinergi dengan Perumda Tirta Jenneberang menjadi bagian dari upaya menyeluruh Pemkot Parepare dalam membangun Perumda yang sehat, adaptif, serta mampu memberikan pelayanan publik yang andal dan berkelanjutan.

Program JKN BPJS kesehatan Masuk Nominasi Nobel

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Program JKN BPJS kesehatan sudah diusulkan pihak luar bukan oleh BPJS kesehatan masuk nominasi Nobel dan Ini pertama kali institusi di Republik ini masuk Nobel. Hal tersebut di sampaikan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti dalam sambutannya pada kegiatan penghargaan bertajuk Satya JKN Award 2025 Selasa (14/10/25),

“Dan meskipun tidak mendapatkan Nobel akhirnya, tetapi masuk nominasi merupakan sesuatu yang luar biasa karena, ini semua jerih payah Bapak ibu, terutama di perusahaan yang mengikutsertakan pekerja, untuk menjadi peserta BPJS kesehatan. Dalam waktu yang sangat relatif singkat, BPJS kesehatan Indonesia atas partisipasi semua pihak. Dalam 10 tahun, bisa mencapai 98% penduduk Indonesia, terutama para pekerja, perusahaan yang luar biasa, ini tidak main main.” Kata Ghufron Mukti.

Lanjut Ghufron Mukti, hal tersebut sesuatu yang sulit, karena dasarnya adalah nilai gotong royong, atau kalau disebut saling tolong menolong, saling membantu, semua pihak, dan itu gotong royong ini BPJS kesehatan ini atau program JKN ini, lebih dari 280 juta orang lebih, saling tolong menolong, saling gotong royong.

“Sehingga setiap saat, dari berbagai negara pada datang ke Indonesia di kantor BPJS, lihat di mana bisa, dan seluruh kinerja, karena BPJS itu Cara bayarnya berbasis pada itu dibagi 2. FKTP dan FKRTR atau rujukan di FKTP. itu cara bayarnya, itu tidak hanya kafitasi, tapi kita sebutnya performan Base Cafitation (Kafitasi Berbasis Kinerja) sehingga BPJS harus tahu kinerjanya seperti apa. Di klinik puskesmas seluruh Indonesia kurang lebih 23.000 dan rumah sakit. Maka kita setiap saat karena  program JKN ini yang dijual adalah semacam kepercayaan.” Ungkap Ghufron Mukti.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare