24.9 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 209

Kakanwil Sulsel Kukuhkan PC APRI 3 Kabupaten/Kota, Ingatkan Peran Penghulu Sebagai Pelayan Umat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Para penghulu, pejabat Kemenag Kabupaten/Kota, dan pejabat Kanwil Kemenag Sulsel hadir di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kota Parepare  Rabu, (15/10/25) dalam rangka Pengukuhan Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) pengukuhan tersebut diikuti oleh pengurus dari Kota Parepare, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Pangkep, dilantik secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid.

Sambutan diawali oleh Kabid Urais Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Abdul Gaffar, menyampaikan bahwa dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan KUA terus diperkuat, salah satunya melalui bantuan laptop operasional bagi para penghulu.

“Kami laporkan bahwa, memang dianggap saat ini adalah terkait dengan GAS pencatatan nikah. Gerakan Sadaran Pencatatan nikah. Makanya kami berharap, semua teman-teman penghulu, para penyuluh, untuk melakukan pendataan pendataan, yang di wilayah masing-masing, untuk kita lakukan pelaksanaan nikah massal. Karena ini sudah ada melaporkan ke kanwil, bahwa dirjen menyampaikan ke kami bahwa progres program prioritas dari dirjen bimas Islam, terkait dengan gas pencatatan nikah itu adalah Nilah Massal” ujarnya penuh makna.” Ujar H. Gaffar.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Ali Yafid, menegaskan program kementerian agama, Layanan kementerian agama itu yang harus di tahu.

“Makanya, APRI itu sebetulnya tugasnya untuk pengembangan kompetensi dan ke profesionalan teman-teman, dari segi pekerjaan yang kita alami sekarang ini, itu ada ukurannya, mungkin seperti ini bisa lebih baik. Di samping itu, komunikasi, koordinasi dengan APRI wilayah, APRI wilayah nanti yang nanti komunikasikan dengan bidang atau ada kakan Kemenagnya apa kekurangan itu bisa dilaporkan. Apalagi perintah pak menteri kemarin pada saat kita meeting itu menyangkut persoalan pondok pesantren itu dilibatkan seluruh penghulu penyuluh untuk membantu kasi pondok pesantren bersama-sama turun memantau pesantren mana Yang bangunannya sudah terlalu lama.” Jelas H. Ali Yafid.

Di akhir sambutannya, Kakanwil mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam bekerja serta peningkatan kualitas SDM. Turut hadir menyaksikan prosesi tersebut Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Kabid Urais), H. Abdul Gaffar, Kakankemenag Kota Parepare, H. Fitriadi, Kakan Kemenag Kabupaten Pangkep, H. Muhammad Nur Halik, Kasi Bimas Islam dari Parepare, Barru, dan Pangkep, serta para penyuluh agama se-Kota Parepare.

Bawaslu Kota Parepare Beri Pendidikan Politik kepada Siswa Kelas XII SMAN 1 Parepare: Gen Z Didorong Jadi Pengawas Partisipatif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Bawaslu Kota Parepare memberikan pendidikan politik kepada pelajar SMA Negeri 1 Parepare, khususnya siswa kelas XII, yang dilaksanakan di Masjid SMA Negeri 1 Parepare, Rabu (15/10/25). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pengawasan Pemilu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, selaku pemateri. Sementara itu, dari pihak sekolah turut hadir Husni, Humas SMAN 1 Parepare, yang menjelaskan bahwa peserta kegiatan adalah siswa-siswi kelas XII dengan total 349 orang.

Sebelum menyampaikan materi utama, Ketua Bawaslu Kota Parepare terlebih dahulu menyampaikan pesan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terkait pentingnya perekaman e-KTP bagi siswa yang lahir tahun 2008.

Pada tim liputan jelajah kota radio mesra Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnu mengatakan Bawaslu kota Parepare menindaklanjuti perjanjian kerjasama antara SMA negeri 1 kota Parepare dalam pelaksanaan PKS itu sendiri termaktub di dalamnya adalah salah satu memberikan pendidikan politik kepada anak didik dan hari ini kita laksanakan terkhusus kepada kelas 12

Zainal Asnun Dalam pemaparan materinya yang bertema “Mewujudkan Peran dan Partisipasi Aktif Pemilih Pemula (Gen Z) dalam Pengawasan Pemilu yang Bersih dan Berintegritas,” ia juga menekankan pentingnya menjadi pemilih cerdas. Ia menjelaskan bahwa langkah pertama adalah memastikan diri sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), salah satunya dengan melakukan perekaman e-KTP.

“Pendidikan politik ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak didik, bahwa generasi Z mempunyai peranan penting, kepada menyongsong pemilu tahun 2029. Dalam isi pendidikan politik ini, Bawaslu juga membangun, mempersiapkan kader-kader, anak didik kita, untuk menjadi terlibat dalam pengawasan partisipatif pada pemilu ke depan. Salah satu, kita memberikan pemahaman, kepada generasi Z apa-apa yang boleh, dan tidak boleh, yang terlaksana, pada tahapan pemilu, terutama mencegah dugaan dugaan pelanggaran pada pelaksanaan pemilu ke depan.” Jelas Zainal

Selain itu, ia juga mengajak para pelajar untuk berani melawan politik uang. Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Siswa-siswi aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta menunjukkan minat tinggi terhadap isu-isu politik dan demokrasi. Antusiasme ini menunjukkan bahwa generasi muda Parepare memiliki semangat besar untuk memahami dan berkontribusi dalam proses demokrasi.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Parepare dan SMAN 1 Parepare berharap dapat melahirkan generasi muda yang sadar politik, berpikir kritis, dan berpartisipasi aktif dalam menjaga demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas.

Efesiensi Anggaran Dapat Menghemat 4,1 Miliar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Program Obras Belum lama ini, Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir mengatakan, penataan kelembagaan itu dalam rangka memperpendek rentang kendali pemerintahan biar birokrasi nya tidak terlalu panjang itu yang disebut dengan efektivitas kerja, kemudian efisiensi berkaitan dengan anggaran.

“Tapi kalau kemarin kita hitung-hitungannya sederhanakan seperti itu, ternyata efisiensinya cuma 4,1 miliar, bisa menghemat 4,1 miliar dalam satu tahun. Kalau kita belum bisa menghitung secara rinci, yang jelas sudah ada di dalam APBD kita, tapi itu namanya visi misi berkelanjutan, boleh jadi sudah dimulai tahun ini tapi itu bertahap selama selama 5 tahun kepemimpinan seorang walikota.” Kata H. Kaharuddin.

H. Kaharuddin mengakui dirinya tidak bisa mempresentasikan sudah seberapa persen capaiannnya, karena itu berkelanjutan.

“Memang kalau saya mencermati visi misi Walikota ini, ringan ringan karena sebenarnya hampir tidak ada fisik, konsep fisiknya. Apalagi visi misi ini bukan barang baru, sudah dilaksanakan oleh kepala daerah sebelumnya.  Memang ada penajaman penajaman, contoh pengadaan pakaian, itu sebenarnya sudah ada sebelumnya, cuma memang untuk Walikota ini secara keseluruhan, sehingga memang anggarannya besar sampai 5 miliar lebih, tapi kalau intinya bantuan seragam sekolah sudah dilakukan oleh Walikota sebelumnya.” Ungkap H. Kaharuddin Kadir.

TKD Dipangkas Rp101 Miliar, Pemkot Parepare Tetap Optimistis Kerja Sama dan Efisiensi Tepat Program Bisa Berjalan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare harus menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan daerah pada tahun anggaran 2026. Itu karena dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat mengalami pemangkasan signifikan sebesar Rp101 miliar akibat kebijakan efisiensi anggaran nasional.

Pemangkasan tersebut berdampak langsung terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Parepare yang turun drastis dari Rp982 miliar menjadi sekitar Rp800 miliar.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka,  Rabu (16/10/2025).

“Kita dikurangi Rp101 miliar,” ungkap Hamka, sapaan Sekda.

Menurut Hamka, penurunan TKD itu tentu akan berimplikasi pada pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintahan Wali Kota Tasming Hamid dan Wakil Wali Kota Hermanto.

Sejumlah agenda pembangunan yang telah disusun kemungkinan besar tidak dapat direalisasikan sepenuhnya pada tahun mendatang.

Selain itu, lanjut Hamka, beban keuangan daerah juga semakin berat karena adanya kewajiban pembiayaan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang mencapai sekitar Rp67 miliar, serta P3K paruh waktu senilai Rp10 miliar.

“Meski sulit di tengah kondisi efisiensi, kami pemerintah kota tentu akan berusaha semaksimal mungkin untuk merealisasikan seluruh program prioritas bapak Wali Kota,” tegasnya.

Kendati kebijakan efisiensi ini cukup memberatkan, Hamka menegaskan bahwa Pemkot Parepare tetap mendukung penuh kebijakan dan program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai langkah antisipatif, Pemkot Parepare berencana menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor retribusi dan pajak daerah. Penerapan sistem pembayaran berbasis digital akan diperkuat untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi penerimaan daerah.

“Kita akan optimalisasi PAD. Penerimaan pajak dan retribusi kami terapkan sistem digital untuk mencegah kebocoran. Kolaborasi dan sinergitas antara satuan kerja akan meningkatkan PAD,” jelasnya.

Dengan strategi tersebut, Pemkot Parepare berharap dapat menjaga stabilitas fiskal dan tetap melanjutkan program-program pembangunan prioritas, meskipun di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Kami optimistis, dengan kerja sama dan efisiensi yang tepat, Parepare tetap bisa tumbuh dan berbenah,” tandas Hamka.

Perkuat Ekosistem Kepatuhan dan Keberlanjutan Program JKN BPJS Kesehatan Berikan Apresiasi 110 Badan Usaha

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM.- Dalam upaya memperkuat ekosistem kepatuhan dan keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada 110 badan usaha yang dinilai paling berkomitmen dalam memenuhi kewajiban dalam Program JKN.

Melalui penghargaan bertajuk Satya JKN Award 2025, BPJS Kesehatan menegaskan bahwa badan usaha memiliki tanggung jawab penuh untuk mendaftarkan dan membayarkan iuran kepesertaan JKN bagi seluruh pekerjanya. Kepatuhan tersebut bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga wujud kepedulian dan komitmen badan usaha dalam melindungi kesehatan pekerja serta mendukung keberlangsungan Program JKN.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, Selasa (14/10/25), dalam sambutannya mengatakan Sebagai bentuk penghargaan maka BPJS kesehatan menghadirkan yang pertama kali Satya JKN award yang hadir demi memberikan apresiasi kepada badan usaha yang patuh dalam melindungi pekerjaannya melalui program JKN.

“Penghargaan ini tentunya, menjadi simbol pengakuan atas komitmen dalam pendaftaran pelaporan, serta kepatuhan iuran sesuai ketentuan yang berlaku. Satya berasal dari bahasa Sansekerta, yang menekankan nilai satya yaitu kejujuran, ketulusan badan usaha dalam menjalankan kewajibannya pada program JKN. Di Perlukan upaya baik kita bersama dalam menjalankan dan menjaga program JKN yang berbasis pada nilai gotong royong. Insya Allah kepatuhan badan usaha muncul dari dalam hati, timbul dari rasa kecintaan dimana pekerja merupakan bagian tidak terpisahkan dari sebuah organisasi badan usaha.” Kata Gufron.

Lanjut Gufron, program JKN dapat terus hadir menjamin kesehatan bangsa dan negara. Adanya kepatuhan yang timbul bukan karena paksaan namun karena kesadaran bahwa kebenaran dan ketulusan akan membawa perlindungan yang nyata bagi pekerja dan keluarganya untuk itu sebagai upaya dari seluruh pihak.

“Maka, kami ingin memberikan apresiasi kepada badan usaha yang telah memberikan kontribusi optimal, khususnya melalui partisipasi dalam program donasi dan skema sharing iuran bersama pemerintah daerah. Langkah ini, bukan hanya menjaga hak pekerjanya, tetapi juga memperkuat ekosistem jaminan sosial kesehatan dengan membantu masyarakat lain memperoleh perlindungan JKN, sehingga juga mendukung upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.’ ungkap Gufron

Dalam proses penilaian, BPJS Kesehatan juga melibatkan sejumlah Kementerian dan Lembaga, guna memastikan objektivitas dan transparansi. Terdapat beberapa indikator pada penilaian yang dilakukan yaitu: Kepatuhan pendaftaran pekerja, Pelaporan upah, Pemanfaatan aplikasi Electronic Data Badan Usaha (EDABU) serta Kontribusi dalam program donasi.

Mahasiswa STIKES Fatimah juga di bekali Keunggulan lain selama menempuh pendidikan di Fatimah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Selain memberi mahasiswa dengan pengetahuan ilmu kesehatan sesuai program studi yang di pilih pada saat pendaftaran, Mahasiswa STIKES Fatimah juga di bekali Keunggulan lain selama menempuh pendidikan di Fatimah. Hal tersebut di sampaikan Ketua Program Studi S1 Administrasi Kesehatan STIKES Fatimah Parepare Andriyana Abdullah, SKM., M.ARS saat menjadi narasumber pada program khusus ruang bincang kesehatan bersama STIKES Fatimah Parepare.

“Keunggulan kami dibanding kampus-kampus lainnya, kami di sini setiap hari Sabtu, anak-anak itu tetap berkuliah, akan tetapi tidak ada proses pembelajaran. Hari sabtu, diisi dengan senam pagi, kegiatan bersih-bersih, lanjut kami melakukan yang namanya kegiatan ekskul. Ada perbagian-bagiannya. Memang ekskulnya di sini ada beberapa yang ditawarkan. Segi paduan suara, tari dan berkaitan IT. Dan itu bahasa. Segi keterampilan. Keterampilan, di sini anak-anak di asah, bagaimana bisa membuat kerajinan kerajinan untuk membuat usaha kelak atau pada saat mereka masih berkuliah.” Kata Adriyana.

Lanjut Adriyana, Para mahasiswa memang di ajak untuk membuat inovasi-inovasi atau kreativitas produktif yang mereka bisa lakukan untuk mereka membuat usaha sendiri, maka sesudah lulus sambil menunggu lamaran up prove atau di acc dari tempat kerja mereka bisa membuat usaha-usaha.

“Mereka itu dilatih dari sekarang, sebelum mereka lulus, sudah dibekali kewirausahaan. Yang namanya kewirausahaan. Dan kebetulan kemarin itu Alhamdulillah kami di prodi S1 administrasi kesehatan, kami lolos pendanaan dari pemerintah yaitu P2MW. Kebetulan mahasiswanya kami itu, di danai kewirausahaannya, yaitu terkait dengan danke nugget. Bagaimana mahasiswa berinovasi antara nugget, di gizi nugget digabungkan dengan nilai gizinya. Jadi dibuatkan sebuah usaha seperti itu.” Ungkap Adriyana

Dari 18 Program TSM-Mo, Sudah Ada 14 Item Berjalan Tahapannya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sejalan dengan pelaksanaan rapat koordinasi monitoring pembangunan triwulan ketiga tahun 2025 yang sudah dilaksanakan beberapa waktu, Kepala Bappeda kota Parepare Zulkarnaen Nasrun pada tim liputan Jelajah kota radio mesra Selasa (14/10/25) mengatakan ini sudah sejalan dengan visi misi walikota dan wakil walikota terpilih yaitu menuju kota Parepare Terbaik, Sejahtera, Maju Ini sudah dikukuhkan dalam RPJM kota Parepare melalui 18 Program unggulan, yang sudah digagas, bahwa 18 program unggulan walikota dan wakil walikota ini terungkap dalam rapat koordinasi monitoring.

“Dari 18 ini, yang sudah tersentuh oleh program, kegiatan dan sub kegiatan, itu sudah ada 14 item. Ini sudah berjalan tahapannya. Sedangkan 4 yang lainnya ini, akan bertahap, bersama dengan yang sudah dilaksanakan sampai akhir periode nantinya. Adapun keempat yang belum dilaksanakan ini di tahun 2025 ini adalah, gratis seragam PNS dan P3K, terus yang ketiga adalah terkait dengan internet yang diharapkan dapat ditempatkan di semua layanan publik dan lain sebagainya.” Kata Zulkarnaen.

Sedangkan yang ketiga terkait dengan pembangunan internet, command center dan digitalisasi pelayanan publik, pembangunan sirkuit dan sport center dan pemberian peningkatan TPP,  sekarang di tahun 2025, walaupun belum ada untuk pembagian TTP kepada guru dan tenaga kesehatan baru, dalam tahap perencanaan. Tapi TPP untuk di kota Parepare yang berjalan dengan aman dan lancar.

“Untuk tahapan selanjutnya, Bapak walikota insyaallah dengan keterbatasan anggaran, pasti akan menggunakan beberapa inovasi, terkait dengan pelaksanaan program-program unggulan tersebut. Kita harus menyesuaikan, anggaran yang ada, tapi ini program keunggulan ini tidak boleh lepas dari tahapan, sehingga dalam waktu dekat empat program unggulan yang akan di laksanakan secara bertahap akan kita sentuh juga ke depannya.” Ungkap Zulkarnaen.

Dirinya berharap  di tahun 2026 dengan keterbatasan anggaran, akan bisa melaksanakan walaupun sedikit tahap demi tahap.

“Insyaallah, atas dukungan sebuah pihak dan dorong dari walikota dan bapak wakil walikota, insyaallah SKPD akan bekerja secara maksimal, dan insyaallah ini untuk kesejahteraan masyarakat, menuju Parepare terbaik sejahtera maju.” Harap Zulkarnaen

Walikota Parepare Lantik dan Ambil Sumpah 134 Pejabat Lingkungan Pemerintah Kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Walikota Parepare H. Tasming Hamid melantik dan mengambil sumpah 134 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Parepare. Pelantikan ini mencakup Pejabat Administrator (Eselon III), Pengawas (Eselon IV), Pejabat Fungsional, serta Kepala Sekolah dan berlangsung khidmat di Auditorium BJ Habibie kota parepare.

Kegiatan ini bertujuan mengisi jabatan yang lowong, melakukan penyegaran organisasi, sekaligus mendorong pengembangan karier Aparatur Sipil Negara. Setiap jabatan yang diemban merupakan amanah dan kepercayaan dari negara serta masyarakat, yang menuntut integritas, loyalitas, dan kinerja terbaik.

Dalam sambutannya, Tasming mengucapkan Selamat kepada pejabat yang di Lantik, dirinya juga langsung mengajak bekerja bersama menuntaskan khususnya 18 program ini kedepan.

“Atas nama pemerintah kota, mengucapkan selamat, ayo kita bekerja bersama. Kedepannya, tidak mungkin saya dan pak Hermanto bisa menuntaskan khususnya 18 program ini. Kedepan, kerja kerja berat, karena berat berbeda dengan tahun sebelum sebelumnya, se-Indonesia bukan hanya diparepare, sangat luar biasa, sehingga perlu memang akselerasi khususnya teman teman lurah, camat dan seluruh ikatan untuk memaksimalkan ASN.” Ucap Tasming.

Untuk menjamin kinerja yang optimal dan akuntabel, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan terhadap seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Parepare. Apabila terdapat pejabat yang kinerjanya kurang optimal, tidak berkomitmen, atau tidak menjalankan tugas sesuai harapan, akan dilakukan pembinaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk kemungkinan rotasi, mutasi, atau penyesuaian jabatan.

Polres Parepare Tegaskan Isu Penculikan dan Kanibalisme Anak adalah Tidak Benar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Menyikapi beredarnya isu penculikan dan kanibalisme terhadap anak yang marak di media sosial, Polres Parepare, melalui Kasat Reskrim AKP. Muh. Agus Purwanto menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar, atau dengan kata lain hoax.

Penegasan ini disampaikan AKP. Agus Purwanto, mewakili Kapolres Parepare, sebagai klarifikasi atas isu yang beredar ditengah masyarakat melalui maraknya pesan berantai dan unggahan di media sosial, dan juga sebagai jawaban atas keresahan masyarakat akibat dari isu tersebut.

Informasi itu murni hoaks, kata AKP. Agus. Pasalnya, setelah dilakukan penelusuran dan pengecekan hingga saat ini, tidak ditemukan adanya laporan ataupun kejadian penculikan maupun kekerasan seperti yang disebutkan.

” Setelah kami lakukan penelusuran, isu tersebut kami pastikan tidak benar, dan sampai saat ini pula belum ada orang tua atau korban yang melaporkan ke pihak yang berwajib “. Ucapnya saat di konfirmasi melalui sambungan whatsappnya. Selasa (14/10/2025) malam.

Sehubungan dengan hasil penelusuran yang dilakukan pihaknya, AKP. Agus menyampaikan pesan dan imbauan kepada masyarakat Kota Parepare.

“ Jangan mudah percaya dengan isu – isu atau kabar yang tidak jelas sumbernya di media sosial, hindari pula menyebarkan kabar tersebut karena akan mengakibatkan terjadinya kepanikan dan keresahan. Kami minta masyarakat lebih bijak bermedia sosial. Pastikan kebenaran informasi sebelum dibagikan. Menyebarkan berita bohong bisa dipidana sesuai Undang-Undang ITE,” Imbaunya.

Pihak Polres Parepare juga memastikan tetap meningkatkan patroli untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya anak-anak.

” Kami juga menghimbau kepada masyarakat dan juga untuk orang tua agar mengawasi dan mengontrol anaknya,” Pungkas dia. (*)

Bawaslu Parepare Dampingi Siswa SMK 3 Parepare Perekaman e-KTP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Bawaslu Kota Parepare hadir dalam kegiatan perekaman e-KTP bagi pelajar SMK Negeri 3 Parepare yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare, Senin (13/10/25).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Bawaslu Kota Parepare dan Disdukcapil dalam mendorong percepatan perekaman e-KTP bagi pelajar usia 16 tahun ke atas. Kehadiran Bawaslu dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen lembaga pengawas pemilu ini dalam memastikan setiap warga negara, khususnya pemilih pemula, memiliki identitas kependudukan yang sah sebagai salah satu syarat untuk menggunakan hak pilih pada pemilu mendatang.

Anggota Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, bersama staf turut mendampingi pelajar selama proses perekaman berlangsung. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas administrasi kependudukan, tetapi juga bagian dari pendidikan politik bagi para pelajar.

“Melalui perekaman KTP ini, para pelajar tidak hanya mendapatkan identitas kependudukan, tapi juga mulai diperkenalkan pada kesadaran sebagai calon pemilih yang memiliki hak dan tanggung jawab dalam demokrasi. Sebab memiliki KTP elektronik, dapat menjamin keabsahan identitas pemilih, memperkuat kepercayaan publik, dan tentu saja mencegah kecurangan, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas proses demokrasi, sehingga dalam hal ini, kami sangat mengapresiasi program dari disdukcapil yang turun langsung ke lapangan menjemput para pelajar untuk melakukan perekaman KTP elektronik.” ujar Dr. Susilawati.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bawaslu memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda agar sejak dini memahami pentingnya partisipasi aktif dalam proses demokrasi. Kesadaran ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk menjadi pemilih yang cerdas, berintegritas, dan berperan aktif dalam menjaga keutuhan demokrasi di Indonesia.

Kegiatan perekaman ini juga menjadi bentuk dukungan nyata antara lembaga pengawas pemilu dan instansi pelayanan publik dalam memastikan hak-hak warga negara terpenuhi. Bawaslu Kota Parepare berharap kerja sama serupa dapat terus dilakukan bersama berbagai sekolah di Kota Parepare. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu untuk meningkatkan literasi politik dan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare