26.1 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 210

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman Buka Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang dilaksanakan di 24 kabupaten/kota se-Sulsel, Senin (13/10/25).

Kegiatan yang diinisiasi Andi Sudirman sejak tahun 2022 dan menjadi rujukan nasional ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-356 Provinsi Sulawesi Selatan, dengan mengusung semangat “Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter.”

Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur atas kemajuan yang dicapai Sulawesi Selatan di usia ke-356 tahun. Ia menegaskan pemprov sulsel telah menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor, termasuk ekonomi dan ketahanan pangan.

“Untuk serentak sekabupaten/kota, ternyata Badan Ketahanan Pangan menjadi rujukan Sulawesi Selatan untuk di implementasikan di seluruh provinsi di Indonesia. Pikiran saya waktu itu, kalau dilakukan hanya di pasar terong atau di spot spot, itu kurang berdampak, karena sifatnya harus simultan di semua wilayah. Maka lahirlah ide, bahwa harus hadir serentak. Ketika hanya spot perwilayah, maka dilaksanakan di kabupaten itu dan serentak di kabupaten itu, maka ini dasar pelaksanaan kegiatan kita melaksanakan secara serentak.” Kata Andi Sudirman.

Gerakan Pangan Murah Serentak menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi Sulsel dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Inflasi tahunan Sulsel pada September 2025 tercatat sebesar 3,03 persen, masih dalam kisaran sasaran nasional 2,5 ±1 persen.

Melalui kerja sama dengan Bank Indonesia, Bulog, serta pemerintah kabupaten/kota, GPM ini memastikan bahan pokok seperti beras, telur, cabai, dan minyak goreng tetap tersedia dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

DPRD Kota Parepare Kunjungan Ke Dirjen Otoda kementerian Dalam negeri Konsultasi Perampingan Kelembagaan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M. Si lewat program Obras Selasa (14/10/25) mengatakan, Saat ini dirinya sedang berada di Dirjen Otoda kementerian Dalam negeri, kemudian di kemenpan RB untuk mengkonsultasikan terkait Perampingan Kelembagaan.

“Kemarin kita sudah diterima, kita dapat jadwal kemarin setelah kabupaten Luwu. Parepare setelah itu ke Kemenpan RB. Tapi ada beberapa yang menjadi catatan dari kementerian, pertama kementerian minta untuk dilakukan scoring ulang, karena skoringnya ini sudah lama. 2016 skoring yang digunakan, yang kedua memang beberapa daerah sudah bisa memisahkan badan pendapatan, dengan badan keuangan, walaupun skoringnya tidak mencukupi 951 standarnya, ada beberapa daerah karena itu juga menjadi MCP KPK.” Kata H. Kaharuddin.

Lanjut H. Kaharuddin, KPK meminta untuk dipisahkan. Tentu KPK melihat, ada beberapa hal, sehingga di meminta untuk dipisahkan, badan keuangan khusus, untuk dipisahkan.

“Mengurusi administrasi keuangan, melakukan pembayaran kegiatan-kegiatan badan pendapatan ini dikhususkan untuk meningkatkan PAD kita supaya tidak serumah.” Ungkap H. Kaharuddin Kadir.

Wali Kota Parepare Lantik Amarun Agung Hamka Sebagai Sekretaris Daerah Kota Parepare Definitf

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Wali Kota Parepare H. Tasming hamid melantik Amarun Agung Hamka sebagai Sekretaris Daerah Kota Parepare definisi Senin (13/10/25). Pelantikan berlangsung di Auditorium BJ Habibie, dihadiri Wakil Wali Kota Hermanto, Forkopimda, serta jajaran pejabat Pemkot Parepare.

Wali Kota menegaskan, jabatan Sekda memiliki peran sentral dalam menjalankan roda pemerintahan dan menjadi pengayom bagi seluruh ASN. Dengan pengalaman dan dedikasi yang dimiliki, diharapkan Sekda baru dapat memperkuat sinergi dalam mewujudkan 18 program prioritas Pemerintah Kota Parepare.

“Pelantikan Sekda Tentu ini adalah Kabar yang baik untuk masyarakat kota Parepare, yang selama ini masih sekarang PLT,  sekarang sudah jadi defenitif. Untuk bagaimana lalulintas ASN bisa digerakkan dengan baik tentu menjadi pemersatu menjadi sekda walaupun muda, Tetapi tentu menjadi pengayom untuk seluruh ASN yang ada di kota Parepare. Jadi bukan berdasarkan umur tapi jabatannya yang membuat pemersatu seluruh ASN dikota parepare. Tentu ketika itu terjadi, saya yakin dan percaya program kami, 18 program itu bisa di realisasikan, apalagi dalam kondisi sekarang kita defisit anggaran, tapi saya yakin bahwa pemgalaman dedikasi kreativitas beliau akan mampu melaksanakan amanah yang diberikan.” Kata Tasming.

Menyusun perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 menjadi tugas pertama yang akan dijalankan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Parepare, Amarun Agung Hamka seusai dilantik. Amarun Agung Hamka akan melakukan tugas-tugas yang diberikan oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid.

Salah satunya, kata Amarun Agung Hamka, mempersiapkan perencanaan APBD tahun 2026. Ia menjelaskan tugas-tugas lainnya tinggal melanjutkan pekerjaannya saat menjadi Penjabat Sekda.

Gerakan Gemar Makan Telur di Parepare, Upaya Cegah Stunting dan Bangun Generasi Sehat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dalam rangka memperingati HUT ke-356 Sulsel Pemkot Parepare menggelar Gerakan Gemar Makan Telur sebagai langkah konkret untuk mencegah stunting dan membangun kesadaran gizi sejak dini. Kegiatan ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu sebagai bagian dari upaya jangka panjang membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing yang digelar di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Parepare pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dan Wakil Wali Kota, Hermanto, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare yang juga Bunda PAUD, dr. Andi Arfiah Tasming. Sejumlah pejabat pemerintah kota dan Forkopimda Parepare juga hadir pada kegiatan itu.

Gerakan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-356 Sulsel, yang digagas oleh Dinas Sosial Sulsel dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Melalui gerakan tersebut, anak-anak dari keluarga kurang mampu diajak untuk bersama-sama mengonsumsi telur sebagai salah satu bentuk edukasi gizi seimbang dan upaya menekan angka stunting di kalangan anak-anak.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program yang digagas oleh Pemprov Sulsel. Menurutnya, gerakan ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna penting dalam membangun kesadaran gizi masyarakat sejak dini. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi mengandung makna yang sangat penting. Telur merupakan sumber protein hewani yang bergizi, mudah diperoleh, dan harganya terjangkau,” ucapnya.

Bawaslu Kota Parepare Beri Pendidikan Politik di SMK Negeri 3 Parepare, Dorong Siswa Lakukan Perekaman e-KTP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Bawaslu Kota Parepare melaksanakan kegiatan pendidikan politik dengan menjadi pembina upacara di UPT SMK Negeri 3 Parepare. Anggota Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Senin (13/10/25).

Anggota Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Dr. Susilawati pada tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara Bawaslu Kota Parepare dan UPT SMK Negeri 3 Parepare, yang bertujuan untuk memberikan pendidikan politik serta memperkuat pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah.

“Kerjasama ini menjadi wadah bagi Bawaslu untuk hadir di tengah-tengah peserta didik, memberikan edukasi, tentang demokrasi dan pendidikan pengawasan partisipatif, agar mereka memahami, pentingnya peran pengawasan dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas. Salah satu peran pengawas partisipatif adalah memastikan diri dan orang-orang di sekitarnya dapat menggunakan hak pilihnya, bagaimana cara menggunakan hak pilih, yaitu salah satunya adalah berusia 17 tahun yang dibuktikan dengan KTP.” Kata Dr. Susilawati.

Dalam memantap hal tersebut, Bawaslu kata Dr. Susilawati koordinasi dengan dinas kependudukan dan catatan sipil kota Parepare, di mana diketahui ternyata masih banyak peserta didik tingkat SMA, SMK, MA di kota Parepare ini yang sesungguhnya telah memenuhi syarat untuk melakukan perekaman.

“16 tahun ke atas itu, sudah dapat melakukan perekaman. Namun hingga saat ini belum melakukan perekaman. Sehingga kami mendorong, agar kiranya seluruh peserta didik yang ada di wilayah kota parepare, khususnya  SMA, SMK, MA yang ada di kota Parepare, agar kiranya segera mengunjungi dinas catatan sipil untuk melakukan perekaman KTP elektronik.” Harap Dr. Susi.

Dr. Susilawati menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi akan berlanjut dengan program pendidikan politik di dalam kelas, guna memberikan pemahaman lebih luas tentang pentingnya partisipasi aktif dalam demokrasi.

Animo Masyarakat Di GPM Hari Pertama Sangat Antusias

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Ketahanan Pangan kota Parepare bersama stakeholder terkait, dan tim TPID kota Parepare menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah dalam rangka ulang tahun provinsi Sulawesi Selatan hari jadi ke 356 Senin dan Selasa (13-14/10/25).

Kepala Bidang ketersediaan, kerawanan, dan ketahanan stok Dinas Ketahanan Pangan kota Parepare Wahid di temui tim liputan jelajah kota radio mesra usai kegiatan Senin (13/10/25) mengatakan pelaksanaan GPM serentak 24 kabupaten kota yang dilaksanakan zoom meating secara virtual dibuka gubernur dan dihadiri secara virtual hampir Bupati/walikota di 24 kabupaten kota.

“Dan pelaksanaannya ini, untuk di Parepare kita laksanakan dua hari yaitu Senin-Selasa tanggal 13, 14 Oktober tahun 2025. Alhamdulillah antusias masyarakat terhadap dengan adanya gerakan pangan murah ini secara serentak ini kita laksanakan. Animo masyarakat terhadap dengan adanya gerakan pangan murah ini, tentunya di memanfaatkan secara baik. Karena hampir harga-harga yang ditawarkan itu dibawa harga pasar. Dan tentunya komoditi yang kita hadirkan, itu, 11 komoditi strategis, terutama itu beras, minyak, gula, terigu, telur ayam, termasuk ayam dan komoditas olahan pangan UMKM.” Kata Wahid.

Wahid menjelaskan untuk kebutuhan yang banyak dicari masyarakat ini utamanya beras dan minyak, termasuk ini telur, itu adalah kebutuhan sehari-hari konsumsi masyarakat. Gerakan pangan murah ini, di laksanakan  secara masif oleh dinas Ketapang untuk bagaimana keterjangkauan terhadap pangan utamanya masyarakat parepare tetap di sediakan.

“Dan model GPM yang kita laksanakan ini sifatnya berpindah-pindah titik kelurahan, jadi  setiap hari Selasa, pasar tani hari Jumat. Namun tadi hari jadi Sulsel pelaksanaan kita laksanakan 2 hari Senin dan Selasa. Untuk komoditas beras, kita batasi maksimal 10 kg 2 pet per belanja, minyak kita 4 liter, gula pasir 2 kilo. Kenapa kita harus batasi dulu, karena kita khawatir jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan membeli dalam jumlah besar, karena tujuan daripada Gerakan Pangan Murah ini utamanya beras SPHP, jangan sampai dijual kembali,” jelas Wahid.

Wahid Menambahkan Tujuan GPM tersebut bertujuan hanya untuk konsumsi sehari-hari masyarakat sehingga ada pembatasan pembeliannya, sedangkan untuk persyaratan, masyarakat tidak perlu membawa KK dan bawa KTP, murni betul-betul warga kota Parepare.

APBD pokok kota Parepare Turun Hingga 960 Miliar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Bappeda Kota Parepare Zulkarnaen Nasrun pada tim liputan jelajah kota mengatakan APBD pokok kota Parepare turun hingga menjadi 960 miliar lebih.

“Saya kira sekira 960 ini kita optimalkan, dan mudah-mudahan bisa kita manfaatkan, hingga akhir tahun 2025 ini. Untuk BTT, yang direncanakan 10 miliar, sebelumnya, sudah terealisasi 56 juta lebih atau baru 0,56 itu untuk yang BTT. Sedangkan perangkat daerah yang defisitnya yang terbaik itu ada lima, tapi ini sudah mencapai tahapan atau lewat dari tahapan monitoring.” Kata Zulkarnaen.

Lanjut Zulkarnaen, monitoring triwulan ketiga sudah ada mencapai 89% hingga 79% itu di atas rata-rata dari SKPD lain. Untuk tahun depan 2026, pemerintah sementara menyusun KUA PPS, dalam waktu dekat akan di serahkan oleh walikota

“Sekarang dipimpin oleh Bapak PJ sekda ini, berusaha untuk memaksimalkan, menyesuaikan, anggaran, dana transfer yang sangat signifikan turun, sehingga mempengaruhi belanja di kota Parepare. Dan nanti kita lihat bagaimana kondisi APBD kota Parepare di tahun 2026. Yang jelas ini, kinerja baik yang disampaikan oleh kepala BPS, bahwa angka kemiskinan di kota Parepare turun cukup signifikan 6 tahun terakhir, dari 5% ke 4,4 %. Selama 6 tahun terakhir, kita selalu dalam urutan tiga terendah, sekarang ini sudah menjadi 6 terendah sedikit lagi kita menyamai persentase dari Makassar. Mudah-mudahan, kerja kerja aktif semua OPD yang dipimpin langsung bapak walikota dan wakilnya yang didukung penuh oleh DPRD kota Parepare bisa indikator diparepare sesuai apa yang diharapkan di RPJMD kota Parepare.” Ungkap Zulkarnarn

Persoalan Banjir Bukan Hanya Urusan Pemerintah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Legislator PKB yang juga anggota komisi III DPRD kota Parepare Andi Muh. Fudail mengatakan dirinya pernah mengusulkan agar supaya ada pembagian kewenangan antara kecamatan dengan DLH. Hal tersebut di katanya pada tim liputan jelajah kota radio mesra kota parepare beberapa waktu lalu

“Kedepannya, DLH bergabung dengan perkimtan, tetap ada kewenangan diberikan kepada kecamatan, karena kecamatan bisa berkoordinasi, karena dia punya perangkat kelurahan RT/RW. Untuk pengerukkan itu, apakah kita memberikan DLH tidak sanggup tenaganya, tidak sanggup. Dia prioritas untuk jalan utama saja sudah setengah mati. Makanya saya sering sampaikan, masyarakat kenapa tidak hadir di lingkungannya, karena RT/RW tidak hadir di masyarakatnya. Kenapa RT/RW tidak hadir di masyarakatnya, karena lurah tidak hadir di RT/RWnya, begitu pun dengan camat, tidak hadir di kelurahannya.” Kata Andi Fudail.

Lanjut Andi Fudail, jika hanya perintah dan tidak ada action itu nonsen, apalagi juga anggarannya bukan anggaran kecil, dan sebenarnya, kalau anggaran tentunya akan agak sulit untuk kondisi sekarang ini. Yang perlu dicermati oleh pemerintah kita ini adalah, bagaimana menyentuh masyarakat, agar bisa ada kesadaran.

“Bahwa banjir ini disebabkan dari kita sendiri. Contoh, paling tidak warga itu memahami bahwa di depan rumahnya itu, dia kalau sadar keruk saja di depan rumahnya masing-masing, itu akan bersih got, akan bersih dari kotoran, sedimen dan itu menjadi budaya. Insya Allah, banjir itu mungkin bisa direndam, tapi tentunya apa yang saya maksud adalah, pemerintah harus punya keberanian untuk membuat dekker besar agar supaya arus air itu bisa mengalir sampai keLaut.” Jelas Fudail.

Lapor Pak Wali Direspons Cepat, Pipa Bocor di Mattirotasi Sudah Diperbaiki

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Tim transmisi PAM Tirta Karajae Kota Parepare kembali menunjukkan aksi tanggap cepat dalam merespons laporan masyarakat yang disampaikan melalui kanal “Lapor Pak Wali”. Laporan tersebut berkaitan dengan kebocoran pipa air berukuran 3/4 inci yang terjadi di wilayah Mattirotasi Ahad (12/20/25).

Setelah laporan diterima, tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan. Di bawah koordinasi Assisten Manager Transmisi, Abbas, pekerjaan perbaikan berjalan lancar dan kebocoran berhasil diatasi dalam waktu singkat.

“Begitu laporan masuk, kami segera melakukan penanganan agar distribusi air ke pelanggan tidak terganggu terlalu lama,”ujar Abbas di lokasi perbaikan.

Dengan tertanganinya kebocoran tersebut, aliran air ke rumah warga kembali normal. PAM Tirta Karajae Kota Parepare menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif menyampaikan laporan gangguan layanan melalui Lapor Pak Wali.

Abbas juga mengimbau kepada pelanggan “agar menyertakan alamat lengkap dan nomor telepon yang aktif saat melakukan pengaduan, agar petugas dapat lebih cepat menemukan titik kebocoran dan melakukan perbaikan di lapangan”tutupnya

STIKES Fatimah Parepare Kedepankan Disiplin Dan Etika 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat program Ruang Bincang Kesehatan yang di jadwalkan Tayang di radio mesra Selasa (21/10/25) Ketua Program Studi S1 Administrasi Kesehatan STIKES Fatimah Parepare Andriyana Abdullah, SKM., M.ARS mengatakan, STIKES Fatimah Parepare mengedepankan Etika dan Disiplin dalam penerapannya di lingkungan kampus tersebut, baik pada mahasiswa, Dosen, Dan Staf kampus.

“Etika mahasiswa dengan disiplinnya mahasiswa itu sangat kuat, Kami mendisiplinkan mahasiswa dengan cara seperti itu, seperti salah satu contoh mahasiswa on time datang ke kampus, lalu etika. Etika yang kami terapkan di STIKES Fatima itu dengan menerapkan 3S, Senyum, Salam, Sapa, baik itu mahasiswa ke dosen, atau kepada para staf, cleaning service, mau teknih atau satpam. Tidak hanya mahasiswa, akan tetapi seluruh staf.” Kata Andriyana.

Lanjut Adriana menekankan, dengan penerian budaya disiplin dan beretika di dirinya yakin STIKES Fatimah alumni STIKES Fatimah akan mampu diterima dan bersaing di lingkungan masyarakat luas.

“Di sini kami menerapkan budaya itu, budaya disiplin dan beretika. Jadi, ketika mahasiswanya kami keluar dari sini, dia pasti bisa bersaing dengan kampus-kampus lainnya, karena kami sudah menanamkan kedisiplinan dan etika.” Ungkap Adriyana

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare