PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharudfin Kadir lewat program Obras Sabtu (18/10/25) mengatakan jika dirinya pernah menyampaikan pada walikota untuk memindahkan Car Free Night (CFN) tidak hanya di kawasan pantaiku saja, karena jalanan di percabangan patung kuda itu pasti macet tapi kawasan senggol bisa juga sebagai pertimbangan.
“Kalau di Hastom, Saya kira tidak terganggu di kota, itu tetap kendaraan yang melalui parepare keluar daerah tetap lancar. Yang kedua efeknya, pasar senggol juga bisa kembali bergeliat, di sinilah peran pemerintah daerah, terutama dinas teknis lebih kreatif menata Car free Night (CFN), jangan di dominasi oleh EO. Karena EO hanya memikirkan dirinya, tidak memikirkan Pemda. Sekarang ini, di lapangan adalah kegiatan, yang kita mau tahu ini kegiatan di lapangan Ini apa ada efeknya ke PAD kita. Jangan cuma hanya menguntungkan orang-orang tertentu tidak ada ke PAD kita, atau lebih banyak diambil pihak ketiga dibandingkan PAD kita.” Ujar H. Kaharuddin.
H. Kaharuddin Kadir juga menyoroti penggunaan lapangan secara sembarang akan berdampak pada, rumput rusak. Agar-agar itu lebih banyak biaya yang di butuhkan untuk memperbaiki, merenovasi, di banding penghasilannya.
“Ini mesti dipikirkan oleh pemerintah daerah, jangan asal ada kegiatan. Itulah sebabnya baru-baru ini, kami konsultasi kementerian Dalam negeri, dirjen otonomi daerah terkait dengan penataan kelembagaan, Kami mau pansus DPRD memisah antara badan keuangan dan badan pendapatan untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah kita yang selama ini satui pintu. Berdasarkan MCSP KPK, menyarankan untuk dipisah antara badan pendapatan, dengan badan keuangan. Mungkin KPK melihat itu rawan, ada kerawanan kebocoran PAD. Karena kalau kita maksimalkan, dana transfer dari pusat, makin tahun makin berkurang. Jadi memang kita harus banyak-banyak di PAD kita yang harus ini yang perlu dimaksimalkan, ini pekerjaan rumah Bapak Walikota.” Jelas H. Kaharuddin




















