31.2 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 809

Wali kota Lantik Adi Hidayah Saputra Sebagai Kepala Disdukcapil

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, DR HM Taufan Pawe SH MH kembali melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah 24 pejabat struktural mulai pimpinan tinggi Pratama, administrator dan pengawas.

Diantaranya, empat orang eselon II, delapan orang eselon III, dan 12 orang eselon IV. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Auditorium Bj. Habibie, Senin (15/03/21).

Pemerintah Kota Parepare melakukan promosi jabatan. Diantaranya Arifuddin Idris didefinitifkan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Adi Hidayah Saputra sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Sedangkan untuk rotasi jabatan kepada Kepala Dinas Kominfo, Iskandar Nusu, jabatan sebelumnya Kadis Kominfo, kini dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub). Kadis Disporapar, Amarun Agung Hamka juga dilantik sebagai Plt Kadis Kominfo Kota Parepare.

Selain itu, atas perubahan struktur organisasi menjadi Unit Pelaksana Teknis RSUD Andi Makkasau, Direktur RSUD Andi Makkasau dr Renny Anggraeny Sary bersama 21 orang Wakil direktur, Kepala Bidang, dan Kepala Sub Bidang RSUD Andi Makkasau dikukuhkan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Adi Hidayah Saputra di hubungi radiomesra.com setelah pelantikan mengatakan seluruh jajaran akan berupaya untuk menghadirkan pelayanan yang membahagiakan masyarakat

“terima kasih sesungguhnya tanggung jawab adalah amanah yang pasti akan dipertanggungjawabkan saya yang hari ini menerima amanah sebagai kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota Parepare bersama seluruh jajaran akan berupaya untuk menghadirkan pelayanan yang membahagiakan masyarakat, tidak sedikit keluhan dari masyarakat yang kami terima yang kami baca yang kami dengar terkait layanan adminduk oleh karenanya segala bentuk saran masukan dan kritikan akan menjadi spirit bagi kami untuk berbuat dan berbenah lebih baik lagi kami akan hadirkan terobosan-terobosan dan inovasi-inovasi yang lebih dari yang sudah kami lakukan sejauh ini.”Jelas Mantan Sekertaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil tersebut.

Pada pelantikan tersebut dihadiri, wakil wali kota Parepare, Pangeran Rahim, Sekertaris Daerah, Iwan Asaad, dan para pejabat SKPD yang menyaksikan secara daring dan Luring.

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Kasus Pembongkaran Makam Covid

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Sulpan mengatakan kepolisian telah menetapkan 6 tersangka terkait kasus pembongkaran mayat covid19 di bilalangge bacukiki. Menurutnya berdasakan pemeriksaan oleh penyidik satreskrim Polres Parepare Motif Pelaku pembongkaran karena amanat sebelum meninggal serta pesan yang di sampaikan melalui mimpi. Senin (15/03/21).

“Berdasarkan pemeriksaan oleh penyidik satreskrim Polres Parepare yang di sampaikan mereka ada dua yang pertama itu merupakan amanat orang tua mereka sebelum meninggal dulu bahwa diamanatkan kepada keluarga besar mereka apabila meninggal ini agar dimakamkan di pemakaman keluarga yang miliki ada juga dari beberapa tersangka tersebut mengatakan bahwa mereka datangi dalam tidurnya minta meminta tolong untuk dipindahkan ke keluarga.” Kata Sulpan.

Lanjut kabid Humas Polda Sulsel tersebut hubungan antara 6 orang yang sudah dijadikan tersangka dengan 4 jasad korban ditemukan ini semuanya terkait dengan hubungan kekeluargaan. Namun ada juga yang tidak berkaitan keluarga yaitu tukang gali. Pencurian mayat sendiri di perkirakan pada malam hari.

“Iya bukan di siang hari ya jadi kemudian mereka menyiapkan peralatan peralatan tertentu kendaraan kemudian Cangkul, skop kemudian juga tali. ya untuk Menggali. Menggali di situ para keluarga juga itu membantu juga ada memang tukang gali khusus yang menang ahli menggali makam yang mereka juga sewa.” Jelas Sulpan

Zulfan menambahkan jerat hukum yang bisa diberikan kepada oleh kepada para tersangka ini adalah pasal 187 KUHP Dan undang undang no 6 tahun 2018 terkait karantina kesehatan

“terhadap 6 tersangka sudah ditetapkan sebagai tersangka dikenakan pasal 187 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan.” Ungkapnya.

Komisi III DPRD Kota Parepare Kunjungi Sejumlah SPBU

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi III DPRD Kota Parepare Bersama Dinas Perdagangan mengunjungi Sejumlah SPBU di kota Parepare  Ahad (14/03/21) Anggota Komisi III Andi Muh. Fudail pada radiomesra.com mengatakan pihaknya dalam kunjungan tersebut mempertanyakan kepada pihak pertamina kenapa terjadi kelangkaan premium di hari tertentu.

“Mengenai kunjungan kami dibeberapa SPBU yang ada di parepare rata rata semuanya tutup penjualan premium itu hari jumat dan Minggu ini kami pertanyakan kebetulan yang hadir waktu itu dari perindag dan juga salah satu dari pihak pertamina.” Kata politisi PKB tersebut.

Lanjut Aleg dapil soreang itu dari pihak Pertamina menjelaskan bahwa ini persoalan kuota dan juga ada intruksi menteri mengenai langit biru. Program kalau tidak yang dilakukan oleh pihak Pertamina untuk menutup penjualan premium untuk hari jumat dan sabtu.

“penjualan premium untuk hari jumat dan sabtu itu kami sesalkan karena kebutuhan masyarakat sekarang itu persoalan premium itu bukan dari masyarakat menengah ke bawah itu pasti kebutuhan masyarakat menengah ke bawah walaupun analisa dari pihak Pertamina bahwa kebutuhan premium itu sudah tidak maksimal lagi itu kami bantah tentunya kami berharap agar supaya kebijakan yang dilakukan Pertamina bisa diseragamkan dengan daerah lain karena yang disampaikan juga ternyata Pertamina parepare ini melakukan kebijakan itu tidak disertai dengan kebijakan yang ada di daerah lain.” Jelas Andi Fudhail

Tambah Legislator penyuka touring ini, hal tersebut membuat masyarakat bertanya-tanya dan Pertamina parepare ini dianggap menzolimi masyarakat parepare. seandainya kebijakan ini berlaku secara nasional atau setidaknya sesulsel semua daerah di berlakukan penjualan premium jumat Sabtu itu tidak jadi masalah yang jadi masalah sekarang adalah kenapa hanya parepare dan sekitarnya tidak ada penjualan pada hari jumat Sabtu sedangkan daerah lain terbuka.

“inilah menjadi bom waktu buat pertamina apa bila itu tidak dikembalikan semula dalam hal penjualan premium ini. dan kami sudah berikan solusi agar supaya tetap jumat Minggu itu dibuka penjualan dan sistimnya kalau memang persoalan kuota diacak misalnya minggu ini spbu didaerah bacukiki ujung itu begilit sehingga stok premium untuk masyarakat tetap terlayani itu kesepakatan dan insya Allah menurut pihak Pertamina bahwa hari Senin sudah mulai diberlakukan Dan itu mudah mudahan dilaksanakan dengan sebenarnya tidak ada lagi keluhan masyarakat persolan premium.” Urai Andi Fudhail

Enam SKPD lingkup Pemkot Parepare Raih Penghargaan SKPD Award 2021

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM. – Enam SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare meraih penghargaan SKPD Award 2021 di sela-sela perayaan puncak HUT kota yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Parepare, Sabtu, (13/03/21).

Penghargaan berupa tropi dan piagam ini diserahkan oleh Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, disaksikan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam sambutannya sebelum penyerahan wali kota Parepare Dr. HM. Taufan Pawe SH., MH., mengatakan Untuk peningkatan motivasi inovasi kerja SKPD lingkup pemerintah kota Parepare sekaligus sebagai ajang evaluasi kinerja maka dilaksanakan SKPD award dan ditetapkan 6 SKPD yang dinilai berprestasi pada tahun 2020.

“Untuk peningkatan motivasi inovasi kerja SKPD lingkup pemerintah kota Parepare sekaligus sebagai ajang evaluasi kinerja maka dilaksanakan SKPD award dan ditetapkan 6 SKPD yang dinilai berprestasi pada tahun 2020 penilaian ini didasarkan pada aspek capaian laporan kinerja instansi pemerintah, pelaksanaan inovasi, tingkat penyerapan anggaran termasuk capaian pendapatan asli daerah, indeks pelayanan publik indeks kepuasan masyarakat dan tingkat penyelesaian tindak lanjut temuan dan adapun SKPD yang dimaksud sebagai berikut 1 dinas pertanian Kelautan dan perikanan dinas kominfo dinas kesehatan kecamatan bacukiki rumah sakit umum Andi Makkasau dan dinas kependudukan dan catatan sipil.” Jelas Ketua DPD I Golkar Sulsel tersebut.

Penghargaan diserahkan kepada Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Renny Anggraeny Sari, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Rahmawaty, Kepala Dinas PKP, Wildana, Kepala Dinas Kominfo, Iskandar Nusu, Plt Kepala Disdukcapil, Suriani, dan Camat Bacukiki, Saharuddin. (*)

Pemkot Siap Bangun Covid Center

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Keberadaan Rumah Sakit Andi Makkasau Sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid19 Di kawasan Utara dan tengah sulsel diangap strategis. Wali kota parepare HM Taufan Pawe SH. MH dalam sambutannya di rapat paripurna DPRD dalam rangka perayaan HUT kota Parepare ke-61 sabtu (13/03/21) melaporkan kepada Plt Gubernur Sulsel Rencana di bangunnya Covid Center di RSAM Parepare.

“Dalam upaya penanganan covid 19 ini pemerintah kota Parepare akan membangun covid center di rumah sakit Andi Makkasau. kami maksudkan di sini pak wagub ada area yang tidak dioptimalisasikan lagi fungsinya Maka insya Allah kami akan bangun covid center dan saya rasa ini satu-satunya nanti di Indonesia.” Jelas Wali kota2 Periode tersebut.

Manurut Ketua DPD 1 Golkar Sulsel tersebut, Covid center akan di kelola secara fungsi manajerial dengan memasang alat yang dapat memfilter udara sehingga bisa mencegah penularan virus kepada pasien, perawat dan masyarakat.

“Covid center ini adalah dikelola dan ditangani secara fungsi manajerial bahwa suhu udara di dalam covid center ini nanti kita sudah jamin tidak ada lagi virus yang menyebar. karena memakai sistem eva filter-eva filter memang anggarannya cukup besar yaitu kurang lebih 2 sampai 3 juta filter per meter untuk menjamin bahwa udara yang dihembuskan bagi pasien keluarga dan paramedis dijamin tidak ada virus covid dan out keluarnya adalah ramah lingkungan insya Allah kita bangun akhir tahun ini dengan dana DID yangg kami siapkan untuk itu.” Terangnya.

Wagub Nilai Parepare “Singapuranya” Sulsel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang juga Plt Gubernur Sulsel menilai kota parepare merupakan bentuk kecil dari singapura. Hal tersebut diungkapnya saat memberi sambutan pada Rapat Paripurna DPRD kota Parepare sekaligus perayaan HUT kota yang ke61 Sabtu (13/03/21).

“Kalau kita bercerita parepare saya melihat ini modelnya seperti Singapura di parepare sudah tepat sekali Bapak Wali kota mengatakan harus menjadi jasa barang dan jasa singapura itu bisa tidak membuat apapun Tetapi semuanya Coba bapak beli apa segala macam semuanya ke Singapura setiap beli kunci-kunci dan sebaliknya dari Jerman dari Cina dari mana semuanya harus lewat Singapura menjadi tempat di sini bahwa dia adalah pusat untuk pelayanan jasa untuk sistem kesehatan pusat, untuk sistem pendidikan, sedikit-sedikit anak pejabat sekali mana di Singapura Singapura berobat dimana Singapura Singapura mengambil momentum bahwa saya tidak memiliki luas lahan tapi kami harus menjadi barang dan jasa.” terang Andi Sudirman.

Kota parepare merupakan daerah yang menjadi sentral pelayanan sulawesi selatan untuk bagian tengah dan utara. Kota parepare sebagai ujung tombak dan berharap tetap terjalin sinergitas bersama membangun sulsel

“Parepare kami sesuai apa yang harapan kami kami sudah di buktikan bahwa menjadi salah satu sentra untuk pelayanan kesehatan, menjadi salah satu benteng ujung tombak kita di tengah ini di utara dan kemudian kami mendorong ke depan bahwa sinergitas bersama tetap kita Bangun Jangan melihat saya dua dengan Bapak Gubernur saya dengan beliau satu visi misi.” Terang Wagub.

Sejumlah proyek yang telah selesai dilaksanakan di Parepare pada tahun anggaran 2020, diresmikan oleh Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan 13 prasasti. Diantaranya, Museum Daerah BJ Habibie, pembangunan dan rehabilitasi gedung IGD, pembangunan dan rehabilitasi CSSD, panggung kesenian/pertunjukan, tribun pesisir sungai, gazebo, pengembangan TPA Aloppoe, trotoar Jalan Bau Massepe, trotoar Jalan Ganggawa, rehabilitasi eks Ruang Kerja Walikota (Lounge B.J. Habibie), Panggung Tonrangeng Riverside, revitalisasi Stadion Gelora B.J. Habibie, konstruksi Taman Binalipu.

Disamping itu, Andi Sudirman juga menyerahkan bantuan berupa masker dan rapid tes antigen untuk Kota Parepare.

Plt. Gubernur Sulsel Resmikan LTSA-PMI Provinsi Sulawesi Selatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meresmikan Layanan Terpadu Satu Atap Pekerja Migran Indonesia ( LTSA-PMI ) Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Parepare, Sabtu, (13/03/21).

Andi Sudirman dalam rapat paripurna DPRD kota parepare pada rangkaian peringatan HUT parepare ke-61 mengatakan mesti sebelumnya sempat putus harapan setelah memgajukam anggaran 500 juga namun pemerintah pusat akhirnya merealisasikan sebanyak 14 miliar.

“Alhamdulillah terakhir kita sudah ada bantuan kemarin Pak Walikota untuk LTSA yang sudah putus harapan itu waktu kementerian bersama Bapak Disnaker kami mohon kepada mereka karena sudah datang staf khususnya untuk membuat itu LTSA kami berpikir kami tadi jadi janji 500 juta alhamdulillah ternyata realisasi dikasih 14 miliar kemarin dalamnya sudah jadi mudah-mudahan itu menjadi Pintu kami berharap kami tahu Parepare ini.” Ungkap wagub.

Lanjut Wagub Parepare merupakan pintu keluar dan masuknya tenaga kerja yang mau keluar entah skil atau non skill. Tapi mereka perlu di fasilitasi dalam satu atap. Parepare sudah memiliki itu di sana.

“kami berharap Bapak Walikota untuk men-drive dan kemudian Bagaimana dengan optimal dan di sana terjadi Satu Atap Semua sistem imigrasi, ada kependudukan yang sudah, ada kemudian kami mengharap ke depan sebenarnya di sana sudah ada pelatihan skill Semua orang kita yang keluar mencari pekerjaan juga ada orang yang terlatih, orang yang dibutuhkan dari orang yang memiliki bukan tenaga murni adalah semuanya. dan Disana kami berharap sebenarnya kemarin adalah ada perusahaan perusahaan link and match antara pekerja dan pengusaha yang dituju sehingga terjadi persoalan-persoalan kemudian dengan perusahaan dan tenaga kerja di luar.” Jelas Wagub.

Peresmian LTSA-PMI Provinsi Sulawesi Selatan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan Drs. Harun Sulianto, Bc.IP, SH., Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare Arief Eka Riyanto, A,Md.Im., S.H., M.H., Kasi Lalintalkim I Nyoman Arsila, S. Kom, Kasubsi Teknologi Informasi Adhi Hendrayanto, S.Kom.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatangan MoU antara Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dengan Walikota Parepare DR. HM. Taufan Pawe, SH. MH. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Darmawan Bintang dengan semua stakeholder/instansi yang berada dalam LTSA Parepare, diantaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Sulselbar, Perkumpulan Pengusaha Jasa Migran Indonesia (PASMINDO), Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Parepare, Dinas Ketenagakerjaan Kota Parepare.

Plt Gubernur Sulsel Launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan di Takalar

0

Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra’ Lassang

TAKALAR, RADIOMESRA. COM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan dan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra’ Lassang, di Kabupaten Takalar, Ahad (14/03/21).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, H Khaeroni, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Muhammad Ali Ramdhani, dan Bupati Takalar Syamsari Kitta.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengapresiasi pembangunan pondok pesantren tersebut. Menurutnya, hadirnya pesantren ini merupakan salah satu bentuk program pencegahan dini radikalisme.

“Jadi itu penting sekali bagaimana pencegahan dini terhadap radikalisme. Dengan melakukan itu Insha Allah kita membentuk karakter anak kita yang bagus akhlaknya, punya imun untuk anti radikalisme, sehingga kedepan kita bisa menjadi penerus bangsa yang bebas dari paham-paham yang menyimpang,” tegasnya.

Plt Gubernur berharap, melalui pesantren, Sulsel bisa melahirkan generasi yang lebih baik dan Islami.

“Karena modal investasi kita adalah SDM (Sumber Daya Manusia),” ungkapnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H Khaeroni dalam sambutannya menjelaskan, pembangunan pondok pesantren ini merupakan upaya untuk memperkokoh nilai agama masyarakat Sulsel.

“Dipilihnya madrasah ini atas pertimbangan perlunya memperkokoh nilai agama di teritorial wilayah selatan Sulsel dan sebagai penyeimbang teritorial wilayah utara Sulsel,” katanya.

Khaeroni mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan program pembangunan beberapa madrasah untuk membentengi etika moral bangsa melalui pendidikan anak-anak secara dini.

Program madrasah tersebut, kata Khaeroni, yakni Madrasah Luar Biasa yang dibangun untuk memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat berkebutuhan khusus, Madrasah Kebahasaan, Madrasah Edukasi Alam, Asrama Anak Pulau, dan juga membangun Madrasah Tertinggal di Kabupaten Kota.

Bupati Takalar Syamsari Kitta menyambut baik pembangunan pondok pesantren tersebut.

“Dengan kehadiran ponpes ini tidak hanya untuk menaikkan level rata-rata lama sekolah di Kabupaten Takalar, tapi juga menaikkan tingkat kesholehan masyarakat kita,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Muhammad Ali Ramdhani, berharap pondok pesantren ini dapat melahirkan ulama pemimpin bangsa untuk dapat berkontribusi besar kepada negara.

“Pembangunan pesantren ini menjadi upaya pengokohan keilmuan melalui lembaga pendidikan Islam yang dibantu semua pihak untuk melahirkan insan berilmu,” terangnya.

Sekedar diketahui, pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra’ Lassang ini dibangun atas Wakaf Pendidikan Madrasah dan Ponpes Kanwil Kemenang Provinsi Sulsel melalui program Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan. (*)

Dinkes Posisi 3 Dari 6 Besar SKPD Berprestasi Terbaik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Parepare masuk dalam deretan SKPD berprestasi pada 2020. Bahkan Dinkes berada dalam posisi tiga dari enam besar SKPD yang dinilai berprestasi terbaik. Dinkes pun mendapatkan penghargaan SKPD Award 2021.

Penghargaan diserahkan langsung Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe disaksikan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman kepada Plt Kepala Dinkes Parepare, Rachmawaty Natsier pada puncak peringatan hari jadi ke-61 Parepare, dalam rapat paripurna di DPRD Parepare, Sabtu, (13/03/21).

Dinkes Parepare memenuhi indikator penilaian sehingga layak mendapatkan anugerah SKPD Award. Indikator itu antara lain aspek capaian laporan kinerja instansi Pemerintah, pelaksanaan inovasi, tingkat penyerapan anggaran termasuk capaian Pendapatan Asli Daerah, indeks pelayanan publik, indeks kepuasan masyarakat, dan tingkat penyelesaian tindak lanjut temuan.

Bukan itu saja, Dinkes dinilai terus meningkatkan pelayanan kesehatan dengan baik salah satunya melalui penanganan Covid-19.

Wali Kota Taufan Pawe tidak ragu mengapresiasi penanganan Covid-19 melalui Dinkes bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Parepare, dan masyarakat yang telah membantu Pemerintah Daerah dalam menekan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

 

“Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah dalam penanganan Covid 19, yakni sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan mematuhi 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas dan interaksi. Selain itu kami juga mengintensifkan 3 T yakni testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (pengobatan yang efektif),” ungkap Taufan Pawe.

Di hadapan Plt Gubernur, Taufan Pawe melaporkan, bahwa kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Parepare hingga 11 Maret 2021 sudah mencapai 1.411 kasus. Di antaranya 1.339 orang telah dinyatakan sembuh atau tingkat kesembuhan mencapai 95 persen. Sementara untuk kematian ada 45 orang atau 3,19 persen.

Taufan mengemukakan, dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Parepare juga telah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Melalui PPKM ini, dari 427 RT (Rukun Tetangga) di Kota Parepare, 411 atau 96,25 persen berada pada Zona Hijau dan tersisa 16 RT atau 3,75 persen saja yang masih berada pada Zona Kuning.

“Kami berharap nantinya Kota Parepare akan berada di Zona Hijau atau telah terkendali penanganan Covid-19 ini. Penerapan protokol kesehatan dan PPKM diambil sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat,” harapnya.

Dalam hal Reproduksi Efektif (Rt) dari 24 Februari 2021 hingga 9 Maret 2021 telah terjadi penurunan dari Rt 1,54 menjadi Rt 1,26. Pemkot Parepare terus berupaya agar Reproduksi Efektif (Rt) nantinya berada di bawah angka 1.

“Dalam upaya pengendalian penyebaran Covid 19, Pemerintah Kota Parepare juga telah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemerintah memproritaskan kesehatan masyarakat tanpa melupakan pemulihan ekonomi nasional. Sehingga, penerapan protokol kesehatan dan PPKM diambil sebagai langkah strategis dalam menyelamatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat,” tandas Wali Kota berlatar belakang profesional hukum ini. (*)

Musik : Ajakan JAVE! Ungkapkan Perasaan Pada Orang yang Dicinta Via Single Terbaru : ‘Katakan’

0

RADIOMESRA. COM -JAVE! yang merupakan Band asal Bandung dengan personel Kevin (Vocal), Adijon (Bassist), Reza (Pianist) danRyan (Drummer) ini yang pada tahun 2020 telah merilis 2 buah single lagu yaitu “Fantasi” yang dirilis pada tanggal 31 Januari 2020 dan “Menari Dengangku” yang rilis pada tanggal 26 Juni 2020.

Pada tahun ini, dengan kondisi Pandemi yang kita hadapi bersama sampai saat ini, tidak menyusutkan semangat mereka untuk tetap konsisten dengan terus bermusik dan menghasilkan sebuah karya yang tepatnya pada tanggal 29 Januari 2021 dirilis dan dapat didengarkan oleh seluruh penikmat music. Single ke-3 ini berjudul “Katakan”

“Katakan” adalah akhir cerita trilogy dari kedua single sebelumnya dan lagu ini merupakan hasil karya dari keempat personel JAVE! dengan memasukan “selera” music masing-masing personel dan menjadikan adanya sentuhan nuansa music baru dari JAVE!. lagu ini bercerita tentang bagaimana pada saat ini tidak sedikit orang yang “tidak berani”dalam menyampaikan apa yang dia rasakan, apa yang dia inginkan dan juga sebuah ketidak yakinan terhadap diri bahwa dirinya pantas untuk seseorang. Lagu ini mendorong banyak orang untuk mari “Katakan” dengan semua yang kamu rasakan untuk seorang yang kamu sayangi jangan sampai penyesalan terjadi dikarenakan kamu tidak berani “Katakan”

Akhir kata kami ucapkan terimakasih atas perhatianya dan dukungan ya selama ini, Besar harapan kami semoga single ke-3 kami ini bisa diterima oleh penikmat Musik, tentunya itu tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dari Rekan Rekan Media yang kami hormati. Semoga rekan rekan media juga terus bisa jaga Kesehatan, tentunya Stay Safe, Positive, & Happy. Dan semoga situasi yang terjadi saat ini lekas pulih sehingga kita bisa berakivitas sedia kala, Amin. Salam Musik Indonesia.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare