27.2 C
Pare-Pare
Senin, Oktober 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 754

Disdukcapil Kota Parepare Terus Berupaya Hadirkan Layanan yang Membahagiakan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka pelaksanaan evaluasi unit pelayanan publik tahun 2021 dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota terus berupaya menghadirkan layanan yang membahagiakan masyarakat. Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Parepare, Adi Hidayah Saputra, S.STP pada tim liputan radiomesra.com Kamis (30/09/21).

“Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota terus berupaya menghadirkan layanan yang membahagiakan masyarakat dan terus meningkatkan pemenuhan aspek penilaian yang meliputi kebijakan pelayanan. profesionalisme SDM. sarana dan prasarana sistem informasi pelayanan publik konsultasi dan pengaduan serta inovasi.” Kata Adi.

Lanjut adi, keikutsertaan Dinas kependudukan dan catatan sipil di tahun 2021 yang ke 4 kalinya setelah tahun 2018 meraih predikat baik kemudian di 2019 dan 2020 meraih predikat sangat baik.

“Di 2021 ini kami berkomitmen agar indeks pelayanan publik dinas kependudukan dan pencatatan sipil dapat meningkat sehingga menjadi roh model pelayanan dengan peringkat pelayanan prima. Segala upaya yang dilakukan oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil dalam meningkatkan kwalitas pelayanan tidak tetlepas dari peran serta seluruh masyarakat yang peduli terhadap layanan yang kami berikan dengan senantiasa memberikan kritik saran dan ide cemerlang untuk peningkatan kwalitas didinas kependudukan dan pencatatan sipil.” Jelas Adi.

TP PKK 24 Kabupaten Kota Sulsel Lakukan Vaksinasi Covid-19 massal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) 24 Kabupaten Kota se-Sulawesi Selatan bergerak melakukan vaksinasi Covid-19 massal serentak, Rabu, (29/09/21).

Di Parepare, TP PKK Parepare bekerja sama dengan Pemkot Parepare menggelar vaksinasi dosis pertama di tujuh titik, masing-masing enam Kelurahan, dan Rumah Sakit dr Hasri Ainun Habibie sebagai pusat kegiatan.

Vaksinasi menyasar semua kalangan, mulai usia 12 tahun, dewasa, ibu hamil hingga lanjut usia (Lansia). Dengan target 1.547 orang.

Vaksinasi bertajuk “Gerakan Percepatan Vaksinasi Massal untuk Masyarakat Bersama Tim Penggerak PKK Kota Parepare” ini dibuka resmi secara virtual oleh Ketua TP PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan.

Erna Rasyid Taufan (Erat) dalam sambutannya mengemukakan pentingnya vaksinasi Covid-19. Dia juga mengingatkan pentingnya peran PKK mensosialisasikan vaksinasi secara masif untuk menangkal informasi hoaks di masyarakat.

“PKK harus tampil mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak percaya dengan hoaks, seperti setelah vaksin ada yang meninggal dunia. Seandainya yang meninggal dunia itu 50 persen baru bisa kita percaya. Dan ini juga perlu kita sampaikan kepada masyarakat agar pada saat screening jujur dengan penyakitnya,” pesan Erna Rasyid Taufan.

Istri Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe ini mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19 massal serentak yang diprogramkan PKK Sulsel ini.

“Mari masyarakat Parepare kita vaksin. Semoga kita semua bisa terbebas dari pandemi Covid-19,” pinta Erat.

Ketua Pokja IV TP PKK Parepare, dr Hj Renny Anggraeny Sari bersama Dr Hj Halwatia dan jajaran Pokja IV lainnya mengungkapkan, gerakan vaksinasi massal ini untuk mendukung Pemerintah Kota Parepare dalam mempercepat terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity.

“TP PKK Parepare hadir dan berperan dalam membantu percepatan vaksinasi agar tercipta herd immunity,” kata dr Renny yang juga Direktur RSUD Andi Makkasau.

dr Renny menambahkan, vaksinasi massal oleh PKK di Parepare telah berlangsung sejak Senin, 27 September 2021, di empat Kecamatan.

“Sudah dimulai sejak Senin di empat Kecamatan bersamaan. Total capaian target sasaran sampai hari ini sebanyak 3.720 orang,” tandas Renny.

Kunjungi Rumah Mappamacca, Srikandi PP Belajar Kepemimpinan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kaum perempuan harus mempersiapkan diri dengan terus menerus meningkatkan kualitas individu dalam ilmu pengetahuan, kemampuan berorganisasi dan memimpin, sehingga memberi keyakinan kepada masyarakat bahwa yang bersangkutan memiliki kapasitas (kecakapan), dan kapabilitas (kemampuan) untuk menjadi pemimpin. Hal ini disampaikan oleh Kordiv Sosdiklih KPU Kota Parepare Firman Mustafa dalam kegiatan kunjungan Srikandi Pemuda Pancasila ke Rumah Pintar Pemilu Mappamacca dan acara ini di pandu oleh Kasubbag Teknis dan Hupmas KPU Kota Kota Parepare Muhammad Asrul sebagai Moderator , Selasa (28/09/21) .

Lanjut Firman menjelaskan apa yang harus dilakukan untuk medorong peningkatan partisipasi politik perempuan Pertama, harus dimulai pendidikan dari keluarga, bahwa berkiprah serta berpartisipasi di dunia politik adalah salah satu bagian yang penting untuk membagun masyarakat, bangsa dan negara. Kedua, anak perempuan yang mengikuti pendidikan sejak disekolah menengah, sebaiknya didorong untuk mengikuti organisasi intra dan ekstra sekolah .

“Ketiga, memberikan advokasi terhadap kaum perempuan supaya terpanggil untuk berpartisipasi dalam politik. Keempat, mempersiapkan generasi perempuan sejak dini untuk terpanggil dan tertantang memasuki dunia politik. Dengan cara ini , maka masa depan akan semakin banyak perempuan yang berkiprah dalam dunia politik. Kelima, memberi pencerahan , penyadaran dan dorongan kepada kaum perempuan supaya berpartisipasi dalam kegiatan politik .ujarnya

Safriani Sudirman Kordiv Teknis dan Penyelenggara KPU Kota parepare menjadi Narasumber kedua mengatakan Untuk bisa menjadi pemimpin yang berhasil, maka kaum perempuan harus melakukan.

“Pertama, harus dipersiapkan dan mempersiapkan diri sejak dini, mengikuti pendidikan dari sekolah dasar sampai univestas (S1, S2 dan S3) pada sekolah-sekolah yang bekualitas baik dan sudah mempunyai nama. Kedua, berlatih menjadi pemimpin organisasi pelajar, mahasiwa, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat , karena politik merupakan instrumen dalam negara demokrasi, . Keempat, memperkuat iman dan ketaqwaan kepada Allah, dengan melatih diri menjalankan perbutaan yag baik untuk membangun masyarakat, bangsa dan negara. Kelima, menjadi pemimpin yang selalu membela, melindung dan membantu rakyat.’.tandasnya.

Melalui perwakilan srikandi Pemuda Pancasila Dina Amalia berterima kasih dengan adanya kegiatan di rumah Pintar Pemilu Mappamacca dalam menambah wawasan mengenai Perempuan dan Demokrasi yang di pandu oleh kedua Narasumber dari KPU Kota Parepare.

Kegiatan ini di hadiri oleh Kordiv Sosdiklih dan Kordiv Teknis dan Penyelenggaraan KPU Kota Parepare beserta staf dan Anggota Srikandi Pemuda Pancasila Kota Parepare kegiatan bertempat di Rumah Pintar Pemilu Mappmacca.

TDA Yakin Ekonomi Parepare Akan Melejit Kembali

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ini Bincang Heboh (IBH) Edisi Sabtu (25/09/21) Selain diisi Afif ketua Pelayan TDA 7.0 juga menghadirkan Ketua Umum BPC HIPMI parepare Sjamsul Rijal Madani, Kabag Ekonomi Setdako Basuki Busrah dan Owner Patato Sappe dengan tema Pemulihan Ekonomi.

Ketua TDA 7.0 Afif Achmadi mengungkapkan optimis ekonomi parepare akan kembali melejit dan mampu melewati pandemi ini. Hal Tersebut di ungkapkan pada program Inilah Bincang Heboh (IBH) Sabtu (25/09/21).

“Produk yang bisa keluar itu memang punya pasar yang luas apalagi dengan internet dan tumbuhnya banyak eksebisi juga itu menunjang produk kita bisa keluar. melihat tema hari ini pemulihan ekonomi di parepare. artinya kalau segi kesehatan mungkin sudah dilakukan treatmen. mendengarkan ini saja sudah optimis sekali bahwa parepare akan melenjit keatas dari segi ekonomi. termasuk salah satu Parepare menjadi home base PSM. satu hal yang perlu kami sampaikan ke pemerintah dalam kebijakan untuk menaikkan ekonomi di kota Parepare mendatangkan PSM ke sini, juga berharap ada kebijakan untuk membatasi produksi dari luar untuk datang ke sini supaya terfokus untuk UMKM.” Kata Afif.

Program IBH sendiri Hadir setiap sabtu Pukul 08.45-10.45 di pandu Host Sahran Himamaru di bantu Co. Host Bagus Oramahi dan Dimas Akbar. IBH busa di saksikan lewat Live Streamind web www.radiomesra.com atau live lewat FB Radio Mesra parepare dan Youtube Radio Mesra Parepare juga.

BKD Siapakan Aplikasi Pembayaran PBB Digital

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare saat ini sedang merancang dan melakukan kerjasama dengan Bank BPD sulselbar untuk pembayaran PBB ke depan itu bisa dibayar secara online. Hal tersebut di tegaskan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) kota Pareparr H. Jamaluddin Achmad pada tim liputan radiomesra.com Selasa (29’09/21).

“Tujuannya adalah untuk memudahkan masyarakat dalam pembayaran PBB dan menghindari kebocoran kebocoran yang ada. Jadi dengan pembayaran berbasis online ini masyarakat bisa membayar PBB di mana saja jadi tidak perlu lagi datang ke Badan Keuangan Daerah untuk membayar tidak perlu antri di loket-loket sekarang ini.” Kata H. Jamal.

Lanjut H. Jamaluddin pihaknya telah memberikan database kepada bank Sulselbar untuk dikelola. Terkait dengan hal tersebut pertama sebenarnya kekuatirannya bahwa kalau itu dibayar melalui online ada masalah bahwa yang dibayar adalah tahun bersangkutan tahun berjalan.

“Kita tidak tahu ada beberapa wajib pajak yang menunggak misalnya. misalnya tahun 2021 yang dibayar ada tunggakan untuk 2020,2019, 2018 ini yang tidak bisa kita deteksi. tetapi tidak ada persoalan itu kami akan lakukan bahwa untuk pembayaran PBB ke depan berbasis online. Jadi bukan saja untuk PBB ada 10 mata pajak yang kami kelola di badan keuangan daerah itu nanti akan pembayarannya melalui online.” Jelas H. Jamaluddin.

Sekarang ini tambahnya untuk restoran rumah makan dan lain-lain itu sekarang sudah ada aplikasi Qris orang bisa melakukan itu. bahkan juga nanti retribusi retribusi akan melakukan hal yang sama itu berbasis online ini. nanti pihaknya melakukan itu untuk memudahkan masyarakat dan mengurangi kebocoran kemunculan yang ada.

“Jadi insya Allah tahun 2022 kami akan mulai pembayaran pajak PBB dan lain-lain ya melalui aplikasi. Alhamdulillah sekarang ini kami sudah melakukan kerjasama dengan bank BPD Sulawesi Selatan itu yang kami lakukan saat ini. kita berdoa supaya nanti 2022 ini sudah bisa diwujudkan di kota Parepare karena nanti wajib pajak yang ada di Makassar di Makassar tidak perlu ke parepare atau di mana saja itu bisa dibayar PBB dan pajak pajak lain yang kami akan lakukan untuk tahun 2022.” Tutup H. Jamaluddin.

Dishub Perbaiki Traffick Light Ujung Bulu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Perhubungan Kota Parepare melalui Bidang Prasarana dan Keselamatan Rabu (29/9/2021) melakukan Pergantian Mesin Traffic Light baru untuk Persimpangan Jl. Agussalim – Jl. Usman Djafar (SPBU Ujung Bulu).

Kepala Dinas Perhubungan Kota H.M Iskandar Nusu S.Stp pada tim liputan radiomesra.com mengatakan traffick light tersebut selama ini menjadi keluhan masyarakat pengguna jalan.

“Dinas perhubungan melalui bidang prasarana melaksanakan perbaikan dan pergantian alat atau mesin di SPBU persimpangan-persimpangan jl Karaeng burane dan jl Agus salim. yang mana kita ketahui trafik light ini beberapa hari yang lalu mengalami kerusakan. Alhamdulillah atas perhatian Pemkot Parepare, akhirnya pada hari ini untuk menanggapi keluhan masyarakat maka kami melaksanakan kegiatan sebagai respon yang cepat untuk menciptakan keselamatan kelancaran ketertiban lalu lintas di kota Parepare.” Kata Iskandar.

Mantan kadis infokom kota parepare ini juga berpesan kepada para pengguna kalan untuk Tetaplah tertib dalam berlalu lintas untuk keselematan bersama sebagai pengguna jalan.

Disporarpar Dukung PARFI Buat Film Bertema Budaya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM- Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Cabang Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), dalam waktu dekat ini akan memproduksi film yang akan mengusung tema budaya dan pariwisata Kota Parepare.

Hal ini terungkap saat sejumlah pengurus PARFI Cabang Parepare, melakukan audience dengan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, pada Rabu (29/09/21) siang.

Film produksi perdana PARFI Cabang Kota Parepare yang bekerja sama dengan komunitas Parepare Indie ini, akan mendaulat Sahran Himamaru sebagai sutradara yang akan banyak menyorot tema tradisi budaya khususnya di Bacukiki.

Menurut Sahran, dalam film ini nanti akan tergambar jelas bagaimana masyarakat Bacukiki tetap mempertahankan tradisi budaya mereka yang menjadi identitas aslinya di tengah pesatnya era modernisasi sekarang ini.

“Jadi dalam film ini nantinya akan kami gambarkan kisah drama romansa, dan juga fokus cerita mengarah pada nilai pelestarian tradisi dan budaya, dimana karakter pemeran perempuan bernama Cenning di film ini, sangat mewakili watak perempuan Bugis yang menjunjung tinggi harga dirinya sebagai perempuan Bugis seutuhnya,” jelas Sahran, yang juga pernah menyutradarai pagelaran teater kolosal pembantain pasukan Westerling di Parepare ini.

Sahran juga mengatakan, yang akan terlibat pada penggarapan film ini, semuanya berasal dari Parepare, mulai dari penulis naskah, sutradara, aktor maupun aktris, serta crew kameramen, editor, audio, dan penggarapan soundtracknya nanti.

Senada dengan Sahran, Abdillah.MS, penulis script atau naskah serta ide cerita film bergendre drama tentang Bacukiki ini mengungkapkan, film ini akan banyak mengeksplorasi tentang wilayah Bacukiki, yang juga mengandung pesan-pesan moral bermuatan kearifan lokal. Misalnya, tentang budaya siri, dan petuah-petuah orang-orang Bugis terdahulu akan tertuang pada dialog-dialog di film ini.

“Pemilihan tema Bacukiki dalam film ini, tidak serta merta muncul begitu saja, akan tetapi tetap diawali dengan tahapan riset dan pelibatan beberapa penduduk asli Bacukiki dalam memberikan saran tentang gambaran Bacukiki masa lalu dan sekarang,” jelas Abdi sapaan akrabnya.

Lebih lanjut dikatakan, pada film ini juga mengangkat budaya ‘Siri na Pesse’ dari perspektif perempuan. Siri berarti rasa malu atau harga diri, sedangkan Pesse yang berarti pedas atau keras, kokoh pendirian. Jadi Pesse berarti semacam kecerdasan emosional dalam mempertahankan kebenaran.

“Bagi perempuan Bugis “Siri na Pesse” merupakan kehormatan, harga diri serta martabat bagi dirinya dan juga keluarga. Sementara cinta bagi perempuan Bugis ialah harus mencintai harga diri, menjaga martabat dan kehormatannya,” jelasnya.

Meskipun karakter Cenning pada film ini sebagai peran pendamping, akan tetapi menjadi penentu alur dalam ceritanya.

Ada pun gambaran sinopsis pada film ini lanjutnya, sosok Anton adalah seorang mahasiswa semester akhir di sebuah perguruan tinggi dan sekaligus sebagai seorang jurnalis magang di perusahaan media ternama. Ia kemudian ditugaskan untuk meliput satu wilayah yang ada di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, yakni Bacukiki.

Saat sedang menggarap liputan di Bacukiki, Anton kemudian mendengar kabar ada pengusaha yang hendak membangun sebuah cafe di Bacukiki. Dimana lokasi  pembangunan cafe itu, akan menghilangkan sebuah situs bersejarah berupa batu besar yang dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama “Batu Makkiki’E” yang sangat disakralkan oleh penduduk setempat, karena batu itulah menjadi awal kenapa wilayah itu diberi nama Bacukiki.

Hingga pada satu kesempatan Anton secara tidak sengaja bertemu dengan seorang gadis bernama Cenning yang merupakan anak dari tokoh masyarakat setempat yang sangat getol ingin mempertahankan identitas kampung halamannya. Pertemuan Anton dan anak dari tokoh masyarakat yang ingin mempertahankan identitas  kampung halamannya ini, menjadi batu sandungan bagi sang pengusaha, sehingga Anton terlibat pada konflik kepentingan tersebut.

Sementara itu, Kadisporapar Kota Parepare, Amarun Agung Hamka mengungkapkan, sangat menyambut baik rencana penggarapan film ini, apalagi temanya juga mengambil gambar beberapa icon kota serta objek wisata yang ada di Kota Parepare.

“Jadi perlu saya sampaikan bahwa fokus kami di Disporapar Parepare saat ini, memang sedang mengusung pelestarian nilai-nilai tradisi budaya yang bisa menunjang sektor pariwisata yang ada di sini,” kata Hamka.

Dirinya berharap, meski pun hal ini adalah rencana produksi perdana dari PARFI Cabang Parepare, akan tetapi diharapkan dapat berjalan lancar dan maksimal, yang tentunya akan juga bisa mengangkat nama Kota Parepare ke depan.

“Tentu kami juga mensupport baik moril mau pun bentuk pelibatan lainnya,” imbuhnya.

Menuju Wistara Keempat, Parepare Diverifikasi Lapangan Kota Sehat Tingkat Nasional

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kota Parepare tengah diverifikasi lapangan untuk penyelenggaraan Kota Sehat tingkat nasional 2021. Tim Verifikasi Nasional dari pusat berada di Parepare untuk melakukan verifikasi lapangan selama tiga hari, Rabu hingga Jumat, 29 September-1 Oktober 2021.

Tim Verifikasi Nasional yang turun itu masing-masing Nevy Rinda Nugraini selaku Koordinator Tim, serta Carolina Rusdi Akib dan Rahmat Wibisono, Anggota Tim.

Hari pertama, Rabu, 29 September 2021, tim turun melakukan verifikasi lapangan dengan Lokasi Fokus (Lokus) Sekolah Sehat di SDN 28 Parepare, kemudian memverifikasi produk kuliner lokal Abon Bunda yang merupakan inovasi Berdaya Srikandi Oleh Srikandi, dan Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun, terkait Car Free Day Cinta.

Pada hari kedua, Kamis, 30 September 2021, tim rencananya akan diterima resmi oleh Pemkot Parepare dalam hal ini Wali Kota Parepare yang diwakili Wakil Wali Kota H Pangerang Rahim dan Sekda H Iwan Asaad di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare.

Selanjutnya menuju Lokus Sekolah Adiwiyata SMPN 2 Parepare, Sekolah Generasi SB3, Rumah Impian, Hutan Kota, Callnak, TPA Aloppoe. Kemudian ke Kelurahan Tangguh Lapadde, Forum Kelurahan Sehat Lemoe, Pasar Sumpang Minangae, dan berakhir di Tonrangeng Riverside.

Hari terakhir, Jumat, 1 Oktober 2021, Lokus tim adalah inovasi Jet Star, Bank Sampah Peduli, Forum Kecamatan Sehat di Kecamatan Ujung, Forum Kota Sehat, Puspaga Peduli Ta, Peduli Covid-19 Bola Ewako, Bengkel Raya Motor, inovasi Biduan di Kelurahan Tirosompe, uji emisi kendaraan, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, RSUD Andi Makkassu, dan Tim Pembina Kota Sehat.

Anggota Tim Pembina Kota Sehat Parepare Dede Alamsyah Wakkang atas nama Ketua Tim Pembina Kota Sehat Parepare Samsuddin Taha mengungkapkan, Lokus-lokus yang dikunjungi tim itu masuk dalam tujuh tatanan atau indikator penilaian Kota Sehat. Yakni Kawasan Pemukiman, Sarana, dan Prasarana Umum Sehat. Kemudian, Kawasan Sarana Lalu Lintas dan Pelayanan Transportasi Sehat, Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, Kawasan Pariwisata Sehat, Ketahanan Pangan dan Gizi, Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri, serta Kehidupan Masyarakat Sosial yang Sehat.

“Kita berharap Parepare mendapatkan hasil maksimal pada verifikasi lapangan tingkat nasional ini, sehingga kita bisa meraih Wistara keempat kalinya atau penghargaan Kota Sehat tertinggi,” harap Dede yang juga Kabid Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare.

Sebelumnya, Parepare sukses meraih penghargaan Kota Sehat tertinggi, Swasti Saba Wistara tiga kali berturut-turut. Masing-masing pada 2015, 2017, dan 2019. Bahkan pada 2019, Parepare masuk dalam jajaran enam besar peraih Wistara terbaik di Indonesia. Kini Parepare menanti penghargaan Kota Sehat tertinggi untuk keempat kalinya pada 2021. (*)

KNPI Gelar Forum Perempuan Bertema Wirausaha

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – KNPI kota Parepare menggelar kegiatan Forum Perempuan Parepare, Acara yang di gelar di hotel parewisata sabtu (25/09/21). Wakil ketua DPD KNPI kota Parepare membidangi bidang Ekrap Muh. Haedar Hasan pada radiomesra.com yang membuka kegiatan tersebut ahad (26/09/21) mengatakan mengangkat tema wirausaha perempuan peluang dan tantangannya.

“Saya selaku wakili ketua DPD KNPI kota Parepare membidangi bidang ekrap dan pariwisata diberi mandat oleh bung ketua KNPI kota Parepare untuk membuka acara teman yang OKP perempuan yaitu Srikandi Pemuda Pancasila, Kohati dan teman teman OKP perempuan lain membuat acara yang namanya Forum perempuan Parepare gimana hari ini berkesempatan mengangkat tema wirausaha perempuan peluang dan tantangannya.” Jelas Haedar.

Lanjut Owner Olahan Buah Segar Haeju ini, menambahkan kegiatan ini juga dihadiri beberapa materi pengusaha perempuan di kota Parepare salah satunya itu ketua TDA perempuan kota Parepare Resti untuk memberikan motivasi memberikan pengalaman.

“Bagaimana beliau membangun usahanya, bagaimana beliau melihat peluang tantangan walaupun perempuan beliau juga mampu untuk bertahan. Apalagi ditengah pandemi ini jadi output kegiatan ini yaitu bagaimana membuka mindset teman teman OKP perempuan bahwa perempuan juga bisa berwirausaha.” terang Haedar.

Kegiatan ini di ikuti 30 peserta dari masing OKP perempuan yang berada pada naungan DPD KNPI parepare. Kegiatan Forum Perempuan Parepare Kolaborasi Srikandi PP, KNPI, Komunitas TDA dan Fatayat NU.

Pemerintah Siapkan Kawasan Industri Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Bagian Ekonomi Sekertariat Daerah Kota Parepare Basuki Busrah pada IBH Radio Mesra Sabtu (25/09/21) mengatakan Dari sisi pemerintah ingin menjaga estetika kota supaya orang itu tetap berdatangan di spot tidak terganggu dengan kondisi kondisi UKM yang mungkin kurang estetika. itu juga dampaknya ke UkM Kalau pengunjung tidak mau datang lagi maka perputaran ekonomi itu tidak ada

“Soal desain pemulihan ekonomi APBD itu berkisar hampir 1 triliun. kisaran belanja modal itu sekitar 600 miliar. ada riset yang menunjukkan bahwa APBD masih menjadi dominator stimulus ekonomi. jadi dominasi APBD itu sangat mewarnai Jadi kalau APBD kita turun berarti alat yang dipakai menstimulus juga turun. Sekedar indikasi bahwa memang APBD kita lagi turun PAD juga turun, sektor kesehatan yang tadinya tumbuh 10% sekarang mulai turun lagi ada budget constraint ada batas-batas pembiayaan ini terjadi di semua daerah.” Jelas Basuki.

Lanjut Basuki, hikmah yang ambil di situ adalah memang dibutuhkan strategi-strategi pemerintah kalau di dikatakan semua berawal dari dan bersumber kemudian dipertanggungjawabkan wali kota, dirinya melihat karena ada di dalam wali kota cukup egaliter melihat dan menerima masukan.

“Kami sering diskusi bahwa parepare ini kalau ibarat kue-kuenya kecil. Pengusaha makin lama makin banyak. kue ini semakin banyak pengusaha yang memperebutkan. Maka pengusaha yang tadinya mengambil banyak akhirnya harus dibagi-bagi. Ketika kue ini merasa kecil baginya ia merasa omsetnya turun atau ada masalah soal pandemi. Kami memberi masukan ke wali kota bahwa harus bisa tidak bisa tidak dibuka kue yang baru. Apa itu kue yang baru ya itu setelah kita cermati dan analisa itu adalah kawasan industri dan pergudangan.” Terang Basuki.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare