27.5 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 19

Bulog Minta Pemutakhiran Data Penerima Bantuan Pangan Dilakukan Lewat Aplikasi Cek Bansos

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pimpinan Cabang (Pincab) Perum Bulog Kota Parepare, Rahmi Mengerang, memberikan klarifikasi terkait kewenangan Bulog dalam program penyaluran Bantuan Pangan disalurkan ke siapa Penerima Bantuan Pangan (PBP). Rahmi menegaskan bahwa Bulog tidak memiliki kewenangan dalam menetapkan atau mengelola data para penerima bantuan tersebut.

Hal ini disampaikan Rahmi untuk meluruskan pemahaman sebagian masyarakat yang menganggap Bulog sebagai penentu siapa saja warga yang berhak menerima bantuan beras di lapangan.

“Kami sekali lagi jelaskan bahwa Bulog itu tidak berkewenangan di data PBP (Penerima Bantuan Pangan). Kami hanya diberikan angka berapa banyak yang mesti kami salurkan, dan itulah yang kami siapkan berasnya,” kata Rahmi.

Rahmi memaklumi jika masyarakat kerap mengaitkan persoalan data penerima kepada Bulog. Hal tersebut terjadi karena personil Bulog merupakan pihak yang berinteraksi langsung dengan warga saat proses pendistribusian beras di lapangan. Meski demikian, pihak Bulog menyatakan selalu terbuka untuk membantu memberikan penjelasan kepada warga yang membutuhkan.

“Karena yang dihadapi di lapangan memang Bulog, banyak berhubungan dengan masyarakat, makanya dikiranya mungkin Bulog. Namun kami siap jika ada apa-apa, kami siap menjelaskan dan membantu apa pun yang bisa kami lakukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rahmi mengimbau masyarakat maupun pihak terkait untuk memanfaatkan saluran resmi pemerintah dalam hal perbaikan atau pemutakhiran data penerima bantuan. Ia mendorong pemutakhiran data dilakukan melalui fitur atau sistem usul-sanggah seperti pada aplikasi Cek Bansos agar data penerima lebih akurat dan sesuai dengan kondisi rill di lapangan.

“Kami harapkan data tersebut dapat dimutakhirkan, misalnya melalui sistem usul-sanggah di aplikasi Cek Bansos. Di situ sebenarnya bisa dilakukan pemutakhiran data agar lebih sesuai dengan kondisi di lapangan,” pungkas Rahmi.

Penyebab Polemik Retail Modern Jalan Pemuda: Komisi I DPRD Parepare Rekomendasikan Mediasi Persuasif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Komisi I DPRD Kota Parepare menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Rabu (30/09/26) guna menindaklanjuti aspirasi warga terkait dinamika kehadiran retail modern di tiga titik, khususnya yang berlokasi di Jalan Pemuda.

Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menjelaskan bahwa RDP ini menghadirkan berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan warga, manajemen retail modern, Camat Bacukiki Barat, serta Lurah Cappa Galung, Lurah Tiro Sompe, dan Lurah Bumi Harapan.

“Aspirasi masyarakat yang masuk berkaitan dengan selebaran surat permohonan dana oleh oknum warga yang mengatasnamakan bantuan CSR retail modern untuk pembangunan sumur bor masjid. Hal ini menimbulkan pro dan kontra karena sebagian warga menilai langkah tersebut tidak melibatkan forum rapat secara menyeluruh dan melanggar kesepakatan awal,” ungkap Kamaluddin saat memberikan keterangan usai rapat, Rabu (30/09/26).

Selain persoalan selebaran permohonan dana, RDP juga membedah simpang siur administrasi wilayah serta polemik keabsahan kepemilikan lahan antara pihak pemilik sertifikat resmi (Andi Amri) dengan pihak warga yang mengklaim sebagian lahan tersebut.

Atas berbagai persoalan tersebut, Komisi I DPRD Kota Parepare mengeluarkan tiga poin rekomendasi utama:

Kepada Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan: Mendorong upaya persuasif dan mediasi mendalam untuk menyatukan perbedaan pendapat warga.

Kepada Warga: Mengimbau untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas lingkungan.

Kepada Pihak Retail Modern (Alfamart): Diminta untuk menunda pembukaan gerai sebelum seluruh kelengkapan perizinan dipenuhi dan kesepakatan dengan warga setempat tercapai secara tuntas

DPRD dan Pemkot Parepare Sepakati Ranperda Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Tembus Rp1 Triliun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Parepare, Selasa (29/09/26).

Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare menyampaikan apresiasi yang mendalam serta ucapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Parepare yang telah mencurahkan pikiran dan tenaga dalam membahas ranperda tersebut hingga disepakati bersama.

Wali Kota menekankan bahwa proses pembahasan ini merupakan bagian penting dari komitmen bersama untuk menghadirkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih terukur, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya menyampaikan penghargaan yang sangat mendalam kepada segenap pimpinan dan anggota DPRD Kota Parepare atas saran, masukan, dan kontribusi pemikiran selama proses pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2026. Ini adalah wujud komitmen bersama untuk menyajikan anggaran yang lebih fokus dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Parepare,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyoroti beberapa poin strategis, seperti dorongan digitalisasi dan integrasi sistem pembayaran daerah guna meminimalisir kebocoran anggaran, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan tata kelola perpajakan dan retribusi, serta pentingnya efektivitas percepatan penyerapan anggaran.

Rincian Perubahan APBD Kota Parepare TA 2026:

 * Pendapatan Daerah: Direncanakan sebesar Rp953,36 miliar lebih, mengalami kenaikan/bertambah sebesar Rp68,05 miliar dari anggaran pokok.

 * Belanja Daerah: Direncanakan sebesar Rp1,10 triliun lebih (Rp1.100,90 miliar lebih), atau bertambah sekitar 14,65% dari anggaran pokok.

 * Penerimaan Pembiayaan: Ditetapkan sebesar Rp87,10 miliar lebih, bertambah sebesar Rp62,10 miliar.

 * Pengeluaran Pembiayaan: Tetap sebesar Rp1,57 miliar lebih (tidak mengalami perubahan dari APBD pokok).

Di akhir pidatonya, Wali Kota berharap agar APBD Perubahan yang telah disepakati ini dapat segera direalisasikan secara tepat waktu, tepat sasaran, dan akuntabel demi mendorong pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kota Parepare.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Audiensi dengan Polda Gorontalo Perkuat Sinergi Antar Lembaga

0

GORONTALO, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan audiensi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat koordinasi dalam mendukung kelancaran operasional dan pelayanan energi kepada masyarakat.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, bersama jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Rombongan Pertamina disambut langsung oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., bersama jajaran Polda Gorontalo. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat koordinasi dalam mendukung kelancaran operasional serta pelayanan energi kepada masyarakat di wilayah Gorontalo.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi dengan kepolisian merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional Pertamina di wilayah Sulawesi.

“Melalui audiensi ini, kami ingin mempererat komunikasi dan memperkuat koordinasi dengan Polda Gorontalo. Dukungan serta sinergi dengan kepolisian menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasional dan memastikan pelayanan energi kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, hubungan yang terjalin baik antarlembaga juga membuka ruang koordinasi yang lebih efektif dalam merespons berbagai kebutuhan dan dinamika di lapangan.

“Pertamina terus berupaya menjaga keandalan pasokan dan pelayanan energi. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Polda Gorontalo, akan terus kami jaga agar komunikasi berjalan baik dan langkah-langkah di lapangan dapat dilakukan secara terkoordinasi,” tambahnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus membangun hubungan baik dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung operasional perusahaan dan pelayanan energi yang aman serta berkelanjutan bagi masyarakat.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Dorong UMK Naik Kelas melalui Strategi Konten dan Storytelling di Era Digital

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Perubahan perilaku konsumen membuat pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) perlu semakin adaptif dalam memasarkan produknya. Melalui UMK Academy 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi membekali pelaku UMK dengan kemampuan membangun konten, memperkuat identitas merek, serta menyampaikan cerita produk melalui media sosial.

Pelatihan pertama UMK Academy 2026 digelar pada Selasa (29/9) di Jalan Onta Lama No. 70, Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Kegiatan diikuti 95 peserta, terdiri atas 25 peserta yang hadir secara langsung dan 70 peserta yang mengikuti secara daring melalui Zoom.

Materi pelatihan disampaikan oleh Yoga Pratama dari CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama tim Akselerator Pertamina Sulawesi. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai trust building content, brand positioning & product story, pemahaman masalah dan pola pikir dalam membuat konten di era digital, storytelling, branding, hingga strategi meningkatkan penjualan melalui media sosial.

Pelatihan juga memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu bagi pelaku UMK dalam menghasilkan materi visual yang lebih menarik dan berkualitas. Pemanfaatan teknologi tersebut diarahkan untuk mendukung kreativitas pelaku usaha sekaligus membuat proses produksi konten menjadi lebih efektif.

Dalam sesi praktik, peserta diajak melihat kembali alasan mereka membangun usaha, motivasi pribadi, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan bisnis. Cerita tersebut kemudian dikembangkan menjadi materi storytelling yang dapat digunakan untuk membangun kedekatan dengan calon konsumen.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan, kemampuan membuat konten perlu berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap identitas dan cerita di balik sebuah produk.

“Kami ingin pelaku UMK tidak hanya melihat media sosial sebagai tempat untuk menawarkan produk. Ada cerita, proses, dan nilai yang bisa dibagikan kepada konsumen. Ketika pelaku usaha mampu menyampaikan ceritanya dengan baik, produk akan memiliki identitas dan hubungan yang lebih kuat dengan konsumennya,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, perubahan pola konsumsi informasi membuat kemampuan membangun komunikasi dengan audiens menjadi semakin penting bagi pelaku UMK. Karena itu, pelatihan dirancang dengan pendekatan praktik agar peserta dapat langsung mengembangkan ide konten berdasarkan pengalaman dan karakter usaha masing-masing.

“Pelatihan ini kami dorong agar peserta berani mengubah cara pandang dari sekadar menjual menjadi bercerita. Mereka perlu memahami siapa konsumennya, apa yang ingin disampaikan, dan bagaimana membangun kepercayaan melalui konten yang relevan. Teknologi seperti AI dapat menjadi alat bantu untuk memperkuat proses tersebut,” tambah Lilik.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, refleksi, serta praktik storytelling untuk media sosial. Peserta diberikan ruang untuk mengeksplorasi pengalaman menjalankan usaha dan menerjemahkannya menjadi cerita yang lebih dekat dengan target audiens.

Program UMK Academy merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku UMK agar mampu beradaptasi dengan perubahan ekosistem bisnis. Pembekalan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun pola pikir dan kreativitas yang dapat mendukung keberlanjutan usaha.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mendorong penguatan kapasitas UMK melalui berbagai program pemberdayaan dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.

Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina maupun pertanyaan terkait produk dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Gelar Sharing Session Fraud Awareness 2026

0

NAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar acara Fraud Awareness Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pemahaman Perwira terhadap pencegahan fraud, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta mitigasi risiko dalam menjalankan kegiatan operasional dan bisnis perusahaan.

Mengangkat tema “Strengthening GCG Through Fraud Awareness & Risk Mitigation: Membedah Modus, Red Flags, dan Celah di Balik Fraud”, kegiatan ini berlangsung pada Selasa (29/09/26) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari fungsi Internal Audit dan manajemen Pertamina, yakni Nahdiyani Hasbi selaku VP Operation Internal Audit PT Pertamina Patra Niaga, Riana selaku VP Investigation Internal Audit & Whistle Blowing System PT Pertamina (Persero), serta Deny Sukendar selaku Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Melalui sesi ini, para peserta diajak memahami berbagai modus fraud, mengenali indikasi atau red flags, serta mencermati celah yang berpotensi menimbulkan risiko kecurangan dalam lingkungan kerja.

Pembahasan juga diarahkan pada pentingnya meningkatkan kesadaran setiap Perwira terhadap penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan pengelolaan risiko. Pemahaman tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang menjunjung integritas serta mendorong setiap pekerja untuk menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan perusahaan.

Sebagai bagian dari kegiatan, Tim Manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi turut melaksanakan penandatanganan komitmen anti-fraud. Penandatanganan ini menjadi wujud komitmen manajemen dalam mendukung pencegahan kecurangan, memperkuat budaya integritas, serta memastikan prinsip tata kelola perusahaan diterapkan dalam setiap proses bisnis.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa pencegahan fraud perlu menjadi kesadaran bersama dan dimulai dari setiap individu dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Pencegahan fraud bukan hanya menjadi tanggung jawab fungsi tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh Perwira. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat pemahaman bersama agar setiap pekerja mampu mengenali potensi penyimpangan, memahami risiko, dan berani mengambil langkah yang tepat sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, penandatanganan komitmen anti-fraud oleh Tim Manajemen Regional Sulawesi juga menjadi pengingat bahwa penerapan integritas dan tata kelola perusahaan harus dimulai dari keteladanan pimpinan serta dijalankan secara konsisten dalam setiap proses bisnis.

“Kami berharap ini bukan hanya sekedar komitmen, tetapi benar-benar tercermin dalam perilaku kerja, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan tanggung jawab setiap hari. Dengan integritas dan kepedulian bersama, kita dapat menjaga lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik kecurangan,” tambah Lilik.

Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mendorong penguatan budaya sadar fraud dan mitigasi risiko sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan serta keberlangsungan proses bisnis perusahaan.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Bawaslu Parepare Kawal Pemutakhiran Data Pemilih, 17 Saran Perbaikan telah Ditindaklanjuti KPU

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare mengawal proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026. Dalam proses tersebut, sebanyak 17 hasil pengawasan Bawaslu yang disampiakan ke KPU Kota Parepare telah ditindaklanjuti dan diinput ke dalam Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan rekapitulasi PDPB Triwulan III yang digelar KPU Kota Parepare, Selasa (29/9/2026). Kegiatan dihadiri jajaran KPU dan Bawaslu Kota Parepare serta perwakilan stakeholder terkait, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Ketua KPU Kota Parepare, Awal Yanto, menyampaikan bahwa proses pemutakhiran data pada Triwulan III dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai stakeholder. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan termutakhir sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan pemilu mendatang.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, mengapresiasi koordinasi yang telah dilakukan KPU Parepare dalam menyelesaikan persoalan pemutakhiran data.

“Alhamdulillah dan terima kasih karena persoalan ini akhirnya dapat terpecahkan di Triwulan III. Seluruh temuan Bawaslu telah terinput di SIDALIH. Selanjutnya, saya berharap ke depan proses ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Parepare, Kalmasari, menjelaskan bahwa dalam proses PDPB Triwulan III dilakukan pengolahan terhadap data pemilih baru, pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), perubahan data, serta pemetaan data ganda dari dalam maupun luar provinsi.

Selain itu, KPU juga melakukan coktas terhadap pekerja migran Parepare untuk memastikan keberadaan pemilih pada pemilu mendatang yang disertai dokumen pendukung. Untuk data pemilih yang telah meninggal dunia, KPU berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai bagian dari proses pemutakhiran data di SIDALIH.

Dalam kesempatan tersebut, Kordiv HPPH Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, meminta penjelasan lebih lanjut terkait hasil coktas terhadap 10 data pekerja migran. Ia menyoroti adanya pemilih yang diketahui telah berada di Parepare, sementara sisanya, pihak keluarga belum mengetahui status keberadaan sebagian pemilih lainnya.

“Yang ingin kami sampaikan terkait data hasil coktas, apakah 10 data tersebut sudah diolah dan dimasukkan. karena, dari 10 data tersebut ada yang orangnya sudah berada di Parepare dan ada pula yang keluarganya belum mengetahui keberadaannya saat pemilu mendatang. Kami ingin mengetahui tindak lanjut KPU, apakah pemilih yang sudah berada di Indonesia telah didaftarkan, atau masih terdaftar di negara tempat mereka bekerja dan bagaimana dengan pemilih lainnya yang status keberadaannya saat pemilu mendatang belum dapat mereka ataupun keluarganya pastikan,” jelas Susilawati.

Susilawati juga meminta penjelasan mengenai perubahan jumlah pemilih antara Triwulan II dan Triwulan III yang mengalami penurunan sekitar 355 pemilih serta data turun dari Dirjen capil pada semester ini apakah seluruhnya telah ditindaklanjuti dalam SIDALIH atau masih terdapat data yang akan diproses pada Triwulan IV.

Menanggapi hal tersebut, Kalmasari menjelaskan bahwa sebagian data masih dalam proses pengolahan dan akan ditindaklanjuti pada Triwulan IV. KPU juga terus melakukan pemetaan serta koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan validitas data.

Pada kesempatan yang sama, stakeholder turut membahas data pemilih pemula, khususnya siswa yang telah memasuki usia pemilih serta siswa yang berpindah sekolah dari luar daerah. Dinas Pendidikan menyampaikan perlunya sinkronisasi data agar siswa yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih dapat terdata dengan baik.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga menyampaikan perkembangan perekaman KTP-el bagi pelajar yang telah memasuki usia wajib perekaman.

Seluruh masukan dan pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai persiapan menghadapi tahapan pemilu berikutnya.

KPU Kota Parepare Tetapkan 115.870 Pemilih dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan III Tahun 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan
Triwulan III Tahun 2026 pada Selasa(29/09/26), bertempat di Aula Kantor KPU Kota Parepare.

Kegiatan ini di laksanakan sebagai upaya KPU Kota Parepare memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rapat pleno ini dibuka dan dipimpin oleh Ketua KPU Kota Parepare, Muh. Awal Yanto hadir bersama Anggota KPU Kota Parepare. Turut hadir pula Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Parepare, Polres Parepare, Kodim 1405 Parepare, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil, serta perwakilan dari instansi terkait.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Parepare, Muh. Awal Yanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pemutakhiran data pemilih serta menekankan pentingnya sinergi antar instansi guna menjaga kualitas dan akurasi data pemilih secara berkelanjutan.

Sementara itu Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Kalmasyari membacakan hasil rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan Triwulan lIl Tahun 2026, yaitu sebanyak 115.870 pemilih, dengan rincian:
* Pemilih laki-laki: 56.221 orang
* Pemilih perempuan: 59.649 orang.
Dalam kegiatan ini, Kalmasyari menyampaikan, kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini, KPU Kota Parepare terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait baik secara langsung maupun melalui layanan helpdesk PDPB untuk memudahkan masyarakat memberikan informasi apabila terdapat perubahan data kependudukan yang berkaitan dengan status pemilih sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.

Melalui pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, KPU Kota Parepare berkomitmen menjaga akurasi data pemilih sebagai salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.

PLN UP3 Parepare dan Pemuda Pancasila Sepakati Resolusi Penanganan Pemadaman Listrik dan Kompensasi Pelanggan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Parepare menggelar dialog dan menyerahkan poin aspirasi bersama jajaran Manajemen PT PLN (Persero) UP3 Parepare, Senin (28/09/2026). Pertemuan ini membahas isu pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya Kota Parepare, serta kepastian kompensasi bagi masyarakat terdampak.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menandatangani kesepakatan komitmen bersama (resolusi) untuk mendorong efisiensi durasi pemadaman dan transparansi penyaluran kompensasi.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Parepare menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya bertujuan untuk memastikan agar pemadaman listrik tidak berlarut-larut dan mengganggu aktivitas harian warga.

“Kami tidak menginginkan pemadaman ini berdurasi panjang hingga mengganggu kebutuhan sehari-hari rumah tangga di Parepare. Setelah melihat kondisi lapangan dan penjelasan PLN, kami mendorong adanya percepatan agar durasi pemadaman yang awalnya 4 sampai 5 jam bisa ditekan menjadi 1 hingga 2 jam saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak Pemuda Pancasila batal melakukan aksi kemah di kantor PLN karena manajemen PLN dinilai terbuka dan responsif terhadap masukan warga. Selain itu, ia menegaskan akan terus mengawal regulasi terkait kompensasi bagi konsumen.

“Terkait kompensasi pemadaman di atas 2 jam, hal itu sudah diatur dalam regulasi kementerian. Kami akan hadir mengawal dan memastikan penyaluran kompensasi tersebut transparan begitu keputusan resmi diterbitkan,” tambahnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Parepare, M. Akbar, menjelaskan bahwa kendala utama sistem kelistrikan saat ini disebabkan oleh fenomena El Nino yang berdampak pada penurunan debit air di PLTA Bakaru dan PLTA Poso. Selain itu, terdapat pemeliharaan dan perbaikan pada unit pembangkit PLTU sejak awal September.

“Untuk mengatasi kendala tersebut, tim pemeliharaan dari UP3B Makassar menggerakkan sekitar 230 personel yang bekerja siang dan malam. Hasilnya, durasi pemadaman yang tadinya 4–5 jam berangsur-angsur pulih dan kini di Parepare berhasil kita tekan menjadi maksimal 2 jam,” jelas M. Akbar.

M. Akbar juga mengestimasi penormalan sistem pemeliharaan pembangkit ditargetkan selesai pada 30 September. Mengenai kompensasi pelanggan, pihak UP3 Parepare bertugas mengompilasi data pelanggan terdampak untuk diteruskan ke unit induk dan kantor pusat guna pengesahan sesuai regulasi kementerian.

“Kompensasi akan diberikan sesuai aturan berlaku, yakni berupa beban token bagi pelanggan prabayar dan potongan tagihan pada bulan berikutnya bagi pelanggan pascabayar, setelah proses verifikasi data selesai. Kami juga menegaskan tidak ada pembengkakan atau kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL),” pungkas M. Akbar.

DPRD Parepare Dorong Perbaikan Ruas Jalan Poros dan Akses Pemukiman Jadi Prioritas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menyampaikan bahwa pelaksanaan perbaikan infrastruktur jalan di Kota Parepare saat ini terus berjalan sesuai dengan hasil survei dan penetapan skala prioritas oleh Pemerintah Kota.

Kamaluddin menjelaskan, anggaran perbaikan yang dialokasikan (sekitar Rp 29 miliar) diperuntukkan bagi sejumlah ruas jalan di Parepare. Pihaknya menekankan bahwa usulan perbaikan dari masyarakat maupun anggota dewan akan direalisasikan secara bertahap.

“Usulan-usulan perbaikan, termasuk dari anggota dewan, sudah masuk. Namun kita tetap menunggu penetapan prioritas dari pemerintah daerah. Jika sudah menjadi prioritas tentu dilaksanakan, dan yang belum prioritaskan tentu masih harus menunggu,” ujar Kamaluddin, Senin (28/09/26).

Ia mengungkapkan, saat ini pemerintah berfokus pada pekerjaan dan pengaspalan ruas jalan-jalan poros serta jalan utama kota. Beberapa di antaranya adalah Jalan Lauhani, Jalan Agus Salim, hingga perbaikan di Jalan Jenderal Umapu yang mendapatkan dukungan dana Inpres.

Meski fokus utama berada pada jalan poros dan akses publik yang mendesak, pihak dewan juga terus mengawal usulan perbaikan untuk kawasan pemukiman maupun lorong-lorong warga.

“Jalan-jalan utama tetap jadi prioritas, tetapi lorong-lorong pemukiman warga yang sekiranya memungkinkan juga akan kami terus dorong agar bisa dikerjakan,” pungkasnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare