30.6 C
Pare-Pare
Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 18

Buntut Sanksi “Non-Job”, Mantan Kadisnaker Parepare Basuki Buka Suara: Ada Selisih Anggaran yang Tidak Masuk Nalar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Parepare, Basuki Busrah, akhirnya angkat bicara mengenai pencopotan jabatan atau status non-job yang menimpanya. Dalam sebuah sesi wawancara di Podcast Tribun Timur, Rabu (29/05/26), Basuki menilai keputusan tersebut tidak relevan dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim pemeriksa pemerintah daerah.

Basuki menceritakan bahwa dirinya telah melalui proses pemeriksaan yang melibatkan Sekda, Inspektorat, hingga BKPSDM. Namun, ia mengaku terkejut saat menerima SK pemberhentian karena merasa tidak ada pelanggaran berat yang dilakukannya.

“Saya merasa tidak ada masalah karena tidak ada kerugian keuangan negara, tidak ada tindakan yang berdampak pada negara atau institusi, dan tidak ada perbuatan asusila,” ujar Basuki.

Ia menyoroti salah satu poin pemeriksaan Inspektorat mengenai selisih Surat Pertanggungjawaban (SPJ) fungsional sebesar Rp232 juta per 31 Juli 2025. Basuki menjelaskan bahwa selisih tersebut muncul karena adanya efisiensi anggaran di tengah kegiatan yang sedang berjalan, namun Inspektorat justru menganggapnya sebagai kesalahan administrasi yang fatal.

“Selisih ini muncul karena pemeriksaan dilakukan saat kegiatan sedang berlangsung dan ada anggaran yang diefisiensi. Anehnya, Inspektorat menemukan itu sebagai kesalahan, seolah ada SPJ yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Ini benar-benar di luar nalar,” tegasnya.

Kini, Basuki tengah mempertanyakan keadilan atas sanksi disiplin berat yang ia terima setelah 23 tahun mengabdi di pemerintahan daerah, terutama karena bawahan yang terlibat dalam kegiatan yang sama hanya menerima sanksi ringan dan sedang.

Pembangunan Gerai UMKM Bukit Harapan Capai 90 Persen, Penyerahan ke Koperasi Menunggu Proses Administrasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pembangunan gerai KPM di Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, kini telah memasuki tahap penyelesaian. Plt. Dinas Tenaga Kerja, UMKM, dan Koperasi Kota Parepare, La Ode Arwah Rahman, menyatakan bahwa progres fisik bangunan tersebut sudah mencapai angka 90 persen.

Meski bangunan fisik hampir rampung, gerai yang berlokasi di eks Terminal Soreang tersebut belum bisa dioperasikan dalam waktu dekat. La Ode menjelaskan bahwa terdapat mekanisme administrasi yang harus dilalui sebelum para pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Mekanismenya adalah setelah pembangunan selesai, gerai tersebut akan diserahkan terlebih dahulu ke Pemerintah Daerah (Pemda). Baru kemudian Pemda menyerahkan pengelolaannya kepada Koperasi Kelurahan Merah Putih atau KKM Bukit Harapan,” ujar La Ode usai rapat Paripurna di Gedung DPRD Parepare, Selasa (28/04/26).

Terkait isu adanya penarikan iuran kepada Anggota, La Ode menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan internal koperasi yang sudah terbentuk secara legal. Namun, ia berjanji akan tetap melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan semua berjalan sesuai prosedur.

“Soal iuran itu ranah koperasi, bukan Pemda. Koperasinya memang sudah jalan secara sah, tapi kalau soal gerai, kami belum bisa pastikan kapan operasionalnya karena masih menunggu penyerahan aset dari pusat ke daerah,” pungkasnya.

Sukseskan Pemilihan Ketua LPMK, Komisi I DPRD Parepare Tekankan Pentingnya Figur Tokoh Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Setelah sukses menyelenggarakan pemilihan Ketua RT dan RW, Pemerintah Kota Parepare kini bersiap melanjutkan tahapan berikutnya, yakni pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) yang direncanakan berlangsung pada bulan Mei mendatang.

Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menyatakan bahwa aturan pemilihan kali ini mengacu pada regulasi terbaru, yakni revisi Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 33 Tahun 2020 menjadi Perwali Nomor 28 Tahun 2025.

Salah satu poin yang menjadi perhatian utama masyarakat adalah mengenai syarat domisili calon ketua. Berdasarkan aturan, calon idealnya wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan berdomisili di wilayah setempat selama 12 bulan berturut-turut. Hal ini penting agar Ketua LPMK terpilih benar-benar memahami persoalan teknis dan kondisi sosial warga di wilayahnya.

“Pemilihan LPMK ini adalah pemilihan ketokohan. Kita mencari sosok yang bisa menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam memfasilitasi program-program pembangunan melalui RT, RW, Kelurahan, hingga Kecamatan,” ujar Kamaluddin, Rabu (29/04/26).

Meski aturan domisili bersifat ketat, Kamaluddin menyebutkan adanya ruang diskresi bagi pemerintah daerah jika dalam kondisi tertentu tidak ditemukan calon yang memenuhi syarat di internal wilayah tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa inisiasi Komisi I tetap mendorong keterlibatan warga lokal demi efektivitas koordinasi.

Pasokan Gas Melon di Parepare Mulai Membaik, Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Pertamina dan Pemerintah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg atau yang akrab disapa “gas melon” di Kota Parepare mulai menemui titik terang. Hal ini terungkap dalam program siaran radio Obras, Rabu (29/04/26).

Salah seorang warga, Ibu Handayani, mengungkapkan rasa syukurnya atas kembali tersedianya pasokan gas melon di wilayahnya. Ia mengaku lega karena anaknya berhasil mendapatkan gas dengan mudah di pangkalan pada pagi hari.

“Saya sampaikan terima kasih karena gas melon di daerah saya sudah ada. Tadi anak saya baru saja beli dan alhamdulillah langsung dapat,” ujar Ibu Handayani saat berinteraksi di program tersebut.

Ibu Handayani berharap agar kondisi ini dapat terjaga secara konsisten, terutama menjelang perayaan Idulfitri. Ia menekankan pentingnya ketersediaan gas di pangkalan agar warga tidak lagi kesulitan mencari bahan bakar untuk memasak.

“Mudah-mudahan gas melon tersedia setiap hari sepanjang masa, apalagi ini mau lebaran. Jangan sampai hilang lagi karena kami sempat setengah mati mencarinya,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak radio mengonfirmasi bahwa laporan warga telah diteruskan kepada pihak terkait, termasuk Komisi III DPRD, Dinas Perdagangan, hingga Pertamina. Respon cepat dari instansi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas stok gas melon di Kota Parepare agar kelangkaan tidak terulang kembali.

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

0

Yayasan Pendidikan Telkom persiapkan talenta digital unggul serta mendukung regulasi PP TUNAS sesuai amanat pemerintah

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid menghadiri Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Telkom University Convention Hall, Bandung, Sabtu (25/04/26). Dalam kesempatan tersebut, Menkomdigi menekankan pentingnya literasi digital, etika teknologi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ruang digital yang aman bagi generasi muda, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Kehadiran Menkomdigi turut didampingi Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba yang disambut oleh Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto beserta jajaran. Momentum wisuda ini menjadi titik strategis untuk memperkuat nilai-nilai kepemimpinan, etika digital, serta kesiapan menghadapi tantangan industri. Melalui sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki literasi digital unggul, Indonesia diharapkan semakin siap menggapai visi Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan bahwa lulusan Telkom University sebagai bagian dari institusi yang menjadi jantung digital dan inovasi nasional, tidak hanya dibekali gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab moral untuk ikut menavigasi masa depan digital Indonesia. Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting bagi keberlanjutan bangsa, termasuk dalam mendukung terciptanya ruang digital yang aman, sehat, dan berkeadilan sebagaimana diamanatkan dalam PP TUNAS.

“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil langkah mengambil peran sebagai penggerak dan juga untuk menciptakan nilai memperluas manfaat teknologi dan memperkuat daya saing bangsa khususnya di bidang digital,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tantangan ruang digital saat ini tidak hanya terkait percepatan teknologi, namun juga meningkatnya misinformasi dan berbagai risiko di ruang siber. Karena itu, peran generasi muda menjadi sangat penting sebagai agen literasi digital di tengah masyarakat.

“Perlu saya sampaikan, misinformasi bukan hanya persoalan lokal, melainkan tantangan global menurut World Economic Forum 2025. Di mana pun kalian berada nanti, jadilah pandu-pandu literasi digital di daerah masing-masing. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, kami butuh kalian untuk menjadi penjaga kebenaran di tengah banjir informasi ini,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid.

Sebagai digital telco company terdepan di Indonesia, TelkomGroup turut mendukung penuh implementasi kebijakan pemerintah tersebut, baik melalui kebijakan layanan maupun inovasi yang dihadirkan bagi pelanggan dan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan keamanan digital, penguatan implementasi perlindungan data pribadi, serta pengembangan solusi digital yang aman dan bertanggung jawab.

Selain memperluas konektivitas nasional dan memastikan kemanan siber pada layanan yang dimiliki, Telkom juga aktif menghadirkan berbagai program edukasi bagi generasi muda dan komunitas pendidikan di berbagai daerah mengenai etika bermedia digital, keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi secara positif. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata TelkomGroup dalam mendukung implementasi PP TUNAS sekaligus mendorong terciptanya ekosistem digital nasional yang sehat dan inklusif.

Sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia, Yayasan Pendidikan Telkom memiliki peran strategis melalui ekosistem pendidikan yang terintegrasi, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Pada tingkat pendidikan dasar hingga menengah, Yayasan Pendidikan Telkom menanamkan fondasi karakter, literasi, serta pemahaman awal teknologi digital. Sementara itu, pada jenjang pendidikan tinggi, termasuk Telkom University, fokus diarahkan pada pencetakan talenta digital unggul yang siap menjawab kebutuhan industri, mendorong inovasi, serta berkontribusi dalam transformasi digital nasional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini turut menyampaikan apresiasi terhadap para wisudawan serta menegaskan komitmen korporasi untuk ambil bagian dalam mencetak generasi muda yang memiliki kualitas dan daya saing global di era digital. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, daya juang, serta kepedulian terhadap kemajuan bangsa.

“Kami melihat para lulusan hari ini bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi sebagai agent of change, individu yang mampu menciptakan solusi, membuka peluang, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tentunya bagi bangsa,” pungkas Dian.

Sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi dan kewirausahaan, Telkom University berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang mampu berperan aktif dalam ekosistem transformasi digital nasional. Telkom University terus mendorong lahirnya talenta unggul yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.

Pada kesempatan yang sama, TelkomGroup melalui Telkom University juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan melalui deklarasi pengembangan Safe-AI yang human-centric. Inisiatif ini menjadi wujud peran aktif institusi pendidikan tinggi dalam memastikan inovasi teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan dan pelindungan generasi penerus bangsa.

Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto menyampaikan deklarasi bahwa Telkom University berdedikasi menciptakan ekosistem digital yang aman melalui inovasi Safe-AI yang human-centric, untuk melindungi dan memberdayakan tunas bangsa.

Pada wisuda periode ini, Telkom University melantik sebanyak 1.502 wisudawan yang terdiri dari lulusan program doktoral, magister, sarjana, sarjana terapan, dan ahli madya. Pelaksanaan wisuda yang digelar dalam dua sesi tersebut menjadi momentum penting dalam mencetak talenta masa depan yang unggul secara akademik serta siap menghadapi dinamika global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan, TelkomGroup optimistis penguatan talenta digital yang dibarengi literasi, etika, dan keamanan teknologi akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem digital Indonesia yang berdaya saing, aman, serta berkelanjutan.

*#ElevatingYourFuture*

DPRD Parepare Agendakan Pertemuan dengan Walikota, Bahas APBD Perubahan dan Tunjangan Perumahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare menjadwalkan rapat koordinasi dengan Walikota Parepare yang akan berlangsung di Kantor Walikota setelah pelaksanaan salat Zuhur, Selasa (28/04/26).

Ketua DPRD Kota Parepare, Ir. H. Kaharuddin Kadir, menyatakan bahwa meskipun agenda resmi belum disepakati sepenuhnya, terdapat dua poin krusial yang akan diusulkan untuk dibahas dalam pertemuan tersebut.

Poin pertama berkaitan dengan kejelasan APBD Perubahan. Menurut Kaharuddin, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelumnya telah menjanjikan bahwa pembahasan ini akan masuk pada bulan Juni mendatang. Mengingat saat ini sudah memasuki penghujung April, pihak legislatif memerlukan kepastian langkah selanjutnya.

Poin kedua yang menjadi sorotan adalah peninjauan kembali hak keuangan anggota dewan, khususnya terkait tunjangan perumahan. Kaharuddin menilai besaran tunjangan yang ada saat ini sudah tidak relevan.

“Tunjangan perumahan kita saat ini masih menggunakan dasar penilaian (appraisal) tahun 2020. Itu sudah berjalan lebih dari lima tahun. Kami mendorong pemerintah daerah untuk melakukan appraisal ulang agar besarannya bisa disesuaikan dengan kondisi saat ini,” ujar Kaharuddin usai rapat paripurna.

Ia menambahkan bahwa langkah ini juga sejalan dengan catatan BPK yang menyarankan adanya penilaian ulang secara berkala untuk menentukan besaran tunjangan yang layak dan sesuai aturan.

Pembentukan Kader Kesehatan WBP, Lapas Parepare Gelar Pembekalan Dasar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM— Dalam rangka pembentukan kader kesehatan, sebanyak 15 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan pembekalan dasar kesehatan yang dilaksanakan di Tribun Lapas Kelas IIA Parepare Selasa (28/04/26). Kegiatan ini merupakan tahap awal dalam proses perekrutan dan pembentukan kader kesehatan di lingkungan lapas.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., yang dalam pelaksanaannya didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik), Rustan, serta Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Nur Alim Syah.

Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bentuk aktualisasi dari CPNS Dokter Umum Lapas Kelas IIA Parepare, dr. Nur Rafi’ah, S.Ked., sebagai wujud penerapan kompetensi serta kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi WBP.

Adapun materi yang diberikan meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyakit menular seperti Tuberkulosis (TB), scabies, dan penyakit menular lainnya, serta penerapan etika batuk yang benar. Penyampaian materi dilakukan melalui metode sosialisasi, simulasi, dan diskusi interaktif, yang kemudian dilanjutkan dengan evaluasi guna mengukur pemahaman peserta.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman dasar yang baik sebagai calon kader kesehatan, sebelum nantinya ditetapkan secara resmi dan berperan dalam membantu petugas kesehatan di lingkungan lapas.

Adapun tugas kader kesehatan nantinya antara lain:

1. Sebagai penggerak dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya upaya promotif dan preventif;
2. Melakukan jemput bola apabila terdapat WBP yang sakit di dalam blok hunian;
3. Memberikan pendampingan bagi WBP yang sedang sakit.

Program pembentukan kader kesehatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang sejalan dengan fungsi pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan, perawatan, serta peningkatan kualitas hidup WBP, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang menegaskan pentingnya pelayanan dan perawatan bagi warga binaan .

Sebagai tindak lanjut, petugas kesehatan akan melaksanakan proses seleksi lanjutan, penetapan kader, serta monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan program kader kesehatan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan di Lapas Kelas IIA Parepare.

Dukcapil Parepare Berikan Pelayanan Administrasi Kependudukan bagi Warga Binaan Lapas IIA Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Parepare melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi narapidana dan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare. Senin (27/04/26)

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan kependudukan bagi warga binaan, khususnya dalam pemenuhan dokumen administrasi yang merupakan hak setiap warga negara. Adapun jenis pelayanan yang diberikan meliputi verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), perekaman biometrik, penerbitan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), serta pemadanan data kependudukan.

Melalui pelayanan ini, diharapkan seluruh narapidana dan tahanan dapat terfasilitasi dalam kepemilikan dokumen kependudukan yang sah dan valid. Selain itu, data kependudukan yang telah terverifikasi menjadi dasar penting dalam proses penerbitan layanan publik lainnya, termasuk akses terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional melalui BPJS Kesehatan.

Pada pelaksanaan kegiatan ini, tercatat sebanyak 321 warga binaan pemasyarakatan (WBP) telah berhasil dilakukan perekaman data kependudukan. Sementara itu, bagi warga binaan yang belum terlayani akan dijadwalkan pada kesempatan berikutnya.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Lapas Kelas IIA Parepare dengan Dukcapil Kota Parepare dalam mendukung pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, sekaligus mewujudkan tertib administrasi kependudukan di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan ini turut dipantau langsung oleh Koordinator Dukcapil Kota Parepare, Hj. Suriani Rincing, S.E., yang didampingi oleh Kepala Lapas Kelas IIA Parepare beserta jajaran, guna memastikan pelaksanaan pelayanan berjalan dengan tertib, lancar, dan optimal.

Renovasi Kantor, Layanan Imigrasi Parepare Dipindah Sementara

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare mengumumkan pemindahan sementara lokasi pelayanan paspor dan keimigrasian mulai Selasa (28/04/26). Langkah ini diambil sehubungan dengan adanya proyek renovasi besar-besaran pada gedung kantor utama. Kasubag Tata Usaha

Rita, menjelaskan bahwa pemindahan ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat di masa mendatang. Melalui perbaikan sarana dan prasarana, diharapkan kualitas layanan publik akan jauh lebih optimal setelah renovasi selesai.

“Proses pemindahan ini kami lakukan hanya sementara, dalam rangka memperbaiki sarana dan prasarana layanan kami karena kami sedang melakukan renovasi gedung kantor,” ujar Rita dalam keterangan resminya.

Pihak Imigrasi mengimbau masyarakat untuk tetap memantau kanal media sosial resmi untuk informasi lebih lanjut mengenai titik lokasi pelayanan sementara selama masa transisi ini.

Lapas Parepare Ikuti Tasyakuran HBP Ke-62, Berikan Penghargaan, dan Laksanakan Pemusnahan Barang Bukti

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Bertempat di Tribun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare, seluruh jajaran pegawai bersama peserta magang mengikuti kegiatan Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62 Tahun 2026 yang dilaksanakan secara terpusat dan diikuti secara virtual melalui Zoom. Senin (27/04/26)

Kegiatan tasyakuran ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP Ke-62 yang diselenggarakan secara nasional sebagai bentuk refleksi dan penguatan komitmen insan pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Parepare tampak mengikuti kegiatan dengan khidmat hingga selesai.

Usai pelaksanaan tasyakuran secara virtual, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan kepada mitra kerja yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung program pembinaan di Lapas Kelas IIA Parepare. Adapun mitra kerja yang menerima penghargaan antara lain Kementerian Agama Kota Parepare, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Pangkajene Kepulauan, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Parepare, UPTD SPNF SKB Parepare, serta U.D Kembar Jaya Furniture.

Selanjutnya, Lapas Parepare juga memberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi dalam berbagai kategori. Untuk kategori kebersihan rumah dinas, penghargaan diberikan kepada Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Abullah dan Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Arman. Sementara itu, penghargaan pegawai disiplin diberikan kepada Rustam Efendi dan Rafika Sukri atas dedikasi serta kedisiplinan yang ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan tasyakuran, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur dalam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62 Tahun 2026, yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Setelah rangkaian tasyakuran dan pemotongan tumpeng, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil razia di dalam Lapas. Barang bukti yang dimusnahkan berupa 30 unit handphone Android, 2 unit handphone biasa, 17 batok charger handphone, kabel-kabel listrik yang digunakan warga binaan untuk aliran listrik ilegal, serta sejumlah benda tajam. Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Parepare dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah peredaran barang terlarang di dalam lingkungan lapas.

Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat sinergi antara Lapas Parepare dengan para mitra kerja serta memotivasi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kinerja, kedisiplinan, dan integritas dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare