30.3 C
Pare-Pare
Selasa, September 29, 2026
spot_img

PLN UP3 Parepare dan Pemuda Pancasila Sepakati Resolusi Penanganan Pemadaman Listrik dan Kompensasi Pelanggan

PAREPARE, RADIOMESRA. COM β€” Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Parepare menggelar dialog dan menyerahkan poin aspirasi bersama jajaran Manajemen PT PLN (Persero) UP3 Parepare, Senin (28/09/2026). Pertemuan ini membahas isu pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya Kota Parepare, serta kepastian kompensasi bagi masyarakat terdampak.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menandatangani kesepakatan komitmen bersama (resolusi) untuk mendorong efisiensi durasi pemadaman dan transparansi penyaluran kompensasi.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Parepare menyampaikan bahwa kedatangan pihaknya bertujuan untuk memastikan agar pemadaman listrik tidak berlarut-larut dan mengganggu aktivitas harian warga.

“Kami tidak menginginkan pemadaman ini berdurasi panjang hingga mengganggu kebutuhan sehari-hari rumah tangga di Parepare. Setelah melihat kondisi lapangan dan penjelasan PLN, kami mendorong adanya percepatan agar durasi pemadaman yang awalnya 4 sampai 5 jam bisa ditekan menjadi 1 hingga 2 jam saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak Pemuda Pancasila batal melakukan aksi kemah di kantor PLN karena manajemen PLN dinilai terbuka dan responsif terhadap masukan warga. Selain itu, ia menegaskan akan terus mengawal regulasi terkait kompensasi bagi konsumen.

“Terkait kompensasi pemadaman di atas 2 jam, hal itu sudah diatur dalam regulasi kementerian. Kami akan hadir mengawal dan memastikan penyaluran kompensasi tersebut transparan begitu keputusan resmi diterbitkan,” tambahnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Parepare, M. Akbar, menjelaskan bahwa kendala utama sistem kelistrikan saat ini disebabkan oleh fenomena El Nino yang berdampak pada penurunan debit air di PLTA Bakaru dan PLTA Poso. Selain itu, terdapat pemeliharaan dan perbaikan pada unit pembangkit PLTU sejak awal September.

“Untuk mengatasi kendala tersebut, tim pemeliharaan dari UP3B Makassar menggerakkan sekitar 230 personel yang bekerja siang dan malam. Hasilnya, durasi pemadaman yang tadinya 4–5 jam berangsur-angsur pulih dan kini di Parepare berhasil kita tekan menjadi maksimal 2 jam,” jelas M. Akbar.

M. Akbar juga mengestimasi penormalan sistem pemeliharaan pembangkit ditargetkan selesai pada 30 September. Mengenai kompensasi pelanggan, pihak UP3 Parepare bertugas mengompilasi data pelanggan terdampak untuk diteruskan ke unit induk dan kantor pusat guna pengesahan sesuai regulasi kementerian.

“Kompensasi akan diberikan sesuai aturan berlaku, yakni berupa beban token bagi pelanggan prabayar dan potongan tagihan pada bulan berikutnya bagi pelanggan pascabayar, setelah proses verifikasi data selesai. Kami juga menegaskan tidak ada pembengkakan atau kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL),” pungkas M. Akbar.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare