30.6 C
Pare-Pare
Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 20

Dilantik di Ruang Paripurna DPRD, SMSI Parepare Siap Jaga Marwah Media Siber dan Bersinergi dengan Pemerintah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Parepare resmi dilantik di Ruang Paripurna DPRD Kota Parepare pada Sabtu (25/04/26). Prosesi pelantikan ini menandai babak baru bagi ekosistem media digital di Kota Parepare untuk lebih profesional dan berintegritas.

Ketua SMSI Kota Parepare terpilih, Abdul Razak Arsyad  mengungkapkan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab besar, terutama dalam membenahi tata kelola perusahaan media siber agar berbeda dengan sekadar konten di media sosial.

“Ini tantangan besar karena setelah person-nya, perusahaannya lagi yang harus dibenahi. Kami berkomitmen menjaga marwah organisasi agar media siber tidak disamakan dengan medsos yang seringkali menampilkan hoaks. Media harus patuh pada kode etik jurnalistik,” ujar Acha dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Sulawesi Selatan, Anwar Sanusi, menekankan pentingnya organisasi tetap aktif setelah pelantikan. Ia berharap SMSI Parepare segera menyusun program kerja yang selaras dengan visi pemerintah daerah agar tercipta efisiensi anggaran dan dampak yang nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai setelah pelantikan lalu tidur. Kita ingin momen ini menjadi titik awal menyusun program yang bersinergi dengan Pak Wali Kota. Wartawan itu profesinya tidak mengenal pensiun, sampai mati kita akan terus menulis,” tegas Anwar Sanusi.

Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi pers lainnya.

Hindari Penyalahgunaan Data, Disdukcapil Parepare Luncurkan Inovasi “Antaran Langsung” Dokumen Kependudukan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kerahasiaan data pribadi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui inovasi pengantaran langsung dokumen kependudukan kepada pemilik sah.

Dalam program Ruang Bincang pada Sabtu (18/04/26), Kepala Bidang Pelayanan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kota Parepare, Hj. Sri Meriani, menjelaskan bahwa meskipun proses pengurusan administrasi dapat dikuasakan, penyerahan fisik dokumen tidak dapat diwakilkan.

Menurut Hj. Sri Meriani, dokumen kependudukan seperti KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) merupakan dokumen yang sangat rahasia. Langkah tegas ini diambil untuk mencegah potensi penyalahgunaan data oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami tidak ingin terjadi hal-hal di luar kendali, di mana pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan KTP atau KK masyarakat. Salah satu risiko yang paling marak saat ini adalah penyalahgunaan data untuk pinjaman online (pinjol),” ujar Hj. Sri Meriani.

Untuk memastikan dokumen sampai ke tangan yang tepat, Disdukcapil menerapkan prosedur verifikasi yang ketat:

Permintaan Nomor Kontak: Petugas akan meminta nomor telepon pemilik dokumen saat proses pengurusan dimulai.

Konfirmasi Langsung: Sebelum pengantaran, petugas akan menghubungi pemilik untuk memastikan kesediaan mereka menerima dokumen di tempat.

Verifikasi Kepemilikan: Petugas akan memastikan kembali apakah pemilik benar-benar memberikan kuasa kepada orang tertentu untuk membantu proses pengurusan di awal.

Inovasi ini merupakan bagian dari visi Wali Kota Parepare dalam memberikan pelayanan publik yang menyentuh langsung masyarakat. Hj. Sri Meriani menekankan bahwa pelayanan “Prima” bukan sekadar retorika, melainkan harus dibuktikan dengan aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kami ingin masyarakat benar-benar terjamin kerahasiaan datanya. Inovasi antaran langsung ini adalah bukti konkret bahwa pemerintah hadir memberikan pelayanan terbaik sekaligus perlindungan keamanan data bagi warga Parepare,” pungkasnya.

 

Gas 3 Kg Langka di Parepare, Komisi III DPRD Bakal Turun Lapangan Pantau Distribusi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Ketua Komisi III DPRD Kota Parepare menyatakan keprihatinannya atas laporan masyarakat terkait kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram atau yang akrab disapa “gas melon” di wilayah Kota Parepare. Kelangkaan ini dinilai janggal mengingat pemerintah telah memberikan jaminan bahwa pasokan gas subsidi tersebut dalam kondisi aman.

Dalam sebuah wawancara, Ketua Komisi III H. Hamran Hamdani mengungkapkan bahwa pihaknya mencium adanya ketidakberesan dalam rantai distribusi dari tingkat distributor hingga ke agen dan sub-agen.

“Pemerintah sudah mengumumkan bahwa khusus untuk suplai gas 3 kg itu aman. Namun yang menjadi pertanyaan, kenapa bisa langka di tingkat masyarakat? Banyak warga mengeluh, terutama di agen-agen dan sub-agen,” ujarnya.

Menyikapi kondisi ini, Komisi III DPRD Kota Parepare berencana untuk segera melakukan pemantauan langsung ke lapangan atau Operasi Tanggap Sasaran (OTS) dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk mencari tahu penyebab pasti terhambatnya distribusi gas melon tersebut.

“Kami dari Komisi III berencana akan melakukan OTS langsung. Kami akan cari waktu secepatnya. Jika begini terus, kami harus tahu apa alasannya, padahal suplai ke distributor dikabarkan lancar,” tegasnya.

Pihak DPRD juga mengkhawatirkan dampak domino dari kelangkaan ini, yakni lonjakan harga yang akan memberatkan masyarakat kecil. Selain masalah distribusi, muncul pula kekhawatiran mengenai adanya indikasi penyalahgunaan penggunaan gas 3 kg akibat kenaikan harga gas nonsubsidi (5 kg dan 12 kg).

“Kita tahu pasti kalau kebutuhan gas langka, harganya pasti naik. Kami juga perlu mengawasi apakah ada indikasi gas 3 kg ini digunakan (oleh pihak yang tidak berhak) karena pengaruh harga gas lain yang naik,” tambahnya.

Ketua Komisi III menekankan bahwa gas melon kini telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, sehingga pengawasan ketat harus dilakukan agar hak masyarakat berpenghasilan rendah tetap terjaga.

Pansus LKPJ DPRD Sampaikan Rekomendasi Strategis untuk Dinas Pendidikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare menggelar Sidang Paripurna pada Selasa (21/04/26) dengan agenda penyampaian rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota.

Dalam sidang tersebut, Sappe, SH,  Wakil Ketua Komisi II sekaligus Juru Bicara Pansus LKPJ, memaparkan sejumlah catatan kritis dan rekomendasi strategis, khususnya bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sappe mengungkapkan bahwa Dinas Pendidikan wajib memaksimalkan upaya peningkatan realisasi program pengelolaan pendidikan. Hal ini dipicu oleh capaian tahun 2025 yang hanya menyentuh angka 61,29%.

Selain itu, Pansus meminta adanya strategi percepatan untuk menaikkan capaian program pengelolaan permuseuman yang saat ini berada di angka 67,50%.

“Kami merekomendasikan agar Dinas Pendidikan melakukan reformulasi perencanaan dan pengendalian program agar capaian penunjang urusan pemerintah daerah dapat meningkat,” ujar Sappe saat membacakan laporan pansus.

Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah instruksi kepada Dinas Pendidikan, BKD, dan BKPSDM untuk segera merumuskan solusi konkret terkait penyelesaian pembayaran 50% Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2025.

Pansus juga menekankan pentingnya evaluasi agar kelalaian administrasi serupa tidak terulang di masa depan. Terkait hal ini, Sappe mendorong penguatan tim operator data.

“Perlu penerapan mekanisme double check dan sistem pengingat berkala, serta sinkronisasi rutin data Dapodik dengan Kementerian Keuangan untuk mencegah ribuan guru gagal menerima TPG 100% yang bersumber dari APBN,” tegasnya.

Di sektor infrastruktur, Pansus memberikan catatan agar pembangunan sarana dan prasarana, khususnya toilet sekolah, dilakukan dengan mengedepankan efektivitas dan efisiensi anggaran. Sappe juga menyoroti rencana renovasi beberapa sekolah yang sempat tertunda di tahun 2025 agar segera diprioritaskan kembali mengingat anggarannya telah tersedia.

Menutup laporannya, Sappe mengingatkan agar seluruh jajaran perangkat daerah tidak membelanjakan anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukan berdasarkan Perda APBD demi menghindari permasalahan hukum di kemudian hari.

“Fokus kita adalah mendorong pemerataan kualitas pendidikan, literasi, numerasi, hingga pengembangan digitalisasi pembelajaran bagi anak-anak di Kota Parepare,” pungkasnya.

Selesaikan Sengketa Pinjam Meminjam, Komisi I DPRD Parepare Fasilitasi Mediasi Warga dan Perbankan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi I DPRD Kota Parepare menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menindaklanjuti aspirasi warga terkait kemacetan urusan pinjam meminjam yang melibatkan agunan dokumen penting di pihak perbankan. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa)21/04/26) di Ruang Komisi I DPRD kota Parepare menghadirkan pihak perbankan serta pihak-pihak terkait lainnya untuk mencari solusi bersama.

Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, mengungkapkan bahwa pokok persoalan bermula dari adanya keluhan warga mengenai dokumen-dokumen penting yang dijadikan jaminan di bank, namun belum bisa diambil akibat adanya kendala dalam proses pembayaran.

“Titik persoalannya adalah soal pinjam meminjam. Ada berkas-berkas penting yang dijadikan jaminan di perbankan sehingga terjadi kemacetan. Warga merasa dirugikan karena mereka sangat membutuhkan dokumen tersebut untuk keperluan lain,” ujar Dr. H. Kamaluddin Kadir usai memimpin rapat.

Dalam mediasi tersebut, pihak perbankan menunjukkan sikap kooperatif dengan memberikan kelonggaran melalui skema restrukturisasi (re-structure) pinjaman. Hal ini menjadi angin segar bagi warga yang bersangkutan agar dapat menyelesaikan kewajibannya tanpa terbebani secara drastis.

Berdasarkan hasil kesepakatan dalam RDP tersebut, terdapat beberapa poin penting:

Penyelesaian Tunggakan: Sisa tunggakan yang ada akan diupayakan selesai pada akhir bulan April ini.

Kelonggaran Waktu: Pihak bank memberikan kelonggaran penyelesaian sisa pembayaran hingga bulan Mei 2026.

Komitmen Warga: Pihak peminjam berjanji akan menuntaskan pembayaran minimal pada pertengahan hingga akhir Mei agar dokumen jaminan dapat segera dikembalikan.

Dr. H. Kamaluddin Kadir menjelaskan bahwa riwayat pembayaran nasabah tersebut sebelumnya tergolong lancar, namun mulai mengalami kendala pada tahun 2023. Ia pun mengapresiasi langkah bank yang mau duduk bersama mencari solusi di gedung wakil rakyat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada pihak perbankan yang telah memberikan kelonggaran dan melakukan restrukturisasi pinjaman. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan persoalan dokumen penting warga tersebut bisa segera selesai di bulan depan,” tutupnya.

Sentuhan Kemanusiaan, Legislator PKS Sappe Sambangi dan Bantu Korban Kebakaran di Lumpue

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sappe, SH, saat mengunjungi warga yang tertimpa musibah kebakaran di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Jumat (24/04/26)

Kehadiran Sappe di lokasi bukan sekadar untuk meninjau puing-puing sisa api, melainkan untuk memberikan dukungan moral dan bantuan langsung tunai kepada dua kepala keluarga yang menjadi korban.

Dalam kunjungannya, Sappe menyerahkan bantuan uang tunai guna meringankan beban para korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak. Menariknya, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan masing-masing korban agar lebih tepat guna.

Kedua korban mengalami kerusakan full, 1 yang belum di beri karna hanya dindingnya, dan akan di beri bantuan menyusul

Sappe SH Mengunjingi korban kebakaran di Kota Parepare, Kec. Bacukiki Barat, Kel.Lumpue, dan membawakan bantuan tunai ke pada kedua Korban

“Kami hadir untuk memastikan bahwa warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan ini. Untuk salah satu korban yang kerusakan dindingnya tidak terlalu parah, kita akan upayakan bantuan material balok agar perbaikan bisa segera dilakukan,” ujar Sappe di sela-sela kunjungannya.

Warga setempat mengapresiasi kehadiran anggota DPRD Kota Parepare tersebut. Aksi ini dianggap sebagai bentuk kepedulian nyata seorang wakil rakyat yang turun langsung ke lapangan saat konstituennya tertimpa musibah.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan agar para korban diberikan ketabahan dan proses pemulihan hunian mereka dapat berjalan dengan lancar sehingga mereka bisa kembali beraktivitas normal seperti sedia kala.

Lantik Pejabat Manajerial, Walkot Parepare Tasming Hamid: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan manajerial di lingkup Pemerintah Kota Parepare. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Kompleks Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (24/04/26), ini menjadi momentum penting dalam penyegaran organisasi pemerintahan.

Dalam sambutannya, Tasming Hamid menekankan bahwa rotasi, promosi, maupun demosi adalah hal yang lumrah dalam dinamika organisasi. Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak jemawa, serta bagi yang mengalami pergeseran agar tidak berkecil hati.

“Jabatan itu bukan hak, melainkan amanah. Hidup ini seperti roda yang berputar, kadang kita di atas, kadang di bawah. Yang terpenting adalah bagaimana kita memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Parepare,” ujar Tasming.

Secara khusus, Wali Kota menaruh harapan besar pada Direktur PAM Tirta Karajae yang baru saja dilantik. Mengingat prediksi kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga September, Tasming meminta adanya langkah-langkah strategis dan antisipatif.

“Tantangan El Nino ini nyata. Saya minta PAM Tirta Karajae segera melakukan terobosan, baik itu pengeboran titik air baru maupun perbaikan infrastruktur yang rusak. Kita harus pastikan pelayanan air bersih ke masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.

Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh pejabat untuk bekerja dengan hati dan tetap menjaga hubungan silaturahmi tanpa ada rasa benci akibat adanya pergeseran jabatan

Selain melantik Pejabat Definitif Direktur PAM Tirta karajae, walikota juga melantik  kabid, kasi , sekretaris, bendahara dinas,

  1. WIDIN Wijaya, S.Sos., M.SP. (Pangkat Golongan Ruang: Penata Tingkat I, III/d)Jabatan Lama: Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Parepare. Jabatan Baru: Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan pada Dinas Perhubungan Kota Parepare
  2. Andi Talhayanti, ST., M.SP. (Pangkat Golongan Ruang: Penata Tingkat I, III/d. Jabatan Lama: Perencana Ahli Muda pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Parepare. Jabatan Baru: Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Parepare.
  3. Khairunnisa Burnas, S.IP., M.M. Pangkat Golongan Ruang: Penata Tingkat I, III/d. Jabatan Lama: Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Parepare. Jabatan Baru: Kepala Seksi Pelayanan Umum dan Pemberdayaan Masyarakat pada Kecamatan Ujung, Kota Parepare.
  4. Nurhaeda, ST., M.SI. Pangkat Golongan Ruang: Penata Tingkat I, III/d. Jabatan Lama: Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Perdagangan Kota Parepare. Jabatan Baru: Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Parepare.
  5. Ahmad, S.Pd.I., M.Pd.. Pangkat Golongan Ruang: Penata Tingkat I, III/d Jabatan Lama: Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare. Jabatan Baru: Kepala Seksi Pendataan, Pemeriksaan, dan Pengawasan pada Bidang Pencegahan, Penyuluhan Kebakaran, dan Sarana Teknis Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare.
  6. Rahmansyah, SE., M.M.. Pangkat Golongan Ruang: Penata Tingkat I, III/d. Jabatan Lama: Penata Ruang Ahli Muda pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Parepare. Jabatan Baru: Kepala Seksi Pelayanan Umum dan Pemberdayaan Masyarakat pada Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat.
  7. Khairuddin, ST.. Pangkat Golongan Ruang: Penata Muda Tingkat I, III/b. Jabatan Lama: Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Pertama pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Parepare. Jabatan Baru: Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar pada Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare

Karantina Pembelajaran Bimbingan Belajar Sipamacca, Perkuat Persiapan Peserta Menghadapi UTBK

0

PAREPARE,VRADIOMESRA. COM – Program kerja Bimbingan Sipamacca kembali menjadi salah satu upaya pendampingan bagi peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk masuk perguruan tinggi.

Bimbel Sipamacca dilaksanakan dengan sistem karantina asrama yang berlokasi di Jl. Dg. Tata 1 Blok IV B, Makassar. Melalui konsep ini, peserta mengikuti kegiatan belajar yang terjadwal dan terstruktur sehingga dapat lebih fokus dalam mempersiapkan diri menghadapi UTBK.

Selama program berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran yang berfokus pada pemantapan konsep serta latihan soal. Para tutor memberikan pembahasan materi sekaligus strategi pengerjaan soal agar peserta dapat lebih memahami pola soal UTBK serta meningkatkan ketepatan dan kecepatan dalam menjawab soal.

Sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran, peserta juga mengikuti kegiatan tryout yang dirancang menyerupai kondisi UTBK yang sebenarnya. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengukur kemampuan mereka sekaligus melatih manajemen waktu dalam mengerjakan soal.

Untuk memberikan ruang belajar tambahan, program ini juga menghadirkan sesi belajar malam atau midnight learning. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk memperdalam subtes UTBK yang mereka anggap masih perlu ditingkatkan. Peserta dapat memilih subtes yang ingin dipelajari dan tetap didampingi oleh tutor yang membantu pembahasan materi maupun latihan soal.

Dalam mendukung proses belajar peserta, panitia juga menghadirkan kakak Pendamping Akademik (PA) yang berperan sebagai teman diskusi dan pendamping selama kegiatan berlangsung. Kehadiran PA diharapkan dapat membantu peserta menjaga semangat belajar serta memberikan dukungan selama menjalani proses persiapan UTBK.

Selain pembelajaran akademik, kegiatan ini juga turut memperhatikan pembinaan kedisiplinan serta penguatan mental dan spiritual peserta melalui berbagai aktivitas bersama serta kegiatan ibadah berjamaah selama berada di asrama.

Dalam pelaksanaannya, panitia terus melakukan penyesuaian dan evaluasi agar kegiatan belajar dapat berjalan dengan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta. Berbagai dinamika yang muncul selama kegiatan menjadi bagian dari proses pengembangan program agar pelaksanaan bimbingan belajar dapat berjalan semakin baik.

Ketua Panitia Bimbel Sipamacca 2026, Rahmat Hidayatullah Yusran, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan kesiapan mereka menghadapi UTBK.

“Kami berupaya memberikan pendampingan belajar yang optimal bagi peserta, baik melalui pembelajaran materi, latihan soal, maupun dukungan selama proses belajar berlangsung agar mereka lebih siap menghadapi UTBK,” ujarnya.

Dengan waktu yang semakin dekat menuju pelaksanaan UTBK, rangkaian kegiatan Bimbel Sipamacca akan terus difokuskan pada pemantapan materi, latihan soal, serta evaluasi pembelajaran guna membantu peserta menghadapi ujian dengan lebih siap dan percaya diri.

Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan di 14 Embarkasi Haji, Siapkan Lebih dari 80 Ribu Kilo Liter Avtur Untuk Kebutuhan Penerbangan Haji 2026

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  – PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80 ribu kilo liter (KL) avtur untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji pada periode Haji Tahun 2026. Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran mobilitas udara jamaah haji Indonesia melalui layanan energi yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Adapun layanan penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase, yaitu fase I pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase II pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pada kedua fase tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan operasional dan keandalan pasokan avtur di seluruh titik layanan.

Sebagai Subholding Downstream Pertamina, Pertamina Patra Niaga memegang peran strategis dalam penyediaan energi sektor aviasi nasional. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan operasional di 14 lokasi embarkasi haji, yaitu Bandara Sultan Iskandar Muda, Minangkabau, Hang Nadim, Kualanamu, Sultan Mahmud Badaruddin II, Soekarno-Hatta, Kertajati, Adi Soemarmo, Juanda, Lombok International Airport (BIL), Sepinggan, Syamsudin Noor, Hasanuddin, serta Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai embarkasi baru pada tahun 2026.

Khusus untuk wilayah Sulawesi, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat kesiapan operasional, khususnya di Embarkasi Makassar yang mencatatkan peningkatan jumlah jamaah sekitar 1,75% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pertamina menyiapkan total sekitar 4.690 KL avtur untuk fase keberangkatan dan kepulangan, meningkat sekitar 4,52% dibandingkan periode haji sebelumnya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa kesiapan ini didukung oleh sistem rantai pasok yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

“Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari Kilang, Fuel Terminal, Aviation Fuel Terminal hingga layanan into-plane. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujar Roberth.

Cakupan layanan tersebut memungkinkan distribusi avtur berjalan optimal dari bandara embarkasi utama hingga bandara penyangga logistik. Ketersediaan stok di seluruh titik layanan dijaga dalam kondisi aman, dengan dukungan manajemen logistik yang adaptif dalam mengantisipasi peningkatan permintaan selama periode puncak haji.

Lebih lanjut, secara keseluruhan proyeksi kebutuhan avtur pada periode haji tahun ini mencapai lebih dari 80.000 KL, meningkat 1,2% dibandingkan periode haji sebelumnya dan sekitar 5,6% di atas rerata penyaluran harian normal. Peningkatan ini mencerminkan tren kenaikan aktivitas penerbangan haji serta kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi dinamika kebutuhan energi sektor aviasi.

Dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi melalui sistem Digital Ground Operation (DGO). Sistem ini memungkinkan proses monitoring pengisian hingga validasi transaksi dilakukan secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi, efisiensi, serta traceability dalam distribusi avtur kepada maskapai penyelenggara haji, seperti Garuda Indonesia dan Saudia. Implementasi ini turut memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance dan akuntabilitas layanan.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa kesiapan operasional di wilayah Sulawesi terus diperkuat seiring peningkatan kebutuhan penerbangan haji.

“Pertamina memastikan seluruh kebutuhan avtur di wilayah Sulawesi terpenuhi melalui sistem distribusi yang andal serta dukungan operasional yang optimal. Dengan adanya peningkatan jumlah jamaah, kami juga memperkuat kesiapan di lapangan agar seluruh proses penerbangan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” ujar Lilik.

Pertamina turut menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh calon jamaah haji agar diberikan kelancaran dalam perjalanan, kesehatan selama menjalankan ibadah, serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji yang mabrur.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari peran strategis Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat kehadiran negara melalui layanan energi yang andal, serta mendukung kelancaran ibadah haji masyarakat Indonesia.

Media Contact :
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

SMSI Parepare Jalin Silaturahmi dengan Wakil Wali Kota, Perkuat Sinergi Jelang Pelantikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Parepare melakukan kunjungan silaturahmi ke Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, Kamis(23/04/26). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan pemberian ucapan selamat ulang tahun sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan.

Rombongan dipimpin Ketua SMSI Parepare, Abdul Razak Arsyad, didampingi Sekretaris SMSI Anju Mandji, Ketua Panitia Pelantikan Awaluddin, Sekretaris Panitia Andi Sahal, Bendahara Panitia Andi Kasmawati, serta anggota SMSI Firdaus (poinsembilan.com) dan Ruslan Nawir (Cyberpare.com).

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Parepare di rumah jabatannya. Suasana penuh keakraban tampak saat penyerahan kue ulang tahun sebagai simbol perhatian dan kebersamaan antara insan pers dan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua SMSI Parepare juga menyampaikan rencana pelantikan pengurus SMSI Kota Parepare yang akan digelar pada 25 April 2026 di Gedung DPRD Kota Parepare. Agenda tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi dan profesionalisme media siber di daerah.

Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan harapannya agar SMSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, dan berimbang.

“Peran media sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif. Kami berharap SMSI mampu menghadirkan informasi yang membangun serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam membangun sinergi antara pemerintah dan insan pers. Dengan kolaborasi yang sehat dan profesional, diharapkan tercipta ekosistem informasi yang produktif, kredibel, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Parepare.(*AD).

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare