27.5 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 21

Terima Aspirasi Pemuda Pancasila, Manager PLN UP3 Parepare Jelaskan Progres Penormalan Listrik di Sulselbar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Jajaran Manajemen PT PLN (Persero) UP3 Parepare menerima kunjungan dan audiensi pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Parepare di Kantor PLN UP3 Parepare, Jalan Veteran, Senin (28/09/26).

Audiensi ini dilakukan guna membahas penanganan pemadaman listrik berkala yang melanda wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Tenggara, sekaligus menyampaikan aspirasi serta usulan solusi dari masyarakat.

Manager PLN UP3 Parepare, M. Akbar, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan akibat pemadaman listrik yang terjadi sejak September lalu.

“Permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kami sampaikan kepada masyarakat. Pemadaman yang terjadi merupakan dampak dari gangguan mendadak pada pembangkit kami di PLTU Jeneponto, sehingga perlu pemeliharaan secara berkala,” ujar M. Akbar saat memberikan penjelasan.

Akbar menjelaskan, guna mempercepat proses perbaikan, sebanyak 230 personel dari UP3B telah dikerahkan untuk bekerja secara non-stop dalam 3 shift. Meski penormalan awal per 5 September belum maksimal secara keseluruhan, progres perbaikan terus berjalan.

“Secara bertahap, durasi pemadaman yang awalnya mencapai 4 hingga 5 jam kini berhasil ditekan menjadi 2 hingga 3 jam. Berdasarkan masukan dari audiensi Pemuda Pancasila, kami juga berupaya memperluas area skema pemadaman dengan durasi yang lebih pendek, yakni ditargetkan sekitar 1 hingga 1,5 jam agar tidak terlalu memberatkan warga, UMKM, dan ibu rumah tangga,” terangnya.

Ia menambahkan, jajaran Direksi PLN juga telah melakukan investigasi langsung ke PLTU Jeneponto dan menyusun empat langkah percepatan, di antaranya penambahan kapasitas pembangkit sekitar 600 MW, optimalisasi pembangkit lain, serta rencana Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengatasi penurunan debit air di PLTA Bakaru dan PLTA Poso akibat dampak cuaca/El Nino.

“Target kami dari pihak pemeliharaan/pembangkitan, insya Allah pada akhir September seluruh sistem pembangkit dapat kembali normal,” kata Akbar.

Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Parepare, Fadly Agus Mante, menegaskan bahwa kedatangan organisasinya bukan sekadar mengkritik, melainkan membawa solusi serta data klarifikasi agar masalah pemadaman tidak dipandang secara sepihak.

“Strategi gerakan kami tidak serta-merta atau mendadak. Kami bersurat resmi dan meminta klarifikasi awal dalam rangka pembuktian data. Kami mengapresiasi PLN yang terbuka menerima masukan teknis dari kami,” ujar Fadly Agus Mante.

Namun demikian, Fadly mengingatkan PLN agar memiliki keberanian menyampaikan aspirasi ke tingkat pusat terkait keseimbangan pasokan listrik antara industri skala besar (smelter) dan kebutuhan dasar masyarakat.

“PLN harus lebih memiliki sense of crisis terhadap masyarakat dibanding kepentingan oligarki atau kapitalisme. Kami mendorong PLN Pusat menyiapkan langkah mitigasi konkret minimal satu tahun sebelumnya untuk mengantisipasi potensi pemadaman, baik teknis maupun dampak cuaca seperti El Nino,” tegas Fadly.

Ia juga menyarankan agar PLN memperkuat pemanfaatan energi terbarukan seperti Tenaga Surya (PLTS) serta menyiapkan genset cadangan untuk situasi darurat di masa mendatang.

Awali Pekan Akhir September, Kapolsek Ujung Ingatkan Jajarannya Jaga Penampilan Perseorangan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Awali kerja -kerja di pekan akhir bulan September 2026, Kapolsek Ujung Polres Parepare AKP. Sukri Abdullah kembali mengingatkan personil jajarannya untuk tetap bersiap menghadapi perkembangan situasi, termasuk kejadian Kebakaran Hutan Lahan maupun gangguan Kamtibmas lainnya. Termasuk pula menjaga penampilan perseorangan.

” Penampilan itu sangat penting artinya, pakaian dinas itu menjadi cerminan awal kita ditengah masyarakat, penampilan yang bersih dan rapi akan selalu membawa rasa simpatik dari orang yang melihat kita “. Pesan Kapolsek.

Atensi dari Kapolsek ini di berikan AKP. Sukri seusai pelaksanaan apel pagi di Mapolres Parepare. Senin (29/09/26).

Kapolsek juga mengingatkan jajarannya untuk tidak melakukan pelanggaran atau pun tindak pidana.

” Hindari pelanggaran, sekecil apapun itu, pimpinan kita Kapolres Parepare AKBP. Phunky Mahendra Borniawan senantiasa mengingatkan kita untuk melaksanakan tugas – tugas kita tanpa disertai dengan pelanggaran, termasuk pelanggaran lalu lintas, setiap anggota Polsek Ujung wajib menggunakan helm pelindung kepala saat sedang berkendara baik itu saat berdinas, mengantar anak kesekolah, maupun sedang tidak berdinas, karena pelanggaran yang kita lakukan itu menjadi contoh buruk bagi masyarakat ‘. Ucapnya di hadapan personil jajarannya.

Atensi dari Kapolsek ini tidak berlangsung lama, Kapolsek akhiri dengan berpesan agar anggota senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan.

” Kesehatan itu penting, dan kekompakan itu juga penting, semoga ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat kita, masyarakat tetap menjaga kesehatan, menjaga Kamtibmas di lingkungannya, dan selalu kompak dalam menjaga tatanan kemasyarakatan “. Pungkas dia.

Pada kegiatan ini, Kapolsek didampingi Kanit Propam Ipda Deddy Pareanto dan Kanit Intelkam Ipda Edy, di ikuti oleh seluruh personil Polsek Ujung.

Kerap Jadi Pemicu Polemik di Lapangan, Bulog Tegaskan Data Penerima Bantuan Beras Bukan Kewenangannya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pimpinan Cabang (Pincab) Bulog, Rahmi, menegaskan bahwa permasalahan atau polemik yang sering terjadi di lapangan terkait penyaluran bantuan pangan beras umumnya bersumber dari masalah data penerima manfaat. Ia menekankan bahwa kewenangan pengelolaan dan verifikasi data tersebut sepenuhnya berada pada Kementerian Sosial dan pemerintah daerah, bukan di pihak Bulog.

“Kejadian di lapangan paling banyak yang ribut itu mengenai data. Kami tegaskan sekali lagi, data itu bukan Bulog yang berwenang. Bukan kami yang memverifikasi atau mengganti,” tegas Rahmi pada Selasa (22/09/26).

Menurut Rahmi, tugas utama Bulog adalah menyiapkan dan menyalurkan beras sesuai perintah Badan Pangan Nasional (Bapanas) ke titik-titik bagi di tingkat kelurahan dan desa. Untuk itu, pihak Bulog berharap petugas SIKS-NG maupun perangkat desa dapat lebih proaktif dalam meng-update atau memperbarui data penerima bantuan pada aplikasi.

Mengenai progres penyaluran, Bulog memastikan beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September saat ini sudah sampai di seluruh titik bagi. Pihaknya kini bersiap melakukan sosialisasi serta koordinasi untuk penyaluran tahap berikutnya pada alokasi Oktober, November, dan Desember mendatang sambil menanti instruksi resmi dari Bapanas.

Pencegahan Kebakaran di Lompoe, Polres Parepare Pasang Stiker Imbauan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –Upaya pencegahan kebakaran di Lompoe diperkuat Polres Parepare dengan menyambangi permukiman warga di Jalan Garuda, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, ahad (27/9/2026).

Personel Satbinmas mendatangi rumah warga untuk menyampaikan imbauan terkait potensi kebakaran sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap keamanan lingkungan. Pendekatan door to door dipilih agar pesan pencegahan dapat diterima langsung oleh warga.

Kewaspadaan terhadap sumber api di sekitar rumah menjadi perhatian utama dalam edukasi tersebut. Warga diingatkan agar tidak mengabaikan kondisi yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lingkungan permukiman.

Ps Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Parepare Aipda Muh. Saleh mengatakan pencegahan membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Warga perlu meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak awal,” ujar Muh. Saleh.

Selain memberikan edukasi secara langsung, personel Satbinmas memasang stiker imbauan pencegahan kebakaran di sejumlah rumah warga.

Stiker tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tetap memperhatikan faktor keselamatan di lingkungan tempat tinggal. Pesan tertulis itu juga diharapkan membantu menjaga perhatian warga terhadap potensi bahaya setelah petugas meninggalkan lokasi.

Menurut pendekatan preventif kepolisian, pencegahan tidak harus menunggu sampai terjadi keadaan darurat. Mengenali potensi bahaya sejak awal dapat membantu mengurangi risiko kebakaran dan dampaknya terhadap masyarakat.

Kebakaran di kawasan permukiman memiliki risiko lebih besar karena bangunan dan aktivitas warga berada dalam jarak berdekatan. Ketika api tidak segera dikendalikan, dampaknya dapat meluas ke bangunan di sekitarnya.

Karena itu, peran masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran, terutama melalui kepedulian terhadap kondisi rumah dan lingkungan.

Kehadiran polisi di tengah permukiman juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Warga tidak hanya menerima imbauan, tetapi dapat berinteraksi langsung dengan petugas mengenai persoalan keamanan di lingkungannya.

Bagi Polres Parepare, pendekatan seperti ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat sebelum muncul gangguan atau keadaan darurat.

Pencegahan kebakaran di Lompoe pada akhirnya tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada kebiasaan warga menjaga keselamatan lingkungan. Perhatian terhadap potensi sumber api, kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta respons cepat ketika muncul tanda bahaya menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar.

Melalui edukasi langsung dan pemasangan stiker, pesan tersebut diharapkan tetap melekat di lingkungan warga Lompoe.

Upaya preventif semacam ini penting dilakukan secara berkelanjutan agar kewaspadaan masyarakat tidak hanya muncul setelah terjadi kebakaran. Dengan kesadaran bersama, risiko kebakaran di kawasan permukiman dapat ditekan sejak dini.

Kanit Lantas Polsek Ujung Ajak Warga Taat Aturan Berkendara, Selalu Gunakan Helm Pelindung Kepala

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kanit Lantas Polsek Ujung AKP. Samsidi Baco, mengajak warga untuk senantiasa taat ketentuan berlalu lintas saat berkendara, khususnya para pengendara sepeda motor.

Salah satu ketentuan yang wajib ditaati oleh setiap pengendara adalah menggunakan helm pelindung kepala.

Ajakan yang bersifat imbauan ini disampaikan AKP. Samsidi saat sedang duduk bareng bersama dengan sejumlah warga Mattirotasi didepan Taman Matras, Jalan Mattirotasi Kelurahan Ujung Kota Parepare, seusai dirinya mendampingi Kapolsek Ujung AKP. Sukri Abdullah menghadiri Jumat Curhat di tempat itu pada hari Jumat tanggal 25 September 2026.

Dengan cara duduk bersantai, sambil menikmati secangkir kopi dan cemilan yang disediakan oleh pemilik warung kaki lima, dengan di temani sejumlah warga setempat, AKP. Samsidi Baco menyampaikan pesan dan imbauan tentang hal – hal penting yang harus diketahui oleh warga tentang berlalu lintas yang baik dan berkeselamatan.

” Kalau kita naik motor, jangan lupa selalu pakai helm karena helm itu selain ketentuan juga adalah untuk keselamatan atau untuk melindungi kepala kita jika terjadi benturan atau laka, ini sangat penting “. Pesan dia.

Menurutnya, kerap di temui di jalan raya, pengendara tidak pakai helm, khususnya para remaja atau anak muda yang secara langsung atau tidak langsung mulai mengabaikan keselamatannya sendiri.

” Sering kita lihat anak – anak kita tidak pakai helm naik motor, pakai cara ugal – ugalan lagi, ini sangat berbahaya bagi dirinya dan orang lain, untuk itu tolong ingatkan anak – anak kita dirumah, awasi secara langsung, tekankan untuk selalu pakai helm jika keluar rumah pakai motor, tolong ya bapak – bapak demi keselamatan diri sendiri “. Imbaunya mengingatkan.

Melalui kesempatan itu, Kanit Lantas AKP. Samsidi, juga mengingatkan para abdi negara untuk lebih taat menggunakan helm dibanding warga masyarakat.

” Saya minta tolong, melalui kesempatan ini, saya harap agar saudara – saudaraku yang berstatus aparat abdi negara, tolong lebih taat gunakan helm, ini sebagai contoh bagi masyarakat, alangkah tidak eloknya jika kita melihat ada aparat abdi negara yang berkendara sepeda motor dengan tidak menggunakan helm , ini sangat memprihatinkan, dan ironisnya itu di contoh masyarakat “. Tuturnya.

Sebelum meninggalkan tempat itu, Kanit Lantas menyampaikan pesan ajakan.

” Jadikan Keselamatan sebagai kebutuhan, hari ini adalah cerita bagi hari esok, jangan biarkan semua terhenti karena kecelakaan lalu lintas, sayangi anak kita lindungi anak kita dengan cara disiplin mengingatkan untuk pakai helm saat keluar rumah, dan bagi teman – teman aparat abdi negara, mari kita lebih taat berkendara agar menjadi contoh bagi masyarakat kita “. Ucapnya sambil menjabat tangan warga dan berlalu dari tempat itu.

Sementara itu, Kapolsek Ujung Polres Parepare AKP. Sukri Abdullah yang di konfirmasi mengucapkan terimakasih atas langkah edukasi berlalu lintas yang dilakukan Kanit Lantas AKP. Samsidi.

” Saya tidak tahu kalau Pak Kanit lanjutkan imbauan setelah Jumat Curhat kemarin, dan saya selaku Kapolsek mengucapkan terimakasih kepada beliau, semoga pesan dan Imbauannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, karena pesan atau pun imbauan kepolisian itu harus disampaikan kepada masyarakat agar menjadi pedoman bagi keselamatan orang banyak, saya kira begitu, terimakasih “. Kata Kapolsek merespon pesan melalui selulernya, Ahad (27/09/26) siang.

KPU Kota Parepare Dampingi Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 5 Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – KPU Kota Parepare melakukan pendampingan dalam kegiatan Debat Calon Ketua OSIS SMA Negeri 5 Parepare untuk periode 2027–2028.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (26/09/26) ini menjadi sarana pendidikan politik sejak dini bagi para siswa.
Melalui ajang debat tersebut, seluruh civitas SMA Negeri 5 Parepare berkesempatan mendengarkan secara langsung penyampaian visi, misi, serta gagasan dari para calon ketua dan wakil ketua OSIS.

Momen ini dimanfaatkan para siswa untuk mengenal lebih dekat sosok calon pemimpin sekolah mereka sekaligus menjadi landasan dalam menentukan pilihan secara bijak.

Ketua KPU Kota Parepare, Muh. Awal Yanto, hadir langsung memberikan sambutan dan arahan pada kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kecerdasan dan kompetensi, baik bagi pihak pemilih maupun yang dipilih, agar dapat melahirkan sosok pemimpin yang benar-benar berkualitas dan berharap pemilih dan yang dipilih sama-sama cerdas sehingga dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

“Tiga unsur utama yang harus dimiliki seorang pemimpin yang kompeten yaitu Afektif (Sikap) : Memiliki kepribadian, etika, dan nilai-nilai moral yang baik, Kognitif (Pengetahuan): Memiliki wawasan yang luas serta pemahaman mendalam untuk memajukan organisasi, serta Psikomotorik (Keterampilan): Memiliki kemampuan eksekusi dan keterampilan teknis dalam menjalankan roda kepemimpinan.” jelas Awal Yanto

Selain tiga aspek tersebut, Ketua KPU Kota Parepare juga menggarisbawahi pentingnya integritas dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

Menutup arahannya, beliau menitipkan pesan kunci agar seluruh elemen sekolah menunaikan tanggung jawabnya dengan bijak, baik sebagai pemilih yang cerdas maupun sebagai calon pemimpin yang amanah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan visi, misi, dan program kerja unggulan dari masing-masing calon ketua dan wakil ketua OSIS.

Suasana semakin dinamis saat memasuki sesi debat antarcalon, di mana para kandidat saling bertukar argumen, menjawab tantangan pertanyaan, serta menawarkan solusi atas berbagai isu perkembangan dan kebutuhan siswa di SMA Negeri 5 Parepare.

Melalui perdebatan yang sehat dan terarah ini, para siswa dapat menilai secara kritis keunggulan gagasan, pola pikir, serta ketenangan masing-masing calon saat menghadapi tekanan.

KPU Kota Parepare berharap pelaksanaan pemilihan ketua OSIS (Pilketos) ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi memberikan manfaat nyata serta pengalaman berharga bagi seluruh siswa.

Praktik demokrasi di tingkat sekolah ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para siswa yang nantinya akan menjadi pemilih pemula agar kelak siap, cerdas, dan bijak dalam menyongsong proses demokrasi yang sesungguhnya di tengah masyarakat dan kehidupan berbangsa.

Polres Parepare Bekali Siswa SMA 2 Cara Menangkal Radikalisme di Era Digital

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Generasi muda menangkal radikalisme menjadi pembahasan di SMA Negeri 2 Parepare, Sabtu (26/09/26). Puluhan siswa kelas 11 dan 12 diajak melihat lebih kritis bagaimana informasi di internet dapat memengaruhi cara berpikir dan bersikap.

Pembahasan berlangsung di tengah semakin mudahnya anak muda mengakses berbagai informasi melalui media sosial dan platform digital. Tidak semua informasi yang beredar dapat diterima begitu saja, terutama ketika memuat ajakan intoleransi, kebencian, atau narasi yang berpotensi memecah hubungan sosial.

Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar, SH, yang menjadi narasumber, mengatakan generasi muda memiliki posisi penting dalam menjaga lingkungan sosial di tengah derasnya arus informasi digital.

“Generasi muda sekarang ini berperan penting dalam menjaga lingkungan sosial tetap aman dan harmonis. Karena itu, setiap informasi yang diterima perlu disikapi secara kritis dan tidak langsung dipercaya atau disebarkan,” kata Anwar.

Menurut Anwar, kemampuan menggunakan teknologi perlu berjalan bersama dengan kemampuan menyaring informasi. **Pelajar perlu membiasakan diri memeriksa sumber dan konteks sebuah informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.

Persoalan tersebut menjadi penting karena ruang digital memungkinkan sebuah informasi menyebar dengan cepat. Konten yang dikemas secara provokatif juga dapat dengan mudah menarik perhatian, terutama ketika pengguna hanya melihat judul atau potongan informasi tanpa memeriksa keseluruhan isinya.

Karena itu, literasi digital tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat atau media sosial. **Kemampuan berpikir kritis, menghargai perbedaan, dan tidak mudah terpancing provokasi juga menjadi bagian dari kecakapan digital.

Dalam sesi diskusi, dua siswa turut mengajukan pertanyaan kepada Anwar. Tanya jawab tersebut membahas persoalan yang berkaitan dengan materi mengenai peran anak muda dalam menghadapi radikalisme di era digital.

Anwar juga mengingatkan bahwa teknologi pada dasarnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal positif. Pelajar dapat menggunakannya untuk belajar, mencari pengetahuan, mengembangkan kreativitas, hingga membangun komunikasi yang lebih luas.

Namun, penggunaan teknologi tetap membutuhkan tanggung jawab. Menyaring informasi sebelum menyebarkannya menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap pengguna media sosial, termasuk pelajar.

Pembahasan mengenai radikalisme pun tidak berhenti pada persoalan konten digital. Sikap toleran dan kemampuan menghargai perbedaan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan sosial yang tidak mudah terpecah oleh provokasi.

Bersama Komunitas, Sipropam Parepare Kembali Turun Bersihkan Masjid

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Personel Sipropam Polres Parepare turun langsung membersihkan Masjid Nurussamawati di Jalan Nurussamawati, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Sabtu (26/09/26) pagi. Aksi tersebut dilakukan bersama Komunitas Bersih-Bersih Masjid Kota Parepare dan sejumlah unsur masyarakat.

Momentum Hari Jadi Propam ke-24 menjadi latar kegiatan tersebut. Namun, aktivitas di Masjid Nurussamawati lebih banyak diisi pekerjaan sederhana yang langsung dirasakan manfaatnya oleh jamaah, mulai dari menyapu dan mengepel lantai, merapikan karpet hingga membersihkan pendingin ruangan atau AC.

Kasi Propam Polres Parepare IPTU M. Tajrid ikut turun tangan bersama Kanit Provost Sipropam IPDA Haruna, Kanit Paminal Sipropam Aiptu Suhardi, serta Kanit Propam dari jajaran Polsek.

Anggota DPRD Kota Parepare **Acmad Ariady, S.E.** juga turut bergabung dalam kegiatan bersih-bersih tersebut. Kehadirannya menambah unsur kolaborasi antara kepolisian, komunitas dan masyarakat dalam merawat fasilitas ibadah.

Bagi pengurus masjid, keterlibatan berbagai pihak tersebut memiliki arti lebih dari sekadar membuat ruangan menjadi bersih. Ada semangat gotong royong yang kembali terlihat di tengah aktivitas masyarakat.

Ketua DKM Masjid Nurussamawati, H. Husain, SP, mengapresiasi keterlibatan Sipropam Polres Parepare bersama komunitas dan pihak lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Sipropam Polres Parepare yang mau turun langsung membantu membersihkan masjid. Ini bukan hanya soal masjid menjadi bersih, tetapi juga menunjukkan adanya kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat,” ujar H. Husain.

Ia berharap kepedulian terhadap kebersihan rumah ibadah dapat terus dijaga dan tidak berhenti pada momentum tertentu.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan. Kehadiran mereka tentu sangat membantu kami dan menjadi contoh bahwa menjaga kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

IPTU M. Tajrid mengatakan kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama. Menurut dia, keterlibatan berbagai unsur masyarakat membuat pekerjaan menjadi lebih ringan sekaligus memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

“Menjaga kebersihan masjid bukan hanya tanggung jawab pengurus. Ketika dilakukan bersama, pekerjaan menjadi lebih ringan dan kepedulian terhadap lingkungan juga semakin tumbuh,” ujar Tajrid.

Kegiatan semacam ini bukan hal baru bagi Sipropam Polres Parepare. Komunitas Bersih-Bersih Masjid Kota Parepare menyebut keterlibatan personel Sipropam telah berlangsung sekitar enam tahun dalam kegiatan membersihkan sejumlah masjid di Kota Parepare.

Konsistensi tersebut mendapat apresiasi dari komunitas. Mereka menilai dukungan personel kepolisian menjadi tambahan tenaga sekaligus memperkuat gerakan sosial yang selama ini dilakukan secara rutin.

Di Masjid Nurussamawati, pekerjaan dilakukan secara gotong royong. Karpet dirapikan, lantai dibersihkan dan bagian pendingin ruangan turut mendapat perhatian.

Bagi jamaah, hasilnya sederhana tetapi penting: masjid menjadi lebih bersih dan nyaman digunakan.

Di luar momentum Hari Jadi Propam ke-24, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa interaksi antara aparat, wakil rakyat, komunitas dan masyarakat dapat berlangsung melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Membersihkan masjid mungkin bukan pekerjaan besar. Namun ketika dilakukan bersama, pekerjaan sederhana itu menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menjaga rumah ibadah tetap nyaman bagi masyarakat.

Asah Kemampuan Mahasiswa, HMPS JI Gelar Training Jurnalistik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM —Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Jurnalistik Islam (JI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mengadakan Training Jurnalistik untuk mahasiswa baru (MABA) dengan tema “Peka Terhadap Realitas, Kritis dalam Pemberitaan: Membentuk Jurnalis yang Berinteraksi” di Gedung N Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), pada Jumat (25/09/26).

Ketua HMPS JI, Sedil, mengungkapkan harapannya agar mahasiswa baru mampu berfikir kritis dalam melihat sebuah informasi.

“Harapan saya, itu maba mampu mengatasi atau krisis dalam mengkaji informasi dan tentunya juga harapan saya kepada maba mampu menanamkan pada dirinya beretika baik dalam mengkaji sebuah berita tersebut,” kata Sedil.

Ketua Program Studi Jurnalistik Islam, Nahrul Hayat mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya Training Jurnalistik Islam adalah untuk mengenalkan Jurnalistik Islam dan menjalin keakraban di keluarga Jurnalistik Islam.

“Ini menjadi langkah awal kita mengenalkan Jurnalistik ke adik-adik maba agar mereka punya bekal untuk langkah selanjutnya. Selama itu kita juga bersilaturahmi, dan lebih membangun keakraban,” kata Nahrul.

Melalui kegiatan ini Maba diharapkan mampu mengenal dan mengetahui dasar-dasar jurnalistik dengan baik.

Penulis: NUR HIKMAH

Kapolsek dan Camat Ujung Hadiri Maulid Nabi, Hadir di Tengah Warga Berikan Dukungan Moral

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kehadiran aparat abdi negara di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban maupun kegiatan pelayanan lainnya, tetapi juga dengan membangun kedekatan serta memberikan dukungan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Hal tersebut terlihat saat Kapolsek Ujung Polres Parepare AKP Sukri Abdullah, S.H., M.H., bersama Camat Ujung Andi Muliady, menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang terlaksana di Masjid Al Qadar, Jalan Pancasila, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (25/09/26) sekitar pukul 20.00 wita selepas salat Isya.

Kegiatan bernuansa sarat religi dan kecintaan kepada Nabi tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 300 warga setempat. Turut hadir perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, Lurah Ujung Bulu Ibu Hasrah, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menghadirkan DR. Khayadi Said sebagai penceramah dengan tema hikmah Maulid tentang pentingnya meneladani akhlak dan sunnah Nabi Muhammad SAW sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya mewakili Forkopincam Ujung, Camat Ujung Andi Muliady mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan serta kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Aparat abdi negara sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama dari masyarakat untuk menghadirkan pelayanan dan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Andi Muliady dalam sambutannya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, DR. Khayadi Said turut memberikan apresiasi terhadap pengabdian anggota Polri yang secara terus-menerus hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

” Rasa aman itu sangat penting artinya, kita bisa melakukan begitu banyak aktifitas dengan aman, itu berkat kerja keras dari aparat kepolisian yang terus menerus menjaga kita, menjaga Kamtibmas tetap kondusif untuk kita, dari itu sangat pantas kita ucapkan terimakasih kepada aparat kepolisian kita “. Ucapnya mengawali ceramah hikmah maulid Nabi Muhammad SAW.

Melalui ceramahnya yang berisi dengan kisah tauladan akhlak Rasulullah, DR. Khayadi sertai ceramahnya dengan ungkapan – ungkapan menghibur yang mengundang tawa dari pada hadirin, tidak luput pula Kapolsek dan Camat ikut tertawa bersama para hadirin.

Diakhir ceramah, DR. Khayadi mengajak jamaah untuk menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai teladan, khususnya dalam membangun kehidupan yang berlandaskan akhlak dan nilai-nilai keagamaan.

“Selalu bersikap jujur, menjaga salat lima waktu dan menjaga keluarga merupakan bagian penting dari keteladanan Rasulullah SAW yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam hikmah Maulid tersebut.

Dalam kegiatan itu, Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah juga didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Mustaming, Panit 1 Binmas Aiptu Erwin, serta Babinsa Serda Amir.

Dalam keterangannyas sesuai acara, Kapolsek AKP. Sukri Abdullah, mendoakan setiap hadirin agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalani aktifitas sehari – hari. Ia juga berharap, masyarakat dapat meneladani akhlak Nabi, dan bersama – sama menjaga Kamtibmas di tengah masyarakat.

Terakhir ia katakan, ” Saya akan berusaha hadir disetiap undangan yang dialamatkan ke Polsek Ujung, begitu pula dengan Camat Ujung Bapak Andi Muliady, dengan harapan ini menjadi presentase hadirnya negara untuk masyarakat disetiap kegiatan, Insya Allah “.

Kehadiran Kapolsek Ujung bersama Camat Ujung pada kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara aparat pemerintahan, kepolisian, TNI, dan masyarakat.

Sinergitas tersebut diharapkan terus terpelihara, sehingga komunikasi antara aparat dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kecamatan Ujung.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare