28.1 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 22

Asah Kemampuan Mahasiswa, HMPS JI Gelar Training Jurnalistik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM —Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Jurnalistik Islam (JI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mengadakan Training Jurnalistik untuk mahasiswa baru (MABA) dengan tema “Peka Terhadap Realitas, Kritis dalam Pemberitaan: Membentuk Jurnalis yang Berinteraksi” di Gedung N Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), pada Jumat (25/09/26).

Ketua HMPS JI, Sedil, mengungkapkan harapannya agar mahasiswa baru mampu berfikir kritis dalam melihat sebuah informasi.

“Harapan saya, itu maba mampu mengatasi atau krisis dalam mengkaji informasi dan tentunya juga harapan saya kepada maba mampu menanamkan pada dirinya beretika baik dalam mengkaji sebuah berita tersebut,” kata Sedil.

Ketua Program Studi Jurnalistik Islam, Nahrul Hayat mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya Training Jurnalistik Islam adalah untuk mengenalkan Jurnalistik Islam dan menjalin keakraban di keluarga Jurnalistik Islam.

“Ini menjadi langkah awal kita mengenalkan Jurnalistik ke adik-adik maba agar mereka punya bekal untuk langkah selanjutnya. Selama itu kita juga bersilaturahmi, dan lebih membangun keakraban,” kata Nahrul.

Melalui kegiatan ini Maba diharapkan mampu mengenal dan mengetahui dasar-dasar jurnalistik dengan baik.

Penulis: NUR HIKMAH

Kapolsek dan Camat Ujung Hadiri Maulid Nabi, Hadir di Tengah Warga Berikan Dukungan Moral

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kehadiran aparat abdi negara di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban maupun kegiatan pelayanan lainnya, tetapi juga dengan membangun kedekatan serta memberikan dukungan dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Hal tersebut terlihat saat Kapolsek Ujung Polres Parepare AKP Sukri Abdullah, S.H., M.H., bersama Camat Ujung Andi Muliady, menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang terlaksana di Masjid Al Qadar, Jalan Pancasila, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (25/09/26) sekitar pukul 20.00 wita selepas salat Isya.

Kegiatan bernuansa sarat religi dan kecintaan kepada Nabi tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 300 warga setempat. Turut hadir perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, Lurah Ujung Bulu Ibu Hasrah, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menghadirkan DR. Khayadi Said sebagai penceramah dengan tema hikmah Maulid tentang pentingnya meneladani akhlak dan sunnah Nabi Muhammad SAW sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya mewakili Forkopincam Ujung, Camat Ujung Andi Muliady mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan serta kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Aparat abdi negara sangat membutuhkan dukungan dan kerja sama dari masyarakat untuk menghadirkan pelayanan dan rasa aman di tengah masyarakat,” ujar Andi Muliady dalam sambutannya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, DR. Khayadi Said turut memberikan apresiasi terhadap pengabdian anggota Polri yang secara terus-menerus hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

” Rasa aman itu sangat penting artinya, kita bisa melakukan begitu banyak aktifitas dengan aman, itu berkat kerja keras dari aparat kepolisian yang terus menerus menjaga kita, menjaga Kamtibmas tetap kondusif untuk kita, dari itu sangat pantas kita ucapkan terimakasih kepada aparat kepolisian kita “. Ucapnya mengawali ceramah hikmah maulid Nabi Muhammad SAW.

Melalui ceramahnya yang berisi dengan kisah tauladan akhlak Rasulullah, DR. Khayadi sertai ceramahnya dengan ungkapan – ungkapan menghibur yang mengundang tawa dari pada hadirin, tidak luput pula Kapolsek dan Camat ikut tertawa bersama para hadirin.

Diakhir ceramah, DR. Khayadi mengajak jamaah untuk menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai teladan, khususnya dalam membangun kehidupan yang berlandaskan akhlak dan nilai-nilai keagamaan.

“Selalu bersikap jujur, menjaga salat lima waktu dan menjaga keluarga merupakan bagian penting dari keteladanan Rasulullah SAW yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam hikmah Maulid tersebut.

Dalam kegiatan itu, Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah juga didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Mustaming, Panit 1 Binmas Aiptu Erwin, serta Babinsa Serda Amir.

Dalam keterangannyas sesuai acara, Kapolsek AKP. Sukri Abdullah, mendoakan setiap hadirin agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalani aktifitas sehari – hari. Ia juga berharap, masyarakat dapat meneladani akhlak Nabi, dan bersama – sama menjaga Kamtibmas di tengah masyarakat.

Terakhir ia katakan, ” Saya akan berusaha hadir disetiap undangan yang dialamatkan ke Polsek Ujung, begitu pula dengan Camat Ujung Bapak Andi Muliady, dengan harapan ini menjadi presentase hadirnya negara untuk masyarakat disetiap kegiatan, Insya Allah “.

Kehadiran Kapolsek Ujung bersama Camat Ujung pada kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara aparat pemerintahan, kepolisian, TNI, dan masyarakat.

Sinergitas tersebut diharapkan terus terpelihara, sehingga komunikasi antara aparat dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kecamatan Ujung.

Luruskan Soal Desil Bansos, BPS Parepare: Itu Data Seluruh Warga, Bukan Cuma Penerima Bantuan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare, Dian Ernawaty, SST., M.A.P, memberikan klarifikasi terkait pemahaman masyarakat mengenai sistem desil dalam penyaluran bantuan sosial (bansos). Penjelasan ini disampaikan dalam kegiatan “Ngopi Berjamaah” yang berlangsung di halaman Masjid Raya Parepare, Jumat (25/9/2026).

Dian menjelaskan bahwa tugas utama BPS adalah mencatat dan memotret kondisi sosial ekonomi masyarakat melalui sensus dan survei. Salah satu output utamanya adalah pengintegrasian Data Tunggal Sosial Ekonomi yang menggabungkan data dari 18 kementerian atas arahan Presiden.

Dari data tunggal tersebut, BPS membagi peringkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 bagian sama banyak, yang dikenal dengan sebutan Desil 1 hingga Desil 10.

“Perlu dipahami, Desil 1 sampai Desil 10 memuat data seluruh masyarakat Kota Parepare, bukan sekadar daftar penerima bantuan. Jadi, desil bawah bukan otomatis berarti daftar penerima bansos,” tegas Dian.

Ia menanggapi isu yang beredar di masyarakat mengenai warga yang sebelumnya menerima bantuan namun kini tidak lagi mendapatkannya. Menurut Dian, BPS bertugas menyediakan data utuh seluruh warga. Sementara itu, keputusan mengenai kriteria dan siapa saja yang berhak menerima bantuan merupakan kewenangan kementerian teknis penanggung jawab.

Dian juga menekankan bahwa status desil seseorang tidak bersifat permanen. Data tersebut diperbarui secara berkala setiap tiga bulan sekali berdasarkan peraturan menteri terkait.

“Data desil ini terus bergerak dan bisa diperbarui. Urutan desil seseorang bisa naik atau turun tiap triwulan tergantung kondisi ekonomi dan tingkat kesejahteraannya,” pungkasnya.

Diikuti Siswa Hingga Mahasiswa, Pembimbing UKM HERO Tegaskan HRC Part 2 Jadi Ajang Asah Keterampilan STEM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM— Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Kota Parepare kembali menyelenggarakan ajang tahunan HBB Robotics Competition (HRC) Part 2 yang bertempat di Auditorium ITH, Jalan Pemuda, Kota Parepare, pada Jumat (25/09/26).

Kegiatan yang diinisiasi oleh UKM HERO ITH ini diikuti oleh beragam kalangan peserta, mulai dari tingkat SMP, SMA/SMK, komunitas robotika, hingga perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia Timur. Di antaranya terdapat perwakilan dari MAN Pinrang, UKI Toraja, Universitas Ciputra Makassar, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), SMKN 2 Parepare, komunitas Advanced Control Operation (ACOP), hingga peserta muda dari SMP Negeri 7 Makassar.

Pembimbing UKM HERO, Ir. Muhammad Syafaat, S.Kom., M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya para sponsor, media partner, pembina, serta perwakilan sekolah dan perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa HRC dirancang tidak sekadar sebagai ajang perlombaan, melainkan wadah silaturahmi sekaligus ruang pengembangan kemampuan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

“Kontes robot pertama kali diadakan di Parepare itu tahun lalu melalui inisiasi teman-teman UKM HERO, dan ini adalah tahun kedua. Harapan kita bersama, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi serta wadah pengembangan kemampuan STEM di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan ini ke depan dengan cakupan yang lebih besar,” ujar Ir. Muhammad Syafaat.

Sementara itu, Ketua Jurusan Teknologi Produksi dan Industri (TPI) ITH, Dr. Suryansyah Surahman, S.P., M.Si., yang hadir mewakili pimpinan ITH, secara resmi membuka gelaran HRC Part 2 tahun 2026. Dalam peresmian tersebut, ia menggarisbawahi pentingnya tema “Sports to Purpose, Honor to Craft” sebagai pendorong kreativitas, kerja sama tim, dan inovasi teknologi.

“Robotik bukan sekadar ajang perlombaan meraih juara, tetapi bagaimana kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas, kerja sama tim, inovasi, serta menambah keberanian para peserta. Khusus bagi adik-adik siswa SMA/SMK yang berprestasi dalam ajang ini, kelak setelah lulus kami mendoakan dan membuka peluang untuk melanjutkan studi di ITH melalui jalur berprestasi maupun jalur mandiri,” ungkap Dr. Suryansyah sebelum membuka acara secara resmi.

Ajang HRC Part 2 ini dijadwalkan berlangsung hingga 27 September 2026 dengan menyajikan berbagai kategori perlombaan robotika.

Ajang Silaturahmi Komunitas Robotik Indonesia Timur, HRC Part 2 Tambah Cabang Lomba Baru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Kampus II, Kota Parepare, menjadi saksi dibukanya ajang tahunan HBB Robotics Competition (HRC) Part 2 pada Jumat (25/9/2026). Bertempat di Auditorium ITH, Jalan Pemuda, kegiatan skala regional ini resmi bergulir dan dijadwalkan berlangsung hingga Ahad (27/9/2026).

Pada gelaran tahun kedua ini, HRC #2 mengusung tema “Sports to Purpose, Honor to Craft”. Melalui tema tersebut, penyelenggara menekankan pentingnya menghargai proses, mengasah keterampilan, dan memupuk nilai sportivitas di samping mengejar predikat juara.

Ketua Panitia HRC #2, Abriel Yosua Nathanael Leskona, menyampaikan pesan hangat kepada seluruh kontestan yang berpartisipasi serta apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap panitia, steering committee, pengurus, dan pihak sponsor yang mendukung acara ini.

“Melalui tema ini, kami berharap setiap peserta tidak hanya berkompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga dapat menghargai proses, mengembangkan kemampuan, dan mendapatkan pengalaman berharga. Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik kalian,” ujar Abriel dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan bahwa edisi tahun ini semakin kompetitif dengan hadirnya dua cabang perlombaan baru, yakni Lomba Robot Transporter dan Lomba Robot Rumus.

Sementara itu, Ketua Umum UKM HERO, Muhammad Mu’adz Ibda, menegaskan peran strategis kompetisi ini sebagai ruang kolaborasi antarkomunitas teknologi di wilayah timur Indonesia.

“Ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan HRC oleh UKM HERO. Saya berharap kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang silaturahmi antar komunitas robotik, khususnya di Indonesia Timur, yang nantinya mampu melahirkan inovator-inovator masa depan. One Team, One Dream,” ungkap Mu’adz optimis.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dilanjutkan dengan persiapan teknis area pertandingan untuk menyambut para peserta dari berbagai daerah.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM dan LPG Melalui Dialog Bersama Aliansi Mahasiswa

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama jajaran Polrestabes Makassar membuka ruang dialog bersama Cipayung Plus yang terdiri dari PMKRI, PMI, dan GMKI Makassar untuk membahas perkembangan penyaluran BBM dan LPG 3 Kg di Sulawesi Selatan, Jumat (25/09/26). Pertemuan tersebut menjadi forum untuk menyampaikan masukan, membahas kondisi di lapangan, serta memperkuat langkah pengawasan bersama.

Dalam audiensi, sejumlah hal menjadi perhatian, mulai dari pengawasan SPBU, distribusi BBM bersubsidi, aktivitas transportir, hingga upaya memastikan penyaluran energi berjalan sesuai ketentuan. Masukan juga diarahkan pada perlunya pengawasan yang lebih kuat terhadap lembaga penyalur dan tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam proses distribusi.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar menyampaikan bahwa kondisi pelayanan BBM di Makassar saat ini telah berangsur membaik. Pertamina terus melakukan evaluasi terhadap langkah-langkah yang sebelumnya diterapkan sekaligus menyesuaikannya dengan kondisi terbaru di lapangan.

“Kami berterima kasih atas masukan dan dukungannya. Kondisi di Makassar saat ini sudah mulai landai dan cenderung normal. Berbagai upaya terus kami evaluasi bersama pemerintah dan aparat penegak hukum agar pelayanan dan distribusi energi semakin baik,” ujar Deny.

Salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah penerapan cluster SPBU untuk penyaluran Solar. Pengaturan tersebut akan diperkuat melalui edaran Pemerintah Kota Makassar sehingga kendaraan dapat diarahkan ke titik pelayanan sesuai kelompok yang telah ditetapkan. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengatur arus kendaraan sekaligus mengurangi kepadatan pada SPBU tertentu.

Dari sisi pengawasan, Pertamina bersama pemerintah dan aparat penegak hukum terus memperkuat pemantauan terhadap penyaluran BBM bersubsidi. Apabila ditemukan lembaga penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran, Pertamina akan memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pengawasan kami perkuat di setiap titik penyaluran. Kalau ada lembaga penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan. Pemerintah dan aparat juga terus bergerak bersama untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan,” kata Deny.

Untuk LPG 3 Kg, Pertamina telah melakukan penyesuaian alokasi dan penambahan suplai di sejumlah wilayah berdasarkan perkembangan kebutuhan masyarakat. Penyaluran terus dipantau melalui jaringan agen dan pangkalan resmi agar distribusi dapat berlangsung secara tertib dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa kepolisian terus mendalami informasi dan laporan terkait dugaan pelanggaran dalam distribusi BBM.

“Kami terus mendalami kasus-kasus terkait BBM yang melibatkan oknum dari pihak mana pun. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Apabila ditemukan bukti pelanggaran, kami tidak ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan,” ujar Arya.

Arya juga mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara tertib dan menjaga proses penyampaian pendapat tetap berjalan dengan baik. Menurutnya, pengawasan terhadap distribusi energi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak sehingga informasi dari masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya penegakan hukum dan pengawasan di lapangan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum akan terus mengevaluasi pola penyaluran BBM dan LPG 3 Kg. Penguatan pengawasan dilakukan untuk memastikan energi bersubsidi diterima masyarakat yang berhak sekaligus menjaga pelayanan di SPBU berjalan sesuai ketentuan.

Terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang dikaitkan dengan isu kenaikan harga BBM, Pertamina memastikan informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Masyarakat diimbau menggunakan energi secara bijak dan melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan. Apabila menemukan kendala pelayanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM dan LPG, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Jumat Curhat di Parepare, Polsek KPN Buka Ruang Warga Sampaikan Keluhan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Seorang warga Ujung Sabbang, Parepare, mempertanyakan penanganan perkara yang menjerat keponakannya. Ia menyoroti perbedaan perlakuan terhadap keponakannya dengan salah seorang rekannya yang disebut telah dilepaskan.

Pertanyaan itu disampaikan Iwan saat berdialog dengan Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN), Jumat (25/09/26).

Kanit Binmas Polsek KPN Ipda Darwin, S.H., mengatakan pihaknya tidak dapat memastikan persoalan tersebut karena tidak berada saat peristiwa terjadi.

“Kami tidak bisa memastikan atau menjawab sepenuhnya karena tidak berada pada saat kejadian,” kata Darwin.

Ia mengarahkan warga untuk meminta penjelasan melalui fungsi Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Polres Parepare. Warga juga dapat menggunakan layanan pengaduan Propam Polri jika menemukan persoalan terkait pelayanan atau tindakan anggota kepolisian.

“Kalau ada yang mengganjal terkait kinerja kepolisian, masyarakat dapat menyampaikannya melalui saluran pengaduan yang tersedia,” ujarnya.

Selain persoalan penanganan perkara, polisi mengingatkan warga agar mewaspadai pencurian dan penipuan melalui media sosial maupun SMS. Rumah kosong dan kendaraan yang tidak diamankan dengan baik disebut dapat membuka peluang terjadinya kejahatan.

Warga juga diminta tidak membakar sampah atau lahan sembarangan karena berisiko memicu kebakaran dan gangguan kesehatan. Jika menemukan titik api atau aktivitas yang membahayakan, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat atau menghubungi layanan kepolisian 110.

Dialog tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan keamanan sekaligus mempertanyakan akses pengaduan ketika menemukan hal yang dinilai perlu mendapat penjelasan dari kepolisian.

Klarifikasi Syarat Bantuan Usaha Pokir, Disnaker Parepare: Batas Usia Hanya Parameter Sasaran Program

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Parepare memberikan klarifikasi terkait munculnya pertanyaan publik mengenai ketentuan batas usia maksimal 50 tahun bagi calon penerima bantuan peralatan usaha mikro program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) tahun 2026.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, La Ode Arwah Rahman, menegaskan bahwa syarat tersebut merupakan kriteria sasaran yang ditetapkan berdasarkan SK Wali Kota Parepare Nomor 703 Tahun 2025 untuk program bantuan tahun anggaran 2026.

“Ketentuan ini tidak dimaksudkan untuk mengukur atau membatasi usia produktif masyarakat. Pemerintah Kota Parepare sangat memahami bahwa kemampuan dan produktivitas seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh usia,” ujar La Ode Arwah Rahman, Jumat (24/9/2026).

Menurutnya, banyak pelaku usaha di atas usia 50 hingga 60 tahun yang masih sangat aktif, berpengalaman, dan memiliki kemampuan baik dalam mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, syarat batas usia ini hendaknya dipahami sebagai salah satu parameter teknis dalam menetapkan skala prioritas penerima bantuan yang kuotanya terbatas.

“Ini bukan bentuk pembatasan kesempatan masyarakat untuk memperoleh pembinaan dari pemerintah. Syarat ini digunakan agar bantuan yang jumlahnya terbatas dapat diberikan kepada sasaran prioritas,” tambahnya.

La Ode juga menegaskan bahwa pihak pemerintah tetap terbuka terhadap masukan dan evaluasi terkait kriteria tersebut. Penyesuaian ke depan akan terus dilakukan agar program pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kota Parepare dapat makin optimal dan tepat sasaran

 

PLTU Barru Komitmen Perbaiki Akses Jalan Betonisasi 1,5 KM dan Buka Akses Informasi Media

0

BARRU, RADIOMESRA. COM — Manajemen PLTU Bawasaloe Barru menegaskan komitmennya untuk mempermudah alur birokrasi, komunikasi, serta akses informasi bagi insan pers. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Manager Administrasi PLTU Barru, Muhammad Budistiawan, pada Selasa (22/9/2026).

Dalam keterangannya, Budistiawan menyampaikan bahwa pihak manajemen sangat terbuka terhadap masukan dari media dan siap memberikan kemudahan akses peliputan, baik melalui Tim Humas maupun secara langsung, dengan tetap menerapkan prosedur keselamatan standar Object Vital Nasional (Obvitnas).

“Mengenai komunikasi dan birokrasi, kami pastikan clearance-nya hari ini. Bapak-bapak media bisa langsung menghubungi Humas atau ke saya. Jika ada permohonan wawancara atau kegiatan, silakan diinfokan agar koordinasi dengan tim pengamanan di lapangan berjalan lancar,” ujar Budistiawan.

Selain keterbukaan informasi, PLTU Barru juga tengah merealisasikan perbaikan jalan akses utama menuju kawasan PLTU sepanjang 1,5 kilometer. Jalan yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru tersebut akan diperbaiki secara menyeluruh menggunakan betonisasi (ready mix).

“Meskipun itu aset Pemkab, kami berinisiatif melakukan perbaikan jalan sepanjang 1,5 km hingga ke PLTU demi kelancaran akses masyarakat dan operasional. Target pengerjaan sekitar 2 hingga 3 bulan ke depan, sehingga akhir tahun atau tahun baru sudah bisa dinikmati bersama,” jelasnya.

Budistiawan menambahkan, setelah masa garansi perbaikan selesai selama satu tahun, hasil perbaikan jalan beton tersebut akan dihibahkan kembali kepada Pemkab Barru untuk pengelolaan dan pemeliharaan selanjutnya.

Terkait aspek lingkungan (AMDAL), PLTU Barru juga terus melakukan pengelolaan batu bara secara bertahap, mulai dari perluasan area penampungan (coal yard), rencana pemasangan penutup (dome) dan paranet, hingga pembuatan saluran pengelolaan air limpasan hujan (air bahang) agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Pihak PLTU Barru juga berencana menjadwalkan kunjungan industri (kunjungan media) bagi para jurnalis untuk melihat langsung proses operasional pembangkitan listrik setelah kondisi kelistrikan dan pemeliharaan alat berada dalam posisi stabil serta aman.

Meski Masuk Desil Rendah, Regulasi Kemensos Otomatis Coret Status ASN dari Daftar Bansos

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Penentuan daftar penerima manfaat bantuan sosial (bansos) sepenuhnya merupakan wewenang Kementerian Sosial (Kemensos) maupun kementerian terkait. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare, Dian Ernawaty, SST., M.A.P, Selasa (22/09/26).

Dian menjelaskan bahwa kementerian teknis, seperti Kemensos, Bulog, maupun Kementerian Pendidikan, memiliki regulasi dan syarat tersendiri dalam menentukan siapa saja yang berhak menerima penyaluran bantuan.

“Posisi saat ini untuk daftar penerima manfaat itu adalah wewenang dari Kementerian Sosial atau kementerian terkait. Syarat-syarat dan siapa yang akan mendapat bantuan menjadi wewenang kementerian itu sendiri untuk mengelola datanya,” ujar Dian.

Terkait adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berada di kelompok desil rendah berdasarkan tingkat kesejahteraan, Dian menegaskan bahwa aturan di Kemensos secara otomatis mengeliminasi status ASN dari daftar penerima bansos.

“Meskipun seorang ASN berada di desil 3 atau desil 4 berdasarkan urutan tingkat kesejahteraan, ketika statusnya adalah ASN, regulasi Kemensos langsung mengeluarkan mereka dari sistem bantuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dian menegaskan bahwa BPS tidak memiliki kewenangan dalam menentukan atau menyalurkan bantuan tersebut. Pengelompokan desil dari BPS murni berdasarkan data tingkat kesejahteraan, sedangkan eksekusi regulasi penerima bansos sepenuhnya berada di tangan kementerian terkait.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare