25.1 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 30, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 87

Sukses Gelar Celebes Creative Festival, Para Pelaku UMKM di Parepare Catat Peningkatan Omzet Signifikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Memasuki hari keenam penyelenggaraan Celebes Creative Festival (CCF), antusiasme masyarakat Kota Parepare terus menunjukkan tren positif. Hal ini dirasakan langsung oleh para tenant UMKM yang berpartisipasi dalam event tersebut.

Yuyustiadi, pemilik usaha minuman King Smoothes, mengungkapkan bahwa hingga hari keenam, angka penjualan di gerainya tetap stabil bahkan cenderung meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Menurutnya, kesuksesan sebuah event sangat bergantung pada rangkaian acara (rundown) yang tersusun rapi.

“Rundown acara yang jelas sangat berpengaruh pada animo pengunjung. Meski tanpa guest star artis besar, rangkaian lomba seperti tari-tarian mampu menarik massa yang cukup banyak,” ujar Yuyustiadi saat ditemui di lokasi, Kamis (08/07/26).

Senada dengan itu, Emi, pemilik Bakso Bakar Mas Riko dan Pisang Keju, merasakan dampak ekonomi yang nyata. Ia menyebut event ini bukan sekadar ajang mencari keuntungan jangka pendek, melainkan strategi promosi yang efektif untuk memperluas jangkauan pelanggan ke outlet utamanya.

“Setiap ikut event seperti CCF ini, kami tidak hanya mengejar omzet, tapi juga promosi agar produk makin dikenal. Hasilnya, tiap hari ada antrean, terutama untuk produk Pisang Krespi cokelat keju kami,” ungkap Emi.

Terkait inovasi pembayaran digital, baik Yuyustiadi maupun Emi menyambut baik program reward dari Bank Mandiri melalui transaksi QRIS Livin’. Program ini diakui menjadi motivasi tambahan bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan volume transaksi digital mereka.

Keduanya berharap, ke depannya penyelenggara dapat lebih memaksimalkan durasi serta variasi acara agar Celebes Creative Festival dapat terus menjadi wadah kreatif yang memajukan ekonomi lokal di Parepare.

Sinergi Tekan Stunting, PKK Sulsel Gelar Pemeriksaan Kesehatan Masif 54.000 Ibu Hamil Serentak

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pemenuhan gizi yang melibatkan 54.000 ibu hamil secara serentak di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Acara yang dipusatkan di Hotel Claro, Makassar ini diselenggarakan secara hybrid melalui virtual Zoom pada Kamis (09/07/26), bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus Hari Jadi Dekranas ke-46. Aksi kolaboratif skala besar ini bahkan sukses mencatatkan diri dalam rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Ketua TP PKK Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sudirman, dalam sambutan virtualnya menegaskan bahwa PKK memegang peran vital sebagai mitra strategis pemerintah. Gerakan ini berfokus nyata pada peningkatan kualitas hidup dari unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.

“Kami di Sulawesi Selatan berkomitmen mempersiapkan Generasi Indonesia Emas 2045 lewat slogan ‘HEBAT dari Sekarang, Emas di Masa Depan’. HEBAT itu artinya: **H**indari stunting sejak dini, **E**dukasi stunting sejak dini, **B**eri perhatian pada anak dari kedua orang tua, **A**nak sehat anak cerdas andalan kita, dan **T**erwujudnya Generasi Emas,” ujar Naoemi Octarina Sudirman.

Di Kota Parepare, pelaksanaan Zoom serentak dan aksi kesehatan ini dipusatkan di Posyandu Nuri 1, Kelurahan Bumi Harapan, Jalan Bambu Runcing, Kecamatan Bacukiki Barat. Kegiatan di lokasi dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare Amarun Agung Hamka, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Idris, Sekretaris Pokja IV TP PKK Kasna, serta para kader dan ibu hamil setempat.

Pemerintah Kota Parepare sendiri menyiapkan 9 lokus khusus yang tersebar di berbagai kelurahan untuk menjangkau total 454 ibu hamil dalam penyaluran suplemen Multiple Micronutrient Supplement (MMS).

Sekda Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program ini. Namun, ia mengingatkan agar program ini dikawal ketat secara berkelanjutan dan tidak berhenti sebagai acara formalitas semata.

“Mudah-mudahan ibu-ibu hamil ini disiplin meminum MMS-nya, jangan sampai kegiatan ini hanya seremonial namun tindak lanjutnya tidak diperhatikan. Kami berharap ibu-ibu PKK dan para kader di kelurahan memastikan konsumsi suplemen ini sesuai jadwal,” tegas Amarun Agung Hamka.

Bagi Pemkot Parepare, momentum Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 ini menjadi pemantik penting untuk membangkitkan kembali program kemasyarakatan. Hamka mengapresiasi tinggi eksistensi kader PKK yang selama ini menjadi pilar penopang kesejahteraan masyarakat di Kota Parepare.

Gandeng Pegadaian, Celebes Creative Festival Parepare Bagi-Bagi Voucher Belanja UMKM untuk Nasabah Baru**

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menginjak malam ke-6 pelaksanaan Celebes Creative Festival (CCF) di Lapangan Andi Makkasau, Rabu (08/07/26), pihak panitia kembali mengumumkan kolaborasi strategis terbarunya. Kali ini, festival ekonomi kreatif terbesar di Kota Parepare tersebut resmi menggandeng PT Pegadaian Kota Parepare sebagai sponsor baru untuk mendukung perputaran ekonomi pelaku UMKM lokal.

Ketua Panitia CCF, Ayu Winda Lestari, menjelaskan bahwa kehadiran Pegadaian akan memberikan warna baru lewat program stimulus belanja yang unik. Program ini dirancang khusus untuk memanjakan para pengunjung festival sekaligus nasabah baru Pegadaian.

“Alhamdulillah, kita kedatangan supporting sponsor baru lagi dari kakak-kakak Pegadaian Kota Parepare. Mereka akan terlibat langsung untuk memberikan kejutan menarik berupa voucher belanja yang bisa digunakan di tenant-tenant UMKM di area festival,” ujar Ayu saat ditemui langsung di area podcast CCF, Rabu malam (08/07/26).

Mengenai teknisnya, Ayu memberikan bocoran bahwa para pengunjung yang melakukan transaksi produk Pegadaian langsung di lokasi acara akan mendapatkan keuntungan instan.

“Bagi pengunjung yang ingin bertransaksi, misalnya mau gadai emas atau cicil emas, bisa langsung datang ke booth Pegadaian. Jika terbukti menjadi nasabah baru atau membuka produk baru, mereka akan langsung mendapatkan voucher belanja gratis yang bisa diklaim di tenant UMKM yang telah bekerja sama,” tambahnya.

Kolaborasi ini diharapkan semakin mendongkrak omzet para pelaku usaha mikro yang terlibat di CCF 2026. Dengan sisa beberapa hari pelaksanaan, panitia optimis kehadiran berbagai program dari sponsor seperti Bank Mandiri dan Pegadaian akan mempercepat tercapainya target perputaran uang festival yang dipatok tumbuh hingga Rp3 miliar per malam.

Celebes Creative Festival di Parepare Sedot 10 Ribu Pengunjung per Malam, Target Transaksi Tembus Rp3 Miliar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Celebes Creative Festival (CCF) yang digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, terus menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Memasuki hari ke-7, Rabu (08/07/26), festival ini mencatatkan rata-rata kunjungan mencapai 10.000 orang setiap malamnya.

Ketua Panitia CCF, Ayu Winda Lestari, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung paling signifikan terjadi pada malam sebelumnya (hari ke-6). Keramaian memuncak berkat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Parepare dalam agenda nonton bareng pertandingan Piala Dunia antara Argentina dan Mesir, yang didukung langsung oleh Wali Kota dan Kapolres Parepare.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Semalam sangat crowded karena ada acara nonton bareng. Para pelaku UMKM pun sangat kooperatif, bahkan bersedia membuka tenant hingga pukul 02.00 dini hari,” ujar Ayu saat ditemui di lokasi acara, Rabu (08/07/26).

Ayu menambahkan, tren peningkatan pengunjung juga dipengaruhi oleh momentum libur sekolah di mana banyak warga dari luar kota turut memadati arena festival. Dengan sisa waktu empat hari menjelang penutupan, pihak panitia optimis target kunjungan sebanyak 50.000 orang selama 10 hari penyelenggaraan akan tercapai.

Dari sisi ekonomi, CCF mencatatkan perputaran uang yang cukup fantastis.

“Saat ini transaksi mencapai kurang lebih Rp2 miliar setiap malamnya. Kami menargetkan angka tersebut bisa menyentuh Rp 3 miliar per malam hingga akhir acara nanti,” tambahnya.

Kesuksesan transaksi ini tidak lepas dari dukungan Bank Mandiri melalui digitalisasi pembayaran QRIS. Guna memacu ekonomi kreatif, Bank Mandiri memberikan stimulus berupa reward bagi UMKM dengan transaksi tertinggi, serta merchandise bagi pengunjung yang menggunakan QRIS atau membuka rekening Livin’ by Mandiri.

Hingga malam penutupan nanti, CCF masih akan menyuguhkan berbagai hiburan menarik, mulai dari penampilan kesenian, musik band, hingga tari-tarian dari berbagai komunitas mahasiswa, termasuk UKM Arata Institut Teknologi Habibie (ITH) dan Orkestra Toriolo yang menyajikan nuansa nostalgia lagu daerah.

Ketua Komisi I DPRD Parepare Ingatkan Penyelenggara Jalan Bisa Dipidana Jika Biarkan Jalan Rusak Tanpa Rambu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, mengingatkan bahwa pemerintah atau penyelenggara jalan memiliki tanggung jawab hukum yang besar terhadap kondisi jalan raya. Jika jalan rusak dibiarkan hingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas), pihak penyelenggara jalan dapat dijatuhi sanksi pidana maupun denda.

Hal tersebut ditegaskannya saat menjadi narasumber dalam Program “Obras” (Obrolan Santai) di Radio Mesra Parepare beberapa waktu lalu.

Kamaluddin menjelaskan bahwa pembagian kewenangan jalan telah diatur jelas dalam PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan. Jalan nasional menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, jalan provinsi oleh gubernur, jalan kabupaten/kota oleh bupati/walikota, dan jalan desa oleh kepala desa.

Merujuk pada Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Pasal 24 Ayat 1, penyelenggara jalan wajib segera memperbaiki jalan rusak yang dapat memicu kecelakaan.

“Jika belum sempat diperbaiki karena butuh waktu dan proses, Pasal 24 Ayat 2 menegaskan penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak tersebut untuk mencegah laka lantas,” ujar legislator Parepare ini.

Ia menguraikan sanksi berat yang mengintai dalam Pasal 273 UU LLAJ jika kewajiban tersebut diabaikan hingga menimbulkan korban:

 Kecelakaan ringan:** Pidana penjara paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp12 juta., Kecelakaan sedang:** Pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda maksimal Rp24 juta, Kecelakaan berat (meninggal dunia):** Pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda maksimal Rp120 juta.

Tanpa korban pun:** Jika membiarkan jalan rusak tanpa memasang rambu penanda, penyelenggara bisa dipidana kurungan hingga 6 bulan (Pasal 273 Ayat 4).

Meski demikian, Kamaluddin mengapresiasi respons cepat yang mulai terlihat di beberapa titik Kota Parepare. Berdasarkan pantauannya, sejumlah lubang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman (Jensu) kini sudah mulai ditambal menggunakan anggaran rehabilitasi rutin.

“Perbaikan jalan jangan nanti menunggu ada kecelakaan baru dikerjakan. Alhamdulillah, saya lihat jalan-jalan yang berlubang di sepanjang Jensu sudah mulai ditutupi dan ditambal. Memang harus seperti itu demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Wakapolres Parepare Sosialisasikan Layanan Call Center Bebas Pulsa 110 dan Ajak Warga Ubah Paradigma “Takut Polisi” pada Anak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepolisian Resor (Polres) Parepare terus berkomitmen meningkatkan kecepatan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui optimalisasi layanan Call Center 110 yang terintegrasi langsung hingga ke tingkat Mabes Polri. Hal ini disampaikan oleh Wakapolres Parepare, Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si., saat menghadiri kegiatan keagamaan “Ngopi Berjamaah” selepas salat Magrib di Masjid Raya Kota Parepare, Jumat (03/07/26).

Dalam arahannya di hadapan para jamaah, Kompol Saharuddin menjelaskan bahwa layanan 110 merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri dan Kapolda untuk menjamin respons cepat kepolisian terhadap laporan masyarakat. Layanan ini dapat diakses secara gratis atau tanpa dipungut biaya melalui ponsel.

“Apabila ada suatu kejadian, silakan hubungi 110. Telepon akan langsung berdering di kantor polisi terdekat. Sistem ini dipantau berjenjang; jika dering pertama tidak diangkat oleh Polres, dering kedua akan masuk ke Polda, dan dering ketiga langsung ke Mabes Polri,” ujar Kompol Saharuddin.

Sistem canggih ini juga memantau durasi pergerakan anggota di lapangan sejak menerima laporan hingga tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, Wakapolres mengingatkan agar warga tidak memberikan laporan palsu (*prank*). Karena setiap nomor ponsel sudah berbasis KTP, posisi dan identitas penelepon nakal akan langsung terdeteksi.

Selain menyosialisasikan layanan 110, Kompol Saharuddin juga memberikan imbauan humanis kepada para orang tua dan jamaah terkait pola asuh anak. Ia meminta masyarakat untuk menghilangkan kebiasaan menakut-nakuti anak kecil menggunakan figur polisi.

“Hilangkan paradigma menakuti anak-anak dengan kata-kata ‘nanti ditangkap polisi’. Itu keliru. Mari kita balik, ajak anak-anak kita untuk mencintai polisi agar mereka merasa aman dan bahkan punya keinginan atau cita-cita menjadi abdi negara di masa depan,” pungkasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Pelayanan SPBU Tetap Mengacu pada SOP dan Ketentuan yang Berlaku

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM.- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pelayanan di seluruh SPBU tetap berlangsung normal sesuai standar operasional perusahaan dan ketentuan pemerintah. Menanggapi beredarnya informasi yang menyebutkan adanya pemeriksaan pajak kendaraan oleh petugas Samsat dan Kepolisian di seluruh SPBU, Pertamina menegaskan bahwa operasional SPBU tetap berfokus pada pelayanan penyaluran BBM kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan penyaluran BBM, Pertamina menjalankan seluruh proses sesuai regulasi yang berlaku, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi. Seluruh mekanisme pelayanan di SPBU tetap mengedepankan aspek keselamatan, kelancaran layanan, serta penyaluran energi yang tepat sasaran.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa operator SPBU memiliki tugas dan fungsi yang telah diatur secara jelas dalam prosedur operasional perusahaan.

“Operator SPBU menjalankan pelayanan penyaluran BBM sesuai standar operasional yang berlaku, termasuk melakukan verifikasi QR Code pada transaksi BBM subsidi melalui Program Subsidi Tepat. Proses pelayanan tersebut tidak mencakup pemeriksaan dokumen kendaraan maupun status pembayaran pajak kendaraan,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran operasional SPBU, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan energi yang aman, tertib, dan sesuai ketentuan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memperoleh informasi dari kanal resmi instansi yang berwenang agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Pertamina akan terus menjalankan pelayanan sesuai tugas dan kewenangannya dalam mendistribusikan energi kepada masyarakat,” tambah Lilik.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kendala layanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur sebagai bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Perkuat Sinergitas, Pengadilan Agama Parepare Teken MOU dengan Berbagai Instansi untuk Optimalkan Pelayanan Publik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Ketua Pengadilan Agama Parepare, Muhammad Natsir, S.H.I., memimpin langsung kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan sejumlah instansi pemerintah di Parepare pada Rabu (08/07/26). Langkah ini diambil sebagai upaya mempererat silaturahmi serta mengelaborasi pelayanan publik bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Muhammad Natsir menekankan bahwa kehadiran perwakilan negara di instansi masing-masing harus dimaknai sebagai komitmen untuk melayani masyarakat secara terintegrasi.

“Tujuan kita berkumpul hari ini adalah mempererat silaturahmi, memperkuat sinergitas, dan mengoptimalkan pelayanan. Negara harus hadir memberikan pelayanan terbaik sesuai wewenang masing-masing,” ujar Natsir.

Dalam MOU tersebut, Pengadilan Agama Parepare menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak, di antaranya:

 Polres Parepare. Terkait dukungan pengamanan persidangan dan eksekusi, serta koordinasi prosedur perceraian bagi anggota Polri.

 Kementerian Agama (Kemenag) Pertukaran data perceraian untuk integrasi sistem administrasi.

 Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.  Kerja sama terkait asesmen kesehatan dan perlindungan dalam upaya mencegah perkawinan anak (perkawinan di bawah umur).

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Integrasi data kependudukan untuk menciptakan satu data tunggal berbasis NIK.

Natsir menambahkan bahwa integrasi data dengan Dukcapil menjadi krusial agar pelayanan ke depan lebih efisien.

“Dengan mengetik nama dan NIK, data masyarakat akan muncul secara terintegrasi di seluruh instansi. Ini mempermudah urusan kita dalam memberikan pelayanan yang akurat kepada masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi yang lebih masif antar instansi di Parepare demi memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses hak-hak hukum dan administrasi mereka.

Gandeng LPK Macca, STIKES Fatima Parepare Buka Peluang Emas Magang Internasional ke Jepang*

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM. – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatima Parepare menerima kunjungan penting dari perwakilan instansi asal Jepang yang didampingi oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Macca Inspirasi Nusantara, Rabu (08/07/26). Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan program *internship* (magang) sekaligus meninjau langsung kesiapan mahasiswa keperawatan yang dibidik untuk berangkat ke Negeri Sakura.

Direktur LPK Macca Inspirasi Nusantara, Heri Ilham, menjelaskan bahwa kerja sama antara pihaknya dengan STIKES Fatima sebenarnya sudah berjalan cukup lama dan telah berhasil memberangkatkan beberapa alumni. Kunjungan kali ini dilakukan untuk membuka peluang yang lebih luas, khususnya bagi mahasiswa yang masih aktif kuliah.

“Tujuan kami hari ini adalah membawa tamu dari Jepang untuk mengenalkan program *internship*. Kami ingin mencoba membuka peluang lain agar minat adik-adik mahasiswa di sini bisa meningkat berkali-kali lipat,” ujar Heri Ilham.

Heri menambahkan, LPK yang berbasis di Makassar ini mengelola rekrutmen tenaga kerja luar negeri untuk berbagai bidang seperti pertanian, peternakan, dan perhotelan. Namun, khusus untuk kunjungan ke STIKES Fatima kali ini, fokus utama adalah pemenuhan kebutuhan tenaga perawat (*caregiver*). Selain STIKES Fatima, LPK Macca juga menjalin kemitraan dengan sejumlah kampus besar lain di Sulawesi Selatan dan Palu, seperti Unhas, UIM, Famika, dan Batara Guru Luwu Timur.

Sementara itu, Direktur STIKES Fatima Parepare, Dr. Ns. Hendrick Sampeangin, mengungkapkan bahwa program magang satu tahun ini sangat menguntungkan mahasiswa. Program ini tidak memerlukan sertifikasi bahasa resmi (seperti N5 hingga N3) dan seluruh biaya ditanggung dengan kompensasi uang saku berkisar Rp18 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Meski begitu, Dr. Hendrick mengakui tantangan terbesar angkatan pertama ini adalah persiapan bahasa yang sangat mendadak.

“Mahasiswa angkatan pertama ini sebenarnya belum belajar bahasa Jepang, bisa dibilang modalnya masih nol dan di bawah standar karena ini program uji coba singkat. Namun, kami tetap coba maksimalkan. Sebagai solusinya, kami memfasilitasi les bahasa online yang dimentori oleh alumni yang sudah ada di Jepang, serta memaksimalkan nilai mereka lewat praktik laboratorium,” jelas Dr. Hendrick.

Pihak mitra Jepang sendiri memberikan apresiasi tinggi terhadap karakteristik mahasiswa Indonesia. Selain dikenal ulet, jujur, dan taat aturan, sifat *caring* atau kepedulian yang tinggi dalam merawat pasien layaknya keluarga sendiri menjadi nilai plus utama bagi industri kesehatan di Jepang.

Sebagai langkah keberlanjutan, STIKES Fatima kini telah mewajibkan pembekalan bahasa Jepang sejak tingkat 1 dan 2 agar ketika program magang kembali dibuka di masa mendatang, para mahasiswa sudah benar-benar siap berkompetisi.

Wujudkan Janji Politik, Pemkot Parepare Kembali Bagikan Seragam Sekolah Gratis bagi Siswa Baru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota Parepare kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis bagi murid baru tahun ajaran 2026-2027. Kegiatan penyerahan secara simbolis ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Jalan Pelelangan Rajeng No. 1, Rabu (09/07/26).

Program bantuan seragam gratis ini merupakan tahun kedua pelaksanaan sejak masa kepemimpinan Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, H. Hermanto. Wali Kota Tasming Hamid menekankan bahwa program ini adalah perwujudan janji politik yang terus diupayakan keberlanjutannya guna meringankan beban ekonomi orang tua murid.

“Ini adalah tahun kedua kami melaksanakan program seragam gratis. Komitmen kami adalah memastikan program ini terus berjalan. Tahun ini, cakupannya kami perluas hingga mencakup jenjang TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta,” ujar Tasming Hamid di hadapan para kepala sekolah dan orang tua murid.

Menanggapi pertanyaan mengenai siswa tingkat SMA, Tasming menjelaskan bahwa Pemkot Parepare tetap berupaya hadir membantu, meski secara kewenangan SMA berada di bawah naungan pemerintah provinsi.

“Bagi siswa SMA yang ber-KTP Kota Parepare, kami juga akan upayakan bantuannya. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk meringankan beban masyarakat, yang jika ditotal bisa menghemat biaya hingga jutaan rupiah per keluarga,” tambahnya.

Tasming Hamid menegaskan, langkah ini sejalan dengan visi Presiden RI dalam membangun fondasi generasi emas tahun 2045. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pendidikan, termasuk program makan bergizi (MBG) dan seragam gratis, adalah upaya linear pemerintah daerah untuk menunjang kualitas pendidikan nasional.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan, jajaran OPD, direktur rumah sakit, serta perwakilan sekolah di lingkup Kota Parepare. Meski memiliki agenda yang sangat padat, Wali Kota berkomitmen untuk tetap memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran demi membantu masyarakat Parepare.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare