26.6 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 30, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 88

Pemerintah Kota Parepare Dukung 100 Persen Musda VII MUI dan Seminar Internasional

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Parepare bersama unsur Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare menggelar audiensi dengan Wali Kota Parepare di Lounge Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Selasa pagi pukul 08.00 WITA.

Audiensi ini digelar dalam rangka memantapkan persiapan perhelatan agung Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII MUI Kota Parepare yang akan dirangkaikan dengan Seminar Internasional.

Menanggapi rencana kegiatan tersebut, Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah.

“Pemerintah Kota Parepare mendukung 100 persen pelaksanaan Musda VII dan Seminar Internasional ini. Kehadiran dan peran ulama sangat krusial dalam mendukung pembangunan serta menjaga keharmonisan umat di Parepare. Kami akan memfasilitasi agar kegiatan ini berjalan lancar,” ucap Wali Kota.

Dari sisi teknis penyelenggaraan, Kasubag TU Kemenag Kota Parepare yang juga bertindak selaku Ketua Panitia sekaligus Ketua Komisi Informasi dan Informatika MUI, H. Syaiful Mahsan memastikan bahwa persiapan kepanitiaan terus dimatangkan.

“Secara teknis, puncak acara Musda VII dan Seminar Internasional ini akan dipusatkan di Auditorium BJ Habibie pada tanggal 25 Juli mendatang. Kami memprediksi kegiatan ini akan diikuti oleh sekitar 250 peserta, dan Insya Allah akan dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Daerah MUI Provinsi Sulawesi Selatan. Kemenag Parepare tentu akan bersinergi penuh menyukseskan acara ini,” papar H. Syaiful Mahsan.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua MUI, H. M. Amin Iskamdar, turut menegaskan kesiapan jajaran kepengurusan. “Soliditas panitia dan pengurus sudah terbangun dengan baik. Semua pihak telah bergerak sesuai dengan tugas pokoknya. Sinergi antara MUI, Kemenag, dan Pemkot adalah kunci suksesnya agenda besar kita ini,” tuturnya.

Turut hadir dalam audiensi yang berlangsung penuh keakraban tersebut sejumlah tokoh penting MUI lainnya, di antaranya Sekretaris Umum MUI Dr. Budiman, Kasi Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dr. H. Hasan Basri, serta Kepala Sekretariat MUI Ustadz Jawwad. Seluruh pihak yang hadir bersepakat untuk terus mengawal kelancaran seluruh tahapan kegiatan hingga hari pelaksanaan.

Sektor UMKM Jadi Juru Selamat, Angka Pengangguran di Parepare Turun Signifikan hingga 4,98 Persen

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbukti menjadi tulang punggung utama penggerak ekonomi di Kota Parepare. Sektor riil ini dinilai sukses menekan angka pengangguran secara signifikan, hingga mengantarkan Kota Parepare meraih penghargaan bergengsi di tingkat regional Sulawesi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Parepare, Laode Arwah Rahman, saat memberikan sambutan dalam gelaran akbar Celebes Creative Festival (CCF) 2026 di Alun-Alun Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Sabtu (04)07/26).

Dalam pemaparannya, Laode Arwah menyampaikan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Januari 2026. Data tersebut memotret bahwa struktur ekonomi Parepare sebesar 78 persen bertumpu pada sektor jasa dan niaga atau perdagangan, bukan pada sektor investasi besar ataupun pertanian seperti daerah tetangga, Pinrang dan Sidrap.

“Kita harus jujur mengakui, Parepare ini belum menjadi kota investasi atau kota pertanian. Kekuatan ekonomi kita mutlak bertumpu pada jasa dan perdagangan,” ujar Laode Arwah.

Ketergantungan pada sektor jasa ini terbukti membuahkan hasil positif. Berdasarkan data BPS terbaru, angka pengangguran di Kota Parepare sukses ditekan dari yang sebelumnya 5,23 persen kini turun menjadi 4,98 persen.

Berkat capaian impresif tersebut, Pemerintah Kota Parepare baru saja dianugerahi penghargaan dalam ajang Anugerah Daerah Kreatif 2026 di Kota Kendari, beberapa pekan lalu, yang diserahkan langsung oleh Kementerian Dalam Negeri kepada Bapak Wali Kota Parepare. Parepare bahkan menempati urutan ketiga di regional Sulawesi untuk penurunan angka pengangguran paling signifikan.

“Apa yang membuat pengangguran kita turun begitu signifikan? Jawabannya adalah UMKM. UMKM-lah yang menggerakkan sektor riil dan membuka lapangan kerja di kota ini,” tegasnya di hadapan para peserta festival.

Laode Arwah juga menjawab pertanyaan publik mengenai seringnya Alun-Alun Lapangan Andi Makkasau dijadikan lokasi festival dan pasar malam UMKM. Menurutnya, ruang publik ini sengaja dihidupkan untuk terus menjaga dan mendorong ekosistem kekuatan ekonomi lokal.

Pemerintah Kota Parepare pun memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana CCF 2026 yang diinisiasi oleh *Indonesia Creative Cities Network* (ICCN) kolaborasi bersama Celebes Kreatif dan Parepare Kreatif Ekosistem.

“Inisiatif kolaborasi dan kreativitas seperti CCF inilah yang kita butuhkan. Semoga kegiatan ini terus memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi riil di Kota Parepare,” pungkasnya.

Wacana Pilkada Lewat DPRD vs Putusan MK, Ketua Komisi I DPRD Parepare Kamaluddin Kadir: Gerindra Siap Sistem Apa Pun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dinamika aturan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terus menuai perhatian. Menanggapi berkembangnya wacana pengalihan mekanisme Pilkada dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui DPRD, Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menegaskan bahwa kepastian hukum tersebut masih menunggu kajian resmi dari pemerintah pusat.

Dalam program *Obras* di Radio Mesra baru-baru ini, legislator Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Ujung Kota Parepare ini menjelaskan bahwa situasi politik dan hukum saat ini masih sangat dinamis, terutama pasca-adanya putusan terbaru dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kemarin sempat berkembang wacana Pilkada akan diserahkan ke DPRD. Namun, kita juga menerima informasi adanya keputusan MK yang menegaskan bahwa demi demokrasi di Indonesia, sistem yang paling cocok adalah pemilihan langsung oleh rakyat,” ujar Kamaluddin.

Menurut Kamaluddin, putusan MK bersifat final, namun bagaimana teknis penerapannya di lapangan kini berada di tangan pemerintah pusat dan DPR RI. Komisi I DPRD Parepare sendiri masih menunggu instruksi dan kejelasan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta pengurus partai di tingkat pusat.

Ia juga tidak menampik bahwa sebelumnya sempat ada pembahasan revisi undang-undang pemilu di DPR RI yang mengarah pada penguatan peran DPRD. Namun dengan adanya dinamika hukum terbaru dari MK, pemerintah pusat bisa saja mengambil langkah-langkah strategis, termasuk potensi penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) jika diperlukan.

“Ini kan perjalanannya masih panjang karena menyangkut perubahan atau penghapusan undang-undang lama. Kita di daerah menunggu saja, tidak usah risau. Yang paling penting pelaksanaan demokrasi kita berjalan dengan baik,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai sikap internal partai berlambang Garuda tersebut, Kamaluddin menegaskan bahwa Partai Gerindra khususnya di Kota Parepare—tidak ambil pusing dengan perubahan skema regulasi tersebut.

Sebagai kader, dirinya memastikan Gerindra siap menghadapi sistem pemilu apa pun yang nantinya disahkan oleh negara, baik itu pemilihan langsung oleh rakyat maupun pemilihan tidak langsung melalui keterwakilan di DPRD.

“Kalau Partai Gerindra, mau pemilihan langsung tidak ada masalah, pemilihan lewat DPRD juga tidak ada masalah. Partai Gerindra pasti siap untuk melaksanakan itu. Apapun keputusannya nanti, kami di daerah selalu siap,” pungkasnya optimis.

61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memasuki usia ke-61 tahun. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk menyemarakkan puncak peringatan ulang tahun Telkom pada Senin (06/07/26), dengan tajuk Siner61 Transformasi yang berlangsung di kawasan The Telkom Hub, Jakarta.

Rangkaian kegiatan perayaan syukuran 61 tahun Telkom dihadiri oleh Dewan Komisaris, Jajaran Direksi dan Senior Leader, Ketua Serikat Karyawan, serta seluruh karyawan TelkomGroup. Acara yang diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring) ini tak hanya diikuti oleh karyawan yang berada di Jakarta, tetapi juga seluruh karyawan TelkomGroup di lima wilayah Telkom Regional.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengajak seluruh insan TelkomGroup untuk memaknai perjalanan Telkom serta berbagai pencapaian yang telah diraih bersama. Dian juga mengajak seluruh karyawan menjadikan momentum ulang tahun ini sebagai ajang refleksi atas kontribusi yang telah diberikan, sekaligus penyemangat untuk terus menghadirkan kinerja terbaik dalam mencapai target dan mengawal sukses transformasi TLKM 30 demi mewujudkan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.

“Transformasi TLKM 30 bukan sekadar proyek perusahaan, tetapi pilihan untuk menjadi lebih cepat mengambil keputusan, lebih berani berinovasi, dan lebih fokus untuk menghadirkan nilai. Dengan semangat sinergi transformasi bersama seluruh insan TelkomGroup, saya yakin kita dapat memastikan Telkom tetap relevan, kompetitif, serta menjadi penggerak utama transformasi digital Indonesia,” ujar Dian.

Sementara itu, Komisaris Independen Telkom Rofikoh Rokhim mengatakan bahwa, selama lebih dari enam dekade perjalanannya berkontribusi kepada bangsa dan negara, Telkom turut mempersatukan tanah air melalui konektivitas digital. Ke depan, TelkomGroup harus terus bertransformasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, semakin berorientasi pada pelanggan, serta senantiasa menjaga integritas dan akuntabilitas dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Dengan semangat untuk bersinergi, perayaan ulang tahun ke-61 Telkom menghadirkan berbagai aktivitas yang melibatkan karyawan TelkomGroup sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan tersebut di antaranya pameran komunitas internal, bazaar, kompetisi olah raga; e-sport; dan pencarian bakat internal, program donor darah, serta hiburan.

Pada saat yang sama, sebagai wujud komitmen terhadap penyelenggaraan kegiatan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan berkelanjutan, Telkom menghadirkan berbagai inisiatif Environment, Social, Governance (ESG), termasuk pengelolaan dan pemilahan sampah pada perayaan HUT ke-61 ini.

Pada pilar lingkungan, Telkom berfokus pada pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular. Melalui kolaborasi dengan Rekosistem dan Plasticpay, Telkom mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi dalam aksi nyata pengurangan sampah melalui pemilahan, daur ulang, serta edukasi mengenai pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, spesial pada momen HUT ke-61 Telkom, diberikan peningkatan poin aktivasi pada Reverse Vending Machines (RVM) menjadi Rp610 di lokasi Telkom Landmark Tower Jakarta dan Surabaya, serta Menara Multimedia Jakarta.

Berkaitan dengan pilar sosial, Telkom meluncurkan UMKM Aggregator Movement sebagai gerakan digital untuk mendukung pemberdayaan UMKM binaan TelkomGroup, mitra UKM Indibiz, serta pelaku UMKM secara umum melalui pemanfaatan media sosial. Dengan menggunakan tagar #SpillUMKM, gerakan ini juga mendorong partisipasi masyarakat untuk mempromosikan produk dan jasa UMKM sehingga lebih mudah ditemukan, menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan visibilitas pelaku usaha di ruang digital. Dari sisi pengembangan, pelaku UMKM binaan yang terlibat dalam gerakan ini juga memungkinkan untuk naik kelas pada level Go Modern, Go Digital, Go Online hingga Go Global.

Melalui gerakan kolaboratif ini, Telkom berharap dapat memperkuat ekosistem bisnis digital yang semakin inklusif dengan mempererat keterhubungan antara pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat. Mengingat UMKM merupakan tulang punggung perekonomian yang menyumbang lebih dari 61% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap hingga 97% tenaga kerja, kehadiran #SpillUMKM diharapkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang membuka lebih banyak peluang pasar bagi pelaku UMKM. Dengan semakin luasnya partisipasi masyarakat ke depan, gerakan ini diharapkan turut mendorong perputaran roda ekonomi yang lebih sehat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Di sisi lain, Telkom juga terus memperkuat pengembangan talenta digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui AIcosystem, ekosistem AI terintegrasi yang menyatukan kapabilitas AI TelkomGroup guna mempercepat adopsi AI di berbagai sektor. Kehadiran AIcosystem juga membuka ruang kolaborasi, pembelajaran, dan inovasi sehingga pemanfaatan AI tidak hanya memberikan nilai tambah bagi masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya talenta digital Indonesia yang semakin kompetitif.

Sebagai bagian dari program tersebut dan rangkaian HUT, Telkom menyelenggarakan kompetisi AI Tell You yang mengajak kreator lokal memanfaatkan AI sebagai medium untuk menuangkan ide, cerita, dan kreativitas dalam bentuk karya video. Kompetisi ini mendapat antusiasme tinggi dengan total submission mencapai 700 karya dari para peserta di berbagai daerah di Indonesia.

Dinilai oleh para profesional dari industri kreatif dan teknologi digital, AI Tell You menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi potensi AI secara kreatif dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong lahirnya ekosistem kreator digital yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghasilkan karya yang bernilai.

“Terima kasih kepada seluruh insan TelkomGroup, pelanggan, mitra, dan para pemangku kepentingan yang telah menjadi bagian dari perjalanan Telkom selama 61 tahun. Bersama kita melangkah dengan semangat sinergi dan inovasi agar Telkom dapat menghadirkan manfaat lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Dian.

*#ElevatingYourFuture*

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Pembinaan dan Pengawasan Lembaga Penyalur di Bone untuk Menjaga Ketepatan Penyaluran BBM Subsidi

0

BONE, RADIOMESRA. COMN– Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan energi bersubsidi tersalurkan secara tepat sasaran serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Sales Branch Manager II Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, menjelaskan bahwa pembinaan yang dilakukan kepada SPBU di Kabupaten Bone merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pembinaan kepada lembaga penyalur merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga ketepatan penyaluran BBM subsidi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami terus memantau seluruh lembaga penyalur agar menjalankan operasional sesuai ketentuan sehingga BBM subsidi dapat diterima oleh masyarakat yang memang berhak,” ujar Ridho.

Ridho menambahkan bahwa Pertamina akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan penyaluran BBM subsidi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan subsidi yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai peruntukannya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga disiplin operasional di seluruh lembaga penyalur melalui pembinaan dan pengawasan yang berkesinambungan.

“Pertamina terus melakukan pembinaan dan monitoring kepada seluruh lembaga penyalur agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik serta proses penyaluran BBM subsidi dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kenyamanan pelanggan sekaligus memastikan subsidi pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran,” jelas Lilik.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran dengan mematuhi ketentuan yang berlaku serta menyampaikan informasi apabila menemukan kendala dalam proses penyaluran.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi maupun menyampaikan masukan terkait layanan BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

*Media Contact:*

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding

0

Bagian dari langkah akselerasi eksekusi strategi TLKM 30 untuk membangun struktur organisasi yang lebih ramping, efisien, dan bernilai tinggi

JAKARTA, RADIOMESRA. COM  –* PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menuntaskan target penyederhanaan (streamlining) terhadap 10 entitas anak usaha pada semester pertama 2026 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung aspirasi streamlining BUMN yang diamanatkan oleh Danantara Asset Management (DAM) dan Badan Pengaturan (BP) BUMN. Sejalan dengan hal tersebut, streamlining menjadi salah satu dari empat pilar strategi transformasi TLKM 30 yang difokuskan pada penataan portofolio bisnis melalui optimalisasi entitas usaha, harmonisasi tumpang tindih usaha, serta divestasi bisnis non-core.

Melalui inisiatif streamlining, Telkom juga menciptakan efisiensi operasional sekaligus memperkuat fokus realisasi belanja modal pada pengembangan bisnis inti di sektor telekomunikasi dan digital. Penataan portofolio dilakukan melalui berbagai skema, yakni divestasi, merger, dan likuidasi. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan struktur grup yang lebih ramping, menajamkan peran setiap entitas, serta memperkuat transformasi Telkom dari Operating Holding menuju Strategic Holding dengan model Holding Company-Operating Company (HoldCo-OpCo) yang mampu menciptakan pertumbuhan nilai secara berkelanjutan.

Dalam struktur tersebut, Telkom sebagai HoldCo akan berfokus pada pengelolaan portofolio, penguatan tata kelola, penciptaan sinergi, dan optimalisasi nilai antar segmen bisnis. Sementara itu, aktivitas operasional dijalankan oleh OpCo yang secara terfokus dengan lebih spesifik, yaitu pada Segmen B2C, B2B Infrastructure, B2B ICT, dan International Business.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menyampaikan bahwa penyederhanaan portofolio merupakan langkah strategis untuk membangun organisasi yang semakin lincah dalam menghadapi dinamika industri digital. “Transformasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas bisnis, tetapi juga keberanian untuk menata kembali organisasi agar semakin fokus pada bisnis inti yang menjadi kekuatan utama. Dengan struktur yang lebih ramping, Telkom memiliki fondasi yang lebih kuat untuk bergerak lebih agile, mengalokasikan investasi secara lebih optimal, serta menciptakan pertumbuhan yang lebih berkualitas.”

Hingga akhir Juni 2026, Telkom telah menyelesaikan streamlining terhadap 10 entitas melalui berbagai aksi korporasi strategis. Pada skema divestasi, Telkom menuntaskan pelepasan 2 entitas yang ditandai dengan penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) bersama mitra strategis pada 3 Juni 2026.

Melalui skema penggabungan vertikal (vertical merger), Telkom juga menyelesaikan merger pada 2 entitas guna memperkuat bisnis dan mendorong pengembangan kapabilitas. Sementara itu, terkait streamlining melalui skema likuidasi, terdapat 6 entitas TelkomGroup yang telah mencapai tahapan pembubaran yang ditetapkan, sebagai bagian dari optimalisasi portofolio bisnis. Langkah tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap relevansi bisnis, aktivitas operasional, serta kontribusi masing-masing entitas terhadap strategi jangka panjang dan penciptaan nilai secara grup.

Lebih lanjut, Seno menambahkan, streamlining bukan sekadar pengurangan jumlah anak usaha, melainkan langkah untuk membangun portofolio bisnis yang lebih sehat dan bernilai.

“Setiap keputusan streamlining didasarkan pada evaluasi terhadap peran strategis masing-masing entitas dalam mendukung arah bisnis TelkomGroup ke depan. Dengan portofolio yang lebih fokus dan struktur organisasi yang lebih efisien, kami dapat memperkuat sinergi antar OpCo, mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkokoh posisi Telkom sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global,” jelas Seno.

Dalam pelaksanaannya, Telkom memastikan setiap proses streamlining dilakukan secara prudent, akuntabel, dan transparan dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan Business Judgment Rule (BJR). Setiap keputusan strategis diambil berdasarkan kajian yang komprehensif dan berkoordinasi erat dengan para pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan Agung, BPKP, DAM, dan BP BUMN, guna memastikan kepatuhan serta mendukung transformasi perusahaan yang berkelanjutan.

Sejalan dengan transformasi organisasi tersebut, Telkom juga memastikan setiap penyesuaian sumber daya manusia dilakukan secara bertanggung jawab dengan penghormatan sepenuhnya atas hak-hak karyawan terdampak. Seluruh proses dijalankan secara sukarela dan atas kesepakatan bersama kedua belah pihak, salah satunya melalui Early Retirement Program (ERP) yang pada tahun 2026 akan ditujukan pada level OpCo. Melalui pendekatan tersebut, Telkom berharap dapat membangun organisasi yang lebih adaptif, memperkuat kapabilitas talenta digital, serta mendorong efisiensi dan produktivitas perusahaan secara berkelanjutan.

Program streamlining merupakan bagian dari target jangka menengah hingga tahun 2030 untuk membangun fundamental perusahaan yang semakin solid. Ke depan, Telkom optimistis dapat memperkuat daya saing perusahaan serta meningkatkan kualitas pada area bisnis yang memiliki prospek pertumbuhan terbaik di masa mendatang.

*#ElevatingYourFuture*

Dukung UMKM di Celebes Creative Forum 2026, Bank Mandiri Kenalkan Aplikasi Livin’ Merchant untuk Permudah Transaksi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perbankan terus mengambil peran aktif dalam mendukung digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan. Dalam gelaran Celebes Creative Forum 2026 yang berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Selasa (07/07/26), Bank Mandiri memperkenalkan solusi transaksi digital melalui aplikasi Livin’ Merchant.

Officer Transaction Banking Retail (OTBR) Bank Mandiri Area Parepare, Herman, hadir sebagai narasumber dan menjelaskan bahwa Bank Mandiri berkomitmen penuh menyediakan platform pembayaran yang fleksibel sesuai skala usaha para pelaku komunitas kreatif dan UMKM.

“Untuk usaha mikro atau lapak-lapak kecil, seperti yang biasa berjualan di lapangan, sangat cocok menggunakan Livin’ Merchant. Aplikasinya berbasis handphone, pendaftarannya sangat gampang dan cepat, kurang lebih hanya 10 menit menggunakan rekening penampungan Bank Mandiri,” ujar Herman di hadapan para peserta forum.

Herman memaparkan bahwa Livin’ Merchant memiliki limit transaksi standar hingga Rp10 juta per hari. Bagi usaha yang mulai berkembang, aplikasi ini dapat diintegrasikan dengan alat tambahan berupa dongle card agar bisa menerima pembayaran kartu debit maupun kredit. Sementara untuk skala usaha yang lebih besar, Bank Mandiri menyediakan mesin EDC (Electronic Data Capture) yang jauh lebih komplit.

Lebih lanjut, Herman membeberkan berbagai fitur unggulan dan keuntungan finansial yang ditawarkan oleh aplikasi kasir digital ini untuk para pelaku usaha, di antaranya:

Gratis biaya potongan untuk setiap transaksi di bawah Rp500.000. Untuk transaksi di atas nominal tersebut, dikenakan biaya yang sangat ringan, yakni hanya 0,3%.

Dana penjualan bisa langsung cair secara seketika (real-time) ke rekening tanpa potongan biaya transfer antarbank, atau bisa dijadwalkan hingga 5 kali sehari. Dilengkapi fitur pemberitahuan berbasis suara yang akan menyebutkan nominal transaksi secara akurat untuk menghindari penipuan. Mampu menerima pembayaran dari turis luar negeri asal Singapura, Thailand, dan Malaysia.

 Menyediakan sistem pencatatan menu dan kasir digital secara gratis, terutama untuk bisnis Food & Beverage (F&B), serta mendukung pengelolaan banyak cabang (multi-outlet) dalam satu akun.

“Lewat platform Livin’ Merchant ini, kami tidak hanya menyediakan alat pembayaran digital, tetapi juga memfasilitasi menu kasir pintar secara gratis agar manajemen keuangan UMKM kita di Sulawesi Selatan menjadi lebih rapi dan modern,” pungkas Herman.

Buka Celebes Creative Forum 2026, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Ajak Komunitas Kreatif Dorong Pertumbuhan Ekonomi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, secara resmi membuka gelaran Celebes Creative Forum 2026 yang berpusat di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Selasa (07/07/26).

Ajang ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan berbagai lintas komunitas, pelaku ekonomi kreatif, serta pemuda dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan guna mendorong kolaborasi dan kebangkitan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan panitia penyelenggara yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini agar berjalan sukses dan berkesan.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi seluruh panitia. Melalui Celebes Creative Forum ini, kita mengumpulkan komunitas-komunitas yang ada di Sulawesi Selatan untuk saling bersinergi, menciptakan ruang kreatif, dan menumbuhkan perekonomian secara bersama-sama,” ujar Tasming Hamid.

Lebih lanjut, Tasming menekankan pentingnya respons positif pemerintah daerah terhadap instruksi nasional dalam menggerakkan aktivitas kepemudaan dan ekonomi kreatif. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor—termasuk dukungan dari unsur kepolisian dan TNI—untuk menghidupkan ruang publik publik melalui kegiatan positif yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Pemerintah Kota Parepare berkomitmen penuh untuk selalu ramah terhadap perkembangan kreativitas anak muda. Kita berharap, pergerakan ekonomi kreatif di kota ini bisa terus tumbuh secara berkelanjutan,” tambahnya.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh perwakilan kepala daerah se-Sulawesi Selatan, Wakil Wali Kota Palopo, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta ratusan pegiat komunitas kreatif.

Sinergi ICCN dan Pemprov Sulsel di Celebes Creative Forum 2026: Saatnya Menjual Kreativitas, Bukan Cuma Komoditas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Gelaran *Celebes Creative Forum 2026* resmi dibuka di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare pada Selasa (07/07/26). Ajang bergengsi ini mempertemukan para pelaku industri kreatif, pemerintah, dan akademisi guna membangun ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) yang kokoh di tanah Sulawesi.

Komitmen ICCN Merajut Ekosistem Kreatif Sulawesi Selatan

Koordinator Daerah (Korda) Indonesian Creative Cities Network (ICCN) Sulawesi Selatan, Andiz Petta Lolo, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas kendala teknis di awal acara sekaligus mengapresiasi dukungan luar biasa dari Wali Kota Parepare selaku tuan rumah yang konsisten menjadi panutan bagi anak muda.

Andiz menjelaskan bahwa ICCN, sebagai paguyuban 17 subsektor industri kreatif, kini telah menggurita di 38 provinsi. Di Sulawesi Selatan sendiri, jejaring ini hampir rampung seutuhnya.

“Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, alhamdulillah sisa Tana Toraja dan Toraja Utara yang belum terbentuk. Sisanya sudah ada dan hari ini teman-teman dari berbagai daerah, bahkan yang paling jauh dari Selayar, sudah berdatangan,” ungkap Andiz.

Ia menambahkan, embrio forum ini berakar dari Pesta Komunitas Makassar 8 tahun lalu yang kemudian sukses melahirkan event masif seperti F8. “Apa yang kita lakukan hari ini adalah ikhtiar panjang untuk membangun sebuah peradaban dan ekosistem ekonomi kreatif di tanah Sulawesi,” tegasnya.

Pemprov Sulsel: Dorong Inovasi untuk Daya Saing Daerah

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan, A. Eka Prasetya, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Sulsel, memberikan penghargaan tertinggi kepada panitia, ICCN, dan Pemkot Parepare selaku tuan rumah.

Dalam pemaparannya, A. Eka Prasetya menyoroti performa ekonomi Sulsel tahun 2025 yang tumbuh impresif sebesar 5,43% dengan PDB mencapai Rp753,8 triliun. Ia menekankan bahwa di era modern, persaingan daerah tidak lagi bertumpu pada kekayaan alam, melainkan pada kreativitas dan SDM unggul. Kota Parepare sendiri dinilai sebagai simpul strategis yang mencatat pertumbuhan 4,10% di tahun 2025 berkat ketangguhan sektor jasa dan perdagangannya.

“Parepare memiliki modal strategis sebagai kota kelahiran Presiden ketiga RI, Bapak BJ Habibie, yang mengajarkan bahwa kemajuan bangsa dicapai lewat ilmu pengetahuan dan teknologi. Semangat itulah yang harus menginspirasi ekonomi kreatif kita,” ujar A. Eka Prasetya.

Menutup arahannya, Kadis Koperasi dan UMKM Sulsel ini mengajak seluruh pihak untuk mengubah paradigma ekonomi daerah.

“Sulsel punya segalanya, mulai dari kuliner, seni, fashion, hingga aplikasi digital. Sudah saatnya kita tidak hanya menjual komoditas, tetapi juga menjual kreativitas. Tidak hanya menjual hasil alam, tetapi menjual inovasi. Kita harus menjadi pusat penciptaan nilai tambah,” tutupnya optimis.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh perwakilan daerah se-Sulsel, Wakil Wali Kota Palopo, jajaran Forkopimda, akademisi, serta ratusan peserta pelatihan kerja dari Dinas Ketenagakerjaan.

Warga Apresiasi Celebes Creative Festival 2026 di Parepare: Harapkan Dongkrak Ekonomi Kota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Penyelenggaraan Celebes Creative Festival 2026 yang berpusat di Lapangan Andi Makkasau kota Parepare menuai apresiasi dan harapan besar dari masyarakat Kota Parepare. Event berskala nasional ini dinilai menjadi angin segar bagi pergerakan ekonomi kreatif di daerah yang bukan berbasis agraris ini.

Dalam program Obrolan Santai (Obras) yang berlangsung pada Senin (06/07/26), salah seorang warga, Umar, menyampaikan bahwa festival kali ini terasa sangat luar biasa dan berbeda dari event-event sebelumnya.

 “Saya kira event yang dibuka ini betul-betul event yang luar biasa karena sudah skala nasional. Karena berbicara ‘Celebes’ itu berarti cakupannya Sulawesi, jadi kreativitas yang disuguhkan pun jauh lebih beragam,” ujar Umar.

Umar menekankan bahwa pergerakan ekonomi Kota Parepare sangat bergantung pada inovasi kegiatan seperti ini. Mengingat Parepare bukan kota agraris, kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat seperti KNPI, dan pihak swasta menjadi kunci utama.

Menurutnya, antusiasme pelaku usaha lokal—baik yang bergerak secara online maupun offline sangat tinggi dalam menyuguhkan produk-produk unggulan mereka selama event berlangsung.

Festival kreatif ini tidak hanya menjadi panggung hiburan, melainkan juga ruang strategis. Rangkaian acara Celebes Creative Festival direncanakan akan diisi oleh forum diskusi yang menghadirkan 24 kepala daerah di Gedung Auditorium. Selain itu, perwakilan dari provinsi luar Sulawesi seperti Jawa Timur dan Kalimantan dijadwalkan hadir untuk saling berkonsultasi.

Menariknya, acara penutupan festival ini dikabarkan akan dihadiri langsung oleh utusan dari Kementerian Ekonomi Kreatif.

“Model-model inovasi kreatif seperti inilah yang sangat kita harapkan. Ada daya tarik kuat dan memberikan dampak (impact) nyata bagi kemajuan kota kita,” pungkas Umar dengan optimis.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare