24.8 C
Pare-Pare
Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 73

Musda II PGMI Parepare Tetapkan Ketua Baru, Rusman Madina Siap Majukan Guru Madrasah Menuju Indonesia Emas 2045

0

PAREPARE,RADIOMESRA. COM  — Musyawarah Daerah (Musda) II Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kota Parepare resmi menetapkan Rusman Madina sebagai Ketua PGMI Periode 2025–2030. Pemilihan tersebut berlangsung pada Kamis, (04/12/25), di Aula Pondok Pesantren DDI Lilbanat Parepare.

Mengusung tema “Penguatan Kompetensi Guru dan Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045,” Musda II menjadi momentum strategis untuk menentukan arah kebijakan serta kepemimpinan organisasi guru madrasah lima tahun ke depan.

Pelaksanaan Musda dihadiri pengurus, perwakilan guru madrasah, serta delegasi dari empat kecamatan di Kota Parepare. Sidang dipimpin presidium yang terdiri dari Muhammad Ridwan AR, Irham, dan Sinar, yang memandu seluruh proses mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus demisioner, pembahasan komisi, hingga tahap pemilihan ketua.

Kepala Kantor Kementerian Agama kota Parepare Dr. H. Irfan Daming, S.Ag., M.Pd pada media mengatakan dirinya sangat bersyukur atas terlaksananya musda ke 2 PGMI kota Parepare, dan meyakini bahwa tugas dan fungsi PGMI kota Parepare terhadap guru dan tenaga pendidikan akan membawa masing-masing madrasah itu lebih maju ke depan.

“Saya sangat bersyukur sebagai kepala kantor kementerian agama kota Parepare atas terlaksananya musda ke 2 PGMI kota Parepare ini. Karena saya meyakini bahwa, tugas dan fungsi PGMI kota Parepare ini terhadap guru dan tenaga pendidikan insya Allah akan membawa masing-masing madrasah itu lebih maju ke depan. Kelanjutnya harapannya dengan adanya musda kedua ini melahirkan pemimpin dan pengurus PGMI yang baru yang bisa membawa PGMI lebih maju.” Kata Kemenag

Sementara sambutannya, Ketua PGMI demisioner Hj. Martina mengapresiasi peran seluruh pengurus selama masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa PGMI harus terus menjadi wadah penguatan kompetensi guru madrasah di tengah tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

Dalam sambutan perdananya, Rusman Madina menyampaikan rasa syukur serta komitmennya untuk menghadirkan organisasi yang lebih progresif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan guru madrasah.

Usai penetapan, presidium sidang Muhammad Ridwan menyerahkan mandat Musda kepada ketua terpilih. Sesuai ketentuan organisasi, ketua diberikan waktu maksimal satu bulan untuk menyusun formatur dan menetapkan program kerja sebagai pedoman kepengurusan periode 2025–2030.

Musda II PGMI Kota Parepare tahun ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi, penguatan jaringan guru madrasah, serta revitalisasi strategi peningkatan profesionalisme pendidik. Dengan kepemimpinan baru, PGMI Parepare optimistis dapat berperan lebih besar dalam mendukung pembangunan pendidikan menuju visi Indonesia Emas 2045.(n)

Polres Parepare Siap 6 Poskamling Sebagai Pilot Projeck 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yudha mengatakan terkait dengan PAM swakarsa, karena memang sudah diatur di pasal 3 terkait dengan undang-undang nomor 2 Tahun 2022 tentang kepolisian, pos kamling itu merupakan bagian dari PAM swakarsa.

“Saat ini, saya sudah menggalakkan dengan ujung tombaknya itu kasat binmas. Saya periode hampir 2 bulan ini, saya sudah dua kali ke pos kamling. yang pertama yang ada di perumnas, kemudian yang jalan jambu kedua yang ada di kampung Jawa, dengan maksud untuk mengaktifkan kembali PAM swakarsa. Kami bersosialisasi dengan para warga dan para pengurus siskamling. Kami juga memberikan bantuan, dalam artian, peralatan untuk mendukung para perangkat pos kamling itu untuk melaksanakan patroli bisa berjalan.” Kata Indra.

Lanjut Indra, polres parepare sudah jadwalkan ada empat poskamling untuk di kunjungi, dan masih ada 4 poskamling lagi yang jadwalkan untuk mereka kunjungi dan akan menjadikan 6 poskamlingi sebagai pilot project.

“Untuk pos kamling yang lain, karena 6 ini sudah tertata, ini kita akan jadikan pilot project. Apalagi saat ini kita menghadapi kegiatan pemilihan ketua RT dan RW yang tahap ini sudah masuk perpanjangan, nanti tanggal 20 itu kurang lebih ada 600 RT RW yang akan dipilih. Makanya saya program sambang ke poskamling, dalam rangka untuk antisipasi kegiatan pemilihan ketua RT/RW, karena cukup banyak ada 600 RT dan RW yang akan dipilih nantinya. Saya juga sudah memerintahkan kasat Intel untuk memetakan, mana zona yang kita bagi 3. Ada zona merah, kuning, dan hijau, terkait dengan tingkat kerawanan dalam proses pemilihan ketua RT dan RW itulah salah satu tujuan kami untuk bisa mengaktifkan kembali namanya pos kamling.” Ungkap Indra

Tasming Hamid Tegaskan Jabatan Merupakan Bentuk Penilaian

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat administrator, pengawas, serta kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Parepare. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Senin, (08/12/25).

Didampingi Wakil Wali Kota Hermanto dan Sekretaris Daerah Amarun Agung Hamka, Tasming Hamid menegaskan bahwa jabatan merupakan bentuk penilaian. Ia mengingatkan para pejabat agar memaknai rotasi jabatan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kinerja.

“Bagi yang promosi, demosi, atau rotasi itu hal biasa. Sehingga tetap, bagaimana berbuat terbaik untuk masyarakat kota parepare. Jabatan untuk sudah ditentukan ditentukan 50.000 tahun, dan oleh karena itu, sekali lagi jangan kecewa. Tidak tertutup kemungkinan ke depan,.”kata Tasming

Tasming meminta pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas secara profesional dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menekankan komitmen bersama untuk menyukseskan 18 program unggulan.

“saya berharap bagaimana mendukung pemerintah untuk bagaimana mensukseskan 18 program yang sudah masuk RPJP,  bahkan tahun ini yang sudah beberapa kegiatan berjalan tahun depan, juga sekitar dari 18 program itu 15 program sudah berjalan, mari kita sama-sama mensukseskan untuk bagaimana supaya program untuk betul betul dirasakan masyarakat kota parepare.” Harap  Tasming.

Tasming Hamid Lepas Tim Pasar Murah, Pemkot Parepare Salurkan 700 Paket untuk 22 Kelurahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid melepas Tim Pasar Murah Natal dan Tahun Baru di kantor Kelurahan Bukit Harapan, Senin 8 Desember 2025. Program ini menjadi langkah Pemerintah Kota Parepare membantu warga pra sejahtera memenuhi kebutuhan pokok menjelang Natal dan tahun baru.

Tasming mengatakan pemerintah tetap berupaya hadir untuk meringankan beban masyarakat meski berada dalam kondisi efisiensi anggaran. Ia meminta warga melihat kegiatan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah.

“Jangan melihat nominalnya karena kita saat ini berada dalam efisiensi anggaran. Lihatlah ini sebagai wujud pemerintah hadir untuk masyarakat,” kata Tasming.

Ia berharap Pasar Murah dapat terus berjalan tahun depan. Jika anggaran memungkinkan, lanjut Tasming, pemerintah akan memaksimalkan jumlah paket yang disalurkan.

“Semoga bantuan ini membawa berkah dan membantu meringankan kebutuhan bapak dan ibu sekalian. Jumlah paket terbatas sehingga tidak semua bisa menerima. Ini karena kita berada dalam keterbatasan anggaran,” ujar Tasming.

Pemerintah menyalurkan 700 paket Pasar Murah untuk 22 kelurahan di Parepare yang merujuk pada warga pra sejahtera non muslim. Pelaksanaan dilakukan serentak setelah acara pelepasan di Kelurahan Bukit Harapan.

Setiap paket berisi lima komoditas pokok. Beras lima kilogram, gula pasir dua kilogram, minyak goreng dua liter, terigu satu kilogram, dan susu kaleng. Pemerintah memberikan subsidi agar warga dapat membeli paket dengan harga lebih terjangkau.

Beras seharga 74.500 rupiah mendapat subsidi 25.000 rupiah sehingga warga membayar 49.500 rupiah. Gula pasir seharga 34.500 rupiah turun menjadi 20.500 rupiah setelah subsidi 14.000 rupiah. Minyak goreng turun dari 39.500 rupiah menjadi 25.500 rupiah. Terigu seharga 10.000 rupiah menjadi 5.000 rupiah. Susu kaleng yang berharga 10.000 rupiah menjadi 4.500 rupiah setelah subsidi 5.500 rupiah.

Total nilai paket mencapai 168.500 rupiah dan warga cukup membayar 105.000 rupiah. Pemerintah berharap Pasar Murah ini menjaga stabilitas harga dan membantu warga menjelang perayaan Natal.(*)

Temuan 91 Data TMS Meninggal Dunia, Bawaslu Tekan KPU Perkuat Validasi Daftar Pemilih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Bawaslu Kota Parepare telah melayangkan surat penyampaian hasil pengawasan kepada KPU Kota Parepare pada Jumat (05/12/25). Surat tersebut berisi temuan hasil uji petik Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) berupa 91 data penduduk yang berpotensi Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dengan kategori meninggal dunia yang ditemukan di sejumlah kelurahan di Kota Parepare.

Pada tim liputan jelajah kota radio mesra Senin (08/12/25) Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, menegaskan bahwa temuan ini harus menjadi perhatian serius. Ia menekankan pentingnya konfirmasi ulang ke tingkat kelurahan dan upaya serius untuk melengkapi data yang masih belum dapat diverifikasi.

“Kami berharap, KPU kota Parepare melakukan pencermatan menyeluruh terhadap data yang kami sampaikan, serta KPU juga melakukan koordinasi hingga ke tingkat kelurahan dan RT/RW. Karena memang dari data yang kami sampaikan itu, hanya sebagian yang KPU dapat tindaklanjuti, disebabkan minimnya dokumen pendukung, sehingga untuk mendapatkan dokumen-dokumen pendukung itu, KPU harus proaktif untuk menemukan, harus proaktif dalam hal pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini, dengan salah satu caranya adalah menggencarkan koordinasi dengan pemerintah setempat termasuk dalam hal ini adalah kelurahan dan juga RT RW.” Kata Dr. Sudilawati

Dr. Susilawati menambahkan bahwa Bawaslu akan terus memastikan proses pengawasan berjalan ketat untuk menjaga integritas daftar pemilih. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara kedua lembaga dalam menyelesaikan persoalan ini.

Dalam surat tersebut, Bawaslu meminta KPU Parepare untuk melakukan pencermatan dan menindaklanjuti hasil pengawasan secara komprehensif. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keakuratan dan validitas data pemilih, khususnya terkait elemen-elemen data TMS yang dapat memengaruhi kualitas daftar pemilih.

Bawaslu Kota Parepare menegaskan bahwa proses pengawasan ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan dalam Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 29 Tahun 2025 tentang Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.

KPU Parepare telah menindaklanjuti surat penyampaian hasil pengawasan tersebut dan mengonfirmasinya kembali pada kegiatan Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran PDPB Triwulan IV Tahun 2025 yang berlangsung di Media Center KPU Parepare, Senin (08/12/2025). Dalam rapat tersebut dilakukan pencermatan data bersama operator Sidalih. Dari 91 data meninggal dunia yang dilaporkan, KPU hanya dapat menindaklanjuti sekitar separuhnya karena sebagian data tidak memiliki dokumen pendukung seperti akta kematian.

Kapolres Ungkap Gangguan Kamtibmas Sampai November Alami Penurunan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yudha didampingi Kasat Intel, Reskrim, dan Narkoba menggelar agenda silaturahmi membahas kalender Kamtibmas bersama sejumlah awak media di kota Parepare Senin (08/12/25).

Dalam pemaparannya, AKBP Indra Waspada Yudha mengungkapkan gangguan Kamtibmas sampai bulan November memang ada penurunan baik gangguan Kamtibmas maupun terkait dengan kelancaran lalu lintas.

“Terkait dengan balapan liar, saya sudah beberapa kali sampaikan ke personil maupun ke pihak luar, bahwa kami dari polres Parepare memang mengintensifkan terkait dengan patroli, sudah ada pembagiannya. Baik itu mulai dari pagi sampai dengan tengah malam, pagi yang main lantas, Polsek, Shabara, dengan patrolinya. Kemudian jam 12.00 malam sampai jam 06.00 pagi itu main dengan patroli sehingga benar-benar dari waktu ke waktu, kehadiran polisi ada di masyarakat dan dirasakan masyarakat.” Kata AKBP Indra WY.

Lanjut Indra, Untuk mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas ini, polres membuka call center 110 sudah aktif saat ini, di persilahkan masyarakat yang mengetahui atau mendengar ada suatu tindak pidana atau suatu kejadian segera menghubungi call center tersebut, yaitu 110.

“Insyaallah akan segera ditindak lanjuti. apabila memang ada aduan atau laporan dan sudah berjalan dan termonitor oleh mabes polri. Berapa jumlah telepon yang masuk, berapa yang diangkat, berapa yang tidak diangkat, itu benar-benar kita harus merespon setiap aduan yang masuk di call center 110 ini. Itu kalau tidak diangkat ketahuan, karena kalau tidak diangkat di sini akan dipindahkan ke Polda, 6 kali bunyi tidak diangkat maka dialihkan kePolda, Polda tidak diangkat akan dialihkan ke mabes.” Jelas Indra.

Politikus Demokrat Harap Pemkot Parepare  Lakukan Pendataan Terkait Pembagian Seragam SMA 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Partai Demokrat Parepare yang juga staf ahli bidang Hukum dan pemerintahan DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam SH berharap pemerintah kota Parepare melakukan pendataan terkait pembagian seragam SMA. Hal tersebut di sampaikan Rahmat Pada Ruang Bincang Terkait penerapan Perkada (Peraturan Kepala Daerah) Jumat (05/12/25).

“Karena kita akan menentukan pagu anggaran. Tidak bisa ditentukan pagu anggaran, kegiatan tersebut, Kalau tidak ada data. Harusnya, pemerintah Daerah, setelah membuat program, membuat kegiatan, di kegiatan ini nanti ada data di dalamnya. Apa itu data yang wajib disiapkan, yaitu melakukan pendataan di setiap sekolah SMP, yang kelas 3 yang mau tamat. Contoh SMP 1 kelas 3 yang mau tamat, jumlah siswa, karena nanti berhubungan dengan perkalian.” Kata Rahmat.

Karena menurut wakil ketua DPRD periode 2014-3029 dan 2019-2024 ini, perkalian itu akan menghasilkan pagu anggaran. Setelah melakukan pendataan itu, maka akan koordinasikan dengan dinas sosial, dan BPS, yang mana mana anak SMP kelas 3 yang mau tamat yang orang tuanya terdapat dalam DTSEN.

“Contoh semua SMP yang ada di parepare ternyata 1000 siswanya yang mau tammat, dikoordinasikan dengan dinas sosial dan BPS, ternyata yang 1000 itu hanya 500 yang berkeluarga DTSEN, dan ternyata hanya 400 yabg desil 1 sampai 5, maka dasarnya 400 yang akan diusulkan untuk dibantu. Dengan nilai Kalau SD 1 juta, SMP 1.200.000, SMA 1.500.000. Maka 400 kali 1 juta lima ratus itulah pagu nanti yang akan disetujui DPRD. DPRD bisa menolak, karena tidak ada dasar untuk menetapkan pagu. Tapi kalau ini barang harmonis, dibicarakan dengan baik, karena DPRD dan kepala daerah itu adalah orang politik, dan semua kebijakan yang ada di parepare, adalah kebijakan politik selama harmonis tidak jadi masalah.” Jelas Rahmat

Parepare Rugi Besar Jika Terapkan Perkada

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Program Ruang Bincang Jumat (05/12/25) yang membahas Penerapan Perkada (Peraturan Kepala Daerah) Terkait APBD 2026, Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir mengatakan kota Parepare akan mengalami rugi besar karena program program yang dulu di rancang untuk tahun anggaran 2026 tidak bisa di laksanakan, Pemerintah hanya boleh menjalankan program yang hanya mendesak saja.

“Kalau perkada, tidak ada boleh program yang jalan, kecuali yang mendesak. Seperti pengadaan obat, yang wajib-wajib saja jalan, pengadaan obat, gaji dan lain-lain itu jalan. Tetapi ketika kegiatan lain, musrenbang pun tidak bisa jalan. Jadi lumpuh ini kiamat kecil ini. Kebetulan pengadaan yang tidak bisa ditunda pengadaan obat itu rumah sakit, gaji dan lain lain. kegiatan-kegiatan belanja modal itu tidak bisa jalan, bahkan musrembang itu sangsinya bisa macet.” Kata H. Kaharudfin.

Menurut Politisi Golkar Ini, sebenarnya yang menggebu-gebu tentang perkada itu pemerintah daerah, buktinya DPR kota Parepare membahas sampai mereka mengundang walikota tapi tidak hadir.

“Kami sudah serahkan ke gubernur, walaupun memang di dalam aturan dalam perundang-undangan, bahwa pengesahan yang secara sepihak, karena cuma DPR yang hadir itu dianggap tidak sah. Saya kira paham, tapi saya harus tanda tangan untuk memperlihatkan, bahwa DPRD ini tidak butuh, karena ini kepentingan masyarakat. Persoalan belakangan pak wali bisa tanda tangan di kantor gubernur itu termasuk salah satu pertimbangan, Karena kalau saya tidak tanda tangan semua jalan buntu.” Jelas H. Kaharuddin Kadir.

Andi Mulyadi Kembali Pimpin DMI Parepare Periode 2025–2030

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM— Andi Mulyadi S.Sos., M.Si. kembali dipercaya memimpin Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Parepare untuk periode 2025–2030 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota, Ahad, (07/12/25)

Musda tersebut dihadiri perwakilan Pimpinan Wilayah DMI Sulsel, Prof. Dr. Ir. H. Kaimuddin, M.Si., Kementerian Agama Parepare yang diwakili Kasi Bimas Dr. H. Hasan Basri, Kabag Kesra H. Shodiq Asli Umar, Ketua Baznas Ust. Irwan Yusuf Caco, seluruh ketua cabang DMI kecamatan, serta utusan masjid se-Parepare.

Rangkaian Musda berjalan demokratis mulai dari pembahasan tata tertib, penyampaian dan penilaian laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, hingga penetapan calon ketua. Sidang dipimpin oleh SC Dr. Ir. Munir, MP, didampingi Dr. Abdullah S.Ag., M.Pd., dan H. Ismail Sappereng, S.Ag.

Seluruh ketua cabang empat kecamatan menerima LPJ pengurus lama dan menyatakan dukungan penuh untuk melanjutkan kepemimpinan Andi Mulyadi lima tahun ke depan.
Usai ditetapkan kembali sebagai ketua, Andi Mulyadi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan peserta Musda. Ia menyebut amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Alhamdulillah Musda berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Terpilih kembali bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah besar untuk terus memajukan DMI,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa prioritas program kerja kepengurusan selanjutnya mencakup penguatan kapasitas pengurus masjid dan penyelenggaraan pelatihan operator masjid agar pelayanan kepada jamaah semakin optimal. (*)

Lapas Parepare Renovasi Fasilitas Masjid Cahaya Ikhlas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Melalui program imigrasi dan pemasyarakatan (ImiPas Peduli), Lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas 2A Parepare melakukan renovasi tempat wudhu Masjid Cahaya Ikhlas. Renovasi yang dilakukan Lapas Parepare tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kehadiran Lapas Parepare untuk masyarakat.

Kepala Lapas Parepare Marten, mengatakan bahwa dengan program Imipas Peduli, Lapas Parepare membantu melakukan renovasi tempat wudu. Dirinya berharap semoga dengan tertatanya tempat wudhu tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Jadi kemarin, pada hari ini kami dari Kementerian Kemasyarakatn UPT Lapas Parepare yang ada di daerah, sesuai dengan program kementerian, artinya keberadaan kami ini, ada kemanfaatan oleh masyarakat. Kami lihat di masjid yang ada di sini, ada fasilitas umum tempat duduknya yang belum layak untuk dimanfaatkan oleh di tempat yang masyarakat, sehingga kami mencoba untuk membantu menyelesaikan khusus tempat dan alhamdulillah seperti yang disampaikan salah satu pengurus masjid tadi, alhamdulillah pekerjaan sudah selesai dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebaik oleh masyarakat, sehingga kemanfaatan kami ada di tengah masyarakat di sini dirasakan oleh masyarakat di sini.” Ujar Marten

Sementara pengurus masjid sekaligus imam Masjid Cahaya Ikhlas, Muhammad Basir Haruna merasa sangat bersyukur mendapatkan bantuan renovasi tempat wudhu. Sebab tempat wudu sebelumnya yang biasanya dipakai oleh masyarakat sekitar sudah tidak layak pakai lagi.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur kepada Allah SAW yang memberikan kita bantuan di sini. Bukan saya saja yang gembira, tapi semua masyarakat di sini gembira semua, karena pembangunan di sini sedikit demi sedikit, tapi karena adanya Bapak ini bantu, langsung jadi. Kita sangat bersyukur. Biasanya kita bangun sedikit-sedikit mungkin satu-satuan, satu-satu. tapi karena ada bantuan ya langsung jadi, bukan saya saja bersyukur, tapi semua masyarakat sini bersyukur semua..” Ungkap Basir

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare