31.1 C
Pare-Pare
Selasa, Oktober 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 69

Dilema Residivisme, Vigilantisme, dan Batas Keadilan Jalanan

0

Oleh: Amalia Rahmadhani (Mahasiswa Kriminologi Institut Andi Sapada Kota Parepare)

Peristiwa tragis yang menimpa KD di Baturiti, Tabanan, Bali, pada Jumat (24/7/2026) dini hari, membuka mata kita tentang betapa kelamnya wajah keadilan di tingkat akar rumput. Di satu sisi, tindakan mencuri yang jika dilakukan secara berulang oleh seorang residivis, jelas merupakan perbuatan melawan hukum yang meresahkan dan merugikan warga lokal yang kehilangan ayam mereka.

Namun, di sisi lain, fenomena pengeroyokan hingga tewas yang disambut tangis histeris putri bungsu korban memperlihatkan betapa mengerikannya ketika vigilantisme atau aksi main hakim sendiri mengambil alih peran institusi peradilan.

Dalam kriminologi, tindakan massa ini sering kali berakar dari hilangnya kepercayaan publik terhadap sistem peradilan formal (lack of trust in formal social control). Warga yang merasa hukum terlalu lambat atau tindak pidana ringan tak memberi efek jera, akhirnya terdorong melampiaskan punitive passion atau hasrat menghukum secara kolektif.

Masalahnya, ketika kekerasan massa meletus, batas antara menegakkan keadilan dan melakukan tindak kejahatan baru menjadi kabur. Kejahatan pencurian harta benda dibalas dengan kejahatan pengeroyokan yang merenggut nyawa.

Keputusan Polres Tabanan untuk memisahkan kasus ini menjadi dua perkara pidana berbeda adalah langkah hukum yang sangat tepat secara kriminologis. Status residivis atau dugaan pencurian tidak bisa dijadikan pembenaran (justification) atas tindakan pembunuhan massal.

Hukum harus tetap berdiri di atas prinsip bahwasanya hak atas hidup adalah hak paling mendasar yang tidak boleh dicabut oleh siapapun di luar proses peradilan resmi.

Pada akhirnya, tragedi ini meninggalkan luka sosial yang dalam. Warga harus berhadapan dengan proses hukum akibat aksi anarki, sementara satu keluarga tidak mampu kehilangan tulang punggungnya. Kasus ini menjadi alarm keras bagi penegak hukum untuk lebih responsif terhadap keresahan warga, sekaligus pengingat bahwa keadilan jalanan hanya akan melahirkan lingkaran kejahatan baru yang memakan korban jiwa.

Kendala Kemasan Karung Sempat Terhambat, Bulog Parepare Tegaskan Stok Beras Aman Bertahun-tahun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Perum Bulog Kantor Cabang Parepare memastikan ketersediaan pasokan beras di wilayah operasionalnya dalam kondisi sangat aman, meskipun dampak musim kemarau mulai memicu kekhawatiran masyarakat terkait potensi penurunan hasil panen.

Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Parepare, Muhammad Fajrin Ardinata, mengklarifikasi isu yang beredar mengenai kelangkaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasaran. Ia menegaskan bahwa kendala yang terjadi belakangan ini bukan terletak pada stok beras, melainkan pada ketersediaan kemasan karung SPHP.

“Memang ada sedikit kendala di kemasan karung SPHP. Animo masyarakat terhadap beras SPHP sangat tinggi pada bulan Juli dan Agustus ini, sehingga menguras stok kemasan yang kami miliki. Untuk stok berasnya sendiri, alhamdulillah sangat aman,” jelas Muhammad Fajrin Ardinata, Senin (03/08/26).

Fajrin mengungkapkan bahwa ketersediaan stok beras yang dikuasai Bulog Parepare per 3 Agustus 2026 mencapai sekitar 140.000 ton. Jumlah tersebut sangat memadai jika dibandingkan dengan alokasi kebutuhan penyaluran bantuan pangan Kota Parepare untuk periode Juni hingga September yang hanya sekitar 110 ton.

“Stok kita 140.000 ton, sementara kebutuhan penyaluran bantuan pangan sekitar 110 ton. Ketahanan stok Bulog Parepare bahkan bisa mencukupi kebutuhan hingga bertahun-tahun ke depan,” tambahnya.

Mengenai kelangkaan karung kemasan, Bulog Parepare telah mengajukan permintaan pasokan kemasan ke Pulau Jawa serta berkoordinasi dengan kantor pusat. Tingginya permintaan beras SPHP secara nasional membuat persediaan kemasan di berbagai wilayah turut terkuras.

Guna mengantisipasi keterbatasan kemasan tersebut, Bulog Parepare memberlakukan skala prioritas dalam penyaluran beras SPHP agar pasar rakyat dan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) tetap terlayani secara optimal.

“Gerakan Pangan Murah di Parepare cukup masif, bisa 3 hingga 4 kali dalam seminggu. Biasanya atas inisiasi Pemkot melalui Dinas Ketahanan Pangan, kami menyuplai sekitar 1 hingga 2 ton per titik GPM. Kami utamakan pasar rakyat dan GPM terlebih dahulu,” tutup Fajrin.

Terpilih Kembali Nahkodai FOPI Parepare 2026–2030, Drs. Ramli Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Porprov 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Musyawarah Kota (Muskot) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Parepare resmi menetapkan Drs. Ramli sebagai Ketua Terpilih FOPI Kota Parepare periode 2026–2030. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat KONI Kota Parepare, Jalan Ganggawa pada Senin (03/08/26) ini berjalan lancar secara mufakat.

Dalam kepengurusan periode keduanya, Drs. Ramli menegaskan komitmennya untuk makin memasyarakatkan olahraga petanque di Kota Parepare. Salah satu strategi utama yang disiapkan adalah masifnya sosialisasi ke sekolah-sekolah dan instansi.

“Rencana ke depan, kita akan masuk sosialisasi mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) menggunakan bola khusus junior, dilanjutkan ke SLTA, hingga ke instansi-instansi. Olahraga petanque ini sangat inklusif, dapat dimainkan dari usia kelas 4 SD hingga 70 tahun,” ujar Drs. Ramli usai kegiatan musyawarah, Senin (03/08/2026).

Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Wajo, FOPI Parepare bertekad melampaui capaian sebelumnya. Pada ajang Pra-Porprov di Bantaeng lalu, FOPI Parepare sukses keluar sebagai juara umum dengan raihan 3 medali emas, 4 perak, dan 2 perunggu.

“Target kita di Porprov Bone-Wajo nanti tentu ingin meraih hasil yang lebih tinggi lagi dari capaian 3 emas kemarin. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Parepare,” tambah Ramli.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Parepare, Fadly Agus Mante, menyambut positif terpilihnya kembali Drs. Ramli. Ia meminta kepengurusan baru segera menyusun struktur tim tanpa mengubah komposisi skuad atlet, pelatih, maupun ofisial yang ada.

“Petanque merupakan cabang olahraga unggulan dan lumbung medali bagi KONI Parepare yang kerap memberikan kejutan prestasi. Untuk menjaga ritme dan kekompakan menuju Porprov 2026 di Bone dan Wajo, kami minta skuad tim dipastikan tidak berubah,” tegas Fadly Agus Mante.

Terkait dukungan anggaran, Fadly optimistis Pemerintah Kota Parepare terus berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi, meskipun dana hibah KONI tahun ini teralokasi sebesar Rp250 juta. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi KONI dan cabor untuk terus mencetak prestasi mendulang medali emas.

Perkuat Kamtibmas dan Usut Kasus Mengendap, Kapolres Parepare Rangkul Elemen Aktivis dan Tokoh Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Dalam upaya mempererat sinergitas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolres Parepare yang baru, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, menggelar silaturahmi bersama sejumlah elemen masyarakat, tokoh, dan aktivis Lintas Lembaga. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Koordinator Forum Peduli Umat, H. Andi Rahman Saleh, S.E., pada Senin (03/08/26).

Agenda silaturahmi ini dikemas sebagai ruang dialog terbuka untuk menyerap masukan, nasihat, serta wejangan dari para sesepuh dan tokoh senior. Hal ini dimaksudkan agar jajaran Kepolisian Resor (Polres) Parepare dapat merumuskan kebijakan Kamtibmas yang lebih akurat, tepat sasaran, dan humanis.

Kapolres Parepare, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, menegaskan bahwa kepemimpinannya mengedepankan pendekatan yang ramah dan inklusif. Pihaknya bertekad merangkul seluruh lapisan masyarakat guna menciptakan iklim kota yang aman dan nyaman, baik bagi warga lokal maupun wisatawan.

“Intinya kami, Polres Parepare, selalu mengingatkan dan mengajak masyarakat dengan humanis, dengan senyum, agar masyarakat juga selalu menjaga ketertiban Kota Parepare. Sehingga kota ini terasa nyaman, damai, tentram, dan membuat warga luar pun merasa nyaman berwisata di sini,”* ujar AKBP Phunky Mahendra Borniawan.

Menanggapi pertanyaan tokoh masyarakat terkait penanganan sejumlah kasus hukum yang tengah berjalan seperti dugaan penyimpangan tunjangan perumahan hingga dana Dinas Kesehatan (Dinkes)—Kapolres memastikan penyidik bekerja profesional tanpa diskriminasi.

“Prosedur-prosedur yang dilakukan oleh penyidik tetap kami jalankan sesuai dengan fakta-fakta hukum dan aturan yang berlaku. Penyidikan tetap progresif dan terus berlanjut, Insya Allah,”* tegas Kapolres.

Sementara itu, Koordinator Forum Peduli Umat, H. Andi Rahman Saleh, S.E., menyambut positif inisiatif dan gaya kepemimpinan AKBP Phunky Mahendra Borniawan. Menurutnya, konsolidasi awal ini sangat krusial untuk menjaga kondusifitas daerah serta mencegah timbulnya gejolak sosial maupun aksi demonstrasi anarkis.

“Ini langkah yang sangat baik. Pak Kapolres ini sewaktu bertugas di Solo juga dikenal akrab dengan aktivis senior. Jadi beliau sudah memahami gestur dan karakter gerakan aktivis. Apalagi menjelang potensi gejolak Agustus ini, konsolidasi sangat penting agar Parepare tetap kondusif,”* ungkap Andi Rahman Saleh.

Lebih lanjut, Andi Rahman mewakili gabungan elemen aktivis—termasuk Gerakan Merebut Kedaulatan Rakyat (GMKR), Koalisi Masyarakat Penegak Keadilan (KMPB), LSM Fokus, Komunitas Manusia Merdeka, hingga KAHMI—mendesak Polres Parepare dan unsur Forkopimda untuk menunjukkan komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu.

“Kasus tunjangan perumahan dan dana Dikes harus menjadi skala prioritas. Jangan sampai ada diskriminasi atau saling melindungi hanya karena yang terlibat adalah ‘orang besar’ atau faktor kedekatan di unsur Forkopimda. Siapa pun dia, harus diproses sesuai hukum. Kami menaruh harapan besar pada kepemimpinan Kapolres yang baru ini,”* pungkasnya.

Bantu Warga Dapatkan Buku Nikah, Disdukcapil Parepare Buka Pendaftaran Nikah Massal Gratis Hingga 7 Agustus

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare resmi membuka pendaftaran Program Pencatatan Nikah Massal Gratis mulai Senin (03/08/26). Program ini dihadirkan khusus bagi pasangan suami-istri yang telah menikah secara agama namun belum tercatat secara resmi oleh negara.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Parepare Hj. Sry MerIani menegaskan, program ini berfokus pada legalitas hukum bagi warga yang belum memiliki buku nikah.

“Kami garis bawahi, sasaran utama program ini adalah warga yang betul-betul sudah menikah tetapi pernikahannya belum tercatat secara administrasi negara, bukan untuk yang baru mau menikah pertama kali. Mereka cukup memenuhi syarat formil seperti KTP, KK, dan kejelasan status pernikahan,” tegas Kabid PIAK Disdukcapil Parepare, Senin (03/08/2026).

Pendaftaran dibuka dalam durasi terbatas, yakni mulai 3 hingga 7 Agustus 2026. Waktu pendaftaran yang singkat ini mempertimbangkan ketatnya alur verifikasi data sebelum diajukan ke Kantor Urusan Agama (KUA).

Mengenai mekanisme pendaftaran,  Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Parepare, Ayatullah KH, menjelaskan bahwa masyarakat diberikan beberapa pilihan lokasi pendaftaran demi kemudahan akses.

“Untuk pendaftaran kami buka beberapa opsi. Bisa dilakukan langsung di Kantor Disdukcapil, Kantor KUA, atau di Kantor Kelurahan setempat sesuai domisili pemohon,” terang Ayatullah KH.

Ayatullah menambahkan, seluruh data peserta yang masuk akan divalidasi terlebih dahulu melalui sistem SIAD sebelum diserahkan ke KUA untuk diproses kep layakannya.

“Pelaksanaannya nanti di KUA masing-masing kecamatan, seperti warga di Kecamatan Soreang ya di KUA Soreang. Program ini sifatnya kuota terbatas dan 100 persen gratis jika dilaksanakan di KUA. Kecuali jika dilaksanakan di luar gedung KUA, itu berbayar,” tambah Ayatullah.

Menyambut momen Hari Kemerdekaan RI ke-81, pimpinan menyimbolkan target hingga 81 pasangan. Meski demikian, jumlah pasti peserta nantinya sangat bergantung pada kelayakan administrasi. Pada hari pertama pendaftaran, tercatat sudah ada 4 pasangan calon peserta yang memasukkan berkas.

Guna memaksimalkan sosialisasi dalam waktu terbatas, Disdukcapil Parepare telah menyurat ke seluruh kelurahan untuk diteruskan ke RT/RW, memanfaatkan media sosial, serta berkolaborasi dengan media lokal seperti Radio Mesra, Rupa Mata, dan Insiden News.

Semarakkan HUT RI ke-81, Kesbangpol Parepare Imbau Warga Kibarkan Bendera Penuh Selama Agustus dan BUMN/BUMD Gelar Lomba

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi menerbitkan Surat Edaran terkait partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Parepare, Rustan Asta, SE., M.Si., mengimbau seluruh elemen masyarakat, instansi BUMN, BUMD, hingga perkantoran swasta untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan umbul-umbul selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 31 Agustus 2026.

“Ini merupakan bentuk rasa cinta kita kepada NKRI. Kita yang sudah menikmati buah perjuangan pahlawan diimbau menaikkan bendera Merah Putih di halaman kantor maupun rumah masing-masing. Terkait ukuran bendera atau umbul-umbul, diserahkan sepenuhnya kepada kemampuan masyarakat,” ujar Rustan Asta saat ditemui di Parepare, Senin (03/08/2026).

Selain pengibaran bendera, Rustan juga mendorong instansi BUMN, BUMD, dan lembaga lain untuk mengadakan event atau lomba-lomba tradisional di lingkungan kantor masing-masing demi memeriahkan suasana kemerdekaan di Kota Parepare.

Mengenai kesiapan Upacara Bendera 17 Agustus mendatang, Rustan menjelaskan bahwa anggota Paskibraka Kota Parepare saat ini tengah menjalani latihan intensif di bawah bimbingan instruktur dari TNI Kodim 1405 Parepare.

 “Ada 35 anak calon pengibar bendera yang sedang berlatih. Mereka nanti dibantu pengiring dari purna Paskibraka untuk melengkapi formasi Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45,” jelasnya.

Rustan menambahkan, sesuai regulasi, purna Paskibraka hanya bertindak sebagai pengiring dan tidak ikut masuk ke area inti lapangan pengibaran bendera, karena aturan membatasi pengibaran bendera hanya sekali bagi seorang Paskibraka.

Di tengah cuaca terik yang melanda Kota Parepare belakangan ini, Kesbangpol meminta doa dan dukungan masyarakat agar seluruh anggota Paskibraka diberikan kesehatan dan ketahanan fisik yang prima hingga hari H pengibaran bendera.

Soal Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Ketua Komisi I DPRD Parepare Klarifikasi Isu Penolakan RDP: Pemerintah Sudah Bergerak Lewat Satgas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, memberikan klarifikasi terkait tudingan bahwa DPRD menolak usulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengenai kelangkaan gas LPG 3 kg di Kota Parepare.

Dalam program Obras Radio Mesra pada Senin (03/08/2026), Kamaluddin menegaskan bahwa surat usulan RDP bukan ditolak, melainkan penanganan masalah kelangkaan gas tersebut sudah langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Parepare melalui instruksi resmi dalam Rapat Paripurna.

 “Bukan berarti kami tidak mau atau menolak RDP. Permasalahan kelangkaan gas ini sudah saya sampaikan langsung secara pribadi dalam rapat paripurna. Jawaban dari Pak Wakil Walikota saat itu sudah sangat jelas, yaitu langsung menurunkan Satuan Tugas (Satgas) untuk bekerja di lapangan,” ujar Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Kamaluddin menambahkan, DPRD memilih untuk mengawal dan menunggu hasil kerja penindakan Satgas di lapangan bersama instansi terkait seperti Dinas Perdagangan (Disperindag), Satpol PP, serta pihak Pertamina. Jika ditemukan adanya pelanggaran SOP oleh pangkalan maupun agen, Satgas akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan.

Menanggapi adanya kritikan mengenai kinerja DPRD yang dinilai kurang responsif terhadap masalah ini, Kamaluddin menyikapinya secara bijak dan menjadikannya sebagai evaluasi positif.

“Kritikan tersebut kami jadikan sebagai vitamin agar kami bisa terus mengingatkan pemerintah daerah. Karena kelangkaan gas ternyata masih berlanjut hari ini, kami akan kembali berkoordinasi dan mengingatkan Pak Wakil Walikota, Disperindag, serta Satpol PP agar penindakan di lapangan lebih masif,” tegasnya.

Kamaluddin berharap sinergi antara DPRD dan Satgas Pemkot Parepare dapat segera mengurai permasalahan kelangkaan gas LPG 3 kg agar tidak berlarut-larut dan kebutuhan masyarakat Parepare dapat terpenuhi dengan baik.

Dedikasi Berbuah Penghargaan, Kapolres Parepare Sematkan Pangkat AKP kepada Mashudi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Salah satu personel Kepolisian Resor (Polres) Parepare kembali menerima kehormatan berupa kenaikan pangkat pengabdian menjelang akhir masa tugasnya. Inspektur Satu (Iptu) Mashudi, S.M yang menjabat sebagai Kaurbin Ops Satuan Reskrim Polres Parepare resmi naik pangkat menjadi Ajun Komisaris Polisi (Akp) setelah berdinas selama 37 (Tiga Puluh Tujuh) tahun di Kepolisian Negara Republik Indonesia tanpa cacat.

Upacara penanggalan pangkat lama dan penyematan tanda pangkat baru berlangsung di Halaman Mapolres Parepare tepatnya di Jalan Andi Mappatola Kelurahan Ujung Baru Kecamatan Soreang Kota Parepare. Acara ini dipimpin oleh Kapolres Parepare.

Kapolres Parepare Akbp Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H menyampaikan ucapan selamat kepada Akp Masudi, S.H atas prestasi yang diraihnya.

Kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi institusi polri kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin, integritas, serta pengabdian yang baik selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Akp Mashudi menjadi teladan bagi rekan-rekannya untuk terus bekerja dengan dedikasi tinggi dan menjaga nama baik institusi.

“Ini tidak serta merta bisa diberikan oleh institusi Polri kepada anggotanya, tetapi personel tersebut harus memiliki prestasi,” ucap Akbp Phunky yang baru menjabat sebagai Kapolres Parepare

Lanjut Akbp Phunky, saya berpesan agar tetap menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi polri.

“Jadikan pengalaman selama berdinas sebagai teladan bagi personel yang lebih muda. Teruslah memberikan contoh dalam hal kedisiplinan, etika, sikap dan perilaku sebagai anggota polri,” pungkasnya

Dengan kenaikan pangkat ini, Akp Mashudi akan menyelesaikan masa tugasnya dengan kebanggaan dan kehormatan sebagai seorang perwira polisi pada tanggal 31 Oktober 2026. (Humas Polres Parepare)

Pertamina Hadirkan Promo BrightGas di Car Free Day, Dukung LPG 3 Kg Tepat Sasaran

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Sales Area Sulselbar serta Agen LPG Non Subsidi (NPSO) Kota Makassar kembali menggelar aktivasi BrightGas pada kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Boulevard Panakkukang, Makassar, Ahad (02/08/26). Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan LPG Non Subsidi, khususnya BrightGas, sekaligus mendukung penyaluran LPG 3 Kg agar tepat sasaran.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa penggunaan LPG 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai dengan ketentuan pemerintah. Oleh karena itu, Pertamina terus mendorong konsumen rumah tangga mampu untuk beralih menggunakan BrightGas sebagai pilihan energi yang lebih tepat.

“Melalui kegiatan Car Free Day, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan kemudahan bagi konsumen untuk mengenal dan beralih menggunakan BrightGas. Kami mendorong penggunaan BrightGas oleh masyarakat agar LPG 3 kg lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak,” ujar Lilik.

Dalam kegiatan tersebut, Pertamina menghadirkan berbagai promo menarik, di antaranya harga khusus untuk pembelian isi ulang (refill) BrightGas serta program Trade-In, yaitu penukaran tabung LPG menjadi BrightGas tanpa dikenakan biaya. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan LPG Non Subsidi.

Selain menghadirkan berbagai promo, aktivasi BrightGas juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat penggunaan BrightGas, keamanan penggunaan LPG, serta pentingnya mendukung kebijakan subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai produk BrightGas, promo yang sedang berlangsung, serta berbagai layanan Pertamina melalui aplikasi MyPertamina, sehingga akses terhadap informasi dan layanan menjadi lebih mudah dan praktis.

Kegiatan aktivasi BrightGas di Car Free Day Boulevard Panakkukang akan dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali. Kehadiran kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kanal layanan offline yang mudah dijangkau masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap produk BrightGas beserta berbagai program promosi yang ditawarkan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan energi yang berkualitas serta mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan distribusi energi yang tepat sasaran melalui berbagai program edukasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai produk BrightGas, promo, maupun layanan Pertamina lainnya, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina atau menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang siap melayani pelanggan selama 24 jam.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations & CSR
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tinjau Langsung Pelayanan SPBU di Makassar, Pastikan Distribusi Biosolar Berjalan Optimal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM.- PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama DPD Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU di Kota Makassar pada Ahad (02/08/26). Kegiatan ini dipimpin Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, didampingi jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi serta Ketua DPD Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi, Ir. H. Muhammad Hasbidin HS dan jajajaran.

Peninjauan dilakukan di SPBU 74.902.31 Pettarani, SPBU 74.902.32 Racing, dan SPBU 74.902.88 Jalan Perintis Kemerdekaan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah evaluasi dan pemantauan lapangan menyusul meningkatnya perhatian masyarakat terhadap antrean pengisian Biosolar di beberapa SPBU di Kota Makassar dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui kunjungan ini, Pertamina memastikan kondisi stok Biosolar di SPBU tetap tersedia dan distribusi berjalan sesuai rencana. Selain memantau pelayanan kepada masyarakat, manajemen juga mengevaluasi proses penyaluran di lapangan agar setiap tahapan distribusi dapat berlangsung lebih efektif dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat maupun sektor logistik.

Untuk mendukung percepatan distribusi, Pertamina telah melakukan sejumlah langkah operasional, di antaranya penambahan armada perbantuan berupa mobil tangki industri guna mempercepat pengiriman BBM dari Fuel Terminal menuju SPBU dengan volume penyaluran tinggi. Pertamina juga mengoptimalkan pengaturan pelayanan di SPBU melalui pengaktifan marshal untuk membantu mengarahkan arus kendaraan sehingga antrean dapat lebih tertib dan proses pengisian berlangsung lebih lancar.

Di sisi lain, koordinasi bersama Hiswana Migas, pemerintah daerah, TNI, serta Kepolisian terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi dan menciptakan situasi yang kondusif di sekitar SPBU, khususnya pada lokasi yang mengalami peningkatan aktivitas pengisian.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengatakan bahwa pemantauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian distribusi berjalan optimal dan masyarakat memperoleh layanan energi dengan baik.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan distribusi berjalan sesuai rencana, mulai dari pasokan di Fuel Terminal hingga pelayanan di SPBU. Berbagai langkah operasional terus kami lakukan, termasuk penambahan armada perbantuan , percepatan distribusi, dan penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Deny.

Ketua DPD Hiswana Migas Wilayah VII Sulawesi, Ir. H. Muhammad Hasbidin HS, menyampaikan bahwa seluruh pengelola SPBU di Sulawesi Selatan terus berkomitmen mendukung langkah-langkah yang dilakukan Pertamina dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Hiswana Migas bersama seluruh lembaga penyalur akan terus bersinergi dengan Pertamina untuk memastikan pelayanan di SPBU berjalan optimal. Kami juga terus mengingatkan seluruh pengelola SPBU agar menjalankan operasional sesuai ketentuan dan mengedepankan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Hasbidin.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan berada dalam kondisi aman.

“Pertamina terus memantau kondisi stok dan distribusi BBM secara berkala. Masyarakat tidak perlu melakukan panic buying karena pasokan tersedia dan penyaluran terus berjalan sesuai kebutuhan. Kami juga mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai peruntukannya agar distribusi dapat berlangsung lancar dan tepat sasaran,” jelas Lilik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kondisi penyaluran BBM di lapangan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan distribusi energi. Kolaborasi bersama Hiswana Migas dan seluruh instansi terkait akan terus diperkuat guna memastikan pelayanan di SPBU berjalan optimal serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Pertamina atau menemukan kendala maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare