27.8 C
Pare-Pare
Senin, Agustus 3, 2026
spot_img

Perkuat Kamtibmas dan Usut Kasus Mengendap, Kapolres Parepare Rangkul Elemen Aktivis dan Tokoh Masyarakat

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Dalam upaya mempererat sinergitas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolres Parepare yang baru, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, menggelar silaturahmi bersama sejumlah elemen masyarakat, tokoh, dan aktivis Lintas Lembaga. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Koordinator Forum Peduli Umat, H. Andi Rahman Saleh, S.E., pada Senin (03/08/26).

Agenda silaturahmi ini dikemas sebagai ruang dialog terbuka untuk menyerap masukan, nasihat, serta wejangan dari para sesepuh dan tokoh senior. Hal ini dimaksudkan agar jajaran Kepolisian Resor (Polres) Parepare dapat merumuskan kebijakan Kamtibmas yang lebih akurat, tepat sasaran, dan humanis.

Kapolres Parepare, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, menegaskan bahwa kepemimpinannya mengedepankan pendekatan yang ramah dan inklusif. Pihaknya bertekad merangkul seluruh lapisan masyarakat guna menciptakan iklim kota yang aman dan nyaman, baik bagi warga lokal maupun wisatawan.

“Intinya kami, Polres Parepare, selalu mengingatkan dan mengajak masyarakat dengan humanis, dengan senyum, agar masyarakat juga selalu menjaga ketertiban Kota Parepare. Sehingga kota ini terasa nyaman, damai, tentram, dan membuat warga luar pun merasa nyaman berwisata di sini,”* ujar AKBP Phunky Mahendra Borniawan.

Menanggapi pertanyaan tokoh masyarakat terkait penanganan sejumlah kasus hukum yang tengah berjalan seperti dugaan penyimpangan tunjangan perumahan hingga dana Dinas Kesehatan (Dinkes)—Kapolres memastikan penyidik bekerja profesional tanpa diskriminasi.

“Prosedur-prosedur yang dilakukan oleh penyidik tetap kami jalankan sesuai dengan fakta-fakta hukum dan aturan yang berlaku. Penyidikan tetap progresif dan terus berlanjut, Insya Allah,”* tegas Kapolres.

Sementara itu, Koordinator Forum Peduli Umat, H. Andi Rahman Saleh, S.E., menyambut positif inisiatif dan gaya kepemimpinan AKBP Phunky Mahendra Borniawan. Menurutnya, konsolidasi awal ini sangat krusial untuk menjaga kondusifitas daerah serta mencegah timbulnya gejolak sosial maupun aksi demonstrasi anarkis.

“Ini langkah yang sangat baik. Pak Kapolres ini sewaktu bertugas di Solo juga dikenal akrab dengan aktivis senior. Jadi beliau sudah memahami gestur dan karakter gerakan aktivis. Apalagi menjelang potensi gejolak Agustus ini, konsolidasi sangat penting agar Parepare tetap kondusif,”* ungkap Andi Rahman Saleh.

Lebih lanjut, Andi Rahman mewakili gabungan elemen aktivis—termasuk Gerakan Merebut Kedaulatan Rakyat (GMKR), Koalisi Masyarakat Penegak Keadilan (KMPB), LSM Fokus, Komunitas Manusia Merdeka, hingga KAHMI—mendesak Polres Parepare dan unsur Forkopimda untuk menunjukkan komitmen penegakan hukum tanpa pandang bulu.

“Kasus tunjangan perumahan dan dana Dikes harus menjadi skala prioritas. Jangan sampai ada diskriminasi atau saling melindungi hanya karena yang terlibat adalah ‘orang besar’ atau faktor kedekatan di unsur Forkopimda. Siapa pun dia, harus diproses sesuai hukum. Kami menaruh harapan besar pada kepemimpinan Kapolres yang baru ini,”* pungkasnya.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare