31.1 C
Pare-Pare
Selasa, Oktober 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 70

Kapolres Parepare Baru AKBP Phunky Mahendra Minta Anggota Pertahankan ‘Gigi 5’

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Suasana penuh kehangatan dan keakraban mewarnai apel jajaran Polres Parepare, Sabtu (01/08/26). Kapolres Parepare yang baru, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, secara resmi menyapa seluruh jajaran perwira, brigadir, PNS, hingga PHL pasca-prosesi serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat lama, AKBP Arman Indra Waspada, yang kini mengemban amanat baru sebagai Kapolres Sidrap.

Dalam amanat perdananya, AKBP Phunky menekankan pentingnya menjaga konsistensi kinerja dan soliditas yang selama ini telah terbangun di wilayah hukum Polres Parepare. Ia meminta seluruh personel tidak menurunkan ritme kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Apa yang telah diajarkan dan diwariskan oleh Bapak AKBP  Indra Waspada selama di Parepare, saya minta jangan dilupakan dan jangan ditinggalkan. Kalau beliau kemarin pakai ‘gigi 5’, jangan dioper ke ‘gigi 1’. Kita harus tetap ‘gigi 5’ agar situasi Kamtibmas di Kota Parepare tetap terjaga dengan sempurna,” tegas AKBP Phunky di hadapan jajaran Polres Parepare.

AKBP Phunky mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan emosional yang sangat dekat dengan pejabat lama. Selain merupakan rekan satu angkatan (leting) sejak pendidikan kepolisian hingga SESPIM, ia sudah menganggap AKBP Arman Indra Waspada sebagai saudara sendiri.

Mengingat jarak geografis antara Parepare dan Sidrap yang relatif dekat—sekitar 20 kilometer—ia berharap jalinan silaturahmi dan sinergitas antarwilayah dapat terus terjaga dengan baik.

“Jarak Parepare dan Sidrap ini sangat dekat, hanya sekitar 20 kilometer. Jadi silaturahmi jangan sampai terputus. Kami segenap keluarga besar Polres Parepare mendoakan agar Bapak AKBP Arman Indra Waspada senantiasa sehat, sukses, dan lancar dalam menjalankan tugas baru sebagai Kapolres Sidrap,” tambahnya.

Mengakhiri arahannya, AKBP Phunky mengajak seluruh personel Polres Parepare untuk terus bersemangat dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara di bawah kepemimpinannya yang baru.

Ketua DPRD Parepare Dorong Optimalisasi Sewa Aset dan Pajak Parkir Pelabuhan Optimal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Ir. H. Kaharuddin Kadir, menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pemanfaatan aset dan retribusi parkir pelabuhan guna menutupi potensi defisit anggaran.

Hal tersebut ditegaskan Kaharuddin dalam Rapat Paripurna Penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Kota Parepare, Rabu (29/09/26).

Kaharuddin menyoroti pemanfaatan pelataran aset daerah yang selama ini digunakan oleh pihak ketiga tanpa kontribusi retribusi. Menurutnya, pemanfaatan tersebut berpotensi menguntungkan pengguna secara sepihak sementara pemerintah daerah dirugikan.

“Terkait pelataran itu, secara spesifik di Perda mungkin tidak diatur rinci, tetapi bisa dikenakan sewa pelataran. Karena kalau dibiarkan digunakan orang sementara itu aset daerah, kita yang dirugikan. Prinsipnya lebih baik kita tarik retribusinya daripada daerah yang dirugikan,”* tegas Kaharuddin Kadir.

Selain sewa pelataran, Ketua DPRD Parepare ini juga mendorong percepatan kerja sama antara Perusahaan Daerah (PDP) dengan Pemerintah Kota Parepare terkait penarikan pajak parkir sebesar 10 persen di area pelabuhan.

Langkah ini juga sejalan dengan atensi dari Kedeputian Koordinasi dan Supervisi (Korsup/MCP) KPK agar penataan dan penarikan potensi pendapatan di area aset daerah segera diselesaikan.

“Terkait pelabuhan ini, kita minta dipercepat kerja sama antara PDP dengan pemerintah daerah untuk penarikan pajak parkir 10 persen di area tersebut. Atensi dari KPK juga meminta ini segera ditarik dan diselesaikan dalam waktu dekat. Jika tidak, daerah rugi. Kita harus kreatif mencari peluang untuk mengatasi efisiensi,”* ujarnya.

Kaharuddin berharap melalui kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) dan optimalisasi sektor-sektor potensial ini, Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam KUA-PPAS 2027 dapat terealisasi secara maksimal demi menutup beban defisiensi anggaran kota.

Pertamina Patra Niaga menurunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

0

MAKASSSAR, RADIOMESRA. COM – PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 Agustus 2026. Penyesuaian harga ini dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat serta mendukung ketersediaan pasokan BBM nasional.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti tren rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” ujar Kitty.

Dengan penyesuaian tersebut, harga BBM Non-Subsidi Pertamina yang berlaku di wilayah Sulawesi mulai 1 Agustus 2026 adalah sebagai berikut:

Pertamax Turbo turun dari Rp19.700/liter menjadi Rp18.700/liter.
Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.600/liter menjadi Rp16.300/liter.
Pertamina Dex tetap Rp21.650/liter.
Dexlite tetap Rp20.150/liter.

Harga tersebut berlaku untuk wilayah Sulawesi sesuai ketentuan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berlaku di masing-masing daerah.

Selain memperoleh BBM berkualitas dengan harga yang kompetitif, masyarakat juga dapat menikmati berbagai promo menarik melalui aplikasi MyPertamina, seperti cashback, harga lebih hemat, hingga bonus loyalty points dari transaksi pembelian BBM Non-Subsidi menggunakan metode pembayaran yang bekerja sama.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai promo yang tersedia di aplikasi MyPertamina agar transaksi pembelian BBM Non-Subsidi menjadi semakin hemat dan menguntungkan. Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen untuk terus menyediakan energi yang berkualitas, menjaga keandalan pasokan, serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” tambah Kitty.

Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah operasional tetap terjaga dan penyaluran berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap stok serta memastikan distribusi BBM berjalan secara optimal. Penggunaan BBM secara bijak sesuai kebutuhan juga diharapkan dapat mendukung kelancaran penyaluran energi bagi seluruh masyarakat.

Informasi lengkap mengenai harga terbaru BBM Non-Subsidi dapat diakses melalui website Pertamina Patra Niaga, sementara informasi promo dapat dilihat pada aplikasi MyPertamina atau dengan menghubungi Pertamina Customer Solution 135.

Media Contact

Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Laporan Keuangan Telkom Semester I 2026, Pendapatan konsolidasi meningkat 3,9% YoY, EBITDA naik 3,8% YoY, sementara laba bersih normalisasi tumbuh 6,2% YoY

0

Akselerasi Transformasi TLKM 30: Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Menutup semester pertama tahun 2026, Perseroan berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun, tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Sejalan dengan kinerja tersebut, EBITDA Perseroan meningkat 3,8% YoY menjadi Rp37,5 triliun dengan EBITDA margin sebesar 49,4%. Laba bersih juga tumbuh 1,4% YoY menjadi Rp10,6 triliun, dengan margin laba bersih sebesar 14,0%. Sementara itu, laba bersih yang dinormalisasi mencapai Rp11,3 triliun atau tumbuh 6,2% YoY, dengan margin sebesar 14,9%, mencerminkan ketahanan kinerja operasional Perseroan yang didukung oleh pemulihan bisnis mobile. Perseroan juga membukukan arus kas operasional yang kuat sebesar Rp34,9 triliun atau tumbuh 7,0% YoY, didukung oleh implementasi program efisiensi berkelanjutan serta disiplin dalam pengelolaan biaya.

“Komitmen dan dedikasi kami dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil kami capai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut semakin memperkuat optimisme kami untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia,” ujar Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom.

*Profitabilitas Segmen B2C Kian Kuat, Laba Bersih Meningkat 8.3% YoY*

Pada Segmen B2C (Mobile dan Fixed Broadband), Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3% YoY, didorong oleh pertumbuhan pendapatan Digital Business Data sebesar 11,0% pada semester pertama 2026. Kinerja tersebut mencerminkan berlanjutnya pemulihan industri mobile yang didukung oleh implementasi strategi komersial secara disiplin melalui penetapan harga, optimalisasi portofolio produk, dan pengelolaan nilai pelanggan. Sejalan dengan hal tersebut, Average Revenue Per User (ARPU) mobile meningkat menjadi Rp45.600 atau tumbuh 9,0% YoY. Selain itu, payload data juga terus bertumbuh seiring meningkatnya konsumsi digital masyarakat selama momen liburan sekolah dan penyelenggaraan Piala Dunia, yang semakin mendorong tingginya kebutuhan pelanggan terhadap layanan data berkualitas.

Pada layanan fixed broadband, Telkomsel terus memperkuat kualitas layanan melalui kalibrasi strategis basis pelanggan. Sebagai hasil dari upaya tersebut, jumlah pelanggan tercatat menjadi 9,5 juta dibandingkan 10,1 juta pada semester pertama 2025, dengan dampak yang terbatas terhadap pendapatan pada kuartal berjalan. Secara kuartalan, ARPU IndiHome meningkat 3,4% menjadi Rp211.000. Adapun secara semesteran ARPU IndiHome tercatat sebesar Rp207.000, di tengah persaingan harga yang masih berlangsung di pasar. Meski demikian, rasio konvergensi terus meningkat menjadi 65%. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Telkom untuk membangun basis pelanggan yang lebih berkualitas, meningkatkan efektivitas monetisasi layanan, serta memperkuat pertumbuhan yang berkelanjutan.

Berbekal fondasi bisnis B2C yang semakin kuat, Telkomsel akan terus mengakselerasi strategi quality growth dengan menempatkan pengalaman pelanggan sebagai prioritas utama, sekaligus memperluas kapabilitas digital melalui pengembangan ekosistem. Upaya tersebut akan diperkuat melalui pemanfaatan teknologi AI dan 5G, serta pengembangan solusi digital yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan individu maupun pelaku usaha yang terus berkembang. Berbagai inisiatif ini diharapkan semakin memperkuat posisi Telkomsel sebagai pemimpin pasar sekaligus menciptakan nilai jangka panjang.

*Penguatan Infrastruktur Digital Dorong Akselerasi Pertumbuhan Segmen B2B*

Total pendapatan Segmen B2B Infrastructure tumbuh 19,0% YoY menjadi Rp33,1 triliun pada semester pertama 2026, dengan pendapatan eksternal meningkat 4,9% YoY menjadi Rp4,7 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan pendapatan Data, Internet, dan IT Service. Pada bisnis menara telekomunikasi dan Fiber-to-the-Tower (FTTT), Mitratel membukukan pendapatan sebesar Rp4,7 triliun atau tumbuh 2,1% YoY, dengan Tower-Related Business tetap menjadi penopang utama pendapatan. Selain itu, total tenant meningkat menjadi 63.866 atau tumbuh 4,9% YoY sehingga mendorong rasio penyewaan (tenancy ratio) menara menjadi 1,57x.

Pada bisnis data center, Telkom terus memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital regional melalui NeutraDC. Didukung meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur digital, Perseroan terus memperkuat bisnis ini melalui inisiatif konsolidasi yang akan menjadikan NeutraDC sebagai pengelola terpusat seluruh aset data center TelkomGroup. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas layanan, mengoptimalkan monetisasi aset, serta mendorong pertumbuhan melalui kolaborasi dengan mitra strategis.

Sementara pada Segmen B2B ICT, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp7,3 triliun, tumbuh 35,7% QoQ meskipun masih terdampak oleh proses restrukturisasi portofolio dan streamlining yang tengah berlangsung.

Pada Segmen International Business, pendapatan tercatat sebesar Rp5,7 triliun pada periode ini. Seiring pergeseran portofolio bisnis menuju layanan konektivitas dan solusi digital dengan margin yang lebih tinggi serta berkurangnya ketergantungan pada bisnis traditional voice hubbing, Perseroan optimistis langkah tersebut akan mendorong peningkatan margin EBITDA dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini, permintaan terhadap kapasitas baru kabel bawah laut internasional terus meningkat, didorong oleh dinamika geopolitik global serta kebutuhan berbagai perusahaan teknologi besar dunia dalam mendukung adopsi teknologi AI.

*Konsisten Transformasi Perusahaan untuk Penciptaan Nilai di Masa Depan*

Eksekusi strategi TLKM 30 pada semester pertama 2026 menunjukkan kemajuan yang signifikan pada keempat pilar transformasi.

Dari sisi Operational & Service Excellence, Perseroan melaporkan pertumbuhan arus kas operasional sebesar 9,5% YoY serta terus meningkatkan efisiensi biaya operasional (OPEX) dan menerapkan pengelolaan belanja modal (CAPEX) secara prudent. Selain itu, implementasi Early Retirement Program (ERP) yang disertai mobilitas karyawan sebagai bagian dari upaya perampingan bisnis turut meningkatkan efektivitas pengelolaan biaya pegawai.

Di sisi lain, Perseroan juga menuntaskan Streamlining terhadap 10 entitas sebagai upaya menyederhanakan struktur grup dan penataan portofolio bisnis. Melalui skema divestasi, merger, dan likuidasi, langkah ini semakin memperkuat fokus Telkom pada bisnis inti serta membangun organisasi yang lebih tangkas. Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan merealisasikan belanja modal sebesar Rp10,8 triliun, di mana lebih dari 96% difokuskan pada pengembangan area bisnis prioritas di segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

Implementasi pilar Unlock Value juga terus mencatatkan kemajuan. Sepanjang semester pertama 2026, Telkom telah menyelesaikan sejumlah tahapan persiapan strategis dalam pelaksanaan pengalihan aset InfraNexia Tahap 2, yang hingga kini tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan rampung pada semester kedua 2026.

Pada pilar Modus-operandi Shift, Telkom terus memperkuat implementasi model Strategic Hold-Co melalui pengelolaan portofolio dan operasional bisnis yang terintegrasi pada empat segmen bisnis utama.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional,” tutup Dian.

*#ElevatingYourFuture*

Melepas dengan Doa, Menyambut dengan Harapan: Kisah Penuh Hormat Kenal Pamit Kapolres Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dedikasi tinggi dan rasa kekeluargaan yang erat menghiasi momentum Kenal Pamit Kapolres Parepare di Auditorium BJ. Habibie, Rumah Jabatan Walikota Parepare, Jumat malam (31/07/26). Pergantian tongkat komando dari AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H., kepada AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K., berjalan dengan sangat penuh arti.

Dalam ucapan pamitnya, AKBP Indra Waspada Yuda mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kebersamaan yang terajut selama ini. Beliau juga mendoakan agar di bawah kepemimpinan AKBP Phunky, Polres Parepare bisa semakin maju, profesional, dan semakin dicintai oleh masyarakat.

AKBP Phunky Mahendra Borniawan yang menerima tanggung jawab besar tersebut menyampaikan bahwa amanah ini adalah sebuah kehormatan. Beliau menegaskan kesiapannya untuk membangun komunikasi yang humanis dan kolaboratif bersama Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh lapisan warga Parepare.

Acara ditutup dengan pesan menyentuh dari Walikota Parepare H.Tasming Hamid yang mengingatkan bahwa keberhasilan daerah ditentukan oleh kemampuan menyatukan langkah. Sembari melepas AKBP Indra dengan doa terbaik, Walikota menyambut AKBP Phunky dengan harapan besar untuk terus mengutamakan kebersamaan demi kemajuan Kota Parepare.

Pentingnya Menabung Sejak Dini, Pegadaian Parepare Kenalkan Tabungan Emas di Kegiatan Ngopi Berjamaah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Penyesalan di masa tua akibat tidak menyiapkan tabungan sejak dini kerap menjadi persoalan finansial yang dihadapi masyarakat. Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Pegadaian Cabang Parepare memberikan solusi investasi aman dan terjangkau melalui program Pegadaian Tabungan Emas.

Hal tersebut disampaikan oleh Divisi Penjualan Pegadaian Cabang Parepare, Astillah, S.H., dalam acara Ngopi Berjamaah yang berlangsung di Masjid Raya Parepare, Jumat (31/7/2026).

Dalam pemaparannya, Astillah mengibaratkan pentingnya menabung dengan persiapan masa depan. Banyak orang menyesal di usia tua karena tidak memiliki tabungan, atau merasa tabungan yang disisihkan masih kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarga hingga anak cucu.

“Setiap orang pasti ingin masa tuanya tenang tanpa harus terus bekerja keras untuk kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, kami dari PT Pegadaian menghadirkan solusi menabung yang aman, mudah, dan cepat melalui Pegadaian Tabungan Emas,” ujar Astillah di hadapan para jemaah.

Astillah menjelaskan bahwa jemaah dan masyarakat luas kini dapat menabung emas kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi **Trink by Pegadaian**. Pembelian dilakukan dalam nominal Rupiah yang secara otomatis dikonversi menjadi saldo emas murni murni 24 karat.

Menariknya, edukasi menabung ini dapat dimulai dari nominal yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp10.000.

“Masyarakat bisa menabung berapa saja, bahkan mulai dari Rp10.000. Jadi sangat cocok untuk melatih anak-anak menabung sejak dini. Transaksinya pun sangat fleksibel, jika sore hari menabung dan malam hari tiba-tiba butuh uang tunai, saldonya bisa langsung dijual dan dicairkan ke rekening bank saat itu juga,” jelasnya.

Astillah juga menyoroti lonjakan nilai investasi emas dari waktu ke waktu. Ia memberikan gambaran bagaimana harga emas yang dulu berada di kisaran puluhan ribu rupiah per gram pada era 90-an, kini telah menyentuh angka Rp2.518.000 per gram di Pegadaian.

Selain transaksi digital, keamanan Tabungan Emas Pegadaian dijamin dengan ketersediaan fisik emas (cadangan kas). Nasabah yang memiliki saldo emas dapat mencetaknya menjadi emas batangan sesuai kebutuhan.

“Jika nasabah memiliki saldo 100 gram dan ingin mencetaknya menjadi kepingan 1 gram sebanyak 100 keping, itu sangat bisa dilakukan. Proses cetak fisik ini membutuhkan waktu sekitar 45 hari kerja. Ini membuktikan bahwa Tabungan Emas Pegadaian betul-betul aman, mudah, dan terpercaya,” pungkas Astillah.

Melalui kegiatan Ngopi Berjamaah ini, Pegadaian Cabang Parepare berharap dapat meningkatkan kesadaran finansial masyarakat Parepare agar lebih siap menghadapi masa depan melalui investasi emas.

Desil Bansos Bergeser Pasca-Penggabungan Data? Ketua Komisi I DPRD Parepare: Warga Bisa Ajukan Sanggah dan Verval

0

PAREPARE, RASIOMESRA. COM — Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menegaskan bahwa penetapan data desil penerima bantuan sosial dalam Data Terpadu Sosial Nusantara (DTSN) maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bersifat dinamis dan tidak dikunci mati oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Kamaluddin menanggapi keresahan warga kurang mampu di Kota Parepare yang mengalami pergeseran status desil secara signifikan—dari desil 1–4 (prioritas penerima bansos) melonjak menjadi desil 5 ke atas—pasca-penggabungan data berskala nasional berbasis NIK (Satu Data).

Menurut Kamaluddin, warga yang merasa penetapan desilnya tidak sesuai dengan fakta dan kondisi ekonomi riil di lapangan imbau untuk segera melapor dan tidak perlu berkecil hati.

“Jadi kalau ada yang menyatakan bahwa data tersebut tidak bisa diubah, itu tidak benar. Data boleh dilakukan perubahan. Jika ada warga kita yang dulunya masuk desil 1 sampai 4, kemudian tiba-tiba menjadi desil 5 atau lebih tinggi padahal tidak sesuai fakta, silakan” Terang H Kamaluddin Kadir

Kamaluddin menjelaskan, pergeseran desil sering kali terjadi karena integrasi sistem Satu Data KTP/NIK. Sistem otomatis mencatat riwayat transaksi keuangan masa lalu, seperti pencatatan saat sensus, penggunaan pinjaman online (pinjol), kredit/angsuran kendaraan, atau pembelian barang yang tergolong investasi.

Meski demikian, pemerintah menyadari bahwa kondisi ekonomi masyarakat sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, mekanisme Verifikasi dan Validasi (Verval) disiapkan sebagai jalan keluar.

Untuk mengajukan perbaikan data, masyarakat dapat menempuh beberapa jalur:

 1. Lini RT/RW: Melaporkan ketidaksesuaian data kepada pengurus RT atau RW setempat.

 2. Kelurahan & Kecamatan: Mengajukan permohonan verval ke kantor kelurahan atau kecamatan setempat.

 3. Dinas Sosial & Layanan Digital: Datang langsung ke Dinas Sosial Kota Parepare atau mengajukan pemutakhiran data secara mandiri melalui aplikasi resmi di smartphone.

Kamaluddin mengungkapkan bahwa pihaknya di DPRD Kota Parepare telah beberapa kali memfasilitasi aduan masyarakat terkait pergeseran desil yang ekstrem.

“Kami sudah berapa kali memfasilitasi warga yang desilnya dulunya 1 sampai 4, tapi karena ada penggabungan data menjadi DTSN melonjak jadi desil 6 bahkan desil 8. Kita usulkan untuk perubahan, dan alhamdulillah bisa dikembalikan ke desil 1–4 karena memang sesuai hasil verval fakta lapangan,” ungkapnya.

Ia pun meminta kepada pihak Kelurahan, Kecamatan, hingga Dinas Sosial agar bertindak cepat dan responsif menangani keluhan masyarakat agar proses tidak memakan waktu lama. Di samping itu, ia mengimbau agar ada keterbukaan dan kejujuran dari warga, baik saat membutuhkan bantuan maupun ketika kondisi ekonominya telah membaik secara signifikan.

Dugaan Pengoplosan Beras Bulog di Parepare, Kapolres: Masih Penyelidikan, Belum Ditemukan Indikasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pihak Kepolisian Resor (Polres) Parepare melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan tindak pidana pengoplosan beras bantuan atau pasokan dari Bulog.

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yudha, menyampaikan bahwa jajarannya telah melakukan pemeriksaan dan penelusuran ke sejumlah lokasi mitra Bulog di wilayah Parepare guna mengantisipasi praktik curang yang merugikan masyarakat tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini tim penyidik belum menemukan indikasi atau bukti kuat yang mengarah pada tindakan pengoplosan beras.

*”Kami bersama teman-teman dari Reskrim sedang melakukan proses penyelidikan. Kami sudah keliling ke beberapa mitra Bulog untuk mengantisipasi dugaan pengoplosan beras ini. Namun, sampai saat ini dari beberapa saksi yang dimintai keterangan, belum menunjukkan adanya pengoplosan,”* ujar AKBP Indra Waspada Yudha.

Selain memeriksa para mitra penyalur, penyidik Satreskrim Polres Parepare juga telah memanggil dan meminta keterangan dari pihak Bulog setempat untuk proses klarifikasi.

Dari hasil pemeriksaan awal, pihak Bulog menyatakan belum mengetahui adanya praktik pengoplosan beras yang diduga melibatkan pasokan mereka.

“Dari pihak Bulog sudah kita minta keterangan. Pihak Bulog sendiri pun belum mengetahui terkait dengan dugaan proses pengoplosan ini. Walau begitu, proses penyelidikan tetap terus kami jalankan,”* tegas Kapolres.

Polres Parepare menegaskan komitmennya untuk terus mengawal ketahanan pangan dan menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan kecurangan pada komoditas beras di wilayah hukum Kota Parepare.

Hadir di Ngopi Berjamaah, Sappe Tegaskan Peran DPRD Sebagai Penyambung Lidah Rakyat dan Ajak Masyarakat Menebar Kebaikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Parepare, Sappe, S.H., menegaskan posisi strategis anggota dewan sebagai penyambung lidah antara masyarakat dan pemerintah daerah. Pernyataan tersebut disampaikannya saat hadir dalam kegiatan bincang santai bertajuk Program *”Ngopi Berjamaah”*.

Dalam kesempatan tersebut, Sappe menerangkan batas kewenangan antara lembaga legislatif dan eksekutif agar tidak terjadi kekeliruan pemahaman di masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan teknis kebijakan maupun eksekusi program pembangunan sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah.

> *”Wakil rakyat itu sebagai penyambung lidah antara pemerintah dengan masyarakat. Kemudian untuk eksekutor hak kewenangan, tetap melekat kepada pemerintah daerah. Kami di DPRD hanya mempunyai tiga fungsi utama: fungsi pengawasan, penganggaran, dan membuat peraturan daerah,”* tegas Sappe, S.H.

>

#### **Pesan Moral dan Nilai Kesedekahan**

Tidak hanya mengulas fungsi dan tugas kedewanan, Sappe juga membagikan pesan moral dan religius terkait pentingnya kepedulian sosial antar sesama warga. Mengutip nasihat keagamaan, ia mengingatkan bahwa bersedekah tidak melulu harus berupa harta atau materi.

> *”Jika tidak mampu bersedekah dengan hartamu, maka bersedekahlah dengan tenagamu. Jika tidak mampu bersedekah dengan tenagamu, bersedekahlah dengan ilmumu. Jika tidak mempunyai ilmu untuk disedekahkan, cukup niatkan untuk berlaku baik. Tak perlu menjadi yang terbaik, yang pastinya kita yakini selalulah berbuat baik,”* tutur legislator Parepare tersebut.

>

Ia menambahkan keyakinannya bahwa setiap bentuk kebaikan yang dilakukan akan mendatangkan balasan kebaikan pula dari Tuhan Yang Maha Esa.

> *”Yakin pada intinya: tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula. Barang siapa yang memudahkan urusan sesamanya, maka insya Allah akan dimudahkan juga segala urusannya, termasuk saat menghadapi kematian,”* pungkasnya.

Tingkatkan Kapasitas Pelayanan, DP3A Parepare Gelar Pelatihan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare menggelar Pelatihan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Lagota Cafe & Resto, Jalan Jend. Ahmad Yani, Kamis (30/07/26).

Kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai elemen kunci, mulai dari tenaga pendidik tingkat sekolah dasar, tenaga medis Puskesmas se-Kota Parepare, pengurus Layanan Berbasis Komunitas (LBK) tingkat kelurahan dan kecamatan, hingga jajaran DP3A Kota Parepare.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3A Kota Parepare, Hj. Cica Jamaluddin, S.H., hadir sebagai salah satu narasumber utama. Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini dihajatkan untuk memperkuat kapasitas, pengetahuan, serta keterampilan para staf dan petugas layanan di lapangan.

Pelatihan manajemen kasus ini mendapat apresiasi positif dari para peserta. Perwakilan Layanan Berbasis Komunitas (LBK) Galung Mariase, Ilham, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat krusial dan memberikan sudut pandang baru dalam mendampingi kasus hukum di masyarakat.

“Sebagai orang yang berkecimpung dalam kegiatan bantuan hukum, pelatihan manajemen kasus seperti ini terbilang baru bagi saya. Ini sangat baik untuk meningkatkan wawasan kita terkait bagaimana cara penanganan yang tepat apabila ada kasus kekerasan di sekitar kita,” ujar Ilham.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini sebaiknya dipandang sebagai tahap awal dan berharap ada program lanjutan secara berkesinambungan.

“Pelatihan ini sangat membantu. Harapan saya ke depan ada pelatihan tingkat lanjutan bagi para peserta agar pemahaman dan keterampilan petugas di lapangan bisa terus bertambah,” pungkasnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare