31.3 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 30, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 675

Arus Balik Melalui Pelabuhan Nusantara Parepare Terpantau ramai

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Arus balik melalui Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terpantau ramai. Hari Selasa (10/05/22), total ada dua kapal yang mengangkut 2.679 penumpang ke Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Ketua Posko Angkutan Lebaran Pelabuhan Nusantara Parepare, Asrul Mengatakan Pada pemberangkatan KM Lambelu berangkat dari Pelabuhan Parepare pada pukul 09.25 Wita dengan 1.707 penumpang. Selanjutnya kapal kedua yang berangkat yakni KM Kirana pukul 14.00 Wita dengan 972 penumpang.

“Untuk yang berangkat H + 1 sampai H + 8 kurang lebih 16.000. Data kemarin kurang lebih Rp. 15.000 sebentar lagi merapat KM Kirana setelah lambelu membawa penumpang turun merapat yang akan berangkat belum. Sebenarnya prediksi puncak arus balik kemarin hari Sabtu dan Minggu tapi kita masih prediksi juga tim posko bahwa akan terjadi juga peningkatan di hari Rabu dan sabtu nanti karena Minggu pertama dan kedua itu biasanya masyarakat yang mau berangkat itu masih ada yang melakukan momen lebaran bersama keluarga.” Terang Asrul.

Merujuk data posko angkutan lebaran Pelabuhan Parepare, untuk data akumulasi penumpang yang naik mulai H-15 sampai dengan H+7 tahun 2022 telah mencapai 18.141 orang.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 lalu, penumpang naik mengalami peningkatan sebesar 382,60 persen. Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 lalu mengalami penurunan sebesar -7,36 persen.

Selanjutnya akumulasi data penumpang yang turun mulai H-15 hingga H+7 tahun 2022 mencapai 28.345 orang. Jika dibandingkan periode yang sama tahun 2021 lalu, terjadi peningkatan sebesar 202,06 persen. Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 lalu, mengalami penurunan -36,92 persen.

dr. Renny Imbau Masyarakat Kenali Gejala Awal Hepatitis Akut

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Hepatitis Akut berat yang belum diketahui penyebabnya pertama kali ditemukan pada tanggal 5 April di Inggris Raya kemudian menyebar dengan cepat ke beberapa negara termasuk ke Indonesia yang masuk mulai pertengahan April.

Pada tim liputan Jelajah kota Direktur RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, dr. Renny Anggreini sari mengatakan sampai saat ini belum ditemukan kasus di Parepare maupun di Sulawesi Selatan.

“Untuk gejala-gejalanya, hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya ini yang pertama adalah gejala awal seperti mual, muntah, diare berat, dan demam ringan. Gejala lanjutan seperti buang air kecil air, kencing itu menjadi pekat warnanya agak kecoklatan seperti teh. Kemudian buang air besar itu berwarna pucat, mata dan kulit agak menguning, kemudian ada gangguan pembekuan darah. Kalau gejalanya memberat itu bisa terjadi kejang sampai penurunan kesadaran.” Kata dr. Renny.

Lanjut dr. Renny, untuk cara mencegah hepatitis akut ini pada anak-anak harus ketahui bahwa penularannya itu bisa melalui saluran cerna maupun saluran napas. Untuk pencegahan melalui saluran cerna sebaiknya dianjurkan anak-anak untuk rajin mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan yang dimakan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian menggunakan alat makan dengan orang lain kemudian hindari kontak dengan orang yang sakit dan jangan lupa menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

“Untuk mencegah penularan saluran napas sebaiknya kurangi mobilitas, gunakan masker jika berpergian, jaga jarak dengan orang lain, dari keramaian atau kerumunan. Ada 4 langkah penting untuk penanganan hepatitis akut ini yaitu yang pertama ada gejala awal seperti diare, mual, muntah, sakit perut dan dapat disertai dengan demam ringan. Yang kedua jika muncul gejala awal jangan panik segera bahwa pasien ke Puskesmas atau ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lanjutan. Yang ketiga jangan tunggu sampai muncul gejala lanjutan seperti kulit dan mata kuning tapi segera bawa agar tidak terlambat mendapatkan penanganan. Yang ke4 jika terjadi penurunan kesadaran segera bawa pasien ke rumah sakit dengan fasilitas ICU Anak.” Jelas dr. Renny.

dr. Renny juga mengimbau jadi untuk masyarakat agar mengenali gejala gejala awal hepatitis akut dan apabila muncul gejala yang disebutkan tadi jangan panik segera bawa ke tempat pelayanan kesehatan yang terdekat.

SYT: Dewan Sudah Anggarkan TPP, Jangan Cari Alasan Tak Dibayar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Legislator Nasdem Suyuti meminta Pemkot Parepare segera membayarkan TPP ASN. SYT mengingatkan Wali kota agar tidak cari-cari alasan untuk tak mencairkan hak ASN itu. Hal tersebut di katakan Suyuti pada tim liputan jelajah kota Selasa (10/05/22)

“Kita sepakat bahwa Pemberian TPP itu harus berdasarkan aturan atau norma-norma yang berlaku termasuk indikator kerja bagi ASN. Cuma yang saya kritisi disini adalah kenapa baru sekarang dibahas, kenapa Yang notabenenya semestinya ASN sudah terima baru diperdebatkan masalah aturan-aturan indikator-indikator ASN untuk memberikan TPP ini. Tahun kemarin dibahas kenapa memang tidak disiapkan semua pendukungnya ini pemberian TPP supaya pada saat pemberian itu jalan katanya taat asas taat anggaran kalau begini yang dirugikan adalah ASN.” Kata Suyuti.

Lanjut Ketua Garda Pemuda Nasdem ini, tahun anggaran 2022 semua honor honor ditiadakan karena alasan bahwa mereka akan diberikan TPP sekarang baru mau diperdebatkan bahwa baru mau konsultasi di BPK.

“Saya rasa itu hanya mencari alasan-alasan, mencari pembenaran-pembenaran. Yang rugikan adalah ASN yang mereka sudah mengharapkan TPP (Tambahan Penghasilan) tapi nyatanya sampai sekarang belum diterima. Berbicara masalah kemampuan keuangan daerah, Saya rasa itu tidak jadi masalah karena Parepare berada di klaster sedang, janganlah dikait-kaitkan dengan persoalan kita lagi defisit, itu diskriminasi bagi ASN kalau kita kaitkan kesana. Karena TPP sudah dianggarkan tahun kemarin jadi tidak ada hubungannya, tentang kecurigaan kita ya jangan sampai gara-gara defisit sehingga anggaran untuk TPP dipikirkan untuk diberikan supaya bisa menyelesaikan defisit ini, mengurangi defisit ini yang jangan-jangan arahnya ke sana dan kita patut curiga karena sekarang kenyataannya seperti itu ini sudah masuk bulan kelima tahun 2022 belum dibayar..” Jelas Suyuti.

Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, Wali Kota Parepare Pimpin Coffee Morning Secara Virtual

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Hari pertama kerja pasca libur lebaran Idul Fitri 1443H, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, memimpin coffee morning secara virtual.

Coffee morning itu diikuti seluruh jajaran lingkup Pemkot Parepare, mulai dari Wakil Wali Kota, Sekda, staf ahli, asisten, para kepala SKPD, direktur rumah sakit, Kabag, camat, lurah hingga kepala UPTD.

Kesempatan itu, Taufan Pawe menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443H kepada seluruh jajaran pemerintahannya.

“Ini masih suasana lebaran. Mari saling memaaf-maafan, Mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Momentum hari raya Idul Fitri, lanjut Walikota berlatar belakang doktor hukum ini, dirinya mengajak ASN agar memaknai sebagai hari kemenangan dan kembali fitrah.

“Mari mulai lembaran baru dengan meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja sebagai pelayanan masyarakat dan abdi pemerintah,” pesan Taufan Pawe.

ASN kata Taufan Pawe, mesti memiliki kerja yang terukur dalam memberikan pelayanan agar masyarakat dapat sejahtera. “Kita berkeinginan menjadikan Parepare sebagai wajah terdepan di Sulsel,” tandasnya. ()

Direktur PAM Parepare Firdaus Djollong Beri Penghormatan Kepada Karyawan Yang Memasuki Masa Purna

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Direktur Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare, Andi Firdaus Djollong memberikan penghargaan kepada karyawannya yang memasuki masa purna bakti.

Seperti yang dilakukan pada Senin (09/05/22). Firdaus Djollong menggelar acara silaturahmi sebagai bentuk perpisahan dengan karyawannya yang telah memasuki masa pensiun.

Suasana haru penuh bahagia pun nampak dari wajah sejumlah pejabat dan karyawan PAM Parepare yang hadir dalam acara tersebut.

Mantan pimpinan DPRD itu mengatakan, acara pelepasan karyawan purnabakti akan menjadi tradisi di lingkup perusahaan plat merah tersebut.

“Ini sebagai penghargaan kami kepada karyawan yang memasuki masa pensiun. Ini pertama kita lakukan dan kami harap acara seperti ini akan menjadi tradisi di PAM Tirta Karajae dimasa mendatang,” ucap Firdaus Djollong.

Firdaus Djollong pun menyampaikan terimakasih kepada salahsatu karyawannya, Fahrul Mannang yang telah memasuki masa pensiun. Fahrul Mannang adalah karyawan PAM Parepare yang selama ini aktif di bagian manejer Keuangan.

“Terimakasih atas dedikasi dan kerja keras anda. Anda berhak mendapatkan masa pensiun terbaik. Semoga mendapatkan yang terbaik di fase selanjutnya dalam hidup. Bahagia dan mendapatkan hari-hari sehat di tahun-tahun pensiun anda,” ungkap Firdaus Djollong. (*)

Hari Pertama Masuk Kerja di Parepare, 11 ASN Sakit, 17 Cuti, 7 Izin, 18 Terancam Sanksi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Terdata 62 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Parepare yang tidak hadir dengan berbagai alasan pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran dan cuti bersama nasional, Senin, (09/05/22)

Dari 62 ASN tidak hadir itu, 18 di antaranya tanpa keterangan dan terancam dikenakan sanksi. Sementara yang lainnya, 11 orang sakit, 17 cuti, 7 izin, dan 9 tugas belajar.

“18 orang yang tanpa keterangan itu, akan diberikan sanksi sesuai ketentuan berlaku.” ungkap Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Parepare, Eko Wahyu Ariyadi.

Eko menekankan, sanksi bagi 18 pegawai itu akan ditindaklanjuti sesuai level kesalahannya.

Selain itu, kata dia, ada 11 pegawai tidak hadir dengan alasan sakit. Lalu, ada 17 pegawai dengan alasan cuti dan hamil besar.

“Ada juga 7 ASN tidak masuk dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Dan ada 9 ASN masih dalam tugas belajar sehingga tidak hadir,” terang Eko.

Sekda Kota Parepare, H Iwan Asaad mengingatkan, ASN yang tidak hadir akan merugikan dirinya sendiri. Karena akan berdampak pada penilaian kinerja dan pengurangan poin pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). “Poin kehadiran akan berkurang dan terekam sebagai pengurangan poin TPP ASN,” ingat Iwan.

Iwan yakin ASN Parepare akan aktif dan hadir tepat waktu. Kalaupun ada yang tidak hadir akan dilihat alasannya. (*)

Wali kota Minta Dinkes Pantau Laporan Terkait Hepatitis Akut

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menanggapi adanya fenomena Hepatitis yang terjadi di Indonesia dalam beberapa waktu terkahir.

Menurut Kemenkes RI, gejala awal Hepatitis Akut misterius adalah gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, diare berat, demam ringan. Gejala bisa lanjut dengan kondisi air kencing berwarna pekat seperti teh, dan BAB putih pucat, kulit dan mata kuning, gangguan pembekuan darah, kejang, penurunan kesadaran.

Terkait hal itu, Taufan memerintahkan Dinas Kesehatan untuk memantau dan melaporkan apabila terdapat Hepatitis Akut di Kota Parepare, sesuai dengan gejala yang telah dipublikasikan Kemenkes RI.

“Terus pantau agar dapat ditangani sesegera dan secepat mungkin sehingga pasien dapat tertolong,” katanya, Senin (9/5/2022).

Ketua DPD I Golkar Sulsel ini pun mengimbau warga agar tetap waspada dengan kemunculan penyakit tersebut.

“Tetap waspada namun jangan panik. Jika ada gejala segera bawa ke rumah sakit untuk diberikan penanganan medis,” ungkap Wali Kota Parepare dua periode ini.

Sekadar diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekira 288 kasus Hepatitis Akut dari 20 negara dengan lebih dari 50 kasus tambahan yang masih dalam penyelidikan.

Di Indonesia sendiri tercatat ada tiga kasus Hepatitis Akut meninggal dunia dalam dua pekan. Fenomena Hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya, menjadi sorotan dunia setelah WHO menetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 15 April 2022 lalu.

Wawali Parepare Ingin Penataan Parkir dan Kebersihan Anjungan Cempae Makin Baik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wakil Walikota Parepare Pangerang Rahim berkunjung ke Anjungan Cempae, Senin (09/05/22). Pangerang ingin penataan ikon baru Parepare itu makin baik. Terutama, penataan parkir dan kebersihan.

“Kita ingin anjungan Cempae dikunjungi dengan nyaman. Saya dengar kalau malam Minggu itu ramai pengunjung. Jadi saya minta ke Dishub agar menata parkir dengan baik. Kita mengantisipasi macet,” katanya.

Pangerang mengungkapkan telah meminta dinas terkait agar terus memperhatikan penataan anjungan Cempae.

“Kita sudah melakukan penataan lebih jauh. Kita akan menempatkan juru parkir yang profesional termasuk jumlahnya diperhitungkan, sehingga semua bisa tertata dengan bagus dibantu dengan satpol PP, Kebersihan sudah bagus. Karena setiap pagi saya dengan dibersihkan,” lanjut Pangerang.

Dalam waktu dekat, kata dia, segera dibentuk UPTD untuk mengelola anjungan Cempae. Sehingga anjungan Cempae bisa tertata dengan bagus, aman dan nyaman.

Legislator PPP Namri Nasir juga memberi perhatian anjungan Cempae. Ia menyarankan agar dilakukan rekayasa lalulintas untuk mengurai kemacetan.

“Tinjauan kami di lapangan, parkirannya jangan dua sisi jalan. Sehingga macet terurai. Perlu ada rambu-rambu dilarang parkir dua sisi. Satu sisi saja,” pintanya.

Namri juga meminta agar tempat sampah ditambah. Ia menilai enam tempat sampah di Anjungan Cempae itu belum cukup. Kata dia, bisa dicukupkan delapan. Agar kebersihan lebih terjaga.

Wawali Parepare didampingi Kadis Perhubungan Iskandar Nusu, Kadis Satpol PP M Anzar, dan Asisten 1 Walikota Aminah Amin. (rdi)

Pemkot Parepare Imbau Waspada Penyakit Hepatitis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penyakit Hepatitis. Pasalnya, World Health Organization (WHO) menyebutkan Hepatitis misterius telah mencapai 288 kasus.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe telah menginstruksikan Dinas Kesehatan agar memantau dan melaporkan apabila adanya kasus hepatitis asing sesuai dengan gejala yang telah dipublikasi oleh Kemenkes. “Kita sudah instruksikan Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk memantau dan melaporkan jika ada masyarakat yang memiliki gejala penyakit Hepatitis asing,” ujarnya.

Kepala Bidang Infokom RSUD Parepare, Hj Mukarramah menyampaikan, ada beberapa gejala Hepatitis Akut berat yang belum diketahui penyebabnya. “Gejala awal yang dialami mual, muntah, diare berat dan demam ringan. Gejala lanjut yaitu air kencing berwarna pekat seperti teh, dan BAB berwarna putih pucat,Gejala lainnya warna mata dan kulit menguning, gangguan pembekuan darah, kejang dan kesadaran menurun,” jelasnya.

Menurut Hj Mukarramah, ada beberapa cara mencegah anak dari Hepatitis akut, seperti rutin cuci tangan, tidak bergantian alat makan dengan orang lain, gunakan masker dan menjaga jarak. “Jangan tunda untuk membawa si Kecil ke fasilitas layanan kesehatan terdekat jika memiliki gejala. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” tandasnya. (ad)

Target Rebut 1 Medali Emas, H. Surianto Hadiri Pengukuhan Tim Sea Games Indonesia di Vietnam.

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengukuhan tim Sea Games Indonesia yang akan berlaga di Hanoi Vietnam berlangsung di Jakarta Ahad (08/05/22) dihadiri langsung manajer timnas sepak takraw Indonesia H. Surianto.

Manajer timnas sepak takraw Indonesia H. Surianto dihubungi di Jakarta mengatakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang akan mengukuhkan secara resmi tim indonesia yang akan berlaga di pesta olahraga negara negara asia tenggara tersebut.

“Iyya hari ini tim Indonesia akan dikukuhkan oleh Menpora, seluruh perwakilan dan manajer tim sudah hadir.” ungkapnya

Sementara pelepasan secara resmi akan dilaksanakan Senin di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo. “Hari Senin Insyaa Allah bapak Presiden yang akan melepas secara resmi tim Sea Games Indonesia di Istana Negara,” Kata Aji Anto.

Manajer timnas sepak takraw Indonesia H. Surianto juga Ketua DPC Partai Gerindra Parepare ini mengatakan tim yang dibawanya menargetkan minimal merebut 1 medali emas di Sea Games Vietnam (Lap. AL)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare