29 C
Pare-Pare
Senin, Juni 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 58

2 Anggota Dewan Minta Bang One Segera Di Tetapkan RW Terpilih 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – 2 Anggota DPRD kota Parepare meminta kelurahan ujung bulu untuk segera menetapkan Sultan atau bang one sebagai pemenang pada pemilihan RW 8 yang di gelar serentak separepare pada 20 Desember 2025 lalu. Anggota komisi 3 DPRD dari partai PKB Andi Muhammad Fudail pada saat aksi unjuk rasa yang di gelar Forum Masyarakat Peduli Demokrasi pada Senin (19/02/26) lalu mengatakan Jika sesuai mekanismenya jalankan jangan di intervensi peraturannya.

“Bang one adalah pemenang suara terbanyak, tetapkan beliau jadi pemenang, adapun laporan itu dikesampingkan, jangan karena laporan itu yang nota bene lewat masanya itu, dipersoalkan. keliru kita. Ini demokrasi, tidak benar. Saya minta pada hari ini tetapkan bang one sebagai pemenang, itupun ada persoalan mengenai pemalsuan dikesampingkan itu, di ke belakang, tapi yang jelas secara birokrasi, secara aturan yang harus kita pedomani, itu jangan terpengaruh bahwa hasil pertemuan dengan asisten dan segala macam, jalankan sesuai aturan dan tetap kan pemenang nya. demokrasi yang adil diawali dari RT.” Pinta Andi Fudail.

Pada program Obras Selasa (20/01/26) Wakil ketua Komisi II yang juga anggota kader partai PKS Sappe SH., mengungkapkan,  Meskipun tanpa surat keterangan kesehatan, dirinya merasa lurah tahu bagaimana kondisi fisik bang one, dia sudah tahu, jadi dari awal memang ini seharusnya tidak diloloskan berkasnya.

“Tidak ada alasan, bahwa ini sudah mutlak menang. Kemudian, pihak kelurahan pasti tahu. Kita memang heran sekarang, kalau hanya sekedar pemilihan RT/RW itu, sepertinya kalau menurut pandangan saya, memang ada intervensi. Contoh saja di wilayah ku, ada beberapa memang dipaksakan memang melawan warga setempat, bahwa ini orangnya ini, akhirnya ada gula dan lain lain orang-orang yang seperti ini di belakangnya, orang adalah orang-orang memang tidak punya kemampuan, orang-orang yang di belakang calon-calon ketua RT/RW ini yang memberikan sumbangan ini dari awal kita ada pikiran yang tidak baik.” Jelas Sappe

Tasming Hamid Harap Imigrasi Semakin Humanis dan Berintegritas di Usia ke-76

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhakti Imigrasi ke-76 kepada seluruh jajaran Imigrasi di Indonesia.

Ucapan tersebut disampaikan atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Parepare, usai hadir langsung di kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah di Kantor Imigrasi kelas II Parepare. Selasa, (20/01/26).

Tasming Hamid mengatakan, peringatan Hari Bakti Imigrasi bukan sekadar momentum hari lahir institusi keimigrasian, tetapi juga menjadi ajang refleksi atas dedikasi dan pengabdian jajaran Imigrasi dalam menjaga kedaulatan negara, memberikan pelayanan publik, serta mendukung pembangunan nasional dan daerah.

“Selamat Hari Bakti Imigrasi ke-76. Momentum ini bukan hanya sebagai peringatan hari lahir institusi keimigrasian, tetapi juga sebagai refleksi atas dedikasi dan pengabdian jajaran Imigrasi dalam menjaga kedaulatan negara, memberikan pelayanan publik, serta mendukung pembangunan nasional dan daerah,” ujar Tasming Hamid.

Menurutnya, peran Imigrasi saat ini sangat strategis di tengah dinamika globalisasi, meningkatnya mobilitas manusia, serta tantangan keamanan dan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Imigrasi tidak hanya berperan sebagai penjaga pintu gerbang negara, tetapi juga menjadi mitra penting pemerintah daerah.

“Imigrasi juga berperan dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendukung sektor pariwisata, serta menjamin tertib administrasi keimigrasian,” terang mantan anggota DPRD Parepare dua periode tersebut.

Tasming Hamid juga menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin dengan baik antara Kantor Imigrasi dan Pemerintah Kota Parepare.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sejalan dengan visi pembangunan Kota Parepare yang berorientasi pada pelayanan prima dan tata kelola pemerintahan yang baik, Tasming Hamid berharap Imigrasi terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi digital serta memperkuat integritas dan profesionalisme aparatur.

“Semoga di usia ke-76 ini, Imigrasi Indonesia semakin maju, humanis, dan berintegritas, serta terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tandasnya. (*)

Musim Hujan, Mediator Nyamuk DBD Berkembang Biak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Dosen Adminkes STIKES Fatimah Parepare Sriyanti Ambar, SKM. M.Kes pada ruang bincang kesehatan yang tayang di radio mesra pada Selasa (20/01/26) pukul 10.10 pagi, mengatakan,  Terkadang ada yang mengatakan bahwa musim hujan itu paling banyak penyakit DBD.

“Itu sebenarnya, kalau di musim hujan paling banyak DBDnya, itu bukan, sebenarnya hanya faktor mediator. Karena di musim hujan itu, menyebabkan banyak genangan air. Jadi sebenarnya penyebab demam berdarah itu adanya genangan air dan adanya telur nyamuk.” Kata Sriyanti.

Lanjutnya untuk siklus nyamuk demam berdarah atau nyamuk Aedes agypti itu dimulai dari telur kemudian setelah menjadi telur berubah menjadi jentik setelah jentik berubah menjadi kurva kemudian menjadi nyamuk dewasa

“Jadi untuk siklus nyamuk demam berdarah atau nyamuk Aedes, itu dimulai dari telur, kemudian setelah menjadi telur berubah menjadi jentik, setelah jentik berubah menjadi kurva, kemudian menjadi nyamuk dewasa.  Dalam siklus ini, antara telur berubah menjadi nyamuk dewasa 10 hari, sangat singkat sekali. Jadi kurung waktu 7 sampai 10 hari itu bisa berkembang dari telur menjadi nyamuk, sehingga di dalam siklus nyamuk itu bisa memutuskan mata rantai pengembangbiakan tersebut.” Ungkap Sriyanti

Bawaslu Kota Parepare Menyapa Gen Z Melalui Program Pelajar Siaga Demokrasi di Pondok Pesantren

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melaksanakan kegiatan Bawaslu Menyapa Gen Z dengan tema “Pelajar Siaga Demokrasi” pada Senin, (19/01/26). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai ini digelar di Aula Pondok Pesantren DDI Ujung Lare (DDI Lil Banat), Kota Parepare, dan diikuti oleh seluruh Santriwati Madrasah Aliyah DDI Lil Banat sebagai peserta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu Kota Parepare dalam meningkatkan pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai demokrasi, kesadaran politik, serta peran strategis generasi muda, khususnya pemilih pemula, dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Materi yang disampaikan berfokus pada Pengawasan Partisipatif, dengan tujuan mendorong keterlibatan aktif Generasi Z dalam mengawal proses demokrasi.

Koordiv Hukum, Pencegahan, Partisipatif Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Parepare, sekaligus sebagai narasumber Dr. Susilawati, pada tim liputan jelajah kota radio mesra Senin (19/01/26) menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Bawaslu Kota Parepare dengan MA DDI Lil Banat. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan pendidikan demokrasi kepada santri agar memahami praktik berdemokrasi yang baik dan bertanggung jawab.

“Kegiatan pengawasan partisipatif ini penting, karena para pelajar nantinya akan memasuki usia pemilih dan memiliki hak untuk berpartisipasi dalam pemilu, sehingga perlu dibekali pemahaman sejak dini. Kami berharap materi yang di sampaikan dapat ,menjadi bekal para santri dalam berdemokrasi, sehingga mereka kelak tumbuh cerdas dan kritis” jelasnya.

Sejumlah pokok bahasan, antara lain sejarah pengawasan pemilu di Indonesia, asas-asas pemilu yang meliputi langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, serta pengenalan lembaga penyelenggara pemilu yang terdiri dari KPU, Bawaslu, dan DKPP. Selain itu, dijelaskan pula tugas dan fungsi Bawaslu serta keanggotaan Bawaslu dalam sistem kepemiluan di Indonesia.

Peserta juga dibekali pemahaman tentang cara menjadi pemilih pemula yang cerdas, di antaranya memastikan telah terdaftar sebagai pemilih, aktif mencari dan memahami informasi terkait calon yang akan dipilih, berani melaporkan dugaan pelanggaran pemilu, serta menggunakan hak pilih dengan hadir ke TPS pada hari pemungutan suara.

Dr. Susilawati menegaskan bahwa edukasi demokrasi perlu ditanamkan sejak dini. Ia berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi para santri dalam berdemokrasi, sehingga kelak tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya.

Kepala MA DDI Lil-Banat Herfina, S.Pd.I. menyampaikan bahwa kehadiran Bawaslu Kota Parepare di lingkungan pondok pesantren diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pembelajaran berharga bagi para Santri sebagai calon pemilih di masa mendatang

Puluhan Kendaraan Terjaring Operasi KRYD Di Parepare, Kasat Lantas : Ini Adalah Operasi Cipta Kondisi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Parepare bersama dengan TNI mengamankan puluhan sepeda motor saat melaksanakan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Operasi KRYD yang dilaksanakan, juga merupakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) menjelang bulan Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026 guna menciptakan situasi kambtibmas yang kondusif, aman dan nyaman. Termasuk menciptakan kamseltibcar lantas dalam menekan terjadi pelanggaran lalu lintas yang berdampak kecelakaan korban fatalitas.

Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muhammad Arsyad mengatakan, Operasi KRYD yang dilaksanakan oleh pihaknya dikarenakan banyaknya laporan masyarakat terkait pelanggaran lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan bermotor.

“Polres Parepare melaksanakan kegiatan patroli, dan kegiatan rutin yang ditingkatkan, di mana kegiatan ini dilaksanakan karena banyaknya keluhan dan informasi dari masyarakat, sekaitan sepeda motor yang melakukan pelanggaran, berupa balap liar, maupun pelanggaran lalu lintas lainnya.” Kata Arsyad. Senin (19/01/2026).

AKP Muhammad Arsyad mengatakan bahwa, dari hasil Operasi yang dilaksanakan oleh pihaknya tersebut, sebanyak 35 unit sepeda motor berhasil dimankan dan saat ini sudah ada di kantor Sat Lantas Polres Parepare.

“Kami bersama personil polres jajaran dan personil dari TNI, melaksanakan kegiatan pemeriksaan kendaraan, dan dari hasil kegiatan ini, kami mengamankan sebanyak 35 unit sepeda motor, dimana sepeda motor itu rata-rata melakukan pelanggaran, yaitu pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, kemudian pengendara sepeda motor yang tidak melengkapi kendaraannya TNKB, dengan kemudian sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai Spek atau knalpot brong. Kesempatan ini kami menyampaikan kepada masyarakat, khususnya untuk pengguna jalan pengendara sepeda motor, kami melaksanakan kegiatan ini untuk memberikan rasa aman, nyaman khususnya di kota Parepare. Kami akan melakukan penindakan sesuai pelanggaran hukum yang di lakukan” Jelas Arsyad.

Tidak hanya itu, AKP Muhammad Arsyad juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kota Parepare untuk tidak melakukan pelanggaran lalu lintas dikarenakan pihaknya akan terus melaksanakan Operasi KRYD demi menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya korban fatalitas.

Pemerintah Kota Parepare Apresiasi PLN Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Darurat Bencana

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar bersinergi dengan ORARI Parepare menggelar pelatihan kesiapsiagaan darurat bencana, di Aula PLN UP3 Parepare pada Senin, (19/01/26). Acara dibuka Wali Kota Parepare diwakili Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Waris Muhiddin. Pelatihan ini diikuti sedikitnya 100 peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah, swasta, dan relawan.

Dalam sambutan tertulisnya, Wali Kota Parepare menyampaikan apresiasi kepada PLN atas inisiatif pelatihan. Ia menekankan bahwa letak geografis Parepare tidak lepas dari risiko bencana, sehingga kesiapsiagaan merupakan investasi jangka panjang yang krusial.

“Tanggap bencana yang diinisiasi oleh PT PLN persero UP3 Parepare ini, merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan, merupakan contoh Baik Sinergi di mana pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media, berkolaborasi dalam upaya penanggulangan bencana. Atas nama pemerintah kota Parepare, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT PLN Persero UP3 Parepare atas inisiatif dan memilih media yang luar biasa ini.” Kata Waris

Lanjutnya, pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang sangat penting meliputi pemahaman bencana, dari pra bencana saat bencana hingga pasca bencana.

“Keterampilan teknk Seperti evakuasi dasar dan pertolongan pertama, serta koordinasi dan komunikasi efektif dalam situasi darurat. Saya berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, bapak ibu menjadi pribadi yang tanggap, dan siap siaga, tapi juga mampu menjaga agen perubahan di lingkungan masing masing, mengedukasi masyarakat, membangun tim siaga serta menjadi penghubung informasi yang tepat antara masyarakat dengan pemerintah. Kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk menumbuhkan budaya sadar bencana di kota Parepare.” Harap Waris.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Sulselrabar, Ambo Tuwo, menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari program CSR untuk meningkatkan kapabilitas organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang kedaruratan.

Pembukaan Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Minta Fokuskan 18 Program Unggulan dan Asta Cita Presiden

0

PAREPARE, RADIOMESRA . COM — Wali Kota Parepare Tasming Hamid membuka resmi secara umum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Parepare tahun anggaran 2027, Senin (19/01/26).

Pembukaan Umum Musrenbang RKPD itu berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, yang dihadiri Wakil Wali Kota Hermanto, Sekda Amarun Agung Hamka, Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Camat dan Lurah, beserta jajaran pejabat lingkup Pemkot Parepare. Turut hadir para Ketua LPMK se-Parepare, perwakilan organisasi perempuan, Forum Anak Parepare, Forum Genre Parepare, dan stakeholder lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasming Hamid mengingatkan Musrenbang adalah gawenya Kelurahan. Karena itu harus menjadi atensi dalam pengusulan program dan kegiatan harus bersesuaian dengan program pemerintah pusat dan provinsi. Karena jika program senapas, akan memudahkan pemerintah pusat dan provinsi memberikan bantuan serta menjadi atensi. “Menjadi penting untuk diperhatikan 18 program (Parepare), program provinsi, dan Asta Cita (Presiden),” ingat Tasming.

Tasming menyinggung pentingnya usulan di-sharing atau diseleksi lebih ketat karena selama ini menjadi kendala adalah usulan yang ugal-ugalan. Diusulkan terlampau banyak tapi tidak memperhatikan kondisi anggaran dan kesiapan daerah. Hasilnya membuat masyarakat kecewa karena banyak usulan tidak terealisasi. “Agar tidak kecewa dicut (dipotong usulan) supaya tidak terlalu banyak usulan. Perlu ada strategi supaya tidak mengecewakan masyarakat. Dan seluruh usulan dan program harus kebutuhan riil masyarakat yang berdampak langsung. Tidak usah banyak seremonial, yang jelas program harus bermanfaat bagi masyarakat Parepare. Efektif serta berkelanjutan. Dan koordinasi antar OPD lebih optimal,” tegas Tasming.

 

Peluang Kerja Lulusan Prodi Administrasi Kesehatan Sangat Terbuka 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Program Studi (Prodi) S1 administrasi kesehatan (Adminkes) di STIKES Fatimah Parepare sudah ada 3 angkatan, untuk angkatan pertama dan angkatan kedua sudah sampai pada tahap praktek kerja lapangan, sedangkan untuk angkatan pertama sudah ada pada semester 5. Hal tersebut Di sampaikan Dosen Adminkes STIKES Fatima Parepare Sriyanti Ambar, SKM. M.Kes pada ruang bincang kesehatan yang tayang di radio mesra pada Selasa (20/01/26) pukul 10.10 pagi.

“Angkatan kedua pada semester ke-3, dan sudah melakukan praktek kerja lapangan di beberapa puskesmas di kota Parepare. Untuk administrasi kesehatan ini, ada beberapa. Tujuannya sebenarnya, adalah sebagai pengambil kebijakan, sebagai administrator kesehatan, kalau kita lihat di dunia kerja ada namanya jabatan adminkes pertama, madya.” Kata Sriyanti.

Lanjut Sriyanti menjelaskan, nanti untuk alumni dari prodi Adminkes yang keluar dari admin kesehatan ini, itu peluang kerjanya itu bisa ada selain di tempat kesehatan, Puskesmas, rumah sakit, bisa juga di tempat kerja di mana saja.

“Apalagi ini kalau kita berbicara terkait prodi administrasi, berarti kalau kita administrasi kesehatan, bisa ditempatkan di mana saja, tinggal bagaimana nanti di tempat kerja itu mengintegrasikan ilmu-ilmu kesehatan, di integrasikan yang tupokksi atau pekerjaan yang relevan dengan apa yang menjadi tugas kerjanya.” Jelas Sriyanti.

Samsat Ungkap Besaran Pengurangan Pajak Kendaraan Di Akhir Tahun 2025 Hampir 50%

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengolah Data dan Informasi pada UPT Pendapatan Wilayah Parepare  Muhammad Asy Ariy Arifin, S. STP., MM melalui kegiatan Ngopi Berjamaah Jumat (16/01/26) mengatakann bulan terakhir atau Desember tahun 2025 ada penghapusan benda pajak kendaraan, kemudian diskon 50% pajak pokoknya. Jadi pada waktunya itu hampir setengah bayar pajak kendaraan yang tertunda.

“Setiap akhir tahun, biasanya sering ada, kalau di masyarakat itu terdengar pemutihan pajak, kami juga sering sampaikan melalui media sosial, kemudian melalui pemerintah daerah, kemudian berbagai media kami juga sampaikan. Kemarin besar sekali diskonnya, hapus denda full sampai tahun 2024, kemudian diskon 50% pajak pokoknya. Jadi kalau 300 pajaknya Bapak cukup bayar 150.000, itu 2024 ke belakang semua dihapus dendanya kemarin di akhir Desember.” Kata Ari.

Lanjut Ari, untuk awal tahun 2026 belum ada lagi kebijakan dari pemerintah provinsi, apalagi saat ini saat ini pajak kendaraan bermotor ini menjadi dana bagi hasil ke pemerintah daerah kota Parepare dan berlaku 5 Januari 2025.

“Jadi di STNK ada tambahan item pajak yaitu option PKB, itu sebenarnya jenis uang yang diberikan kepada pemerintah daerah asal dari kendaraan tersebut. Jadi Bapak kalau alamatnya Parepare otomatis, Bapak juga ikut buat kontribusi untuk memberikan pendapatan asli daerah ke pemerintah daerah kota Parepare” jelas Ari

Pejabat Mundur Dalam Sebuah Pemerintahan  Hal Yang Sering Terjadi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pimpinan DPRD kota Parepare Periode 2019-2024 M. Rahman Sjamsu Alam Lewat Ruang Bincang Politik pada Sabtu (17/02/26) mengatakan Pejabat yang mundur dalam sebuah pemerintahan adalah Hal yang sering terjadi, bukan saja di level nasional, bahkan di provinsi Sulawesi Selatan pun juga, itu di dengar.

“Kita bisa dengar di provinsi di beberapa daerah tetangga juga mengalami hal yang sama. Jadi tentu kita bertanya apa yang menyebabkan, sedangkan kalau kita melihat bahwa tradisi kita orang mau menduduki jabatan lebih tinggi, atau mempertahankan satu jabatan. Fenomena ini sebetulnya boleh juga dikatakan bernuansa politik, bisa juga dikatakan efek pilkada dan sebagainya. Karena proses saya mengamatinya fenomena mundurnya pejabat ini biasanya di awal-awal masa jabatan kepala daerah. Itu kejadiannya di situ, di tahun kedua ketiga itu kita jarang lagi mendengar adanya kepala dinas pejabat melakukan pengunduran diri. ” Kata Rahmat.

Sentara Pakar Hukum tata negara yang juga Akademisi IAIN Parepare Rusdianto Sudirman mengatakan, yang namanya jabatan itu bersifat tetap, Pemangku jabatannya yang silih berganti.

“Sekarang yang kita diskusikan pada pagi hari ini adalah fenomena mundurnya, kenapa mesti mundur, kalau kita melihat mekanisme, mekanisme pemberhentian pejabat daerah, selama ini menurut perundang-undangan, sebenarnya kalau mereka berhenti, biar biasanya karena alasan rekruterisasi biasa kita dengar, istilah mutasi, rotasi, dan sebagainya. Itu murni kewenangan pemerintah daerah. Karena di bingkai juga dengan peraturan teknis yang ketat. Saya curiga sebenarnya dari kemarin meroptasi. Cuman terkendala perspektif hukum sehingga muncullah beberapa ada istilah intimidasi, karena sudah tidak sabar orang ini menjabat, tapi prakteknya terlambat keluar dari kementerian Dalam negeri itu biasanya itu hampir seluruh daerah mengalami.” Kata Rusdi.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare