27 C
Pare-Pare
Selasa, Oktober 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 59

Dr. Zaid Zainal Beberkan Potensi Efisiensi Anggaran dan Solusi Jam Mengajar Guru Terkait Rencana Restrukturisasi Sekolah

0

PAREPARE, RADIOMESRA.COM — Wacana restrukturisasi sekolah yang dicanangkan oleh Wali Kota Parepare terus bergulir. Kebijakan penataan dan penggabungan sekolah tersebut dinilai mampu menjadi langkah strategis dalam mendorong efisiensi anggaran daerah sekaligus menyelesaikan masalah ketimpangan fasilitas sekolah dan pemenuhan jam mengajar guru.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) sekaligus Ketua LSM Lapekom, Dr. Zaid Zainal, dalam program Ruang Bincang Spesial Pendidikan yang dipandu oleh host Sahran Himamaru di Radio Mesra, Sabtu (15/06/26).

Dr. Zaid Zainal menjelaskan, kajian awal yang dilakukannya tetap mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) serta kriteria Calon Kepala Sekolah (CKS) terbaru. Meskipun kajiannya masih perlu diperdalam sesuai arahan Ketua DPRD, dampak positif restrukturisasi sudah terlihat sangat jelas dari sisi anggaran operasional.

“Kalau restrukturisasi itu dilakukan, efisiensi anggaran pasti terjadi. Pos anggaran untuk kepala sekolah bisa dipangkas signifikan, misalnya dari yang sebelumnya membiayai 30 kepala sekolah, kini tersisa 15 kepala sekolah saja,” ujar Dr. Zaid.

Selain efisiensi anggaran, kebijakan ini juga dinilai mampu mengatasi dampak psikososial bagi guru dan siswa akibat diskriminasi ketimpangan jumlah murid antar-sekolah yang berdekatan. Tak hanya itu, restrukturisasi menjadi jawaban atas pemanfaatan aset Pemda yang belum merata.

“Ada sekolah yang kekurangan siswa hingga ruangannya tidak terpakai. Sementara di tempat lain, ada sekolah yang terpaksa memakai ruangan musala karena kekurangan kelas. Ini kan masalah pemanfaatan aset,” jelasnya.

Langkah ini, lanjut Dr. Zaid, juga menjadi jaring penyelamat bagi para guru yang kerap kesulitan memenuhi syarat jam mengajar akibat minimnya jumlah siswa di sekolah.

“Banyak guru terancam tidak bisa menerima tunjangan sertifikasi karena jam mengajar mereka tidak terpenuhi akibat sekolah kekurangan siswa. Restrukturisasi ini hadir untuk menyelamatkan teman-teman guru,” pungkasnya.

Putra Parepare Dr. Handar Subhandi Bakhtiar Raih Jabatan Lektor, Sang Ayah Sampaikan Rasa Syukur dan Bangga

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi. Dr. Handar Subhandi Bakhtiar, S.H., M.H., M.Tr.Adm.Kes., DipFS., dipercaya mengemban amanah sebagai Lektor Kepala setelah sebelumnya berkiprah sebagai akademisi dan Koordinator Program Studi Hukum Program Doktor Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dan rasa syukur dari keluarga, khususnya ayahanda Dr. Handar, H. Bahtiar Syarifuddin, yang dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat sekaligus Muassis Majelis Suhada Parepare.

H. Bahtiar menyampaikan rasa bangga atas pencapaian putranya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses panjang, ketekunan, pendidikan, serta komitmen dalam menjalankan tugas di dunia akademik.

Ia berharap amanah baru yang diberikan kepada putranya dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan membawa manfaat yang lebih luas, khususnya bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

“Ini tentu menjadi kebanggaan dan kesyukuran bagi keluarga. Apa yang diraih hari ini merupakan hasil dari proses panjang dan perjuangan. Kami sebagai orang tua tentu berharap amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar H. Bahtiar.

Menurutnya, jabatan tersebut bukan semata-mata sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga merupakan tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

H. Bahtiar juga berpesan agar putranya tetap menjaga integritas, rendah hati dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat serta dunia pendidikan dalam menjalankan amanahnya.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah. Yang terpenting adalah tetap menjaga kepercayaan, integritas dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” harapnya.

Diketahui, Fakultas Hukum UPN “Veteran” Jakarta turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas kenaikan jabatan akademik dosen menjadi Lektor Kepala kepada Dr. Handar Subhandi Bakhtiar.

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta berkontribusi dalam mencetak generasi akademisi dan profesional hukum yang berkualitas.

Bagi keluarga dan masyarakat Parepare, capaian Dr. Handar Subhandi Bakhtiar menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda daerah untuk terus menempuh pendidikan setinggi-tingginya dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban

0

SIKKA, NTT, RADIOMESRA. COM — Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat melakukan penanganan pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/08/26) pagi.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 06.13 WITA tersebut berdasarkan analisis BMKG memiliki parameter pemutakhiran magnitudo M7,7 dengan kedalaman 5 kilometer dan berpotensi tsunami.

Sesaat setelah gempa terjadi, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., bersama personel Polres Sikka langsung turun ke sejumlah lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi masyarakat serta dampak kerusakan yang ditimbulkan.

Dari hasil pemantauan awal di lapangan, salah satu lokasi yang mengalami dampak kerusakan cukup parah berada di Area Pelabuhan Lorens Sai, Maumere.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran kepolisian bergerak cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus melakukan penanganan di lokasi terdampak.

“Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menekankan kepada seluruh jajaran agar bergerak cepat, responsif dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam setiap tahapan penanganan pascagempa. Personel di lapangan diminta segera melakukan pengecekan lokasi terdampak, membantu proses evakuasi, pencarian korban serta melakukan pendataan secara akurat,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Menurutnya, kondisi pascagempa masih terus dipantau dan data mengenai korban maupun kerusakan masih dalam proses pendataan. Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Data yang kami sampaikan merupakan hasil pemantauan dan laporan sementara dari lapangan. Proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban masih terus dilakukan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah, BMKG maupun kepolisian,” lanjut Kabidhumas Polda NTT.

Polisi Fokus Evakuasi dan Pendataan Korban

Saat ini personel Polres Sikka bersama unsur terkait masih berada di lapangan untuk melakukan proses evakuasi, pencarian serta pendataan korban.

Langkah tersebut menjadi prioritas untuk memastikan setiap warga yang terdampak dapat segera memperoleh pertolongan dan penanganan yang dibutuhkan.

Polisi juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik yang dilaporkan mengalami kerusakan guna mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang masih membutuhkan pertolongan.

Selain penanganan fisik di lapangan, jajaran Polres Sikka juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media daring dan media sosial.

Imbauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar di tengah situasi darurat.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Polda NTT mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya informasi lanjutan dari otoritas terkait, namun tidak perlu panik.

Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan menjadikan informasi dari BMKG, pemerintah daerah, kepolisian serta instansi resmi lainnya sebagai rujukan utama.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menambahkan bahwa kepolisian akan terus melakukan pemutakhiran informasi sesuai perkembangan hasil pengecekan dan pendataan di lapangan.

“Kami meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada. Jangan mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Ikuti arahan petugas dan gunakan kanal informasi resmi untuk mendapatkan perkembangan situasi,” tegasnya.

Polda NTT bersama Polres Sikka dan seluruh unsur terkait akan terus melakukan koordinasi dalam penanganan pascagempa, khususnya untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban serta memastikan keamanan masyarakat di wilayah terdampak.

Hingga laporan ini disampaikan, proses evakuasi, pencarian dan pendataan korban masih berlangsung. Perkembangan mengenai jumlah korban maupun kerusakan akan disampaikan setelah dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh petugas di lapangan.

Kapolres Parepare Hadiri Pengukuhan Calon Anggota Paskibraka Tingkat Kota Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kapolres Parepare, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, menghadiri upacara Pengukuhan Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Parepare Tahun 2026. Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid.

Kegiatan khidmat ini berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Jalan Lasiming, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Selain Kapolres dan Wali Kota Parepare, acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Parepare H. Hermanto, Ketua DPRD Kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Camat se-Kota Parepare, serta para orang tua siswa calon Paskibraka yang tampak bangga menyaksikan putra-putrinya.

Dengan telah dikukuhkannya para anggota Paskibraka ini, mereka secara resmi dinyatakan siap untuk mengemban tugas mulia mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Parepare.

Pada Kegiatan tersebut Kapolres Parepare Akbp Phunky Mahendra Borniawan menyampaikan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh adik-adik Paskibraka Kota Parepare Tahun 2026 yang baru saja dikukuhkan oleh Bapak Wali Kota Parepare.

“Menjadi bagian dari Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, melainkan sebuah kehormatan, wujud pengabdian, serta simbol kedisiplinan dan jiwa nasionalisme yang tinggi. Proses latihan panjang yang telah dilalui merupakan pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, berbudi pekerti, dan berjiwa kepemimpinan.” Ujarnya

Dari Polres Parepare siap mendukung penuh dan mengawal kelancaran seluruh rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Parepare agar berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat

Kepada para anggota Paskibraka, jaga kesehatan, tingkatkan konsentrasi, serta tanamkan rasa percaya diri.

“Jadikan momen ini sebagai tonggak awal untuk terus berprestasi dan menjadi contoh pembawa nilai-nilai positif bagi generasi muda lainnya di Kota Parepare.”pongkusnya

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh rasa haru serta kebanggaan dari seluruh tamu undangan dan orang tua murid.

Tren Perkara di Pengadilan Agama Cenderung Menurun, 450 Perkara Masuk Hingga Juli 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Jumlah perkara yang ditangani Pengadilan Agama menunjukkan tren penurunan selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Berdasarkan data hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 450 perkara yang masuk, terdiri dari perkara gugatan dan permohonan.

Panitera Pengadilan Agama, Abd. Rahim, saat di temui media Kamis (14/08/26) menjelaskan bahwa perbandingan data secara komprehensif untuk tahun berjalan 2026 belum bisa disajikan secara utuh hingga akhir tahun. Namun, dari dinamika data hingga pertengahan Agustus 2026, angka perkara yang masuk cenderung melandai dibanding tahun sebelumnya.

“Jika dilihat dari tren tiga tahun terakhir, jumlah perkara yang masuk ke Pengadilan Agama memang mengalami penurunan, bukan peningkatan,” ujar Abd. Rahim saat memberikan keterangan resmi.

Rekapitulasi Perkara Tahun 2025

Sebagai pembanding, pada tahun 2025 Pengadilan Agama berhasil memproses dan menyelesaikan mayoritas perkara yang masuk. Abd. Rahim mencatat, sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 701 perkara masuk dan 692 perkara telah diputus.

Perkara yang ditangani sangat bervariasi, tidak hanya didominasi oleh kasus perceraian. Jenis-jenis perkara tersebut meliputi:

 Perkara Gugatan: Cerai gugat, cerai talak, sengketa harta bersama, hak pengasuhan anak (hak asuh), izin poligami, hingga pembatalan perwalian.

Perkara Permohonan: Pengesahan perkawinan (isbat nikah), dispensasi kawin/nikah bagi anak di bawah umur, penetapan ahli waris, asal-usul anak, penetapan wali adhal, serta wali pengampu.

Data Perkara Januari – Juli 2026

Sementara itu, untuk periode Januari hingga Juli 2026, Pengadilan Agama telah menerima sebanyak 450 perkara masuk, dengan rincian:

 Perdata Gugatan: 315 perkara

 Perdata Permohonan:135 perkara

Dari total perkara yang masuk pada periode tersebut, Pengadilan Agama telah mengunggah kinerja penyelesaian dengan memutus sekitar 377 perkara.

“Jenis perkaranya hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun secara persentase, hingga pertengahan Agustus 2026 ini angka perkara terpantau menurun dibanding periode yang sama di tahun 2025,” pungkas Abd. Rahim.

Satlantas Parepare Tegur Sopir Truk Bermuatan Berlebih, Utamakan Keselamatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Parepare memberikan himbauan kepada para pengemudi truk yang kedapatan membawa muatan melebihi kapasitas. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas serta menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan, Sabtu (15/08/26).

Himbauan disampaikan secara langsung oleh petugas di sejumlah titik strategis yang kerap dilalui kendaraan berat, seperti di Jalan Mattirotasi Kota Parepare.

Kasat Lantas Polres Parepare Akp Rusdi Yunus, S.H., M.H menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sebelum dilakukan tindakan penegakan hukum.

“Kami tidak langsung menindak. Saat ini kami fokus pada upaya preventif dengan memberikan himbauan dan edukasi agar para pengemudi lebih memahami risiko membawa muatan berlebih, baik bagi keselamatan maupun kondisi jalan,” ujarnya

Menurutnya, truk dengan muatan melebihi kapasitas sangat rawan mengalami kecelakaan, terutama saat melewati jalan menanjak atau menurun. Selain itu, beban berlebih juga menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur jalan.

Selama kegiatan berlangsung, petugas mendapati sejumlah truk yang terindikasi membawa muatan berlebih. Namun, para sopir hanya diberikan teguran lisan dan diimbau untuk segera menyesuaikan muatan sesuai batas maksimal.

Akp Rusdi, juga mengajak para pengusaha transportasi barang untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab.

“Kami berharap semua pihak, termasuk pemilik armada, memahami pentingnya keselamatan. Jangan hanya mengejar keuntungan semata tanpa memperhatikan aspek teknis dan hukum,” tambahnya.

Satlantas Polres Parepare melakukan kegiatan edukasi ini secara rutin guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. (Humas Polres Parepare)

Lapas Parepare Gelar Aksi Bersih-Bersih TMP Paccekke dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Taman Makam Pahlawan (TMP) Paccekke sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran petugas Lapas Parepare dengan penuh semangat dan kebersamaan. Pembersihan dilakukan di area Taman Makam Pahlawan Paccekke, mulai dari membersihkan lingkungan sekitar makam, merapikan area makam, hingga membersihkan bagian-bagian yang membutuhkan perhatian.

Kegiatan bersih-bersih tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, kepedulian, dan gotong royong, sekaligus mengingatkan seluruh jajaran akan nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan.

Usai melaksanakan kegiatan bersih-bersih di TMP Paccekke, jajaran Lapas Parepare kemudian melanjutkan kegiatan dengan melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan Kantor Lapas Kelas IIA Parepare. Seluruh jajaran bersama-sama membersihkan dan merapikan area kantor guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan tertata.

Kegiatan bersih-bersih di lingkungan kantor juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh jajaran mencerminkan kebersamaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Parepare tidak hanya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI secara seremonial, tetapi juga berupaya mengimplementasikan nilai-nilai kemerdekaan melalui penghormatan kepada jasa pahlawan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat gotong royong dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Musim Kemarau Panjang, Bhabinkamtibmas Polsek KPN Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kota Parepare – Memasuki musim kemarau panjang, banyak wilayah yang terdampak kekeringan dan juga berpotensi terjadi kebakaran.

Bhabinkamtibmas ambil peran mengingatkan warga karena keringnya lahan dan banyak daun kering gugur, api kecil bisa memicu kebakaran.

Hal itu dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Polres Parepare secara rutin melaksanakan sambang dan silaturahmi kepada warga binaannya untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Pesan kami melalui Bhabinkamtibmas kepada masyarakat selain kebakaran juga antisipasi pencurian, bila berpergian diharap untuk menitipkan rumahnya kepada saudara atau tetangga dekat, supaya aman dan tenang selama bepergian,” kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Iptu Suardi, S.E, Sabtu (15/08/2026).

Seperti yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas kampung pisang Aipda Abbas , berkomunikasi dengan warga binaannya, mereka sangat mudah menyampaikan keluhan mereka.

Pesan yang disampaikan salah satunya adalah bahaya rawan kebakaran yang paling umum adalah putung rokok yang dibuang dirumput kering atau tumpukan sampah organik dapat memicu kebakaran yang merembet kemana-mana.

Soal Reagregasi Sekolah Sekompleks di Parepare, Ketua Komisi 2 DPRD Ceritakan Pengalaman Masa Kecil Pernah 5 Kali Pindah SD

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Isu penggabungan (regrouping/reagregasi) sekolah-sekolah yang berada dalam satu kompleks (sekolah sekompleks) di Kota Parepare kembali hangat diperbincangkan. Fenomena sekolah sekompleks dinilai tidak hanya menyisakan persoalan manajerial, tetapi juga berdampak langsung pada kondisi psikis serta kesenjangan sosial siswa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi 2 DPRD Kota Parepare, Parman Agus Mante, dalam program dialog bertajuk Spesial Program Bincang Pendidikan dengan tema “Sekolah Sekompleks di Parepare: Perlu Dikaji Ulang atau Dipertahankan?”.

Dalam acara yang dipandu oleh host Sahran Himamaru tersebut, Parman Agus Mante membagikan kisah personalnya semasa kecil sebagai refleksi atas pentingnya kajian ulang terhadap sekolah sekompleks.

“Sebelum masuk ke materi teknis, saya ingin flashback cerita masa lalu saya. Waktu SD, saya pernah sampai lima kali berpindah sekolah. Salah satu yang pernah saya tempati adalah SD 48 dan SD 40 yang berada dalam satu kompleks dengan SD 62 di Kilometer 5,” ungkap Parman.

Menurut Parman, hidup di lingkungan sekolah sekompleks membuat perbedaan status sosial antar-sekolah terasa sangat kentara. Perbedaan itu terlihat mulai dari kondisi fisik bangunan hingga latar belakang sosial ekonomi para siswa.

“Dari sisi bangunan saja, SD 40 dulu posisinya berada sekitar 1,5 meter di bawah elevasi lapangan. Kalau sekolah lain jadwal olahraga, debunya masuk ke kelas kami. Belum lagi saat jam istirahat atau jadwal keluar bersamaan, ego atas nama sekolah sering memicu bentrokan dan gontok-gontokan antar-anak kecil,” tuturnya.

Ia membeberkan bahwa pada masa itu terjadi terkotak-kotaknya (kanalisasi) latar belakang siswa di tiap sekolah dalam satu kompleks tersebut.

“SD 40 yang saya tempati mayoritas diisi oleh anak-anak panti asuhan atau dari keluarga tidak mampu. Sementara SD 48 mayoritas anak-anak tentara dan ASN dari Kodim/Korem, dan SD 62 didominasi warga sekitar. Kondisi ini memicu gesekan, aksi saling olok, hingga rasa minder pada anak-anak yang sekolahnya dikategorikan dimarginalkan,” jelas Ketua Komisi 2 DPRD Parepare tersebut.

Melihat dampak psikologis dan kesenjangan sosial yang nyata dari masa ke masa, Parman menegaskan bahwa DPRD Parepare melalui Komisi 2 telah mendorong pemerintah daerah untuk melakukan kajian mendalam terkait efektivitas serta dampak dari wacana penggabungan (regrouping) sekolah sekompleks ini.

“Dalam kapasitas saya sebagai Ketua Komisi 2, kami di DPRD sebenarnya sudah menggagas dan meminta kepada pemerintah daerah untuk mengkaji ulang secara komprehensif. Kita harus melihat dampaknya secara luas jika sekolah-sekolah ini digabungkan,” tegasnya.

Selain Parman Agus Mante, hadir pula narasumber pakar pendidikan Dr. Zaid Zainal (Dosen Universitas Negeri Makassar sekaligus Ketua LSM Lapekom) yang turut membedah dari sudut pandang akademis dan pemberdayaan masyarakat.

Program Spesial Program Bincang Pendidikan ini disiarkan secara multiplatform melalui Radio Mesra 102.8 MHz, live streaming di [www.radiomesra.com](https://www.radiomesra.com), serta kanal media sosial Facebook, YouTube, dan TikTok *Radio Mesra Parepare*.

Semarak HUT ke-81 RI, Kapolda Sulsel Kibarkan Bendera Merah Putih di Wilayah Kepulauan Makassar

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM -;Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih di wilayah kepulauan Kota Makassar, Jumat (14/08/26).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., bertempat di wilayah pesisir Pulau Barang Caddi, Kota Makassar. Kapolda Sulsel didampingi Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., serta sejumlah Pejabat Utama Polda Sulsel.

Pengibaran dan pembentangan Bendera Merah Putih di kawasan perairan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Polda Sulsel dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain pengibaran bendera, Polda Sulsel juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan, termasuk masyarakat Pulau Kodingareng dan Pulau Barang Lompo.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Negara Republik Indonesia yang ke-81, Polda Sulsel dan jajaran mengenang kembali perjuangan dengan membentangkan Bendera Merah Putih di seluruh wilayah perairan yang merupakan bagian dari wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Kapolda Sulsel.

Menurutnya, kegiatan tersebut semakin bermakna karena melibatkan masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan Kota Makassar. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan pengibaran bendera menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta keutuhan NKRI.

“Dalam pembentangan bendera ini kami juga ditemani oleh seluruh warga masyarakat di kepulauan-kepulauan di Makassar. Ini menjadi bagian dari kebersamaan kita dalam memperingati kemerdekaan,” ungkapnya.

Selain kegiatan pengibaran bendera, Polda Sulsel juga memberikan pelayanan dan kepedulian secara langsung kepada masyarakat melalui bakti sosial dan bakti kesehatan. Kegiatan tersebut secara khusus menyasar masyarakat pesisir dan para nelayan yang sehari-hari menggantungkan kehidupan dari laut.

“Di samping itu, kami melaksanakan kegiatan bakti sosial yang kami tujukan kepada masyarakat di perairan-perairan Makassar, saudara-saudara kita para nelayan. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Kapolda.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Polda Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan kepulauan.

Semangat Kemerdekaan RI ke-81 diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga melalui aksi nyata berupa pelayanan, kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare